Repository Universitas Negeri Jakarta

Repository Universitas Negeri Jakarta
Not a member yet
    39193 research outputs found

    PROTOTYPE ALAT PENGUKUR GULA DARAH NON-INVASIF BERBASIS MIKROKONTROLLER

    Full text link
    Pengecekan kesehatan secara rutin sangat penting, tidak hanya bagi penderita gangguan metabolik, tetapi juga sebagai upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan. Metode pengukuran konvensional yang bersifat invasif dinilai kurang praktis dan menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe alat ukur gula darah non-invasif berbasis sensor MAX30102 dan mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk pemantauan kesehatan secara real-time. Sistem dilengkapi layar TFT sebagai antarmuka pengguna, Firebase dan aplikasi Kodular sebagai media penyimpanan dan pemantauan data jarak jauh, serta logika fuzzy untuk mengklasifikasikan status kesehatan menjadi Aman, Waspada, dan Bahaya berdasarkan parameter gula darah, kolesterol, dan saturasi oksigen. Proses kalibrasi dilakukan menggunakan metode RANSAC untuk meminimalkan pengaruh data outlier, sedangkan pengujian menggunakan MATLAB digunakan untuk memvalidasi kesesuaian penerapan logika fuzzy. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi pengukuran sebesar 74,17% untuk gula darah, 88,18% untuk kolesterol, 98,37% untuk saturasi oksigen, dan 91,69% untuk detak jantung. Sistem IoT mampu menampilkan data pengukuran dalam waktu kurang dari 5 detik serta menyimpan riwayat data secara konsisten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe dapat berfungsi sesuai dengan rancangan, meskipun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan akurasi serta mengurangi pengaruh cahaya luar dan pergerakan pengguna. ***** Regular health checks are very important, not only for people with metabolic disorders, but also as a preventive measure and for maintaining health. Conventional invasive measurement methods are considered impractical and cause discomfort. Therefore, this study aims to design and implement a prototype of a non-invasive blood glucose meter based on the MAX30102 sensor and ESP32 microcontroller integrated with the Internet of Things (IoT) for real-time health monitoring. The system is equipped with a TFT screen as a user interface, Firebase and the Kodular application as media for remote data storage and monitoring, and fuzzy logic to classify health status into Safe, Alert, and Danger based on blood sugar, cholesterol, and oxygen saturation parameters. The calibration process was performed using the RANSAC method to minimize the influence of outlier data, while testing using MATLAB was used to validate the suitability of the fuzzy logic application. Test results showed a measurement accuracy rate of 74.17% for blood sugar, 88.18% for cholesterol, 98.37% for oxygen saturation, and 91.69% for heart rate. The IoT system is capable of displaying measurement data in less than 5 seconds and storing data history consistently. The results of the study show that the prototype can function according to the design, although further development is still needed to improve accuracy and reduce the influence of external light and user movement

    HUBUNGAN PANJANG LENGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP POWER PUKULAN STRAIGHT ATLET KOP TINJU UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Power Pukulan Straight Atlet KOP Tinju Universitas Negeri Jakarta yang berjumlah 16 orang. Pengambilan data berlangsung di GOR UNJ Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan teknik studi korelasi. Pengambilan sample dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berjumlah 16 orang dari populasi 30 orang. Pengumpulan data dengan melakukan pengukuran terhadap variabel yang terdiri dari tiga tes, yaitu tes panjang lengan menggunakan meteran, tes kekuatan otot lengan menggunakan 1 RM bench press serta tes power pukulan stright menggunakan wall pad yang diukur dengan softwere kinovea. Teknik analisis yang digunakan adalah mencari regresi lalu menghitung korelasi dari variabel dengan membandingkan dengan f-tabel pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian : 1) terdapat hubungan yang berarti antara panjang lengan (X1) dan power pukulan stright (Y) dengan uji keberartian koefisien korelasi antara variabel X1 dan variabel Y bahwa thitung = 6,13 lebih besar dari ttabel = 1,76 yang artinya koefisien korelasi ry1 = 0,49 adalah sedang. 2) terdapat hubungan yang berarti antara kekuatan otot lengan (X2) dengan power pukulan stright (Y) dengan uji keberartian koefisien korelasi antara variabel X2 dan variabel Y, bahwa thitung = 4,75 lebih dari ttabel = 1,76, yang artinya koefisien korelasi ry2 = 0,79 adalah tinggi. 3) terdapat hubungan yang berarti secara bersama-sama antara panjang lengan (X1) dan kekuatan otot lengan (X2) dengan power pukulan stright dengan uji keberartian koefisien korelasi antara variabel X1, X2 dan variabel Y, bahwa Fhitung = 100 lebih besar dari Ftabel = 3,81, yang artinya koefisien korelasi ganda Ry1-2 = 0,97 adalah sangat tinggi. ***** This study aims to determine the relationship between arm length and arm muscle strength on the straight punch power of KOP Boxing athletes at Universitas Negeri Jakarta, totaling 16 athletes. Data collection was conducted at GOR UNJ east Jakarta.The research method used was descriptive research employing a correlational study technique. The sample was selected using purposive sampling, consisting of 16 athletes from a population of 30 athletes. Data were collected by measuring the research variables through three tests: arm length measurement using a measuring tape, arm muscle strength measured using a 1 RM bench press test, and straight punch power measured using a wall pad and analyzed with Kinovea software. The data analysis technique involved calculating regression and correlation coefficients by comparing the calculated values with the F-table at a significance level of 0.05.Research results:1) There is a significant relationship between arm length (X1) and straight punch power (Y), based on the significance test of the correlation coefficient between variables X1 and Y, where t₍calculated₎ = 6.13 is greater than t₍table₎ = 1.76, indicating that the correlation coefficient rᵧ₁ = 0.49 is moderate scale. 2) There is a significant relationship between arm muscle strength (X2) and straight punch power (Y), based on the significance test of the correlation coefficient between variables X2 and Y, where t₍calculated₎ = 4.75 is greater than t₍table₎ = 1.76, indicating that the correlation coefficient rᵧ₂ = 0.79 is high scale. 3) There is a significant simultaneous relationship between arm length (X1) and arm muscle strength (X2) on straight punch power (Y), based on the significance test of the multiple correlation coefficient between variables X1, X2, and Y, where F₍calculated₎ = 100 is greater than F₍table₎ = 3.81, indicating that the multiple correlation coefficient Rᵧ₁–₂ = 0.97 is very high scale.

    MODEL BELAJAR FIELDING BERBASIS PERMAINAN PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER CRICKET SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian ini menjelaskan bagaimana membuat dan mengembangkan model belajar fielding berbasis permainan pada peserta ekstrakurikuler cricket sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan dari ADDIE. Uji validasi yang digunakan adalah uji justifikasi ahli dengan 3 (tiga) para ahli dalam bidang ahli permainan, bidang ahli guru pembelajaran dan bidang ahli olahraga cricket. Pada uji justifikasi ahli, desain model belajar fielding cricket dibuat dan juga dikembangkan, kemudian dilakukan uji coba hingga akhirnya di konsultasikan dan dinilai oleh para ahli di bidang olahraga cricket. Penelitian ini membuat desain produk sebanyak 15 model belajar dan kemudian di justifikasi oleh para ahli. Hasil penelitian ini untuk kedepannya bertujuan sebagai bahan referensi untuk para guru olahraga dan pelatih ekskul cricket dalam meningkatkan keterampilan fielding serta menumbuhkan motivasi belajar siswa melalui aktivitas permainan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar. Kata Kunci: Fielding, Cricket, Permainan ***** This study explains how to design and develop a game-based fielding learning model for elementary school cricket extracurricular participants. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model. The validation process was conducted through expert judgment involving three experts: a game expert, a learning/teaching expert, and a cricket sports expert. In the expert judgment stage, the fielding learning model design was created and developed, followed by trials, and subsequently consulted and evaluated by experts in the field of cricket. This study produced a product design consisting of 15 fielding learning models, which were then validated by the experts. The results of this study are expected to serve as reference material for physical education teachers and cricket extracurricular coaches in improving students’ fielding skills and fostering learning motivation through enjoyable game-based activities that are appropriate for the characteristics of elementary school students. Keywords: Fielding, Cricket, Gam

    PENGARUH PLACE ATTACHMENT TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA MASYARAKAT JAKARTA DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR YANG DIMODERASI OLEH PERSEPSI RISIKO

    Full text link
    Jakarta sebagai sebuah kota besar memiliki risiko terkena banjir karena faktor geografis dan riwayat banjir di masa lalu. Akan tetapi, perilaku masyarakat Jakarta masih menunjukkan rendahnya kesiapsiagaan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pengaruh place attachment yang dimoderasi oleh persepsi risiko dalam membentuk kesiapsiagaan bencana masyarakat Jakarta dalam menghadapi banjir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif non-eksperimental. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 486 responden yang berdomisili dan memiliki identitas Jakarta. Sampel direkrut dengan teknik non probabilitas quota sampling. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi moderasi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh moderasi yang signifikan secara simultan, namun tidak secara parsial. Variabel place attachment sendiri memiliki pengaruh sebesar 6,2% terhadap kesiapsiagaan bencana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa place attachment berpengaruh positif terhadap kesiapsiagaan bencana dan persepsi risiko tidak dapat memoderasi hubungan kedua variabel tersebut secara parsial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam membentuk kebijakan terkait mitigasi bencana banjir di Jakarta. ***** Jakarta, as a large city, is at risk of flooding due to geographical factors and a history of flooding in the past. However, the behavior of the people of Jakarta still shows a low level of disaster preparedness. This study aims to detect the influence of place attachment moderated by risk perception in shaping the disaster preparedness of the people of Jakarta in facing floods. This study uses a non experimental quantitative design. The sample size in this study was 486 respondents who reside in and identify with Jakarta. The sample was recruited using nonprobability quota sampling. The analysis used to test the hypothesis was moderation regression. The results showed a significant simultaneous moderating effect, but not a partial one. The place attachment variable itself had a 6.2% effect on disaster preparedness. Thus, it can be concluded that place attachment has a positive effect on disaster preparedness and that risk perception cannot partially moderate the relationship between the two variables. This study is expected to be taken into consideration in formulating policies related to flood disaster mitigation in Jakart

    DINAMIKA PENYIAR RADIO GEN-FM DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI RADIO DI JAKARTA 2007-2024

    Full text link
    Perkembangan teknologi media sejak 2007 mengubah pola konsumsi media masyarakat Jakarta dan memicu persaingan antara radio, televisi, dan media digital. Di tengah dominasi media visual dan daring, radio tetap mempertahankan relevansinya sebagai media audio yang dekat dengan pendengar muda. Gen-FM Jakarta menjadi contoh radio yang mampu bertahan melalui peran penyiar dalam menjaga kedekatan dan identitas hingga 2024. Penelitian ini berfokus pada perjuangan penyiar Gen-FM Jakarta dalam mempertahankan eksistensi radio pada periode 2007–2024, yang meliputi rekonstruksi perjalanan penyiar, strategi menghadapi persaingan televisi, internet, dan platform digital, serta bentuk inovasi dan adaptasi pada masa pandemi dan pascapandemi. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dengan tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi melalui sumber tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyiar berperan penting dalam mempertahankan eksistensi radio melalui konsistensi format siaran, penggunaan bahasa yang dekat dengan budaya anak muda, serta pemanfaatan media sosial dan kegiatan off-air untuk menjaga kedekatan dengan pendengar. ***** consumption patterns in Jakarta and intensified competition between radio, television, and digital media. Amid the dominance of visual and online media, radio has remained relevant as an audio medium that stays close to young audiences. Gen-FM Jakarta represents a radio station that has survived through the role of its announcers in maintaining identity and audience engagement until 2024. This study focuses on the struggle of Gen-FM Jakarta announcers in maintaining the existence of radio during the period 2007–2024, including the reconstruction of their historical journey, strategies in facing competition from television, the internet, and digital platforms, as well as forms of innovation and adaptation during the pandemic and post-pandemic periods. This research applies a historical approach using the stages of heuristics, criticism, interpretation, and historiography based on written sources and interviews. The findings show that announcers played a crucial role in sustaining radio through consistent broadcasting formats, communication styles aligned with youth culture, and the use of social media and off-air activities to maintain closeness with listeners

    STRATEGI BERTAHAN PENGEMUDI BAJAJ KANCIL DI TENGAH MODERNISASI KOTA (STUDI KASUS 3 PENGEMUDI BAJAJ KANCIL DI JAKARTA UTARA)

    Full text link
    Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengidentifikasi faktor, kemungkinan risiko yang dihadapi oleh 3 sopir Bajaj Kancil di Pademangan Barat Jakarta Utara dan bagaimana penerapan strategi bertahan yang dilakukan oleh ketiganya terutama dalam menghadapi modernisasi di kota yang terjadi saat ini. Dengan terjadinya peralihan minat dan semakin berkurangnya masyarakat dalam menggunakan transportasi konvensional, hal ini mengakibatkan semakin menurunnya penghasilan dari para sopir transportasi konvensional, termasuk sopir Bajaj kancil.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Data atau informasi pada penelitian ini didapatkan melalui hasil studi literatur, wawancara secara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari 3 sopir Bajaj Kancil sebagai informan kunci dan 2 penumpang Bajaj Kancil sebagai informan triangulasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa para sopir Bajaj Kancil di Pademangan Barat memiliki faktor bertahan yang berbeda-beda, ada yang bertahan karena pilihan dirinya sendiri dan ada juga yang bertahan karena tidak memiliki opsi lainnya. Selain itu, terdapat kesamaan yang dihadapi ketiga pengemudi Bajaj Kancil yaitu sama-sama merasa tersaingi dengan kehadiran transportasi JakLingKo di Pademangan Barat. Penerapan strategi bertahan yang dilakukan juga berbagai macam, mulai dari pemilihan titik lokasi yang tepat, memiliki rute yang tepat sebelum didahului JakLingKo dan juga dengan cara tetap mempertahankan tarif yang rendah. Hal ini dapat memperlihatkan bahwa strategi kebertahanan yang mereka terapkan bersifat mempertahankan rutinitas dibanding mengikuti perubahan digitalisasi / This study aims to identify the factors and potential risks faced by three Bajaj Kancil drivers in Pademangan Barat, North Jakarta, as well as the survival strategies implemented by all three, particularly in response to the ongoing modernization in the city. With the shift in public interest and the declining use of conventional transportation, this has resulted in decreasing incomes for conventional transportation drivers, including Bajaj Kancil drivers. This study employs a qualitative approach with a case study method. Data or information for this research was obtained through literature review, in-depth interviews, observations, and documentation. The subjects of this study consist of three Bajaj Kancil drivers as key informants and two Bajaj Kancil passengers as triangulation informants.The results obtained from this study indicate that Bajaj Kancil drivers in Pademangan Barat have different survival factors; some persist due to their own choice, while others continue because they have no other options. In addition, there is a common challenge faced by all three Bajaj Kancil drivers, namely feeling competition from the presence of JakLingKo transportation in Pademangan Barat. The survival strategies they employ are also varied, ranging from selecting the right location, having the appropriate routes before JakLingKo takes precedence, and maintaining low fares. This demonstrates that the survival strategies they implement are aimed at sustaining routine rather than adapting to digitalization changes

    TINGKAT KERENTANAN FISIK BENCANA KEBAKARAN PERMUKIMAN DI KELURAHAN BIDARA CINA KECAMATAN JATINEGARA KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan fisik bencana kebakaran permukiman di wilayah kategori tinggi kepadatan penduduk Kelurahan Bidara Cina. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif 8 parameter : kerapatan bangunan, material bangunan, usia bangunan, ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan, jarak absolut pos pemadam, kondisi jalan, lebar jalan dan respon time. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, kuesioner dan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah skoring, klasifikasi kelas, Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), overlay, buffer dan analisis deskriptif. Sampel yang digunakan 64 RT di 6 RW (12 RT di RW 03, 15 RT di RW 06, 4 RT di RW 013, 9 RT di RW 014, 10 RT di RW 015 dan 14 RT di RW 016). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kerentanan fisik bencana kebakaran permukiman di 64 RT 6 RW memiliki kategori kelas rendah (RW 03, RW 013, RW 016) persentase 50% dan kelas sedang (RW 06, RW 014, RW 015) persentase 50%. Luas kerentanan fisik Per-RW, yaitu : RW 03 (4,51 ha) RW 06 (6,17 ha), RW 013 (0,85 ha), RW 014 (2,15 ha), RW 015 (2,79 ha) dan RW 016 (2,67 ha). Wilayah penelitian didominasi oleh permukiman rapat. Seluruh bangunan permanen usia > 20 tahun, tersedia 18 APAR kategori cukup lengkap dan tidak lengkap, jarak dekat dengan pos pemadam kebakaran 6 m dan < 4 m, kondisi jalan aspal dan beton, dan respon time petugas pemadam kebakaran dari Kecamatan Jatinegara, Kelurahan Bukit Duri dan Kelurahan Rawajati < 15 menit termasuk berhasil. ***** This research aims to analyze the level of physical vulnerability to settlement fire disasters in areas categorized by high population density in Bidara Cina Urban Village. The study employed a descriptive quantitative method utilizing eight parameters: building density, building material, building age, availability of Light Fire Extinguishers (APAR), absolute distance to the fire station, road conditions, road width, and response time. Data were collected through documentation, questionnaires, and secondary data. The analytical techniques used include scoring, class classification, Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), overlay, buffer distance analysis, and descriptive analysis. The sample involved 64 Neighborhood Units (RTs) across 6 Community Units (RWs): 12 RTs in RW 03, 15 RTs in RW 06, 4 RTs in RW 013, 9 RTs in RW 014, 10 RTs in RW 015, and 14 RTs in RW 016. The research findings indicate that the physical vulnerability level to settlement fire disasters across the 64 RTs in 6 RWs is distributed into low vulnerability (RW 03, RW 013, RW 016) at 50% and medium vulnerability (RW 06, RW 014, RW 015) at 50%. The physical vulnerability area of each RW is: RW 03 (4.51 ha), RW 06 (6.17 ha), RW 013 (0.85 ha), RW 014 (2.15 ha), RW 015 (2.79 ha), and RW 016 (2.67 ha). The study area is dominated by dense settlements. All sampled buildings are permanent structures with an age of more than 20 years. There are 18 APAR units available across categories of 'sufficiently complete' and 'incomplete'. Furthermore, the location is close to the fire station ( 6 m and < 4 m; road conditions consist of asphalt and concrete; and the fire department's response time from Jatinegara Sub-district, Bukit Duri Urban Village, and Rawajati Urban Village is < 15 minutes, which is considered successful

    Pergeseran Pola Transaksi Pedagang Informal di Era Digital (Studi Kasus : 5 Pedagang Makanan Di Kota Bogor)

    No full text
    Perubahan besar dalam pola aktivitas masyarakat terjadi sejak merebaknya pandemi Covid-19, terutama dalam sektor perdagangan. Masyarakat mulai beralih ke platform belanja digital karena dinilai lebih efisien, hemat waktu, dan terjangkau dibandingkan transaksi konvensional. Perkembangan ini memberikan peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di Kota Bogor yang dikenal sebagai destinasi wisata kuliner. Dengan memanfaatkan e-commerce, UMKM kuliner dapat memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar kota tanpa harus bergantung pada kunjungan wisatawan secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana pemanfaatan e-commerce dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan pelaku UMKM kuliner di Bogor setelah pandemi, serta mengidentifikasi perubahan perilaku konsumen, manfaat konkret yang dirasakan pelaku usaha, tantangan dalam proses digitalisasi, dan merumuskan strategi yang relevan guna memperkuat daya saing UMKM di tengah era transformasi digital yang terus berkembang. Metode penelitian yang di gunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus dan studi dokumen melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini ada 5 orang yang terdiri dari 5 pedagang makanan di daerah ciomas bogor dan 1 orang pengguna aplikasi online sebagai informan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukan kita bagaimana interaksi dapat menggeser pola transaksi para pedagang informal dari awalnya tradisional atau tatap muka menjadi digital yang dimana dapat di lakukan di manapun dan kapan pun selagi masih ada akses teknologi dan internet. Terdapat juga hal hal yang mempengaruhi pergeseran pola transaksi pedagang makanan di era digital ini yaitu di karenakan adaptasi teknologi, pola interaksi yang berubah dan juga praktisnya manfaat dari aplikasi online bagi pedagang makanan dan juga konsumen. Penelitian ini menggunakan interaksionisme simbolik sebagai landasan teoritis dalam menganalisis hal hal apa saja yang menyebabkan pergeseran pola transaksi. ***** Significant changes in community activity patterns have occurred since the outbreak of the Covid-19 pandemic, especially in the trade sector. People have started to shift to digital shopping platforms because they are considered more efficient, time-saving, and affordable compared to conventional transactions. This development has created great opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in Bogor City, which is known as a culinary tourism destination. By utilizing e-commerce, culinary MSMEs can expand their market reach beyond the city without relying solely on direct visits from tourists. This study aims to explore the extent to which e-commerce utilization can improve the performance and income of culinary MSMEs in Bogor after the pandemic, as well as to identify changes in consumer behavior, tangible benefits experienced by business actors, challenges in the digitalization process, and to formulate relevant strategies to strengthen the competitiveness of MSMEs amid the ongoing digital transformation era. The research method used is a qualitative approach with case study and document study methods through data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The subjects of this study consist of 5 food vendors in the Ciomas area of Bogor and 1 online application user as a data triangulation informant. The results of this study show how interactions can shift the transaction patterns of informal traders from traditional face-to-face methods to digital ones, which can be carried out anytime and anywhere as long as there is access to technology and the internet. There are several factors influencing the shift in transaction patterns among food vendors in the digital era, including technology adaptation, changes in interaction patterns, and the convenience offered by online applications for both vendors and consumers. This study uses symbolic interactionism as the theoretical foundation to analyze the factors that cause the shift in transaction patterns

    PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG TUNGGAK (VIGNA UNGUICULATA) TERHADAP SIFAT FISIK DAN MUTU SENSORIS POUND CAKE

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kacang tunggak (Vigna Unguiculata) pada pembuatan pound cake terhadap sifat fisik dari aspek daya kembang dan baking loss serta mutu sensoris yang meliputi aspek warna kulit permukaan atas, warna remah, aroma butter, aroma kacang tunggak, tekstur kulit, tekstur remah, rasa manis, dan rasa kacang tunggak. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pastry & Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta yang berlangsung sejak bulan Oktober 2024 hingga Agustus 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah pound cake substitusi tepung kacang tunggak dengan 3 perlakuan yaitu substitusi 10%, 20%, dan 30%. Berdasarkan hasil pengujian sifat fisik menggunakan uji ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada aspek daya kembang dan baking loss pound cake substitusi tepung kacang tunggak. Hasil uji hipotesis menggunakan uji friedman yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh substitusi tepung kacang tunggak pada pembuatan pound cake pada aspek warna kulit permukaan atas, aroma kacang tunggak, dan rasa kacang tunggak, kemudian dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan uji Tukey. Namun, tidak terdapat pengaruh pada aspek warna remah, aroma butter, tekstur kulit, tekstur remah, dan rasa manis pound cake substitusi tepung kacang tunggak. Dengan demikian, pound cake dengan substitusi tepung kacang tunggak sebesar 10% merupakan perlakuan yang direkomendasikan untuk dikembangkan dalam pemanfaatan tepung kacang tunggak sebagai bahan pangan lokal alternatif pengganti tepung terigu yang yang memiliki daya kembang dan baking loss tertinggi, serta memberikan mutu sensoris tertinggi.*****This study aimed to analyze the effects of substituting cowpea flour (Vigna unguiculata) in pound cake production on physical properties, specifically volume expansion and baking loss, as well as on sensory quality, including top crust color, crumb color, butter aroma, cowpea aroma, crust texture, crumb texture, sweetness, and cowpea flavor. The research was conducted at the Pastry and Bakery Laboratory of the Culinary Arts Education Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Jakarta, from October 2024 to August 2025. A quantitative approach with an experimental method was employed. The samples consisted of pound cakes with cowpea flour substitution at three levels: 10%, 20%, and 30%. The results of physical property testing using ANOVA indicated that cowpea flour substitution had no significant effect on volume expansion or baking loss. Hypothesis testing using the Friedman test showed that the substitution significantly affected top crust color, cowpea aroma, and cowpea flavor, followed by further analysis using Tukey’s test. However, no significant effects were found on crumb color, butter aroma, crust texture, crumb texture, or sweetness. Therefore, pound cake with a 10% substitution of cowpea flour is recommended for further development as an alternative local food ingredient to replace wheat flour, as it demonstrated the highest volume expansion and baking loss performance while providing the best overall sensory quality

    PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEPD (STEAM-ENGINEERING DESIGN PROCESS-DESIGN THINKING) UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SD

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran IPA yang inovatif, valid, dan praktis, dengan pendekatan STEPD yang mengintegrasikan STEAM, Engineering Design Process (EDP), dan Design Thinking (DT), serta menguji efektivitas dari penerapan model tersebut dalam meningkatkan literasi sains pada siswa SD. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang meliputi beberapa tahapan, yaitu: (1) Analisis dan Eksplorasi (identifikasi kebutuhan); (2) Desain dan Konstruksi (pengembangan prototipe model dan Hipotesis Lintasan Belajar/HLB); dan (3) Evaluasi Formatif serta Refleksi (melalui penilaian ahli dan uji coba lapangan). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD dari 3 sekolah di DKI Jakarta. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara, catatan lapangan, serta hasil pretes dan postes sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Hasil uji coba di lapangan memperlihatkan bahwa penerapan model STEPD mampu meningkatkan literasi sains siswa. Peningkatan rata-rata yang diukur menggunakan Normalized Gain (N-Gain) berada pada kategori sedang hingga tinggi (rata-rata N-Gain sebesar 0,53) atau kategori signifikasi sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa model tersebut efektif dalam memperkuat seluruh aspek literasi sains, baik dari segi konten, proses, maupun sikap, dengan menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa melalui proses desain yang bersifat iteratif. Model pembelajaran STEPD yang dikembangkan dalam penelitian ini telah terbukti valid dan layak digunakan. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih lanjut dan dapat menjadi solusi menyeluruh dalam upaya meningkatkan literasi sains pada siswa Sekolah Dasar.***** This research aims to develop an innovative, valid, and practical science learning model based on STEPD, which integrates STEAM, the Engineering Design Process (EDP), and Design Thinking (DT), and to test the effectiveness of this model in improving science literacy among elementary school students. This research method uses a Design-Based Research (DBR) approach, which includes several stages: (1) Analysis and Exploration (needs identification); (2) Design and Construction (development of a model prototype and Learning Path Hypothesis/HLB); and (3) Formative Evaluation and Reflection (through expert assessment and field trials). The study subjects were fifth-grade elementary school students of three elementary schools in DKI Jakarta. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, field notes, and pre- and post-test results before and after the implementation of the learning model. The results of the field trial showed that the implementation of the STEPD model improved students' scientific literacy. The average increase measured using Normalized Gain (N-Gain) was in the moderate to high category (average N-Gain of 0.53) which indicates moderate significance. These findings indicate that STEPD is effective in strengthening all aspects of scientific literacy, including content, process, and attitudes, by stimulating students' critical thinking and problem-solving skills through an iterative design process. The STEPD learning model developed in this study has proven valid and feasible for use. This model can be a comprehensive solution to improve scientific literacy in elementary school students

    34,004

    full texts

    39,193

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Negeri Jakarta is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇