EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN INFARK MIOKARD AKUT DENGAN MASALAH KEPERAWATAN INTOLERANSI AKTIVITAS (STUDI KASUS DI RUANG ICU RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO)
Abstrak :
Intoleransi aktivitas merupakan ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu intoleransi aktivitas juga didefinisikan sebagai manajemen energi fisiologis atau psikologis yang digunakan untuk melanjutkan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang ingin dilakukan atau harus dilakukan.Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien infark miokard akut dengan masalah keperawatan intoleransi aktivitas.
Asuhan keperawatan pada pasien infark miokard akut dengan masalah keperawatan intoleransi aktivitas di Ruang ICU RSU Muhammadiyah Ponorogo selama 3 hari pada tanggal 28 - 30 Oktober 2024. Metode penelitian ini secara studi kasus dengan kualitatif menggunakan tehnik penulisan deskriptif melalui asuhan keperawatan pada pasien infark miokard akut dengan masalah keperawatan intoleransi aktivitas.
Hasil pengkajian ditemukan bahwa pasien lemas terutama saat beraktivitas dan merasa berdebar-debar, mengeluh sesak nafas letih setelah aktivitas. Pasien tampak lemah, pasien tampak lelah, aktivitas pasien sepenuhnya dibantu oleh keluarga dan perawat. Masalah yang timbul pada pasien infark miokard akut yaitu intoleransi aktivitas. Maka dari itu dilakukan intervensi manajemen energi dengan pemberian edukasi tirah baring dan murrotal Al’Quran serta menganjurkan melakukan aktivitas secara bertahap dengan cara mandiri untuk melatih kekuatan. Evaluasi yang didapatkan setelah diberikan tindakan keperawatan tirah baring dan murrotal Al’Quran diharapkan sesak nafas,cemas dan dada berdebar debar berkurang.
Abstract :
Activity intolerance is insufficient energy to carry out daily activities. Apart from that, activity intolerance is also defined as insufficient physiological or psychological energy used to continue or complete daily activities that one wants to do or must do. The aim of this case study is to determine nursing care for acute myocardial infarction patients with activity intolerance nursing problems.
Nursing care for acute myocardial infarction patients with activity intolerance nursing problems in the ICU Room at RSU Muhammadiyah Ponorogo for 3 days on 28 - 30 October 2024. This research method is a qualitative case study using descriptive writing techniques through nursing care for myocardial infarction patients acute with activity intolerance nursing problems.
The results of the assessment found that the patient was weak, especially during activities and felt palpitations, complained of shortness of breath, tiredness after activity. The patient looks weak, the patient looks tired, the patient's activities are fully assisted by family and nurses. The problem that arises in patients with acute myocardial infarction is activity intolerance. Therefore, an energy management intervention was carried out by providing education on bed rest and reciting the Koran and recommending carrying out activities gradually in an independent manner to train strength. The evaluation obtained after being given bed rest and reciting the Al-Quran is expected to reduce shortness of breath, anxiety and chest pounding
PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PASIEN POST OPERASI BHP TURP DENGAN MASALAH NYERI AKUT DI RUANG MAS MANSYUR RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
ABSTRACT
APPLICATION OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION IN POST-SURGERY BHP TURP PATIENTS WITH ACUTE PAIN PROBLEMS
IN THE MAS MANSYUR ROOM, MUHAMMADIYAH HOSPITAL, PONOROGO
By :
ELLY EMAYANTI P.
NIM. 23650401
BPH ( Benign Prostate Hyperplasia ) is a condition disease Where happen enlargement on prostate due to glandular hyperplasia prostate will experience enlargement benign so that can cause obstruction And restriction on urinary tract (urethra) and pressure under womb Benign urinary tract Prostate Hyperplasia (BPH) can handled in a way conservative and also operative . Action conservative in the form of observation ( watchful waiting ) is carried out supervision periodic every 3-6 months And with medicines . While action operative in the form of prostatectomy , Incision Prostate Transurethral (TUIP), and Transurethral Resection Prostate (TURP). Procedure operation , allowing emergence problem nursing pain . Therapy reduce painful possible to do with giving drug pharmacological And non- pharmacological therapy Wrong the only one implementation relaxation muscle progressive . Giving relaxation muscle progressive will make muscles become relax And become distraction to painful so that painful can reduce Because with done action the .
Study This done on 04 – 08 October 2024 in the Mas Mansur Room, Muhammadiyah Hospital Ponorogo . Respondent namely Mr. S with BPH Turp is having problems nursing painful And will be done implementation relaxation muscle progressive For reduce pain . Instruments use Standard Operational Procedure And sheet observation .
From the results Mr. S patient assessment say feel painful on part stomach down , felt hot And like sliced , from results inspection scale pain 6, felt Keep going continuously And burdensome moment For move . Intervention that is implementation relaxation muscle progressive For reduce pain . Results implementation show that after he did implementation for 5 days in succession , the problems that occur on client there is change towards the more well marked with decline scale painful patient from scale 6 to scale 2. Based on from objective data And subjective that exists to Mr. S then researcher conclude that problem nursing Painful I relate with Agent injury physical ( procedure) operation ) resolved . Study case This expected can give description And become reference in implementation relaxation muscle progressive For reduce painful .
Keywords : Relaxation Muscle Progressive , BPH Turp , Pain
PENERAPAN TEKNIK PERNAFASAN BUTEYKO PADA PASIEN ASMA UNTUK MENGATASI MASALAH KEPERAWATAN POLA NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RSUD dr. SAYIDIMAN MAGETAN
One of the symptoms of asthma is shortness of breath, heavy breathing and narrowing of the airways, which inhibits oxygen transport and results in inadequate oxygen supply. One method used to overcome this is implementing buteyko exercises. The Buteyko technique is a non-pharmacological treatment. The aim of this research is to provide nursing care to asthma patients with ineffective breathing pattern nursing problems
Nursing care is carried out in the Guide Room at RSUD dr. Sayidiman Magetan starts on 20-24 August 2024 with a nursing process approach method including assessment, determining nursing diagnoses and interventions, implementation and evaluation of nursing.
The results of the study obtained subjective data, namely that the patient Mrs. S, aged 50 years, was taken to Dr. Sayidiman Magetan Regional Hospital with complaints of shortness of breath, heavy breathing, accompanied by coughing. TTV examination results, BP 123/78 mmHg, respiration 24 x/minute, pulse 101 x/minute, temperature 36.7°C, SpO2 93% airroom. The nursing action taken is by doing buteyko breathing exercises. This action is carried out for 5 days and is effective in helping to improve breathing patterns, characterized by reduced shortness of breath and improved oxygen saturation
Nursing care for asthma patients with ineffective breathing pattern nursing problems is expected to provide an illustration for patients and families about the importance of non-pharmacological management, one of which is Buteyko breathing exercises for patients to improve breathing patterns
PENERAPAN PEMBERIAN MINYAK ZAITUN PADA PASIEN STROKE YANG MENGALAMI RESIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT / JARINGAN DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
Stroke merupakan gangguan otak non-traumatis yang muncul secara tiba-tiba, progresif, dan cepat yang diakibatkan karena gangguan peredaran darah di otak dan dapat terkena pada siapa saja. Stroke dapat menyebabkan pasien mengalami penurunan mobilitas. Sehingga dengan penurunan mobilitas tersebut dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan integritas kulit / jaringan pada area yang mengalami penekanan karena tirah baring lama. Studi kasus ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan menggunakan minyak zaitun pada pasien stroke yang mengalami resiko gangguan integritas kulit / jaringan.
Asuhan keperawatan pada pasien Tn. S dengan diagnosa medis Stroke dilakukan di ruang KH. Ahmad Dahlan RSU Muhammadiyah Ponorogo selama 5 hari. Kegiatan dilakukan pada bulan November 2024. Metode yang digunakan adalah metode pemecahan masalah (problem solving) dengan pendekatan proses keperawatan.
Dari hasil pengkajian didapatkan bahwa pasien mengalami penurunan mobilitas lemas di kaki dan tangan kanan, skor braden 8, dan kulit punggung mengalami kemerahan. Dari hasil pengkajian tersebut dirumuskan diagnosa keperawatan resiko gangguan integritas kulit ditandai dengan penurunan mobilitas. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah perawatan integritas kulit. Sedangkan tindakan keperawatan yang diberikan adalah pemberian minyak zaitun sebagai terapi topikal 2 kali sehari selama 5 hari perawatan. Didapatkan hasil bahwa pemberian minyak zaitun dapat mencegah terjadinya gangguan integritas kulit.
Asuhan keperawatan pemberian terapi minyak zaitun pada pasien Stroke dengan masalah keperawatan resiko gangguan integritas kulit / jaringan diharapkan bisa menjadi salah satu terapi non farmaologi bagi perawat saat merencanakan tindakan keperawatan pada pasen
Kata Kunci: Minyak Zaitun, Resiko Gangguan Integritas Kulit, Strok
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI BENSON PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
Tindakan operasi sectio caesarea dapat menyebabkan nyeri dan mengakibatkan terjadinya perubahan kontinuitas jaringan karena adanya pembedahan. Nyeri akibat dari kerusakan jaringan actual dan potensial yang sangat menganggu dan menyulitkan banyak orang maka dapat dilakukan tindakan teknik relaksasi benson yang bertujuan untuk meringankan atau mengurangi rasa nyeri sampai tingkat kenyamanan yang dirasakan oleh klien. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan teknik relaksasi benson pada pasien post sectio caesarea dengan masalah keperawatan nyeri akut.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengambil satu kasus sebagai unit analisis. Unit analisis adalah pada pasien post sectio caesarea dengan masalah keperawatan nyeri akut. Metode pengambilan data dilakukan selama 5 hari perawatan dirumah sakit melalui proses keperawatan dimulai dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan.
Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri pada klien Post Sectio Caesarea dengan tehnik relaksasi benson dengan penurunan skala sedang menjadi ringan. Analisis 1 kasus hari pertama skala nyeri 6 hingga hari ke-2 skala nyeri mengalami penurunan menjadi skala 4, di hari terakhir skala nyeri 4 menglami penurunan dengan skala 2. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh intervensi manajemen nyeri teknik relaksasi benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC dengan mengajarkan teknik selanjutnya pasien dapat melakukan intervensi tersebut secara teratur
KARYA ILMIAH AKHIR PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH DI RUANG MAS MANSYUR RUMAH SAKIT UMUM (RSU) MUHAMMADIYAH PONOROGO
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN
DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II DENGAN MASALAH KEPERAWATAN
KETIDAKSTABILAN KADAR GULA DARAH DI RUANG MAS MANSYUR
RUMAH SAKIT UMUM (RSU) MUHAMMADIYAH PONOROGO
Mohamad Rizal Febrialdo
Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas
Muhammadiyah Ponorogo
Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai
oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Sulitnya
mengendalikan kadar gula darah merupakan masalah yang dialami setiap
penyandang diabetes melitus tipe 2. Beberapa alasan penyebab tidak
terkendalinya kadar gula darah seperti pasien tidak mau olah raga, diit yang buruk
dan lalai dalam pengobatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Diabetes Mellitus (DM)
Tipe II dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Gula Darah di Ruang
Mas Mansyur Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Ponorogo. Metode :
metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data
melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pendokumentasian
pelaksanaan relaksasi otot progresif. Pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif
dilakukan selama 5 hari berturut turut (7-11 Oktober 2024) dengan durasi 10
menit yang dilakukan pada Tn. K.
Hasil : Hasil evaluasi keperawatan berdasarkan catatan perkembangan
menunjukkan bahwa, setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 5
kali pertemuan, indikator kriteria hasil tercapai sepenuhnya penurunan sering
BAK, sering merasa lapar dan haus serta gula darah puasa menurun.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa penerapan relaksasi otot progresif menangani ketidakstabilan
kadar glukosa darah efektif untuk digunakan karena adanya perubahan kadar
glukosa darah sebelum dan sesudah terapi yaitu dari kadar glukosa darah tinggi
menjadi turun.
Saran penelitian ini teknik relaksasi otot progressif dapat dipertimbangkan
untuk menjadi alternatif intervensi secara non-farmakologi yang dapat dilakukan
perawat untuk menurunkan kadar glukosa darah pasien DM Tipe 2.
Katakunci: Diabetes Melitus; Relaksasi Otot Progresif ; Kadar Glukosa Darah
PENGARUH SOCIAL MEDIA PROMOTION, SERVICE QUALITY DAN WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT BELI BUBBLE TEA PADA OUTLET CHATIME
Dalam bisnis banyaknya merek lain bubble tea yang menjadi pesaing maka Chatime perlu melakukan berbagai strategi untuk mempertahankan posisi merek dari pesaing-pesaing baru yang bermunculan dengan memperhatikan kepuasan konsumen yang akan berdampak pada minat pembelian ulang pada produknya. Guna menarik pelanggan penting bagi setiap perusahaan untuk melakukan promosi produk mengadopsi teknologi yang ada dalam operasi bisnisnya dengan penggunaan media sosial. Media social sebagai media pemasaran produk ataupun sebagai customer service untuk para konsumennya. Saat ini konsumen semakin kritis dan semakin selektif dalam berperilaku untuk mengkonsumsi produk yang dibutuhkannya. Perusahaan harus semakin aktif dalam merealisasikan strategi-strategi pemasaran secara efektif dan efisien seperti word of mouth. Penelitian ini membahas tentang pengaruh social media promotion, service quality dan word of mouth terhadap minat beli buble tea pada outlet Chatime.
Metode penelitian menggunakan kuantitatif. Data penelitian di peroleh dengan menyebar kuisoner kepada populasi adalah Masyarakat Madiun . Sampel penelitian Masyarakat Madiun merupakan pengunjung Chatime’s untuk Masyarakat Madiun , berusia minimal 15 tahun dan sudah pernah membeli Chatime’s minimal 1 kali. Penelitian ini terdapat uji validitas, uji reabilitas, uji determinasi, uji T dan Uji F. Analisis dalam penelitian ini menggunakan software SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil bahwa: 1) Promotion (X1) berpengaruh terhadap Minat beli Chatime (Y), 2) Service Quality (X2) berpengaruh terhadap Minat beli Chatime (Y), 3) Word Of Mouth (X3) berpengaruh terhadap Minat beli Chatime (Y), 4) Promotion (X1), Service Quality (X2) dan Word Of Mouth (X3) berpengaruh terhadap Minat beli Chatime
PARTISIPASI CITIZEN JOURNALISM DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM “@medhioen.ae” SEBAGAI MEDIA INFORMASI EDISI 1-31 DESEMBER 2024
This thesis is entitled Citizen Journalism Participation in Sosial Media Instagram @medhioen.ae as an Information Media. Citizen Journalism often participates in conveying information on social media. This is similar to Citize Journalism on social media instagram @medhioen.ae, they post event that occur around the environment to social media instagram @medhioen.aein order to inform the public. The problem of this recearch is Citizen Journalism Participation in Sosial Media Instagram @medhioen.ae as an Information Media medium descriptive, date collection methods using observation, interviews and documantation. The result of this recearh show that Citizen Journalism Prticipation on Social Media Instagram @medhioen.ae is in accordance with the theory of participatory journalism by (Shayne Bowman and Chris Willis) where Citizen Journalism plays the role of producing information becaouse the public is not only a passive consumer but also actively participates in in producing and disseminating information in the surrounding evironmant via social media instagram @medhioen.ae
EFEKTIVITAS TINDAKAN ADMINISTRATIF KEIMIGRASIAN BAGI WARGA NEGARA ASING PADA WILAYAH KERJA KANTOR IMIGRASI KELAS II NON TPI PONOROGO
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis jenis dan upaya penegakan hukum terhadap Tindakan Administratif Keimigrasian. Metode penelitian hukum yang digunakan penulis ini yaitu penelitian hukum empiris, penelitian hukum empiris yaitu pendekatan yang dilakukan melalui penelitian lapangan dengan melihat serta mengamati apa yang terjadi di lapangan,
penerapan peraturan-peraturan tersebut dalam prakteknya dalam Masyarakat. Penelitian ini menjelaskan bahwa efektivitas Tindakan Administratif Keimigrasian (Pasal 75 Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian) bagi Warga Negara Asing (WNA) pada wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II non TPI Ponorogo, prefosionalisme pejabat dalam melakukan tugas pokok fungsinya, selain itu didukung oleh beberapa faktor lainya yaitu hukum itu sendiri,masyarakat, dan kebudayaan sehingga benar-benar Tindakan Administratif Keimigrasian efektif dan efisien. Peningkatan pengawasan dan kebijakan selektif (selective policy) terhadap orang asing yang masuk dan keluar wilayah Indonesia serta beberapa hambatan internal yang dihadapi oleh Imigrasi dalam menjalakan tugasnya diantaranya jumlah personal yang terbatas dibandingkan deng luas cakupan wilayah kerja, anggaran. hambatan eksternal kurangnya informasi alat bukti serta kesadaran masyarakat akan laporan
PENGARUH PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) TERHADAP KARAKTER RELIGIUS DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 1 GEGER MADIUN
UDIN SASMITO: The Influence of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) on Religious Character and Learning Outcomes of Islamic Religious Education at SMK Negeri 1 Geger. Ponorogo: Postgraduate Program, Muhammadiyah University of Ponorogo, 2025.
This study aims to (1). Find out the extent of the influence of the Pancasila Student Profile Strengthening Project on the formation of religious character in students at SMK Negeri 1 Geger. (2). To find out the extent of the influence of the Pancasila Student Profile Strengthening Project on the learning outcomes of Islamic Religious Education at SMK Negeri 1 Geger.
The research sample of 83 students was selected using stratified random sampling. Data were collected through questionnaires. Data analysis using multiple linear regression. Based on the results of the T-test on the variable of Religious Character Formation with a t-value of 4.789 > t-table 0.2159 with a significance value of 0.001 0.05, it can be concluded that there is no significant influence between the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) on the PAI learning outcomes of students at SMK Negeri 1 Geger.
Based on these data, it shows that the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) has a significant positive influence on the formation of students' religious character, but does not have a significant effect on PAI learning outcomes. These findings indicate that the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) can be an effective instrument in fostering religious values in students, but further studies are needed to optimize its influence on academic learning outcomes.
Keywords: Pancasila Student Profile, Religious Character, PAI learning outcome