EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
Penerapan Terapi Vokal AIUEO Pada Pasien Stroke Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Komunikasi Verbal (Studi Kasus di RSU Muhammadiyah Ponorogo)
Penyakit stroke menyebabkan kecacatan berupa kelumpuhan anggota gerak, proses pikir, serta mengalami kerusakan komunikasi verbal. Gangguanbicara dapat merusak kemampuan pasien untuk berkomunikasi, baik dalam memahami apa yang dikatakan dan dalam kemampuan mengespresikan diri sendiri. Studi kasus ini bertujuan untuk penerapan asuhan keperawatan pada pasien stroke dengan gangguan komunikasi verbal.
Asuhan Keperawatan pada pasien Stroke dilakukan di RSU Muhammadiyah Ponorogo selama 5 hari pada bulan Juli 2023. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan proses keperawatan.
Hasil pengkajian didapatkan bahwa pasien mengalami kesulitan bicara. Didapatkan derby fuctional communication scale berjumlah 12, termasuk dalam kategori afasia sedang. Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ialah melakukan terapi vokal AIUEO.
Terapi vokal AIUEO ini dapat menjadi gambaran bagi perawat, khususnya dalam penanganan pasien yang mengalami gangguan bicara pada pasien stroke dengan gangguan komunikasi verbal
PENERAPAN PENGHANGAT MAKANAN (ELECTRIC LUNCH BOX) PADA PASIEN TBC (TUBERCULOSIS) PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN DEFISIT NUTRISI DI RUANG DARWIS RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
ABSTRACT
APPLICATION OF A FOOD WARMER (ELECTRIC LUNCH BOX) IN
PULMONARY TBC (TUBERCULOSIS) PATIENTS WITH NUTRITIONAL
DEFICIT NURSING PROBLEMS
(A Case Study in the Darwis Room at RSU Muhammadiyah Ponorogo)
By: Eriya Paranita Sari
NIM 23650402
Pulmonary TB disease is a bacterial infection called Mycobacterium
Tuberculosis which is generally associated with malnutrition in sufferers due to
hypermetabolism, increased respiratory activity, infectious processes and
inflammation. Thus, giving rise to the problem of nutritional deficit nursing. This
case study aims to provide nursing care for pulmonary TB patients with
nutritional deficits.
Nursing care of Mr. R with a medical diagnosis of pulmonary TB was
carried out in the Darwis Room at RSU Muhammadiyah Ponorogo for 5 days on
02 October 2024 – 06 October 2024. The method used was a nursing process
approach.
The results of the assessment showed that the patient had no appetite
accompanied by a bloody cough. Based on the results of the physical examination,
it was found that the patient had lost 2 kg in weight, did not finish eating portions,
was nauseous and had no appetite. Nursing actions taken to overcome the
problem include providing a food warmer (electric lunch box) to increase the
patient's appetite and nutritional intake. The results of the implementation show
that there are changes in nutritional intake for the better, as evidenced by
increased appetite and larger portions of food consumed.
Nursing care for pulmonary TB patients with nutritional problems is
expected to be an illustration for nurses, especially in handling patients who
experience nutritional deficit problems by providing food warmers (electric lunch
boxes) to increase the patient's appetite and nutritional intake.
Keywords: Pulmonary TB, Nutritional Deficit, Food Warmer, Electric Lunch
Bo
Penerapan Soak In Warm Salt Water Pada Pasien Gout Arthritis Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Ruang Mars Rsau Dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi
ABSTRAK
PENERAPAN SOAK IN WARM SALT WATER PADA PASIEN GOUT ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT
(Studi Kasus Di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi)
Oleh : YENNY SYAIDATUN NAFIAH
NIM 23650409
Nyeri pada gout arthritis disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi menyebabkan inflamasi sendi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri akut adalah dengan melakukan rendam air garam hangat. Tujuan penelitian ini adalah melakukan asuhan keperawatan pada pasien gout arthritis yang mengalami nyeri akut.
Asuhan keperawatan pada pasien gout arthritis dilakukan di Ruang Mars RSAU dr. Efram Harsana Lanud Iswahjudi selama 5 hari dimulai pada tanggal 15 November sampai 19 November 2024. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, menentukan diagnosa dan intervensi keperawatan, melakukan implementasi dan evaluasi keperawatan.
Hasil pengkajian didapatkan data subyektif yaitu pasien mengatakan nyeri pada kedua pergelangan kaki, nyeri timbul saat pergelangan kaki ditekuk dan berjalan. Sedangkan data obyektifnya yaitu terdapat oedema pada kedua pergelangan kaki, nyeri dirasa seperti ditusuk-tusuk dengan skala nyeri 7. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah mengajarkan teknik non farmakologi dengan rendam air garam hangat untuk mengurangi rasa nyeri. Implementasi dilakukan selama 5 hari dan didapatkan hasil evaluasi dimana rendam air garam hangat mampu memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi rasa nyeri.
Asuhan keperawatan pada pasien gout arthritis dengan nyeri akut diharapkan dapat menjadi gambaran bagi pasien dan keluarga tentang pentingnya melakukan rendam air garam hangat dapat mengurangi tingkat nyeri pada penderita asam urat, memperlancar aliran darah dan penggumpalan asam urat pada persendian berkurang.
Kata kunci : Gout Arthritis, Nyeri Akut, Soak In Warm Salt Wate
Penerapan Terapi Musik Klasik Mozart Pada Pasien Post Op Fraktur Radius Ulna Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Di Ruang Yudistira RSUD dr. Sayidiman Magetan
ABSTRACT
Application of Classical Music Therapy (Mozart) in Post-Op Radius Ulna Fracture Patients with Acute Pain Nursing Problems
(Case Study in Yudistira Room RSUD dr. Sayidiman Magetan)
By : Ilham Muhammad
NIM : 24650471
Fracture is a break or damage to the continuity of bone tissue caused by external pressure greater than the bone can absorb. One of the therapeutic pain management is non-pharmacological techniques with classical Mozart music therapy.
Nursing care for patient An.R. was carried out in the Yudistira Room of Dr. Sayidiman Hospital, Magetan for 8 days starting from February 4-11, 2025. The results of the assessment showed that the patient experienced acute pain related to physical injury agents, the effects of invasive procedures. The interventions carried out were pain assessment, identification of location, characteristics, duration, frequency, quality, intensity of pain, and non-pharmacological therapy by listening to classical Mozart music therapy.
After implementation, the pain felt by the patient is increasingly reduced from moderate pain (scale 6) to no pain (scale 0). Collaboration of pharmacological therapy with classical Mozart music therapy will be more effective in reducing the level of pain felt by patients.
Nursing care for An.R patients with acute pain is expected to be a picture for nurses, especially in handling patients who experience acute pain with classical Mozart music therapy.
Keywords: Post Op Radius Ulna Fracture, Acute Pain, Mozart Classical Music Therap
IMPLEMENTASI ALGORITMA ROUND-ROBIN PADA PEMBAGIAN KELOMPOK MASTAMARU UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO BERBASIS WEB
Kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru (MASTAMARU) di Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) memerlukan sistem pembagian kelompok yang adil dan efisien untuk mendukung proses adaptasi mahasiswa baru. Selama ini, pembagian kelompok dilakukan secara manual, menyebabkan ketidakmerataan distribusi anggota kelompok dan menimbulkan ketidakpuasan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan algoritma Round-Robin dalam sistem berbasis web untuk mengoptimalkan pembagian kelompok berdasarkan fakultas dengan prinsip fairness dan keseimbangan. Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel, PHP, dan MySQL, serta diuji dengan Whitebox Testing untuk memvalidasi logika algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Round-Robin berhasil mendistribusikan mahasiswa ke dalam kelompok secara merata, dengan batas maksimal 10 anggota per kelompok dan memperhatikan komposisi gender. Sistem ini mengurangi beban kerja panitia, meminimalkan kesalahan manual, dan meningkatkan pengalaman mahasiswa baru dalam berinteraksi selama MASTAMARU. Pengujian fungsionalitas membuktikan bahwa semua fitur, termasuk pembagian kelompok otomatis, berjalan sesuai ekspektasi. Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan menambahkan parameter pembagian seperti minat atau keterampilan, serta integrasi dengan sistem akademik kampus
PENERAPAN METODE REGRESI LINIER SEDERHANA UNTUK PREDIKSI STOK PENJUALAN DI KEDAI MBAH RONDE PONOROGO
Penjualan adalah aktivitas atau bisnis yang menjual produk atau jasa. Dalam proses penjualan, penjual atau penyedia barang dan jasa memberikan kepemilikan suatu komoditas kepada pembeli dengan harga tertentu. Kedai Mbah Ronde Ponorogo adalah kedai yang dikenal dengan menu tradisionalnya seperti Ronde dan Angsle-nya. Kedai Mbah Ronde Ponorogo saat ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan stok penjualan. Masalah yang sering terjadi di kedai Mbah Ronde Ponorogo adalah stok penjualan yang selalu berlebihan dikarenakan pemilik usaha men-stok penjualan lebih banyak dari jumlah penjualan yang sebenar-nya. Pemilik usaha menetapkan target produksi harian sebesar 100 porsi untuk Ronde dan 50 porsi untuk angsle. dalam 2 bulan terakhir yaitu pada bulan November dan Desember tahun 2024, rata-rata penjualan mingguan ronde hanya sebesar 528 porsi, sedangkan angsle terjual rata-rata 211 porsi perminggu. Apabila dihitung berdasarkan penjualan perhari, kedai hanya mampu menjual sekitar 75 porsi ronde perhari dan 30 porsi angsle perhari. Tentu saja hal ini dapat membuat pemilik usaha mengalami kerugian yang cukup besar setiap bulannya. Oleh karena itu peneliti ingin membuat sistem aplikasi berbasis web yang mampu memprediksi stok penjualan menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil pengujian MAPE di bulan Januari tahun 2025, diperoleh rata-rata persentase kesalahan prediksi sebesar 7,74% untuk angsle dan 5.58% untuk ronde. Dengan hasil tersebut maka metode Regresi Linier Sederhana memiliki tingkat akurasi prediksi yang sangat baik
Implementasi Metode Maut Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lulusan Terbaik Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Metode Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dalam sistem pendukung keputusan untuk pemilihan mahasiswa lulusan terbaik di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Saat ini, proses seleksi dilakukan secara manual yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Sistem pendukung keputusan yang diusulkan akan mengotomatisasi evaluasi berdasarkan kriteria seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Masa Studi, dan nilai C, sehingga meningkatkan efisiensi dan akurasi seleksi. Metode MAUT dipilih karena kemampuannya untuk membandingkan kualitas kandidat secara objektif. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall untuk analisis kebutuhan, desain, implementasi, dan pengujian. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox dan pengujian keputusan menunjukkan bahwa hasil perhitungan sistem pendukung keputusan sejalan dengan perhitungan manual. Hasil peringkat lulusan terbaik dari 1 hingga 5 adalah sebagai berikut : Teknik Informatika dengan nilai preferensi 0.8815, Teknik Mesin dengan nilai preferensi 0.8368, Teknik Elektro dengan nilai preferensi 0.7639, Teknik Elektro dengan nilai preferensi 0.7342, dan Teknik Mesin dengan nilai preferensi 0.6964. Hal ini membuktikan keandalan dan keakuratan metode MAUT dalam mendukung proses seleksi. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas seleksi mahasiswa lulusan terbaik dan mengurangi potensi kesalahan, serta
mendukung pengambilan keputusan yang lebih efisien di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorog
PERAN CABANG DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PONOROGO - MAGETAN DALAM PENGAWASAN PENGGUNAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI WILAYAH MAGETAN
ABSTRAK
Mulyadi. 2024. Peran Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo-Magetan dalam Pengawasan Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah BOS di Wilayah Magetan. Skripsi Program Strata Satu S 1 Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing I: Khoirurrosyidin, S.IP, M.Si.
Penelitian ini membahas peran Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo-Magetan dalam mengawasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Magetan. Pengawasan ini penting untuk memastikan dana digunakan sesuai kebijakan guna meningkatkan mutu dan akses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cabang Dinas memiliki tanggung jawab besar dalam pengelolaan Dana BOS, namun menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya dukungan teknologi, dan komunikasi yang kurang efektif. Pengawasan yang tidak rutin juga menjadi tantangan dalam memastikan penggunaan dana yang sesuai. Meskipun demikian, pengawasan yang dilakukan berdampak positif terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana di sekolah-sekolah. Studi ini merekomendasikan peningkatan pelatihan, pemanfaatan teknologi informasi, serta peningkatan kerja sama antar pihak terkait untuk mengoptimalkan pengelolaan Dana BOS guna mendukung pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Magetan.
Kata Kunci: Dana Bantuan Operasional Sekolah, Pengawasan, Pendidikan
ABSTRACT
Mulyadi. 2024. The Role of the Ponorogo-Magetan Regency Education Branch Office in Supervising the Use of School Operational Assistance (BOS) Funds in Magetan Region. Undergraduate Thesis (S1) in Government Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Muhammadiyah University of Ponorogo. Supervisors (I): Khoirurrosyidin, S.IP, M.Si
This study examines the role of the Ponorogo-Magetan Education Branch Office in supervising the use of School Operational Assistance (BOS) funds in Magetan Regency. Effective supervision is essential to ensure that funds are used according to regulations to improve the quality and accessibility of education. This research employs a descriptive qualitative method through interviews, observations, and documentation. The findings indicate that the Education Branch Office plays a crucial role in managing BOS funds but faces challenges such as limited human resources, lack of technological support, and ineffective communication among stakeholders. Irregular field supervision also poses a challenge in ensuring proper fund utilization. Nevertheless, the supervision positively impacts transparency and accountability in school financial management. This study recommends enhanced training, greater use of information technology, and improved collaboration among stakeholders to optimize BOS fund management and support better education in Magetan Regency.
Keywords: School Operational Assistance (BOS) Funds, Supervision, Educatio
PENERAPAN KOMPRES BAWANG MERAH PADA ANAK PASIEN FEBRIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMIA DI RAWAT INAP PUSKESMAS PLAOSAN KABUPATEN MAGETAN
Febris merupakan gejala pada semua jenis penyakit baik itu penyakit infeksi maupun non infeksi yang terjadi hampir di seluruh dunia. Oleh karena itu, febris harus ditangani dengan benar karena terdapat berbagai dampak negatif yang diakibatkan oleh febris dan paling sering terjadi pada anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan penerapan terapi kompres bawang merah pada pasien febris dengan penerapan asuhan keperawatan hipertermia.
Metode yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus pendekatan proses keperawatan. Dengan responden masalah keperawatan hipertermia penelitian ini dilakukan di rawat inap Puskesmas Plaosan Kabupaten Magetan selama 5 hari (23-27 Agustus 2024).
Hasil saat pengkajian pasien mengeluhkan demam, badan panas dan batuk. Dari hasil pemeriksaan didapatkan badan klien teraba panas, klien tampak lemah, klien tampak berkeringat, kulit berwarna kemerahan dan klien rewel, keadaan umum lemah, bibir kering, suhu : 38,50C. Dari data ini dapat diagnosa keperawatan yang muncul hipertermia berhubungan dengan Proses penyakit (febris). Intervensi sesuai dengan SIKI yaitu terapi kompres bawang merah. Implementasi dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan durasi 15 menit. Evaluasi setelah hari ke 5 didapatkan pasien mengatakan ibu klien mengatakan anaknya sudah tidak demam, membran mukosa lembab, CRT <2 detik, Suhu : 370C.
Pemanfaatan bawang merah sebagai kompres dalam menurunkan suhu tubuh anak yang mengalami demam dapat dibalurkan atau digosokkan pada area aksila, karena pada bagian tersebut memilili banyak pembuluh darah besar dan memiliki banyak kelenjar apokrin yang mempunyai vaskuler. Pemanfaatan kompres bawang merah juga dapat dilakukan pada area tubuh lainnya seperti perut, punggung, ubun-ubun, lipatan dan paha anak.
Terapi kompres bawang merah ini dapat menjadi salah satu terapi mandiri perawat yang dapat dikombinasikan untuk mengatasi masalah hipertermia pada pasien febris.
Kata Kunci: hipertermia, febris, kompres bawang merah, manajemen hipertermi
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI AKUT DI RSAU dr. EFRAM HARSANA MAOSPATI
Nyeri kepala pada pasien hipertensi disebabkan oleh kerusakan vaskuler pembuluh darah. Nyeri timbul sebagai suatu mekanisme pertahanan bagi tubuh yang timbul ketika jaringan sedang dirusak sehingga menyebabkan individu tersebut bereaksi dengan cara memindahkan stimulus nyeri. Asuhan keperawatan yang tepat dalam mengatasi masalah nyeri kepala pada pasien hipertensi yaitu diberikan terapi relaksasi otot progresif. Tujuan: Studi kasus ini untuk mengetahui penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap nyeri pada pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengambil satu kasus sebagai unit analisis. Unit analisis adalah klien penderita hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut. Metode pengambilan data dilakukan selama 5 hari perawatan dirumah sakit melalui proses keperawatan dimulai dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Hasil penerapan menunjukkan bahwa pada salah satu pilihan intervensi dalam mengatasi masalah nyeri akut pada pasien hipertensi yaitu pemberian terapi relaksasi otot progresif yang akan mengatasi masalah nyeri akut dengan lebih efektif dan efisien. Dengan adanya pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap pasien akan menurunkan tingkat nyeri yang muncul dengan perasaan yang lebih percaya diri untuk sembuh dari penyakitnya. Terdapat perubahan tingkat nyeri sebelum penerapan relaksasi otot progresif dan sesudah penerapan relaksasi otot progresif. Berdasarkan data subjektif dan objektif yang ada pada pasien maka peneliti menyimpulkan bahwa masalah keperawatan ansietas pada pasien teratasi sebagian dengan skala nyeri 2