Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
3833 research outputs found
Sort by
Analisis Pengaruh Interval Jarak Profil Melintang untuk Perhitungan Volume dengan Metode Penampang Rata-rata
Pembangunan jalan raya selalu berhubungan erat dengan kegiatan survei topografi, pengerasan jalan raya, serta perhitungan volume untuk galian, dan timbunan material. Bentuk volume tanah galian dan timbunan digambarkan dalam sebuah profil sesuai dengan rencana perkerasan jalan. Profil melintang jalan ditentukan dengan interval jarak tertentu yang diberi tanda dengan notasi STA (Station). Terdapat perbedaan interval jarak antar STA di setiap instansi pelaksana proyek dan belum ada standardisasi mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval jarak antar STA untuk perhitungan volume material pada jalan raya menggunakan metode penampang rata-rata. Hasil perhitungan volume pada setiap interval akan dibandingkan dengan data yang dianggap benar. Data perhitungan volume yang dianggap benar adalah hasil perhitungan manual volume data profil interval STA 25 meter menggunakan perangkat lunak pengolah angka. Analisis perhitungan volume menggunakan metode paired sample T- test untuk menguji kelayakan penggunaan perubahan interval jarak antar STA dalam perhitungan volume, serta uji toleransi ASTM untuk menguji akurasi perhitungan volume masing-masing interval STA data topografi profil dengan batas toleransi sebesar 2,78%. Berdasarkan hasil paired sample T-test dengan tingkat kepercayaan 95%, diperoleh hasil bahwa data topografi profil dengan interval STA 25 meter, 50 meter, dan 100 meter layak digunakan untuk perhitungan volume. Namun pada uji ASTM hanya terdapat tiga jenis data yang memenuhi batas toleransi 2,78% yaitu data topografi profil interval STA 25 meter, perhitungan volume interval section 25 meter memiliki selisih volume cut sebesar 0,021% dan selisih volume fill sebesar 0,051%. Data topografi profil interval STA 25 meter, perhitungan volume interval section 50 meter memiliki selisih volume cut 1,187% dan selisih volume fill sebesar 0,847%. Serta pada data topografi profil interval STA 50 meter, perhitungan volume interval section 50 meter memiliki selisih volume cut sebesar 0,850% dan selisih volume fill sebesar 1,784%
Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
Berdasarkan hasil anev Satlantas Polres Sumenep, Jalan Raya Sumenep-Pamekasan ditetapkan sebagai salah satu jalur tengkorak yang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Seringnya terjadi kecelakaan di Jalan Raya Sumenep-Pamekasan membuat perlunya dilakukan audit terhadap jalan tersebut. Karena kecelakaan terjadi akibat banyak faktor, diantaranya kelalaian pengguna jalan, kondisi infrastruktur jalan yang kurang baik ataupun kondisi lingkungan yang kurang mendukung, dan ketidakpatuhan pengguna jalan. Dalam penelitian ini akan dilakukan analisis mengenai kecelakaan lalu lintas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kecelakaan dari tiap tingkat keparahan korban menggunakan metode Accident Rate, ruas-ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan dengan menggunakan metode Z-score, mengetahui besaran kerugian yang diakibatkan oleh kecelakaan menggunakan metode The Gross Output (Human Capital), dan dapat menemukan alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas pada ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan di masa mendatang.mDari hasil analisis memperlihatkan bahwa angka kecelakaan tertinggi pada tahun 2016 sampai 2020 untuk kelas meninggal dunia, luka berat, dan luka ringan adalah Jalan Raya Saronggi dengan angka kecelakaan sebesar 111,42 kecelakaan /100JPKP untuk kelas meninggal dunia, Jalan Raya Pragaan dengan angka kecelakaan sebesar 77,22 kecelakaan/100JPKP untuk kelas luka berat, dan Jalan Raya Saronggi dengan angka kecelakaan sebesar 270,58 kecelakaan/100JPKP untuk kelas luka ringan. Daerah rawan kecelakaan (black site) yang berada di kuadran 1 yaitu kuadran dengan angka kecelakaan tinggi dan pertumbuhan di atas nilai rata–rata angka kecelakaan di seluruh ruas jalan yang ditinjau adalah Jalan Raya Bluto dengan angka kecelakaan sebesar 1,33 dan pertumbuhan kecelakaan sebesar 0,58. Total biaya korban kecelakaan berdasarkan metode gross output human capital pada ruas Jalan Raya Sumenep-Pamekasan adalah pada tahun 2016 sebesar Rp 9.525.282.378,00- , tahun 2017 sebesar Rp 9.869.560.677,00- , tahun 2018 sebesar Rp 13.783.177.461,00- , tahun 2019 sebesar Rp 16.424.599.273,00- , dan tahun 2020 sebesar Rp 16.431.044.096,00-
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode FMEA pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Struktur Elevated
Sektor konstruksi memiliki peranan penting dalam pembangunan, namun turut mencatatkan tingkat kecelakaan kerja yang tinggi. Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi dapat terjadi kapanpun, cukup sulit untuk dihilangkan sepenuhnya, serta memberikan dampak dari yang cukup ringan hingga serius. Kecelakaan kerja dapat terjadi akibat kelalaian individu maupun penerapan peraturan keselamatan kerja yang kurang maksimal. Kecelakaan kerja pada proyek konstruksi dapat diminimalisir dan dikurangi dampaknya dengan penerapan manajemen risiko. Analisis risiko merupakan salah satu bagian dari manajemen risiko yang berfungsi untuk mengetahui tingkat risiko kecelakaan kerja. Analisis risiko dalam penelitian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Ruas Sigli - Banda Aceh Struktur Elevated. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Identifikasi risiko pada proyek konstruksi dilakukan berdasarkan penelitian terdahulu dan tinjauan lapangan, untuk selanjutnya divalidasi melalui kuesioner pendahuluan kepada responden. Selanjutnya dilakukan penilaian tingkat keparahan (severity), tingkat kejadian (occurrence), dan tingkat deteksi (detection) oleh responden melalui pengisian kuesioner utama, dengan menggunakan skala penilaian yang telah ditentukan sebelumnya. Kemudian hasil penilaian diurutkan untuk mendapatkan variabel nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi. Risiko kecelakaan kerja dengan nilai RPN tertinggi yaitu pekerja terjatuh dari ketinggian pada pekerjaan erection girder dengan nilai RPN 158.667. Pengendalian risiko yang dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja yaitu dengan cara mengubah desain (ukuran, material, dan spesifikasi teknis) dan mengembangkan peralatan deteksi
Identifikasi Rute Shuttle Lyn dengan Suroboyo Bus di Wilayah Surabaya Timur
Tingginya pertumbuhan dan perkembangan Kota Surabaya berdampak pada penyelenggaraan dan pelayanan transportasi kota. Hambatan atau permasalahan transportasi yang terjadi saat ini di Kota Surabaya adalah tingginya angka kemacetan. Selain itu dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, pelayanan operasional angkutan kota (lyn) mengalami penurunan. Beberapa trayek sudah tidak sesuai dengan rute dan jadwal yang telah ditetapkan. Pada tahun 2018 Pemerintah Kota Surabaya menyediakan sarana transportasi baru yaitu Suroboyo Bus. Adanya Suroboyo Bus semakin memperburuk kondisi angkutan kota (lyn), dikarenakan masyarakat lebih memilih menggunakan Suroboyo Bus daripada angkutan kota (lyn). Seharusnya, dengan adanya Suroboyo Bus kedudukan angkutan kota (lyn) dapat dijadikan sebagai jaringan feeder (pengumpan). Namun dengan adanya Suroboyo Bus pelayanan transportasi di Wilayah Surabaya Timur juga belum efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rute shuttle lyn yang terintegrasi dengan jaringan BRT (Suroboyo Bus) di Wilayah Surabaya Timur. Dalam melakukan penelitian terdapat tiga sasaran untuk mencapai tujuan. sasaran pertama mengidentifikasi karakteristik pergerakan masyarakat di wilayah Surabaya Timur dengan menggunakan metode analisis statistic deskriptif dan matriks asal-tujuan. Selanjutnya sasaran kedua mengidentifikasi kondisi jaringan jalan eksisting di wilayah Surabaya Ttimur dengan menggunakan analisis statistic deskriptif dan spasial deskriptif. Dan yang terakhir sasaran ketoga yaitu merumuskan rute shuttle lyn di wilayah Surabaya Timur yang dianalisis dengan menggunakan spasial deskriptif. Dalam penelitian ini wilayah penelitian dibagi menjadi tujuh zona berdasarkan batas administrasi kecamatan. Hasil analisis matriks asal-tujuan menunjukkan terdapat empat zona yang memiliki potensi sebagai zona tujuan (bangkitan) yaitu zona 1, 2, 4, dan 7. Untuk zona asal, seluruh zona dalam penelitian merupakan zona asal. Sedangkan, berdasarkan hasil analisis jaringan jalan di Wilayah Surabaya Timur, terdapat 115 ruas jalan yang berpotensi sebagai jaringan jalan angkutan kota (lyn). Sehingga, dalam hasil perumusan rute angkutan kota (lyn) dihasilkan 19 rute yang dapat terintegrasi dengan Suroboyo Bus yang melayani Wilayah Surabaya Timur
Integrasi Data pada Aplikasi Desktop
Penggunaan basis data sudah semakin luas dan banyak. Banyaknya data tersebut memerlukan suatu jembatan yang dapat menjadi penghubung antar basis data. Basis data yang banyak digunakan tidak hanya berasal dari satu platform, sehingga dibutuhkan integrasi data yang dapat memudahkan basis data dapat saling bertukar informasi. Penelitian ini membuat desain middleware integrasi data yang mampu mengintegrasikan data yang berada pada basis data yang heterogen, yaitu MySQL, PostgreSQL, dan SQLite. Pembuatan integrasi ini dibangun pada aplikasi middleware yang menjadi penghubung antara pengguna dari sisi client dengan basis data. sDari penelitian yang telah dilakukan didapatkan bahwa dengan bantuan socket yang menghubungkan antara client dan middleware, client dapat terhubung dengan ketiga basis data melalui middleware dan dapat menjadi backup satu sama lain
Rancang Bangun Prototype Monitoring Kualitas Udara dalam Ruangan
Permasalahan yang melibatkan udara sudah banyak sekali terjadi, dengan adanya polusi udara, kualitas udara akan menjadi turun dan bisa berdampak pada kesehatan. maka dari itu untuk mencegah terjadinya hal serupa, sehingga dibutuhkan sistem untuk mendeteksi gas yang mungkin ada di sekitar kita dan dapat dimonitor secara realtime dimana saja. Dari penelitian sebelumnya mengenai hal serupa hanya diaplikasikan khusus pada satu sensor dan satu jenis gas saja. maka dari itu untuk memecahkan masalah yang dibawa, Peneliti mengusulkan sistem monitoring gas di dalam ruangan yang dapat di monitor secara realtime. Peneliti memakai 3 (tiga) sensor, mikrokontroler Arduino Uno, NodeMCU ESP8266 serta LCD dengan I2C Bus. Gas yang diteliti pada penelitian ini adalah metana (CH4) dengan hasil pengukuran rata-rata 2.79 ppm, Alkohol 1.06 ppm, CO2 2.32 ppm, NH4 3.63 ppm, Smoke 0.7 ppm dan CO 1.1 ppm
Antena Mikrostrip Rectangular dengan Slot X Untuk Komunikasi Pada UAV
Unmaned Aerial Vehicle (UAV) sering kali digunakan untuk melakukan misi pengintaian maupun pemantauan pada daerah yang sulit dijangkau oleh manusia sehingga dibutuhkan suatu antena dengan bentuk yang sederhana dan bobot yang ringan seperti antena mikrostrip, banyak penelitian sebelumnya merancang antena mikrostrip untuk UAV tetapi memiliki pola radiasi omnidirectional yang membuat sinyal dikirimkan ke segala arah yang mengakibatkan ground station tidak menerima sinyal seutuhnya. Paper ini menjelaskan mengenai antena mikrostrip yang di aplikasikan pada komunikasi UAV menggunakan frekuensi 2,4 GHz dengan dimensi 47,96 mm x 40 mm. Antena ini dirancang menggunakan aplikasi CST Studio Suite 2021. Antena mikrostrip yang dirancang menggunakan patch rectangular dengan penambahan suatu slot yang berbentuk X pada bagian tengah patch yang ditujukan untuk memperbaiki nilai bandwidth dan pola radiasi pada antena. Hasil pada proses simulasi dengan frekuensi kerja 2,4 GHz didapatkan nilai return loss sebesar -21,937 dB, nilai VSWR yang didapatkan sebesar 1,1739, nilai gain yang didapatkan sebesar 2,36 dBi dan pola radiasi berbentuk unidirectional sedangkan hasil fabrikasi didapatkan nilai return loss sebesar -16,00 dB, dan nilai VSWR yang dihasilkan sebesar 1,369. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan nilai bandwidth dengan menggunakan antena array
Evaluasi Kinerja Koridor Ruas Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, Surabaya Berdasarkan Elemen Rancang Complete Street
Jalan Dr. Ir. H. Soekarno / MERR merupakan salah satu jalan dengan tingkat kecelakaan tertinggi di Kota Surabaya. Sepanjang periode 2017-2021, terjadi 273 kali kecelakaan pada ruas Jalan Dr. Ir. H. Soekarno. Statistik tersebut memiliki arti bahwa setidaknya, satu minggu sekali terjadi kecelakaan. Lebih jauh lagi, diketahui bahwa terdapat 73 orang pejalan kaki terlibat dalam kecelakaan di ruas Jalan Dr. Ir. H. Soekarno pada periode 2013-2021. Akibatnya, diperlukan adanya suatu konsep pengembangan untuk menjamin koridor yang aman untuk bermobilisasi, yaitu konsep complete street. Complete street adalah sebuah konsep dimana siapapun itu, terlepas dari kemampuan fisik dan moda yang digunakan, berkesempatan untuk bermobilitas dengan aman dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami seberapa baik kinerja elemen rancang koridor eksisting yang dilihat berdasarkan variabel konsep complete street untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Penelitian ini menggunakan Analisis Delphi untuk mendapatkan variabel elemen rancang yang relevan dan aplikatif pada koridor Jalan Dr. Ir. H. Soekarno, dilanjutkan dengan Analisis IPGA (Importance-Performance Gap Analysis) guna mengetahui tingkat kepuasan pengguna jalan terhadap variabel dilihat dari sisi kinerja dan kepentingannya. Hasilnya, ditemukan bahwa kinerja seluruh variabel complete street masih jauh dibawah harapan pengguna jalan, dimana variabel elemen rancang complete street yang dimaksud adalah kamera kecepatan, pita penggaduh, separasi lajur, material trotoar, jalur penyeberangan, pulau penyeberangan, bollards, penerangan, kontinuitas trotoar, lebar trotoar, landscaping, seating, ubin pemandu, pelandaian kereb, wayfinding signage, street vending, lajur khusus bus, tempat pemberhentian bus, jalur sepeda, marka jalur sepeda, separator jalur sepeda, dan toucan crossing
Arahan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo
Desa Jatimulyo merupakan salah satu desa wisata di perbukitan menoreh yang memiliki banyak potensi daya tarik wisata khususnya pada wisata air dan juga kuliner serta tarian khas setempat. Namun dibalik potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, masih terdapat permasalahan tentang kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pariwisata dalam rangka peningkatan ekonomi lokal. Tujuan Penelitian ini untuk memberikan arahan terkait pengembangan dari Desa Wisata Jatimulyo yang berbasis masyarakat guna meningkatkan ekonomi desa dan juga membangun desa wisata yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan analisis delphi dengan menggunakan input dari stakeholder untuk menentukan faktor penentu pengembangan berbasis partisipasi masyarakat desa wisata, analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik dan potensi masalah desa wisata, dan terakhir menggunakan analisis triangulasi untuk menentukan arahan pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat. Hasil dari penelitian ini didapatkan enam indikator yang mempengaruhi pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat yaitu aksesibilitas, promosi, sarana prasarana, sumber daya manusia, atraksi, dan partisipasi masyarakat. Kemudian dalam identifikasi karakteristik desa wisata didapatkan potensi, masalah, serta bentuk-bentuk partisipasi masyarakat pada setiap indikator. Penelitia ini menghasilkan arahan pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprog
Pra Desain Pabrik Metanol dari Gas Alam
Metanol merupakan suatu senyawa yang saat ini memiliki peran penting pada ekonomi global sebagai bahan baku yang banyak dibutuhkan di industri kimia. Pada tahun 2020, permintaan metanol global mencatatkan pertumbuhan yang positif yaitu mencapai 102,162 juta. Adapun di Indonesia, melalui Peraturan Menteri ESDM No. 12 tahun 2015 yang menetapkan intensifikasi pemanfaatan Bahan Bakar Nabati sebagai bahan bakar lain juga turut membuka peluang besar untuk industri metanol dalam pemenuhan bahan bakunya. Pabrik ini direncanakan beroperasi dengan kapasitas produksi sebesar 850.000 ton/tahun Methanol Grade AA dan berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, yang didukung dengan program pemerintah yaitu pembangunan kawasan industri di Teluk Bintuni. Pabrik metanol direncanakan didirikan di atas lahan seluas 50 ha, mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan masa konstruksi selama 2 tahun dan beroperasi selama 15 tahun. Adapun proses produksi metanol ini terbagi menjadi tiga tahapan utama yaitu proses produksi syngas dengan combined reforming SMR-ATR, proses sintesis metanol dengan licensor dari Mitsubishi, dan proses pemurnian produk metanol dengan sistem distilasi 2 tahap. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi metanol ini antara lain gas alam, steam, dan oksigen. Modal yang digunakan diasumsikan berasal dari modal sendiri sebesar 20% dan modal dari pinjaman bank sebesar 80%. Pabrik metanol ini memerlukan nilai (Capital Expenditures) sebesar Rp 5.965.780.276.477 dan nilai OPEX (Operating Expenditures) sebesar Rp 4.663.728.797.936. Berdasarkan analisis ekonomi yang dilakukan, diperoleh BEP sebesar 38,26%, nilai NPV sebesar Rp 5.460.221.976.667. Selain itu, diperoleh nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15,2% dengan bunga bank sebesar 4,75%, dan Pay Out Time (POT) yang dibutuhkan adalah selama 5 tahun 5 bulan. Sehingga berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Pabrik Metanol dari Gas Alam layak untuk didirikan