Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Perencanaan Program Sedot Air Limbah Keliling (SIMBALING) untuk IPAL PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)

    Get PDF
    Banyak pelaku usaha mikro di Kota Surabaya yang belum melakukan pengolahan air limbahnya. Saat ini unit IPAL PT SIER memiliki idle capacity sebesar 5000 m3/hari, sehingga Pemerintah Kota Surabaya dan Provisi Jawa Timur, menugaskan PT SIER untuk menerima dan mengolah air limbah dari usaha di luar kawasan PT. SIER. Usaha rumah makan dan laundry dipilih karena memiliki jumlah terbesar di Kota Surabaya. Perencanaan kapasitas pelayanan, zona pelayanan, kendaraan pengangkut, holding tank, jadwal pengangkutan, rute pengangkutan, dan biaya retribusi dengan mengacu pada Buku E Panduan Perencanaan Pelayanan Lumpur Tinja PUPR. Hasil Perencanaan tahap pertama dilakukan untuk 5 Zona dengan kapasitas pelayanan air limbah sebesar 989 m3/hari, dimana unit usaha perlu membuat holding tank, dengan volume 1,3,6, atau 9 m3, terbuat dari beton. Jadwal penyedotan dan pengangkutan direncanakan dengan siklus 1,2,3, atau 7 hari. Jumlah armada yang dibutuhkan 81 truk dan 19 motor. Biaya retribusi rata – rata untuk rumah makan dan laundry menggunakan motor adalah Rp. 90.900/m3 dan truk adalah Rp. 96.200/m3

    Simulasi Transient Thermal Pada Pengecoran Connecting Rod Berbahan Aluminium 7075 untuk Aplikasi Mesin 150 CC dengan Variasi Material dan Desain Cetakan Menggunakan Metode Elemen Hingga

    Get PDF
    Connecting rod merupakan komponen yang penting pada sebuah kendaraan. Pembuatan connecting rod dilakukan dengan pengecoran. Dalam proses pengecoran terdapat banyak fenomena tidak dapat dikontrol secara langsung seperti distribusi temperatur, tegangan termal. Oleh karena itu digunakan ANSYS Mechanical Workbench untuk memprediksi fenomena dalam proses pengecoran. Menggunakan cetakan pasir silika untuk cetakan pasir dan besi cor kelabu sebagai permanent mold. Material yang digunakan untuk coran adalah alumunium alloy 7075 . pada simulasi ini menganalisa distribusi temperatur pada saat pendinginan dan tegangan termal, setelah simulasi didapatkan hasil bahwa kecepatan pendingiann cetakan besi cor kelabu untuk mencapai temperatur minimum 30oC lebih tinggi daripada cetakan pasir yaitu sebesar 36,64 detik untuk model 1 dan 34,64 detik untuk model 2 dibanding cetakan pasir sebesar 44,766 detik untuk model 1 dan 45,334 detik untuk model 2 detik dan tegangan termal pada material besi cor kelabu lebih besar daripada cetakan pasir yaitu tegangan termal tertinggi maksimum pada model 1 cetakan besi cor kelabu sebesar 1,5541e+015 pa dan teredah pada model 2 cetakan pasir sebesar 6,0414e+014 p

    Pra-Desain Pabrik Pembuatan Ethylene dari Sales Gas dengan Teknologi Oxidative Coupling Methane

    Get PDF
    Ethylene salah satu produk intermediate dari gas alam, merupakan salah satu senyawa penting dalam mata rantai industri petrokimia. Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kementrian Perindustrian Indonesia, permintaan ethylene di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 2000 KTPA. Ethylene dapat diproduksi dari Metana yang merupakan komponen utama penyusun gas alam. Untuk memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, saat ini pemerintah mendukung penuh berbagai pengembangan industri, salah satunya industri kimia dasar berbasis minyak dan gas. Pengembangan industri kimia dasar berbasis migas ini akan meningkatkan nilai jual migas secara keseluruhan. Karena selama ini migas di Indonesia hanya digunakan untuk pembangkit tenaga listrik dan ekspor dengan nilai jual yang kecil. Ethylene umumnya diproduksi menggunakan Teknologi Thermal Cracking dengan bahan baku yang mahal. Di Indonesia, produksi gas alam masih memiliki potensi yang besar untuk diolah. Pada penelitian ini dilakukan perancangan pabrik mengolah komponen utama gas alam sebagai bahan baku alternatif untuk memproduksi ethylene menggunakan Oxidative Coupling of Methane (OCM). Untuk mencapai 600 produksi ethylene KTA, pabrik ini direncanakan berlokasi di Blok Masela, mendekati pusat sumber daya alamnya yang akan dieksploitasi dan dikembangkan. Proses utamanya adalah mereaksikan metana dengan oksigen di dalam OCM Reactor. Dari hasil analisis ekonomi didapatkan IRR sebesar 19,47%, POT selama 5,8 Tahun, BEP sebesar 31,194 %. Maka dapat disimpulkan dari segi teknis dan ekonomis pabrik ini layak untuk didirikan

    Peningkatan Fasilitas Bank Sampah sebagai Upaya Pengurangan Timbunan Sampah Perkotaan di TPS Surabaya

    Get PDF
    Kota Surabaya merupakan kota dengan pengelolaan sampah perkotaan terbaik di Indonesia. Meskipun begitu, jumlah sampah Surabaya terus meningkat setiap tahunnya dan lebih dari 50% dari total sampah yang dihasilkan berakhir di Tempat Pembuangan Sampah Surabaya (TPS). Pengembangan kebijakan pengelolaan sampah diperlukan dalam rangka mengurangi jumlah produksi sampah, penumpukan sampah di TPS dan intensitas pengangkutan sampah ke fasilitas pengolahan akhir sampah. Selain itu, kebijakan pengelolaan sampah diharapkan dapat meningkatkan jumlah pendapatan dari pengelolaan sampah, mengurangi kebutuhan biaya, dan meningkatkan penyerapan pekerja pengelolaan sampah sehingga berkelanjutan di masa depan. Pada penelitian ini, dilakukan pemodelan dengan Metodologi Sistem Dinamik untuk memodelkan proses pembentukan sampah Surabaya, fasilitas TPS, dan merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang dapat meningkatkan jumlah sampah terolah dan mengurangi jumlah produksi sampah, serta dapat berkelanjutan di masa depan. Perumusan kebijakan dilakukan dengan memperhatikan detail keterkaitan antar variabel sistem pengelolaan sampah. Terdapat tiga skenario yang diusulkan yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skenario pengembangan fasilitas bank sampah sebesar 1.200 ton memberikan dampak paling signifikan dibandingkan dengan kondisi eksisting, yang ditinjau dalam hal jumlah timbunan sampah, jumlah sampah menjadi bahan baku dan sumber energi, dan peningkatan penyerapan pekerja

    Studi Pengaruh Penambahan Chitosan terhadap Sifat Fisik dan Mekanik pada Silicone Rubber/Chitosan sebagai Injectable Biomaterial

    No full text
    Penyakit tulang belakang atau biasa disebut nyeri punggung bawah dapat terjadi pada orang dewasa yang lebih tua yang dapat mengubah anatomi nukleus pulposus (NP) dan menyebabkan degenerasi diskus intervertebralis. Baru-baru ini solusi alternatif telah dikembangkan injectable biomaterial pada operasi pasca-mikrodisektomi sebagai material pengganti NP. Penelitian ini membahas terkait studi pengaruh penambahan chitosan pada silicone rubber terhadap sifat fisik dan mekanik sebagai kandidat injectable material untuk pengganti NP. Penambahan chitosan yang digunakan sebesar sebesar 10,20,30,40, dan 50% volum dari total silicone rubber/chitosan. Sampel kemudian dilakukan pengujian FTIR, XRD, curing time, injectable performance, water content dan kekuatan tarik. Penambahan 10%chitosan memiliki nilai curing time paling cepat selama 63.30 ± 1.50 menit Sedangkan untuk water content, kandungan air terbanyak pada penambahan 50%chitosan dengan 16.71±1.41%. Seluruh sampel menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengisi rongga-rongga cetakan saat diinjeksikan serta mampu mempertahankan bentuknya ketika berada didalam lingkungan ph7. Dalam hal pengaruhnya terhadap sifat mekanik, penambahan chitosan relatif menurunkan nilai kuat tarik

    Pra Desain Pabrik Margarin dari Biji Jagung dengan Proses Hidrogenasi

    Get PDF
    Dalam penelitian ini telah dilakukan suatu perancangan pabrik margarin berbahan baku biji jagung dengan proses hidrogenasi berkapasitas 10.404 ton/tahun, waktu operasi 24 jam selama 340 hari/tahun. Tujuan perancangan pabrik margarin ini ialah untuk memenuhi kebutuhan margarin dalam negeri sebanyak 20%. Pabrik margarin ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2022 dan berlokasi di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pemilihan lokasi ini didasarkan atas ketersediaan bahan baku, kedekatan dengan pasar, serta keberadaan sarana penunjang baik untuk distribusi maupun untuk utilitas pabrik. Pembuatan margarin ini menggunakan proses hidrogenasi dan secara garis besar terdapat 3 tahapan utama meliputi tahap pressing, tahap pemurnian minyak, dan tahap pembuatan margarin. Dari analisa ekonomi didapatkan total biaya produksi sebesar Rp.181.445.128.144 dan total penjualan produk sebesar Rp. 367.000.425.005 dengan IRR 27,17 %, POT selama 5 tahun 6 bulan, dan BEP sebesar 28,9 % kapasitas

    Perwujudan Faktor Ruang yang Dapat Bertahan (Defensible Space) Terhadap Kriminalitas di Kecamatan Kamal

    Get PDF
    Permukiman tradisional di Kecamatan Kamal teridentifikasi memiliki elemen pembentuk defensible space namun saat ini elemen-elemen tersebut telah mengalami perubahan. Meski Kecamatan Kamal cenderung mengalami penurunan angka kriminalitas, namun tingkat kriminalitas di Kecamatan Kamal termasuk tertinggi kedua dibandingkan kecamatan lain di Kabupaten Bangkalan. Untuk itu penelitian ini bertujuan mengetahui perwujudan faktor ruang yang dapat bertahan terhadap kriminalitas di Kecamatan Kamal saat ini. Peneliti berfokus pada empat faktor dari konsep defensible space yakni territoriality, natural surveillance, image, dan milieu. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif-kuantitatif (mix method) dengan pendekatan rasionalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner, wawancara, dan observasi. Temuan menunjukkan bahwa keempat faktor defensible space berpengaruh pada tingkat kriminalitas di Kecamatan Kamal. Faktor territoriality (berfungsinya public space, aktifnya paguyuban warga, dan tingginya kesadaran ruang), faktor natural surveillance (pencahayaan yang baik, keterbukaan visual yang tidak terhadalang tanaman, dan pengawasan penduduk secara alami), faktor image (kesan terawat), faktor milieu (heterogenitas dan aksesibiitas) berpengaruh dalam mengurangi tingkat kriminalitas di lokasi studi

    Sistem Kontrol dan Monitor Kadar Salinitas Air Tambak Berbasis IoT LoRa

    Get PDF
    Pada saat ini sering terjadi kematian ikan yang disebabkan oleh kadar salinitas yang tinggi pada pembudidayaan ikan di tambak. Salinitas merupakan sebuah tingkat kadar garam yang terlarut pada air. Kadar salinitas yang tidak normal dapat membuat pertumbuhan ikan melambat. Oleh karena itu, para pembudidaya ikan perlu melakukan sebuah pengamatan di tambak agar kualitas air sesuai dengan kebutuhan ikan yang dibudidayakan. Pemantauan ini harus dilakukan setiap hari sehingga akan menyulitkan bagi pembudidaya ikan, terlebih jika jarak tambak dari perumahan yang cukup jauh. Oleh karena itu maka diperlukan suatu alat yang bisa memantau maupun mengontrol kadar salinitas dari jarak yang jauh tanpa perlu datang ke lokasi tambak. Sistem yang digunakan untuk penelitian ini berbasis IoT dimana semua pemantauan secara real time akan membutuhkan internet. IoT yang digunakan pada penelitian ini adalah IoT LoRa dan nodeMCU esp8266. Pemantauan dan pengontrolannya dilakukan dengan membaca sensor salinitas air tambak dengan menggunakan Sensor Total Dissolved Solid (TDS). Data pembacaan sensor TDS diolah oleh sebuah microcontroller Arduino Uno. LoRa Transmitter akan mengirimkan datanya ke LoRa Receiver. Setelah data diterima di receiver data dikirimkan melalui Node MCUesp8266 ke aplikasi Blynk yang ada di perangkat smartphone. Sedangkan sistem kontrolnya menggunakan kontrol Proportional Integral Derivative (PID) untuk mengatur relay. Relay ini mengatur lama bukaan valve untuk membuka atau menutup, menambah maupun mengurangi kadar salinitas pada air. Pengujian sensor salinitas dilakukan di berbagai kadar salinitas air mulai dari 0 ppt sampai 40 ppt. Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa sensor TDS ini mampu membacanya dengan baik. Sedangkan LoRa mampu mengirimkan datanya dengan baik pada jarak kurang lebih 600 meter. Pada pengujian keseluruhan sistem di tambak didapatkan nilai standar deviasi eror ketika kondisi mulai stabil sebesar 0,24 pp

    Studi Eksperimen Peningkatan Kinerja Turbin Angin Savonius dengan Penempatan Silinder Sirkular Berukuran d/D = 0,2 di Depan Sudu Returning pada Jarak S/D = 1,1

    Get PDF
    Kebutuhan energi di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk tiap tahunnya. Energi primer Indonesia didominasi oleh energi fosil yang jumlahnya terbatas. Menyebabkan kita harus mencari alternatif energi terbarukan agar dimanfaatkan sebagai pengganti energi fosil yaitu energi angin. Kecepatan angin yang tidak terlalu besar sangat cocok dipilih turbin angin jenis Savonius. Turbin Savonius dapat ditingkatkan performansinya dengan menambahkan disturbance body didepan returning blade turbin sehingga mempengaruhi efisiensi dari turbin tersebut. Dalam penelitian ini digunakan silinder sirkular sebagai disturbance body. Studi eksperimen ini menggunakan turbin angin Savonius yang memiliki dua sudu dengan diameter sudu turbin (D) sebesar 165,2 mm, tinggi (H) sebesar 294,4 mm. Penelitian dilakukan menggunakan rasio diameter silinder terhadap diameter turbin d/D sebesar 0,2 dengan jarak yang konstan S/D=1,1 dan variasi kecepatan aliran udara U=4-10 (m/s). Hasil yang diperoleh, peningkatan kinerja tertinggi dengan pemasangan silinder sirkular didepan returning blade d/D = 0,2 pada jarak S/D = 1,1 didapat pada kecepatan angin 4 m/s dengan nilai CoP dan CM, yang masing-masing meningkat sebesar 44,5% dan 22,3%. Selain itu, ditemukan adanya pemasangan silinder sirkular didepan returning blade turbin memiliki self strarting capability, meskipun hanya pada kecepatan angin 5 m/s

    Analisa SCF (Stress Concentration Factor) Menggunakan Pendekatan Numerik Pada Pelat dengan Fillet Asimetris Akibat Beban Tarik

    Get PDF
    Tegangan akan terkonsentrasi pada daerah-daerah yang megalami perubahan bentuk yang sangat drastis atau diskontinuitas. Terdapat beberapa macam diskontinuitas pada material seperti fillet, notch, hole, dan lain lain. Dalam penelitian ini model pelat asimetris yang digunakan memiliki diskontinuitas yaitu fillet. Bentuk pelat fillet sering dijumpai pada bagian-bagian kapal seperti bracket, Web Frame, Cantilever, dan lain lain. Pada penelitian ini perhitungan nilai SCF menggunakan pendeketan numerik yang dilakukan menggunakan software berbasis elemen hingga. Ukuran model pelat SS400 yang akan dianalisa yaitu 300mm x 60mm x 5mm. Jumlah model pada penelitian ini berjumlah 9 buah untuk 3 variasi H/h yaitu H/h=2, H/h=2.5, dan H/h=3. Masing – masing rasio H/h memiliki 3 variasi r/h yaitu sebesar r/h=0.4, r/h=0.6, dan r/h=0.8. Besar beban yang digunakan pada penelitian ini adalah 2700 N atau 2,7 KN untuk setiap model berdasarkan dari yield stress material. Tahapan konvergensi didapatkan pada ukuran mesh 0,75mm untuk setiap model. Nilai Faktor Konsentrasi tegangan pada pendekatan numerik untuk rasio H/h=2 adalah 1.427 pada radius 12 mm, 1.314 pada radius 18mm, dan 1.253 pada radius 24 mm. Nilai Faktor Konsentrasi tegangan pada pendekatan numerik untuk rasio H/h=2.5 adalah 1.436 pada radius 9.6mm, 1.325 pada radius 14.4mm, dan 1.253 pada radius 24 mm. Nilai Faktor Konsentrasi Tegangan pada pendekatan numerik untuk rasio H/h=3 adalah 1.434 pada radius 8 mm, 1.38 pada radius 12 mm, dan 1.27 pada radius 26 mm. Distribusi tegangan terbesar terdapat pada model rasio H/h=3 dengan radius 8 mm. pada rasio H/h yang sama, semakin besar rasio r/h maka nilai Faktor Konsentrasi Tegangannya semakin kecil. Pada rasio r/h yang sama, semakin besar rasio H/h maka nilai Faktor Konsentrasi Tegangannya semakin besar

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇