Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Pengaruh Pelatihan Dan Penilaian Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada CV Kerajinan Anyaman Bambu Raya Di Kabupaten Tasikmalaya
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pelatihan kerja, penilaian kerja dan produktivitas kerja pada CV. Kerajinan Anyaman Bambu Raya Di Kabupaten Tasikmalaya; (2) Mengetahui pengaruh pelatihan kerja terhadap produktivitas karyawan pada CV. Kerajinan Anyaman Bambu Raya Di Kabupaten Tasikmalaya; (3) Mengetahui pengaruh penilaian kerja terhadap produktivitas karyawan pada CV. Kerajinan Anyaman Bambu Raya Di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini dilakukan pada CV. Kerajinan anyaman bambu raya di kabupaten tasikmalaya dengan populasi sampel sebanyak 52 orang karyawan, data yang digunakan adalah data primer dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan alat analisis SPSS-25. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai sig <0,05 yaitu untuk pelatihan kerja sebesar 0,011 artinya variabel pelatihan kerja memiliki pengaruh terhadap variabel produktivitas kerja, untuk nilai sig penilaian kerja sebesar 0,018 artinya variabel penilaian kerja memiliki pengaruh terhadap variabel produktivitas kerja. Jadi pelatihan kerja dan penilaian kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja pada CV. Kerajinan Anyaman Bambu Raya Di Kabupaten Tasikmalay
Mengelola Tekanan Keuangan: Pengaruh Financial Stress terhadap Financial Behavior melalui Financial Well-Being pada Generasi Z
Tekanan keuangan dan tingkat kesejahteraan finansial merupakan faktor penting yang memengaruhi perilaku keuangan individu, khususnya pada Generasi Z yang dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi, tuntutan kemandirian finansial, serta dinamika gaya hidup modern. Kondisi tekanan keuangan yang dialami kelompok ini berpotensi memengaruhi kemampuan individu dalam merencanakan, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan secara rasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial stress terhadap financial behavior dengan financial well-being sebagai variabel mediasi pada Generasi Z di Kota Binjai. Populasi penelitian mencakup seluruh Generasi Z yang berdomisili di Kota Binjai, dengan sampel sebanyak 78 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia, domisili, dan pengalaman pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan pengumpulan data primer menggunakan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial stress berpengaruh signifikan terhadap financial behavior, sementara financial well-being berperan sebagai variabel mediasi yang menjelaskan hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat kesejahteraan finansial yang lebih baik memungkinkan individu mengelola tekanan keuangan secara lebih adaptif, sehingga mendorong terbentuknya perilaku keuangan yang lebih rasional. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian keuangan perilaku dengan menegaskan peran strategis kesejahteraan finansial dalam menjembatani pengaruh tekanan keuangan terhadap perilaku keuangan Generasi Z, serta memberikan implikasi praktis bagi perumusan program edukasi dan kebijakan keuangan yang berorientasi pada penguatan kesejahteraan finansial generasi muda.Kata Kunci: Financial Stress, Financial Well-Being, Financial Behavior, Generasi
From Students To Talent: Orchestrating Human Capital For The Technopreneurial University Transformation
This research focuses on testing the effectiveness of the Student-HRM framework—Competency Development, Incentive Support, and Innovation-based Assessment—in influencing multidimensional transformation of student technopreneurship (Culture, Digital Readiness, and Innovation Ecosystem) in higher education institutions. Based on a quantitative explanatory design, data were obtained from 100 undergraduate students who are actively involved with digital entrepreneurship programs through a purposive sampling technique. The conceptual model was tested using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4 to assess the measurement model and evaluate the structural path coefficients by a bootstrapping procedure using 5,000 subsamples. The structural model shows significant predictive power (R2 > 0.70). The results highlighted a surprising paradox: Competency Development Support did not contribute significantly to transformation in any dimension, therefore questioning the ingrained belief that training alone leads to readiness. On the other hand, Incentive and Appreciation Support emerged as the stronger predictor and significantly affected all three dimensions. Innovation-based Assessment, however, was effective only in shaping the Technopreneurship Culture but proved ineffective in improving Digital Readiness or Ecosystem engagement
Perspektif Normatif dalam Manajemen Pemasaran untuk Kampanye Acara Berbasis Media Sosial : Mengonseptualisasikan Strategi, Keterlibatan, dan Nilai Merek
Transformasi lanskap digital menjadikan kampanye acara berbasis media sosial sebagai arena strategis bagi organisasi dalam membangun pengalaman merek yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka normatif manajemen pemasaran untuk kampanye acara digital, dengan fokus pada perumusan strategi, konseptualisasi dan pengelolaan keterlibatan pelanggan, serta model nilai merek yang selaras dengan tujuan strategis organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-normatif dengan desain deskriptif-eksploratif, berbasis studi dokumentasi dan analisis isi terhadap artikel ilmiah, dokumen kampanye, serta materi acara yang dipublikasikan melalui media sosial oleh organisasi yang beroperasi di Indonesia. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola strategi, bentuk engagement, serta konstruksi nilai merek dalam interaksi kampanye. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, perlunya kerangka strategi yang menekankan keselarasan tujuan kampanye dengan strategi organisasi, penerapan STP digital, serta orkestrasi konten dan kanal secara terencana. Kedua, keterlibatan pelanggan dipahami sebagai proses ko-konstruksi nilai yang harus dikelola secara normatif di setiap fase kampanye. Ketiga, nilai merek dipandang sebagai akumulasi identitas, relasi, dan reputasi yang dibentuk melalui interaksi digital dan fisik. Temuan ini memiliki implikasi bagi pengembangan teori pemasaran dan praktik manajerial, sekaligus membuka ruang bagi riset lanjutan untuk menguji dan mengoperasionalkan model normatif yang diusulkan. Keywords: Manajemen Pemasaran; Media Sosial; Event Marketing
Pengaruh Pelatihan dan Gaya Kepemimpinan terhadap Organization Citizenship Behaviour dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan gaya kepemimpinan terhadap Organization Citizenship Behaviour dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat. Rendahnya motivasi kerja, kepatuhan terhadap regulasi serta perilaku ekstra peran pegawai menjadi tantangan dalam instansi pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS 3.0. Sampel terdiri atas pegawai ASN yang ada pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat sebanyak 77 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja. Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Organization Citizenship Behaviour. Gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap Organization Citizenship Behaviour. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Organization Citizenship Behaviour. Motivasi kerja tidak mampu memediasi pelatihan dan gaya kepemimpinan terhadap Organization Citizenship Behaviour. Temuan ini menunjukkan pelatihan harus ditingkatkan dan gaya kepemimpinan perlu dilakukan pengembangan menjadi komunikatif dan partisipatif agar bisa meningkatkan motivasi serta menumbuhkan perilaku ekstra pegawai. Kata Kunci: Pelatihan, Gaya Kepemimpinan, Organization Citizenship Behaviour, Motivasi Kerja
Pengaruh Konflik Tugas dan Konflik Hubungan terhadap Adaptasi Sosio-Kultural Karyawan Lintas Budaya
Penelitian ini dilakukan guna menelaah pengaruh konflik tugas dan konflik hubungan terhadap adaptasi sosio-kultural karyawan perantau yang bekerja di perusahaan multinasional. Dalam perspektif International Human Resource Management (IHRM), adaptasi sosio-kultural dipandang sebagai indikator utama keberhasilan karyawan lintas budaya dalam berinteraksi dan berfungsi secara optimal di lingkungan kerja yang beragam secara budaya. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksplanatif yang bertujuan menjelaskan hubungan antarvariabel. Proses pengumpulan data dilaksanakan melalui instrumen kuesioner terstruktur yang dirancang menggunakan skala Likert lima kategori. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis dengan menerapkan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tugas dan konflik relasional berpengaruh negatif secara signifikan terhadap adaptasi sosio-kultural karyawan perantau. Selain itu, konflik hubungan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan konflik tugas, yang mengindikasikan bahwa aspek emosional dan interpersonal merupakan tantangan utama dalam proses adaptasi sosio-kultural di lingkungan kerja multinasional. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual terhadap pengayaan kajian International Human Resource Management (IHRM), sekaligus memberikan implikasi praktis yang relevan bagi pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan multinasional dalam merancang strategi pengelolaan konflik dan peningkatan keberhasilan adaptasi karyawan perantau.Kata Kunci: adaptasi sosio-kultural; konflik tugas; konflik hubungan; karyawan perantau; IHRM
Pengaruh Voluntary Intellectual Capital Disclosure Dan Corporate Social Responsibility Disclosure Terhadap Nilai Perusahaan
Voluntary Disclosure pada laporan tahun keuangan perusahaan masih kurang, akan tetapi Intellectual Capital Disclosure membuat keputusan lebih baik dan memberikan keuntungan berupa nilai perusahaan. Corporate Social Responsibility Disclosure mendorong pertambahan nilai perusahaan. Artikel ini mengetahui pengaruh Voluntary Intellectual Capital Disclosure dan Corporate Social Responsiblity Disclosure terhadap Nilai Perusahaan. Metode tinjauan literatur digunakan untuk menemukan sumber yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil menunjukan bahwa Voluntary Intellectual Capital Disclosure dan Corporate Social Responsiblity Disclosure terhadap Nilai Perusahaan, akan tetapi masih banyak yang belum menrapkannya karna berfokus pada Laporan keuangan. Penerapan Voluntary Intellectual Capital Disclosure dan Corporate Social Responsiblity Disclosure terhadap Nilai Perusahaanpenting bagi perusahaan untuk meningkatkan nilai perusahaan untuk investor dan publik. Kata Kunci: Voluntary Disclosure, Intellectual CapitalDisclosure, CSR Disclosure, NilaiPerusahaan dan Tinjauan Literatur
Audit Digital di Era Big Data: Implikasi Terhadap Penerapan Audit Risk Model Akun Pendapatan
Transformasi digital di sektor audit telah membawa cara baru dalam mengumpulkan dan menganalisis data audit, terutama dengan memanfaatkan teknologi big data. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak audit digital terhadap implementasi Audit Risk Model (ARM), terutama dalam pengujian akun pendapatan, yang dikenal memiliki risiko kesalahan penyajian yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan melalui metode tinjauan literatur dari berbagai jurnal ilmiah internasional, buku-buku teks audit, dan juga standar audit yang berlaku di tingkat internasional. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa audit yang didasarkan pada big data memiliki dampak yang signifikan terhadap ketiga elemen ARM, terkhusus dalam mengurangi risiko deteksi serta meningkatkan efektivitas penilaian risiko inheren dan risiko kontrol. Namun, kendala seperti kurangnya kompetensi auditor dan infrastruktur digital yang terbatas pada klien merupakan tantangan yang harus diperhatikan. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual untuk pengembangan audit digital di era big data serta memberikan panduan bagi penelitian dan praktik audit di masa mendatang.
Kata kunci: Audit Digital, Big Data, Audit Risk Model, Pendapatan, Risiko Audi
PERANAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM PENGEMBANGAN JIWA KEPEMIMPINAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG
Peranan organisasi kemahasiswaan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi pelajar merupakan suatu proses penting dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang mampu memimpin bangsa dan membawa perubahan positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, hendaknya ada kolaborasi antara program pendidikan dengan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung dan program-program yang memfasilitasi pengembangan jiwa kepemimpinan mahasiswa dengan mendukung organisasi kemahasiswaan yang ada di setiap-tiap universitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh organisasi terhadap pengembangan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Metodologi yang diterapkan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel untuk penelitian ini dikhususkan kepada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Singaperbangsa Karawang. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner Potensi Karakter Pemimpin. Dengan demikian, diharapkan organisasi kemahasiswaan mampu mengembangkan jiwa kepemimpinan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Singaperbangsa Karawang
Impact of Investment Choices, Dividend Strategy, and Operational Effectiveness on Financial Performance with Capital Structure Serving as a Control Variable
This research endeavors to evaluate the influence of investment decisions, dividend policies, and operational efficiency on the financial performance of manufacturing firms within the food and beverage sector that are publicly traded on the Indonesia Stock Exchange from 2021 to 2023, incorporating capital structure as a control variable. The secondary data utilized are derived from annual financial reports and are analyzed through the Random Effect Model (REM) methodology for panel data regression employing EViews 12 software. The results revealed that investment decisions and dividend policies had a notably adverse effect on financial performance, whereas operational efficiency demonstrated positive yet statistically insignificant effects. Collectively, all variables exhibited a significant impact with a coefficient of determination standing at 66.68%. These findings highlight the critical importance of adept management of investment decisions and dividend policies in sustaining corporate profitability