Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi
Not a member yet
499 research outputs found
Sort by
Pengembangan Aplikasi Kursus Digital Menggunakan Framework Multiplatform dan Clean Architecture
The 2020 pandemic taught many people how the digital world can play a big role in life. One area that is affected is the world of learning. Various types of Learning Management Systems (LMS) and learning software were developed. However, many of these learning applications are not designed for one type of learning but to accommodate learning in general. This makes the LMS and software flexible for different types of learning but also makes the system cumbersome and difficult to navigate or manage. Therefore, LMS is generally not appropriate to accommodate learning in a course. A course differs from a formal institution of learning because it is simpler in nature and the needs of its users are also different. This research will design and develop learning software specifically made for digital courses. This software was developed using a multiplatform framework so that it can be used on various platforms.Pandemi 2020 mengajarkan banyak orang bagaimana dunia digital dapat berperan besar pada kehidupan. Salah satu bidang yang sangat terpengaruh adalah dunia pembelajaran. Berbagai jenis Learning Management System dan perangkat lunak pembelajaran dikembangkan. Namun, banyak aplikasi pembelajaran ini tidak didesain untuk satu jenis pembelajaran namun untuk mengakomodir pembelajaran secara umum. Hal ini membuat LMS dan perangkat lunak tersebut bersifat fleksibel terhadap berbagai tipe pembelajaran namun juga membuat sistem tersebut menjadi rumit, sulit untuk navigasi ataupun diatur. Karena hal inilah LMS pada umumnya tidak tepat digunakan untuk mengakomodir pembelajaran dalam sebuah kursus. Sebuah kursus berbeda dengan sebuah institusi formal pembelajaran karena sifatnya yang lebih sederhana dan kebutuhan penggunanya juga berbeda. Penelitian ini akan merancang dan mengembangkan perangkat lunak pembelajaran yang khusus dibuat untuk kursus digital. Perangkat lunak ini dikembangkan menggunakan framework multiplatform sehingga dapat di gunakan di berbagai platfor
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Menara Telekomunikasi dengan Pengecekan Jarak Menggunakan Metode Haversine
DISKOMINFO OKU Regency provides recommendations for the establishment of telecommunication towers. Then do the planning and arrangement of telecommunication towers. However, this is still done manually based on map visualization in printed books, so when changes occur, you have to reprint the book, and you have to re-plan with Microsoft Excel, which makes the process more difficult and time consuming. In addition, there is no digital tower information service causing a lack of information for tower providers, so that the construction of towers has not been properly organized. So the solution to this problem is to build a system that can manage data, can map telecommunication towers and can plan the need for shared towers for the next 5 years by taking into account population, cellular service users, traffic requirements, number of BTS and tower coverage radius, and can provides information on checking coordinates by applying the haversine method which is useful so that the construction of new towers can be properly arranged in the system, where the system is made based on a website with a design using the waterfall method. The results of this study are an application that can assist the process of planning and arrangement of towers, both visual maps, tower requirements, checking coordinates and so on, which is done computerized.DISKOMINFO Kabupaten OKU melakukan pemberian rekomendasi kompetensi menara telekomunikasi. Maka dilakukan perencanaan dan penataan menara telekomunikasi. Namun, hal itu masih dilakukan secara manual berdasarkan visualisasi peta pada buku cetak, sehingga ketika terjadi perubahan harus mencetak ulang buku tersebut, serta harus melakukan perencanaan kembali dengan Microsoft Excel, yang membuat proses menjadi lebih sulit dan lama. Selain itu, belum ada layanan informasi menara secara digital menyebabkan Kurangnya informasi bagi provider menara, sehingga kerangka menara belum tertata dengan tepat. Maka solusi dari permasalahan tersebut adalah membangun sistem yang dapat mengelola data, dapat menyewa menara telekomunikasi dan dapat merencanakan kebutuhan menara bersama selama 5 tahun yang akan datang dengan memperhitungkan jumlah biaya, pengguna layanan seluler, kebutuhan lalu lintas, jumlah BTS dan radius cakupan menara, serta dapat memberikan informasi pengecekan koordinat dengan penerapan metode haversine yang berguna agar kerangka menara baru dapat ditata dengan tepat pada sistem, di mana sistem dibuat berbasiskan situs web dengan perancangan menggunakan metode waterfall. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat membantu proses perencanaan dan penataan menara baik visual peta, kebutuhan menara, pengecekan koordinat dan sebagainya dilakukan dengan terkomputerisasi. di mana sistem dibuat berbasis website dengan perancangan menggunakan metode waterfall. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat membantu proses perencanaan dan penataan menara baik visual peta, kebutuhan menara, pengecekan koordinat dan sebagainya dilakukan dengan terkomputerisasi. di mana sistem dibuat berbasis website dengan perancangan menggunakan metode waterfall. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat membantu proses perencanaan dan penataan menara baik visual peta, kebutuhan menara, pengecekan koordinat dan sebagainya dilakukan dengan terkomputerisasi
Perancangan Indoor Position System Berbasis Internet of Things dan Support Vector Machine
Currently, the utilization of position tracking technology has extended to various aspects, primarily harnessing the Global Positioning System (GPS). However, a significant limitation arises in the accuracy of GPS when employed within indoor environments. In response to this challenge, the concept of the Indoor Positioning System (IPS) has been introduced and developed. IPS enables the tracking of positions within buildings and offers not only improved accuracy but also enhanced security, safety, and greater efficiency. The research described in this context aims to formulate solutions for tracking and identifying locations within indoor spaces, with a specific focus on the 7th floor of a civil building. The approach employed involves the implementation of access point infrastructure strategically placed within each room. The dataset utilized to support the analysis consists of 80 location points within these indoor spaces, meticulously divided into 40 points for the LIG2 room, 40 points for the LPY4 room, and the connecting corridor area. In the pursuit of achieving this objective, the study adopts the Support Vector Machine (SVM) method. Through the utilization of this technique, the SVM model is instructed utilizing Received Signal Strength Indicator (RSSI) data from microcontrollers. Through a series of trials and evaluations, the SVM method applied in this research has yielded promising outcomes. The accuracy rate reaches 79%, signifying that the proposed system is capable of accurately predicting locations based on the collected data.Saat ini, pemanfaatan teknologi pelacakan posisi telah merambah ke berbagai aspek, utamanya dengan memanfaatkan Global Positioning System (GPS). Namun, terdapat keterbatasan signifikan dalam ketepatan akurasi GPS saat digunakan dalam lingkungan dalam ruangan. Dalam mengatasi tantangan ini, konsep Indoor Positioning System (IPS) telah diperkenalkan dan dikembangkan. IPS memungkinkan pelacakan posisi di dalam bangunan dan menawarkan bukan hanya peningkatan akurasi, tetapi juga keamanan, keselamatan, serta efisiensi yang lebih baik. Penelitian yang dijelaskan dalam konteks ini bertujuan untuk merumuskan solusi untuk pelacakan dan pengenalan lokasi dalam ruangan, dengan fokus pada lantai 7 gedung sipil. Pendekatan yang digunakan melibatkan penerapan infrastruktur titik akses yang telah ditempatkan di setiap ruangan. Dataset yang digunakan untuk mendukung analisis terdiri dari 80 titik lokasi yang ada dalam ruangan tersebut, yang secara rinci terbagi menjadi 40 titik untuk ruang LIG2, 40 titik untuk ruang LPY4, dan area koridor yang menghubungkannya. Dalam upaya untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini mengadopsi metode Support Vector Machine (SVM). Melalui penggunaan teknik ini, model SVM diinstruksikan dengan memanfaatkan data Received Signal Strength Indicator (RSSI) dari mikrokontroler. Melalui serangkaian uji coba dan evaluasi, metode SVM yang diterapkan dalam penelitian ini telah membuahkan hasil yang menjanjikan. Tingkat akurasi mencapai 79%, mengindikasikan bahwa sistem yang diusulkan mampu dengan tepat memprediksi lokasi berdasarkan data yang terkumpul
Perancangan Aplikasi Orientasi Mahasiswa Baru Berbasis Android dengan Laravel RESTful API dan Lean Touch
The new student orientation is a period where new students adjust and become familiar with the environment and activities at the university. During the COVID-19 pandemic, the orientation activity changed from campus activities to virtual meetings. Even though the orientations held back on campus, the problems persist. These problems are communication or students' lack of alertness when paying attention to announcements or activities. The solution is to create an Android application to assist the orientation process. The application uses the Laravel Representational State Transfer (RESTful) Application Programming Interface (API) to communicate between the application and the database. Android users are divided into administrators, lecturers or committees, and students. This application uses markerless augmented reality which was created using Unity's Lean Touch library to show laboratory maps. Another feature of the application is a quiz. This feature is used to confirm given material or activities. Surveys given to the committee, lecturers, and students show that the application can support new student orientation activities.Masa orientasi mahasiswa baru merupakan masa di mana mahasiswa baru melakukan penyesuaian dan pengenalan terhadap lingkungan dan kegiatan di universitas. Selama pandemi COVID-19, masa orientasi mahasiswa baru mengalami perubahan dari pertemuan di kampus menjadi pertemuan di dunia maya. Saat ini, proses orientasi mahasiswa sudah kembali dilaksanakan di kampus, namun masalah-masalah yang terjadi selama adanya pandemi COVID-19 juga masih dialami. Masalah-masalah tersebut berupa masalah komunikasi atau kendala lain seperti kurang sigapnya mahasiswa dalam memperhatikan pengumuman atau kegiatan yang dilaksanakan. Solusi yang dikembangkan merupakan aplikasi untuk membantu proses orientasi yang berjalan di atas sistem operasi Android. Seluruh data untuk aplikasi disimpan dalam sebuah basis data yang dapat diakses dengan menggunakan Representational State Transfer (RESTful) Application Programming Interface (API) berbasis framework Laravel. Pengguna aplikasi Android dibagi menjadi tiga bagian yaitu admin, dosen/ panitia, serta mahasiswa. Aplikasi ini dilengkapi juga dengan markerless augmented reality yang dibuat dengan bantuan library Lean Touch dari Unity. Augmented reality tersebut berfungsi untuk mengenalkan laboratorium yang akan menjadi salah satu tempat pelaksanaan kegiatan perkuliahan. Penunjang lain yang juga dimasukkan dalam aplikasi adalah kuis yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana konfirmasi materi atau kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama masa orientasi mahasiswa baru. Survei yang diberikan kepada panitia/ dosen serta mahasiswa menunjukkan bahwa aplikasi berperan dalam menunjang jalannya kegiatan orientasi mahasiswa baru
Perencanaan Bisnis Strategis untuk Sistem Informasi untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat
The system management strategy plays a vital role in maintaining profitability to achieve revenue with a strategic plan that starts in all sectors of life to replace conventional technology-based services. This study aims to improve public health services through hospital environmental conditions so that performance increases and provides added value to increase the hospital's competitive advantage. There are several systems that need to be optimized, so it is necessary to group data with the ease of application systems. The study uses a descriptive descriptive approach with IS business strategy methods, internal and external environmental analysis, SWOT analysis, and McFarlan Strategic Grid analysis on IS applications. From the results of the research that has been done, IS planning is influential in helping management make decisions about a policy in a hospital that is useful for evaluating IS applications that continue to change for the better in the future.Sistem manajemen strategis memainkan peran penting dalam menjaga profitabilitas untuk mencapai pendapatan dengan rencana strategis yang dimulai disemua sektor kehidupan untuk menggantikan layanan berbasis teknologi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui kondisi lingkungan rumah sakit agar kinerja yang ada meningkat dan memberikan nilai tambah untuk meningkatkan keunggulan kompetitif rumah sakit. Terdapat beberapa sistem yang perlu dioptimalkan, sehingga perlu mengelompokkan data dengan memetakan sistem aplikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode strategi bisnis SI, analisis lingkungan internal dan eksternal, analisis SWOT, dan analisis McFarlan Strategic Grid pada aplikasi SI. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, perencanaan SI berpengaruh dalam membantu manajemen mengambil keputusan tentang suatu kebijakan di rumah sakit yang berguna untuk mengevaluasi aplikasi SI yang terus berubah agar menjadi lebih baik di masa depan
Perancangan Aplikasi Monitoring Latihan Tekanan Lidah berbasis Android & Web
The tongue is part of the muscular organs that are essential in the oral (mouth) and maxillofacial systems (jaw, neck, and face). By doing tongue movement exercises can help therapy patients with certain diseases, such as sleep apnea. This research will design and develop LTL applications based on Android and the Web using LTL tools that have been designed by Novie et al. Android-based applications are designed to help monitor the results of FSR sensor output from LTL devices from the user side, and Web-based applications are designed to monitor the progress of the LTL process that has been carried out from the side of medical personnel. The types of tongue exercise movements used in this research are Tongue Slide-1, Tongue Slide-2, and Tongue Press. The Android application will show patient identity data, tongue pressure reading data, and movement repetition data. The Android LTL application design that has been successfully realized presents features to monitor the results of tongue pressure exercise readings. The subjective test results of the appearance and ease of LTL android and LTL web applications get a good assessment because all assessments are in the index of 86.3%-92.5%. Meanwhile, the results of the experimental scenario for LTL System Testing show that the average tongue pressure of all respondents carried out in two experiments for tongue press movement, tongue slide-1 movement, and tongue slide-2 movement, above the set threshold limit of above 500 gf. Further research into experimental scenarios and the use of this application can be applied to real patients.Lidah merupakan bagian dari organ muscular yang memiliki peran penting dalam sistem oral (mulut) dan maksilofasial (rahang, leher, dan wajah). Dengan melakukan latihan gerakan lidah bisa membantu terapi pasien dengan penyakit tertentu, seperti sleep apnea. Pada penelitian ini akan dirancang dan dikembangkan aplikasi LTL berbasis Android dan Web, dengan menggunakan alat LTL yang telah dirancang oleh Novie, dkk. Aplikasi berbasis Android di rancang untuk dapat membantu memonitor hasil keluaran sensor FSR dari alat LTL dari sisi pengguna dan aplikasi berbasis Web dirancang untuk memantau kemajuan dari proses LTL yang telah dilakukan dari sisi tenaga medis. Jenis gerakan latihan lidah yang digunakan pada penelitian ini adalah Tongue Slide-1, Tongue Slide-2, dan Tongue Press. Pada aplikasi Android akan ditunjukkan data identitas pasien, data hasil pembacaan tekanan lidah, dan data repetisi gerakan. Desain aplikasi Android LTL yang telah berhasil direalisasikan, menyajikan fitur-fitur untuk membatnu kegiatan pematauan hasil pembacaan latihan tekanan lidah. Hasil pengujian subjektif tampilan dan kemudahan aplikasi android LTL dan web LTL, mendapatkan penilaian yang baik, karena semua penilaian nilainya berada pada indeks 86.3%-92,5%. Sedangkan dari hasil skenario percobaan untuk Pengujian Sistem LTL, bahwa rata-rata tekanan lidah dari seluruh responden yang dilakukan dalam dua kali percobaan untuk gerakan tongue press, gerakan tongue slide-1 dan gerakan tongue slide-2, diatas batas ambang yang ditetapkan yaitu diatas 500 gf. Penelitian lanjutan untuk skenario percobaan dan penggunaan aplikasi ini bisa diterapkan untuk pasien sebenarnya
Simulasi Pengendalian Lift Menggunakan Manajemen Logika Fuzzy
The use of a permanent magnet synchronous motor as an actuator in a ropeless elevator presents a number of difficulties that must be overcome for the system to be secure and stable. Detent force, one issue with stabilization systems, will be examined in terms of how well it functions under a fuzzy logic controller using a nonlinear test like changes in load and distance to obtain a policy suitable for application in the industrial sector or other human endeavors. The elevator technologies are designed to provide the necessary passenger floors while taking into account the highest standards of elevator performance and passenger pleasure. This work addresses the problem by developing an elevator group controller using a fuzzy algorithm. This project is designed to handle the necessary passenger traffic density while maintaining acceptable passenger waiting times by integrating a fuzzy controller into an elevator system. Within a set of fuzzy rules, three important linguistic variables are added to improve the performance of the elevator group. These consist of load capacity, priority, distance, and average waiting time (AWT). The necessity of floor priority is lessened when there is a great volume of passenger traffic; instead, the expected arrival time should be decreased. While the real elevator prototype is being programmed using a PIC microcontroller acting as a controller, the simulation was completed to visually verify the fuzzy system's priority. Thus, a set of ambiguous guidelines was developed based on real-world issues, primarily the reduction of waiting times and energy usage. The elevator controller will select which elevator will service which incoming hall request when a few are registered. In order to maximize efficiency for financial reasons, high-rise buildings and the ensuing large number of elevators they require provide a significant logistical challenge in terms of time and space conservation. In order to run the elevators properly, complex elevator group control systems are built.Penggunaan motor sinkron magnet permanen sebagai aktuator pada elevator tanpa tali menimbulkan beberapa kesulitan yang harus diatasi agar sistem menjadi aman dan stabil. Kekuatan penahan, salah satu masalah pada sistem stabilisasi, akan diperiksa dalam kaitannya dengan seberapa baik fungsinya di bawah pengontrol logika fuzzy menggunakan pengujian nonlinier seperti perubahan beban dan jarak untuk mendapatkan kebijakan yang sesuai untuk diterapkan di sektor industri atau upaya manusia lainnya. Teknologi elevator dirancang untuk menyediakan lantai yang dibutuhkan penumpang dengan tetap mempertimbangkan kinerja elevator tertinggi dan standar kesenangan penumpang. Riset ini mengatasi masalah tersebut dengan mengembangkan pengontrol grup elevator menggunakan algoritma fuzzy. Proyek ini dirancang untuk menangani kepadatan lalu lintas penumpang yang diperlukan sambil mempertahankan waktu tunggu yang dapat diterima dengan mengintegrasikan pengontrol fuzzy ke dalam sistem elevator. Dalam seperangkat aturan fuzzy, tiga variabel linguistik penting ditambahkan untuk meningkatkan kinerja kelompok elevator. Ini termasuk kapasitas muatan, prioritas, jarak, dan waktu tunggu rata-rata. Kebutuhan akan prioritas lantai berkurang ketika terdapat volume lalu lintas penumpang yang sangat baik; sebaliknya, perkiraan waktu kedatangan harus dikurangi. Sementara prototipe elevator sebenarnya sedang diprogram menggunakan mikrokontroler PIC yang bertindak sebagai pengontrol, simulasi diselesaikan untuk memverifikasi prioritas sistem fuzzy secara visual. Oleh karena itu, serangkaian pedoman yang ambigu dikembangkan berdasarkan permasalahan dunia nyata, terutama mengurangi waktu tunggu dan penggunaan energi. Pengontrol elevator akan memilih elevator mana yang akan melayani permintaan aula masuk ketika beberapa telah terdaftar. Untuk memaksimalkan efisiensi karena alasan keuangan, gedung-gedung bertingkat tinggi dan sejumlah besar elevator yang dibutuhkan memberikan tantangan logistik yang signifikan terkait konservasi waktu dan ruang. Sistem grup elevator dibangun dengan kompleksitas untuk menjalankan elevator dengan baik
Pemanfaatan Teknik Peramalan Data Deret Waktu pada Inventori Farmasi di Rumah Sakit
Good inventory management is essential in the hospital industry to overcome inventory problems. Ineffective inventory prediction methods can lead to shortages or excess stock inventory. Ultimately, this can impact the budget and availability of pharmaceutical items in the hospital. Previous traditional prediction methods often show inaccuracies. This research utilizes ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) and FB Prophet methods to predict the demand for pharmaceutical items in hospitals. In an attempt to evaluate the effectiveness of both methods, an experiment was conducted on five pharmaceutical items. The results showed that the ARIMA method produced better performance compared to the FB Prophet method, with the smallest error of 0.07310.Manajemen persediaan yang baik sangat penting dalam industri rumah sakit untuk mengatasi masalah persediaan. Metode prediksi persediaan yang tidak efektif dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan persediaan stok. Pada akhirnya, ini dapat berdampak pada anggaran dan ketersediaan barang farmasi di rumah sakit. Metode prediksi tradisional sebelumnya sering kali menunjukkan ketidakakuratan. Penelitian ini menggunakan metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) dan FB Prophet untuk memprediksi permintaan item farmasi di rumah sakit. Dalam upaya untuk mengevaluasi efektivitas kedua metode, percobaan ini dilakukan terhadap lima item farmasi. Hasilnya menunjukkan bahwa metode ARIMA menghasilkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan metode FB Prophet, dengan error terkecil dengan nilai 0.07310
Sistem Rekomendasi Hybrid Menggunakan Metode Switching
Technological developments force businesses to provide the best service by making recommendation systems a solution to maintain consumer loyalty. Many studies have been carried out on recommendation systems to overcome Cold-Start or Serendipitous Problems. This study conducted Hybrid Collaborative Filtering and Content-Based filtering using the Switching method as a medium for selecting the correct data and attributes. Furthermore, the data is processed using the TF-IDF and KNN algorithms. This study conducted several tests using various K values and the training and testing data composition. The test results show that the highest accuracy produced by the model that has been developed is 83.62 percent for the switching method with the product category attribute as the variable label and 74.9 percent for the switching method with the rating attribute as the variable label. The training and testing data ratio used in this study is 70:30, with a K equals 3. The study's results also found a significant correlation between the K value and the accuracy value, where a high K value would also result in high accuracy.Perkembangan teknologi memaksa pelaku bisnis untuk memberikan layanan terbaik dengan menjadikan sistem rekomendasi sebagai salah satu solusi untuk menjaga loyalitas konsumen. Sudah banyak dilakukan penelitian terkait dengan sistem rekomendasi untuk mengatasi permasalahan Cold-Start ataupun Serendipitous Problem. Penelitian ini melakukan Hybrid Collaborative Filtering dan Content Based filtering dengan menggunakan Switching method sebagai media untuk memilih data dan atribut yang tepat. Selanjutnya data diproses menggunakan algoritma TF-IDF dan KNN. Penelitian ini melakukan beberapa pengujian dengan menggunakan berbagai macam nilai K serta komposisi data training dan testing. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi tertinggi yang dihasilkan oleh model yang telah dikembangkan adalah 83.62% untuk metode switching dengan atribut product category sebagai variable label, dan 74.9% untuk metode switching dengan atribut rating sebagai variable label. Rasio data training dan testing yang digunakan dalam penelitian ini adalah 70:30 dengan nilai K=3. Hasil penelitian juga menemukan bahwa ada korelasi signifikan antara nilai K dengan nilai akurasi dimana nilai K yang tinggi akan menghasilkan akurasi yang tinggi juga
Implementasi Metode MinMax untuk Mengendalikan Persediaan Produk pada Perusahaan Pakaian Anakling Product Inventory At Umkm Babyje Probolinggo
Babyje is a Micro, Small, Medium Enterprises that produces children's clothing with a variety of raw materials. Additionally, in the production process, Babyje has Bill of Material data for each of its products. Therefore, product inventory management and raw material requirement planning are important stages in the production process. However, Babyje experienced product supply problems due to unstable market demand. In July 2022 the Babyje experienced stockouts and overstocks with the same percentage, namely 50%, while in August they tended to experience overstocks with a percentage of 80% and in September tended to experience stockouts with a percentage of 70%. This phenomenon can increase storage costs and hinder buyer demand. This study uses the waterfall method for software development and the min max method for product inventory control. The purpose of this research is to produce a product inventory control application using the min max method. The results of implementing the application with the min max method can remind the business when it is the right time to restock, as well as provide recommendations for the number of orders that must be restocked. Based on the results of black box testing with a total of 120 test cases carried out by 2 user roles, all functionality goes well with a 100% success rate, and for user acceptance testing, all user roles have accepted applications with an acceptance percentage of 100%. The results of this application can calculate the difference between the number of orders that should be the number of orders suggested through the system. From the results of these calculations, there is a relative error in system calculations with a percentage of 14.02%.Babyje adalah usaha mikro kecil menengah yang memproduksi pakaian anak-anak dengan bahan baku yang beragam, sehingga dalam proses produksinya, Babyje mempunyai data Bill of Material dari masing-masing produknya. Oleh karena itu, manajemen persediaan produk dan perencanaan kebutuhan bahan baku menjadi tahap penting dalam proses produksinya. Namun, Babyje mengalami kendala pada persediaan produknya karena permintaan pasar yang tidak stabil. Pada bulan Juli tahun 2022, Babyje mengalami persentase stockout dan overstock dengan persentase yang sama yaitu 50%, sedangkan pada bulan Agustus, cenderung mengalami overstock dengan persentase 80% dan pada bulan September cenderung mengalami stock out dengan persentase 70%. Hal tersebut dapat meningkatkan biaya penyimpanan dan menghambat permintaan pembeli. Penelitian ini menggunakan metode waterfall untuk pengembangan perangkat lunaknya dan metode min max untuk mengendalikan persediaan produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan aplikasi pengendalian persediaan produk dengan menggunakan metode min max. Hasil implementasi aplikasi menggunakan metode min max dapat mengingatkan usaha mikro kecil menengah kapan saat yang tepat untuk melakukan restock, serta memberikan rekomendasi jumlah pesanan yang sebaiknya di restock. Berdasarkan hasil pengujian black box testing dengan total 120 test case yang dilakukan oleh 2 role user, semua fungsionalitasnya berjalan dengan baik dengan persentase keberhasilan 100%, dan untuk pengujian user acceptance testing, semua role user telah menerima aplikasi dengan persentase penerimaan 100%. Hasil dari aplikasi ini dapat dihitung selisih antara jumlah pesanan seharusnya dan rekomendasi jumlah pesanan melalui sistem. Dari hasil perhitungan tersebut, terdapat relative error dari perhitungan sistem dengan persentase 14,02%.