Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Not a member yet
8508 research outputs found
Sort by
ANALISIS SELF CONFIDENCE DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA MAHASISWA MBKM KEWIRAUSAHAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
This study aims to analyze self- confidence in improving entrepreneurship motivation MBKM students entrepreneurship Economic Education FKIP Tanjungpura University. This research approach uses qualitative approach with descriptive study research. Informans in this study are students of Economic EDUCATION fkip Tanjungpura University of class of 2021 and 2022 as many as 13 people. The informant category is students who have followed MBKM Entrepreneurship. Data collection techniques use direct interviews and observation. The result of this study shows that students self confidence can increase after participating in MBKM entrepreneurship activities and can provide ideas, implement to make finished products that have been approved by the market and aspects that can be increase entrepreneurial motivation is aspect 1) confidence in the ability of self by improving skills; 2) optimistic by always thinking positively; 3) objective by continuing to learn from the surrounding to learn from the surrounding environment; 4) responsible by not harming the surrounding environment; 5) realistic and rational can balance the shortcomings of self and facts in the field. Motives that increase entrepreneurial motivation are 1) need for achievement, namely achievement in the from of income: 2) need for power, namely to make changes and guide the team in achieving maximum potential; 3) need for affiliation, namely building good relationship so that they can work togethe
PENGARUH APLIKASI WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA NANGA TAMAN
This study aims to describe the effect of the wordwall application on early numeracy skills of children aged 5-6 years at TK Pembina Negeri Nanga Taman. The method used was a quantitative experimental method, the research subjects were class B with 11 children. The results of the study showed that the effect of the wordwall application on early numeracy skills of children aged 5-6 years in this study was very good, early numeracy abilities at pretest were 73% in the MB category, 27% in the BSH category, while at posttest 64% were in the BSH category, 36 % BSB category. with a difference of 27.84%, indicating a change in the achievement of early numeracy skills in children aged 5-6 years at TK Pembina Nanga Taman. The results of the research show that if you compare the rcount with the r-table where N=11 at the 5% significance level, we get -ttable > tcount > ttable with the result -3.82201 < -2.80659 < 3.82201. Thus it can be concluded that there is The influence of the wordwall application on early numeracy skills of children aged 5-6 years at TK Pembina Negeri Nanga Taman
Dampak Penerapan Metode Ceramah dan Card Sort dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dengan Topik Prestasi-Prestasi Khulafaur Rasyidin di MTs Negeri Sungai Pinyuh
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi Card Sort. terhadap peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) materi prestasi Khulafaur Rasyidin pada siswa kelas VII MTs Negeri Sungai Pinyuh. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Adapun sumber datanya adalah siswa kelas VII MTs Negeri Sungai Pinyuh. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pemberian tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan sebagai berikut: Pertama, Hasil Belajar siswa kelas VII MTs Negeri Sungai Pinyuh pada materi prestasi Khulafaur Rasyidin sebelum menggunakan strategi Card Sort masih terbilang rendah dengan perolehan nilai rata-rata kelas sebesar 58,8 dengan kategori cukup. Kedua, Hasil Belajar siswa kelas VII MTs Negeri Sungai Pinyuh pada materi prestasi Khulafaur Rasyidin setelah menggunakan strategi Card Sort mengalami peningkatan. Pada siklus I nilai hasil belajar siswa sebesar 69,5 dan pada siklus II memperoleh nilai 75,0 dengan kategori baik, dan dengan angka ketuntasan sebanyak 100%. Ketiga, Terdapat Peningkatan Hasil Belajar siswa kelas VII MTs Negeri Sungai Pinyuh pada materi prestasi Khulafaur Rasyidin setelah menggunakan strategi Card Sort. Perolehan nilai pada siklus I meningkat menjadi 69,5 dengan kategori baik, dan mengalami peningkatan sebesar 10,7%. Pada siklus II nilai rata-rata kemampuan siswa meningkat menjadi 75,0 dengan angka ketuntasan siswa mencapai 100%. dengan penigkatan hasil belajar siswa dari pra tindakan sebesar 16,2
Implementasi Collaborative Government dalam Penanggulangan Kriminalitas Remaja pada Aktivitas Geng Motor di Kota Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pedoman kerjasama kolaboratif antara Pusat Pengamatan dan Perlindungan Remaja dan sekolah dalam pencegahan kenakalan remaja. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi lembaga yang berwenang dalam mencegah dan mengatasi kenakalan remaja yang terjadi. Penelitian ini mempelajari hasil dan permasalahan/hambatan dalam implementasi untuk mengembangkan pedoman ini. Data dikumpulkan melalui wawancara pribadi dan diskusi kelompok terfokus dengan staf Pemerintahan dan sekolah-sekolah di provinsi yang berpartisipasi. Satu Pemerintah kota Medan dan satu sekolah dari sepuluh provinsi percontohan diikutsertakan dalam penelitian ini. Studi ini menemukan bahwa ada berbagai tahapan koordinasi kolaboratif. Tahap pertama melibatkan pengambilan keputusan kolaboratif mengenai perencanaan. Berikutnya adalah partisipasi dalam pelaksanaan kegiatan, memerlukan kolaborasi antara staf Pemerintah kota Medan dan sekolah, dengan pihak sekolah jaringan orang tua/wali dari populasi sasaran remaja. Terdapat manfaat yang melekat bagi semua pihak terkait dalam penerapannya, misalnya dengan mengurangi kenakalan remaja di sekolah dan; sehingga mengurangi populasi penduduk Medan. Mitra pelaksana turut serta dalam memperoleh manfaat ini. Tahap terakhir adalah partisipasi dalam evaluasi kegiatan. Informasi tersebut digunakan untuk meningkatkan kegiatan dan menyempurnakan strategi. Beberapa kendala dalam implementasinya antara lain sikap negatif guru terhadap siswa yang berperilaku berisiko, kekhawatiran sekolah bahwa kerja sama dengan Pemerintah kota Medan akan mencoreng reputasi sekolah, dan antisipasi peningkatan beban kerja Pemerintah kota Medan dan personel sekolah akibat tugas proyek. Proyek percontohan ini menemukan bahwa perlu dilakukan penyesuaian kegiatan secara hatihati dengan situasi setempat. Kegiatan proyek perlu dilaksanakan secara teratur dan berkesinambungan. Perlu adanya peningkatan kapasitas personel terkait. Perlu adanya rancangan sistematis untuk evaluasi proyek, dan perlu adanya dukungan rutin dari lembaga pemerintah terkai
ANALISIS MINAT MENJADI GURU PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI ALUMNI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR
This research was conducted with the aim of analyzing interest in becoming a teacher, which is a situation where a person has a strong desire to become a teacher, is happy in carrying out the teaching profession and is enthusiastic about the profession. Reviewed using a cognitive, affective and conative perspective on Economic Education students who are alumni of campus teaching programs. This research uses a qualitative approach method, with a case study type of research. The research informants were determined using the snowball sampling technique, totaling 7 people. The results of the research show that (1) the cognitive perspective of Economic Education students from teaching campus alumni can increase their interest in becoming teachers because by participating in the teaching campus program students are given the opportunity to go directly to the field so they can find out directly what is happening in the field and gain more knowledge. new about the teaching profession, (2) the affective perspective of Economic Education students from teaching campus alumni can increase their interest in becoming teachers because they feel happy in teaching students directly, so as is known, when you feel happy doing something you will definitely be interested in doing that thing, (3) conation perspective on Economic Education students, alumni of teaching campuses can increase their interest in becoming teachers because they have a high desire to teach so that they will consciously obey existing regulations in order to be responsible and self-disciplined
Analisis Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Ditinjau dari Pemahaman Sejarah dan Kemampuan Komunikasi Siswa
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran student facilitator and explaining dalam pemahaman sejarah dan kemampuan komunikasi siswa. Materi sejarah yang kompleks membuat siswa sulit untuk memahami materi secara menyeluruh. Model pembelajaran student facilitator and explaining digunakan oleh guru untuk memperkuat pemahaman materi sejarah dan meningkatkan kemampuan komunikasi siswa dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Subjek di dalam penelitian ini ialah siswa kelas XI IPS di MAN 1 Pontianak yang berjumlah 158 siswa yang terdiri dari kelas XI IPS 1, XI IPS2, XI IPS 3, dan XI IPS 4. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data di dalam penelitian ini dengan deskriptif kualitatif. Data pemahaman materi sejarah diperoleh dari studi dokumentasi hasil nilai belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dalam bentuk daftar nilai siswa. Data kemampuan komunikasi siswa diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan di dalam kelas pada saat penerapan model student facilitator and explaining dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman materi sejarah siswa dengan model pembelajaran student facilitator and explaining memiliki persentase sebesar 91,86. Kemampuan komunikasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining memiliki persentase 55,13%. Berdasarkan hasil analisis data, dapat simpulkan bahwa penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining di MAN 1 Pontianak oleh guru mata pelajaran sejarah terkategori berhasil karena terjadi peningkatan pemahaman sejarah siswa dengan kategori tinggi dan keterampilan komunikasi siswa yang terkategori sedang
Efektivitas Penggunaan Flipbook Profesional untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan Flipbook Profesional dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat SMP. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VII A di SMP Negeri 2 Ketapang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen. Proses pengukuran hasil belajar dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai perubahan sebelum dan sesudah penerapan Flipbook Profesional. Uji Wilcoxon digunakan sebagai alat analisis karena hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah penggunaan Flipbook Profesional, dibuktikan dengan perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Nilai signifikansi yang diperoleh berada di bawah 0,05, mengindikasikan bahwa penggunaan Flipbook Profesional efektif dalam meningkatkan pemahaman dan prestasi belajar siswa secara keseluruhan. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar Flipbook Profesional diintegrasikan lebih luas dalam proses pembelajaran IPS di SMP sebagai salah satu media pembelajaran digital yang inovatif dan efektif. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk melibatkan sampel yang lebih besar, variasi kelas yang lebih banyak, serta metode pengumpulan data yang beragam guna menguji konsistensi temuan ini dan mengeksplorasi persepsi siswa terhadap penggunaan Flipbook Profesional sebagai alat bantu belajar yang interaktif dan menarik
Studi Kasus Tentang Remaja Sekolah yang Mengikuti Balap Liar di Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas
Terdapat berbagai macam yang termasuk dalam kenakalan remaja, salah satunya adalah balap pembohong. Balap Liar adalah salah satu bentuk balapan kendaraan bermotor yang diadakan di sebuah jalan raya tanpa izin dari pihak yang berwenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan akibat remaja sekolah melakukan balap liar di Desa Sentebang, Kabupaten Sambas. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer meliputi 3 orang pelaku balap liar, 1 orang masyarakat dan 1 orang anggota kepolisian, serta data sekunder berupa referensi dari buku, jurnal penelitian dan internet. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Alat yang digunakan untuk dokumentasi adalah kamera handphone. Dari penelitian ini diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memotivasi remaja sekolah di Desa Sentebang Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas untuk mengikuti balap liar antara lain: 1. pengaruh lingkungan pertemanan, 2. penyaluran hobi, 3. kurangnya bimbingan, perhatian dan pengawasan orang tua , 4. tidak mempunyai jati diri, dan 5. kesombongan diri ingin terlihat hebat. serta dampak yang terjadi pada remaja sekolah akibat mengikuti balap liar di desa sentebang kecamatan jawai kabupaten sambas antara lain : 1. kecelakaan, 2. penangkapan dan penghentian sepeda motor oleh aparat kepolisian, 3. mengganggu kenyamanan masyarakat, 4. menimbulkan gangguan dan 5. sanksi sosial
Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik di Kelas VII SMPN 3 Sungai Raya
Penguatan Profil Pelajar Pancasila adalah program yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Indonesia dalam rangka mewujudkan pelajar yang mempunyai jati diri sesuai dengan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila. Kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan gagasan, solusi, benda yang baru dan bernilai. Kegiatan ini melibatkan proses berpikir yang imajinatif, inovatif, dan tidak terbatas pada aturan atau pola yang sudah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam meningkatkan kreativitas peserta didik di kelas VII SMPN 3 Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer meliputi 3 orang guru kelas VII yang mengajar P5, dan 3 peserta didik kelas VII di SMPN 3 Sungai Raya. Data sekundernya berupa modul P5, data nilai kreativitas peserta didik kelas VII, dokumentasi hasil karya peserta didik, program dan jadwal pelaksanaan P5 di SMPN 3 Sungai Raya. Penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara dalam pengumpulan datanya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tahapan dalam proses perencanaan proyek P5 meliputi sosialisasi, penentuan tema, penyusunan tim proyek, dan penyusunan modul. Metode dan pendekatan yang digunakan guru untuk meningkatkan kreativitas peserta didik meliputi discovery learning, eksperimen, problem based learning, dan pendekatan konstruktivis. Cara guru memotivasi peserta didik dengan memberikan apresiasi, mendengarkan pendapat mereka, memberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapat, memberikan hadiah atas pencapaian, memberikan edukasi menyenangkan, dan memberikan nasehat agar tetap semangat. Faktor pendukung pelaksanaan P5 adalah dukungan orang tua peserta didik, fasilitas sekolah lingkungan sekolah, dan guru yang kreatif. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan P5 adalah ada orang tua peserta didik yang tidak setuju, rendahnya sikap percaya diri peserta didik, kesulitan saat membuat proyek, serta biay
REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM FILM SATRIA DEWA GATOTKACA (ANALISIS SEMIOTIKA)
This study aims to examine the representation of women in the film "Satria Dewa: Gatotkaca" and to develop a teaching module as a learning media. The research utilizes a descriptive method with a qualitative research design. The primary source of this research is the film "Satria Dewa: Gatotkaca". The theoretical framework employed to analyze the research problem is semiotic theory. Data collection techniques involve documentary study methods by selecting scenes from the research object. The findings of this study indicate that there are several scenes depicting the representation of women in the film "Satria Dewa: Gatotkaca". The representation of women is observed through signs and meanings analyzed using Roland Barthes' semiotic theory. The implementation of Indonesian language teaching in this study is in the form of a Teaching Module Reviewing Fiction Works in audiovisual format for Grade VII, Second Semester, Junior High School (SMP) under the Merdeka Curriculum