Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Pengaruh Trend, Kualitas Produk dan Desain Produk Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Ventela Di Lampung Selatan
Kebutuhan manusia saat ini semakin kompleks dan salah satu kebutuhan esensial yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari adalah kebutuhan primer. Sepatu menjadi elemen krusial yang memenuhi kebutuhan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh trend, kualitas produk dan desain produk secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian pada sepatu ventela di Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden di Lampung Selatan. Uji instrument yang di gunakan adalah uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis yang di gunakan adalah regresi linear berganda, koefisien korelasi berganda, koefisien determinasi, dan uji hipotesis uji t dan uji f, kemudian di analisis dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini di simpulkan bahwa : (1) trend berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. (2) kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. (3) desain produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. (4) trend, kualitas produk dan desain produk secara simultan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci : Trend, Kualitas Produk, Desain Produk dan Keputusan Pembelia
Pengaruh Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) dalam Proses Rekrutmen terhadap Candidate Experience dan Efektivitas Seleksi.
In the digital era, the adoption of Artificial Intelligence (AI) has revolutionized various functions of Human Resource Management, especially in the recruitment process. Companies are increasingly leveraging AI for tasks such as automatic CV screening and initial video interviews to enhance efficiency and manage the large volume of applicants. However, behind the promise of efficiency, critical questions arise regarding its impact on candidates' perceptions and experiences, as well as whether the use of AI truly improves accuracy and effectiveness in finding the right candidates.Research Objective: This study aims to empirically analyze the impact of utilizing AI at the CV screening and initial interview stages on (1) candidate experience, measured through perceptions of fairness, transparency, and communication; and (2) selection effectiveness, assessed in terms of speed, screening accuracy, and quality of candidates who advance to the next stage. Methodology: This research employs a mixed-methods approach. Quantitative data was collected through a questionnaire survey distributed to 250 job applicants who had undergone AI-based recruitment processes in Indonesia. The data were analyzed using regression analysis to test the hypotheses. Furthermore, qualitative data were obtained through in-depth interviews with 15 recruitment managers from various companies to understand the organizational perspective on the effectiveness and challenges of AI implementation.Results: The results of the study indicate that the utilization of AI has a dual impact. From the selection effectiveness side, AI significantly speeds up the time-to-screen and improves accuracy in matching candidates' technical qualifications with job requirements. However, from the candidate experience perspective, it was found that the use of AI without personal and transparent feedback negatively correlates with perceptions of fairness and applicant satisfaction. The lack of "human touch" has become a major complaint that could potentially damage the company’s image (employer branding). Implications and Contributions: This research concludes that AI is a powerful tool for optimizing the recruitment process, but its implementation must be balanced with human-centric strategies. The practical implication for companies is the need to design a hybrid recruitment system that integrates the efficiency of AI with empathetic human interactions to maintain a positive candidate experience. Theoretically, this research contributes to the literature on digital human resource management by highlighting the trade-off between technological efficiency and psychological aspects in the modern recruitment proces
Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga, Store Atmosphere Dan Promosi Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Rumah Makan Bambu Kuning
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga, Store Atmosphere Dan Promosi Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Rumah Makan Bambu Kuning. Jumlah sampel sebanyak 96 responden yaitu konsumen rumah makan bambu kuning. Penelitian ini menggunakan uji validitas, uji reabilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan menggunakan SPSS 27. Penelitian dilakukan untuk meneliti bagaimana variabel independent memberikan pengaruh terhadap variabel dependent dan tingkat persentasi pengaruh variabel penelitian dengan melakukan penyebaran angket penelitian kepada responden dan melakukan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independent memberikan pengaruh terhadap variabel dependent dengan nilai seluruh t hitung > t table dan nilai signifikan <0,05 dengan tingkat determinasi yaitu 0.662 atau sebesar 66,20% memberikan pengaruh yang positif dan signifikan
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Ahli Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kinerja tenaga ahli di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Stres kerja dalam penelitian ini mencakup empat indikator utama, yaitu beban kerja, konflik peran, tekanan waktu, dan ketidakjelasan peran. Sementara itu, kinerja tenaga ahli diukur berdasarkan kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, serta inisiatif kerja.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, melibatkan 60 responden tenaga ahli. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (stres kerja) dan variabel dependen (kinerja).Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja tenaga ahli. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,950 lebih besar dari t tabel 1,81 dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05). Koefisien regresi sebesar 0,815 berarti setiap peningkatan satu satuan stres kerja akan meningkatkan kinerja tenaga ahli sebesar 0,815 poin. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,458 menunjukkan bahwa 45,8% variasi kinerja tenaga ahli dapat dijelaskan oleh stres kerja, sedangkan sisanya 54,2% dipengaruhi oleh faktor lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa stres kerja, apabila dikelola dengan baik, dapat menjadi pendorong peningkatan kinerja. Namun, apabila tidak terkendali, stres kerja berpotensi menurunkan produktivitas dan efektivitas kerja. Kata Kunci : Stres kerja, kinerja, tenaga ahli, DPR RI, Komisi X
Pengaruh Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Employee Engagement Sebagai Mediasi Di Pt Xyz
This study aims to analyze the relationship and the role of employee engagement in mediation the influence of motivation and work environment on employee performance. The population of this study consisted of all employees of PT XYZ in Jakarta, with a sample of 128 respondents selected using nonprobability sampling technique. Data were collected through questionnaires distributed both directly and online. The analysis method used is Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach. The results showed that work motivation and work environment have a significant effect on employee performance. In addition, work motivation and work environment also have a significant effect on employee engagement. Employee engagement is proven to have a positive influence on employee performance, and acts as a mediator variable in the relationship between work motivation and work environment on employee performance. These findings provide important implications for the management of PT XYZ in designing policies to improve employee performance through increasing motivation and a supportive work environment, as well as strengthening employee engagement.Keywords: Work Motivation, Work Environment, Employee Performance, Employee Engagemen
Manajemen Risiko Sosial di Kalangan Remaja: Strategi Pencegahan Pergaulan Bebas di Lingkungan Sekolah IT Widya Cendekia Kota Serang
Fenomena pergaulan bebas di kalangan remaja merupakan salah satu bentuk risiko sosial yang berdampak serius terhadap perkembangan karakter, moral, serta masa depan generasi muda. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memiliki peran strategis dalam mengantisipasi dan memitigasi risiko tersebut. Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengkaji konsep manajemen risiko sosial di lingkungan sekolah, dengan fokus pada strategi pencegahan pergaulan bebas di Sekolah IT Widya Cendekia Kota Serang. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk teori manajemen risiko, pendekatan pendidikan karakter, serta praktik-praktik pencegahan perilaku menyimpang pada remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen risiko sosial yang efektif mencakup tiga pendekatan utama: (1) identifikasi faktor risiko dan protektif di lingkungan sekolah dan keluarga, (2) penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal, serta (3) kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan aman. Studi ini juga menyoroti pentingnya pengembangan program mentoring, pembinaan keagamaan, serta kebijakan disiplin yang konsisten sebagai bagian dari strategi pencegahan. Implikasi dari hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para pendidik dan pemangku kepentingan dalam merancang kebijakan dan program intervensi yang terintegrasi untuk menanggulangi pergaulan bebas di lingkungan pendidikan.Kata kunci: manajemen risiko sosial, pergaulan bebas, pendidikan karakter, strategi pencegahan
Pengaruh Manajemen Operasional Di Era Digital Dan Perkembangan E – Commerce
Di era globalisasi saat ini, manajemen operasional tetap menjadi area yang sangat diminati oleh akademisi dan profesional di sektor manufaktur maupun industri. Hal ini krusial karena manajemen operasional adalah penggerak utama bisnis. Oleh karena itu, tanpa sistem manajemen operasional yang baik dan terkelola, suatu perusahaan berisiko gagal atau berhenti beroperasi. Transisi bisnis dari model tradisional ke digital mengharuskan perusahaan untuk merumuskan strategi berkelanjutan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi pemasaran digital seperti e-commerce. Namun, untuk tetap kompetitif di pasar yang semakin dinamis, perusahaan e-commerce harus mengoptimalkan operasi mereka, terutama dalam manajemen logistik, inventaris, dan layanan pelanggan. Selain itu, manajemen inventaris juga menjadi tantangan yang signifikan. Manajemen operasional terhadap penjualan E-Commerce memiliki beberapa Aspek structural atau Aspek Regulasi, Aspek Operasional, Sistem Manajemen Operasi.Kata kunci : Managemen, digital, e-commers
Knowledge Management in Public Relations and Industrial Relations: A Case Study of Amazon
Knowledge management (KM) plays an important role in managing complex operations and maintaining the reputation of global companies such as Amazon. This study examines the application of KM in two critical areas: industrial relations (IR) and public relations (PR) at Amazon. Using a qualitative case study approach based on document analysis, this research explores how Amazon leverages data-driven feedback systems, organizational intelligence, and structured communication strategies to manage relationships with employees and the public. The findings reveal that effective KM, such as the daily feedback program ‘Connections’ and data-driven issue management, enables Amazon to detect labor issues early and shape a positive public narrative. However, crisis case studies like the “pee bottles” incident and union efforts in Bessemer highlight that failures or misuse of KM can damage long-term relationships and corporate image. In conclusion, integrated, transparent, and empathetic KM is key for Amazon to align industrial relations and community relations, transform data into actionable insights, and maintain stakeholder trust in a dynamic and challenging business environment. Keywords: Knowledge Management, Public Relations, Industrial Relations, Amazon, Case Studies, Corporate Reputation
Pengaruh Pemahaman Akuntansi, Pendidikan, dan Kesiapan UMKM Terhadap Penerapan SAK EMKM
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, tingkat pendidikan, dan kesiapan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terhadap penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, dengan mengumpulkan data dari berbagai jurnal dan artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penerapan SAK EMKM, sementara tingkat pendidikan tidak menunjukkan dampak yang berarti. Kesiapan pelaku UMKM juga berperan penting dalam penerapan standar ini. Penelitian ini menekankan bahwa sosialisasi yang efektif dan pemahaman akuntansi yang baik merupakan kunci untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan UMKM. Dengan demikian, pengembangan strategi pendidikan dan sosialisasi yang lebih adaptif sangat diperlukan untuk mendukung pelaku UMKM dalam menerapkan SAK EMKM secara efektif
Strategi Pertumbuhan Ruangguru di Industri Edutech Indonesia: Inovasi, Tantangan, dan Prospek Masa Depan
Industri edutech di Indonesia berkembang pesat, didorong oleh kebutuhan akses pendidikan berkualitas dan meningkatnya penetrasi internet. Ruangguru, sebagai pemain utama, berhasil memanfaatkan momentum melalui inovasi produk seperti video interaktif, kelas live, dan fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Roboguru. Penelitian ini menganalisis strategi pertumbuhan Ruangguru dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, menggunakan data ulasan pengguna di Google Play Store. Hasil menunjukkan tingkat kepuasan tinggi (rating rata-rata 4.5) dan keunggulan dalam diversifikasi layanan serta jangkauan wilayah. Namun, tantangan seperti harga langganan dan masalah teknis masih perlu diatasi. Dibandingkan competitor seperti Quipper dan Pahamify, Ruangguru unggul dalam jumlah pengguna, diversifikasi layanan, dan penetrasi pasar. Penelitian ini memberikan wawasan komprehensif tentang efektivitas strategi bisnis Ruangguru serta peluang pengembangan di masa depan. Kata Kunci: Edutech, Ruangguru, strategi pertumbuhan, inovasi, kepuasan pengguna, diversifikasi layanan, tantangan teknis, prospek bisni