Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Not a member yet
    458 research outputs found

    PENERAPAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DI KELAS V SDN INPRES BALAROA PALU

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan contextual teaching learning (CTL) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan di Kelas V SDN Inpres Balaroa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis and Mc Taggart yakni perencanaan, tindakan, observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda mengikuti komponen-komponen, yaitu 1) konstruktivis, 2) bertanya, 3) penemuan, 4) masyarakat belajar, 5) pemodelan, 6) refleksi dan 7) penilaian.   Kata Kunci: Contextual Teaching Learning (CTL); Hasil Belajar; Soal Cerita  Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan. Abstract: The Objective of this research was to obtain the description of the applying the  contextual teaching learning (CTL) that can improve student learning outcomes in solving addition and subtraction word problems in V SDN Inpres Balaroa Palu. Type is a classroom action research. The design of this study refers to the research design Kemmis and Mc Taggart that is planning, action, observation, and reflection. The research results showed that the application of contextual teaching learning (CTL) that can improve student learning outcomes in solving addition and subtraction word problems berpenyebut different fractions following components, namely 1) constructivis, 2) ask, 3) finding, 4) learning community, 5) modeling, 6) reflection and 7) assessment.   Keywords: Contextual Teaching Learning (CTL); Learning Outcomes; Problem Story Addition and Reduction Smither

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HIMPUNAN DI KELAS VII SMP NEGERI 19 PALU

    Get PDF
    Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 19 Palu pada materi operasi himpunan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang mengacu pada desain penelitian model Kemmis dan Mc Taggart. Data yang diperoleh dalam penelitian ini disajikan secara kualitatif dan dianalisis secara kuantitatif.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kelas VII SMP Negeri 19 Palu terdapat peningkatan yang signifikan dari tes awal ke tindakan siklus I dan ke tindakan siklus II. Kata Kunci:           Model Pembelajaran Kooperatif tipe NHT; Hasil Belajar; Operasi Himpunan. Abstract: This research aim to obtain a description the implementation of the application cooperative learning model NHT type in effort to improve learning outcomes VII grade students of SMP Negeri 19 Palu on the set operations matter. Kind of this research is classroom action research which refers to the design of Kemmis and Mc Taggart’s model. The data obtained in this study are presented qualitatively and quantitatively analyzed. Based on the result of research conducted in class VII SMP Negeri 19 Palu there is a significant improvement from pre-test to the first cycle of action and to the second cycle. Keyword:Cooperative Learning Model NHT type; Learning Outcomes; Set Operations

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG CAMPURAN BILANGAN BULAT DI KELAS VII SMPN 15 PALU

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi operasi hitung campuran bilangan bulat di kelas VII SMPN 15 Palu tahun ajaran 2014/2015. Jenis pe­nelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) pe­laksana­an tindakan, (3) observasi, dan  (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catat­an lapangan, dan data hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pe­nerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 15 Palu mengikuti fase-fase yaitu: (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, (2) menyajikan informasi, (3) penomoran, (4) mengajukan per­tanyaan yang dituangkan dalam LKS, (5) berpikir bersama, (6) menjawab (evaluasi), (7) mem­­berikan peng­hargaan. Kata Kunci: NHT, hasil belajar, operasi hitung campuran bilangan bulat.   Abstract: This research aim to obtain a description about application of cooperative learning of Numbered Heads Together (NHT) that can improve student’s study result on operate for to mixture of integer in class VII SMPN 15 Palu. This research is a classroom action research (CAR). The design of this research refered to the kemmis’ and Mc. Taggart’s research design, that consist of 4 components, those are (1) planning, (2) action, (3) observation, (4)reflection. This research was conducted in two cycles. Data of this research was collected through observation sheet, interview, note fields, and dataof student’s study result. The research result showed that the application of cooperative learning of NHT can improve student’s study result on operate for to mixture of integer in class VII SMPN 15 Palu following these steps namelyl (1) submitting target and motivate student, (2) presenting information, (3) numbering, (4) raising question in  spread sheet student, (5) thinking together, (6) replying (evaluate), (7) giving appreciation. Keywords: NHT, learning outcomes, operate for to mixture of intege

    PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII MTsN PALU BARAT PADA MATERI KELILING DAN LUAS DAERAH LAYANG-LAYANG

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan pendekatan scientific yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII MTsN Palu Barat pada materi keliling dan luas daerah layang-layang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan scientific yang dapat meningkatkan hasil belajar pada materi keliling dan luas daerah layang-layang mengikuti langkah-langkah yaitu (1) mengamati, (2) menanya,  (3) menalar, (4) mencoba, (5)  membentuk jejaring   Kata Kunci: Pendekatan scientific, Hasil belajar, Keliling dan luas daerah layang-layang                                       Abstract: This study aims to obtain a description of the application of scientific approaches that can improve student learning outcomes of class VII MTsN West Palu on the material and the area around the kite. This research is a classroom action research. The research design refers to the design of research Kemmis and Mc. Taggart, namely planning, action and observation, and reflection. The results showed that the application of a scientific approach can improve learning outcomes in the material and the area around the kite with the following steps: (1) observing, (2) questioning, (3) associating, (4) experimenting, (5) networking.   Key words: Scientific Approaches, Student Learning Outcomes, Circumference and  Area Kite

    PENERAPAN METODE LATIHAN BERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BILANGAN BERPANGKAT DI KELAS X MIA 5 SMA NEGERI 4 PALU

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode latihan berstruktur yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan berpangkat di kelas X MIA 5 SMA Negeri 4 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran, data aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran, data hasil tes awal, data hasil tes akhir tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode latihan berstruktur yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bilangan berpangkat, melalui langkah-langkah yaitu (1) mempersiapkan pembelajaran, (2) penyajian pelaksanaan, (3) uji coba perilaku dan (4) tindak lanjut.   Kata Kunci: Metode Latihan Berstruktur, Hasil Belajar, Bilangan Berpangkat   Abstract: The aim of of this research was to describe the application of structured training methods that can improve student study result in the material exponential number in class X MIA 5 SMA Negeri 4 Palu. This research is aclassroom action research (CAR). As the research design refers to the design of the research of Kemmis and Mc. Taggart that is (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. The data collected in this research is activity of teachers in managing learning, activity of students in the following learning, the results of the initial test and final test results of action. The results showed that the application of structured training methods that can improve student study result in the material exponential number, through the steps that (1) preparing for learning, (2) the presentation of the implementation, (3) test behavior and (4) follow-u

    PENGETAHUAN SISWA SMP KELAS VIII DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA NON GEOMETRI BERDASARKAN LEVEL 2 PERKEMBANGAN BERPIKIR VAN HIELE

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk memperoleh deskripsi pengetahuan siswa kelas VIII dalam memecahkan masalah matematika non geometri berdasarkan level perkembangan berpikir Van Hiele. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didasarkan pada langkah pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Krulik dan Rudnick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan subjek yang berada pada level 2 perkembangan berpikir Van Hiele dalam memecahkan masalah matematika non geometri adalah sebagai berikut: (1) pengetahuan pada tahap membaca dan memikirkan masalah adalah pengetahuan tentang kalimat “pernyataan” dan kalimat “pertanyaan”, (2) pengetahuan pada tahap mengeksplorasi dan merencanakan pemecahan masalah adalah pengetahuan tentang cara campuran antara eliminasi dan substitusi, cara eliminasi, dan cara substitusi, (3) pengetahuan pada tahap memilih suatu strategi pemecahan adalah pengetahuan tentang langkah-langkah dari strategi-strategi yang dipilih, (4) pengetahuan pada tahap mencari suatu jawaban adalah pengetahuan tentang pelaksanaan rencana dengan melibatkan pengetahuannya tentang persamaan, suku-suku sejenis, operasi pada bentuk aljabar, dan operasi bilangan bulat, (5) pengetahuan  pada tahap meninjau kembali jawaban adalah subjek melakukan pengamatan pada pekerjaan sebelumnya, kemudian melakukan perhitungan kembali dengan cara substitusi kemudian membandingkan hasil yang diperoleh.   Kata kunci: Pengetahuan, Masalah Matematika Non Geometri, Perkembangan Berpikir Van Hiele. Abstract: The purpose of this study was to obtain a description of the knowledge of eighth grade students in solving mathematical problems of  non geometry based on the level of development of the Van Hiele thinking. This study used qualitative methods with qualitative descriptive approach based on the troubleshooting steps proposed by Krulik and Rudnick. The results show that knowledge of the subjectis at level 2Van Hiele thinking developments in solving the mathematical problem of non geometry is as follows: (1) knowledge on the stage of reading and thinking about the problemis knowledge of the phrase "statement" and the sentence "question", (2) knowledge on stage explore and plan for solving the problemis the knowledge of how to mix between elimination and substitution, elimination method and the substitution method, (3) knowledge at the stage of selecting a solution strategy isknowledge of the steps of the chosen strategies, (4) Knowledge on the stage of searching for an answer is the knowledge of the implementation of the plan involves the knowledgeof equation, similartribes, operations on the algebra, and integer operations, (5) knowledge on the stage of reviewing the answer are subjec to observation at a previous job, then do a recalculation by means of substitution and then compare the results obtained.   Key words: Knowledge, Non-Geometry Math problems,The development of the Van Hiele thinking

    PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 PALU PADA MATERI KELIPATAN DAN FAKTOR BILANGAN BULAT

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan Penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi tentang penerapan metode penemuan terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 4 Palu pada materi kelipatan dan faktor bilangan bulat. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni  (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi kelipatan dan faktor bilangan bulat mengalami peningkatan setelah di­terapkan metode penemuan terbimbing yang mencakup lima langkah yaitu (1) mem­berikan pokok-pokok materi, (2) pemprosesan LKS, (3) mempresentasikan hasil kerja, (4) membuat kesimpulan dan (5) memberikan umpan balik. Kata kunci: metode penemuan terbimbing, hasil belajar, kelipatan dan faktor bilangan bulat.   Abstract: The objectives of this research is to obtain description about the application of guided discovery method in increasing the learning outcomes of students in class VII SMP Negeri 4 Palu on multiple and factor of integer. This research was a classroom action research. The design of this research refered to Kemmis and Mc. Taggart design that is (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. The result of this research indicating that student’s learning outcomes on multiple and factor of integer was increase after applied the guided discovery method that consist of five steps, those are (1) giving the main of meterial, (2) processing of student’s worksheet, (3) presenting work result, (4) making conclusion, and (5) giving feed back.  Keywords: Guided discovery method, learning outcomes, multiple and factor of integer

    PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA PEMBELAJARAN KESEBANGUNAN DUA SEGITIGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX MTs. AL-KHAIRAAT BALAMOA

    Get PDF
      Abstrak: Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi kesebangunan dua segitiga di kelas IX MTs Al-khairaat Balamoa. Hal ini disebabkan karena siswa belum dapat memahami konsep kesebangunan dua segitiga dengan benar. Rumusan masalah dalam penelitian ini, Bagaimana penerapan teori belajar Van Hiele pada pembelajaran kesebangunan dua segitiga sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX Mts. Al-khairat Balamoa? Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan MC. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan data hasil belajar siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Kata Kunci: teori belajar  van  hiele, hasil belajar,  kesebangunan dua segitiga   Abstrack: The main problem  in this research is the low of student’s learning outcomes in class IX MTs Al-Khairaat Balamoa on similarity of two triangles. This matter was because of the students could not understand the concept of similarity of two triangles correctly, so that they cannot apply the concept of similarity of two triangles correctly. The problem formulation in this research is how the application of learning theory Van Hiele on similarity of two triangles can improve the learning outcomes of students of class IX MTs Al-Khairaat Balamoa? The design of this research refered to the Kemmis’ and Mc.Taggart’s research design, that consist of 4 components, those are 1) planning (2) Action (3) observation (4) reflection. Data of this research was collected through observation sheet, interview, note fields, and data of student’s learning outcomes. Data obtained are presented in narrative exposure form. Keyword: learning theory van hiele, learning outcomes, similarity of two triangle

    PENERAPAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MTsN MODEL PALU TIMUR PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BENTUK ALJABAR

    Get PDF
    Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian mengacuh pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan pendekatan RME hasil belajar siswa meningkat, dengan mengikuti tahap-tahap RME yaitu (1) memahami masalah, (2) menyelesaikan masalah, (3) membandingkan dan mendiskusikan jawaban, (4) menyimpulkan.   Kata kunci: Realistic Mathematic Education (RME), Hasil Belajar, Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar   Abstract: This research aim to obtain a description about applyingRealistic Mathematic Education (RME) approach able to improving student achievment of additional and subtraction of algebra form matter. This was a classroom action research. design refers to the design of the research Kemmis and Mc. Taggart, that is planning, action and observation, and reflection. The results of research indicating that passing applying of RME approach student achievment can mount, with the steps of RME (1) understanding problem, (2) solving problem, (3) comparing and discusing answer, (4) concluding.   Keywords:RealisticMathematic Education; Student Achievment; Additional and Subtraction of Algebra  Form

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG BERBANTUAN ALAT PERAGA MESIN FUNGSI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPA PADA MATERI KOMPOSISI DUA FUNGSI DI SMAN 3 PALU

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran langsung berbantuan alat peraga mesin fungsi yang dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi komposisi dua fungsi di kelas XI IPA SMAN 3 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni  (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran langsung berbantuan alat peraga mesin fungsi dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi komposisi dua fungsi  mengikuti fase-fase, yaitu (1) guru menyampaikan tujuan dan mempersiapkan siswa, (2) guru mempresentasikan dan mendemontrasikan materi dengan bantuan alat peraga mesin fungsi, (3) guru membimbing pelatihan dengan teknik scaffolding, (4) guru mengecek pemahaman siswa dengan meminta siswa untuk mempresentasikan jawabannya di depan kelas, guru meminta siswa lain menanggapinya selanjutnya guru memberikan umpan balik terhadap tanggapan setiap siswa dan (5) guru  memberikan kesempatan untuk pelatihan lanjutan dan penerapan dengan memberikan soal latihan mandiri kepada siswa tanpa dibimbing guru.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Langsung; Mesin Fungsi; Pemahaman Siswa; Komposisi dua fungsi   Abstract: The aim of this research was to obtain the description of applying the direct learning model aided props machine function in effort to improve students understanding on  material of composition of the two functions in class XI IPA SMAN 3 Palu. This research is a classroom action research (CAR). As the research design refers to the design of the research of Kemmis and Mc. Taggart that is (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. The research results showed that the applying the direct learning model aided props machine function can increase students  understanding on material of composition of the two phases following these steps, namely: (1) teacher outlines the objectives and prepare students, (2) teacher presenting and demonstrating of material with aided props machine function, (3) teacher guiding the training with  scaffolding techniques, (4) teacher checking students understanding by asking for student to present their answers in front of class and  provide feedback, and (5) provide opportunities for advanced training and implementation by providing practice questions alone to students without guided by the teacher.   Keywords: Direct Learning Model; Machine Function; Students Understanding; Composition of the Two Functions

    454

    full texts

    458

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇