Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
3833 research outputs found
Sort by
Perhitungan Waktu dan Biaya Pelaksanaan Struktur pada Apartemen Cornell Citraland Surabaya
Proyek Pembangunan Apartemen Cornell berlokasi di Kawasan Citraland, Made, Sambikerep, Surabaya. Luas lahan dari proyek ini ±1490 m2 dan luas bangunan ±5778 m2. Proyek ini terdiri atas 32 lantai dan 1 basement. Struktur bawah menggunakan pondasi tiang pancang dan struktur atas menggunakan beton bertulang. Pada Proyek Akhir ini menggunakan 2 jenis bekisting, yaitu bekisting konvensional dan bekisting alumunium. Perhitungan waktu dan biaya dihitung berdasarkan metode pelaksanaan yang sesuai dengan teori dari berbagai referensi yang digunakan. Tujuan dari penyusunan Proyek Akhir ini adalah untuk mendapatkan titik optimal hubungan antara waktu dengan biaya proyek. Untuk penjadwalan tiap item pekerjaan dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Ms. Project. Hasil akhir yang diperoleh yaitu metode pelaksanaan, durasi, rencana anggaran pelaksanaan dan kurva S. Berdasarkan Analisa didapatkan durasi 261 hari kerja dengan anggaran biaya pelaksanaan sebesar Rp. 20.769.723.924
Sistem Kontrol Pencahayaan Matahari pada Aquascape
Aquascape adalah seni dalam mengatur dan menata tanaman air, bebatuan, ataupun kayu untuk memperindah sebuah akuarium. Dengan adanya tanaman serta biota laut tentunya dibutuhkan cahaya matahari untuk keberlangsungan hidup. Umumnya untuk mengatasi hal tersebut dengan menggunakan cahaya buatan sebagai pengganti cahaya matahari. Penggunaan cahaya buatan tentu tidak sama dengan cahaya matahari langsung. Cahaya matahari berperan dalam proses fotosintesis untuk pertumbuhan setiap organ dan keseluruhan tumbuhan. Tanaman yang kekurangan cahaya matahari akan mengalami gejala etiolasi. Penelitian ini dilakukan untuk membuat sistem kontrol pencahayaan matahari yang akan digunakan untuk menerangi aquascape. Sistem yang dirancang menggunakan lensa Fresnel sebagai pengumpul cahaya dan serat optik untuk menyalurkan cahaya. Dengan menggunakan photodioda sebagai pengukur intensitas cahaya matahari, sistem kontrol pencahayaan matahari dapat mengukur parameter masukan yang digunakan dalam sistem. Dalam sistem ini, jenis kontroler yang digunakan adalah proportional integral derivative (PID) dan komparator. Kontroler PID digunakan sebagai masukan komparator. Berdasarkan nilai PID, komparator akan menentukan respon dari sistem. Hasil dari komparator diteruskan ke aktuator berupa motor servo untuk mengatur posisi dari lensa Fresnel. Proses pengukuran dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat mengikuti arah cahaya matahari dengan rerata eror sudut sebesar 12%. Serat optik dapat menyalurkan cahaya matahari dengan rerata efisiensi sebesar 12,6%
Faktor- Faktor yang Berpengaruh dalam Pengembangan Ekowisata di Mangrove Edu Park, Kelurahan Berbas Pantai, Kota Bontang Berdasarkan Preferensi Stakeholder
Kota Bontang merupakan salah satu daerah pesisir dengan kawasan yang tertutup hutan mangrove dan tersebar pada garis pantainya. Salah satu kawasan hutan mangrove di Kota Bontang terletak pada Kelurahan Berbas Pantai. Pada kelurahan ini, telah terdapat Mangrove Edu Park yang memanfaatkan keberadaan mangrove sebagai objek destinasi wisata. Berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota Bontang Tahun 2020-2030, Mangrove Edu Park diarahkan pengembangannya sebagai kawasan ekowisata. Namun pada kenyataannya pengembangan yang dilakukan belum optimal sesuai dengan konsep ekowisata. Terdapat permasalahan seperti sampah yang menumpuk di area mangrove, fungsi edukasi yang masih belum optimal, belum adanya penarikan biaya tiket masuk/ gratis untuk wisatawan, dan adanya peningkatan pengunjung yang tidak diimbangi dengan adanya pengaturan batasan pengunjung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang berpengaruh dalam pengembangan ekowisata Mangrove Edu Park Kelurahan Berbas Pantai berdasarkan preferensi stakeholder. Dalam proses analisis menggunakan metode content analysis dengan hasil in- depth interview pada stakeholder terpilih sebagai input. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 24 faktor yang berpengaruh dalam pengembangan ekowisata di Mangrove Edu Park Kelurahan Berbas Pantai Kota Bontang
Perencanaan Gedung Park and Ride di Terminal Benowo Kecamatan Benowo Kota Surabaya
Kota Kota Surabaya merupakan kota terbesar ke-2 di Indonesia. Jumlah penduduk pada kota Surabaya semakin meningkat. Pada Bulan Januari 2019 Jumlah penduduk kota Surabaya sebanyak 3,095,026 jiwa ( BPS, 2019 ) . Meningkatnya jumlah penduduk di Kota Surabaya mengakibatkan meningkatnya pergerakan masyarakat yang terjadi di kota ini. Kemacetan juga bertambah karena banyaknya jumlah kendaraan yang masuk ke Surabaya. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pembangunan Gedung Park and Ride di Terminal Benowo untuk mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke pengguna kendaraan umum.Dalam perencanaan Gedung Park and Ride diperlukan beberapa data pendukung untuk mempermudah pengerjaan Tugas Akhir ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa data volume penumpang dan survei kuisioner penumpang. Data ini diperoleh dengan cara melakukan survei langsung di lokasi perencanaan pada pukul 06.00-09.00 di Terminal benowo. Data disebut dianalisis dengan melakukan pengolahan data hasil survai kuisioner, perhitungan demand dan melakukan Analisa forecasting. Dari hasil pengolahan data tersebut menggunakan software Microsoft Excel didapatkan jumlah demand calon pengguna fasilitas park and ride untuk pengendara mobil pribadi sebesar 128 kendaraan, sedangkan untuk sepeda motor sebesar 2715 kendaraan dengan umur rencana hingga tahun 2026 (5 tahun). Dari jumlah demand tersebut direncanakan gedung Park and Ride yang dapat menampung 2.846 sepeda motor dan 148 mobil dengan jumlah lantai 9 dan 1 lantai untuk akses menuju Angkutan umum
Analisa Torsional Rigidity dan Bending Stiffness pada Bus Elektrik PUI-SKO ITS Konversi ICE ke BEV dengan Variasi Cross Member
Perkembangan jumlah transportasi kian hari kian meningkat. Mulai dari kendaraan pribadi hingga kendaraan umum. Hal ini dikarenakan populasi yang terus bertambah dan juga ekonomi yang meningkat. Hal ini berdampak pada populasi kendaraan dijalanan yang meningkat juga, sehingga transportasi umum menjadi solusi yang dapat diambil untuk mengatasi kepadatan kendaraan ini, salah satunya adalah bus. Bus yang beredar di masa kini mayoritas merupakan kendaraan berbahan bakar fosil yang mana memberikan efek buruk pada lingkungan. Bus dengan tenaga listrik sudah ada namun masih terbatas dan terbilang jauh lebih sedikit jumlahnya. ITS melalui PUI-SKO memiliki solusi untuk mengatasi ini dengan ikut mengembangkan bus listrik yang ramah lingkungan. Dengan mencoba menggunakan sistem retrofit, menggunakan chassis dari bus ICE yang masih bisa digunakan untuk dikonversi menjadi BEV, tentunya akan lebih menghemat biaya dalam produksinya. Namun karena ada berbagai kebutuhan yang harus ada dalam kendaraan BEV seperti tempat baterai, maka diperlukan penambahan struktur ataupun modifikasi pada cross member. Dengan adanya perubahan ini tentu karakteristik dari kekakuan torsi dan bending kendaraan akan berubah juga. Metode yang digunakan adalah dengan metode simulasi 3D dan dilakukan pemodelan chassis ICE, chassis konversi BEV, dan chassis alternatif BEV dengan variasi cross member. Uji yang dilakukan merupakan uji torsi dan uji bending untuk mendapatkan nilai torsional rigidity dan bending stiffness. Analisis yang didapatkan berupa chassis ICE memiliki nilai terkecil untuk kekakuan torsi dan bending. Nilai kekakuan torsi terbesar pada chassis alternatif BEV, dan kekakuan bending terbesar pada chassis BEV. Hasil lain didapatkan bahwa cross member berpengaruh terhadap kekakuan torsi namun kurang memberikan pengaruh untuk kekakuan bending
Evaluasi Kualitas Layanan ITS Press dengan Integrasi Metode SERVQUAL, QFD, dan FMEA (Studi Kasus: Pelayanan Cetak Buku Tugas Akhir, Tesis, dan Disertasi)
Setiap organisasi yang bergerak dibidang pelayanan perlu memperhatikan kualitas layanan untuk mempertahankan eksistensinya dan dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Begitu juga dengan ITS Press yang menjadi salah satu unit usaha mandiri bentukan Institut Teknologi Sepuluh Nopember yang berstatus PTN-BH. ITS Press berguna untuk memenuhi kebutuhan internal institusi di bidang produksi percetakan dan penerbitan. ITS Press berinovasi dengan mengembangkan platform yaitu myITS Printing sebagai wadah yang memberikan layanan secara online salah satunya untuk mencetak buku Tugas Akhir. Namun kenyataannya, wisudawan yang melakukan pencetakan buku di ITS Press masih sedikit jika dibandingkan dengan total keseluruhan wisudawan. Padahal hal tersebut dapat menjadi peluang ITS Press dalam meningkatkan kemampuan revenue generation. Tujuan penelitian ini adalah mengukur kualitas pelayanan pencetakan buku, membangun House of Quality (HOQ), dan memberikan rekomendasi perbaikan serta potensi risiko dalam pelayanan pencetakan buku Tugas Akhir, Tesis, dan Disertasi melalui myITS Printing di ITS Press. Metode penelitian ini menggunakan metode SERVQUAL, QFD, dan FMEA. Data dikumpulkan dengan media kuesioner online menggunakan google form dengan jumlah responden 106 sampel yang didasarkan pada atribut SERVQUAL berbasis website pada konsumen cetak buku Tugas Akhir, Tesis, dan Disertasi melalui myITS Printing. Kemudian dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, serta outliers s analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini didapatkan 19 atribut kepuasan konsumen cetak buku Tugas Akhir, Tesis, dan Disertasi melalui myITS Printing. Selanjutnya, untuk 9 atribut kepuasan konsumen yang perlu diperbaiki diolah lebih lanjut menggunakan HOQ. Hasil HOQ menunjukkan terdapat 6 langkah perbaikan dengan prioritas utama melakukan penyeragaman spesifikasi. Selain itu, terdapat 4 potensi kegagalan yang telah diidentifikasi menggunakan FMEA untuk menentukan potensi kegagalan yang harus dihindari
Implementasi Metode PID untuk Mengontrol Posisi Motor Servo pada Sistem Sortir Berat Adonan
Pada era sekarang masih banyak industri roti yang masih melakukan proses produksi secara manual. Salah satunya yaitu proses yang terjadi pada pemilahan berat adonan setelah dilakukan pemotongan. Proses pemotongan adonan yang masih dilakukan secara manual terdapat banyak kekurangan, diantaranya berupa potongan adonan yang tidak sesuai dengan klasifikasi berat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan proses pemilahan berat potong adonan. Tetapi proses pemilahan yang terdapat pada industri masih dilakukan secara manual, sehingga pada proses pemilahan berat potong adonan memiliki tingkat kesalahan atau human error yang cukup tinggi. Pada proyek akhir ini dibuat alat berupa mesin sortir berat adonan yang menggunakan sensor loadcell sebagai pembaca berat, sensor infrared sebagai penghitung objek dan motor servo serta sebagai aktuator sistem sortir. Implementasi kontrol PID pada sistem sortir berat adonan tersebut guna menjaga tingkat akurasi pemilahan dengan cara mengontrol sudut putar atau posisi dari motor servo penggerak lengan pemilah agar sesuai dengan set point. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan diterapkannya metode PID terhadap posisi lengan pemilah pada sistem sortir. Hal tersebut dibuktikan dengan tidak terjadinya kesalahan pemilahan ketika dilakukan ujicoba dengan berat objek yang variatif. Dengan adanya alat ini dapat meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kesalahan pemilahan berat adonan yang terjadi pada Industri Rosmita Bakery
Guitar Simulator Based on Realtime Recording
Music is an art that combines several compositions of musical instruments. Among them are vocals, piano, guitar, bass, drums, and so on. To play a musical instrument also requires a technique to a formula, so that the music game becomes more harmonious. Techniques and formulas in playing musical instruments include tempo, rhythm, how to play a musical instrument, to chords. But for people who are just learning to play a musical instrument, it is certainly difficult to know the formula for the chords to be played. Not to mention when the sound of the chord being played is different from the sound of the intended chord. This can change a song being played sound fake or deviate from the actual song. Often in learning to play musical instruments, some media do not explain or explain how the chords are played and whether the chords are played correctly. One way to determine the accuracy of the chord sound in a self-taught music game, can be done using the help of Machine Learning. This method records the sound of guitar chords being played and classifies guitar chords according to their original sound. However, chords that can be classified are still limited to basic chords, because they are intended for the most basic learning. And for the display of the chord formula that is played it will be more interactive when using game design
Analisis Peta Skala 1:1000 Hasil Pemotretan dengan Wahana DJI Phantom 4 Pro untuk Updating Master Plan ITS
Pembaruan Master Plan memerlukan sebuah data peta yang terbarukan, dimana salah satu metode yang dapat digunakan adalah Fotogrametri. Fotogrametri adalah metode pemetaan untuk memperoleh informasi dari objek-objek permukaan bumi menggunakan data foto udara, yang dapat digunakan untuk penafsiran maupun pengukuran geometri objek permukaan bumi. Data foto udara bisa didapatkan dengan akuisisi data menggunakan wahana Unmanned Aerial Vehicle (UAV) seperti drone. Salah satu jenis drone yang banyak digunakan untuk pemetan secara fotogrametri adalah drone DJI Phantom 4 Pro. Selanjutnya wahana ini dipergunakan untuk pembuatan peta ortofoto di wilayah Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Sukolilo. Pengolahan data foto dilaksanakan menggunakan metode Structure from Motion (SfM). Peta ortofoto menggunakan 17 titik GCP yang tersebar di wilayah Kampus ITS. Dari hasil penelitian ini didapatkan sebuah peta ortofoto skala 1:1000 yang kemudian duiji menggunakan 11 titik ICP . Berdasarkan nilai uji dari Perka BIG No.6 Tahun 2018, diketahui peta hasil ini digolongkan memenuhi stdandar ketelitian peta dasar skala 1:1000 kelas 1. Yang kemudian akan dikonversi menjadi peta garis untuk updating Master Plan ITS
Sistem Identifikasi Kualitas Cuka Apel Menggunakan Kamera, Sensor Kimia, dan Metode Artificial Neural Network
Produksi apel pada tahun 2012 hingga 2014 sebesar 590.004 ton, 838.915 ton, dan 708.438 ton. Salah satu produk olahan yang dapat diciptakan dengan berbahan dasar apel adalah cuka apel. Namun untuk saat ini penilaian kualitas cuka apel dilakukan dengan pengindraan manusia dimana hal tersebut tidaklah akurat. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem identifikasi kualitas cuka apel menggunakan kamera, sensor kimia, dan metode artificial neural network (ANN). Parameter yang diambil untuk pengukuran dan penentuan standar antara lain keasaman, warna, dan kadar alkohol pada cuka apel. Alat ini diuji coba pada 6 cuka apel berbeda yaitu, Bragg, Heinz, Cuka Apel Batu, Cuka Apel Kusuma, Daesang Chung Jun One, dan Cuka Apel Tahesta. Alat ini dapat menggolongkan cuka apel ke dalam 3 golongan berbeda