Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    The Effect Of Project Based Learning (PjBL) Model On Creative Thinking Ability of Student.

    Get PDF
    This study aims to find out the effect of Project Based Learning (PjBL) models on students' creative thinking abilities. The population was all students of class X SMA 7 Bandar Lampung that treated by 204 students. The samples were students of class X.B as class of PjBL and X.C as discovery learning which were selected  from the population by cluster random sampling technique. This quasi-experimental research used the Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group design. Data were statistically analyzed using Ancova and LSD. The results showed that PjBL model had a significant effect on the ability to think creatively with a significance number of 0,000 (p <0.05). The mean value of students' creative thinking abilities in the PjBL class ( = 87.33) higher than the average value of the discovery learning class( = 75.17).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Bandar Lampung sejumlah 204 peserta didik. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X.B sebagai kelas PjBL dan X.C sebagai kelas discovery learning yang dipilih dari populasi dengan teknik cluster random sampling. Penelitian kuasi eksperimen ini menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Non Equivalent. Data dianalisis secara statistik dengan uji Ankova dan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PjBL berpengaruh signifikan (sig= 0,000; p<0,05) terhadap kemampuan berpikir kreatif. Rerata nilai kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada PjBL ( = 87,33) lebih tinggi dari rerata pada kelas discovery learning ( =75,17). Kata kunci: kemampuan berpikir kreatif, discovery learning, project based learnin

    Kerangka Logika dan Keterampilan Inferensi Siswa dalam Kegiatan Praktikum Klasifikasi Tumbuhan

    Get PDF
    This research is an experimental study which aims to see the effect of plant classification practicum activities in improving student’s logical framework and inference skills.  The subjects of the study is junior high school students who were randomly selected. The collected data was analyzed using Z and t tests to see the significance of the average student’s score. The criteria for the significance of practicum activities are achieved if the results of the Z and t test calculations differ significantly and the average students score is ≥ 75 students, as well as the number of students who get those score is > 65 students. The results showed that average students’ performance score were 78.2 and 83.1. While question score were 79.5 and 79.2. As well as the results of X and t test calculations show there were a significance in students' grades. Thus the practical activities of plant classification effectively develop the framework of logic and inference skills of students. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kegiatan praktikum klasifikasi tumbuhan dalam meningkatkan kerangka logika dan keterampilan inferensi siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental. Subjek penelitian adalah siswa SMP yang dipilih secara acak kelas. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Z dan uji t untuk melihat signifikansi nilai rata-rata kinerja dan soal antara dua praktikum yang dilakukan. Kriteria signifikansi kegiatan praktikum tercapai jika hasil perhitungan uji Z dan uji t berbeda signifikan dan rata-rata nilai siswa ≥ 75 serta jumlah siswa yang mendapatkan nilai tersebut > 65 siswa. Hasil analisis pada kedua praktikum didapatkan nilai rata-rata kinerja siswa yaitu 78,2 dan 83,1. Sedangkan hasil analisis pertanyaan pada kedua praktikum yaitu 79,5 dan 79,2. Serta hasil perhitungan uji Z dan uji t menunjukkan terdapat signifikansi nilai siswa. Dengan demikian kegiatan praktikum klasifikasi tumbuhan efektif mengembangkan kerangka logika dan keterampilan inferensi siswa. Kata kunci: kerangka logika, keterampilan inferensi, kegiatan praktikum, klasifikasi tumbuhanDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v8i3.2144

    Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi Lisan dan Hasil Belajar Plantae

    Get PDF
    The purpose of this research was to know effect of Problem Based Learning to Improving Oral Cummunication skill and Student’s Cognitive Result in Grade X SMA Negeri 1 Purbolinggo in Plantae topic. The method for this research was a pretest-posttest design, using a purposive sampling technique, with a total sample of 72 students and analyzed by t-test. The research results showed that oral communication skill for experiment group is 82,05 (very good) and for control group is 69,72 (good). Student’s cognitive result for N-Gain experiment group is 0,50 (moderate) and for control group is 0,30 (low) with Sig. (2-tailed) t-count < 0,05. Therefore, Improving Oral Cummunication skill and Student’s Cognitive Result in Grade X SMA Negeri 1 Purbolinggo with Problem Based Learning in Plantae topic is significantly. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi lisan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas x SMA Negeri 1 Purbolinggo pada materi pokok Plantae. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total 72 siswa dan dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa kriteria rata-rata nilai keterampilan berkomunikasi lisan peserta didik pada kelas eksperimen yaitu 82,05 (Sangat Baik) dan 69,72 (Baik) untuk kelas kontrol. Nilai rata-rata N-Gain pretest-posttest pada kelas eksperimen adalah 0,50 (Sedang) dan kelas kontrol adalah 0,30 (Rendah) dengan Sig. (2-tailed) t-hit < 0,05. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dalam upaya meningkatkan keterampilan berkomunikasi lisan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Purbolinggo melalui model problem based learning pada materi pokok Plantae.Kata kunci: hasil belajar kognitif, keterampilan komunikasi lisan, Plantae, problem based learningDOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v8i3.2159

    Analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada materi perubahan lingkungan di SMA Negeri 1 Gadingrejo

    Get PDF
    This study aims to determine the high-level thinking skills of students of SMA Negeri 1 Gadingrejo class X on environmental change material. The design used in this research is descriptive with a quantitative approach. The research sample was students in class X IPA 1, X IPA 4 and X IPA 5 totaling 104 students who were selected by purposive sampling technique. Higher order thinking skills data with written tests and using the google form format. Higher thinking skills data were analyzed descriptively. The results showed that the higher order thinking skills of students at SMA Negeri 1 Gadingrejo were greatly reduced with an average percentage value of 53.52. So it can be concluded that the analysis of high-level thinking skills is still low with a very low category. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA Negeri 1 Gadingrejo kelas X pada materi perubahan lingkungan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas X IPA 1, X IPA 4 dan X IPA 5 berjumlah 104 peserta didik yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data kemampuan berpikir tingkat tinggi dilakukan menggunakan format google form. Data kemampuan berpikir tingkat tinggi dianalisis secara deskriptif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di SMA Negeri 1 Gadingrejo tergolong kurang sekali dengan rata-rata nilai persen sebesar 53,52. Jadi dapat disimpulkan bahwa analisis kemampuan berpikir tingkat tinggi masih rendah dengan kategori kurang sekali. Kata kunci: analisis, perubahan lingkungan, kemampuan berpikir tingkat tinggi DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v8i3.2150

    Penyajian Poster 3D pada Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap Kreativitas dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 2 Gadingrejo pada Materi Sistem Pernapasan

    No full text
    This study aims to determine the application of TSTS learning by presenting 3D posters to increase students' creativity and critical thinking. The design of this study was a pretest-posttest control group design. Based on the data obtained, the ability of creativity before learning is still at a quite creative level, while after learning it increases to be very creative. Critical thinking skills in the experimental class have the highest N-gain score on strategy and tactics indicators, while the control class is on indicators of building basic skills. Critical thinking skills are carried out by statistical tests using theIndependent Sample T-test, thevalue is obtained sig. (2-tailed) 0.00 <0.05. The results showed that the application oflearning Two Stay Two Stray (TSTS)with the presentation of 3D posters could improve creativity and critical thinking skills of class VIII students of SMP Negeri 2 Gadingrejo in the Respiratory System material.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran TSTS dengan penyajian poster 3D terhadap peningkatan kreativitas dan berpikir kritis peserta didik. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest control group design. Berdasarkan data yang didapatkan, kemampuan kreativitas sebelum pembelajaran masih pada tingkat cukup kreatif, sedangkan sesudah pembelajaran meningkat menjadi sangat kreatif. Keterampilan berpikir kritis pada kelas ekpserimen memiliki skor N-gain tertinggi pada indikator strategi dan taktik, sedangkan kelas kontrol terdapat pada indikator membangun keterampilan dasar. Keterampilan berpikir kritis dilakukan uji statistik menggunakan uji-Independent Sample T-test didapatkan nilai sig. (2-tailed) 0,00 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dengan penyajian poster 3D dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Gadingrejo pada materi Sistem Pernapasan. Kata kunci: berpikir kritis, kreativitas, Two Stay Two Stray (TSTS), poster 3

    Pengaruh Model Pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) dan Gender Terhadap Keterampilan Argumentasi Siswa SMP Pada Materi Pokok Sistem Pencernaan Manusia

    No full text
    This study aimed to find out the effect of Driven Inquiry (ADI) Learning Model, gender, and the interaction between learning models and gender on the students argumentation skills. The population was students of class VIII SMP 15 Bandar Lampung City totaling 352 students. The samples were students of class VIII A as class of ADI and VIII B as guided inquiry which were selected from the population by cluster random sampling technique. The study was quasi-experimental with Pre-test Post-test Non Equivalent Control Group Design. The data is taken from pre-test and post-test argumentation skill question test in essay form. The data were statistically analyzed using Ancova test and LSD. The results showed that the learning ADI model and gender differences significally influenced argumentation skilld with significant value of each were 0,000 dan 0,000. The mean value of the argumentation skills of students who use the ADI model is higher than the guided inkuiry model, the value of female is higher than male. While interaction between the ADI model and gender differences does not have significant effect on argumentation skills with a significant value of 0,961.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi pengaruh penggunaan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI), gender, dan interaksi antara model pembelajaran dengan gender terhadap keterampilan argumentasi siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Bandar Lampung sejumlah 352 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas ADI dan VIII B sebagai kelas inkuiri terbimbing yang dipilih dari populasi dengan teknik cluster random sampling. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan Pre-test Post-test Non Equivalent Control Design. Data diambil dari nilai pretes dan postes keterampilan argumentasi dengan soal berbentuk esai. Data dianalisis secara statistik dengan uji Ankova dan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ADI dan gender berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi dengan nilai signifikansi masing-masing adalah 0,000 dan 0,000. Rerata nilai keterampilan argumentasi siswa yang menggunakan model ADI lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan model inkuiri terbimbing, nilai siswa perempuan lebih tinggi daripada siswa laki-laki. Sementara, interaksi antara model ADI dengan gender tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan argumentasi dengan nilai signifikansi 0,961.Kata kunci: argument-driven inquiry, gender, keterampilan argumentasi

    Pengetahuan, Sikap dan Pola Konsumsi Mahasiswa terhadap Fast drink: Analisis Kelayakan Konsumsi Minuman Olahan Es Thai Tea di Kota Palangka Raya

    Get PDF
    This type of research is descriptive exploratory using survey research methods. It is known that the sample of processed Thai tea iced drinks tested is not suitable for consumption, the Coliform bacterial contamination exceeds. Data collection techniques using respondent questionnaires. The results of this study are drinks are sold in the city of Palangka Raya were student knowledge regarding the feasibility of consuming processed fast drinks in high category as many as 143 students (71%) and student consumptive attitudes towards fast drinks in low category as many as 89 students (44.5%). Knowledge and attitudes of students in determining the choice of fast drinks for consumption can be influenced by external factors, such as invitations from friends, increasing urban lifestyles and the emergence of various brands that are trends among young people. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan menggunakan metode penelitian survei. Diketahui bahwa sampel minuman olahan es thai tea yang diujikan tidak layak untuk dikonsumsi, cemaran bakteri Coliform melebihi ketentutan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner responden. Hasil penelitian ini adalah fast drink yang dijual di kota Palangka Raya dari segi pengetahuan mahasiswa mengenai kelayakan konsumsi minuman olahan fast drink pada kategori sangat tinggi sebanyak 143 mahasiswa (71%) dan sikap konsumtif mahasiswa terhadap fast drink pada kategori rendah sebanyak 89 mahasiswa (44,5%). Pengetahuan dan sikap mahasiswa dalam menentukan pemilihan fast drink untuk dikonsumsi dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti ajakan teman, gaya hidup di perkotaan yang meningkat serta munculnya berbagai macam brand yang menjadi trend dikalangan anak muda. Kata kunci: sikap, kelayakan konsumsi, fast drink, pengetahuan, thai tea DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jbt.v9i2.2279

    Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Keterampilan Kolaborasi Pencemaran Lingkungan

    Get PDF
    This study aims to analyze the effect of discovery learning models on collaboration skills. Samples consisting of two classes, class VII A as the experimental class and VII C as the control class selected by purposive sampling technique. Data on student collaboration skills were obtained from the observation sheets on student collaboration skills assessment which were analyzed descriptively. The results showed that the indicator of collaboration skills that had the highest percentage were collaboration skills with very good criteria (81.25 ± 0.61) while the lowest percentage of indicators of collaboration skills among students was communication (62.5 ± 1.45) with criteria good. The average value of students' collaboration skills in the experimental class (72.64 ± 5.31) is higher than in the control class (62.71 ± 4.96). So, it can be concluded that the discovery learning model assisted by drawing worksheets influences the students' collaboration skills.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap keterampilan kolaborasi. Sampel penelitian yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 peserta didik danVII C sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 peserta didik yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data keterampilan kolaborasi peserta didik diambil dengan menggunakan lembar observasi penilaian keterampilan kolaborasi peserta didik yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator keterampilan kolaborasi yang memiliki presentase tertinggi yaitu keterampilan kemampuan kerjasama dengan kriteria sangat baik (81,25  ± 0,61) sedangkan presentase indikator keterampilan kolaborasi peserta didik yang terendah adalah komunikasi (62,5 ± 1,45) dengan kriteria baik.  Nilai rata-rata keterampilan kolaborasi peserta didik kelasekperimen (72,64 ± 5,31) lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol (62,71 ± 4,96). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik. Kata kunci: discovery learning, keterampilan kolaborasi, lingkunga

    Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV dengan Materi Ekosistem Pada Pengelolaan Sampah Selaras Kearifan Lokal

    Get PDF
    This study aims to increase learning motivation through guided inquiry learning models in class IV SDN Warugunung II Surabaya with ecosystem material on waste management in line with local wisdom.This type of research is quantitative descriptive with experimental methods and the One-Shot Case Study design. The independent variable in this study is the guided inquiry learning model while the dependent variable is learning motivation. The subjects of this study were 29 students in grade IV SDN Warugunung II Surabaya. Data collection techniques used were observation, questionnaire. The results of the research model of guided inquiry learning with ecosystem material on waste management are in line with local wisdom towards the learning motivation of fourth grade students at SDN Warugunung 2 Surabaya through the interests, readiness, and attention aspects of 4,29, 4,02, 4,11 with categories well so that the inquiry learning model can increase student learning motivation.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada siswa kelas IV SDN Warugunung II Surabaya dengan materi ekosistem pada pengelolaan sampah selaras kearifan lokal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen dan dengan desain One-Shot Case Study. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Model pembelajaran inkuiri terbimbing sedangkan variabel terikatnya adalah motivasi belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Warugunung II Surabaya sebanyak 29 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket. Hasil dari penelitian model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan materi ekosistem pada pengelolaan sampah selaras kearifan lokal terhadap motivasi belajar siswa kelas IV di SDN Warugunung 2 Surabaya melalui aspek minat, kesiapan, dan perhatian yaitu 4,29, 4,02, 4,11 dengan kategori baik sehingga model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.Kata kunci: Pembelajaran inkuiri, motivasi belajar siswa, mata pelajaran IP

    Perbandingan Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Inkuiri Bebas yang Dimodifikasi terhadap Keterampilan Proses Sains

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan inkuiri bebas yang dimodifikasi terhadap keterampilan proses sains pada materi pokok keanekaragaman hayati. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Sekampung dengan jumlah 148 siswa yang terdiri dari 4 kelas. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa dari kelas X MIA 1 dan X MIA 2 yang dicuplik menggunakan teknik cluster random sampling dengan jumlah 74 siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Pretes-Postes Kelompok Non-ekuvalen. Instrumen yang digunakan adalah soal pretes dan postes keterampilan proses sains dalam bentuk essai. Data diambil dari nilai pretes dan postes. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Ankova dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan inkuiri bebas yang dimodifikasi terhadap keterampilan proses sains dengan nilai signifikansi 0,000. Keterampilan proses sains siswa pada kelompok inkuiri bebas yang dimodifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok inkuiri terbimbing dengan perbedaan rerata nilai sebesar 9,302

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇