Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Arahan Pengembangan Wisata Budaya Situs Candi Tawangalun di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menyusun arahan pengembangan wisata budaya situs Candi Tawangalun di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Dalam mencapai tujuan tersebut dilakukan melalui 3 sasaran. Pertama, Menentukan faktor - faktor yang berpengaruh dalam pengembangan wisata budaya situs Candi Tawangalun di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo menggunakan Analisis Delphi. Kedua, Mengidentifikasi karakteristik kondisi eksisting berdasarkan faktor yang berpengaruh pada wisata budaya situs Candi Tawangalun menggunakan Analisis Deskriptif, Ketiga, Menyusun arahan pengembangan wisata budaya situs Candi Tawangalun di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo menggunakan Analisis Triangulasi. Hasil dari penelitian ini, pada sasaran 1 didapatkan 17 Faktor yang berpengaruh dalam pengembangan wisata budaya situs Candi Tawangalun diantaranya adalah Keunikan yang dimiliki, karya seni patung, education tourism, nilai sejarah bangunan, produk budaya yang berwujud, produk budaya yang tidak berwujud, gapura, akomodasi, tempat makan, tempat parkir, jaringan air, jaringan listrik, jaringan jalan, moda transportasi umum, peran pemerintah, organisasi pengelola, promosi. Kemudian pada sasaran ke 2 didapatkan hasil berupa potensi dan masalah karakteristik faktor yang memiliki pengaruh terhadap pengembangan situs Candi Tawangalun. Sedangakan pada sasaran 3 didapatkan 23 Arahan pengembangan kemudian digolongkan kembali menjadi 10 arahan yang potensial untuk dikembangkan pada pengembangan situs Candi Tawangalun diantaranya adalah Arahan dari keunikan yang dimilki, Arahan dari Karya Seni Patung, Arahan dari Education Tourism, Arahan dari Nilai sejarah bangunan, Arahan dari produk budaya yang berwujud, arahan dari produk budaya yang tidak berwujud dan arahan dari gapura

    Arahan Pengembangan Infrastruktur Hijau sebagai Pendukung Pasokan Air di Surabaya

    Get PDF
    Surabaya merupakan salah satu kota yang pertumbuhan populasinya berkembang pesat. Semakin bertambahnya populasi, akan terjadi peningkatan konsumsi air yang dapat menyebabkan kelangkaan air apabila tidak dikelola dengan baik. Pada tahun 2017, rata-rata konsumsi air telah melebihi rata-rata nasional dan diprediksi akan terus meningkat. Selama pandemi Covid-19, masyarakat menggunakan air untuk kebutuhan domestik lebih banyak daripada saat kondisi normal. Berdasarkan praktik yang pernah dilakukan, implementasi infrastruktur hijau dapat menyediakan air tambahan untuk kebutuhan air kota. Tujuan dari penelitian ini adalah merumuskan pengembangan infrastruktur hijau dalam mendukung suplai air di Kota Surabaya. Pertama, penelitian ini menggunakan proyeksi pertumbuhan penduduk dan proyeksi kebutuhan air bersih untuk mengetahui kebutuhan air untuk kegiatan domestik hingga tahun 2050. Selanjutnya, dilakukan analisis isi untuk mengetahui ketersediaan dan kondisi infrastruktur hijau di Surabaya. Tahap terakhir menggunakan analisis triangulasi untuk merumuskan arahan pengembangan infrastruktur hijau sebagai pendukung pasokan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surabaya akan mengalami defisit air di tahun 2035. Boezem serta jalur hijau dan taman merupakan jenis infrastruktur hijau yang dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pasokan air bersih di Surabaya. Arahan pengembangan infrastruktur hijau meliputi penyediaan instalasi pengolahan dan jaringan air di Kecamatan Semampir, Kenjeran, Bulak, Pakal, dan Benowo, yang tersebar dalam 15 kelurahan untuk menyuplai air kebutuhan domestik. Dengan memanfaatkan boezem yang ada di sekitarnya, akan menambah pasokan air sebesar ±10.805m³ di Surabaya utara dan ±297.272m³ di Surabaya barat

    Studi Eksperimen Peningkatan Kinerja Turbin Angin Savonius dengan Penempatan Silinder Sirkular di Depan Returning Blade Turbin Pada Jarak S/D = 2,4

    Get PDF
    Turbin Savonius adalah salah satu turbin yang dapat memanfaatkan potensi energi angin di Indonesia dengan mengubah gaya dari hembusan angin menjadi energi listrik. Karena efisinesinya rendah maka diperlukan penelitian untuk meningkatkan kinerja Turbin Savonius. Studi eksperimen Turbin Savonius dengan pemasangan silinder penghalang di depan returning blade dilakukan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan performa turbin. Studi eksperimen ini menggunakan instalasi Turbin Savonius yang memiliki 2 sudu dengan panjang karakteristik efektif sapuan angin (L) sebesar 309 mm. Pengganggu yang digunakan berbentuk silinder dengan rasio diameter pengganggu terhadap diameter sudu turbin d/D = 0,5 Angin berasal dari axial fan yang kecepatan putarnya diatur oleh voltage regulator; serta dibantu oleh honeycomb di depannya untuk menciptakan aliran uniform. Variasi pada rasio jarak dari titik pusat pengganggu sampai titik pusat turbin terhadap diameter sudu turbin S/D = 2,4, dan variasi kecepatan angin sebesar 3,8 ; 4,4 ; 5; 6; 7; 8; dan 9 m/s. Untuk mengukur kecepatan angin menggunakan anemometer, untuk mengukur putaran turbin menggunakan tachometer, dan untuk mengukur torsi statis menggunakan torquemeter. Digunakan instalasi brake dynamometer untuk mengukur torsi dinamis turbin dengan menggunakan beban pemberat. Hasilnya didapatkan bahwa pemberian silinder pengganggu dengan jarak S/D = 2,4 pada turbin mampu menghasilkan peningkatkan performa tubrin Savonius pada seluruh variasi kecepatan angin. CoP tertinggi yang dihasilkan pada kecepatan angin 6 m/s, dengan kenaikan CoP sebesar 11,65% dari 0,0724 menjadi 0,0808 pada TSR 0,78; dan CM yang dihasilkan naik sebesar 21,7 % dari 0,1381 menjadi 0,168 pada TSR 0. Selain itu pemberian silinder pengganggu juga meningkatkan nilai Static Torque Coefficient (Cts) turbin pada seluruh variasi kecepatan meskipun masih terdapat beberapa nilai Cts yang negatif pada sudut turbin tertentu

    Kajian Fragmentasi Low Density Polyethylene akibat Radiasi Sinar Ultraviolet dan Kecepatan Aliran Air

    Get PDF
    Pencemaran plastik di badan air telah menjadi fokus permasalahan lingkungan global. Plastik yang berukuran lebih besar dapat terdegradasi menjadi mikroplastik (MP). Keberadaan MP di perairan dapat mengganggu kehidupan ekosistem dan kehidupan biota air. Salah satu plastik yang paling banyak ditemukan di perairan adalah LDPE. Plastik LDPE merupakan poliolefin yang paling rentan terhadap degradasi. Kerentanan LDPE tersebut mengakibatkan lebih cepatnya proses fragmentasi sehingga terbentuk MP dalam jumlah yang lebih banyak. Plastik di badan air dapat mengalami degradasi melalui fotodegradasi dan degradasi fisik-mekanik. Mekanisme fotodegradasi mampu menginisiasi terjadinya fragmentasi plastik. Fragmentasi plastik di perairan dapat didukung dengan adanya degradasi mekanik akibat kecepatan aliran air. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji mekanisme fragmentasi LDPE akibat radiasi sinar UV dan kecepatan aliran air. Artikel ini disusun dengan mengumpulkan berbagai sumber pustaka mengenai fragmentasi plastik akibat radiasi UV dan kecepatan aliran air. Sumber pustaka yang digunakan berupa text book, jurnal ilmiah, tugas akhir, tesis, dan disertasi. Fotodegradasi LDPE pada kondisi lingkungan yang berbeda dalam kurun waktu kurang lebih 90 hari dapat mengakibatkan terjadinya fragmentasi. Fragmentasi dapat diamati dari perubahan mekanik, fisik, dan kimia. Fotodegradasi dapat menurunkan nilai kekuatan tensil dan meningkatkan nilai modulus Young pada LDPE sehingga mengakibatkan munculnya retakan pada permukaan. Fotodegradasi lebih lanjut dapat merusak ikatan kimia dalam plastik. Perubahan tersebut menunjukkan adanya penurunan kualitas LDPE. Kombinasi radiasi UV dan kecepatan aliran air mengakibatkan fragmentasi yang lebih besar pada LDPE. Kecepatan aliran air pada kondisi turbulen menghasilkan jumlah fragmen yang lebih tinggi dibandingkan pada kondisi stagnan. Keberadaan pasir di dalam air juga mempercepat proses fragmentasi akibat adanya gesekan langsung dengan LDPE

    Perencanaan Shore Protection dan Tipikal Pondasi pada Area Perluasan di Proyek Pembangunan PLTMG 50 MW PT. Perusahaan Listrik Negara, Sorong

    Get PDF
    Salah satu pengembangan yang dilakukan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Sorong adalah perluasan lahan PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas) sebagai usaha peningkatan kapasitas listrik menjadi 50 MW. Perluasan lahan ini direncanakan seluas 4,6945 hm2 dan direncanakan untuk pembangunan sebuah tangki tegak berisi light fuel oil (LFO) sebagai Sumber energi pembangkit listrik. Disamping itu, terdapat beberapa kondisi yang dapat menghambat perencanaan perluasan lahan seperti lapisan tanah eksisting didominasi oleh lanau kelempungan, daya dukung tanah di area perluasan cenderung rendah hingga kedalaman kritis 16 meter (NSPT < 15), dan lokasi area pematangan lahan berada di pesisir pantai. Dengan adanya kondisi- kondisi tersebut maka pada tugas akhir ini dilakukan perencanaan shore protection dengan perbaikan tanah dan pondasi tipikal yang sesuai dengan beban tangki timbun. Metode perbaikan tanah yang direncanakan adalah metode preloading kombinasi PVD dengan pola segitiga dan segiempat; jarak antar PVD 0,8 m; dan panjang PVD hingga kedalaman lapisan comppressible. Berdasarkan hasil perhitungan peningkatan daya dukung tanah dan analisa stabilitas lereng shore protection dengan program bantu didapatkan SF > 1,5 sehingga aman terhadap gelincir atau longsor. Dilain hal, dari hasil perhitungan penurunan pondasi dangkal tangki timbun tidak direkomendasikan karena penurunan tangki sebesar 1,212 m melebihi batas izin maksimum tangki timbun oil and gas oleh API 653 yakni sebesar 2 inchi atau 50,8 mm. Oleh sebab itu maka diputuskan perencanaan pondasi dalam spunpile produk WIKA dengan kedalaman hingga 24 m tanpa perbaikan tanah di area pembangunan tangki timbun

    Penentuan Faktor Pengembangan Ekonomi Lokal Industri Mebel di Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan

    Get PDF
    Salah satu industri pengolahan yang paling dikenal di Kota Pasuruan adalah industri mebel yang berpusat di Kecamatan Gadingrejo. Namun, perkembangan industri tersebut masih mengalami karena laju pertumbuhan industri yang semakin menurun tiap tahunnya sehingga tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menentukan variabel penting yang berpengaruh pada pengembangan industri mebel dengan konsep Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan industri mebel di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dengan menggunakan analisis Delphi. Hasil dari penelitian ini didapatkan 13 faktor penting yang mempengaruhi pengembangan industri mebel di Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan yaitu kualitas tenaga kerja, pemberdayaan tenaga kerja, perolehan bahan baku, ketersediaan bahan baku, kerjasama antar stakeholder, peran pemerintah, peran masyarakat, peran swasta, pemanfaatan teknologi, prosedur pengolahan, strategi pemasaran, permintaan pasar, dan sumber modal

    Analisa Gaya, Porsi, Kontribusi Dan Efisiensi Sistem Rem Regeneratif pada EZZY ITS II

    Get PDF
    Driving cycle merupakan serangkaian data yang mewakili kecepatan kendaraan versus waktu sebagai bentuk representasi dari keadaan jalan tertentu yang sebenarnya. Kepentingan dari penggunaan Driving cycle dalam menganalisa kendaraan adalah mengurangi biaya tes jalan, waktu tes dan kelelahan pengemudi. Driving cycle yang digunakan pada penelitian sebelumnya mengenai bus Transjakarta kurang mempresentasikan keadaan jalan dalam kota yang sebenarnya karena banyaknya kecepatan konstan yang terjadi. Sehingga hasil analisanya kurang akurat apabila diaplikasikan secara langsung. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa lebih dalam mengenai sistem rem regeneratif pada mobil listrik. Jenis kendaraan yang diteliti adalah city car EZZY ITS II sebagai objek penelitian dan menganalisa sistem rem regeneratifnya dengan Driving cycle Prius dan WLTP. Pemakaian city car adalah karena jenis kendaraan ini banyak digunakan oleh masyarakat. Penambahan Driving cycle Prius adalah untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dengan kondisi jalan di Surabaya. Penelitian dimulai dengan analisa porsi dan gaya pengereman mekanis dan regeneratif kendaraan. Tujuannya adalah agar kendaraan tetap stabil saat pengereman. Penelitian dilanjutkan dengan analisa kontribusi dan efisiensi sistem rem regeneratif pada tiap Driving cycle. Analisa ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh sistem rem regeneratif pada mobil listrik dan membandingkan hasil analisanya berdasarkan Driving cycle yang digunakan. Hasil dari penelitian ini didapati sistem rem regeneratif pada kendaraan bekerja secara penuh pada rentang j/g 0-0,8 untuk gear pertama. Hasil penelitian ini cukup signifikan dikarenakan rem regeneratif dapat menggantikan peran rem mekanis roda depan kendaraan. Kontribusi sistem rem regeneratif yang didapatkan adalah 38,82% untuk Driving cycle Prius dan 30,36% untuk Driving cycle WLTP. Efisiensi sistem rem regeneratif yang didapatkan 67,94% untuk Driving cycle Prius dan 58,94% untuk Driving cycle WLTP. Kontribusi dan efisiensi yang didapatkan tersebut sudah lebih baik daripada penelitian sebelumnya

    Estimasi Parameter Aerodinamika Model Roket Menggunakan Computational Fluid Dynamics

    Get PDF
    Dalam dunia militer, roket adalah sebuah senjata yang dapat dikendalikan secara langsung atau otomatis untuk mengenai targetnya. Untuk memastikan roket tersebut mampu bergerak mengenai target yang telah ditentukan, roket harus mampu dikendalikan untuk selalu mendekati target yang diatur oleh aturan pengendalian dan pemanduan. Pengendalian dan pemanduan sebuah roket membutuhkan sebuah model matematika dari roket tersebut. Semakin akurat model roket dengan keadaan nyata, maka akan semakin akurat pula pengendalian yang akan dicapai. Agar model matematika roket akurat diperlukan parameter-parameter roket untuk membuat model matematika roket. Terdapat parameter terukur yang diperoleh dari hasil pengukuran dimensi fisik roket. Dan terdapat parameter tidak terukur yang diperoleh melalui estimasi. Salah satu parameter yang diperoleh melalui estimasi adalah parameter aerodinamika roket. Agar didapatkan model yang baik parameter terukur dan parameter tidak terukur perlu didapatkan sehingga parameter aerodinamika roket perlu untuk diestimasi. Pada penelitian ini dilakukan estimasi parameter aerodinamika roket. Estimasi dilakukan dengan metode CFD. Dengan parameter hasil estimasi model matematika lengkap roket dapat diperoleh

    Perencanaan Gerbang Tol Sigli - Banda Aceh

    Get PDF
    Jalan tol merupakan jalan yang bebas hambatan, dikarenakan pengguna jalan semakin hari semakin meningkat maka dari itu pembangunan jalan tol bisa menjadi salah satu solusi dari kemacetan yang terjadi di jalan eksisting. Metode yang digunakan dalam perencanaan gerbang tol Sigli – Banda Aceh adalah antrian berlajur-tunggal dengan disiplin antrian First In First Out. Hasil dari perencanaan gerbang tol Sigli – Banda Aceh pada tahun 2021 gerbang tol Padang Tiji untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Seulimeum untuk arah masuk dan keluar terdapat 2 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Jantho untuk arah masuk dan keluar terdapat 2 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Indrapuri untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Blang Bintang untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Kuta Baro untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Gerbang tol Baitussalam untuk arah masuk dan keluar terdapat 1 GTO, 1 GTO Khusus, dan 1 OBU. Pada tahun 2031 terdapat peningkatan jumlah gardu tol sesuai dengan pertumbuhan volume kendaran

    Analisis Kegagalan Excavator Arm pada Kondisi Operasi Hard Clay Soil

    Get PDF
    Arm merupakan bagian excavator yang berfungsi sebagai penghubung antara bucket dengan boom. Salah satu bagian arm yang sering mengalami kerusakan terdapat pada penghubung antara arm dengan boom akibat tegangan tekan dan bending selama operasi pengangkatan dan penggalian. Pada bagian tersebut memiliki luas penampang yang kecil dibandingkan dengan body arm, sehingga mengalami stress paling besar. Pada penelitian ini dilakukan analisis kinematik dan dinamik pada excavator arm sehingga hasil simulasi mendekati kondisi operasi. Dimana kondisi operasi ditinjau dari boom, arm dan berujung pada bucket dari excavator yang dimodelkan menggunakan software 3D Modelling, kemudian di assembly dengan 3D model Excavator. Setelah itu, hasil perhitungan pembebanan akan disimulasikan dengan metode elemen hingga untuk mengetahui equivalent stress dan factor of safety. Dalam penelitian ini, excavator akan dikondisikan dalam dua kondisi (kondisi maksimal excavator bekerja) yaitu kondisi pertama dan kondisi kedua dengan variasi sudut θ3 adalah 293,09o; 279,7o; 266,32o; dan 252,93o. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai equivalent stress yang terjadi pada kondisi dua lebih besar daripada nilai equivalent stress yang terjadi pada kondisi satu. Dimana letak equivalent stress maksimum terjadi pada bagian penghubung antara arm dengan boom. Dari setiap kondisi yang diuji, terdapat dua posisi yang dinyatakan aman untuk dilakukan pengoperasian excavator terhadap tanah hard clay yaitu pada sudut θ3 sebesar 293,09o dimana saat kondisi satu sudut θ2 sebesar 61,64o dan sudut θ4 sebesar 253,58o dan saat kondisi dua dimana sudut θ2 sebesar 356,28o dan sudut θ4 sebesar 10o

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇