Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Not a member yet
    474 research outputs found

    Kesulitan Guru IPA SMP Kelas VIII Dalam Merencanakan dan Melaksanakan Asesmen

    Get PDF
    This study was to identify the difficulties of 8th grade science teachers in Gedong Tataan, Pesawaran in the academic year of 2016/2017 in planning and implementing assessment for their students.Thus, all of 8th grade science teachers were selected by saturated sampling technique. This research design was descriptive. The data were from the questionnaire and interviews that were analyzed descriptively. The results showed that the average of difficulty experienced by teachers in planning and implementing the assessment was sufficient. The highest percentage that causes the teacher to have difficulty in assessment planning was determine learning goals according to Basic Competence. While the highest percentage that causes the teacher to have difficulty in implementing the assessment was the implementation of the affective domain assessment,especially in observing the affective aspect and conditioned the implementation of the assessment.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru IPA kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun ajaran 2016/2017 dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen. Sampel penelitian adalah seluruh guru IPA kelas VIII yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Desain penelitian adalah desain deskriptif. Data diperoleh dari hasil angket dan wawancara pada guru yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kesulitan yang dialami guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen tergolong cukup, persentase tertinggi yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam merencanakan asesmen adalah menetapkan tujuan pembelajaran yang sesuai dengan KD. Sementara persentase tertinggi yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam melaksanakan asesmen adalah dalam pelaksanaan asesmen ranah afektif, terutama dalam mengamati aspek sikap dan mengkondisikan pelaksanaan asesmen.Kata kunci: asesmen, guru IPA, kesulitan, melaksanakan, merencanaka

    Gaya Belajar Berdasarkan Gender dan Hubungannya dengan Hasil Belajar IPA

    Get PDF
    The study aim was to describe the learning style based on gender ang ats corelation with students learning achievement. Design research was a qualiative descriptive. The research samples were 120 students of class IX SMP Kedaton sub-district that were selected by purposive sampling.the research data were learning styles and learning achievement, that were obtained from questionnaries and written tests, data were analyzed descriptively and stastistically using different test Mann-Whitney U and Kendalls Tau correlation test. The result showed, that were three learning styles, that were visual, auditory, and kinesthetic. The auditory learning style was more dominant than the others. On test Mann-Whitney U there was no significant difference between students learnng styles of male and female students. There was no significant correlation between learning styles with learning achievement of male and female students.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya belajar berdasarkangender dan hubungan dengan hasil belajar siswa. Desain penelitian berupa deskritif kualitatif. Sampel penelitian adalah 120 siswa kelas IX SMP se-Kecamatan Kedaton yang dipiih secara purposive sampling. Data penelitian berupa gaya belajar dan hasil belajar, diperoleh dari angket dan tes tertulis, dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji beda Mann-Whitney U dan uji korelasi Kendalls Tau. Hasilnya, diketahui ada tiga gaya belajar yaitu gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Gaya belajar auditorial lebih dominan dibandingkan gaya belajar yang lain. Dalam uji Mann-Whitney U tidak terdapat perbedaan signifikan antara gaya belajar siswa laki-laki dan perempuan. tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar pada siswa laki-laki dan perempuan.Kata kunci: gaya belajar, gender, hasil belaja

    Analisis Praktikum Organisasi Kehidupan Dan Permasalahannya di SMP se-KecamatanTeluk Betung Utara

    Get PDF
    The aims of this research were to analyze the implementation of laboratory practice and its problems on living organism materials of junior high schools in Teluk Betung Utara. The samples were selected by purposive sampling. Data collection technique used questionnaire, interview, and observation, its analyzed using Miles and Huberman model. Research results showed that the laboratory practice on living organism materials was categorized as very good category, observation result of laboratory practice was good, and students laboratory practice worksheet was quite good. Problems appeared in the implementation of laboratory practice on living organism materials were limited number microscopes; laboratory practice activities was not conducive yet; lack of preparation before conducting the laboratory practice, and the students laboratory practice worksheet not directing the students yet in order to formulate a hypothesis. Based on the results of this study, it can be concluded that the implementation of laboratory practice and its problems on living organism materials in Teluk Betung Utara was categorized as very good although there was some problems existed in the laboratory practice implementation.Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan dan permasalahannya di SMP se-Kecamatan Teluk Betung Utara. Sampel dipilih secara purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi, yang dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian pelaksanaan praktikum berkriteria sangat baik, observasi tahapan pelaksanaan praktikum berkriteria baik, LKS-praktikum/LKPD-praktikum berkriteria cukup baik. Permasalahan dalam pelaksanaan praktikum yaitu keterbatasan jumlah mikroskop; kegiatan praktikum yang masih kurang kondusif; persiapan sebelum melaksanakan praktikum masih kurang, serta penyusunan LKS-praktikum/ LKPD-praktikum belum mengarahkan siswa untuk merumuskan hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan se-Kecamatan Teluk Betung Utara berkriteria sangat baik walaupun terdapat permasalahan dalam pelaksanaan praktikum.Kata kunci: organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    Hubungan Cara Belajar dengan Prestasi Belajar IPA Siswa Kelas IX di Metro

    Get PDF
    The study aims to identify students learning styles, correlation between student learning styles, and the related factors. The research samples using cluster random sampling technique of IX grade students with total samples were 318 students. Qualitative data were factors information and quantitative data which were learning styles and the achievement scores that were obtained from questionnares, interview, and tests. The data were analyzed by using Kolmogorov-Smirnov, linearity test, and product moment correlation test. The result showed that there were three ways of learning styles that the most widely used by students: reading (54,40%), listening (29,56%), and Speaking and writing (12,26%). The correlation result indicates a high significant correlation between learning styles and learning achievements. The dominant learning factors that influence student learning styles were learning resources.Penelitian bertujuan mengetahui cara belajar dan hubungan dengan prestasi belajar IPA, serta faktor yang berhubungan dengan cara belajar siswa. Desain penelitian berupa deskriptif-korelasional. Sampel penelitian menggunakan cluster random sampling pada siswa kelas IX di Metro Pusat dengan total sampel 318 siswa. Data kualitatif berupa deskripsi hubungan antara cara belajar dengan prestais belajar IPA, dan deskripsi hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dengan cara belajar siswa. Data kuantitatif berupa nilai angket dan nilai tes prestasi belajar. Data dianalisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov, uji linieritas, dan uji korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan tiga cara belajar yang paling banyak digunakan yaitu membaca (54,40%), mendengar (29,56%), serta mengucap dan menulis (12,26%). Hasil korelasi menunjukkan adanya hubungan signifikan yang tinggi antara cara belajar dengan prestasi belajar. Faktor belajar yang dominan berhubungan dengan cara belajar siswa adalah sumber belajar.Kata k#unci: cara belajar, faktor belajar, prestasi belaja

    PROFIL KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA

    Get PDF
    This study was to describe the profile and patterns of cooperation ability of students in science learning on class IV and V in 2015/2016. The research samples were students of class IVa and Va that were selected by purposive sampling. The study design was a simple descriptive.Collecting data used observation sheets, questionnaires student, teacher interviews, photo and video documentation.Data analysis was performed by descriptive technique which is the result of qualitative data then was described. The results showed that overall average of students cooperation ability have "medium" criteria with a value of 55.16%. There were formed four patterns, which were spontaneous cooperation, direct cooperation, contract cooperation, and traditional cooperation. The most patterns of students cooperation on the class IVa and Va was the contract cooperation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan kerjasama dan pola kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA kelas IV dan V Tahun Ajaran 2015/2016. Sampel penelitian adalah siswa kelas IVa dan Va SD N 1 Rajabasa Raya yang dipilih dengan purposive sampling. Desain penelitian adalah deskriptif sederhana. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, angket siswa, wawancara guru, serta dokumentasi foto dan video. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif yakni hasil penelitian berupa data kualitatif yang kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan rerata kemampuan kerjasama siswa SD Negeri 1 Rajabasa Raya berkriteria sedang dengan nilai 55,16%. Terbentuk empat pola yaitu kerjasama spontan, kerjasama langsung, kerjasama kontrak, dan kerjasama tradisional. Pola kerjasama siswa yang paling menonjol pada kelas IVa dan kelas Va adalah pola kerjasama kontrak.Kata kunci: kemampuan kerjasama, pembelajaran IPA, pola kerjasam

    ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM DAN PERMASALAHANNYA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN SE-KECAMATAN KEDATON

    Get PDF
    The aim of this research was to analyze the problems which arise in implementation of practical work of living organization materials in Kedaton region. The samples of this research were science teachers who conduct the practical work of living organization materials. The samples were taken by using purposive sampling technique. Research data were qualitative data which were taken from questionnaire, interview, photo, research observation sheets, and practical work implementation steps, such as students practical work sheet and biodata science teachers.This research was analyzed descriptively by using Miles and Huberman models. The result of the research showed that implementation practical work of living organization materials which was done by teachers and students had very good criteria. The step of implementation practical work sheet had good criteria.Thus, it can be concluded that the implementation of practical work of living organization materials had very good criteria, and the problem which occured in implementation of practical work was the limit of practical work instruments such as microscope.Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan permasalahan yang terjadi dalam praktikum materi organisasi kehidupan di SMP kelas VII se-Kecamatan Kedaton.Sampel penelitian adalah guru IPA yang melakukan praktikum materi organisasi kehidupan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa data kualitatif yang diperoleh dari angket, wawancara, foto, lembar observasi permasalahan dan tahapan pelaksanaan praktikum, perangkat pembelajaran seperti LKS praktikum dan biodata guru IPA. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan yang dilakukan oleh guru dan siswa memiliki kriteria sangatbaik. Tahapan pelaksanaan praktikum memiliki kriteriabaik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan memiliki kriteria sangat baik dan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan praktikum yaitu keterbatasan alat praktikum seperti mikroskop.Kata kunci: organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    PROFIL KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA SD NEGERI 2 RAJABASA DALAM PEMBELAJARAN IPA

    Get PDF
    The research purpose was to describe the ability of cooperative and the cooperative pattern among students at grade IV and V in Elementary School 2 Rajabasa Bandar Lampung in 2015/2016. This research used simple descriptive design. The sample of the research were fourth grade and fifth grade that were 94 students that chosen by using purposive sampling. The qualitative data were cooperative ability and students cooperative pattern that were obtained from observation sheets, students questionnaire, teachers interview, and documentation. Data was analyzed descriptively. The result of the research showed that students cooperative ability in science learning has high criteria and the score was 72,23%. Aspect of obey the rules was the highest percentage of students cooperative ability that was 77,49% with high criteria. There were four pattern of students cooperative pattern formed. The dominant cooperative pattern was spontaneous.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kerjasama dan pola kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV dan V SD Negeri 2 Rajabasa Bandar Lampung tahun ajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif sederhana. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV dan V berjumlah 94 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kualitatif berupa kemampuan dan pola kerjasama siswa, diperoleh dari lembar observasi, angket siswa, wawancara guru, serta dokumentasi, data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA berkriteria tinggi dan total skor sebesar 72,23%. Aspek taat aturan merupakan aspek kemampuan kerjasama siswa dengan persentase tertinggi yaitu 77,49% berkriteria tinggi. Pola kerjasama siswa yang terbentuk terdapat empat pola kerjasama. Pola kerjasama paling dominan yaitu pola kerjasama spontan.Kata kunci: diskusi, kemampuan kerjasama, pembelajaran IPA, pola kerjasam

    Korelasi dan Kontribusi Asesmen Portofolio Terhadap Habits Of Mind Siswa SMAN Kota Pekanbaru

    Get PDF
    This research was conducted with the aim to know the correlation and contribution of portfolio assessment to the habits of mind of SMAN Pekanbaru students. The research was conducted on the students of class XI at six SMAN Pekanbaru City. The research design used was "The One-Group Pretest-Postest Design". Correlation data was obtained by correlating each component of the portfolio assessment obtained from the student questionnaire with the result of N-gain habits of mind. To calculate correlation using Pearson/Kendal and Spearman correlation formula. The results showed that there was a correlation between the assessment of portfolio to the significant increase of HoM (where sig value of α value) with very low relation category with the contribution value of 1.15%. Based on the results of research can be concluded that there was a correlation between the assessment of portfolio to increase HoM.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui korelasi dan kontribusi asesmen portofolio terhadap habits of mind siswa SMAN Kota Pekanbaru. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI pada enam SMAN Kota Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan adalah ”The One-Group Pretest-Postest Design”. Data korelasi diperoleh dengan mengkorelasikan masing-masing komponen asesmen portofolio yang diperoleh dari angket siswa dengan hasil N-gain habits of mind. Untuk menghitung korelasi menggunakan rumus korelasi Pearson/Kendal dan Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terhadapat hubungan asesmen portofolio terhadap peningkatan HoM signifikan (dimana nilai sig > dari nilai α) dengan kategori hubungan yang sangat rendah dengan dengan nilai kontribusi sebesar 1,15%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara asesmen portofolio terhadap peningkatan HoM.  Kata kunci: asesmen portofolio, habits of mind, korelas

    Analisis Pelaksanaan dan Permasalahan Praktikum Materi Organisasi Kehidupan di SMP se-Kecamatan Enggal

    Get PDF
    The purpose of this study was to analyze implementation and problems of practical work on the life organization concepts. The samples were sains teachers in VII junior high school of Enggal district which was doing practical life organization which chosen by purposive sampling. The design used was exploratory research. The type of data was descriptive research. The accumulation data techniques used questionnaires, interviews, and observations. The data were analyzed descriptively qualitative Miles and Hubermans model. The research result showed about practical work implementation were responses teachers included excellent criteria, responses students included good criteria, score of step practical work implementation and arranging of worksheets students included good criteria. The problem of practical work such as ineffective time alocation, there was no laboratory assistant, lack of microscope, and practical guide using students handbook. According to the result, concluded implementation of life organziation practical work in junior high school of Enggal district was very good criteria although there are the problems practical workTujuan penelitian adalah untuk menganalisis pelaksanaan dan permasalahan praktikum materi organisasi kehidupan. Sampel penelitian adalah guru IPA kelas VII SMP se-Kecamatan Enggal yang melakukan praktikum materi organisasi kehidupan secara purposive sampling. Desain penelitian menggunakan desain riset eksploratori. Jenis data berupa data deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum tanggapan guru berkriteria sangat baik, tanggapan siswa berkriteria baik, hasil observasi tahapan pelaksanaan praktikum dan penilaian penyusunan LKS praktikum/LKPD praktikum berkriteria baik. Permasalahan pelaksanaan praktikum yaitu waktu pelaksanaan praktikum kurang efektif, tidak adanya laboran, mikroskop yang kurang memadai, dan petunjuk praktikum menggunakan buku siswa. Maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan di SMP se-Kecamatan Enggal terlaksana dengan kriteria sangat baik walaupun terdapat permasalahan praktikum.Kata kunci: organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktiku

    Identifikasi Miskonsepsi Siswa pada Materi Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan

    Get PDF
    This research was aimed to describe the misconceptions and factors that can affected students misconception of 8th grade students on Melinting district. The research samples consist of 235 students that were selected by purposive sampling. The design of this research was descriptive. Data was collected by written test and analyzed with Certainty of Response Index, and students questionnaire were analyzed by Kendalls Tau Correlation test. Study result showed that percentage of students misconseption on all concept was 61,28%. Percentages of misconceptions of students on photosynthesis, respiration and photosynthesis and respiration were 63,90%, 55,49%, and 45,53%. Study result of Kendalls Tau correlation that the factors affecting student misconceptions by student and error context of teaching.Penelitian bertujuan mendeskripsikan miskonsepsi siswa dan faktor yang mempengaruhi miskonsepsi siswa kelas VIII SMP se-Kecamatan Melinting. Sampel penelitian tersebut terdiri atas 235 siswa dipilih secara purposive sampling. Desain penelitian menggunakan deskriptif sederhana. Pengumpulan data dengan tes tertulis dan dianalisis menggunakan Certainty of Response Index (CRI), kemudian angket siswa dianalisis menggunakan uji korelasi Kendalls Tau. Hasil penelitian menunjukkan siswa miskonsepsi pada keseluruhan materi sebesar 61,28%. Siswa yang miskonsepsi pada konsep Fotosintesis, Respirasi, serta Fotosintesis dan Respirasi sebesar 63,90%, 55,49%, dan 45,53%. Hasil dari uji korelasi Kendalls Tau terdapat faktor yang mempengaruhi miskonsepsi siswa yaitu pada siswa dan kesalahan konteks mengajar.Kata kunci: Certainly of Respons Index, fotosintesis, miskonsepsi, respirasi tumbuha

    417

    full texts

    474

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇