Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Pengaruh Social Media Marketing dan Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Vans (Studi Pada Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Medan)
Tujuan studi ini untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian sepatu Vans pada mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi Medan. Latar belakang penelitian ini didorong oleh meningkatnya popularitas Vans di kalangan generasi muda serta pergeseran strategi pemasaran dari media konvensional ke media sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei terhadap 293 responden, yang dipilih melalui rumus Slovin dari populasi 1.096 mahasiswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil yang menunjukkan seluruh item valid dan cukup reliabel. Analisis data menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Kualitas Produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai F sebesar 13,817 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menegaskan bahwa strategi promosi melalui platform seperti Instagram dan TikTok serta kualitas produk Vans terutama dalam hal performa, fitur, dan daya tahan berperan penting dalam memengaruhi keputusan konsumen. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk terus berinovasi dalam konten promosi digital dan menjaga mutu produk guna mendorong loyalitas dan peningkatan penjualan.Kata Kunci: Social Media Marketing, Kualitas Produk, Keputusan Pembelia
The Impact of ESG Disclosure Quality on Financial Performance and Firm Value: Moderating Role of Audit Committee Expertise in Emerging Markets
Kualitas pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi isu strategis dalam membentuk nilai perusahaan, terutama di pasar negara berkembang yang menghadapi tantangan dalam transparansi dan tata kelola. Meskipun berbagai studi telah menyoroti pentingnya ESG terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan, masih sedikit penelitian yang mengkaji peran mekanisme tata kelola internal, khususnya keahlian komite audit, sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pengungkapan ESG terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan, serta bagaimana keahlian komite audit memoderasi hubungan tersebut. Data dikumpulkan dari 248 perusahaan publik non-keuangan di pasar negara berkembang selama periode 2018–2022. Metode analisis yang digunakan adalah regresi moderasi dengan pendekatan panel data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pengungkapan ESG berpengaruh positif signifikan terhadap return on assets (ROA) dan nilai perusahaan (Tobin's Q). Lebih lanjut, kehadiran komite audit dengan keahlian di bidang keuangan, hukum, dan industri memperkuat hubungan positif tersebut. Temuan ini konsisten dengan teori stakeholder dan agency, serta memberikan bukti bahwa penguatan tata kelola internal dapat meningkatkan efektivitas pelaporan keberlanjutan. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi bagi regulator untuk menetapkan standar keahlian komite audit, serta bagi manajemen untuk mengintegrasikan strategi ESG ke dalam pengambilan keputusan jangka panjang. Kata kunci: ESG, kinerja keuangan, nilai perusahaan, komite audit, tata kelola perusahaa
Kontribusi Nilai-Nilai Spiritualitas di Tempat Kerja dan Citizenship Behavior terhadap Kinerja SDM UMKM Dompu
Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif kausalitas dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja dan Organizational Citizenship Behavior terhadap Kinerja Karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan UMKM di Kabupaten Dompu. Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di sektor UMKM bidang kuliner sebanyak 220 responden dari total 1.245 populasi telah menjawab kuesioner yang dibagikan secara langsung dalam bentuk cetak. Pengambilan sampel menggunakan sample size calculator. Alat analisis yang digunakan adalah SEMPLS v 3 untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Hasil penelitian membuktikan bahwa Spiritualitas di Tempat Kerja dan Organizational Citizenship Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Rekomendasi dari penelitian ini secara praktis dapat membantu UMKM dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan memotivasi karyawan untuk meningkatkan kinerja secara optimal. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan manajerial yang berkelanjutan bagi UMKM di Kabupaten Dompu.
Kata Kunci: Spiritualitas di Tempat Kerja, Organizational Citizenship Behavior, Kinerja Karyawa
Analisis Struktur Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pada PT. Unilever (Persero) Tbk
Tujuan peneliti melakukan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kinerja keuangan pada PT. Unilever (Persero) Tbk. Ditinjau melalui kinerja keuangan (Debt To Equity Ratio, dan Return On Equity) pada tahun 2022-2024. Jenis penelitian ini merupakan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan yang didukung dengan analisis trend. Secara umum Debt To Equity Ratio melihat rata-rata tahun 2022-2024 sebagai berikut yaitu Debt To Equity Ratio sebesar 3.99 kali. Rata-rata Return On Equity tahun 2022-2024 dengan Perputaran Kas 0.09 kali. Kata Kunci: Struktur Modal, Kinerja Keuanga
Analisis Perhitungan Persediaan Berbasis Sak Indonesia Untuk Emkm Pada Toko Nadiva
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan persediaan berbasis Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (EMKM) pada Toko Nadiva, sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan kue kering di Desa Permata, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bonebolango. Usaha UMKM sering menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan yang dapat mempengaruhi keputusan bisnis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan SAK Indonesia pada pengelolaan persediaan di Toko Nadiva. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelumnya, Toko Nadiva hanya melakukan pencatatan persediaan secara manual, yang mengakibatkan ketidakakuratan dalam pengelolaan persediaan. Dengan penerapan SAK Indonesia untuk EMKM, manajemen dan perhitungan persediaan di Toko Nadiva dapat ditingkatkan, yang pada akhirnya meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pencatatan persediaan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan sistem manajemen persediaan berbasis digital untuk meminimalkan kesalahan pencatatan dan meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan.Kata Kunci : Akuntansi Persediaan, Persediaan, SAK Indonesia Untuk EMK
Pengaruh Brand Image dalam Memediasi Product Quality dan Quality Service terhadap Minat Beli (Studi Kasus Kopi Deplok Bu Asih di Sidomukti Gresik)
Tingginya konsumsi kopi ini turut mendorong keberlanjutan sejumlah produsen kopi lokal yang mampu bersaing di pasar. Stakeholder atau konsumen kopi tersebut dapat diperoleh dari minat beli konsumen yang meningkat dari tahun ke tahun, sehingga perlu strategi penjualan untuk meningkatkan brand image serta kualitas produk. Maka dari itu, tujuan daripada penelitian ini ialah ingin mengetahui pengaruh brand image dalam memediasi produk quality dan service quality terhadap minat beli, yang mana dilakukan studi kasus di Kopi Deplok Bu Asih, Sidomukti, Gresik. Penggunaan metode dalam penelitian yakni menerapkan metode kuantitatif dengan jenis penelitian metode korelasional, menggunakan metode Particial Least Square (PLS), diketahui jumlah responden akhir adalah 96 responden. Dapat dilihat dari hasil penelitian ini, diketahui bahwa brand image tidak berpengaruh terhadap minat beli, product quality berpengaruh positif terhadap brand image, product quality berpengaruh positif terhadap minat beli, quality service tidak berpengaruh terhadap brand image, quality service berpengaruh positif terhadap minat beli, product quality tidak berpengaruh terhadap minat beli melalui brand image sebagai variabel intervening dan quality service tidak berpengaruh terhadap minat beli melalui brand image sebagai variabel intervening. Kata Kunci: Brand Image, Product Quality, Quality Service, Minat Beli
Implementasi Konsep Wisata Berbasis Komunitas (CBT) pada Pembentukan Desa Wisata Sumberdem
AbstrakDesa Wisata Sumberdem terletak di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Desa ini terletak di lereng Gunung Kawi, yang dikenal sebagai lokasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata. Pemerintah daerah mendukung pembentukan Desa Wisata dan optimis bahwa desa ini akan menawarkan peluang yang luar biasa untuk pengembangan masyarakat dan peningkatan ekonomi. Penelitian ini mengidentifikasi karakteristik yang memfasilitasi transisi Desa Sumberdem menjadi tujuan wisata. Peneliti bertujuan untuk menganalisis evolusi Desa Wisata Sumberdem. Penulis menggunakan metode wawancara dan dokumentasi sebagai strategi pengumpulan data dalam penelitian ini. Wawancara dilakukan secara sistematis dengan menggunakan pertanyaan yang telah disiapkan sebelumnya untuk para partisipan. Peneliti menggunakan pendekatan analisis SWOT dan PEST untuk memperkuat data. Selanjutnya, peneliti menggunakan metode triangulasi sumber untuk menilai keabsahan data. Penelitian ini berujung pada strategi pengembangan desa wisata yang mengidentifikasi kemungkinan dan risiko dari sumber internal dan eksternal. Analisis penelitian ini mengkaji dampak potensial dan prospek masa depan dari penelitian ini. Desa Sumberdem memiliki banyak potensi, termasuk perkebunan kopi, hutan bambu, sumber mata air, dan peternakan kambing, di samping aspek sosial dan budaya seperti kesenian dan tradisi masyarakat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Sumberdem membutuhkan bantuan dari berbagai pemangku kepentingan untuk memformalkan statusnya sebagai tujuan wisata yang sah dan untuk meningkatkan pelatihan dan pengembangan bagi Pokdarwis dan penduduk setempat.Kata Kunci: Potensi; Pengembangan; Desa Wisata
Pengaruh Komunikasi Pemasaran Terhadap Minat Beli Konsumen Pada Salon Kuku (Survei Pada Pengikut Instagram @PulchraNails_)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komunikasi pemasaran terhadap minat beli dalam meningkatkan pembelian berulang. Dalam penelitian ini terdapat dua variable: Komunikasi Pemasaran (X) dan Minat beli (Y). Dalam era digital, media sosial menjadi salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen secara luas dan personal. Penggunaan sosial media Instagram kini semakin meningkat, membuat hampir banyak perusahaan menggunakan Instagram sebagai media komunikasi pemasaran untuk mengiklankan produk dan jasanya. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah populasi terbatas yaitu semua orang yang mengikuti media sosial Instagram PulchraNails, dengan sampel sebanyak 68 responden yang dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode kuisioner yang disebarkan kepada pelanggan salon kuku PulchraNails_. Untuk menganalisis data ini menggunakan uji statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, koefisien determinasi dan uji t. hasil uji t menunjukan bahwa promosi di media sosial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian jasa pada salon kuku PulchraNails_, dapat dilihat dari nilai t hitung lebih besar daripada t tabel. Koefisien determinasi sebesar 35,1% yang berarti variable promosi memiliki kontribusi yang cukup dalam menjelaskan minat beli konsumen. Sisanya 64.9% dijelaskan oleh variabel lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah promosi di media sosial berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada salon kuku PulchraNails_
Transformasi Hubungan Kerja di Era Kontemporer: Peningkatan Retensi Karyawan
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi dalam hubungan kerja dan perjanjian kerja di era kontemporer, dengan memfokuskan pada faktor-faktor seperti fleksibilitas, keseimbangan kerja-hidup, keadilan organisasional, dan regulasi yang berkembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menghasilkan data yang menjelaskan tentang hubungan kerja dan perjanjian kerja di era kontemporer sebagai fokus pembahasan. Tujuan utamanya adalah memberikan ringkasan singkat dari keseluruhan pembahasan yang telah dianalisis oleh peneliti. Era kontemporer telah mengubah lanskap dunia kerja, mendorong transformasi hubungan kerja melalui fleksibilitas dan keseimbangan kehidupan kerja. Konsep fleksibilitas kerja memberikan pekerja otonomi lebih besar mengenai kapan, di mana, dan bagaimana mereka bekerja. Kemajuan teknologi komunikasi memungkinkan bekerja dari mana saja, menghilangkan batasan ruang kantor tradisional. Penerapan fleksibilitas kerja dan keseimbangan kehidupan kerja membawa keuntungan signifikan bagi pekerja dan pemberi kerja. Pekerja mengalami peningkatan kepuasan, motivasi, dan produktivitas, sementara pemberi kerja menikmati retensi talenta yang lebih tinggi dan akses ke tenaga profesional global. Dengan adopsi perjanjian kerja yang fleksibel dan komunikasi yang efektif, hubungan kerja yang harmonis dan produktif dapat tercipta. Transformasi ini memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua belah pihak dalam menghadapi dinamika perubahan yang terus berlangsung.
Kata kunci : hubungan kerja, era kontemporer, fleksibilitas, keseimbangan kehidupan kerja, retensi karyawa
Sinergi Karakteristik Individu dan Pekerjaan dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai: Peran Sentral Motivasi Kerja
Tujuan penelitian ini adalah menguji dan menganalisis pengaruh: motivasi kerja terhadap kinerja; budaya organisasi terhadap kinerja; Organizational citizenship behavior terhadap kinerja; motivasi kerja terhadap organizational citizenship behavior; budaya organisasi terhadap organizational citizenship behavior; motivasi kerja terhadap kinerja melalui organizational citizenship behavior; budaya organisasi terhadap kinerja melalui organizational citizenship behavior pegawai pada Politeknik Pelayaran Barombong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis SEM PLS.penelitian ini melibatkan 70 responden yang merupakan tenaga kependidikan pada Politeknik Pelayaran Barombong. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan penggunaan kuesioner. Hasil penelitian ini menemukan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja; budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja; Organizational citizenship behavior berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja; motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap organizational citizenship behavior; budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap organizational citizenship behavior; motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui organizational citizenship behavior; budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja melalui organizational citizenship behavior.
Kata Kunci: Motivasi Kerja, Budaya Organisasi, Organizational Citizenship Behavior Dan Kinerja Pegawa