Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Menghitung Luas Bangun Datar pada Papan Tulis Menggunakan Yolo

    Get PDF
    pembelajaran revolusioner kedua setelah papan tulis hitam tradisional, karena papan tulis pintar yang bisa disematkan dalam ruang kelas modern bisa menggerakan sekolah ke arah mode operasi digital yang lebih terintegrasi. Pada papan tulis pintar harus memiliki fitur yang dapat membedakan papan tulis pintar dengan papan tulis biasa, karena papan tulis pintar memiliki fitur-fitur atau kegunaan lebih superior daripada papan tulis biasa. Oleh karena itu diperlukan pengembangan fttur pada papan tulis pintar. Tujuan penelitian adaah membuat program yang dapat mendeteksi bangun datar dan parameternya lalu menghitung luas bangun datar pada papan tulis pintar. Metode yang akan digunakan adalah dengan menggunakan YOLO sebagai framework pengerjaan dalam pembuatan program deteksi bangun datar dan parameternya

    Pembangkitan Citra Wajah dari Sketch Wajah menggunakan CycleGAN

    Get PDF
    Penggunaan sketsa wajah merupakan alat bantu yang digunakan lembaga penegak hukum dalam melakukan proses identifikasi tersangka tindak kriminal. Sketsa wajah digunakan ketika tidak terdapat foto dari tersangka tindak kriminal di tempat kejadian perkara. Sketsa wajah digunakan dalam proses identifikasi mugshot pada database dengan menggunakan sistem face recognition, dikarenakan sketsa wajah memiliki modalitas yang berbeda dengan citra wajah seperti halnya tekstur wajah, maka dibangkitkanlah citra wajah baru dari input sketsa wajah yang dimiliki sehingga dapat memiliki tekstur yang dapat menyerupai citra wajah. CycleGAN merupakan metode yang digunakan dalam melakukan tugas imageto-image translation, metode tersebut dapat digunakan dalam melakukan style transfer. Oleh karena itu, dalam penelitian tugas akhir ini dikembangkan sebuah model yang berfungsi untuk membangkitkan citra wajah dari sketsa wajah sehingga dapat mengolah sketsa wajah menjadi citra wajah yang memilki tekstur wajah

    Penilaian Implementasi Konsep Eco Settlement pada Permukiman Kumuh di Wilayah Pesisisr Kelurahan Sukolilo Baru Kota Surabaya

    Get PDF
    Kelurahan Sukolilo Baru merupakan kelurahan yang dalam program penangangan dan pencegahan permukiman kumuh pemerintah Kota Surabaya masuk kedalam prioritas pertama. Konsep eco settlement menjadi konsep penanganan permukiman kumuh di Kelurahan Sukolilo Baru melalui indikator yang sudah ditentukan, pendekatan tersebut di dasari dengan kondisi eksisting yang ada pada wilayah tersebut berdekatan dengan laut serta adanya konsep penataan permukiman kumuh pada dokumen RP2KPKP. Metode yang digunakan yakni menggunakan analisis delphi pada sasaran yang pertama, analisis Importance Performance Analysis (IPA) dan juga analisis GAP menjadi Teknik analisis pada sasaran yang kedua. Output dari penelitian ini yakni pada kuadran dua terdapat sembilan sub varibel yang mana artinya sub variabel tersebut memiliki nilai kinerja dan harapan yang tinggi sedangkan untuk keenam sub variabel lainnya masuk kuadran 3 yang artinya sub variabel tersebut memiliki nilai harapan dan kinerja yang rendah. Kemudian hasil perhitungan penilaian implementasi konsep eco settlement pada permukiman kumuh di wilayah pesisir Kelurahan Sukolilo Baru Kecamatan Bulak Kota Surabaya adalah sebesar 82,93 % yang mana memiliki arti bahwa penelitian ini memiliki nilai implementasi konsep eco settlement dalam kategori good atau baik

    Pra Desain Pabrik Garam Farmasi dari Air Laut dengan Metode Reverse Osmosis

    Get PDF
    Garam merupakan istilah umum yang digunakan untuk senyawa kimia bernama Natrium Chlorida (NaCl). Garam banyak diperlukan dalam beberapa industri, diantaranya untuk pengawetan dan campuran bahan kimia. Selain itu, garam juga penting bagi konsumsi. Salah satu garam yang masih diimpor oleh Indonesia adalah garam farmasi. Saat ini, industri farmasi Indonesia masih sangat tergantung pada bahan baku impor, dimana hampir 95% bahan baku obat (BBO) yang diperlukan masih diimpor. Garam farmasi merupakan garam yang memiliki kualitas yang paling tinggi dengan kadar NaCl > 99,8%. Dalam industri farmasi, garam farmasi digunakan sebagai bahan baku untuk sediaan infus, produksi tablet, pelarut vaksin, sirup, oralit, cairan pencuci darah, minuman kesehatan, dan lain-lain. Pabrik direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan kapasitas produksi sebesar 4.500 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik garam farmasi ini direncanakan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kabupaten ini dipilih karena memiliki ketersediaan bahan baku seluas 673,8 km2. Dalam pemenuhan kapasitas tahunan, pabrik akan beroperasi kontinyu 24 jam per hari selama 330 hari dan bahan baku sebesar 57.200,726 kg/jam, dapat dihasilkan produk garam farmasi sebesar 568 kg/jam. Untuk dapat mendirikan pabrik dengan kapasitas 4.500 ton/tahun diperlukan total modal investasi sebesar Rp 156,282,972,947.92 dan total biaya produksi (tanpa depresiasi) sebesar Rp 41,813,138,203.84 dengan estimasi hasil penjualan sebesar Rp 90,000,000,000.00 dengan estimasi umur pabrik 10 tahun, dapat diketahui internal rate of return (IRR) sebesar 16,68%, pay out time (POT) 3,1 tahun, dan break even point (BEP) sebesar 30,46%

    Optimasi Waktu dan Biaya (Time Cost Trade Off - TCTO) Menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO)

    Get PDF
    Pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda Jalan Ka Lintas Selatan Jawa Km 49+500 Sd Km 52+500 Antara Mojokerto Solo (Paket JGMS-9) mengalami keterlambatan dikarenakan shopdrawing pengerjaan proyek belum disetujui. Akibat hal tersebut, perlu dilakukan optimasi percepatan waktu untuk mengejar keterlambatan dan mengestimasi pertambahan biayanya. Tugas akhir ini bertujuan untuk mereduksi keterlambatan penyelesaian proyek dengan mempercepat waktu penyelesaian proyek dan dengan biaya seminimal mungkin. Untuk mempercepat durasi proyek akan diterapkan metode Time Cost Trade Off (TCTO). Pada tugas akhir ini Data yang digunakan adalah data sekunder (Schedule, kurva S dan produktivitas pekerja) dan data primer. Optimasi metaheuristic, Particle Swarm Optimization (PSO), digunakan untuk mengoptimalkan pertukaran waktu dan biaya (Time Cost Trade off). algoritma dikerjakan menggunakan program bantu MatLabβ„’. Tahapan penelitian dilakukan dengan menentukan objective function model PSO, men-generate particle dan menentukan velocity dari partikel. Simulasi dilakukan dengan melakukan 1000 kali iterasi. Untuk validasi model, dilakukan perhitungan TCTO secara matematis (manual) kemudian hasilnya dibandingkan dengan luaran PSO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, durasi normal pada pekerjaan jembatan adalah 302 hari dengan biaya normal sebesar Rp. 23.036.343.652. Durasi percepatan proyek setelah dilakukan analisa Time Cost Trade Off (TCTO) dengan menggunakan metode matematis adalah 287 hari dengan biaya percepatan Rp. 28.365.575.129. Durasi percepatan proyek setelah dilakukan analisa Time Cost Trade Off (TCTO) dengan menggunakan Particle Swarm Optimization (PSO) adalah 287 hari dengan biaya percepatan Rp. 28.464.546.260. Dari hasil tersebut terlihat bahwa hasil analisis matematis dan analisis metaheuristik memberikan hasil yang sama, dengan perbedaan 0.001%. Oleh karena itu, model PSO ini dapat diterapkan untuk mengoptimasi waktu dan biaya proyek

    Penyisihan Salinitas dengan Metode Desalinasi Menggunakan Reaktor Capacitive Deionization (CDI)

    Get PDF
    Kesulitan untuk mendapatkan air bersih yang layak saat ini menjadi permasalahan di banyak wilayah, maka dari itu perlu adanya teknologi yang mampu mengubah air belum layak konsumsi menjadi air yang layak konsumsi. Desalinasi merupakan metode yang efektif, karena mampu mengubah air yang belum terolah (air asin) menjadi air yang layak dikonsumsi (air tawar). Teknologi desalinasi menggunakan Capacitive Deionization (CDI) dipilih karena berefisiensi tinggi dan membutuhkan biaya yang rendah. Pada penelitian ini digunakan variasi bentuk elektroda karbon aktif (pelat dan silinder), besarnya voltase (2, 12, dan 24V), jarak antar elektroda (1 dan 5 cm), dan waktu desalinasi (0, 5, 10, dan 15 menit). Dalam pelaksanaan penelitian ini, akan ditentukan juga efisiensi penyisihan salinitas pada reaktor CDI yang dioperasikan secara sistem batch dan kontinu. Berdasarkan uji statistik Analysis of Variance (ANOVA) Two Way pada selang kepercayaan 5%, bentuk elektroda, besarnya voltase, dan jarak antar elektroda tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi penyisihan salinitas dengan P-value sebesar 0,164; 0,452; dan 0,139. Sedangkan bentuk elektroda dan jarak antar elektroda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi penyisihan daya hantar listrik (DHL) dengan besaran P-value 0,00 dan 0,37. Voltase tidak memberikan pengaruh yang signifikan dengan P-value 0,322, namun tegangan 24V memberikan pengaruh yang paling besar terhadap efisiensi penyisihan salinitas dan DHL. CDI yang dioperasikan dengan sistem batch menghasilkan efisiensi penyisihan salinitas yang lebih baik daripada yang dioperasikan dengan sistem kontinu

    Arahan Pengembangan Jalur Pejalan Kaki Ramah Disabilitas di Kota Surabaya (Studi Kasus Koridor Mayjend Sungkono)

    Get PDF
    Keadilan spasial dalam suatu kota dapat diwujudkan dengan melakukan penyediaan akses terhadap infrastruktur yang bersifat universal salah satunya infrastruktur jalur pejalan kaki. Kota Surabaya merupakan kota dengan tingkat perkembangan jalur pejalan kaki yang sangat pesat namun pada kenyataanya belum mampu mendukung seluruh lapisan masyarakat meliputi masyarakat rentan penyandang disabilitas salah satunya pada Koridor Mayjend Sungkono. Oleh karena itu, penelitian ini dibuat untuk memberikan arahan pengembangan jalur pejalan kaki ramah disabilitas di Kota Surabaya dengan studi kasus pada Koridor Mayjend Sungkono. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei primer melalui observasi, penyebaran kuesioner kepada 60 penyandang disabilitas dan wawancara kepada pakar sedangkan survei sekunder dilakukan melalui studi literatur. Dengan analisis AHP berdasar hasil kuisioner, didapatkan ranking prioritas variabel pengembangan jalur pejalan kaki ramah disabilitas yaitu, 1) Ukuran Dasar Ruang, 2) Konflik Pejalan Kaki, 3) Tekstur dan Permukaan, 4) Kebersihan, 5) Jalur Pemandu, 6) Convenience, 7) Ramp, 8) Gaya Alam dan Iklim, 9) Partisipasi Masyarakat, 10) Keindahan, 11) Penerangan Jalan, 12) Tangga, 13) Tingkat Kebisingan, 14) Vegetasi dan 15) Resting Area. Dengan pendekatan triangulasi, didapatkan beberapa arahan utama pengembangan jalur pejalan kaki ramah disabilitas di Koridor Mayjend Sungkono yaitu pelebaran jalur pejalan kaki menjadi minimal 2 meter, penyediaan bollard sesuai dimensi khususnya bagi pengguna kursi roda dan penggantian material jalur pejalan kaki menjadi beton atau paving

    Kajian Phytomining Nikel di Lokasi Penambangan Nikel di Papua Barat

    Get PDF
    Pengambilan nikel dari dalam tanah di Pulau Gag, Papua Barat masih menggunakan metode konvensional, yaitu dengan penggalian, pengerukan, dan penambangan, yang berpotensi dapat merusak lingkungan, sehingga perlu dilakukan evaluasi dan penerapan teknologi yang ramah lingkungan, seperti phytomining. Phytomining dalam penerapannya memanfaatkan tumbuhan dengan sifat hiperakumulator dapat menyerap logam nikel dari dalam tanah, tanpa perlu dilakukan penggalian dan penambangan yang dapat merusak kondisi dari tanah tersebut. Proses pengambilan nikel tersebut dilakukan dengan cara menanam tumbuhan yang bersifat hiperakumulator. Adanya penerapan teknologi Phytomining tersebut, diharapkan dapat meningkatkan estetika lingkungan dan juga meningkatkan ekonomi dari masyarakat di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat. Mekanisme proses yang terjadi selama kegiatan phytomining di lokasi studi, yaitu pemilihan lahan ultramafik yang terkandung nikel di dalamnya, kemudian penanaman dan pembibitan tumbuhan hiperakumulator, penyerapan nikel dari dalam tanah oleh tumbuhan hiperakumulator melalui proses fitostabilisasi, dilanjutkan dengan pengakumulasian Ni di dalam akar tumbuhan, setelah itu dilakukan pemanenan. Proses selanjutnya yaitu penimbangan tumbuhan yang telah dipanen untuk memperoleh berat basah biomassa tumbuhan tersebut, lalu dilakukan metode pasca panen untuk memperoleh logam nikel, yang dapat diolah menjadi berbagai bentuk. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan phytomining nikel, yaitu faktor abiotik (pH, senyawa pengelat, ketersediaan biomassa, dan kelarutan) dan faktor biotik (mikoriza dan bakteri). Tumbuhan yang diterapkan untuk ditanam dalam phytomining di lokasi studi kasus, yaitu Vetivera zizanioides L., yang berjenis rumput-rumputan. Jumlah Ni yang dihasilkan pada lahan seluas 0,2 hektar adalah 146.160 kg, sehingga jumlah tumbuhan Vetivera zizanioides L. yang diperlukan sebanyak 4.350 tumbuhan

    Analisis Kekuatan Transverse Corrugated Bulkhead Kapal Tanker Akibat Beban Buckling Menggunakan Metode Elemen Hingga

    Get PDF
    Sekat bergelombang kerap kali digunakan pada kapal tanker dan kapal bulk carrier. Penggunaan sekat bergelombang dapat mengurangi potensi terjadinya kontaminasi muatan cair karena lebih mudah dibersihkan dibanding dengan menggunakan sekat berpenegar. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis kekuatan sekat bergelombang akibat beban buckling yang diberikan secara aksial menggunakan metode elemen hingga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tegangan kritis dari masing-masing variasi model. Data sekat bergelombang diambil dari data konstruksi ruang muat kapal tanker 17500 LTDW dengan ukuran sudut lekukan 64o dan tebal pelat sekat sebesar 14 mm. Variasi sudut yang digunakan adalah 65o,70o, dan 75o dengan variasi ketebalan pelat 14 mm, 16 mm, dan 18 mm. Tegangan kritis terbesar terletak pada variasi model sekat bergelombang dengan sudut lekukan sebesar 65o dengan tebal pelat sekat 18 mm. Nilai tegangan kritis terbesar adalah 334.47 MPa. Berat konstruksi paling ringan terletak pada model sekat bergelombang existing dengan sudut lekukan sebesar 64o dan tebal pelat 14 mm yaitu sebesar 29.51 ton

    Studi Eksperimen Kinerja Turbin Angin Savonius dengan Returning Blade di Samping Gedung Pada Jarak G/D=1,5769 dari Dinding

    Get PDF
    Energi merupakan kebutuhan pokok bagi manusia pada zaman sekarang mulai dari kebutuhan rumah tangga sampai dengan kebutuhan di bidang indsutri. Ketersediaan cadangan batu bara akan habis dalam kurun waktu 71 tahun. Energi baru terbarukan dapat menjadi sebuah solusi untuk menangani masalah dan meinpisnya cadangan batu bara, salah satunya pemanfaatan energi angin dengan turbin angin Savonius. Pada penelitian ini digunakan turbin angin Savonius yang memiliki 2 sudu turbin dengan diameter sudu turbin (D) 165,2 mm, tinggi turbin (H) 294,4 mm, diameter poros (b) 19 mm, dan diameter end plates (0) 321 mm. Turbin diletakkan di samping kayu triplek sebagai model dinding bangunan dengan returning blade di sebelah dinding pada G/D = 1,5769. Variasi kecepatan angin yang digunakan yaitu 4 hingga 10 m/s. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah turbin angin Savonius dengan menggunakan dinding dapat meningkatkan performa turbin angin Savonius pada kecepatan 5 hingga 10 m/s, dengan nilai coefficient of power tertinggi pada kecepatan 7 m/s sebesar 0,0386 pada TSR 0,459. Nilai coefficient of moment tertinggi pada kecepatan angin 7 m/s dengan nilai sebesar 0,1394. Penggunaan model dinding juga meningkatkan kemampuan self starting pada kecepatan 4 hingga 9 m/s, di mana nilai coeffcient of static torque mininum mendekati nilai 0

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in lastΒ 30Β days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! πŸ‘‡