Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Perancangan Sistem Pengukur Muatan Real Time pada Kapal Penangkap Ikan Tuna

    Get PDF
    Aktivitas illegal fishing menjadi tantangan terbesar bagi Indonesia untuk menjaga teritorial perairannya dari aktivitas pemindahan ikan secara illegal. Guna mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan sistem pengukuran muatan di kapal secara real time. Alat ukur real time juga dapat menggantikan fungsi pengukuran di darat. Hal ini mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan saat pemindahan ikan tuna dari kapal ke cold storage. Metode yang dilakukan adalah pengujian sehingga diperlukan data yang nyata untuk mendukung dan mensimulasikan pelaksanaan penelitian. Penelitian ini berupa Model yang menggunakan load cell sebagai sensor pendeteksi massa ikan dan NodeMCU sebagai mikrokontroler menggunakan bahasa pemrograman Arduino IDE yang terintegrasi dengan Wi-Fi untuk mengirim data ke database MySQL. Database MySQL dibangun dengan bahasa pemograman PHP dengan alamat host tujuan yaitu 36.92.139.100 dan dipasang password sebagai pengaman dari penyalahgunaan pihak lain. Hasil percobaan sensor pada kondisi kemiringan 12o yang mana dianggap ketika kapal sedang dalam kondisi roll atau trim, menunjukkan penurunan tingkat akurasi sensor dan hasil yang relatif tidak stabil dibandingkan saat kondisi normal. Rata-rata tingkat akurasi pembacaan sensor pada kondisi normal adalah 98,2% dan rata-rata tingkat akurasi pembacaan sensor pada kemiringan 12 derajat adalah 97,1%

    Perencanaan Sistem Propulsi Elektris pada Kapal Gillnet yang Ramah Lingkungan

    Get PDF
    Di-era globalisasi saat ini, kebutuhan bahan bakar fosil semakin meningkat, akan tetapi ketersediaannya menipis. Hal itu menyebabkan pemerintah mendorong konversi kendaraan bermotor menjadi listrik, tidak menutup kemung-kinan pada armada kapal penangkap ikan. Selain itu, terdapat permasalahan overfishing yang terjadi di Selat Madura, se-hingga menyebabkan konflik antar nelayan karena keterbatas-an ikan yang menjadi mata pencaharian utama bagi masyara-kat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dibutuhkan perencanaan kapal ikan yang ramah lingkungan, di samping itu juga dapat mengatasi konflik yang terjadi antara nelayan yang ada di Selat Madura. Perencanaan kapal ikan elektris murni jenis gillnet dapat digunakan oleh nelayan. Selain ramah ling-kungan karena tidak menghasilkan emisi gas karbon dioksida, kapal gillnet ini juga dirancang tidak dengan jarak yang terbatas yaitu kurang dari atau sama dengan 4 mil sehingga dapat membatasi nelayan agar tidak terjadi overfishing. Penelitian ini menggunakan kapal tradisional dengan panjang LOA sebesar 10,602 meter dengan kecepatan yang telah disesuaikan yaitu 6,125 knot. Kapal gillnet ini dioperasikan berdasarkan 2 pola operasional yang berbeda. Pola operasional pertama menempuh jarak 11,79 kilometer dengan 3 kali trip dengan salah satu tripnya melakukan pengisian daya di bagan, dan pola operasional kedua menempuh jarak 9,96 kilometer dengan melakukan 2 kali trip tanpa melakukan pengisian daya di bagan karena telah menggunakan panel surya sebanyak 4 keping berkapasitas 100 WP untuk mengisi daya baterai. Baterai yang dipilih pada kedua pola operasional kapal gillnet memiliki kapasitas 80 AH dengan voltase sebesar 48 volt

    Analisis Penjadwalan Proyek Pembangunan Gudang Marunda Menggunakan Simulasi Monte Carlo

    Get PDF
    Setiap proyek memiliki risiko dan ketidakpastian dalam pelaksanaanya, sehingga dapat menyebabkan adanya ketidaksesuaian dalam penyelesaian pekerjaan. Ketidaksesuaian tersebut dapat mengakibatkan keterlambatan waktu penyelesaian proyek. Agar hal ini tidak terjadi, dibutuhkan analisis penjadwalan yang ikut mempertimbangkan faktor ketidakpastian, yaitu menganalisis menggunakan metode penjadwalan probabilistik, contohnya dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo. Simulasi Monte Carlo adalah teknik yang menghitung dan mengiterasi, biaya atau jadwal proyek berkali-kali menggunakan nilai input yang dipilih secara acak dari distribusi probabilitas kemungkinan biaya atau waktu yang terjadi. Proyek konstruksi Gudang Marunda yang berlokasi di Kawasan Industri dan Pergudangan Marunda, Kabupaten Bekasi, memiliki risiko adanya keterlambatan dalam kegiatan pembangunanya yang akan mempengaruhi waktu penyelesaian proyek. Dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo, diharapkan dapat mengetahui perbandingan antara penjadwalan deterministik dan probabilistik. Berdasarkan Simulasi Monte Carlo yang telah dilakukan, ditemukan tiga kemungkinan durasi dalam proyek pembangunan Gudang Marunda. Durasi pertama dalah durasi pesimis dengan lama 107 hari dimana kemungkinan terjadinya sebesar 94,87%. Selanjutnya adalah durasi optimis dimana akan memakan waktu selama 91 hari dengan persentase terjadinya sebesar 11,17%. Terakhir, durasi yang paling mungkin berdasarkan simulasi adalah selama 97 hari dengan persentase kemungkinan terjadi sebesar 51,9%. Sedangkan, Perencanaan durasi secara deterministik yang telah dilakukan berjumlah 98 hari dengan persentase kemungkinan terjadinya sejumlah 60,03%. Hasil simulasi durasi probabilistik ini memiliki jumlah hari yang serupa dengan perencanaan durasi secara deterministik yang telah dilakukan pada proyek pembangunan Gudang Marunda

    Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Palang Merah Indonesia Kabupaten Sukabumi Menggunakan Sistem Base Isolation Tipe High Damping Rubber Bearing (HDRB)

    Get PDF
    Berdasarkan data rekaman kegempaan di Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi di Indonesia rata-rata terjadi 5.000 kali dalam setahun. Menurut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, salah satu daerah di Indonesia yang rawan terjadi gempa bumi adalah Sukabumi, sehingga dalam merancang bangunan di wilayah tersebut perlu perhatian khusus. Seiring berkembangnya teknologi, berbagai inovasi dilakukan untuk dapat mengatasi masalah kerusakan bangunan akibat gempa bumi dengan lebih efektif. Salah satu solusi untuk mengurangi dampak kerugian akibat terjadinya gempa adalah dengan sistem base isolation. Digunakannya base isolation adalah untuk memperpanjang periode getar struktur sehingga percepatan gempa mengecil. Pada studi ini, jenis base isolator yang digunakan adalah High Damping Rubber Bearing (HDRB) yang merupakan salah satu jenis laminated rubber bearing yang terbuat dari penggabungan senyawa karet dengan nilai rasio redaman yang tinggi. Gedung PMI Kabupaten Sukabumi yang sebelumnya dirancang dengan metode konvensional dirancang kembali menggunakan metode base isolation. Pada pemodelan gedung dengan denah tidak beratura bentuk L, sumbu kritis (sumbu utama) dari bangunan, yaitu sumbu dimana jari-jari girasi paling kecil, perlu diperhatikan. Pada sumbu ini arah gempa dibebankan pada arah sumbu utama, sehingga diperoleh respon struktur maksimum. Dari hasil studi didapatkan sudut antara sumbu kritis terhadap sumbu x sebesar 70,9°. Analisis ini sudah memperhitungkan eksentrisitas beban gempa terhadap pusat geser ditambah 5% dari dimensi denah bangunan. Selanjutnya berdasarkan hasil analisis, penggunaan sistem isolasi pada gedung mampu mereduksi gaya geser dasar pada bangunan secara signifikan, dimana rata-rata reduksi gaya gesernya sebesar 4 kali lipat. Selain itu, gedung dengan sistem isolasi memiliki nilai partisipasi massa sudah mencapai >90% pada mode 1 dan mode 2. Shifting Period pada sistem isolasi mencapai 2,7 kali untuk arah X dan 2,8 kali untuk arah Y dan simpangan antar lantai pada struktur sistem isolasi berkurang hingga >60% dari pada struktur dengan sistem fixed base

    Rancang Bangun Alat Auskultasi untuk Pengukuran Bunyi Jantung dengan Pengiriman Jarak Jauh Berbasis Internet of Things

    Get PDF
    Auskultasi merupakan tindakan penting bagi dokter untuk mendengar suara tubuh pasien, biasanya berupa suara jantung atau suara pernapasan, guna mendiagnosis pasien dan mengetahui gejala penyakit atau kondisi yang dialami pasien tersebut. Perancangan ini guna mengukur suara jantung pada 3 subjek menggunakan stetoskop, mini plug-in microphone, dan mini PC Raspberry Pi dengan pengiriman jarak jauh berbasis IoT menggunakan cloud. Pada pengiriman jarak jauh berbasis IoT menghasilkan rekaman suara jantung terjadi delay selama 0,30 detik. Analisis frekuensi pada Continous Wavelet Transform (CWT) adalah range frekuensi dominan sinyal suara jantung pada suara jantung pertama (S1) dan suara jantung kedua (S2), menghasilkan frekuensi dominan banyak berada pada S1. Berdasarkan hasil perekaman pada empat titik jantung yakni Aortic (AO), Pulmonary Artery (PA), Left Ventricle (LV), dan Right Ventricle (RV) selama 2 detik, pada Subjek A range frekuensi dominan sinyal suara S1 ada pada 23,5 Hz - 62,4 Hz dengan range waktu 0,51 detik - 1,36 detik dan sinyal suara S2 pada 23,5 Hz - 46,9 Hz dengan range waktu 0,97 detik - 1,82 detik. Pada Subjek B range frekuensi dominan sinyal suara S1 ada pada 12,5 Hz - 26,8 Hz dengan range waktu 0,75 detik - 0,96 detik dan suara S2 pada 23,5 Hz - 33,5 Hz dengan range waktu 1,06 detik - 1,28 detik. Pada Subjek C range frekuensi dominan sinyal suara S1 pada 20,9 Hz - 46,9 Hz dengan range waktu 0,74 detik - 1,48 detik dan suara S2 pada 24,7 Hz - 58,9 Hz dengan range waktu 1,02 detik - 1,76 detik

    Rancang Bangun Lingkungan IoT Sistem Pemantauan dan Otomatisasi Rumah Kaca Melalui Saluran BLE dan WiFi

    Get PDF
    Di era modern revolusi industri 4.0 saat ini, hampir semua teknologi informasi digunakan untuk memudahkan aktivitas manusia. Permasalahan perkebunan saat ini adalah semakin menyempitnya komoditas tanaman yang dapat ditanam akibat cuaca ekstrim dan sempitnya lahan akibat pembangunan perumahan dan industri. Untuk mengatasi masalah ini, telah dikembangkan sistem pemantauan rumah kaca, dengan tujuan meningkatkan produktivitas tanaman. Sebelumnya pengembangan rumah kaca masih terbatas pada satu sensor dan menggunakan protokol HTTP. Oleh karena itu, pada artikel ini dikembangkan sistem monitoring kondisi rumah kaca dengan menyusun beberapa sensor yang kemudian disebut node sensor dan menempatkan node sensor pada titik tertentu. Node sensor kemudian akan mengirimkan datanya ke sink node menggunakan Bluetooth Low Energy. Kemudian data yang telah digabungkan pada sink node tersebut diteruskan oleh sensor node lain ke broker MQTT menggunakan konektivitas WiFi. Data tersebut kemudian akan di subscribe untuk diolah dan disimpan dalam database. Lalu aplikasi website akan menampilkan data pembacaan sensor sesuai dengan yang tersimpan di database. Dalam aplikasi website terdapat fitur untuk menyesuaikan parameter lingkungan rumah kaca. Data dari threshold yang telah diatur selanjutnya dikirimkan ke node aktuaktor. Node aktuaktor bertugas untuk membandingkan data dari pembacaan sensor dan juga data threshold agar dapat menjalankan beberapa aktuaktor sesuai dengan kebutuhannya

    Evaluasi Kinerja Keterpaduan Layanan Bus Angkutan Umum Massal Antar Operator Menurut Presepsi Pengguna (Studi Kasus Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo)

    Get PDF
    Pada tahun 2018 Surabaya meresmikan layanan bus dalam kota yaitu Suroboyo Bus dibawah Dinas Perhubungan Kota Surabaya dan disusul peresimian Trans Semanggi Suroboyo dibawah Kementerian Perhubungan akhir tahun 2021 yang tergabung dalam program nasional Teman Bus. Namun, sejak bulan pertama beroperasinya Trans Semanggi Suroboyo isu keterpaduan menjadi sorotan anggota komisi C bidang pembangunan DPRD Surabaya berdasarkan fakta empiris yaitu headway yang tinggi; halte-halte penghubung berjauhan; dan jadwal yang tidak sinkron pada halte-halte connecting/halte transit. Meserpon hal tersebut pada akhir tahun 2022, Pemerintah Kota Surabaya telah berencana untuk memadukan kedua layanan ini dalam hal tarif, aplikasi, dan rute dalam upaya meningkatkan efektivitas angkutan umum massal. Mendukung upaya tersebut, penilian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kinerja keterpaduan layanan bus angkutan umum massal antar operator menurut presepsi pengguna (Studi Kasus Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dalam penelitian adalah data primer melalui proses observasi dan penyebaran kuesioner serta data sekunder melalui proses studi literatur dan inventarisasi data instansi. Data tersebut kemudian diolah menggunakan analisis delphi analisis IPA (Importance Performance Analysis). Hasil temuan penelitian ini adalah didapatkan sembilan faktor yang mempengaruhi kinerja keterpaduan layanan Suroboyo Bus dan Trans Semanggi Suroboyo sebagai bus angkatan umum massal antar operator di Surabaya. Evaluasi sembilan faktor tersebut menurut pengguna adalah didapatkan nilai gap negatif, tingkat kepuasan 80%, dan terkelompokan dalam kuadran IPA yaitu kuadran I (prioritas utama) faktor keterpaduan fasilitas SAUM dan armada, keterpaduan mendapatkan informasi, keterpaduan jadwal, serta keterpaduan sistem ticketing dan tarif; kuadran II (pertahankan prestasi) faktor keterpaduan rute perjalanan; kuadaran III (prioritas rendah) yfaktor keterpaduan lokasi titik temu; serta keterpaduan informasi real-time; dan kuadran IV (berlebihan) faktor keterpaduan kebijakan dan regulasi; serta keterpaduan rencana penggunaan lahan

    Analisa CFD Kinerja Eco Reefer Container 20 Feet dengan Aplikasi Dinding Panel Komposit Berbahan Serat Kapas

    Get PDF
    Dalam pengoperasian Reefer Container kebutuhan daya yang besar didorong dengan peningkatan penggunaan Reefer Container kedepannya dan juga permasalahan penurunan kualitas komoditas akibat perubahan suhu membuat sektor industry dan peniliti mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan desain dari dinding insulasi Reefer Container tersebut. Dinding insulasi berfungsi untuk menjaga suhu di dalam Reefer Container agar muatan tidak terpengaruh dari suhu luar. Salah satu material yang bisa digunakan sebagai bahan insulasi adalah serat kapas, karena serat kapas memiliki nilai konduktivitas termal yang rendah. Pada penilitian ini akan dilakukan analisa penggunaan serat kapas sebagai dinding komposi pada Reefer Container 20 Feet menggunakan bantuin komputasi dengan simulasi FEM untuk menganlisa distribusi suhu pada dindingnya dan CFD untuk menganlisa suhu didalam ruangnya. Simulasi FEM dilakukan sebanyak 4 variasi material dan komposisi dinding insulasi yaitu 100% Polyurethane dengan rata rata suhunya bernilai -0,876°C, 25% Serat Kapas : 75% Polyurethane dengan rata rata suhunya bernilai -4,354°C, 50% Serat Kapas : 50% Polyurethane dengan rata rata suhunya bernilai -4,8576°C, 75% Serat Kapas : 25% Polyurethane dengan rata rata suhunya bernilai -3,5278°C. Simulasi CFD untuk menganalisa distribusi suhu didalam ruang Reefer Container 20 Feet dilakukan dengan 2 variasi dinding dengan 2 kondisi yaitu, 100% Polyurethane tanpa muatan dengan rata rata suhunya bernilai -29,798°C dan suhu minimumnya bernilai -29,886°C, 50% Serat Kapas : 50% Polyurethane -29,804°C dan suhu minimumnya bernilai -29,902°C, 100% Polyurethane dengan muatan rata rata suhunya bernilai -28,731°C dan suhu minnimumnya bernilai -29,19°C, 50% Serat Kapas : 50% Polyurethane tanpa muatan dengan rata rata suhunya bernilai -29,034°C dan suhu minimumnya bernilai -29,351°C

    Preferensi Hunian Generasi Z Berdasarkan Faktor Demografi yang Berpengaruh (Studi Kasus : Kota Surabaya)

    Get PDF
    Dilihat dari usia nya saat ini Generasi Z mulai memasuki tahap awal dalam fase karir merumah (housing careers). Secara jumlah Generasi Z di Kota Surabaya cukup dominan yakni mencapai 24,7% dari total populasi. Hal ini turut memicu terciptanya segmen baru dalam pasar hunian. Sehingga pemerintah dan pengembang selaku penyedia perlu menggali informasi lebih dalam mengenai preferensi Generasi Z terkait hunian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi Generasi Z terkait hunian berdasarkan faktor-faktor demografi yang berpengaruh. Dalam mencapai tujuan tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu variabel demografi mana saja yang mempengaruhi preferensi hunian. Untuk menemukan dependensi antar variabel dilakukan analisis regresi linear berganda menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil analisis regresi akan diolah menggunakan metode statistik deskriptif guna merumuskan preferensi karakteristik hunian. Hasil penelitian terhadap 110 orang responden Generasi Z menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, ukuran keluarga, tahapan siklus hidup, dan penghasilan berpengaruh signifkan terhadap preferensi hunian seseorang. Berdasarkan kondisi demografinya, Generasi Z pada penelitian ini memiliki kecenderungan untuk memilih tinggal pada hunian berstatus milik sendiri, bertipe landed housing, dan menggunakan sistem pembayaran angsuran

    Sistem Peramalan Menggunakan Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables (ARIMAX) Untuk Harga Minyak Sawit Indonesia

    Get PDF
    Minyak kelapa sawit memiliki kontribusi yang signifikanterhadap pertumbuhan ekonomi, pengurangan angka kemiskinan, hingga perbaikan terhadap ekonomi terbuka. Pada kegiatan ekspor, nilai minyak kelapa sawit dapat mencapai ratusan triliun rupiah.. Namun, resolusi yang dikeluarkan oleh Uni Eropa sangat mempengaruhi pergerakan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia. Kebijakan yang bernama Renewable Energy Directive II atau RED II sangat membatasi jumlah ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke negara – negara anggota Uni Eropa dengan anggapan bahwa minyak kelapa sawit merupakan penyebab gundulnya hutan. Kebijakan tersebut berpotensi untuk mengurangi jumlah permintaan ekspor minyak kelapa sawit terutama bagi negara – negara Uni Eropa. Hal ini tentu mampu mempengaruhi harga minyak kelapa sawit Indonesia di pasar global. Harga minyak kelapa sawit merupakan salah satu unsur penting dalam hal pendapatan bagi negara. Oleh karena itu, diperlukan adanya upaya dalam mengatasi hal tersebut. Salah satu upayanya adalah meramalkan harga minyak sawit Indonesia dalam beberapa periode ke depan.Peramalan yang dilakukan terhadap minyak kelapa sawit Indonesia dapat menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variable atau ARIMAX. Metode ini dipilih karena paling sesuai digunakan pada kondisi di mana harus melibatkan berbagai macam variabel input yang bersifat independen untuk meramalkan suatu variabel yang dependen terhadap variabel input tersebut. Hal ini sejalan dengan harga minyak kelapa sawit Indonesia yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, seperti luas lahan produksi, volume produksi, volume ekspor, kondisi cuaca, hingga nilai kurs yang berlaku pada saat itu. Pada implementasinya, metode ARIMAX akan dibandingakan dengan metode ARIMA untuk melihat performa yang dihasilkan. Hal itu dilakukan untuk melihat apakah peramalan dengan menggunakan variabel eksogen memiliki hasil yang lebih baik dari peramalan tanpa menggunakan variabel eksogen. Hasilnya, metode ARIMAX menunjukkan hasil yang lebih baik dengan nilai MAPE pelatihan dan pengujian sebesar 5,06% dan 6,35%. Hasil tersebut menunjukkan kategori model peramalan yang sangat akurat

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇