Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah X
Not a member yet
179 research outputs found
Sort by
Efektivitas Opini Publik Pada Lembaga Pers Menggunakan Literasi Informasi Dengan Information Lebelling Codes Method (ILC) Pada Kompetensi Diskusi (Effective Publics Opinion Pers Institusion on Information Literacy Use With The Information Lebelling Codes)
Tujuan diskusi dengan literasi kompotensi pada mengelola manajemen opini publik sebagai media komunikasi antara lebelling informative codes dengan lebelling literacy codes. Dengan tujuan literasi kompotensi dengan mengelola manajemen opini pada media komunikasi antara literasi informasi dengan literasi digital media. Dengan menggunakan metode narasi deskriptif pada literasi kompotensi lebelling informative literacy codes dengan komunikasi budaya. Dengan tujuan aplikasi hasil literasi informatif media sebagai komunikasi budaya pada bahan mediasi hasil data informative yang dikenal dengan mengenal literasi “literacy use” yang dapat dibicarakan pada topik “communication literacy” dengan metode literasi itu. Pada topik akses dan aksi literasi “access and action literacy” pada penampilan agenda progress “information literacy” pada pendekatan “component literacy” itu. Dengan metode literasi “metode literacy” itu “access and action literacy” pada diskusi “information literacy” dengan tahap klasifikasi “component literacy” pada data sumber literasi informasi analisis “topic literacy” pada “media communication literacy” secara factual dengan kompetensi “component competence” mengenal diskusi dalam literasi komunikasi istilahnya “literacy use” dengan pilihan rasional pada konteks literasi informasi “lebelling codes information literacy.
Formulasi Sediaan Topikal Ekstrak Etanol Kulit Buah Naga (Hylocereus costaricensis)
Ekstrak kulit buah naga super merah (H. costaricensis) setelah dilakukan pengujian antioksidan mempunyai nilai IC50 sebesar 4602,740 ppm. Dari hasil yang didapat maka konsentrasi ekstrak yang digunakan untuk formulasi sediaan topikal sebesar 2%. Antioksidan yang terkandung dalam kulit buah naga dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya dengan membuat suatu sediaan yang digunakan pada kulit. Pengembangan formulasi sediaan topikal yang diaplikasikan pada kulit berupa sediaan lotion, krim dan gel. Sediaan lotion dan krim sebagai basis dengan menambahkan minyak zaitun dan VCO sebagai humektan dalam fase mainyak dan pada sediaan gel dengan menggunakan basis gel Carbopol-940, PVA dan HPMC. Dari semua sediaan yang dibuat dapat digunakan untuk sediaan topikal. Hasil uji hedonis didapatkan F8 (lotion minyak zaitun) merupakan formula yang terbaik dalam hal tekstur dan warna sediaan, F14 (gel HPMC) dalam hal bau dan F11 (krim VCO) dalam hal kenyamanan pemakaian. Penambahan ekstrak kepada basis sediaan mempengaruhi secara signifikan terhadap tekstur, warna dan bau tetapi tidak terhadap kenyamanan pemakaian
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN BALAI PENGOBATAN PENYAKIT PARU-PARU
The purpose of this research is to find out relationship of smoking behavior with the occurence of tuberculosis of lungs at the BP4 Lubuk Alung West Sumatera. The research is descriptive correlation by using cross-sectional approach. The research population consist of all patient who have tuberculosis totaling 845 patient, part of them are taken as research 272 respondent by simple random sampling. To collect data the researcher uses HPMKTB Paru questioners, statistical analysis used chi-square. The statistical analysis, indicates that there is significant the relationship of the smoking behavior with occurence tuberculosis of lungs. On the based of the research findings, it is recommended to BP4 Lubuk Alung, to increase the efforts of knowledge through healthy life, with pressing that smoking behavior is one of the effect faktors occur tuberculosis
EFEK TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DAN HIPNOSIS 5 JARI TERHADAP PENURUNAN ANSIETAS PASIEN HEART FAILURE
Abstrak Kejadian gagal jantung dari tahun ketahun terus meningkat secara drastis dan menyebabkan masalah kesehatan utama di dunia. Berbagai keluhan yang dirasakan pasien gagal jantung baik secara fisik maupun psikologis. Salah satu masalah psikis yang sering ditemukan adalah ansietas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi relaksasi nafas dalam dan hipnosis 5 jari terhadap tingkat ansietas pasien gagal jantung. Penelitian ini menggunakan metode randomized controlled trial dengan desain paralel. Penelitian ini melibatkan sebanyak 50 responden pasien gagal jantung. Tingkat ansietas dinilai dengan menggunakan alat ukur DASS 21 yang dilakukan sebelum dan setelah diberikan terapi relaksasi nafas dalam dan hipnosis 5 jari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata – rata tingkat ansietas sebelum dan setelah pada kedua kelompok, baik pada kelompok relaksasi nafas dalam dan hipnosis 5 jari (p value 0.00) maupun pada kelompok pendidikan kesehatan dengan menggunakan booklet (p value 0.00). Terdapat perbedaan rata – rata tingkat ansietas setelah dilakukan intervensi relaksasi nafas dalam dan hipnosis 5 jari yang signifikan dibandingkan dengan rata - rata tingkat ansietas setelah pendidikan kesehatan dengan menggunakan booklet (p value 0.039). Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu intervensi mandiri keperawatan yang dapat diterapkan pada pasien gagal jantung khususnya untuk mengatasi ansietas. Kata Kunci : relaksasi nafas dalam; hipnosis 5 jari; heart failure Abstract The incidence of heart failure increase drastically every years and cause major health problems in the world. Various sign and simptom felt by heart failure patients both physically and psychologically. One psychological problem that is often found is anxiety. The purpose of this study was to determine the effectiveness of deep breath relaxation and 5 finger hypnosis therapy on the level of anxiety in patients with heart failure. This research method is a randomized controlled trial with a parallel design. This study involved 50 respondents of heart failure patients. The level of anxiety was assessed using a DASS 21 measuring instrument that was carried out before and after being given relaxation therapy for deep breathing and 5-finger hypnosis. The results of this study showed that there are significant differences in the average level of anxiety before and after in both groups, both in the group of 5 breaths and deep hypnosis relaxation groups (p value 0.00) and in the health education group using booklets (p value 0.00). There was a difference in the average level of anxiety after a significant relaxation of deep breathing and 5-finger hypnosis compared with the average anxiety level after health education using a booklet (p value 0.039). The results of this study are expected to be one of the nursing interventions that can be applied to patients with heart failure especially to resolve anxiety. Keywords : relaxation of deep breathing; 5-finger hypnosis; heart failur
FACTORS AFFECTING THE INCIDENCE OF RABIES DISEASE IN PUSKESMAS REJOSARI PEKANBARU CITY
Rabies is a disease caused by the rabies virus. Rabies attacks can cause death. Based on data from Pekanbaru City Health Department found that the highest rabies cases were 15 cases in Puskesmas Rejosari. The purpose was to determine the factors that influence the incidence of rabies. This research is quantitative analytical research with case control design. The respondents are 30 divided by 15 cases of rabies and 15 people as a control. Data were analyzed using univariate and bivariate with chi square test.The results are there is a relationship between the bite of animal with the rabies incidence (p value 0.01) and OR = 5, there is a relationship between knowledge with the rabies incidence (p value 0.005) and OR = 8, there is a relationship between attitude with the rabies incidence (p value 0.004) with OR = 9.000, there is a relationship between preventive action with rabies incidence (p value 0.000) with OR = 3.Conclusions: factors that influencing rabies incidence are animals bite, knowledge, attitude, and preventive action. Suggestion: There should be held education promotion about rabies and monitoring of families who raise animals that can transmitted rabies in Puskesmas Rejosari by local health authorities Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Rabies menyebabkan kematian. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru ditemukan bahwa kasus rabies tertinggi berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari yaitu sebanyak 15 kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi kejadian di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan desain penelitian kasus kendali. Jumlah responden adalah 30 orang, terbagi dalam 15 orang kasus rabies dan 15 orang sebagai kendali. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate dengan uji chi square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara gigitan hewan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.01) dengan OR = 5, terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.005) dengan OR = 8, terdapat hubungan antara sikap dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.004) dengan OR = 9.000, terdapat hubungan antara tindakan pencegahan dengan kejadian penyakit rabies (p value 0.000) dengan OR = 3. Kesimpulan : Faktor yang berpengaruh dengan kejadian rabies di wilayah kerja Puskesmas Rejosari adalah gigitan hewan, pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan. Saran : Sebaiknya diadakan penyuluhan mengenai penyakit rabies serta dilakukan pemantauan pada keluarga yang memelihara hewan penular penyakit rabies di Puskesmas Rejosari oleh petugas kesehatan setempat
PENGARUH FRAKSI VOLUME KOMPOSIT SERBUK CANGKANG KELAPA SAWIT/EPOKSI TERHADAP KEKERASAN DAN LAJU KEAUSAN
Natural composite is one of materials that have been utilized in the engineering field. Utilization of natural composite is due to nature of environmentally friendly and better on mechanical properties. The aim of this study was determine the effect of volume fraction of composite-based oil palm shell powder to hardness and wear rate. In this study, the main materials of composite are oil palm shells as a reinforcement and epoxy resin as binders. Oil palm shells are crushed into powder with size 420-595 μm. Variation of volume fraction between oil palm shell and epoxy are 45%:55%, 50%:50% and 55%:45%. The results showed that composite hardness was increasing with the addition of oil palm shell powder composition. Hardness of composites based oil palm shell powder/epoxy at volume fractions of 45%:55%, 50%:50% and 55%:45% are 10.69 VHN, 11.64 VHN, and 12.36 VHN, respectively. Wear rate of composites decreases with the addition of oil palm shell composition. Wear rate of composite based oil palm shell powder/epoxy at a volume fraction of 45%:55%, 50%:50% and 55%:45% are 4.7 x 10-7 g/mm2.s, 2.5 x 10-7 g/mm2.s, and 1.9 x 10-7 g/mm2.s, respectively. Analysis of fracture surface of composite has been done using Scanning Electrone Microscope. Komposit alam merupakan salah satu material yang telah dimanfaatkan pada bidang keteknikkan. Pemanfaatan komposit alam ini tidak terlepas dari sifat ramah terhadap lingkungan dan sifat mekanik yang relatif baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari fraksi volume komposit berbahan dasar serbuk cangkang kelapa sawit terhadap kekerasan dan laju keausan. Pada penelitian ini, bahan utama dari material komposit adalah cangkang kelapa sawit sebagai pengikat (reinforcement) dan resin epoksi sebagai pengikat (binder). Cangkang kelapa sawit dihaluskan menjadi serbuk dengan ukuran 420-595 µm. Variasi fraksi volume antara cangkang kelapa sawit dan epoksi adalah 45%:55%, 50%:50%, dan 55%:45%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan komposit semakin meningkat dengan penambahan komposisi serbuk cangkang kelapa sawit. Kekerasan dari komposit serbuk cangkang/epoksi pada fraksi volume 45%:55%, 50%:50% dan 55%:45% berturut-turut sebesar 10.69 VHN, 11.64 VHN, dan 12.36 VHN. Laju keausan dari komposit semakin menurun dengan penambahan komposisi serbuk cangkang kelapa sawit. Laju keausan dari komposit serbuk cangkang/epoksi pada fraksi volume 45%:55%, 50%:50% dan 55%:45% berturut-turut sebesar 4.7 x 10-7 g/mm2.dt, 2.5 x 10-7 g/mm2.dt, dan 1.9 x 10-7 g/mm2.dt. Pengamatan permukaan patahan dari komposit telah dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM)
SISTEM PAKAR PENDETEKSI PENYAKIT BERDASARKAN KELUHAN BUANG AIR KECIL MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Sistem pakar adalah suatu bidang ilmu bagian dari kecerdasan buatan yang mengandung pengetahuan-pengetahuan dan pengalaman-pengalaman yang diajarkan oleh satu atau banyak pakar kedalam sebuah mesin atau perangkat lunak sehingga mesin tersebut mampu menyelesaikan masalah-masalah yang membutuhkan kepakaran manusia. Urin merupakan limbah terbentuk di ginjal sebagai hasil dari proses penyaringan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sementara zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh akan kembali dialirkan dalam darah. Beberapa jenis penyakit yang dapat diketahui menggunakan sistem pakar pendeteksi penyakit berdasarkan keluhan buang air kecil adalah batu ginjal, nefritis, sistitis, gagal ginjal. Sistem pakar pendeteksi penyakit berdasarkan keluhan buang air kecil ini dapat memudahkan masyarakat berkonsultasi dan juga memberikan solusi terhadap penyakit yang timbul dari keluhan buang air kecil.
POSITIVE DEVIANCE GIZI PADA KELUARGA MISKIN DI DESA BARU, SAROLANGUN JAMBI
Objective: The purpose of this study was to analyze the positive deviance of nutrition among poor families in Village’s Baru, Sarolangun, Jambi. Methods: This study used a cross-sectional study design. This research was conducted in April until August, 2016. The sampling technique in this research is total sampling. The samples is all mothers who have children under five (24-60 months) from poor families in Village’s Baru, Sarolangun Jambi as many as 86 mothers. Determination of nutritional status using indicators of Weight for Age, which refers to the standard Kemenkes RI. The data of positive deviance, family and characteristics, taken using a questionnaire tools. The data collected was analyzed by univariate. Results: Univariate analysis showed that the positive deviance of infant feeding practice habits (91,9%), toddler's care (86,0%), toddler's hygiene (69,8%), utilization of health services (89,5%) categorized was good. Keywords: Nutrition, Poor Families, Positive DevianceTujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis positive deviance gizi pada keluarga miskin di Desa Baru, Sarolangun Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Penenilitan ini telah dilaksanakan pada April sampai Agustus 2016. Teknik penelitian adalah total sampling. Sampel penelitian adalah semua ibu yang memiliki balita (24-60 bulan) berasal dari keluarga miskin di Desa Baru, Kabupaten Sarolangun, Jambi sebanyak 86 ibu. Pengukuran status gizi menggunakan indikator Berat Badan menurut Umur (BB/U) berdasarkan indikator Kemenkes RI. Data positive deviance gizi, karakteristik keluarga menggunakan instrumen kuesioner. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis secara univariat. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa positive deviance gizi kebiasaan pemberian makan (91,9%), pengasuhan balita (86,0%), kebersihan balita (69,8%), pemanfaatan fasilitas kesehatan (89,5%) tergolong baik.Kata Kunci: Gizi, Keluarga Miskin, Positive Devianc
MODEL PENILAIAN KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN ESTIMASI BAYESIAN
Lecturer’s performance is the actual behavior that displayed by each lecturer as the work achievement which produced based on the role. One way to measure the performance of lecturers through the assessment of student’s perception on the performance of lecturers in conducting lectures. By using Bayesian estimation, parameter test is used to estimate the lecturer's performance appraisal model to see how big the influence of each competence on lecturer's performance. Structural equality matrix: pedagogic competence, professional competence, personality competence, and social competence are represented in the equation . The results showed that the four competencies had a positive influence on lecturer performance, with the greatest influence given by pedagogic competence, followed by professional competence, personality competence, and social competence. Kinerja dosen merupakan perilaku nyata yang ditampilkan setiap dosen sebagai prestasi kerja yang dihasilkan sesuai dengan peranannya. Salah satu cara untuk mengukur kinerja dosen melalui penilaian persepsional mahasiswa terhadap kinerja dosen dalam melaksanakan perkuliahan. Dengan menggunakan estimasi Bayesian dilakukan pengujian parameter untuk mengestimasi model penilaian kinerja dosen untuk melihat seberapa besar pengaruh masing-masing kompetensi terhadap kinerja dosen. Matriks persamaan struktural: kompetensi pedagogik, kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi sosial diwakili persamaan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat kompetensi memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja dosen, dengan pengaruh terbesar diberikan oleh kompetensi pedagogik, dilanjutkan dengan kompetensi professional, kompetensi kepribadian, dan kompetensi social
PEMANFAATAN KULIT PISANG DALAM DEGRADASI ZAT AKTIF PIRIDABEN PADA PESTISIDA SAMITE 135EC
AbstractPyridaben is a pesticide substance of akarisida organoklor. The problem in using this pesticide is the potential poison in pesticide samite 135EC, which may destroy the environment. The peel of banana has few of biochemistry components to bunch the ionic of metal strongly. This research aims to find out the effectiveness of banana’s peel in resrving pyridaben substance from pesticide samite 135EC.This research is a kind of experimental research that use random comprehensively design. The subject of this research is pyridaben substance in pesticide samite 135EC and the peel of banana.The result of the reseach showed optimum concentration to absorb pyridaben by the peel of banana was 50 mg/L with percentage of 29%. Optimum contack time were needed to adsorb pyridaben solution is 12 hours with percentage of 86% and optimum powder weight is 150 mg with percentage 86%.From the test result of the reseach can be concluded that peel of banana powder is effective in absorbing pyridaben compound in pesticide samite 135EC at concentration 50 mg/L, contack time 12 hours, and peel of banana powder weight 150 mg. Suggestion for the next researcher is need to do experiment of applying peel of banana powder in environment especially agriculture environment. AbstrakPiridaben merupakan salah satu senyawa pestisida yang tergolong akarisida organoklor. Masalah yang timbul dari penggunaan pestisida ini adalah potensi racun yang terkandung dalam pestisida Samite 135 EC, yang berpotensi mencemari lingkungan. Kulit pisang mengandung beberapa komponen biokimia sehingga kuat untuk mengikat ion-ion logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas limbah kulit pisang dalam menyerap senyawa Piridaben yang terdapat dalam pestisida samite 135EC.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis rancangan penelitian acak lengkap. Subjek dalam penelitian ini adalah senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC dan limbah kulit pisang.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum untuk menyerap larutan piridaben oleh serbuk kulit pisang adalah 50 mg/L dengan persentase sebesar 29%. Waktu kontak optimum yang dibutuhkan untuk menyerap larutan piridaben adalah selama 12 jam dengan persentase sebesar 86%, dan berat serbuk optimum adalah 150 mg dengan persentase penyerapan sebesar 86%.Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa serbuk kulit pisang efektif dalam menyerap senyawa piridaben dalam pestisida samite 135EC pada konsentrasi 50 mg/L, waktu kontak 12 jam dan berat serbuk kulit pisang 150 mg. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlu dilakukan uji coba pengaplikasian penggunaan serbuk kulit pisang di lingkungan khususnya lingkungan pertanian.