Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    PENGARUH MODEL GI TERHADAP PENGUASAAN MATERI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA

    Get PDF
    This research was aimed to know the effect of group investigation model to students learning activity and students comprehension at SMA N 1 Sungkai Selatan. Samples were X.1 and X.2 that was chosen from population by cluster random sampling. This research design was pretest-postest non equivalent class. Quantitative data were obtained from the average of pretest and postest scores that were analyzed statically using t-test and U-test with SPSS 17. Qualitative data were students learning activity that were analyzed descriptively. The result showed improvement of students comprehension in experiment class has 30,04. This model also improved students learning activity from first meeting (62,50) to the second meeting (66,10). Thus, using group investigation model could improved significantly on students comprehension and learning activity.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran GI terhadap penguasaan materi dan aktivitas belajar siswa di SMA Negeri 1 Sungkai Selatan. Sampel penelitian adalah siswa kelas X.1dan X.2 yang dipilih dari populasi secara cluster random sampling. Desain penelitian ini adalah pretes postes tak ekuivalen. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes dan postesyang dianalisis secara statistik menggunakan uji-t dan uji-U melalui program SPSS 17. Data kualitatif berupa data aktivitas belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran GI pada kelas eksperimen meningkatkan penguasaan materi oleh siswa dengan rata-rata N-gain 30,04. Model GI juga meningkatkan aktivitas belajar siswa dari pertemuan I (62,50) ke pertemuan II (66,10). Dengan demikian, penggunaan model pembelajaran GI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penguasaan materi dan aktivitas belajar siswa.Kata kunci : aktivitas belajar siswa, model pembelajaran GI, pencemaran lingkungan, penguasaan mater

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP SELF EFFICACY DAN HASIL BELAJAR

    Get PDF
    The purpose of this research was to know the influence of problem based instructions model on self efficacy and students learning outcomes in environmental management . The design of this reserach was quasi experimental with non equivalent pretest-postest. Population were 7th grade student at SMP N 1 Seputih Mataram. Analysis of the quantitative data in this research was using ANOVA test. These result in ANOVA test showed a significance level of 5%. Qualitative data were self efficacy which was analyzed descriptively. Self efficacy average on experimental class get sufficient characteristic (82,94%). This increasing was followed by student learning outcome. The result showed that learning outcomes of experiment class was sufficient characteristic (63) and control class get low characteristic (42). Based on this research, it can be concluded that the problem based instruction model give influence to self efficacy and students learning outcomes in human role in environmental management to improve pollution and damage of environment subject matter.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Instruction terhadap self efficacy dan hasil belajar siswa pada materi pengelolaan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest-postest non equivalen. Populasi adalah siswa kelas VII di SMP N 1 Seputih Mataram Lampung Tengah. Data kuantitatif berupa hasil belajar diperoleh dari pretes dan postes yang dianalisis menggunakan uji ANOVA yang menunjukkan taraf signifikansi 5%. Data kualitataif berupa self efficacy yang dianalisis secara deskriptif. Rata-rata self efficacy pada kelas eksperimen berkriteria baik (82,94%). Meningkatnya self efficacy diikuti dengan meningkatnya hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen (63) dan kelas kontrol (42). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Instruction berpengaruh terhadap self efficacy dan hasil belajar siswa pada materi pengelolaan lingkungan.Kata kunci: hasil belajar, problem based instruction, self efficac

    PENGARUH MEDIA MAKET TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR DAN PENGUASAAN MATERI SISWA

    Get PDF
    This research was aimed to determine the influence of mock media towards students learning activities and conceptual understanding. Samples were X1 as experiment class and X2 as control class that selected by purposive sampling. The design of this research was pretest-posttest non-equivalent group. Quantitative data was obtained from the average of test scores that analyzed by using t-test and U-test. Qualitative data were students learning activities and questionnaire responses that analyzed descriptively. The results showed that students learning activities at experiment class was higher than control class. The aspect of asking question (63%), giving ideas/opinions (93%), communication in group (82,80%), responding question (77%). Students conceptual understanding improved with average value of pretest (39,87%), posttest (84,85) and N-gain (0,75). In addition, most of the students gave positive responds to the using of mock media. Thus, mock media influence to student activities improvement and significant to student conceptual understanding.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media maket terhadap aktivitas belajar dan penguasaan materi oleh siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas X1 sebagai kelas eksperimen dan X2 sebagai kelas kontrol yang dipilih secara purposive sampling. Desain penelitian ini adalah pretes-postes kelompok tak- ekuivalen. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Data kualitatif berupa data aktivitas belajar dan tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Pada aspek mengajukan pertanyaan (63%), mengungkapkan ide/pendapat (93%), berkomunikasi dalam kelompok (82,80%), menjawab pertanyaan (81,83%). Penguasaan materi siswa juga mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai pretes (39,87), postes (84,85) dan N-gain (0,75). Selain itu, sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media maket. Dengan demikian media maket berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas belajar dan siginifikan terhadap penguasaan materi oleh siswa.Kata kunci : aktivitas belajar, media maket, penguasaan mater

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP SELF-EFFICACY DAN HASIL BELAJAR

    Get PDF
    The aim of this research was to figure out the effect of Problem based instruction toward self-efficacy and student learning outcomes. The design of the research was pretest and posttest non-equivalent. The samples were students in class VIIC and VIIDJunior High School 2 Seputih Mataram that were selected by purposive sampling. The quantitative data were learning outcomes obtained from the average value of pretest, posttest, and N-gain that were analyzed by Anova One way test on level of confidence 5 %. The qualitative data and student self-efficacy that analyzed descriptively. The result showed that learning outccomes of experiment class was mediumcriteria (57,21) and control class was medium criteria (31,87). The improvement of student self-efficacy in aspect of performance achievement shown by the experiment class was general criteria (75,88%). Therefore, it can be concluded that Problem Based Instruction improved learning outcomes and effected student self-efficacy.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model problem based instruction terhadap self-efficacy dan hasil belajar siswa. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest kelompok tak ekuivalen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIIC dan VIID SMPN 2 Seputih Mataram yang dipilih secara purposive sampling. Data kuantitatif berupa hasil belajar diperoleh dari nilai pretes, postes, dan N-gain yang dianalisis secara statistik dengan uji Anova pada taraf kepercayaan 5%. Data kualitatif self-efficacy siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas eksperimen berkriteria sedang (57,21) dan kelas kontrol berkriteria sedang (31,87). Peningkatan self-efficacy pada aspek pencapaian kinerja pada kelas eksperimen berkriteria pada umumnya (75,88%). Dengan demikian, disimpulkan bahwa problem based instruction meningkatkan hasil belajar siswa dan berpengaruh terhadap self-efficacy siswa.Kata kunci: hasil belajar, problem based instruction, self-efficac

    KESESUAIAN INSTRUMEN EVALUASI DENGAN MATERI PLANTAE YANG DIAJARKAN GURU DI SMA BANDUNG

    Get PDF
    Evaluation instrument for measuring the ability of the students must be in accordance with the basic competencies, so that the competencies expected to be achieved. This study from the aspect of material suitability evaluation instruments with the material submitted by teachers during the learning process in the classroom. The method used in this research was descriptive method. Subjects were six biology teachers of the seven high schools in Bandung as samples, each school representing the three clusters. Selection of the samples was conducted using stratified sampling technique, by selecting the category of schools with high, medium and low. Basic competencies were analyzed Plantae material of X grade. The data obtained by observation, documentation and questionnaire study. The suitability of material evaluation instruments with the material submitted by teachers during the learning process in the classroom at Plantae material that is equal to 83.88%.Keywords: basic competencies, evaluation instrument, learning outcomesInstrumen evaluasi dalam mengukur kemampuan siswa harus sesuai dengan kompetensi dasar, agar kompetensi yang diharapkan bisa tercapai. Penelitian ini dilihat dari aspek kesesuaian materi instrumen evaluasi dengan materi yang disampaikan guru selama proses pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah enam orang guru biologi dari tujuh SMAN di kota Bandung sebagai sampel, setiap sekolah mewakili tiga cluster. Pemilihan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik stratified sampling, yaitu dengan memilih sekolah dengan katagori tinggi, sedang dan rendah. KD yang dianalisis materi Plantae kelas X. Data diperoleh dengan cara observasi, studi dokumentasi dan angket. Kesesuaian materi instrumen evaluasi dengan materi yang disampaikan guru selama proses pembelajaran di kelas pada materi Plantae yaitu sebesar 83,88%.Kata kunci: hasil belajar, instrumen evaluasi, kompetensi dasa

    HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERTANYAAN SISWA BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM DENGAN HASIL BELAJAR SISWA

    Get PDF
    The purpose of this research was to determine relationship between quality of questions with student learning outcomes. The design was descriptive correlational. The samples were students of class XI IPA SMA Negeri 1 Pagelaran that were selected by purposive sampling. Qualitative data was quality of student questions that compare with learning outcomes and quantitative data was learning outcomes from daily examination. The data was tested statistically by using Pearson correlation test (Product Moment). The results showed there was no correlation between quality of students questions and learning outcomes with equal to -0.078. No correlation between quality of student questions and student learning outcomes might caused by the difficulty of the reproductive system subject matter which must be explored specificly, and unsuitable of speech learning method.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara kualitas pertanyaan dengan hasil belajar siswa. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pagelaran. Data penelitian berupa data kualitatif yaitu kualitas pertanyaan siswa yang dibandingkan dengan hasil belajar siswa dan data kuantitatif yaitu nilai hasil belajar yang diperoleh dari nilai ulangan harian. Data yang telah diperoleh diuji statistik menggunakan uji korelasi Pearson (Product Moment). Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada korelasi antara kualitas pertanyaan siswa dengan hasil belajar siswa yaitu sebesar -0,078. Tidak adanya hubungan antara kualitas pertanyaan siswa dengan hasil belajar siswa diduga disebabkan oleh sulitnya materi sistem reproduksi yang harus digali secara spesifik, serta kurang tepatnya penggunaan metode ceramah dalam pembelajaran.Kata kunci: hasil belajar, pertanyaan siswa, taksonomi Bloo

    PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR

    Get PDF
    The goal of this research is to know the utilization of schools environment as the learning source to increase the activity and learning outcomes of students. The design of this research is pretest posttest not equivalent. The samples of this research are VIIIA and VIIIB that chosen by cluster random sampling technique. The data of this research are qualitative and quantitative data. The analysis of qualitative data are obtained from the average score of pretest, posttest, and N-gain that analyzed by using T-test and U-test. Quantitative data are the description of activity and questionnaire of students responses. The result of this research showed that the activity of discussing is 66,67% in medium category and the lowest activity is submitting idea 56,67% in low category. The learning outcomes is increased with the average of 46,03. Thus the utilization of schools environment can improve significantly the learning activity.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar oleh siswa. Desain penelitian ini adalah pretes postes tak ekuivalen. Sampel penelitian ini adalah kelas VIIIA dan VIIIB yang dipilih secara cluster random sampling. Data penelitian berupa data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-gain yang dianalisis menggunakan uji t dan uji U. Data kuantitatif berupa deskripsi aktivitas dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas melakukan diskusi 66,67% berkategori sedang dan aktivitas terendah mengajukan ide 56,67% berkategori rendah. Hasil belajar mengalami peningkatan secara signifikan dengan rata-rata 46,03. Dengan demikian pemanfaatan lingkungan sekolah dapat meningkatkan aktivitas belajar.Kata kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, lingkungan sekitar sekola

    DESKRIPSI KEMAMPUAN GURU IPA DI SMP SWASTA BANDAR LAMPUNG DALAM MENGELOLA LABORATORIUM

    Get PDF
    This research aimed to find out the description about the ability of natural science teacher at private junior high school Bandar Lampung in managing the laboratory. Design of the research was simple descriptive by purposive sampling technique, there were 14 teachers from 6 private junior high schools in Bandar Lampung. Data of the research were qualitative data from score assessment conversion that acquired by the questionnaire of science laboratory management, observation, and knowledge test. Result of the research showed that the ability of teacher was categorized very good just at one school that was respondent 2 (88.22). It was categorized very bad on respondent 1 (52.18), respondent 6 (36.29), respondent 4 (18.12), respondent 3 (17.03), and respondent 5 (11.87).The conclusion showed that the schools average in managing the laboratory was very bad.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan guru IPA di SMP swasta Bandar Lampung dalam mengelola laboratorium. Desain penelitian adalah deskriptif sederhana dengan teknik purposive sampling, sebanyak 14 orang guru IPA dari 6 SMP swasta Bandar Lampung. Data penelitian berupa data kualitatif hasil konversi skor penilaian yang diperoleh berdasarkan penilaian melalui angket pengelolaan laboratorium IPA, observasi, dan tes pengetahuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan guru yang dikategorikan sangat baik hanya terdapat di satu sekolah yaitu responden 2 (88.22). Dikategorikan kurang sekali pada responden 1 (52.18), responden 6 (36.29), responden 4 (18.12), responden 3 (17.03), dan responden 5 (11.87). Dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata sekolah dalam pengelolaan laboratorium dikategorikan kurang sekali.Kata kunci : kemampuan guru, SMP swasta, mengelola laboratoriu

    PENGARUH PENGGUNAAN MODEL THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Get PDF
    This study aimed to determine the effect of using learning model think-pair-share to students learning outcomes of junior high school YBL Natar. This study was quasi-experimental study with pretest and posttest design equivalent groups. Samples were students of class VII A and VII D that were selected by purposive sampling of the population. This research data were quantitative and qualitative. Quantitative data were N-gain analyzed by ANOVA test and U test. Results showed TPS can improved students learning outcomes with the average N-gain is 51,09. The average N-gain on indicator has increased 14,37 for C1 and C4 indicators 2,72. Activity of students in experimental class for all aspects had average 85,26% with high criteria. In addition, most of the students (86,29%) gave a positive response to think-pair-share learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran think-pair-share terhadap hasil belajar siswa di SMP YBL Natar. Penelitian ini merupakan studi eksperimen semu dengan desain pretest dan posttest kelompok ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII A dan VII D yang dipilih dari populasi secara purposive sampling. Data penelitian ini berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa N-gain yang dianalisis melalui uji anova dan uji U. Hasil penelitian menunjukkan TPS meningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dengan rata-rata N-gain yaitu 51,09. Rata-rata N-gain pada indikator yang mengalami peningkatan yaitu C1 14,37 dan indikator C4 sebesar 2,72. Aktivitas siswa pada kelas eksperimen untuk semua aspek memperoleh rata-rata 85,26% dengan kriteria tinggi. Selain itu, sebagian besar siswa (86,29%) memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan model pembelajaran think-pair-share.Kata kunci: hasil belajar, klasifikasi benda, think-pair-shar

    PENGGUNAAN MEDIA ADIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

    Get PDF
    The aim of this research to know the effect of audio visual media towards learning achievement and students learning activities. This research design was pretest-postest non equivalent group. Samples were class X1 and X2 that was chosen by purposive sampling. The quantitative data was obtained from the average value of pretest, postest, and N-gain were analyzed using U-test. The qualitative data was students learning activities which includes teamwork, discussion and presentation discussion results that were analyzed descriptively. The result showed that the audio visual media can improve students learning achievement proof with N-gain average was 25,32. N-gain average of C2 indicator was 23,15 and C4 indicator was 28,49. Learning activities of students from experimental had average 76,19% with high criteria for all aspects. Thus, learning by audio visual media  gave significant influence to improve students learning achievement and student learning activities for kingdom animalia subject matter.Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa. Desain penelitian adalah pretes-postes kelompok tak ekuivalen. Sampel penelitian ini kelas X1 dan X2 yang dipilih secara purposive sampling. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai pretes, postes, dan N-gain yang dianalisis menggunakan uji U. Data kualitatif berupa aktivitas siswa yang mencakup bekerjasama dengan teman, kegiatan diskusi dan mempresentasikan hasil diskusi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media audio visual meningkatkan hasil belajar dengan rata-rata N-gain sebesar 25,32. Rata-rata N-gain pada indikator C2 sebesar 23,15 dan indikator C4 sebesar 28,49. Aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen untuk semua aspek memperoleh rata-rata 76,19% dengan kriteria tinggi. Dengan demikian, pembelajaran menggunakan multimedia interaktif berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi pokok kingdom animalia.Kata kunci : hasil belajar, kingdom animlia, media audio visua

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇