Techno.Com
Not a member yet
738 research outputs found
Sort by
Penerapan Kerangka Kerja NIST Cybersecurity dan CIS Controls sebagai Manajemen Risiko Keamanan Siber
Menurut laporan dari Check Point Reasearch, terjadi peningkatan sebesar 38% dalam serangan siber global pada tahun 2022 bila dibandingkan dengan tahun 2021. Untuk menghadapi serangan siber global ini, maka perlu disiapkan manajemen risiko dalam menghadapi serangan siber tersebut. Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum memiliki panduan dalam manajemen risiko. Kementerian PUPR dapat memanfaatkan beberapa kerangka kerja keamanan siber yang telah tersedia, seperti kerangka kerja NIST Cybersecurity dan kerangka kerja CIS Controls yang juga sering disebut Critical Security Controls sebagai langkah dalam manajemen risiko keamanan siber. Penelitian ini dilakukan pada salah satu aplikasi yang sedang berjalan pada Kementerian PUPR. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, penilaian kondisi saat ini, identifikasi kondisi saat ini, identifikasi kondisi yang diinginkan, analisis kesenjangan, memberikan rekomendasi dan membuat usulan rencana aksi. Hasil penelitian didapatkan bahwa identifikasi kondisi saat ini mendapatkan skor rata-rata 2.77. Kondisi yang diinginkan/dicapai aplikasi didapat skor rata-rata 3.00. Dari hasil tersebut, terdapat kesenjangan sebesar 0.23. Setelah analisis kesenjangan didapatkan 32 rekomendasi dan mengusulkan rencana aksi dengan isu-isu prioritas tinggi dan sedang. Manajemen risiko menggunakan kerangka kerja NIST Cybersecurity dan CIS Controls terbukti dapat mengukur kematangan keamanan siber pada infrastruktur aplikasi sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya serangan siber
Analisis Penggunaan Pra-proses pada Metode Transfer Learning untuk Mendeteksi Penyakit Daun Singkong
Singkong menjadi salah satu tanaman penting pada bidang agronomi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Namun, terdapat salah satu kendala dalam menjaga kelestarian tanaman singkong yaitu pendeteksian penyakit. Jika penyakit pada tanaman singkong dapat terdeteksi lebih dahulu melalui citra daunnya, maka penyakit tersebut dapat segera diobati. Proses klasifikasi dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit pada tanaman secara otomatis. Pada penelitian ini dilakukan klasifikasi tanaman singkong dengan menggunakan beberapa tahap pra-proses yaitu pra-proses dengan augmentasi, tanpa augmentasi dan pra-proses dengan rotasi, pada beberapa metode transfer learning seperti ResNet50 dan MobileNetV2. Penggunaan beberapa metode tersebut bertujuan untuk mencari metode mana yang memiliki hasil akurasi tertinggi. Penelitian menunjukkan bahwa MobileNetV2 tanpa augmentasi memberikan akurasi tertinggi sebesar 98.64% dalam mendeteksi penyakit tanaman singkong. Hal ini dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya dalam menentukan tahap pra-proses terbaik dalam metode transfer learning
Performance Tuning Oracle 11g Database Melalui Inisial Paramater, Structure Database dan SQL Tuning. Studi Pada ERP SISFORBUN Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN)
Dana Pensiun Perkebunan (DAPENBUN) sebagai pengelola manfaat pensiun bagi karyawan PTPN seluruh Indonesia beserta lembaga afiliasi dengan jumlah peserta per 31 Desember 2021 sebanyak 284.934 orang. Aplikasi SISFORBUN ini digunakan untuk memproses manfaat pensiun bagi seluruh peserta. Aplikasi berbasis web ini menggunakan database Oracle 11g dan sudah digunakan sejak tahun 2013, dengan seiring berjalanya waktu perkembangan data semakin banyak dengan jumlah record terbesar dalam satu table sebesar 26.696.667 record data, sehingga performa proses data semakin menurun. Atas dasar permasalahan tersebut perlu dilakukan penelitian untuk meningkat performa dari Aplikasi. Penelitian ini menggunakan metode SQL Tuning, Strukturing Object dan Initial Parameter Database. Setelah dilakukan pengujian dengan melakukan proses pembayaran Manfaat Pensiun pada laporan manajemen nomor 18 (LM18), penulis dapat menyimpulkan bahwa setelah dilakukan optimasi, waktu yang diperlukan untuk proses pembayaran Manfaat Pensiun (LM18) menjadi lebih cepat dibandingkan sebelum dilakukan optimasi
Pengelompokan Kecamatan di Wilayah Kabupaten Bojonegoro Berdasarkan Jenis Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Menggunakan Fuzzy C-Means
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) adalah sekelompok orang yang tidak dapat menjanankan fungsi sosial karena tantangan spiritual, fisik, atau sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dengan melihat permasalahan sosial yang ada pada setiap kecamatan di Bojonegoro. Berdasarkan data PMKS di Kabupaten Bojonegoro setiap kecamatan terdiri dari jenis PMKS yang berbeda sehingga diperlukan analisis cluster untuk mengelompokan kecamatan berdasarkan karakteristik jenis PMKS. Analisis clustering yang dipakai dalam penelitian ini merupakan Fuzzy C-Means (FCM). FCM ialah teknik pengelompokan data yang keberadaan setiap data dalam cluster dipastikan oleh nilai keanggotaan. Hasil pengelompokkan kabupaten di Kabupaten Bojonegoro berdasarkan jenis penyandang masalah kesejahteraan sosial dibagi menjadi 2 cluster (tinggi dan rendah) dengan nilai silhouette 0,7275 yang menunjukkan kekuatan cluster mempunyai struktur kuat. Terdapat 7 kecamatan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang tinggi dan tergolong dalam cluster 1. Di cluster 2 terdapat 21 kecamatan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial yang rendah dibandingkan dengan cluster 1
Perbandingan Model Machine Learning Terbaik untuk Memprediksi Kemampuan Penghambatan Korosi oleh Senyawa Benzimidazole
Penelitian ini merupakan studi eksperimen untuk melakukan penyelidikan inhibitor korosi oleh senyawa Benzimidazole dengan melakukan pendekatan machine learning (ML). Karena korosi menyebabkan banyak kerugian yang timbul karena kehilangan material konstruksi, keselamatan kerja dan pencemaran lingkungan akibat produk korosi dalam bentuk senyawa yang mencemarkan lingkungan. Melakukan pendekatan ML adalah untuk mendapatkan model akurasi yang terbaik sehingga dapat digunakan untuk memprediksi dengan relevan dan akurat terhadap suatu material. Dalam penelitian ini, kami mengevaluasi algoritma ML dengan metode linear dan nonlinear dengan menggunakan metode k-fold cross-validation untuk membantu dalam mengukur performa model ML. Mengacu pada metrik coefficient of determination (R2) dan root mean square error (RMSE), kami menyimpulkan bahwa model AdaBoost regressor (ADA) merupakan model dengan performa prediksi terbaik dari eksperimen yang kami lakukan dari literatur untuk dataset senyawa benzimidazole. Keberhasilan model penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang kemampuan model ML untuk memprediksi penghambat korosi yang efektif.
Transfer Learning untuk Klasifikasi Penyakit dan Hama Padi Menggunakan MobileNetV2
Tanaman padi memegang peranan penting untuk ketersediaan pangan di indonesia. Namun, banyak faktor yang dapat mempengaruhi panen pada tanaman padi, salah satunya adalah penyakit dan hama pada tanaman padi. Keterlambatan penanganan pada penyakit dan hama tanaman padi bisanya terjadi karena keterlambatan diagnosis penyakit dan hama tanaman padi, apalagi pada daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses internet dan komputasi. Oleh karena itu proses klasifikasi penyakit dan hama pada tanaman padi secara otomatis yang dapat di implementasikan pada perangkat dengan daya sumber yang terbatas, seperti perangkat seluler sangat dibutuhkan. Penelitian ini membandingkan lima arsitektur Transfer Learning yaitu MobileNet V2, NasNet Mobile, EfficientNet B7, Inception V3, VGG 16 dan model dengan simple CNN. Penelitian ini menggunakan dataset Rahman yang berisikan 5 penyakit, 3 hama dan 1 tanaman padi sehat. Setiap data akan melewati tahap preprocessing dan augmentasi. MobileNet V2 memiliki jumlah parameter dan performa yang cukup baik dalam mengklasifikasi penyakit tanaman padi dengan jumlah parameter yaitu 2.269.513, accuracy sebesar 96%, precision sebesar96%, recall sebesar96%, specificity sebesar 99%, dan f1-score sebesar 96%
Perancangan User Interface Aplikasi Pengawasan Investasi Aset Menggunakan The Five Planes Framework (Studi Kasus PT. INKA Persero)
Dalam melaksanakan tugas perencanaan dan pengendalian investasi aset, Departemen Pengembangan Perusahaan PT. INKA tidak memiliki akses langsung ke dalam sistem SAP perusahaan. Akibatnya, pihak departemen memerlukan waktu yang lebih lama dalam pengumpulan data untuk membuat laporan sebagai perwujudan pengendalian investasi aset. Hal ini menyebabkan pihak departemen tidak bisa menyajikan informasi dengan cepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan pimpinan. Pembuatan aplikasi pengawasan investasi aset bertujuan untuk memudahkan pengawasan proses realisasi investasi aset perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang user interface aplikasi pengawasan investasi aset dengan memperhatikan user experience yang baik. Metode proses desain yang digunakan adalah The Five Planes yang terdiri dari strategy, scope, structure, skeleton dan surface. Pada tahap surface, dilakukan penerapan eight golden rules sebagai upaya untuk menghasilkan tampilan yang baik. Hasil akhir penelitian berupa rancangan interface aplikasi pengawasan investasi aset yang mencakup semua fitur yang dibutuhkan pengguna. Dilakukan proses penilaian usability oleh pengguna yang menghasilkan nilai usability sebesar 84.3. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rancangan memiliki nilai usability yang baik sehingga rancangan diterima pengguna dan dapat digunakan dalam perancangan tingkat selanjutny
Aplikasi Berbasis Web Untuk Desain Hidrolika Pengeboran
Desain hidrolika merupakan salah satu parameter penting pada operasi pengeboran minyak, gas, dan energi panas bumi. Kesalahan dalam menentukan parameter hidrolika pengeboran akan menyebabkan permasalahan pengeboran seperti semburan liar, kehilangan sirkulasi dan juga pipa terjepit. Dalam proses mendesain parameter hidrolika pengeboran perlu memperhitungkan banyak parameter seperti tpe rheologi fluida pengeboran, tipe peralatan di permukaan, komponen pipa pengeboran, ukuran nozzle bit dan konfigurasi sumur pengeboran.Prosedur perhitungan iteratif yang panjang diperlukan untuk menentukan desain parameter hidrolika pengeboran. Oleh karena itu perangkat lunak sering digunakan. Sayangnya, mayoritas software saat ini masih berbasis desktop. Persyaratan untuk prosedur penginstalan, lisensi terbatas, dan ketidakmampuan untuk menjalankan fungsi tertentu pada PC tertentu semuanya dapat mempersulit penggunaan program berbasis desktop. Kondisi kerja saat ini mengharuskan pekerjaan dilakukan dari mana saja. Akibatnya, alat berbasis web yang dapat digunakan oleh praktisi dan akademisi untuk membangun sumur lintasan menggunakan perangkat apa pun dengan koneksi internet diperlukan. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis web yang dapat digunakan oleh akademisi dan praktisi di industri minyak dan gas serta panas bumi untuk mendesain parameter hidrolika pengeboran
Tata Kelola Pelaporan Indeks Penyakit Rawat Inap Berbasis Elektronik Dengan Metode Agile
Pengolahan data, khususnya pembuatan indeks penyakit dan tindakan, berperan penting untuk kualitas pelayanan rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memperoleh hasil dari perancangan sistem informasi indeks penyakit, khususnya penyakit pasien rawat inap, dengan memakai perangkat lunak Microsoft Visual Studio 2012. Meskipun indeks penyakit pasien rawat inap telah dikomputerisasi dan diintegrasikan dengan SIMRS di Rumah Sakit AMC Bandung, terdapat hambatan yang menghalangi indeks penyakit pasien rawat inap, yaitu proses yang masih dilakukan secara manual memakai perangkat lunak Microsoft Excel. Akibatnya, pencarian menjadi kurang efisien dan memakan waktu lebih lama karena harus diperiksa satu per satu berdasarkan abjad. Selain itu, dalam penelitian ini, metode agile dipilih untuk digunakan. Diharapkan penelitian ini dapat membantu mentransformasikan sistem informasi indeks penyakit pasien rawat inap di Rumah Sakit AMC Bandung menjadi lebih terproses dan terintegrasi dengan SIMRS, serta mempermudah petugas dalam mencari informasi pasien secara keseluruhan dan membuat laporan indeks pasien lebih mudah dan maksimal
Fuzzy Time Series Untuk Prediksi Harga Gabah Kering Panen
Meningkatnya jumlah penduduk membuat kebutuhan akan makanan pokok akan selalu meningkat, terutama beras. Namun di sisi lain, dengan adanya jumlah lahan pertanian semakin menyempit akibatnya beralih fungsi lahan pertanian sebagai lahan non pertanian. Hal ini mengakibatkan produksi padi saat ini tidak mampu mengimbangi kebutuhan pangan di Indonesia. Permasalahan yang sering dihadapi petani adalah lemahnya posisi tawar karena kurangnya akses pasar, informasi pasar, dan permodalan. Hal ini membuat petani tidak berdaya untuk menegosiasikan harga hasil panennya, sehingga petani menjual hasil panennya secara borongan kepada orang yang bermodal lebih, dimana dalam penetapan harga menjadi tidak menguntungkan bagi petani. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat suatu sistem yang dapat memberikan informasi perubahan harga gabah kering pada panen bulan berikutnya. Informasi ini akan dijadikan acuan untuk menentukan harga jual gabah kering, sehingga kerugian dapat dikurangi. Hasil perhitungan peramalan menggunakan metode Fuzzy Times Series pada bulan Juni dengan harga gabah Rp. 4544,39 per Kilogram dengan nilai MAPE 2,68% atau akurasi tinggi