Techno.Com
Not a member yet
738 research outputs found
Sort by
Implementasi Istiwa’ani dalam Pemrograman Aplikasi Berbasis Android
Istiwa’aini adalah salah satu perangkat yang bisa digunakan untuk menenukan arah kiblat. Dengan konsep yang sederhana Istiwa’aini mampu menghasilkan arah kiblat dengan akurasi yang tinggi. Dalam penelitian ini penulis berusaha untuk mengembangkan konsep Istiwa’aini ke perkembangan yang lebih modern yaitu penerapan ke dalam pemrograman aplikasi berbasis android, salah satu sistem operasi yang sangat terkenal dan banyak digunakan saat ini. Penelitian bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan science engineering, dengan data utama dari konsep perhitungan dan pengukuran Istiwa’aini, dan dilakukan dengan menggunakan sarana software Android Studio 3.0. Aplikasi Istiwa’ Mobile merupakan hasil dari penelitian ini. Aplikasi ini mampu menyederhanakan semua konsep Istiwa’aini, dari tahap pencarian data, input, proses, pengukuran dan penyajian hasil, dikemas dengan sekali tekan (one click). Aplikasi ini juga dirancang dengan tampilan yang sederhana sehingga mudah untuk dioperasikan. Untuk akurasi dari Istiwa’ Mobile dalam pengukuran arah kiblat pun tidak bergeser, tetap dalam taraf akurat (± 3’). Hal ini dibuktikan dengan uji akurasi yang dilakukan oleh penulis dengan membandingkan dengan metode rashdul kiblat global. Dari hal tersebut maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Istiwa’ Mobile dapat dijadikan sebagai sarana baru untuk menentukan arah kiblat dengan cara lebih sederhana dan cocok semua orang, baik kalangan ahli, maupun kalangan awam
Sistem Monitoring Tekanan Darah Berbasis Wireless
Teknologi jaringan nirkabel saat ini berkembang secara pesat khususnya di bidang kesehatan seperti monitoring tekanan darah. Pemeriksaan tekanan darah sangat penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sistem peredarah darah pasien. Pada umumnya petugas kesehatan menggunakan tensimeter analog atau digital dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah. Namun, penggunaan alat ini masih memiliki kelemahan dalam hal efisiensi pelayanan kesehatan karena setiap saat petugas kesehatan masih melakukan pemeriksaan pasien di setiap kamar dan alat ini belum dilengkapi modul nirkabel untuk mengirim data pasien ke setiap unit layanan secara real time. Permasalahan ini tentunya menjadi perhatian khusus akibat terbatasnya jumlah tenaga medis dalam melayani pasien, membutuhkan waktu yang cukup lama dalam melakukan proses diagnosa penyakit pasien, dan biaya administrasi menjadi meningkat. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan mengurangi beban kerja petugas kesehatan, peneliti mengusulkan rancangan sistem monitoring tekanan darah berbasis wireless menggunakan modul raspberry pi. Penelitian ini sangat membantu tenaga medis untuk dapat diterapkan pada rumah sakit atau puskesmas dalam memonitor kondisi penyakit pasien, khususnya tekanan darah. Rancangan yang diusulkan terdiri dari perangkat keras (sensor MPX5050GP, LCD, catu daya, dan laptop) dan perangkat lunak (bahasa pemrograman C, program aplikasi IDE, PHP, MySQL, dan dreamweaver). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan yang diusulkan berkerja dengan normal dengan tingkat akurasi 97,53%
Algoritma Naïve Bayes Untuk Klasifikasi Penerima Bantuan Pangan Non Tunai ( Studi Kasus Kelurahan Utama )
Kelurahan Utama merupakan instansi pemerintahan di cimahi selatan. Kelurahan utama menjalankan program pemerintah yaitu program Bantuan Pangan Non Tunai, dalam menjalankan program Bantuan Pangan Non Tunai sebagian warga banyak yang mengeluh karena tidak mendapat bantuan, sedangkan ada beberapa warga yang dianggap mampu justru mendapatkan bantuan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis melakukan proses pengolahan data menggunakan data mining untuk mengklasifikasi penerima dan bukan penerima bantuan pangan non tunai dengan metode klasifikasi menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan Algoritma Decision Tree sebagai pembanding. Diharapkan data yang dihasilkan dari proses data mining bisa menjadi bahan evaluasi untuk pemerintah. Dalam penelitian ini penulis mengklasifikasi data penerima dan bukan penerima bantuan pangan non tunai menggunakan teknik klasifikasi pada data mining menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan Algoritma Decision Tree sebagai pembanding. Model data mining di buat menggunakan RapidMiner, dengan hasil nilai Probabilitas untuk class ‘’PENERIMA’’ yaitu 0,481 dengan pembulatan nilai menjadi 0,48 dan nilai Probabilitas untuk class ‘’Bukan Penerima’’ yaitu 0,519 dengan pembulatan nilai menjadi 0,52. Algoritma Naïve Bayes mempunyai tingkat Accuracy sebesar 58,29%, Precision 92,90%, Recall 21,84%, AUC 0,765, F-Measure 34.42%. Sedangkan algoritma Decision Tree mempunyai tingkat Accuracy sebesar 73,97%, Precision 85,04%, Recall 61,92%, AUC 0,746, F-Measure 71,17%. Dalam hasil pengujian T-Test antara Algoritma Naive Bayes dan Algoritma Decision Tree didapat alpha ≤ 0.000, maka dapat disimpulkan pengujian T-Test antara Algoritma Naïve Bayes dan Algoritma Decision Tree hasilnya signifikan
Perancangan Jaringan Backbone Selular 10 dan 15 GHz SCM-WDM ROF
Kebutuhan akan layanan broadband di Indonesia meningkat dengan signifikan. Menurut APJII masyarakat yang mengakses internet sebesar 54,67 % di Indonesia. Pengembangan teknlogi komunikasi optik salah satunya adalah Radio Over Fiber (RoF). Objek penelitian ini menggunakan frekuensi 10 dan 15 GHz yang digabungkan dengan teknologi WDM dan SCM pada site operator “3†sebagai rujukan yang berada di kota Tangerang. Parameter yang disimulasikan adalah BER, Q-factor dan keluaran sinyal di output. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai parameter kualitas Q-Factor pada jaringan 10 GHz adalah 21,721, dan pada jaringan 15 GHz adalah 938867. Nilai BER pada jaringan 10 GHz adalah 5.3557 x 10-105 dB, dan pada jaringan 15 GHz adalah 2.55134 x 10-21 dB.Â
Deteksi Cacat Ubin Keramik Dengan Metode K-Nearest Neighbor
Perusahaan industri manufaktur harus dapat menjaga kualitas dari setiap produk yang diproduksi, termasuk perusahaan industri manufaktur yang memproduksi ubin keramik. Selama beberapa tahun, inspeksi visual secara otomatis sudah diterapkan untuk menentukan kualitas ubin keramik yang diproduksi. Sulitnya mendeteksi ubin keramik yang cacat bisa berdampak pada menurunnya kualitas hasil produksi, menurunnya tingkat kepercayaan konsumen, dan penurunan laba bagi perusahaan. Masalah yang dibahas di dalam penelitian ini adalah bagaimana mendeteksi ubin keramik yang cacat sehingga model yang dibangun dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi ubin keramik yang cacat. Langkah penyelesaian masalah ini adalah dengan mengumpulkan data berupa citra dari ubin keramik, kemudian data citra dilakukan preprocessing menggunakan Median Filtering untuk menghilangkan noise salt and paper dan Teknik Morfologi untuk memperbaiki hasil segmentasi citra. Setelah dilakukan preprocessing, data citra diekstraksi ciri berdasarkan tekstur dengan menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) yang dilanjutkan dengan mengklasifikasikan data citra menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil dari penelitian ini adalah model yang dibangun menggunakan metode K-Nearest Neighbor dapat meningkatkan akurasi untuk mendeteksi kecacatan pada ubin keramik dengan nilai akurasi sebesar 98.9474% untuk k = 3
Penerapan Progressive Web Application (PWA) pada E-Commerce
Strategi mobile development dibagi dalam dua kelompok utama yaitu native development dan web-base development. Aplikasi native mobile dikembangkan hanya pada satu platform dan menggunakan bahasa pemrograman dan tools dari platform itu sendiri, tetapi memiliki kinerja tinggi dan User Experience (UX) yang baik. Sebaliknya, web-base development yang menggunakan teknologi web, seperti HTML5, CSS, dan JavaScript untuk mengembangkan aplikasi mobile yang dapat digunakan di platform apa pun. Teknologi terbaru dari web-base application adalah Progressive Web Apps (PWA). PWA adalah teknologi yang dirancang untuk mengatasi keterbatasan browser seluler dan aplikasi native. PWA menggunakan kemampuan web modern yang menggambarkan koleksi teknologi, konsep desain, dan API Web yang bekerja bersama-sama untuk menghadirkan pengalaman pengguna seperti aplikasi native. PWA dapat dijalankan dengan mengklik ikon di layar utama ponsel sama seperti bagaimana seseorang menggunakan aplikasi native. PWA dapat langsung dijalanlan walaupun tidak ada jaringan internet serta mendukung splash screen dan push notification. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan PWA pada web e-commerce agar dapat dijalankan melalui ponsel tanpa harus membuat ulang kode program dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan SDK. Hasil dari penelitian yang dilakukan yaitu dengan merapkan PWA pada e-commerce pengguna dapat menjalankan aplikasi e-commerce layaknya aplikasi native yang dapat dijalankan dengan mengklik ikon pada layar utama ponsel. E-commerce juga dapat diakses pada berbagai platform dengan menggunakan browser seluler maupun desktop dengan adanya jaringan internet maupun offline
Perancangan Sistem Repositori Tugas Akhir Menggunakan Progressive Web App (PWA)
Penggunaan perangkat lunak seperti DSpace, EPrints, ataupun Senayan Library Information Management Systems (SLIMS) dalam membangun sistem repositori tugas akhir menghasilkan sistem yang tidak memiliki karakteristik web modern. Karakteristik yang tidak dimiliki di antaranya tidak bergantung pada konektivitas jaringan sehingga dapat diakses secara offline, terlihat seperti aplikasi native pada umumnya, dapat diinstal pada homescreen perangkat pengguna, dan menampilkan splashscreen ketika awal aplikasi dibuka. Oleh karena itu, untuk membangun sistem repositori tugas akhir yang memiliki karakteristik web modern maka sistem ini akan dibangun berbasis Progressive Web App (PWA) dengan menggunakan teknologi service worker, manifest web app, dan architecture app shell. Dari Hasil implementasi PWA pada sistem menunjukkan bahwa dengan menggunakan service worker akan membuat website tidak bergantung pada konektivitas jaringan sehingga dapat diakses secara offline. Sedangkan, dengan menggunakan manifest web app, website dapat memunculkan pop-up add to homescreen (A2HS) yang berguna bagi pengguna untuk melakukan instalasi sistem pada homescreen perangkat dan memunculkan splashscreen ketika pengguna mengakses sistem melalui icon pada homescreen perangkat. Selain itu, dengan mengimplementasikan architecture app shell membuat perpindahan halaman pada website tidak melakukan load ulang halaman secara keseluruhan. Dari hasil pada pengujian kualitas PWA berdasarkan baseline progressive web app checklist dihasilkan skor 92.4/99. Skor ini menunjukkan bahwa PWA telah diimplementasikan dengan baik pada sistem repositori tugas akhir yang dibangun
Penggabungan Metode MEC dan AHP dalam Penentuan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni
Rumah tidak layak huni murapakan kondisi yang tidak ideal dimana bangunan tersebut tidak memenuhi persyaratan untuk dihuni. Kenyataannya rumah tidak layak huni sangat berhubungan dengan pemukiaman kumuh karena pada dasarnya didaerah permukiman kumuh tergambar kemiskinan masyarakat. Program Rehabilitasi atau bedah rumah tidak layak huni merupakan program yang diterapkan Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk upaya meningkatkan rumah warga yang tidak layak huni yang ada di Kota Lubuklinggau menjadi layak huni. Permasalahan yang sering terjadi adalah proses penyeleksiaan masih bersifat subjektif, yang mana penyeleksian dilakukan dengan presepsi dari masing-masing anggota Dinas Sosial, belum juga mengingat banyaknya calon penerima yang akan menerima bantuan rehabilitasi rumah yang akan diseleksi dalam daerah tersebut, sehingga penyeleksi sangat merasa kesulitan dalam mengadakan penyeleksian bantuan ini. Dari permasalahan tersebut Sistem Pendukung Keputusan merupakan alternatif untuk membantu Pemerintah Kota dalam penyeleksian penerimaan bantuan bedah rumah tidak layak huni. Dari data kandidat penerima bantuan beda rumah tidak layak huni yang sudah di kumpulkan oleh Dinas Sosial ini akan di seleksi ulang di tambah kriteria-kriteria yang menjadi pendukung. Kriteria-kriteria seperti penghasilan,dinding rumah, lantai, jenis rumah, luas bangunan dan atap rumah ini digunakan untuk mendukung penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dibantu dengan menggunakan penggabungan metode MEC dan AHP. Metode MEC digunakan untuk menentukan kriteria yang berpengaruh seperti penghasilan, dinding rumah, lantai, jenis rumah, luas bangunan dan atap rumah. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria
Sistem Klasifikasi Jenis Jeruk Impor Menggunakan Metode Klasifikasi Logarithmic Generalized Classifier Neural Network (LGCNN)
Jeruk merupakan salah satu jenis buah yang sering dikonsumsi oleh manusia. Selain karena rasanya yang cukup disukai, jeruk juga dipilih sebagai buah favorit karena manfaatnya yang begitu banyak bagi kesehatan karena kaya akan vitamin C. beberapa manfaat dari buah jeruk antaralain adalah mencegah kanker, menjaga kesehatan jantung dan ginjal, menjaga stamina, membantu kesehatan syaraf, mencegah kerusakan kulit, membantu menjaga system imun dan masih banyak manfaat lainnya. Ada beberapa jenis jeruk yang dapat dibedakan melalui penginderaan. Namun jika orang tidak mengerti jenis jeruk maka sulit untuk membedakan jenis jeruk tersebut. Pada penelitian ini diusulkan Sistem klasifikasi jenis jeruk impor menggunakan metode klasifikasi LGCNN. Ada beberapa tahapan pada sistem yang dirancang yaitu preprocessing, segmentasi, ekstraksi fitur dan klasifikasi. Sistem ini dirancang untuk mengetahui jenis jeruk impor seperti jeruk ponkam, jeruk navel, jeruk valencia dan jeruk santang. Dari hasil ujicoba yang telah dilakukan menunjukkan sistem ini dapat mengklasifikasikan jenis jeruk dengan tingkat akurasi 95.75%
Transparansi Kegiatan Monitoring Pelaksanaan Bimbingan Skripsi dengan Sistem AT-MOGI
Skripsi merupakan syarat kelulusan bagi mahasiswa dalam menempuh jenjang pendidikan S-1. Diberbagai kampus skripsi merupakan sesuatu yang ditakuti oleh sebagian besar mahasiswa begitu juga di STMIK Indonesia Padang. Berbagai macam aspek permasalahan yang timbul pada saat penulisan skripsi yang berakibat pada keterlambatan mahasiswa dalam menyelesaikan masa studinya. Apakah kendala yang dihadapi berasal dari mahasiswa atau dari pembimbing skripsi. Untuk itu diperlukan sebuah sistem AT-MOGI yang bisa membuat pelaksanaan bimbingan skripsi menjadi transparan, sehingga tidak adanya saling salah menyalahkan antara berbagai pihak. Sistem AT-MOGI Â dimana proses konsultasi tidak hanya disimpan saat terjadi bimbingan saja tapi jadwal yang sudah disepakati juga akan disimpan sehingga dapat mengetahui tidak terjadinya konsultasi secara lebih tepat. Dalam penelitian ini menggunakan metode web engineering karena metode ini memberikan ide bagi pengembang maupun user tentang cara sistem akan berfungsi. Perkembangan konsultasi yang dilakukan juga bisa dimonitoring langsung oleh pihak akademik apakah terjadi perselihan pendapat antara dosen pembimbing I dan II, sudah sejauh mana proses bimbingan yang dilakukan serta masalah yang dihadapi oleh mahasiswa bisa dipantau oleh akademi