EPrints UMPO
Not a member yet
    12467 research outputs found

    PENERAPAN TERAPI INHALASI UAP DENGAN MINYAK KAYU PUTIH TERHADAP MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN ISPA DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH PONOROGO

    No full text
    Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is an infectious disease that often affects children, especially those with a high risk of causing nursing problems such as ineffective airway clearance due to airway hypersecretion. Steam inhalation therapy with eucalyptus oil contains the active ingredient cineole, which has mucolytic, bronchodilator, and anti-inflammatory properties, potentially helping to thin sputum and loosen airways. This case study was conducted on a 2-year-and-4-month-old child diagnosed with ARI at Muhammadiyah General Hospital in Ponorogo. Eucalyptus oil steam inhalation therapy was administered using a portable nebulizer for 5 consecutive days, twice daily. The assessment included observation of vital signs, breath sounds, and the patient's ability to cough and expectorate sputum. The results showed significant improvements in ineffective airway clearance, characterized by decreased sputum production, reduced rhonchi, a decrease in respiratory rate from 28 breaths/minute to 20 breaths/minute, and an increase in oxygen saturation (SpO2) from 97% to 98%. Patients also reported reduced shortness of breath and greater breathing comfort. Conclusion: Steam inhalation therapy with eucalyptus oil is effective as a non-pharmacological intervention in improving airway clearance in children with ARI. This therapy can be an additional option in the nursing management of ineffective airway clearance in children with ARI

    PERENCANAAN KAMPANYE GAYA HIDUP SEHAT DALAM POSTER BUAH POTONG

    No full text
    Perencanaan ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis poster promosi produk buah potong sebagai media komunikasi visual yang efektif dalam menyampaikan pesan gaya hidup sehat. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotika untuk mengungkap makna denotatif dan konotatif dari elemen-elemen visual seperti gambar, warna, tipografi, dan tata letak. Poster dirancang dengan konsep minimalis dan segar, menekankan pada kepraktisan dan kesegaran produk, serta mengajak audiens, khususnya generasi muda urban, untuk menjalani pola hidup sehat secara mudah. Pengambilan gambar dilakukan menggunakan smartphone, sementara proses desain menggunakan perangkat lunak Canva. Hasil Perencanaan menunjukkan bahwa desain poster mampu menyampaikan pesan kesehatan secara komunikatif dan persuasif, serta membentuk persepsi positif terhadap produk buah potong sebagai pilihan praktis yang sehat. Dengan demikian, desain komunikasi visual berperan penting dalam mendukung promosi produk sekaligus edukasi gaya hidup sehat kepada masyarakat. Kata kunci: Poster, Semiotika, Buah Potong, Gaya Hidup Sehat, Desai

    SKRIPSI HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun

    No full text
    HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun Siti Indah Sari Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo Email : [email protected] ABSTRAK Salah satu penyakit tidak menular dan banyak terjadi di masyarakat yang menyebabkan ancaman paling serius bagi kesehatan di dunia adalah Diabetes Mellitus dari total kematian 70% - 90%, setengah beban penyakit dari kasus diabetes adalah Diabetes Mellitus tipe 2. Penyakit ini terutama dipengaruhi oleh faktor gaya hidup yang tidak sehat. Diabetes Mellitus tipe 2 sangat erat kaitannya dengan obesitas. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa hubungan obesitas dengan kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif serta metode yamg digunakan yaitu survey analitic dengan desain cross sectional. Metode sampling yang digunakan adalah random sampling. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.174 orang. Sample dalam penelitia ini berjumlah 298 orang responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dam kuesioner serta dilakukan pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian sebagian besar responden masuk kategori obesitas I sebanyak 179 orang (60,1%). Sebagian besar responden masuk kategori Diabetes Mellitus Tipe II sebanyak 191 orang (64,1%). Ada hubungan obesitas dengan kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. dengan nilai p value 0,000 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Saran bagi responden diharapkan hasil penelitian ini menambah pengetahuan tentang obesitas yang merupakan penyebab terjadinya Diabetes Mellitus Tipe 2. Kata Kunci : Obesitas, Diabetes Mellitus Tipe 2

    PENERAPAN TERAPI MUSIK CAMPURSARI TERHADAP PENINGKATAN MEMORI PADA LANSIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MEMORI UPT PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA MAGETAN

    Full text link
    Penerapan Terapi Musik Campursari Terhadap Peningkatan Memori Pada Lansia Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Memori di UPT Pelayanan Sosial Tresna Wredha Magetan Viseis Nandi Sutomo Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo Email: [email protected] Latar Belakang: Gangguan memori sering terjadi pada lansia dan mempengaruhi kualitas hidup. Pendekatan nonfarmakologis seperti terapi musik diperlukan untuk mengurangi risiko efek obat. Musik campursari, yang akrab bagi lansia Jawa, dapat menstimulasi memori dan memberikan relaksasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi musik campursari terhadap peningkatan memori pada lansia dengan gangguan memori. Metode: Penelitian studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dilakukan di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Magetan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, MMSE, dan dokumentasi keperawatan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Terapi musik campursari meningkatkan fungsi memori, mengurangi kelupaan, serta memperbaiki orientasi dan interaksi sosial lansia. Kesimpulan: Terapi musik campursari efektif sebagai intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan memori lansia dan dapat dijadikan bagian dari praktik keperawatan rutin. Kata Kunci: lansia, gangguan memori, musik campursari, keperawatan

    ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA YANG MENGALAMI GANGGUAN KEAMANAN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO JATUH

    Full text link
    Risiko jatuh merupakan salah satu permasalahan utama yang mengancam keselamatan lansia, terutama di lingkungan institusi sosial. Lansia mengalami penurunan fungsi fisiologis seperti gangguan keseimbangan, kelemahan otot, dan gangguan penglihatan, yang meningkatkan kerentanan terhadap kejadian jatuh. Data di UPT PSTW Magetan menunjukkan peningkatan kasus lansia berisiko jatuh dari 19% (2023) menjadi 75,9% (2024), sehingga diperlukan upaya keperawatan preventif berbasis studi kasus. Metode penyusunan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek satu orang lansia (Ny. K) yang memiliki risiko jatuh di UPT PSTW Magetan. Asuhan keperawatan dilakukan selama empat hari (24–27 Mei 2025. Intervensi berfokus pada modifikasi lingkungan, pelatihan keseimbangan, penguatan otot, dan edukasi. Hasil pengkajian didapati klien lansia dengan diagnosis keperawatan resiko jatuh ditandai dengan adanya riwayat jatuh satu tahun yang lalu. Implementasi dilakukan dengan menggunakan SAP dan leaflet sebagai bahan dan alat untuk penyampaian informasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan keselamatan dan penurunan risiko jatuh pada lansia setelah intervensi dilakukan, hal ini menunjukkan efektivitas asuhan keperawatan dalam membantu klien lansia mengurangi dan mencegah resiko jatuh di kemudian hari

    Konsep Literasi Informasi Perspektif Al-Qur'an Dalam Surah Al-Alaq Ayat 1-5 dan Surah Al-Hujurat Ayat 6 Analisis Tafsir Al-Mishbah

    Full text link
    This study aims to explore the concept of information literacy from a Qur’anic perspective through a thematic analysis of Surah Al-‘Alaq (verses 1–5) and Surah Al-Hujurat (verse 6), based on Tafsir Al-Mishbah by M. Quraish Shihab. Employing a qualitative-descriptive approach grounded in library research, the study seeks to demonstrate that Islamic principles such as Iqra’ and Tabayyun hold profound relevance in addressing the challenges of information literacy in the digital era. Previous studies on information literacy have predominantly focused on the context of general education, with limited attention given to religious perspectives particularly those rooted in Islam. In fact, the Islamic tradition provides a strong epistemological foundation for information literacy through the Qur’an and Hadith. The findings reveal that the concept of Iqra’ in Surah Al-‘Alaq extends beyond the act of textual reading, it encompasses critical, reflective, and spiritual dimensions of thinking that foster holistic and person centered knowledge development. Meanwhile, the principle of Tabayyun in Surah Al-Hujurat underscores the necessity of verification and clarity of information prior to dissemination, representing an expression of moral responsibility and social awareness. Collectively, these concepts illustrate that information literacy in Islam integrates intellectual, spiritual, and ethical dimensions. The relevance of these principles in the digital age is particularly significant, given the proliferation of rapid, unverified information that often leads to misinformation. Thus, an information literacy framework grounded in the values of Iqra’ and Tabayyun offers an alternative conceptual model that not only emphasizes technical competencies in accessing and managing information but also embeds Islamic ethical values such as honesty, prudence, and social accountability in media engagement. This study is expected to contribute to the discourse on integrative information literacy by bridging scientific inquiry and religious consciousness in responding to the challenges of the digital era. Keywords: Information Literacy; Qur’anic Perspective; Tafsir Al-Mishba

    TATA KELOLA PENGEMBANGAN HUTAN PRODUKTIF UNTUK AKTIVITAS WISATA DI TUMPAK LEGO KECAMATAN NGRAYUN KABUPATEN PONOROGO

    Full text link
    Salah satu kawasan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekowisata berbasis hutan produktif adalah Hutan Produktif Tumpak Lego di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kabupaten Ponorogo memiliki bentang alam yang beragam, termasuk kawasan perbukitan dan hutan produktif yang masih alami. Hutan Tumpak Lego menawarkan lanskap yang indah, keanekaragaman hayati, serta kondisi ekosistem yang masih terjaga, menjadikannya destinasi potensial untuk pengembangan wisata berbasis alam. Namun, pemanfaatan hutan ini untuk wisata masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya infrastruktur pendukung, minimnya regulasi tata kelola, serta keterbatasan promosi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata. Fokus utama penelitian ini yaitu pengelolaan hutan produktif di wilayah Tumpak Lego, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pengembangan wisata berbasis hutan produktif di kawasan Tumpak Lego, dan menganalisis hubungan atau relasi antar aktor dalam pengelolaan atau tata kelola hutan produktif di Tumpak Lego. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis dalam penelitian ini menguraikan bahwa pengelolaan hutan produktif di wilayah Tumpak Lego sebagai destinasi wisata menunjukkan upaya adaptif dalam memanfaatkan potensi alam dengan tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan. Faktor pendukung utama pengembangan wisata berbasis hutan produktif di Tumpak Lego meliputi keindahan alam hutan pinus yang asri, integrasi kuliner lokal, serta partisipasi aktif masyarakat yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Hubungan antara Perhutani, investor, dan LMDH diatur dalam PKS, menciptakan akuntabilitas dalam pembagian peran. Kata Kunci : tata kelola, hutan produktif, tumpak lego, good governanc

    HUBUNGAN PARITAS DAN RIWAYAT PREEKLAMSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI DI RSI SITI AISYAH MADIUN

    Full text link
    ABSTRAK Hubungan Paritas Dan Riwayat Preeklamsi Dengan Kejadian Preeklampsia Di RSI Siti Aisyah Madiun Oleh Weny Kusuma Wardani Paritas adalah jumlah kelahiran hidup yang pernah dialami oleh seorang individu, kondisi yang sering dikaitkan dengan perkembangan penyakit preeklampsia. Paritas dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu multipara, yang merupakan ibu yang telah melahirkan lebih dari satu kali, dan primipara, yang merupakan ibu yang melahirkan untuk pertama kalinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas dan riwayat preeklamsi dengan kejadian preeklamsi di Rsi Siti Aisyah Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah desain penelitian korelasi dengan pendekatan retrospektif. Sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 90 sampel dari data rekam medis. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square p<0,05 pada program SPSS. Hasil penelitian ini uji statistik menggunakan uji Chi- Square mendapatkan hasil nilai signifikasi (p-value) 0,002. Hasil nilai signifikasi kurang dari 0,05 (0,002 < 0,05), dengan nilai r hitung = 9,666 (Positif), yang artinya H1 diterima berarti ada Hubungan paritas dan kejadian preeklamsi. Keeratan hubungan dapat dilihat dari r hitung = 6,191-9,593 (Positif) yang dikategorikan hubungan kuat dan sebab nilai r hitung positif dapat diartikan bahwa semua paritas bersifat sama baiknya dengan kejadian preeklamsi di Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Kota Madiun. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan paritas dan riwayat preeklamsi dengan kejadian preeklamsi. Kata Kunci: Paritas, Kejadian Pre Eklamsia, Riwayat Pre Eklamsi

    Integration of Islamic Boarding School Curriculum Based on Islamic Values and Technology in Indonesia

    Full text link
    This study aims to analyze the model of integration of Islamic boarding school curriculum based on Islamic values ​​and technology at Pesantren Sintesa Magetan, which combines religious learning and digital skills in one integrated education system. This study uses a qualitative approach with a case study method, collecting data through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, involving caregivers, teachers, and students. The results of the study indicate that the Pesantren Sintesa curriculum integrates tahfidz teaching, book studies, and digital skills such as digital marketing, web management, and multimedia simultaneously, with project-based learning facilitated by mentors. This model is effective in improving the technical, soft, and conceptual skills of students, as well as forming graduates who are ready to compete professionally without losing their Islamic identity. The challenges faced include differences in basic digital skills of students, limited infrastructure, and the need for competent teachers, which are overcome through intensive mentoring and the use of online teachers. This study recommends strengthening technology-based teacher training, developing a flexible curriculum that is adaptive to digital developments, and replicating this integration model in other Islamic boarding schools to produce a generation of Muslims who are globally competitive. These findings are expected to be the basis for the development of technology-based Islamic education in the Society 5.0 era

    IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN PONOROGO NOMOR 5 TAHUN 2020 DI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) PONOROGO

    No full text
    This study aims to analyze the implementation of Ponorogo Regency Regional Regulation Number 5 of 2020 in the management of the Ponorogo Public Drinking Water Company (PDAM). This regulation is expected to serve as a legal basis for improving the quality of efficient, affordable, and sustainable drinking water services for the community. Using an empirical juridical approach, this study explores the reality of policy implementation through field observations, interviews with relevant parties, and analysis of supporting documents. The results show that the implementation of the Regional Regulation has been carried out through PDAM institutional restructuring, service system improvements, and strategic planning. However, its implementation still faces various obstacles, such as budget constraints, uneven infrastructure, and low community participation. In addition, internal factors such as the quality of human resources and internal monitoring systems also hinder the effectiveness of the policy. Therefore, synergy is needed between the local government, PDAM management, and the community to ensure optimal regulation implementation. This research contributes to the development of regional drinking water policies that are more responsive and adaptive to local challenges

    11,539

    full texts

    12,467

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EPrints UMPO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇