EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPPKAD) KABUPATEN PONOROGO
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS PADA BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPPKAD) KABUPATEN PONOROGO
Zulfa Nabila
Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo
ABSTRAK
Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) memiliki peran penting dalam memperbaiki tata kelola yang baik (good gorvenence). SPIP berperan penting dalam menghindari risiko-risiko yang dapat menyebabkan penggunaan sumber daya yang tidak optimal atau tidak tepat dalam mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian internal terhadap penerimaan dan pengeluaran kas pada Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Ponorogo. Tahap pengumpulan data menggunakan metode wawancara terstruktur dan dokumentasi, tahap analisis data menggunakan metode kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal BPPKAD Kabupaten Ponorogo telah sesuai dengan komponen Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2008 seperti prosedur penerimaan dan pengeluaran kas yang sudah terdokumentasi dengan baik serta adanya pemantauan berkala. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kelemahan seperti belum optimalnya pungutan retribusi dan masih terdapat perbedaan antara anggaran dan realisasi belanja. Disarankan untuk meningkatkan pungutan retribusi dan meningkatkan ketelitian dalam pencatatan dalam penyusunan anggaran agar selaras dengan realisasinya.
Kata kunci : Sistem Pengendalian Internal, Penerimaan Kas, Pengeluaran Ka
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN LEPTOSPIROSIS DI DESA KALIKUNING KECAMATAN TULAKAN KABUPATEN PACITAN
ABSTRACT
THE INFLUENCE OF HEALTH COUNSELING USING AUDIO VISUAL MEDIA ON COMMUNITY KNOWLEDGE IN THE PREVENTION OF LEPTOSPIROSIS
In Kalikuning Village, Tulakan District, Pacitan Regency
By: Erni Kasaputri
Health education is a health promotive action in order to increase public knowledge. Education about Leptospirosis can involve various community groups, such as schools, communities and workplaces. Video media is a recording of live images or television programs, moving image shows accompanied by sound. Public knowledge after health education using Audio Visual Media regarding community knowledge in preventing leptospirosis is considered good.
The general aim of this research is to find out whether there is an influence of health education on public knowledge in preventing leptospirosis. This research uses a pre-experiential design method type one group pre test-post test. Before the health education was carried out, the results of the pre-test were in the poor category with a prevalence of 26 respondents (61.9%), post test knowledge after the health education was carried out was included in the good category (100%).
The statistical test used the Wilcoxon test with the research results obtaining the Asymp.Sig value. (2-tailed) of 0.000, it is concluded that H1 is accepted, namely that there is an influence of health education using Audio Visual Media on public knowledge in preventing leptospirosis in Kalikuning Village Tulakan District, Pacitan Regency.
Future researchers can conduct research on the effect of health education using Audio Visual Media on public knowledge in preventing leptospirosis using different assessment methods.
Key words: Education, Knowledge, leptospirosi
PENGARUH INOVASI LAYANAN, KEMUDAHAN PENGGUNAAN, DAN E-TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN APLIKASI GOJEK DI PONOROGO
This study aims to analyze the effect of service innovation, ease of use, and E-trust on the decision to use the Gojek application in Ponorogo. In this study, data were collected from 100 respondents who are active users of the Gojek application in the Ponorogo region. The data analysis method used is multiple linear regression analysis which is processed using Smart PLS. The results showed that service innovation, ease of use, and E-trust have a significant influence on the decision to use the Gojek application. Service innovation is proven to increase user comfort and satisfaction, while ease of use makes it easier for users to access and use available features. E-trust also plays an important role in building user confidence inthe security and reliability of the application. Overall, the three variables jointly influence the decision to use the Gojek application in Ponorogo.
Keywords:Service Innovation, Ease of Use, E-trust, Usage Decision, Gojek Apllicatio
Pengaruh Online Customer Review, Customer Rating, dan Viral Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk NPURE di Shopee
Kehadiran internet sudah memberi efek signifikan pada beragam lini kehidupan individu, khususnya pada aktivitas berbelanja. Jika sebelumnya pembeli dan penjual harus bertemu langsung untuk bertransaksi, kini berbelanja bisa dilakukan dengan mudah secara online melalui smartphone tanpa perlu pertemuan tatap muka. Internet membawa banyak manfaat pada keseharian kehidupan, termasuk biaya yang lebih rendah, peningkatan penjualan bagi bisnis dan jangkauan pasar secara meluas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh online customer review, customer rating, dan viral marketing terhadap keputusan pembelian pada produk NPURE di Shopee. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah melakukan pembelian produk NPURE di Shopee. Penentuan sampel mengacu pada rumus Lemeshow, sehingga diperoleh 100 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah model Partial Least Square (PLS) dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode estimasi parameter Bootstraping menggunakan bantuan software SmartPLS 4. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa customer rating dan viral marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan lain adalah online customer review tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk NPURE di Shopee
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PERTAMINI KABUPATEN PONOROGO
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pertamini Kabupaten Ponorogo. Perkembangan bisnis saat ini menyebabkan bertambahnya persaingan perekonomian yang semakin bebas. Ketatnya persaingan bisnis membuat suatu perusahaan atau industri giat melancarkan segala usaha sebagai langkah perusahaan agar tetap berlangsung serta bisa bersaing dengan berbagai perusahaan. Terdapat berbagai macam cara yang diterapkan oleh perusahaan, salah satunya yaitu dengan mengedepankan kualitas pelayanan Hal ini mendasari peneliti melakukan penelitian yang fokus pada salah satu jenis layanan, khususnya pertamini kabupaten ponorogo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang sistematis, terencana dan terstruktur. Sumber atau jenis data pencarian ini adalah data primer dengan penyebaran kuesioner kepada konsumen yang mengunjungi pertamini secara langsung melalui metode Random Sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisis SPSS dengan software SPSS 25. Melalui hasil analisis data, diperoleh hasil yakni variabel Tangible berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Hasil uji kedua pada variabel Empathy berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Hasil uji ketiga pada variabel Responsivenees berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen. Hasil uji empat pada variabel Assurance berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen.Sedangkan hasil uji kelima pada variabel Reliability menyatakan hasil bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Konsumen Pertamini Kabupaten Ponorogo
PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA TERHADAP KINERJA BISNIS UMKM KULINER DI PONOROGO
Orientasi kewirausahaan menjadi kunci utama meningkatkan performa pemasaran suatu UMKM kuliner. UMKM kuliner yang dipimpin indivdu yang memiliki orientasi wirausaha cenderung memiliki visi yang terdefnisi. Pendekatan kewirausahaan diakui sabagai metode inovatif dalam kinerja yang suatau UMKM kuliner, dianggap sebagai pionir dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan tingkat daya saing yang tinggi. Motivasi berwirausaha dapat diartikan sebagai dorongan atau energi internal yang mendorong individu untuk menjaga semangatkewirausahaan dalam setiap tindakannya. Orang memiliki tingkat motivasi kewirausahaan yang cenderung lebih mungkin menjadi penguusaha. Motivasi menjadi salah satu elemen kunci dalam kesuksesan bisnis kecil karena memiliki dampak langsung pada kinerja bisnis. Kinerja bisnis UMKM kuliner mencerminkan tingkat pencapaian hasil kerja suatu dalam menjalankan kegiatan dan usahanya. Sebuah industry atau usaha dapat didefinisikan sebagai sekelompok perusahaan yang mengahasilkan barang atau jasa serupa yang bersifat saling menggantikan. Hubungan langsung antara pemasaran kewirausahaan akan berdampak pada hasil penjualan yang dapat dicapai oleh subjek penelitian ini merupakan pelaku ”UMKM kuliner” dikabupaten Ponorogo. Pelaku UMKM kuliner dipilih menjadi subjek penelitian karena memenuhi syarat untuk mengikuti survey penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data kuantitaif. Data yang digunakan data primer dengan menggunakan instrument kuesioner pada pelaku UMKM kuliner di kabupaten Ponorogo. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, karena memunkinkan konversi data dalam bentuk angka yang dapat dianalisis secara statistik. Hasil penelitian ini mengungkapkan hasil uji menyatakan proaktif belum memberikan dampak signifikan dan inovatif, berani mengambil resiko,motivasi berwirausaha memiliki pengaruh signifikan pada kinerja bisni UMKM kuliner
PENGARUH VARIASI DEBIT AIR DAN JUMLAH SUDU TERHADAP DAYA, TORSI SERTA EFISIENSI PADA TURBIN VORTEX
The development of energy sources is very important, such as wind energy, solar energy, and so on. This project aims to introduce electrical energy to remote areas by utilizing the potential in a region. Because current energy sources are still focused on the use of fossil energy sources that are increasingly depleted. So many scientists are experimenting with creating the use of water energy where this energy is very abundant in Indonesia. Many types of water turbines have been created, such as in Germany developing electrical technology using water vortex flow with the working principle of fluids that flow then experience sudden changes and create vortices that push the blades to move. The purpose of this study was to determine the torque power, and efficiency of the vortex turbine by varying the water discharge and the number of blades 4,5,6,7. This research method is a quantitative approach method with the form of experimental research. Test data with a fixed inclination angle of 41 ° obtained the effect of variations in water discharge and the number of blades on turbine performance with variables of head, discharge, blade mass, and vorticity. From the study it is known that when the number of blades increases, the performance of the turbine will be damaged because the vortex that functions to rotate the turbine experiences a greater moment of inertia. The results of the study also show that to produce maximum power on the vortex turbine, the number of blades used is 4 and the power coefficient is 30.095% when the water discharge is 7.8 liters/second. So the more the number of blades only tends to eliminate the vortex current in the conical basin. So that the variation of the blades the power produced by the turbine decreases
IMPLEMENTASI PROGAM DESA TANGGUH BENCANA DI DESA TUGUREJO KECAMATAN SLAHUNG KABUPATEN PONOROGO
ABSTRAK
Saat ini penanggulangan bencana yang diterapkan diindonesia dan dunia adalah penanggulangan
bencana yang inklusif, atau upaya penanggulangan bencana yang melibatkan seluruh lapisan
masyarakat, dimana seluruh lapisan masyarakat merupakan pihak yang berkepentingan dalam
penanggulangan kebencanaan, salah satu Desa yang menerapkan ini adalah Desa Tugurejo. Desa
Tugurejo merupakan Desa yang memiliki ancaman bencana alam yang tinggi, atas prakarsa Kepala
Desa dan Pemeritah Desa Tugurejo pada tahun 2018 dibentuklah Desa Tangguh Bencana
(DESTANA). Desa Tangguh Bencana (DESTANA) merupakan Desa yang mempunyai kemampuan
untuk mengenali potensi bencana di wilayahnya serta mampu mengorganisir seluruh aspek
masyarakat untuk bergerak dalam partisipasi dan mampu mengurangi risiko bencana. Terbentuknya
DESTANA ini memiliki tujuan menjadi Desa yang mandiri dalam kebencanaan, meminimaliris
terjadinya bencana, serta menjadi garda terdepan saat terjadi bencana alam. Penelitian ini mengunakan
medote kualitatif deskriptif dimana peneliti dalam mencari data penelitian dengan observasi,
wawancara, dan dokumentasi setelah data terkumpul penulis menganalisis data dengan reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berfokus pada Implementasi Programa Desa
Tangguh Bencana Desa Tugurejo, Peran Desa dalam meminimalisir bencana serta partisipasi
masyarakat dalam kebencanaan. hasil penelitian ini adalah Implementasi DESTANA Desa Tugurejo
sudah berjalan dengan baik, terbukti dengan terlaksanakanya rencana program DESTANA dan juga
di buktikan dengan terlaksananya kegiatan seperti sosialisasi kepada masyarakat, ikut serta evakuasi
kebencanaan, pelatihan penguranggan kebencanaan, dan pelatihan vertical rescue, keikut sertaan
masyarakat dalam penguranagan risiko kebencanaan. DESTANA Desa Tugurejo juga mampu
meningkatkan kapasitas serta mengorganisir seluruh aspek masyarakat dalam mengurangi risiko
bencana, DESTANA juga berperan aktif dalam kebencanaan nasional seperti ikut serta dalam dapur
umum dan tim relawan evakuasi pada bencana alam nasional. Selain itu Desa Tangguh Bencana Desa
Tugurejo berprestasi ditingkat kabupaten maupun provinsi.
Kata Kunci: Desa Tangguh Bencana, Implementasi, Partisipasi, Penanggulangan
ABSTRACT
Currently, disaster management applied in Indonesia and the world is inclusive disaster management,
or disaster management efforts that involve all levels of society, where all levels of society are
interested parties in disaster management, one of the villages that applies this is Tugurejo village.
Tugurejo Village is a village that has a high threat of natural disasters, on the initiative of the Village
Head and the Tuguejo Village Government in 2018 a Disaster Resilient Village (DESTANA) was
formed. Disaster Resilient Village (DESTANA) is a village that has the ability to recognize potential
disasters in its area and is able to organize all aspects of the community to move in participation and
be able to reduce disaster risk. The formation of DESTANA has the aim of becoming an independent
village in disaster, minimizing the occurrence of disasters, and being at the forefront when natural
disasters occur. This research uses Descriptive qualitative method where researchers in finding
research data with observation, interviews, and documentation after the data is collected the author
analyzes the data with data reduction, data presentation and conclusion drawing. This research focuses
on the Implementation of the Tugurejo Village Disaster Resilience Program, the Village's role in
minimizing disasters and community participation in disasters. The result of this research is that the
DESTANA Implementation of Tugurejo Village has been running well, it is proven by the
implementation of the DESTANA program plan and is also evidenced by the many activities such as
socialization to the community, participating in disaster evacuation, disaster reduction training, and
vertical rescue training, as well as being active in disaster. Desatan Desa Tugurejo is also able to
increase capacity and organize all aspects of society in reducing disaster risk, DESTANA also plays
an active role in national disasters such as participating in public kitchens and volunteer evacuation
teams in national natural disasters. In addition, the Disaster Resilient Village of Tugurejo Village has
achieved achievements at the district and provincial levels.
Keywords: Disaster Resilient Village, Implementation, Participation, Countermeasure
PENGARUH PENGETAHUAN KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU KEUANGAN IBU RUMAH TANGGA (STUDI PADA IBU RUMAH TANGGA DI DUSUN KARANG MOJO DESA TEGALOMBO KECAMATAN KAUMAN KABUPATEN PONOROGO)
This study examines the relationship of financial knowledge, financial attitudes and emotional intelligence to the financial behaviour of housewives in Karang Mojo Hamlet, Tegalombo Village, Kauman District, Ponorogo Regency. This study aims to determine the effect of financial knowledge, financial attitudes, and emotional intelligence on financial behaviour of housewives in Karang Mojo Hamlet, Tegalombo Village, Kauman Subdistrict, Ponorogo Regency. This type of research uses quantitative research methods and the data used in this study are primary data. The population in this study were housewives in Karang Mojo Hamlet, this study used Non-Probability Sampling technique using purposive sampling method with the criteria of housewives who are married or married. The sample size was 112 respondents. Data collection using Google Form online questionnaires and analysed using Partial Least Square (PLS). The test results show that financial knowledge and emotional intelligence have no effect on financial behaviour, financial attitudes have a significant positive effect on financial behaviour in housewives in Karang Mojo Hamlet, Tegalombo Village, Kauman District, Ponorogo Regency
PENGARUH COUNTRY OF ORIGIN, BRAND IMAGE, DAN PERCEIVED QUALITY TERHADAP MINAT BELI SEPEDA MOTOR YAMAHA NMAX DI PONOROGO (STUDI KASUS MASYARAKAT KECAMATAN PONOROGO)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah Country Of Origin berpengaruh terhadap minat pembelian sepeda motor Yamaha NMAX di Ponorogo, untuk mengetahui dan menganalisis apakah Brand Image berpengaruh terhadap minat pembelian sepeda motor Yamaha NMAX di Ponorogo, untuk mengetahui dan menganalisis apakah Perceived Quality berpengaruh terhadap minat beli sepeda motor Yamaha NMaX di Ponorogo untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh Country Of Origin, Brand Image, dan Perceived Quality secara simultan terhadap minat pembelian Sepeda Motor Yamaha N MAX di Ponorago. Ruang lingkup penelitian ini adalah masyarakat kabupaten Ponorogo yang belum memiliki sepeda motor Yamaha NMAX dan mempunyai minat untuk membeli, beberapa variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Country Of Origin (x1), Brand Image (x2) dan Perceived Quality (x3) sebagai variabel independen dan minat beli (y) sebagai variabel dependen. Dalam penelitian ini populasi diambil dari wilayah Kabupaten Ponorogo yang jumlahnya tidak diketahui. Penelitian ini menghasilkan perhitungan yang menyatakan bahwa negara asal mempunyai pengaruh dengan signifikansi terpenuhi, namun pada hubungan tersebut mengarah ke negatif hal ini menunjukkan bahwa peningkatan minat terhadap sepeda motor NMAX di Ponorogo lebih didominasi oleh faktor lain selain negara asal, perhitungan statistik uji parsial, merek Citra berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat konsumen membeli sepeda motor Yamaha N-Max di Ponorogo, hasil perhitungan statistik pengujian secara parsial, persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian sepeda motor N-MAX di Ponorogo, hasil Dari perhitungan statistik secara simultan, maka dapat disimpulkan bahwa negara asal, merek, citra, dan persepsi kualitas berpengaruh secara simultan terhadap minat beli Yamaha Motor N-max di Ponerogo