Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Studi Pengaruh Variasi Pengelasan Bracket terhadap Fatigue Life Struktur Kapal Patroli Cepat 40M Akibat Beban Gelombang

    Get PDF
    Bracket merupakan salah satu struktur kapal yang berfungsi untuk menambah kekuatan sambungan antar konstruksi kapal. Pada struktur bracket terjadi stress raiser ketika terdapat penyimpangan dalam geometri yang menyebabkan gangguan pada aliran tegangan. Terdapat beban yang bekerja secara berulang-ulang pada struktur bracket yang disebabkan oleh beban gelombang yang mengenai badan kapal dan memengaruhi kekuatan dari struktur hingga membuat kegagalan pada. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan dan perbandingan umur kelelahan sambungan bracket pada Kapal Patroli Cepat 40M yang saling menumpu dan yang tidak saling menumpu dengan menggunakan metode fracture mechanics akibat beban gelombang. Beban gelombang yang ditinjau yaitu pada vertical bending moment dan vertical shear force. Pemodelan struktur dilakukan dengan pemodelan elemen hingga pada model global dan model lokal. Hasil dari analisis model global yaitu didapatkan tegangan terbesar pada sambungan bracket B5 sebesar 0,36 MPa. Setelah itu dilakukan analisis model lokal dengan tegangan yang berasal dari model global tersebut untuk mendapatkan nilai stress intensity factor (SIF), laju perambatan retak, jumlah siklus dan umur kelelahan braccket. Hasil dari analisis tersebut didapatkan nilai SIF retak awal pada bracket yang menumpu dan tidak menumpu masing-masing adalah 0,16 MPa√m dan 0,10 MPa√m. Jumlah siklus yang bekerja pada masing-masing bracket menumpu dan tidak menumpu hingga mencapai kegagalan yaitu 1,48x107 siklus dan 1,84x107 siklus. Umur lelah pada bracket yang saling menumpu adalah 3,78 tahun dan umur kelelahan pada bracket yang tidak saling menumpu adalah 4,71 tahun. Sehingga umur kelelahan pada sambungan bracket saling menumpu lebih cepat dibandingkan dengan bracket yang dipasang tidak saling menumpu

    Pra Desain Pabrik Dimetil Eter (DME) dari Gas Alam Menggunakan Metode Indirect Process

    Get PDF
    Tingginya kebutuhan energi dan pentingnya pengembangan bahan bakar alternatif menjadi latar belakang utama pendirian industri DME ini. Didukung dengan ketersediaan bahan baku gas alam di Indonesia yang cukup untuk memproduksi DME sebagai bahan bakar alternatif. Dengan kondisi demikian maka industri DME di Indonesia memiliki prospek positif kedepannya. Bahan baku utama dalam proses pembuatan DME yaitu gas alam yang memiliki komposisi sebesar 80,27% hidrokarbon, 19,39% CO2, dan sisanya N2. Adapun bahan baku tambahan berupa steam, oksigen, dan recycle CO2 yang merupakan byproduct dari tiap proses. Kapasitas produksi DME direncanakan sebesar 210.000 ton/tahun. Perencanaan ini berdasarkan rencana pemerintah, jumlah produksi, konsumsi, ekspor, dan impor LPG yang diproyeksikan pada tahun 2024. Dalam pemenuhan kapasitas tahunan, pabrik akan beroperasi kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari. Untuk memproduksi DME tersebut diperlukan bahan baku gas alam sebesar 746.111 ton/tahun. Proses pembuatan DME menggunakan indirect process dapat diuraikan menjadi beberapa tahapan proses, yaitu proses primary reforming, secondary reforming, methanol synthesis, methanol purification, DME synthesis, dan DME purification. Dari perhitungan analisa ekonomi, dengan harga jual DME sebesar $550 per ton. Adapun diperoleh Internal Rate Return (IRR) sebesar 17,10%. Dengan IRR tersebut mengindikasikan bahwa pabrik layak untuk didirikan dengan suku bunga 9,75% dan waktu pengembalian modal (pay out period) selama 5,9 tahun. Perhitungan analisa ekonomi didasarkan pada discounted cash flow. Modal untuk pendirian pabrik menggunakan rasio 30% modal sendiri dan 70% modal pinjaman. Modal total yang dibutuhkan untuk mendirikan pabrik adalah sebesar Rp1.734.605.045.072. Sedangkan Break Event Point (BEP) yang diperoleh adalah sebesar 42,39%

    Evaluasi Kinerja Pemasok Menggunakan Fuzzy C-Means Clustering dan AHP di CV Delta Raya

    Get PDF
    CV Delta Raya merupakan perusahaan yang memproduksi furnitur. Perusahaan ini memiliki berbagai kategori pemasok untuk memasok berbagai bahan baku. Selama ini, evaluasi kinerja pemasok dilakukan secara manual tanpa perhitungan yang akurat, sehingga kinerja pemasok tidak dapat dinilai dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan agar dapat melakukan evaluasi para pemasok dengan baik. Pertama, analisis segmentasi pemasok dilakukan untuk mengelompokkan semua pemasok berdasarkan karakteristik yang dimiliki oleh masing-masing pemasok. Untuk ini, analisis segmentasi pema-sok dilakukan menggunakan metode clustering fuzzy c-means berdasarkan hasil pemodelan recency, frequency, dan monetary (RFM) yang menggambarkan perilaku pemasok. Kedua, metode analytical hierarchy process (AHP) digunakan unutk mempe-ringkat semua pemasok yang dihasilkan oleh analisis segmen-tasi. Ketiga, data envelopment analysis (DEA) kemudian digu-nakan terhadap data hasil pemeringkatan pemasok untuk mem-peroleh skor efisiensi sebagai ukuran kinerja dari pemasok dari berbagai kategori berdasarkan hasil pemodelan RFM. Hasil analisis segmentasi menggunakan gabungan pemodelan RFM, clustering fuzzy c-means, dan metode AHP menghasilkan tiga klaster pemasok. Hasil analisis segmentasi ditampilkan dalam bentuk visualisasi guna memudahkan perusahaan dalam melakukan analisis setiap klaster yang dihasilkan. Dari ketiga klaster yang dihasilkan, terdapat satu klaster terbaik yang berisikan 46 pemasok dan mempunyai rata-rata skor RFM tertinggi sebesar 0,6635. Analisis DEA terhadap klaster terbaik ini menghasilkan 12 pemasok dengan skor efisiensi tertinggi dan dapat dikategorikan sebagai pemasok potensial untuk jangka panjang

    Desain dan Evaluasi Antarmuka Pengguna Responsif myITS Connect Modul Komunitas Menggunakan Metodologi User-Centered Design

    Get PDF
    Networking semasa studi menjadi kebutuhan utama mahasiswa dalam menopang karirnya di masa depan. Kekuatan jaringan yang luas tentunya dapat memudahkan langkah mahasiswa dalam pengembangan kemampuannya di bidang masing-masing. Saat ini, ITS telah mengakomodir pengembangan karir mahasiswa melalui lembaga PPK-SAC yang menaungi kegiatan perencanaan karir bagi mahasiswa ITS. Akan tetapi, celah antar sesama mahasiswa masih didapatkan. Celah ini dapat menjembatani minat yang saling berkaitan untuk pengembangan karir para mahasiswa. Maka dengan itu, modul Komunitas myITS Connect dibuat dengan harapan dapat menjadi wadah dalam pengembangan minat mahasiswa. Modul yang mengandung fitur media sosial ini dirancang untuk saling menghubungkan mahasiswa dalam menjejakkan portofolio karirnya. Dengan latar belakang calon pengguna yang merupakan mahasiswa dari berbagai bidang studi yang ada di ITS, pendekatan yang terbaik diperlukan untuk memudahkan penggunaan aplikasi ini. Metode User-centered Design dimana setiap fase pengembangan yang dilakukan berpusat kepada pengguna menekankan kebutuhan dan kondisi pengguna. Pengembangan antarmuka pengguna myITS Connect modul Komunitas dilakukan dengan membuat sketsa untuk diimplementasikan sebagai halaman front-end aplikasi pada akhirnya

    Rancang Bangun Modul Komunitas di Aplikasi MyITS Connect Berdasarkan Onion Architecture dengan Paradigma Domain Driven Design

    Get PDF
    Hampir satu dari dua orang di dunia atau 3.8 miliar orang adalah pengguna media sosial, dimana sebanyak 84% didominasi oleh rentang usia 18-29 tahun yang merupakan mahasiswa. Hal tersebut akan memudahkan rencana dari implementasi Modul Komunitas dari myITS. Lembaga PPK-SAC (Pusat Pengembangan Karir) yang menaungi kegiatan konseling, pemetaan, hingga perencanaan karir bagi mahasiswa ITS belum memiliki wadah yang dapat menghubungkan antara mahasiswa, alumni dan stakeholder ITS sebagai sarana pengembangan karir mahasiswa sesuai passion yang dimiliki. Dengan Modul Komunitas myITS Connect pengguna dapat saling berinteraksi atau berdiskusi dengan pengguna lain. Dengan demikian tercipta suatu ekosistem antara mahasiswa, alumni dan stakeholder ITS. Berdasarkan paradigma domain driven design, Modul Komunitas myITS Connect akan dibagi menjadi beberapa modul diantaranya Modul Komunitas, Modul Profil, Modul Post dan Modul Notifikasi. Masing-masing modul akan memiliki interaksi dan dibangun dengan menggunakan onion architecture di atas framework laravel yang dimodifikasi. Paradigma dan arsitektur tersebut dipilih karena keduanya mendukung maintainability yang tinggi. Untuk memastikan aplikasi dapat berjalan dengan baik maka dilakukan ujicoba untuk setiap kasus penggunaan

    Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan dalam Kulkas untuk Proses Dry Aging pada Daging Sapi Menggunakan Logika Fuzzy

    Get PDF
    Dry aging adalah proses menyimpan potongan daging sapi dalam waktu lama untuk mengkonsentrasikan rasa daging. Hal ini terjadi karena adanya proses proteolysis dalam daging sapi, dimana enzim natural dalam daging akan memecah jaringan pengikat dalam daging sehingga daging menjadi lebih lembut dan memiliki cita rasa yang khas. Dry aged steak hampir tidak pernah ditemukan di Indonesia, sebagian besar rakyat Indonesia bahkan tidak mengenal istilah tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alat yang dapat dipakai dalam setting perumahan, yang dapat mengontrol suhu dan kelembapan dalam kulkas agar kulkas tersebut menjadi ruangan ideal untuk proses dry aging. Sistem kontrol berbasis logika fuzzy ini akan diimplementasikan menggunakan mikrokontroller ATmega328P. Penggunaan logika fuzzy pada mikrokontroller ATmega328P memiliki nilai konstanta korelasi sebesar 99.9% dengan simulasi menggunakan MATLAB. Alat ini mengontrol suhu dan kelembapan di sekitar daging untuk mendapatkan daging dry aged dalam waktu 8 hari. Alat yang dirancang berhasil mengontrol suhu dalam kulkas dengan steady state error suhu dan kelembapan sebesar ±0,1°C dan ±3%. Nilai pH daging yang dihasilkan tidak berubah drastis, yang membuktikan tidak terjadi kebusukan pada daging. Daging ini memiliki rasa sapi yang lebih pekat dan cita rasa dan bau yang unik, dengan kelembutan yang jauh lebih baik

    Studi Eksperimen Efek Penempatan Dinding di Samping Sudu Advancing terhadap Kinerja Turbin Angin Savonius pada Jarak G/D=1,1

    Get PDF
    Pola konsumsi energi dunia maupun Indonesia saat ini masih didominasi oleh energi fosil. Hal tersebut kontradiktif dengan berkurangnya produksi energi fosil terutama minyak bumi. Maka dengan memasang turbin angin Savonius pada gedung di perkotaan diharapkan mampu memanfaatkan aliran angin yang bebas hambatan dan meningkatkan peran energi baru terbarukan. Penelitian ini dilakukan dengan meletakkan kayu multiplek yang berfungsi sebagai pemodelan dinding bangunan di samping advancing blade turbin angin Savonius. Dinding tersebut diletakkan pada perbandingan jarak antara dinding dengan poros turbin angin Savonius terhadap diameter sudu turbin angin Savonius (G/D) sebesar 1,1 dan pada variasi kecepatan 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 m/s. Hasil yang didapatkan berupa adanya penempatan dinding di samping advancing blade pada G/D=1,1 saat kecepatan angin 4 m/s atau dalam bilangan Reynolds sebesar 77000 yang merupakan kecepatan optimum pada penelitian ini, dengan dengan nilai coefficient power (CoP) yaitu sebesar 0,0843 pada λ = 0,708 dan mengalami kenaikan sebesar 86,91% serta nilai coefficient of moment (CM) yaitu sebesar 0,2485 pada λ = 0 dengan kenaikan sebesar 132,24%, Nilai coefficient of static torque minimum mengalami kenaikan pada seluruh variasi kecepatan. Sehingga meningkatkan kemampuan self starting. Namun, masih terdapat torsi yang bernilai negatif sehingga membuat turbin angin Savonius belum mampu melakukan self starting pada semua posisi angular sudu

    Studi Eksperimental Kinerja Turbin Angin Savonius yang Terintegrasi dengan Gedung dengan Posisi Sudu Advancing Dekat Dinding pada Jarak G/D = 1,58

    Get PDF
    Konsumsi energi di Indonesia semakin meningkat sedangkan ketersediaan sumber energi yang tidak terbarukan semakin menipis. Indonesia memiliki potensi yang cukup besar terutama sumber energi angin untuk digunakan sebagai sumber pembangkit listrik. Turbin angin Savonius yang diletakkan di dekat bangunan mampu menjadi media untuk menghasilkan tenaga listrik. Turbin angin Savonius berputar karena adanya selisih torsi pada advancing blade dan returning blade sehingga menghasilkan energi mekanik yang berubah menjadi energi listirk. Penelitian ini menggunakan turbin angin Savonius yang memiliki 2 sudu dengan diameter sudu turbin (D) sebesar 165,2 mm, diameter end plate (D0) 320 mm, dan diameter poros turbin (b) sebesar 19 mm. Model dinding untuk mensimulasikan dinding dari gedung yang terbuat dari kayu multiplies dengan panjang 1550 mm, lebar 450 mm, dan tinggi 705 mm diletakkan di dekat advancing blade. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan G/D = 1,58; H/L = 1; S/D = 4,91; T/D = 1,16; K/D = 1,31 dengan menggunakan variasi kecepatan angin 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 m/s. Hasil yang didapatkan dari eksperimen dengan memasang model dinding bangunan didekat advancing blade turbin angin Savonius dengan G/D = 1,58 adalah kecepatan optimum pada kecepatan angin 4 m/s dengan nilai Coefficient of Power sebesar 0,0596 pada λ = 0,698 dan Coefficient of Moment sebesar 0,1285 pada λ = 0. Pemberian model dinding juga meningkatkan kemampuan self starting turbin angin Savonius pada kecepatan 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 m/s dimana Coefficient of Static Torque yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan turbin tanpa dinding

    Pra Desain Pabrik Biodiesel dari Crude Calophyllum Inophyllum Oil (CCIO) dengan Metode Kombinasi Microwave Asisted Extraction - Batchwise Solvent Extraction

    Get PDF
    Beberapa tahun belakangan ini, persoalan energi telah menjadi permasalahan yang krusial baik di Indonesia maupun dunia, sehingga terjadi peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM). Ketergantungan manusia terhadap bahan bakar fosil (BBF) menyebabkan cadangan sumber energi tersebut makin lama semakin berkurang. Nyamplung (Calophyllum inophyllum) merupakan spesies tanaman mangrove dari famili Calophyllaceae. Beberapa keunggulan biodiesel yang dihasilkan dari nyamplung adalah rendemen minyak nyamplung tergolong tinggi yaitu 40-73%. Terdapat tiga tahapan utama dalam pembuatan pabrik biodiesel dari Biji Nyamplung (CCIO) yaitu Persiapan bahan baku pre-treatment, proses pemurnian dan proses pembuatan Biodiesel. Pada pabrik ini proses pemurnian menggunakan metode kombinasi Microwave Assisted Extraction (MAE) - Batchwise Solvent Extraction (BSE). Produk yang dihasilkan dari pabrik ini adalah metil ester (biodiesel) sebagai produk utama dan gliserol sebagai produk samping. Pabrik ini berkapasitas 100.000 ton/tahun dengan operasi selama 24 jam per hari dengan hari kerja 330 hari per tahun. Sumber investasi pabrik Biodiesel dari Biji Nyamplung berasal dari 30% dana pribadi dan 70% dana pinjaman dari Bank (Bank BRI). Dengan perincian analisa ekonomi sebagai berikut, Total Capital Investment (TCI): Rp 266.212.519.031, Net Present Value (NPV): Rp 229.322.898.704, Internal Rate of Return (IRR): 23,8 %, Pay Out Time (POT): 3,97 tahun, Break Event Point (BEP): 49,36 % Kapasitas total. Sehingga dengan hasil tersebut dinilai bahwa pabrik ini layak untuk didirikan

    Arahan Pemanfaatan Ruang untuk Aktivitas Pendukung Bandar Udara Juanda

    Get PDF
    Sistem transportasi yang layak dan efisien merupakan komponen fundamental dan penting bagi perekonomian wilayah mana pun. Perkembangan Bandar Udara Juanda meningkat pesat dan memiliki peran yang vital bagi perekonomian Indonesia, baik dari segi komersial maupun militer. Bandar Udara Juanda juga berperan penting sebagai pintu gerbang Indonesia ke perekonomian dunia melalui penerbangan internasionalnya. Besarnya peran yang dimiliki bandara ini membuat ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus perdagangan di sekitar Bandar Udara Juanda yang berada di Kecamatan Sedati, guna mendukung keberadaan dan peran bandara. Namun, di wilayah tersebut, perdagangan yang tumbuh masih berskala lokal. Selain itu, muncul berbagai permasalahan ruang, seperti banjir, kemacetan, dan kawasan kumuh. Sehingga perkembangan kawasan sekitar tidak dapat mendukung keberadaan bandar udara. Perlu adanya penelitian yang mengkaji bagaimana arah pemanfaatan ruang sehingga aktivitas yang ada dapat mendukung bandar udara. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Delphi, Analytical Hierarchy Process (AHP), analisis komparasi deskriptif, dan triangulasi data. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa ada 20 aktivitas pendukung Bandar Udara Juanda, dan terdapat lima aktivitas yang paling penting, yaitu Ruang Terbuka Hijau, Jaringan Jalan, Sistem Persampahan, Jalur Kereta Api, dan Minimarket. Adapun arah pemanfaatan ruang untuk lima aktivitas tersebut, yaitu perlunya dilakukan penambahan luas RTH pada bagian Barat dan Timur Bandar Udara yang masuk ke dalam kawasan kebisingan tingkat tiga, pelebaran jalan untuk aksesibilitas internal kawasan sekitar Bandar Udara Juanda, yakni di Jalan Sedati Gede, Garuda, Rajawali, Pulungan, dan Buncitan, pengembangan teknologi dalam sistem pengolahan persampahan, pengembangan jalur kereta api, serta penambahan pengembangan minimarket secara lebih spesifik dalam rencana tata ruang

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇