Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
    3833 research outputs found

    Analisis Kondisi dan Perbaikan Perkerasan pada Ruas Jalan Gresik – Paciran KM SBY 28 sampai dengan KM SBY 38 dengan Menggunakan Metode PCI dan SDI

    No full text
    Ruas jalan Gresik–Paciran merupakan akses utama menuju pertambangan, pusat industri dan pelabuhan di Kabupaten Lamongan, Kota Gresik dan Kota Surabaya sehingga dilewati oleh berbagai macam jenis kendaraan termasuk truk dengan muatan. Pada ruas jalan ini terdapat berbagai macam kerusakan di beberapa titik pada ruas jalan tersebut. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan sehingga diperlukan perbaikan untuk mempertahankan kondisi jalan agar tetap berfungsi secara optimal melayani lalu lintas dan untuk mencegah kerusakan lebih berat. Metodologi yang digunakan dalam analisis kondisi dan perbaikan perkerasan ruas jalan ini adalah pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur dan analisis data meliputi pengolahan data, penetapan nilai kondisi jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI), penentuan metode penanganan, perencanaan perbaikan. Dari analisis hasil survei volume kendaraan yang melewati ruas jalan Gresik–Paciran didapatkan volume kendaraan sebesar 60.527 kendaraan/hari. Berdasarkan analisis hasil survei didapatkan tipe kerusakan perkerasan jalan pada ruas jalan Gresik–Paciran antara lain Depression, Alligator Cracking, Shoving, Block Cracking, Edge Cracking, Patching and Utility Cut Patching, Rutting, dan Weathering/Ravelling. Dari hasil penilaian kondisi perkerasan jalan, diperoleh bahwa dengan menggunakan metode SDI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Baik” dan kondisi “Sedang” sedangkan dengan menggunakan metode PCI nilai kondisi perkerasan jalan pada beberapa segmen dalam kondisi “Excellent”, “Very Good”, “Good”, “Fair”, “Poor”, dan “Very Poor”. Dari tipe dan tingkat kerusakan didapatkan metode penanganan dengan patching dan rekonstruksi

    Perancangan Ulang Sisi Udara Bandara Notohadinegoro Jember sebagai Bandara Sub-Embarkasi Haji/Umrah

    Get PDF
    Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur juga meningkatkan animo penduduk Jawa Timur terutama wilayah Tapal Kuda (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo) untuk melaksanakan ibadah haji/umrah. Jemaah umrah wilayah Tapal Kuda setiap tahun mengalami kenaikan dan haji pada tahun 2023 sebesar 14 kloter. Para jemaah menggunakan transportasi darat menuju Bandara Juanda sebagai bandara embarkasi haji, oleh sebab itu munculnya usulan diberlakukan Bandara Notohadinegoro sebagai bandara sub-embarkasi haji sehingga perlu dilakukan perencanaan ulang Bandara Notohadinegoro. Aksi tersebut mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs) ke 9 ialah Industry, Innovation, and Infrastructure. Pengembangan infrastruktur Bandara Notohadinegoro bertujuan untuk meningkatkan pergerakan lalu lintas udara otomatis mendukung obyek pariwisata wilayah Kabupaten Jember dan sekitarnya sehingga meningkatkan perekonomian pada daerah tersebut. Dalam melakukan perencanaan sisi udara, langkah pertama dilakukan peramalan penumpang, pergerakan pesawat, jemaah haji, dan umrah dengan metode regresi linier. Hasil peramalan tersebut menghasilkan pesawat rencana. Kemudian diperhitungan volume jam puncak. Perencanaan geometri sisi udara berdasarkan SKEP/77/VI/2005, SNI 03-7095-2005, dan ICAO. Selanjutnya, dilakukan perhitungan tebal perkerasannya menggunakan FAARFIELD. Lalu, evaluasi kesesuaian KKOP terhadap topografi bandara. Selanjutnya menganalisis travel time dan cost wilayah Tapal Kuda menuju Bandara Notohadinegoro dan Juanda. Dari analisis, Bandara Notohadinegoro tahun 2027 akan melayani 5.415 jemaah haji, 33.251 jemaah umrah, 206.744 penumpang, dan 4.000 pesawat per tahunnya serta pesawat rencana Boeing 737-800NG. Runway berdimensi (2.250 x 45) m, taxiway selebar 15 m, dan apron (113 x 78) m. Tebal perkerasannya didapat perkerasan lentur runway dan taxiway setebal 490 mm dan perkerasan kaku apron setebal 635 mm. Kesesuaian KKOP terhadap topografi dapat disimpulkan bahwa arah memanjang runway memenuhi syarat, sedangkan arah melintang runway tidak memenuhi syarat. Travel time yang dikeluarkan jemaah haji/umrah wilayah Tapal Kuda menuju Bandara Notohadinegoro lebih cepat dibandingkan perjalanan langsung menuju Bandara Juanda. Travel cost yang dikeluarkan menuju Bandara Notohadinegoro lebih mahal dibandingkan perjalanan langsung menuju Bandara Juanda

    Analisis Gerak SPM Hex-07 dan Tegangan Lokal pada Mooring Lug

    Get PDF
    Floating structure seperti kapal tanker yang saat ini banyak digunakan untuk eksplorasi minyak dan gas bumi dipengaruhi oleh beban lingkungan. Perlu untuk meminimalisir gerak dari kapal tanker dengan menggunakan Single Point Mooring (SPM). SPM berguna sebagai sistem tambat untuk meredam gerak dari tanker serta dapat mentransfer minyak dan gas ke tempat pemrosesan selanjutnya. Mooring lug pada Turntable Bearing Unit SPM akan mengikuti arah gerak tanker. Analisis respon yang dilakukan menghasilkan arah heading terbesar untuk tanker dari gerakan roll arah 90˚ pada kondisi ballast dengan nilai 3.592 deg/m. Sedangkan untuk SPM dengan respon terbesar dari gerakan pitch arah 0˚ dengan nilai 3.323 deg/m. Analisis tension juga dilakukan dan memperoleh tension terbesar pada Hawser PS dengan nilai 771.199 kN dengan semua tension yang dihasilkan dibawah safety factor dari ABS Guide for Position Mooring Systems. Analisis tegangan lokal pada mooring lug akibat tension menghasilkan nilai maksimum sebesar 226.46 MPa pada variasi ke-3, semua tegangan tergolong aman karena dibawah tegangan izin sebesar 253.65 mengacu pada ABS Rules for Building Classing Single Point Moorings

    Pembuatan Dashboard Peramalan Menggunakan Business Intelligence pada Cryptocurrency Guna Pengambilan Keputusan

    Get PDF
    Penggunaan mata uang kripto untuk transaksi internet yang semakin populer beberapa tahun terakhir menyebabkan banyaknya orang tertarik untuk menjadi trader atau sekedar berinvestasi. Ketiadaan lembaga seperti bank sentral untuk mengatur nilai menyebabkan mata uang kripto fluktuatif. Dikarenakan nilai mata uang kripto yang fluktuatif, maka diperlukan sebuah metode peramalan untuk memprediksi tren harga dari mata uang kripto. Pada buku ini penulis menggunakan metode peramalan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk memprediksi tren harga tersebut. Dashboard peramalan dengan bantuan Business Intelligence akan memvisualisasikan data yang yang telah diolah menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) yang dimasukkan pengguna menjadi data berbentuk diagram sehingga dapat mempermudah pengguna untuk mengambil suatu keputusan dalam melakukan trading ataupun investasi mata uang kripto

    Alternatif Desain Struktur Gedung Rumah Sakit Universitas Islam Malang dengan Base Isolator Tipe Friction Pendulum System (FPS)

    Get PDF
    Malang daerah yang sering terjadi Gempa Bumi karena letaknya berada pada daerah subduksi lempeng. Kondisi tersebut mengakibatkan sering terjadi gempa ber-skala besar. Dilakukan perhitungan ulang bangunan RS Universitas Islam Malang pada kelas situs sedang (SD) dengan Sistem Rangka Dinding Geser Beton Biasa, Sistem Rangka Dinding Geser Beton Khusus, Sistem Rangka Pemikul Momen Biasa (SRPMB) dan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Bahwa semua struktur tidak memenuhi Displacement karena beban gempa berlebih, sehingga perlu dilakukan peredaman kepada gempa yang terjadi. Selain itu, adanya ketidakberaturan struktur juga ditinjau terhadap pengaruh adanya penggunaan base isolation. Tujuan dari laporan ini untuk melakukan desain alternatif gedung dengan base isolator tipe Friction Pendulum System untuk membandingkan dengan sistem struktur lainnya terhadap interstory drift, base shear, displacement, dan fundamental period. Dari analisis yang sudah dilakukan, untuk perbandingan interstory drift akibat gempa, struktur base isolator memiliki interstory drift lebih kecil dibanding fixed base. Base isolator mampu mereduksi interstory drift rata-rata hingga 81.7% terhadap SRPMB, 73.6% terhadap SRPMK, 80.6% terhadap shearwall biasa. 79.4% terhadap shearwall khusus pada arah X serta 83.3% terhadap SRPMB, 75.7% terhadap SRPMK, 46.1% terhadap shearwall biasa. 42.8% terhadap shearwall khusus pada arah Y. untuk perbandingan base shear base isolation lebih besar (meningkat) dibanding fixed base. Hal ini karen koefisien modifikasi respon, R, base isolation lebih kecil dibanding fixed base sehingga menghasilkan gaya gempa yang lebih besar. Namun Struktur dengan base isolator memiliki displacement pada daerah tingkat pertama lebih besar daripada struktur dengan base isolation namun bertambah dengan tidak signifikan daripada fix base

    Identifikasi Variabel Berpengaruh pada Pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

    Get PDF
    Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di Kota Padang. Kawasan ini memiliki berbagai jenis daya tarik wisata serta potensi alam yang tersembunyi. Kawasan agrowisata ini memerlukan pengembangan dari berbagai aspek seperti aspek sumber daya manusia, daya tarik wisata, sarana dan prasarana hingga aksesibilitas. Selain itu adanya dampak negatif di sektor pariwisata pada masa pandemi covid-19 seperti penurunan jumlah pengunjung dan mempengaruhi nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengharuskan untuk mengetahui upaya pembangkitan kondisi sektor pariwisata di masa new normal. Selain itu pada pasca pandemi covid-19 produksi tanaman hias menurun. Dan juga kondisi infrastuktur penunjang agrowisata masih terdapat yang belum memenuhi standar tersedianya infrastruktur agrowisata. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variabel berpengaruh pada pengembangan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang., dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada stakeholders terpilih. Kemudian dilakukan analisis delphi pada hasil setiap kuesioner stakeholders terpilih untuk menemukan variabel berpengaruh pada pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun. Hasil dari penelitian didapatkan 21 variabel dan 26 sub-variabel yang berpengaruh pada pengembangan Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang

    Penerapan Metode Time Cost Trade Off (TCTO) dalam Optimasi Durasi dan Biaya pada Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Gempol–Pasuruan–Probolinggo

    Get PDF
    Proyek preservasi jalan dan jembatan Gempol–Pasuruan–Probolinggo merupakan salah satu proyek preservasi yang mengalami perlambatan pekerjaan dikarenakan adanya kegiatan mudik lebaran. Arus mudik lebaran menyebabkan bebe-rapa pekerjaan tidak dapat dilaksanakan sehingga menyebabkan pekerjaan preservasi jalan dan jembatan mengalami keterlam-batan. Selain itu, permasalahan dalam perizinan juga menyebab-kan proyek ini mengalami keterlambatan. Padahal, proyek ini terbatasi pada segi waktu penyelesaiannya karena jalan dan jembatan pada ruas tersebut berpengaruh terhadap kelancaran sektor perhubungan, baik pada mobilitas manusia maupun distri-busi barang. Oleh karena itu, perlu dilakukan percepatan penger-jaan proyek agar proyek dapat selesai tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi durasi dan biaya Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Gempol–Pasuruan–Probolinggo. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mempercepat pengerjaan proyek serta memeroleh penambahan biaya yang paling optimal adalah dengan optimalisasi jadwal baik dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off (TCTO) maupun fast tracking. Metode TCTO dilakukan dengan melakukan crashing durasi proyek. Pada metode crashing, dilakukan analisis Crash Duration, Crash Cost, dan Cost Slope pada aktivitas sisa pekerjaan yang berada pada lintasan kritis, kemudian dilakukan percepatan hingga jenuh seluruhnya. Setelah itu, dilakukan rekapitulasi hasil percepatan metode crashing (optimum dan maksimum) dan fast tracking. Penelitian ini menghasilkan durasi percepatan paling optimal dengan durasi akhir 99 hari dan biaya Rp30.525.265.504,56. Crashing optimum belum dapat mengejar target percepatan akibat keterlambatan proyek, namun dengan percepatan maksimum dapat mengerjar target percepatan

    Perencanaan Perbaikan dan Perkuatan Sisi Utara Dermaga Konstruksi untuk Kapal General Cargo 6.000 DWT di Tersus PT Pupuk Kaltim, Bontang

    Get PDF
    Dermaga Konstruksi PT Pupuk Kaltim merupakan dermaga jetty pertama yang dibangun pada tahun 1979 dan pengembangannya pada tahun 1988. Awalnya dermaga ini berfungsi sebagai tempat bongkar/muat material konstruksi pabrik PT Pupuk Kaltim. Namun, fungsi tersebut beralih menjadi tempat bongkar/muat bahan baku produksi dan distribusi pupuk urea dengan menggunakan kapal general cargo 2.000 DWT. Wilayah distribusi pupuk Urea, yaitu wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan sebagian Jawa Timur. Saat ini umur struktur sisi utara Dermaga Konstruksi telah lebih dari 30 tahun dan menyebabkan beban aktivitas bongkar/muat dermaga tidak optimal. Dan di tahun 2017, PT Pupuk Kaltim akan meningkatkan kapasitas kapal general cargo yang akan bersandar di Dermaga Konstruksi menjadi 6000 DWT. Berdasarkan dua faktor tersebut, sisi utara Dermaga Konstruksi perlu dilakukan perencanaan perbaikan dan perkuatan. Perencanaan dilakukan menggunakan standard utama British Standard 6349 tentang Maritime Works. Dalam perencanaan, dilakukan evaluasi fasilitas perairan dan daratan, fender dan bollard, dan struktur eksisting dermaga. Pemodelan struktur eksisting menggunakan program SAP2000. Setelah dilakukan evaluasi, selanjutnya merencanakan perbaikan dan perkuatan struktur dermaga, dan rencana anggaran biaya. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh kebutuhan struktur baru sebagai berikut: fender perlu diganti dengan tipe V G.1.4 SX-P H 600 mm L 3000 mm sebanyak 11 set, pelat lantai dengan tebal 600 mm, balok melintang dan memanjang dengan ukuran 400 x 800 mm, pile cap fender dengan ukuran 2000 x 2000 x 1500 mm, pile cap biasa ukuran 2000 x 2000 x 800, dan perbaikan tiang pancang menggunakan patch plate tebal 8 mm dengan kedalaman 13,385 m. Rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk perbaikan dan perkuatan struktur dermaga sebesar Rp41.098.695.745.60 (Empat Puluh Satu Milyar Sembilan Puluh Delapan Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Empat Puluh Lima Rupiah

    Penilaian Kesesuaian Fungsi Ekologi Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Inti Kraton Yogyakarta

    Get PDF
    Keberadaan vegetasi pada ruang terbuka hijau di daerah perkotaan memiliki manfaat dalam memperbaiki kualitas lingkungan dan kualitas udara. Seiring berkembangnya Kota Yogyakarta, terjadi perubahan pada vegetasi yang ada pada ruang terbuka hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kecenderungan fungsi ekologi pada Kawasan Inti Kraton Yogyakarta. Untuk mengetahui kriteria penilaian dilakukan penyebaran kuesioner Delphi, sedangkan penilaian tersebut dilakukan melalui pendekatan in depth interview menggunakan metode Content Analysis untuk melihat kecenderungan fungsi terkait kesesuaiannya pada setiap RTH di Kawasan Inti Kraton Yogyakarta yang terbagi menjadi tiga zona yaitu RTH pada Alun-alun Utara, Alun-alun Selatan, dan Komplek Kraton Inti. Penelitian ini menghasilkan 5 kriteria penilaian fungsi ekologi yaitu pengatur suhu/peneduh, penyerap polutan gas, penahan angin, kontrol kelembaban udara, dan penjerap partikel. Penelitian ini juga menghasilkan penilaian berupa kecenderungan fungsi setiap lokasi yang dinilai berdasarkan kriteria-kriteria tadi, dimana pada ketiga zona sudah memiliki kecenderungan fungsi ekologi yang cukup sesuai, kecuali pada pengatur suhu/peneduh pada ruang tengah Alun-alun Utara maupun Selatan yang kurang sesuai dan penyerap polutan gas pada Komplek Kraton Inti yang tidak signifikan karena tidak terdapat sumber polutan pada area tersebut

    Pra Desain Pabrik Biopackaging dari Bagasse dan Waste Virgin Paper dengan Proses Kraft

    Get PDF
    Pabrik biopackaging dilakukan melalui proses kraft. Pabrik biopackaging ini diharapkan dapat menghasilkan packaging yang ramah lingkungan untuk mengurangi limbah yang tidak bisa dimanfaatkan kembali. Pabrik ini direncanakan dengan kapasitas sebesar 2.465 pcs/hari untuk tipe 1; 116.722 pcs/hari untuk tipe 2; 218.494 pcs/hari untuk tipe 3 dan 301.730 pcs/hari untuk tipe 4. Bahan baku utama biopackaging ini adalah bagasse dan waste virgin paper. Pendirian pabrik biopackaging ini direncanakan dibangun di Malang, Jawa Timur, dengan mempertimbangkan beberapa aspek antara lain ketersediaan bahan baku dan air yang melimpah, sumber energi listrik memadai, jumlah tenaga kerja pada usia kerja memenuhi, dan topologi daerah yang memadai. Proses kraft menggunakan NaOH dan Na2S dilakukan pada suhu 175oC dan tekanan 6,9 atm selama 12 menit. Konversi dalam menghilangkan lignin yang didapat adalah 50% dan untuk proses recovery unit dilakukan pengolahan black liquor yang berasal dari tahap washing pada proses pulping. Black liquor dipekatkan konsentrasinya dalam multi-effect evaporator dan konsentrator merupakan titik dimana black liquor dapat efektif terbakar dalam recovery boiler yang biasanya berupa 65% padatan atau lebih. Black liquor disemprotkan ke dalam bagian bawah recovery boiler untuk dibakar dengan oksigen sehingga Na2S terbentuk. Pada recovery unit ini, juga dilakukan pengolahan dalam lime kiln untuk mendapatkan kembali CaO dan pemisahan lignin. Sumber dana investasi berasal dari modal pinjaman 60% dan modal sendiri 40% dengan bunga 8,5% per tahun. Dari analisa ekonomi, didapatkan penaksiran modal/ Capital Expenditure (CAPEX) sebesar Rp663.725.166.768 dan biaya operasional/ Operational Expenditure (OPEX) sebesar Rp194.004.201.727. Hasil penjualan produk per tahun sebesar Rp693.476.068.366 dengan Internal Rate Return (IRR) 18,33%, waktu pengembalian produk 8,24 tahun dan Net Present Value (NPV) sebesar Rp922.110.902.337. Berdasarkan data analisa kelayakan di atas, maka disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan

    3,519

    full texts

    3,833

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Teknik ITS
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇