Techno.Com
Not a member yet
738 research outputs found
Sort by
Segmentasi Pelanggan Bisnis Kursus Berbasis LRFM Menggunakan t-SNE, UMAP, dan PaCMAP untuk Optimalisasi Profitabilitas Bisnis
Segmentasi pelanggan memainkan peran penting dalam meningkatkan profitabilitas bisnis dengan mengidentifikasi pola perilaku pelanggan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan segmentasi berbasis model LRFM (Length, Recency, Frequency, Monetary) untuk meningkatkan ketepatan klasifikasi pelanggan. Dengan menggunakan data transaksi, skor LRFM dihitung dan diklasifikasikan ke dalam empat kategori: Best Customers (121 pelanggan), Loyal Customers, Potential, dan At Risk. Untuk meningkatkan interpretabilitas hasil, tiga teknik reduksi dimensi : t-SNE, UMAP, dan PaCMAP digunakan dalam analisis visual. Di antara ketiganya, UMAP menunjukkan visualisasi paling seimbang berdasarkan indikator separation clarity, cluster compactness, dan outlier identification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segmentasi visual membantu pengambil keputusan dalam mengidentifikasi kelompok pelanggan strategis untuk program retensi dan optimalisasi. Studi ini memberikan referensi berharga bagi industri yang ingin meningkatkan manajemen hubungan pelanggan melalui pendekatan berbasis data.
Kata kunci - Model LRFM, profitabilitas bisnis, reduksi dimensi, segmentasi pelanggan, UMA
Voltage, Current, and Work Process Monitoring System on CNC Diode Lasers
The advancement of CNC laser diode technology has transformed manufacturing by enabling high precision cutting and engraving of various materials, yet ensuring reliable operation requires accurate monitoring of electrical and mechanical parameters. This research focused on designing and implementing a real-time monitoring system that integrates the PZEM-004T sensor for electrical measurements and limit switches for safety boundaries in CNC laser diode machines. The system was developed using NodeMCU ESP8266 as the main controller, with results displayed on an LCD 16x2 and alarms generated through a buzzer and relay. Experimental evaluation demonstrated that the system effectively measured voltage, current, power, and energy, with the PZEM-004T showing an average error below 5% compared to reference instruments. The integration of limit switches functioned reliably, preventing mechanical failures and ensuring safe operation within defined limits. Monitoring data supported energy efficiency by identifying power usage patterns and reducing operational risks. Engraving tests confirmed stable performance, with improved detail observed during longer process durations. Overall, the implemented system provides a practical and reliable solution for operational monitoring and mechanical protection, making it particularly suitable for small-scale CNC laser diode applications in industrial, educational, and creative fields
Model Klasifikasi IPK Mahasiswa Menggunakan Algoritma Decision Tree dan Random Forest Berbasis Feature Engineering
Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan akademik mahasiswa. Berbagai faktor, termasuk kesehatan mental dan fisik, berkontribusi terhadap pencapaian ini. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model prediksi IPK menggunakan algoritma Decision Tree dan Random Forest berbasis Feature Engineering. Proses feature engineering mencakup feature selection untuk memilih fitur paling relevan, diikuti oleh feature extraction yang menyederhanakan fitur menjadi dua kategori utama: kesehatan mental dan fisik. Data diperoleh melalui survei terhadap 7.022 mahasiswa dari berbagai universitas luar negeri, mencakup faktor usia, jurusan, tingkat stres, kecemasan, serta pola tidur, aktivitas fisik dan lain sebagainya. Model prediksi dikembangkan menggunakan Decision Tree dan Random Forest, dengan evaluasi akurasi kedua algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest memiliki akurasi lebih tinggi dibandingkan Decision Tree. Faktor kesehatan mental, terutama tingkat stres, memiliki pengaruh signifikan terhadap prediksi IPK, disusul oleh pola tidur. Studi ini menegaskan bahwa pemantauan kesehatan mental dan fisik mahasiswa dapat meningkatkan pencapaian akademik. Temuan ini diharapkan dapat membantu institusi pendidikan dalam merancang strategi dukungan akademik berbasis kesehatan mahasiswa.
Kata Kunci: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Machine Learning, Decision Tree, Random Forest, Feature Engineerin
Desain Dashboard untuk Penyajian Informasi Publik Rumah Sakit berbasis Indikator Kinerja dan Evaluasi Dashboard Menggunakan Short-User Experience Questionnaire
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik mengatur setiap badan publik, termasuk rumah sakit pemerintah, membuka akses atas informasi publik. Sayangnya, informasi publik berupa kinerja rumah sakit hanya dapat diakses dalam format dokumen pdf dan spreadsheet melalui website internal rumah sakit dan website tertentu di tingkat provinsi, serta belum terorganisir dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini mengajukan sebuah rancangan aplikasi dashboard standar bagi semua rumah sakit di sebuah provinsi. Metode perancangan dilakukan dalam empat tahapan, yakni diagnosis sistem, analisis kebutuhan, pembuatan dashboard, dan evaluasi hasil rancangan. Pada setiap tahapan terdapat aktivitas dan secara khusus pada tahapan evaluasi digunakan Short - User Experience Questionnaire (UEQ-S). Hasil rancangan dashboard mampu menyajikan visualisasi informasi terhadap tujuh indikator kinerja rumah sakit sebagai informasi publik untuk tiga kategori pengguna, yakni akademisi perguruan tinggi, pimpinan/staff lembaga eksekutif/legislatif, dan peneliti/media independen. Berdasarkan respon pengalaman pengguna, diketahui bahwa dashboard telah mencapai tujuannya sebagai sebuah aplikasi untuk menyajikan informasi publik, pengguna merasa senang dan nyaman menggunakan dashboard, dan secara keseluruhan kesan pengguna terhadap sistem dashboard sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil kuisioner UEQ-S bahwa impresi pengalaman pengguna yang menunjukkan bahwa kualitas pragmatis dashboard dinilai baik (good), kualitas hedonis dinilai sangat baik (excelent) dan secara keseluruhan sistem dashboard dinilai sangat baik (excelent)
Peningkatan Kinerja K-Means Clustering pada Data Penggunaan ChatGPT oleh UMKM
Di era digital saat ini, Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) semakin banyak menggunakan teknologi chatbot seperti ChatGPT untuk berinteraksi dengan pelanggan. Namun, mengekstraksi wawasan yang bermakna dari sejumlah besar data yang dihasilkan oleh interaksi ini masih merupakan sebuah tantangan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan untuk meningkatkan analisis data penggunaan ChatGPT oleh UMKM menggunakan kombinasi K-Means clustering dan Independent Component Analysis ( (ICA) untuk pengurangan dimensi. Pendekatan ini bertujuan untuk menemukan pola dan cluster tersembunyi dalam data dengan mereduksi ruang fitur menggunakan ICA dan kemudian menggunakan K-Means clustering. Selain itu, penelitian ini mempertimbangkan kombinasi metode Elbow untuk mengoptimalkan pemilihan jumlah cluster yang optimal. Melalui eksperimen dan evaluasi, ditunjukkan efektivitas metode yang diusulkan, sehingga memberikan UMKM alat yang ampuh untuk mendapatkan wawasan berharga dari data penggunaan ChatGPT. Penelitian ini menggunakan data dari 50 UMKM di Kabupaten Kudus . Hasil evaluasi kinerja K-means menunjukkan untuk data yang relatif kecil, penggunaan ICA kurang mempengaruhi kinerja K-Means. Skenario uji coba data dengan ICA menunjukkan skor silhouette yang lebih rendah, yaitu 0.19 dan 0.18 untuk masing-masing data pelatihan dan pengujian, sedangkan skenario uji coba data tanpa ICA menunjukkan skor silhouette yang lebih tinggi, yaitu 0.30 dan 0.23.
Kata kunci: K-Means clustering, metode Elbow, ICA, ChatGPT, UMK
Pengembangan Tata Kelola Informasi Berbasis Web untuk Mendukung Implementasi Rencana Operasional di Perguruan Tinggi XYZ
Transformasi digital dalam pendidikan tinggi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem tata kelola informasi berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi. Penelitian ini mengkaji penerapan sistem tata kelola informasi berbasis web di empat perguruan tinggi, yakni Universitas A, B, C, dan D, untuk menilai manfaat, tantangan, dan rekomendasi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ini memberikan manfaat signifikan, termasuk peningkatan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses informasi bagi mahasiswa dan dosen. Universitas A menunjukkan implementasi yang paling matang, dengan integrasi penuh ke berbagai unit kerja, sedangkan Universitas D masih berada pada tahap awal. Tantangan utama yang dihadapi termasuk resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan masalah keamanan data. Perguruan tinggi dengan sumber daya lebih memadai, seperti Universitas A dan B, berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan lebih baik dibandingkan Universitas C dan D. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi pelatihan staf, peningkatan anggaran, serta langkah-langkah keamanan data yang lebih kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat tantangan, penerapan sistem tata kelola informasi berbasis web dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi perguruan tinggi, asalkan tantangan-tantangan tersebut ditangani dengan strategi yang tepat dan sistem terus diperbarui secara berkala.
Abstrak
Transformasi digital dalam pendidikan tinggi telah mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan sistem tata kelola informasi berbasis web yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi. Penelitian ini mengkaji penerapan sistem tata kelola informasi berbasis web di empat perguruan tinggi, yakni Universitas A, B, C, dan D, untuk menilai manfaat, tantangan, dan rekomendasi dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ini memberikan manfaat signifikan, termasuk peningkatan efisiensi, transparansi, dan kemudahan akses informasi bagi mahasiswa dan dosen. Universitas A menunjukkan implementasi yang paling matang, dengan integrasi penuh ke berbagai unit kerja, sedangkan Universitas D masih berada pada tahap awal. Tantangan utama yang dihadapi termasuk resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan masalah keamanan data. Perguruan tinggi dengan sumber daya lebih memadai, seperti Universitas A dan B, berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan lebih baik dibandingkan Universitas C dan D. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi pelatihan staf, peningkatan anggaran, serta langkah-langkah keamanan data yang lebih kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat tantangan, penerapan sistem tata kelola informasi berbasis web dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi perguruan tinggi, asalkan tantangan-tantangan tersebut ditangani dengan strategi yang tepat dan sistem terus diperbarui secara berkala.
Kata kunci: transformasi digital, tata kelola informasi berbasis web, pendidikan tinggi, efisiensi operasional, transparansi, tantangan implementasi
Penerapan Design Thinking dalam Pengembangan UI/UX Mobile untuk Marketplace Fotografi
Mengabadikan momen dengan foto telah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, menjadikan layanan fotografi semakin banyak dicari. Meski begitu, proses menemukan layanan fotografi masih mengandalkan rekomendasi teman atau media sosial yang mana belum optimal karena keterbatasan informasi. Penelitian ini difokuskan pada perancangan antarmuka dan pengalaman pengguna aplikasi marketplace jasa fotografi, dengan menggunakan metode Design Thinking yang berpusat pada pengguna. Terdapat dua siklus iterasi dalam pengembangan, di mana hasil evaluasi tahap pertama digunakan untuk memperbaiki kekurangan pada tahap selanjutnya. Hasil desain diuji melalui usability testing dengan bantuan Maze dan kuesioner SUS, mengacu pada tiga indikator usability sesuai ISO 9241-11: efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Dari hasil pengujian terakhir, tingkat efektivitas pengguna pencari jasa tercatat 97% dan efisiensi 93,3%; fotografer menunjukkan efektivitas 95,7% dan efisiensi 93,6%. Skor SUS untuk kepuasan pengguna masing-masing adalah 91,5 dan 90, yang termasuk kategori A dan dinilai acceptable.
Kata Kunci - Design Thinking, Marketplace, Fotografer, UI/U
A Systematic Literature Review on Machine Learning Techniques for Skin Disease Classification
Skin diseases are health problems that require accurate diagnosis to evaluation and ultimately leading to treatment decisions. One of the crucial roles in the diagnostic process is medical imaging. Machine learning technology can assist in classifying skin diseases using image data and achieving high levels of accuracy in diagnosis. The purpose of this research is to review machine learning algorithms that can be utilized to develop image-based skin disease classification systems. The methodology employed is a Systematic Literature Review (SLR), which can be used to provide a comprehensive review of the application of machine learning in the classification of skin diseases. The literature search strategy was based on the Boolean technique, applied to the Scopus database. The selected articles were screened using predefined inclusion and exclusion criteria. The results indicate that the most used machine learning algorithm with achieved the highest classification accuracy is the Convolutional Neural Network (CNN).
Keywords - Skin Disease, Machine Learning, Classification, CNN
Pengujian Kualitas Kode Website Pondok Modern Nurul Hidayah Menggunakan Standar ISO 5055
Abstrak - Website Pondok Modern Nurul Hidayah berfungsi sebagai sarana utama informasi dan komunikasi antara lembaga Pendidikan dan Masyarakat. Namun, belum tersedia dokumentasi sistematis mengenai kualitas kode perangkat lunak. Penelitian ini bertujian menguji kualitas kode website tersebut menggunakan standar internasional ISO 5055, yang mencakup empat aspek: keamanan, keandalan, efisiensi kinerja, dan kemudahan pemeliharaan. Metode yang digunakan adalah Software Testing Life Cycle (STLC), dengan alat bantu seperti SQLMap, PHPUnit, PHP CodeSniffer, dan PHP Metrics. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem cukup efektif menahan serangan SQL Injection, meskipun terdapat celah autentikasi pada halaman formulir. Dari sisi keandalan, seluruh unit berhasil di uji tapa kesalahan fatal, namun terdapat peringatan deprecation. Efisiensi kinerja terhambat oleh pelanggaran standar PSR-12 seperti penamaan dan visibilitas metode. Nilai kompkeksitas kode yang tinggi (Cyclomatic Complexity = 23.34) mengindikasi Tingkat maintainability yang rendah. Dengan skor rata-rata 68.75 dari empat aspek, disimpulkan bahwa meskipun sistem memiliki pondasi teknis yang baik, dibutuhkan refactoring dan penerapan standar penulisan kode yang konsisten untuk peningkatan berkelanjutan. Penelitian ini juga menyajikan kerangka pengujian praktis berbasis open-source yang dapat diadopsi institusi Pendidikan berskala kecil.
Kata kunci: ISO 5055, Keamanan, Keandalan, Efisiensi Kinerja, Pemeliharaa
Merancang Pengendali Pressure Process Rig Menggunakan Neural Network Berbasis Error dengan Metode Pembelajaran Backpropagation
Jaringan Saraf Tiruan (NN) merupakan sebuah paradigma dalam pemrosesan informasi yang dimodelkan berdasarkan sistem neuron, menyerupai cara otak manusia memproses informasi. Penelitian ini membahas penerapan jaringan saraf dengan algoritma pembelajaran backpropagation yang diimplementasikan dalam simulasi sebagai pengendali suatu sistem. Pressure Process Rig 38-714 digunakan sebagai model plant dalam penelitian ini. Pengendali berbasis Jaringan Saraf Tiruan ini beroperasi dengan menghitung kesalahan antara keluaran aktual sistem dan masukan referensi yang telah ditentukan, dimana sinyal hasil selisih antara keluaran plant dan sinyal referensi menjadi masukan utama bagi sistem kendali. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan pengendalian berbasis eror dengan pelatihan dua tahap, yakni konfigurasi seri-paralel dan paralel, serta disertai metode faktor pengali untuk menjaga kestabilan sinyal kendali dalam batas kerja plant. Berbagai eksperimen dilakukan untuk mengevaluasi kinerja sistem, termasuk pengujian dengan dan tanpa gangguan, serta pembandingan terhadap metode Direct Inverse Control Neural Network (DIC NN). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan ini memberikan solusi adaptif dan tahan terhadap eror, dengan performa dan ketahanan yang lebih baik dalam kondisi terpengaruh gangguan dibandingkan metode DIC NN. Keberhasilan sistem diukur dari kesesuaian antara keluaran plant dengan sinyal referensi dan kemampuan sistem kendali dalam meredam gangguan secara efektif.
Kata kunci: Pengendali, Neural Network, Backpropagation