Repository Universitas Negeri Jakarta

Repository Universitas Negeri Jakarta
Not a member yet
    39193 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FOOD AND BEVERAGE SERVICE BERBASIS 3D VISUAL PADA MATERI PERALATAN RESTORAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Food and Beverage Service berbasis 3D visual pada materi peralatan restoran. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran di sekolah, khususnya tidak tersedianya buku cetak sebagai sumber belajar, sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami bentuk, ukuran, dan fungsi peralatan restoran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Media pembelajaran yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi, serta diuji coba kepada pengguna, yaitu 28 siswa kelas XI perhotelan SMK Negeri 33 Jakarta. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa penilaian ahli media memperoleh persentase sebesar 98% dan ahli materi sebesar 94%, yang keduanya termasuk kategori sangat sesuai sedangkan hasil uji coba pengguna memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat sesuai. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis 3D visual dinyatakan layak dan sesuai digunakan sebagai media pembelajaran pada materi peralatan restoran. ***** This study aims to develop a 3D visual-based learning media for the Restaurant Equipment subject in the Food and Beverage Service competency. The development of this media is motivated by the limited availability of learning resources in schools, particularly the absence of printed textbooks, which causes students to experience difficulties in understanding the form, size, and function of restaurant equipment. This study employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model, consisting of define, design, develop, and disseminate stages. The learning media was validated by media experts and material experts and tested on users involving 28 students of the Hospitality program at SMK Negeri 33 Jakarta. The validation results showed that the media expert assessment obtained a percentage of 98% and the material expert assessment obtained 94%, both categorized as highly feasible, while the user trial resulted in a percentage of 90%, also categorized as highly feasible. Based on these results, the developed 3D visual-based learning media is considered suitable for use in the Restaurant Equipment subject

    ANALISIS BIBLIOMETRIK BIDANG KAJIAN GIZI OLAHRAGA PADA DATABASE SCOPUS TAHUN 2018 – 2024

    No full text
    ANALISIS BIBLIOMETRIK BIDANG KAJIAN GIZI OLAHRAGA PADA DATABASE SCOPUS TAHUN 2018 – 2024 ABSTRAK Analisis bibliometrik adalah metode populer untuk mengeksplorasi dan menganalisis data ilmiah dalam jumlah besar. Artikel ini bertujuan untuk memetakan, menganalisis perkembangan dan menemukan ide penelitian kedepannya terkait bidang kajian gizi olahraga pada jurnal terindeks Scopus dengan menggunakan aplikasi VOSviewer. Pengumpulan data menggunakan teknik total sampling dengan sampel sebanyak 253 judul artikel terbitan 2018-2024. Dari 253 judul artikel diperoleh 49 kata kunci dengan kriteria occurrences/jumlah kutipan minimal 3 kali. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa kata kunci gizi olahraga merupakan topik penelitian yang banyak dilakukan dibuktikan dengan occurrences/jumlah kutipan sebanyak 53 kali dan berdasarkan wilayah/negara, Amerika Serikat menjadi negara yang paling banyak mengunggah artikel di tahun 2018-2024. Maka analisis yang dilakukan dari hasil pemetaan tersebut peneliti merekomendasikan ide penelitian di bidang gizi olahraga yaitu mengenai sport nutrition food effect on sports nutrition, polyphenols effect on sports nutrition, amino acids effect on sports nutrition Kata Kunci: gizi olahraga, analisis Bibliometrik, future research ***** BIBLIOMETRIC ANALYSIS OF THE FIELD OF SPORTS NUTRITION STUDIES IN THE SCOPUS DATABASE 2018 – 2024 ABSTRACT Bibliometric analysis is a popular method for exploring and analyzing large amounts of scientific data. This article aims to map, analyze developments and find future research ideas related to the field of sports nutrition studies using Scopus indexed journals using the VOSviewer application. Data collection used a total sampling technique with a sample of 253 article titles published in 2018-2024. From 253 article titles, 49 keywords were obtained with the criteria of appearing/number of quotations at least 3 times. The mapping results show that the keyword sports nutrition is a research topic that has been widely carried out as evidenced by the appearance/number of citations of 53 times and based on region/country, the United States is the country that uploaded the most articles in the 2018-2024 period. So the analysis carried out from the mapping results, researchers recommend research ideas in the field of sports nutrition, namely regarding sport nutrition food effect on sports nutrition, polyphenols effect on sports nutrition, amino acids effect on sports nutrition Keywords: sports nutrition, bibliometric analysis, future researc

    ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA INTERVENSI PADA ANAK GANGGUAN SENSORI DARI MEDIA TEKSTIL (STUDI KASUS: BLOOM CHILD DEVELOPMENT CENTER)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan media intervensi sensori taktil berbasis tekstil bagi anak dengan gangguan sensori, khususnya pada penyandang Autism Spectrum Disorder (ASD) di Bloom Child Development Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengacu pada prosedur penelitian studi kasus Robert K. Yin. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 penyandang Autism Spectrum Disorder (ASD) dengan gangguan sensori, terapis dan orang tua anak penyandang ASD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi sensori menjadi pendekatan penting dalam membantu anak mengolah rangsangan sentuhan secara adaptif. Namun, berdasarkan kondisi lapangan, pemanfaatan media intervensi berbasis tekstil masih terbatas dan belum dikembangkan secara terstruktur. Media tekstil dinilai berpotensi sebagai media intervensi sensori apabila dirancang secara konkret, fungsional, memberi rasa aman dan nyaman, menarik visual anak, serta disesuaikan dengan kebutuhan individual anak. Temuan ini dapat berkontribusi pada pengembangan media intervensi sensorik alternatif yang lebih beragam dan responsif terhadap kebutuhan anak-anak dengan kesulitan pemrosesan sensori. Kata Kunci: gangguan sensori taktil, autism spectrum disorder, media tekstil, intervensi sensori, monumental tekstil ***** This study aims to identify the needs for textile-based tactile sensory intervention media for children with sensory processing disorders, particularly children with Autism Spectrum Disorder (ASD), at Bloom Child Development Center. This research employed a qualitative approach using a case study method, referring to the case study research procedures proposed by Robert K. Yin. The informants consisted of four children diagnosed with Autism Spectrum Disorder (ASD) with sensory processing difficulties, therapists, and parents of children with ASD. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that sensory intervention plays an important role in helping children process tactile stimuli in an adaptive manner. However, based on field findings, the utilization of textile-based intervention media remains limited and has not been systematically developed. Textile media are considered to have strong potential as sensory intervention tools when designed in a concrete and functional form, providing a sense of safety and comfort, offering visual appeal, and being tailored to the individual needs of each child. These findings contribute to the development of alternative sensory intervention media that are more diverse and responsive to the needs of children with sensory processing difficulties, particularly in supporting tactile sensory regulation within therapeutic settings. Keywords: tactile sensory disorder, autism spectrum disorder, textile media, sensory intervention, monumental textil

    MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI MELALUI MODEL AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA PADA SISWA KELAS V SDN JATI 03

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan model Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 31 siswa kelas V SDN Jati 03 Pagi. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta lembar penilaian keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan kolaborasi siswa. Pada siklus I, persentase keterampilan kolaborasi mencapai 64,5%. Pada siklus II, persentase tersebut meningkat menjadi 90%, atau naik sebesar 25,5%. Aktivitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan; dari masing-masing 84% dan 76% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Hasil ini membuktikan bahwa model Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) efektif dalam mengembangkan aspek-aspek kolaborasi, seperti kerja sama, tanggung jawab, partisipasi aktif, komunikasi, serta kemampuan menyesuaikan diri dalam kelompok. Dengan demikian, model Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Pancasila, tetapi juga secara nyata meningkatkan keterampilan kolaborasi dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Keterampilan Kolaborasi, Auditory Intellectually Repetition, Model Pembelajaran. ***** This study aims to improve students' collaboration skills through the application of the Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) model in Pancasila Education learning. This Classroom Action Research was conducted in two cycles with 31 fifth-grade students of SDN Jati 03 Pagi as subjects. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through observations of teacher and student activities and collaboration skills assessment sheets. The results of the study showed a significant increase in students' collaboration skills. In cycle I, the percentage of collaboration skills reached 64.5%. In cycle II, the percentage increased to 90%, or an increase of 25.5%. Teacher and student activities also increased; from 84% and 76% respectively in cycle I to 100% in cycle II. These results prove that the AIR model is effective in developing aspects of collaboration, such as cooperation, responsibility, active participation, communication, and the ability to adapt in groups. Thus, the Auditory, Intellectually, and Repetition (AIR) model not only improves students' understanding of Pancasila Education material, but also significantly improves collaboration skills in the learning process. Keywords: collaboration skills, Auditory Intellectually Repetition, learning model

    MENINGKATKAN CIVIC DISPOSITION PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS V

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan civic disposition peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Project Citizen. Penelitian dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc. Taggart dalam tiga siklus pada 27 peserta didik kelas V SDN Jati 03 Jakarta Timur. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik serta angket civic disposition. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada civic disposition, yaitu dari 37,04% pada Siklus I, meningkat menjadi 66,67% pada Siklus II, dan mencapai 88,89% pada Siklus III. Peningkatan ini didukung oleh perkembangan positif pada aktivitas pembelajaran, di mana aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 67% dan 45% pada Siklus I, menjadi 83% dan 81% pada Siklus II, hingga mencapai 100% dan 90% pada Siklus III. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan Project Citizen mampu menguatkan partisipasi aktif peserta didik, membentuk tanggung jawab moral, kedisiplinan, kesopanan, kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, serta kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat. Dengan demikian, Project Citizen terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada peningkatan civic disposition peserta didik kelas V SDN Jati 03. Kata Kunci: Sikap Kewarganegaraan, Project Citizen, Pendidikan Pancasila, Pembelajaran Kontekstual, Karakter Peserta Didik. ***** This research aims to improve the civic disposition of students in Pancasila Education learning through the application of the Project Citizen model. The research was conducted using the Classroom Action Research (CAR) method based on the Kemmis and McTaggart model in three cycles involving 27 fifth-grade students at SDN Jati 03, East Jakarta. Each cycle includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Data were obtained through observations of teacher and student activities as well as a civic disposition questionnaire. The results show a significant increase in civic disposition, from 37.04% in Cycle I, rising to 66.67% in Cycle II, and reaching 88.89% in Cycle III. This improvement is supported by positive developments in learning activities, where teacher and student activities increased from 67% and 45% in Cycle I to 83% and 81% in Cycle II, and reached 100% and 90% in Cycle III. These findings indicate that the application of Project Citizen can strengthen students' active participation, foster moral responsibility, discipline, courtesy, cooperation skills, critical thinking, and self-confidence in expressing opinions. Thus, Project Citizen proves effective in creating contextual, meaningful Pancasila Education learning oriented toward improving the civic disposition of fifth-grade students at SDN Jati 03. Keywords: Civic Disposition, Project Citizen, Civics Education, Contextual Learning, Student Character

    PEMBERDAYAAN PESERTA DIDIK PAKET C DALAM KESIAPAN KERJA MELALUI PELATIHAN LITERASI DIGITAL (PENDEKATAN PAR DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR 11 MANGGARAI)

    Full text link
    Peserta didik Paket C di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 11 Manggarai menghadapi berbagai tantangan dalam memasuki dunia kerja, seperti minimnya pemahaman tentang prosedur lamaran, kerentanan terhadap penipuan lowongan, serta rendahnya kepercayaan diri akibat stigma terhadap ijazah nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan peserta didik Paket C dalam kesiapan kerja melalui pelatihan literasi digital dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Penelitian dilaksanakan selama empat hari terhadap tujuh peserta didik Paket C kelas XII, dengan pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan prinsip andragogi, literasi digital kritis, dan teori pemberdayaan. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, wawancara reflektif, serta dokumentasi produk (CV dan surat lamaran). Analisis data menggunakan pendekatan campuran: deskriptif kuantitatif untuk skor tes dan analisis tematik manual untuk data kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada enam dari tujuh peserta, dengan rata-rata skor naik dari 30–45% menjadi 75–90%. Secara afektif, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kesadaran kritis terhadap lowongan bodong, dan kemampuan merepresentasikan pengalaman nonformal sebagai aset karier. Simulasi wawancara dengan praktisi HRD memperkuat kesiapan psikologis dan profesional mereka. Penelitian ini membuktikan bahwa pelatihan literasi digital dengan pendekatan PAR mampu menjadi sarana pemberdayaan holistik yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memulihkan agensi dan identitas profesional peserta didik Paket C sebagai pencari kerja yang layak dan mandiri.Kata kunci: pemberdayaan; kesiapan kerja; literasi digital; participatory action research; paket c; pendidikan nonformal ***** Students of Paket C (equivalency program) at Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) 11 Manggarai face significant challenges in entering the workforce, including limited understanding of job application procedures, vulnerability to fraudulent job offers, and low self-confidence due to societal stigma against nonformal education credentials. This study aims to analyze the empowerment of Paket C learners in work readiness through digital literacy training based on Participatory Action Research (PAR). The research was conducted over four days with seven Grade XII Paket C students, using a collaborative approach that integrates andragogy, critical digital literacy, and empowerment theory. Data were collected through pre- and post-tests, participatory observation, reflective interviews, and documentation of learning outputs (CVs and cover letters). A mixed-methods analysis was employed: descriptive quantitative analysis for test scores and manual thematic analysis for qualitative data. Findings indicate a significant improvement among six of the seven participants, with average scores rising from 30–45% to 75–90%. Affectively, participants demonstrated increased self-confidence, critical awareness of job scams, and the ability to reframe informal life experiences as professional assets. A mock interview session with external HR practitioners further strengthened their psychological and professional readiness. This study demonstrates that PAR-based digital literacy training serves as a holistic empowerment strategy enhancing not only technical competencies but also restoring agency and professional identity among Paket C learners as capable and independent job seekers.Keywords: empowerment; work readiness; digital literacy; Participatory Action Research; Paket C; nonformal educatio

    PENGARUH PROPRIOCEPTIVE NEUROMUSCULAR FACILITATION (PNF) TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS PADA ATLET WOODBALL UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) terhadap peningkatan fleksibilitas ekstremitas bawah pada atlet woodball Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan preeksperimen, dengan desain one group pretest posttest. Sampel penelitian terdiri atas 10 atlet woodball laki-laki Universitas Negeri Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur fleksibilitas adalah tes Sit and Reach. Perlakuan berupa peregangan pasif PNF diberikan selama 8 kali pertemuan dengan frekuensi 3 kali per minggu. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata rata fleksibilitas berdasarkan tes Sit and Reach meningkat dari 14,93 cm pada pretest menjadi 19,13 cm pada posttest, dengan selisih rata-rata sebesar 4,20 cm. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi p-value sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan peregangan pasif PNF terhadap peningkatan fleksibilitas ekstremitas bawah atlet woodball Universitas Negeri Jakarta. Dengan demikian, metode PNF dapat direkomendasikan sebagai bagian dari program latihan untuk meningkatkan fleksibilitas dan mendukung performa atlet woodball.*****This study aims to determine the effect of Proprioceptive Neuromuscular Facilitation (PNF) on improving lower limb flexibility in woodball athletes at Jakarta State University. This study uses a quantitative method with a pre experimental approach and a one-group pretest-posttest design. The study sample consisted of 10 male woodball athletes from Jakarta State University who were selected using purposive sampling. The instrument used to measure flexibility was the Sit and Reach test. The treatment consisted of passive PNF stretching given during 8 sessions with a frequency of 3 times per week. The data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test and the paired sample t-test hypothesis test. The results showed that the average flexibility score based on the Sit and Reach test increased from 14.93 cm in the pretest to 19.13 cm in the posttest, with an average difference of 4.20 cm. The hypothesis test results showed a significance value of p-value of 0.000 < 0.05, which means that there was a significant effect of PNF passive stretching on increasing the flexibility of the lower extremities of Jakarta State University woodball athletes. Thus, the PNF method can be recommended as part of a training program to increase flexibility and support the performance of woodball athletes

    PEMBELAJARAN DESAIN KOMUNIKASI VISUAL BAGI ANAK HAMBATAN INTELEKTUAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (STUDI KASUS DI SMKN 48 JAKARTA)

    Full text link
    Penyelenggaraan pendidikan bagi peserta didik hambatan intelektual di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan tantangan sekaligus peluang, karena SMK menuntut penguasaan kompetensi vokasional, kemandirian, dan kesiapan kerja, sementara peserta didik hambatan intelektual memiliki keterbatasan intelektual dan perilaku adaptif sehingga membutukan penyesuaian pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran di jurusan DKV bagi anak hambatan intelektual di SMKN 48 Jakarta. Penelitian ini berfokus pada tiga komponen utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang mencakup asesmen, kurikulum, penentuan tujuan, materi, strategi, metode, media, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini lima guru produktif jurusan Desain Komunikasi dan Visual. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru melakukan penyesuaian pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi. Penyesuaian dilakukan oleh guru secara non-formal disesuaikan dengan kemampuan peserta didik hambatan intelektual. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi model awal dalam penerapan layanan pendidikan inklusif. ***** Providing education for students with intellectual disabilities at vocational high schools (SMK) is both a challenge and an opportunity, because SMKs require mastery of vocational skills, independence, and work readiness, while students with intellectual disabilities have intellectual limitations and adaptive behaviors that require adjustments to their learning. This study aims to describe learning in the Visual Communication Design (DKV) department for students with intellectual disabilities at SMKN 48 Jakarta. This study focuses on three main components: planning, implementation, and evaluation of learning, which includes assessment, curriculum, goal setting, materials, strategies, methods, media, and evaluation. This study uses a qualitative approach with a case study method. The informants in this study were five productive teachers from the Visual Communication Design department. The results of the study show that teachers make learning adjustments starting from planning, implementation, and evaluation. Adjustments are made by teachers informally in accordance with the abilities of students with intellectual disabilities. The implications of this study are expected to serve as an initial model for the implementation of inclusive education services

    FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARTISIPASI ORANG TUA PADA POSYANDU BALITA DI KELURAHAN CIPINANG BESAR SELATAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu balita di Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari ketua posyandu, kader posyandu, dan orang tua di posyandu balita Kutilang II. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua dalam kegiatan posyandu balita tergolong cukup baik pada aspek pelaksanaan dan pemanfaatan hasil kegiatan, namun masih terbatas pada aspek perencanaan dan evaluasi. Orang tua balita umumnya berperan sebagai penerima layanan dan belum terlibat secara aktif dalam pengambilan keputusan. Bentuk interaksi antara orang tua balita dengan kader posyandu, petugas kesehatan, dan tokoh masyarakat setempat dalam kegiatan posyandu berperan dalam mendorong partisipasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya berkelanjutan pada aspek perencanaan dan evaluasi untuk meningkatkan keterlibatan aktif orang tua balita dalam seluruh tahapan kegiatan posyandu. ***** This study aims to analyze the factors influencing parents participation in toddler posyandu activities in Cipinang Besar Selatan Sub-district, East Jakarta. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving informants consisting of the head of the posyandu, posyandu cadres, and parents at posyandu Kutilang II. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model. The results show that parents participation in toddler posyandu activities is relatively good in the implementation and utilization stages, but remains limited in the planning and evaluation aspects. Parents tend to act mainly as service recipients and are not actively involved in decision-making processes. Interactions between parents, posyandu cadres, health workers, and local community leaders play an important role in encouraging participation. This study concludes that continous efforts are needed, particularly in the planning and evaluation stages, to enhance parents active involvement in all phases of posyandu activities

    RANCANG BANGUN ALAT INKUBATOR BAYI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER DENGAN METODE KENDALI FUZZY LOGIC

    Full text link
    Bayi prematur memiliki keterbatasan dalam kemampuan termoregulasi sehingga membutuhkan lingkungan dengan suhu yang stabil dan terkontrol. Inkubator bayi berfungsi sebagai media utama untuk menjaga kondisi termal tersebut, namun sistem kendali konvensional umumnya kurang adaptif terhadap perubahan suhu yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem inkubator bayi berbasis mikrokontroler dengan penerapan metode kendali Fuzzy Logic guna meningkatkan kestabilan pengaturan suhu dan perubahan suhu di dalam ruang inkubator. Sistem dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan sensor DHT21 sebagai pendeteksi suhu dan perubahan suhu. Proses pengendalian suhu dilakukan menggunakan modul PTC sebagai pemanas dan modul Peltier sebagai pendingin yang dikendalikan secara otomatis melalui metode Fuzzy Logic. Variabel masukan berupa suhu dan perubahan suhu diolah untuk menghasilkan keluaran kendali yang adaptif, serta dilengkapi dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Firebase untuk pemantauan real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kestabilan suhu inkubator sesuai dengan rentang yang ditetapkan dan memberikan respons kendali yang lebih halus dibandingkan sistem konvensional, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai prototipe inkubator bayi otomatis. Kata kunci: inkubator bayi, ESP32, DHT21, fuzzy logic, kendali suhu, IoT. ***** Preterm infants have limited thermoregulation ability and therefore require an environment with stable and controlled temperature. Baby incubators function as the primary medium for maintaining this thermal condition; however, conventional control systems are generally less adaptive to dynamic temperature changes. This research aims to design and develop a microcontroller-based baby incubator system using the Fuzzy Logic control method to improve the stability of temperature regulation and temperature variation inside the incubator chamber. The system is designed using an ESP32 microcontroller with a DHT21 sensor to detect temperature and temperature changes. Temperature control is carried out using a PTC module as a heater and a Peltier module as a cooler, which are automatically controlled through the Fuzzy Logic method. The input variables consist of temperature and temperature change, which are processed to produce adaptive control outputs, and the system is equipped with an Internet of Things (IoT)–based monitoring feature using Firebase for real-time monitoring. The test results show that the system is capable of maintaining temperature stability within the predetermined range and provides a smoother control response compared to conventional systems, making it feasible to be further developed as a prototype of an automatic baby incubator. Keywords: Baby incubator, ESP32, DHT21, Fuzzy Logic, temperature control, IoT

    34,004

    full texts

    39,193

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Negeri Jakarta is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇