EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
PENERAPAN TEKNIK BERCAKAP-CAKAP PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HALUSINASI Di RSUD Dr. Harjono S Ponorogo
Hallucinatory sensory perception disorder is one of the main symptoms in clients with schizophrenia mental disorder. Hallucinations that are not treated appropriately can affect the client's social response and cognitive function. The purpose of this study was to determine the effectiveness of talk therapy in reducing hallucinations in schizophrenia patients at Wijaya Kusuma Ward, RSUD dr. Harjono S. Ponorogo.
The method used was a case study with a nursing care approach, including assessment, diagnosis, implementation, and evaluation. The intervention provided was talk therapy for 7 consecutive days, with each session lasting 60 minutes. The instruments used to measure hallucinations were the Auditory Hallucinations Rating Scale (AHRS) and observation sheets.
The results of the implementation showed a decrease in hallucinations in Mrs. N after being given a talking therapy intervention, as indicated by the observation score increasing from 3 (fail) in the pre-test to 11 (pass) in the post-test, as well as a decrease in the AHRS (Auditory Hallucinations Rating Scale) score from 28 (controlling stage) to 11 (comforting stage). The sensory perception disturbance problem (auditory hallucinations) in Mrs. N was resolved on the fifth day.
Conversational therapy has been shown to help clients recognize, control and respond more adaptively to hallucinations. It can be concluded that conversation therapy is an effective intervention in reducing the intensity and impact of hallucinations in patients with mental disorders.
Keywords: hallucinations, sensory perception disorder, conversation therapy, schizophreni
ANALISIS PERBANDINGAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DAN VARIABLE COSTING PADA BATIK MUKTI RAHAYU KABUPATEN MAGETAN
This study aims to examine the comparison in calculating the Cost of Goods Manufactured (COGM) using the full costing and variable costing methods. Determining the cost of production is crucial in running a business, as it requires clear and accurate calculations to assess whether the business is generating profit or experiencing loss. The Cost of Goods Manufactured (COGM) represents the total expenses incurred during the production process, including raw material costs, labor costs, and indirect costs that support production activities. One of the growing Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Magetan Regency in the industrial sector is Batik Mukti Rahayu, which faces challenges in accurately determining its production costs. These issues directly impact the selling price, profit margin, and competitiveness of the business. To address these problems, research was conducted at Batik Mukti Rahayu in July 2025. This study employs a quantitative descriptive approach with data collection techniques such as interviews and documentation. The data obtained were analyzed by calculating the COGM using each method and conducting a comparative analysis. The results indicate that the full costing method produces a higher cost value compared to the variable costing method. This difference is primarily due to the treatment of fixed costs. The full costing method is more suitable for long-term pricing and financial reporting, while the variable costing method is more effective for production evaluation and short-term decision-making. This research provides useful insights for business owners in selecting the most appropriate accounting method according to their operational needs. Additionally, the findings serve as an academic reference for the application of cost calculation methods in small and medium-sized enterprises within the batik industry sector.
Keywords: Cost of Goods Manufactured, Full Costing, Variable Costing, MSMEs, Pricing Strateg
IMPLEMENTASI PENGASUHAN DALAM MENINGKATKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SANTRI LKSA PANTI ASUHAN AR FAKHRUDIN MUHAMMADIYAH PONOROGO
Juhan Tata Sembada. 2025. The Implementation of Parenting in Enhancing the Sense of Responsibility among Students at LKSA Ar Fakhrudin Muhammadiyah Orphanage Ponorogo. Undergraduate Thesis, Department of Islamic Education, Muhammadiyah University of Ponorogo. Advisors: (1) Dr. Syarifan Nurjan, M.A., (2) Afitria Rizkiana, M.Psi., Psychologist.
Care in orphanages plays a crucial role in shaping the character of foster children, particularly in developing responsibility, which is essential for their social and religious life. This study explores how the parenting system at LKSA Ar Fakhrudin Muhammadiyah Orphanage in Ponorogo is implemented to foster students’ sense of responsibility, as well as the challenges and outcomes of the program. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observation, interviews, and documentation involving caregivers and students.
The findings reveal that parenting practices are carried out through modeling, habituation, and personal guidance. These efforts have led to positive changes, such as increased discipline, independence, and responsibility among the students. Although obstacles such as diverse personalities and past traumas exist, caregivers manage these through counseling and training. Overall, the program has been effective in cultivating a sustainable sense of responsibility in the students.
Keywords: parenting, responsibility character, foster students, character education
ASUHAN KEPERAWATAN PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO INFEKSI
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram, BBLR memiliki risiko tinggi terhadap infeksi. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada BBLR yang memiliki masalah keperawatan risiko infeksi.
Metode yang digunakan dengan pendekatan proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada By.A di RSUD dr.Harjono Ponorogo di ruang Teratai (NICU) selama tiga hari pada tanggal 9 Mei 2025 sampai dengan 11 Mei 2025. Dengan diagnosa keperawatan risiko infeksi, dan implementasi pencegahan infeksi.
Dengan hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami berat badan lahir By. A adalah 1.950 gram, dan saat pemeriksaan diperoleh berat badan 2.400 gram, usia kehamilan saat persalinan kurang dari 37 minggu terindikadi karena KPD dan hasil pemeriksaan lab: Neutrofil rendah, Monosit tinggi. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan adalah Risiko infeksi dibuktikan dengan ketidakadekuatan pertahanan tubuh primer kerusakan intregritas kulit , ketuban pecah sebelum waktunya dan sekunder leukopenia. Implementasi keperawatan dilakukan selama 3 hari. Implementasi utama berupa pencegahan infeksi, setelah dilakukan tidakan ditemukan hasil infeksi tidak terjadi.
Kata kunci: BBLR, Risiko Infeksi, Asuhan keperawatan, Pencegahan infeksi
IMPLEMENTASI ALGORITMA FIRST IN FIRST OUT (FIFO) DALAM SISTEM MANAJEMEN STOK BARANG TOKO KELONTONG BERBASIS WEB
Penelitian ini membahas terkait bagaimana implementasi algoritma First In First Out (FIFO) dalam sistem manajemen stok barang berbasis web. Pengelolaan stok yang efektif merupakan elemen krusial dalam menjaga ketersediaan barang dan efisiensi operasional pada toko kelontong. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem manajemen stok berbasis web dengan menerapkan algoritma First In First Out (FIFO) guna mempermudah proses pencatatan barang masuk dan keluar. Metodologi pengembangan sistem dilakukan melalui pendekatan waterfall, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian menggunakan metode white box. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menerapkan algoritma FIFO secara tepat, di mana barang yang pertama kali masuk akan menjadi yang pertama keluar, sehingga mendukung akurasi pencatatan dan mencegah penumpukan stok kadaluarsa. Sistem ini juga dilengkapi dengan antarmuka pengguna yang sederhana dan mudah dioperasikan, serta fitur analisis dan rekomendasi untuk membantu admin dalam pengambilan keputusan terkait restock dan rotasi produk. Berdasarkan hasil pengujian, logika FIFO berjalan sesuai dengan rancangan, dan sistem dinilai efektif sebagai solusi digital bagi pelaku UMKM dalam mengelola stok secara efisien, otomatis, dan terstruktur
INTERVENSI ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN MOTIVASI PRESTASI AKADEMIK REMAJA DI KOMUNITAS SANG MUSAFIR PONOROGO
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi prestasi akademik remaja yang disebabkan oleh berbagai tantangan perkembangan masa remaja, termasuk perubahan emosional, sosial, dan lingkungan, serta lemahnya dukungan atau intervensi dari orang tua. Remaja di Komunitas Sang Musafir Ponorogo, yang berasal dari luar daerah dan menghadapi tantangan adaptasi serta tekanan lingkungan baru, menunjukkan gejala-gejala seperti bolos sekolah, kurang semangat belajar, dan perilaku menyimpang seperti merokok di lingkungan sekolah. Fenomena ini mencerminkan kurang optimalnya peran orang tua dalam memberikan bimbingan, dukungan, dan motivasi yang diperlukan untuk menunjang prestasi akademik anak. Oleh karena itu, perlu diteliti bagaimana intervensi orang tua dapat berperan dalam menumbuhkan kembali motivasi prestasi akademik remaja, khususnya di lingkungan komunitas tersebut.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bentuk-bentuk intervensi orang tua dalam menumbuhkan motivasi prestasi akademik remaja di komunitas sang musafir ponorogo. Kemudian dalam penelitian ini juga menjelaskan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat orang tua dalam memberikan intervensi kepada remaja di komunitas sang musafir ponorogo. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif telah digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai data penguat untuk menjawab dua fokus penelitian.
Penelitian ini menemukan bahwa bentuk intervensi orang tua meliputi membimbing kegiatan belajar anak, memberikan motivasi dengan bentuk nasehat, dan memberikan dukungan dengan memberikan hadiah kecil, seperti memberikan tambahan uang jajan. Selanjutnya penelitian ini mengungkapkan adanya faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi orang tua dalam menumbuhkan motivasi prestasi akademik. Faktor pendukung yang ditemui meliputi komunikasi terbuka, kedekatan emosional antara anak dengan orang tua, pola asuh demokratis, serta peran aktif orang tua dalam kehidupan sehari-hari anak. Sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan ekonomi, kurangnya waktu luang orang tua, sikap remaja yang sulit diatur, serta tantangan dalam mengontrol penggunaan media sosial. Intervensi orang tua dan anggota keluarga, melalui pengawasan, motivasi verbal, dan perhatian emosional, terbukti berdampak positif terhadap peningkatan motivasi dan prestasi akademik remaja. Dukungan ini tidak hanya mengubah perilaku belajar, tetapi juga membentuk kesadaran diri, kedisiplinan, dan hubungan sosial yang lebih baik. Keterlibatan keluarga menjadi faktor kunci dalam menunjang perkembangan akademik remaja, khususnya di Komunitas Sang Musafir Ponorogo
ANALISIS YURIDIS NORMATIF TERHADAP SANKSI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ANAK
Tindak pidana perdagangan anak merupakan pelanggaran berat terhadap hak
asasi manusia dan memerlukan penegakan hukum yang tegas. Darisudut pandang
hukum dan normatif, investigasi hukuman pidana untuk tindak pidana ini
dilakukan dengan menganalisis peraturan perundang-undangan yang ada di
Indonesia, termasuk Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-Undang Nomor
35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengevaluasi seberapa baik kesesuaian norma hukum yang ada dengan
penerapan hukuman pidana terhadap pelaku perdagangan anak, serta menilai
efektivitas hukuman tersebut dalam memberikan efek jera dan memastikan
perlindungan yang komprehensif bagi korban. Selain itu, analisis ini juga
mengulas berbagai jenis kejahatan perdagangan anak, termasuk eksploitasi
seksual, kerja paksa, dan penjualan organ tubuh, yang pada kenyataannya
semakin rumit.
Di bidang penegakan hukum, tesis ini menggarisbawahi berbagai tantangan
yang muncul dalam proses pembuktian, kurangnya kolaborasi antara aparat
penegak hukum, dan masih belum optimalnya perlindungan terhadap korban
anak. Studi ini menemukan bahwa meskipun hukum pidana telah dibuat dengan
cukup ketat, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala baik dari sisi
teknis maupun struktural, ada kebutuhan untuk memperkuat kerangka hukum,
meningkatkan keterampilan aparat penegak hukum, dan merevisi kebijakan untuk
memastikan bahwa keadilan bagi korban dapat tercapai dan para pelaku
menerima hukuman yang setimpal.
iii
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan hukum normatif harus
diintegrasikan dengan metode empiris dan pencegahan untuk menciptakan sistem
yang efektif dan adil untuk melindungi anak-anak.
Kata Kunci : Perdagangan Anak, Sanksi Pidana, Perlindungan Anak, UndangUndang Nomor 35 Tahun 201
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATISASI AIR CONDITIONING BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK PENGENDALIAN SUHU RUANGAN SECARA OPTIMAL
Penggunaan Air Conditioner (AC) secara manual tanpa mempertimbangkan kondisi ruangan yang sebenarnya seringkali menyebabkan pemborosan energi listrik serta menurunkan efisiensi perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem otomatisasi AC berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengatur suhu ruangan secara cerdas dan responsif. Sistem ini dibangun menggunakan mikrokontroler ESP32, empat sensor suhu DHT22, dua sensor infrared proximity E18-D80NK, dan modul pemancar inframerah yang terhubung melalui aplikasi Blynk. Metode yang digunakan mencakup perancangan dan integrasi antara perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengujian sistem untuk menilai kemampuannya dalam mendeteksi keberadaan orang, memantau suhu di tiap sudut ruangan, dan mengontrol AC secara otomatis. Ketika penghuni terdeteksi, AC akan menyala dan suhu diatur dalam kisaran 23–25°C. Jika terjadi perbedaan suhu antar sisi ruangan, sistem secara otomatis mengaktifkan mode swing guna meratakan distribusi udara. Berdasarkan hasil pengujian, sistem terbukti mampu menurunkan suhu secara bertahap dengan akurasi yang baik dan respons yang cepat terhadap kehadiran penghuni. Aktivasi mode swing juga efektif mengurangi perbedaan suhu antar area ruangan. Selain itu, data suhu dan status sistem dapat dipantau dan dikendalikan secara real-time melalui layar OLED maupun aplikasi Blynk yang terhubung ke internet
MESIN PERONTOK JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TERBARUKAN DILENGKAPI SENSOR LOAD CELL SEBAGAI PENIMBANG BERAT JAGUNG
Sebagaian besar dari penduduk indonesia memiliki mata pencaharian petanidan neagara indonesia sendiri memiliki luas lahan pertanian hingga 7,6 juta hektar sehingga Indonesia diuluki dengan negara agraris. Jagung merupakan tanaman dengan komoditas utama dan merupakan sumber bahan pangan karbohidrat kedua setelah padi. Menrut Badan Pusat Statistika pada tahun 2024 wilayah Jatim menempati posisi pertama dalam memproduksi jagung dengan hasil panen 4,6 juta ton. Penerapan teknologi pada bidang pertanian diniai dapat mempermudah pekerjaan petani secara efisien waktu, tenaga, dan biaya. Penelitian ini mengembangkan sistem kelistrikan berbasis energi terbarukan yang memanfaatkan tenaga surya, dilengkapi sistem penimbangan berbasis load cell pada mesin perontok jagung. Inovasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi proses pemipilan jagung yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual atau menggunakan mesin berbahan bakar solar, yang cenderung boros energi dan kurang ramah lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa panel surya pada mesin mampu menghasilkan daya rata-rata 47,98 W. Sistem penimbangan memiliki tingkat akurasi yang baik, dengan selisih pengukuran rata-rata 0,27 kg dengan timbangan komersial. Proses pemipilan jagung berjalan efektif dengan batasan tertentu, dengan tingkat keberhasilan 96.24% untuk jagung berukuran besar. Dengan demikian, sistem kelistrikan pada mesin perontok jagung ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga membantu petani mengelola hasil panen efisien waktu, tenaga, ramah lingkungan, dan berkelanjutan
PEMBERDAYAAN WARGA DISABILITAS INTELEKTUAL MELALUI BATIK CIPRAT GUNA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG PONOROGO
masyarakat tunagrahita diberdayakan melalui program pelatihan keterampilan batik ciprat. Program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan bakat serta meningkatkan kesejahteraan mereka, di mana meskipun memiliki keterbatasan, mereka mampu menghasilkan karya yang sangat diminati oleh banyak orang dari berbagai kalanga