EPrints UMPO
Not a member yet
12467 research outputs found
Sort by
Strategi Kebijakan Peningkatan Kinerja Perangkat Desa dalam memberikan Pelayanan Kepada Masyarakat Desa Jerukgulung Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun
Penelitian ini membahas strategi kebijakan dalam meningkatkan kinerja perangkat desa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Fokus kajian terletak pada efektivitas peran perangkat desa, kualitas pelayanan publik, serta implementasi kebijakan yang mendukung peningkatan kinerja aparatur desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi penggunaan teknologi informasi, serta penguatan koordinasi antarperangkat desa menjadi faktor utama dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI BERBASIS ARTICULATE STORYLINE 3 UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 MAGETAN
ABSTRAK
Pujianto, Sentot. 2025. Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Articulate Storyline untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMA Negeri 3 Magetan. Tesis, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing: (1) Dr. Anip Dwi Saputro, M.Pd (2) Dr. AB Musyafa’ Fathoni, M.PdI
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Articulate Storyline 3, Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Motivasi Belajar, Hasil Belajar.
Pengembangan media pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi yang pesat serta kebutuhan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran agar lebih bermakna dan menarik. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sendiri bertujuan untuk membentuk keseimbangan antara aspek iman, islam, dan ihsan dalam kehidupan peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran Articulate Storyline 3 dalam meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas XI SMA Negeri 3 Magetan 1 ; dan (2) mengevaluasi efektivitas media tersebut dalam pembelajaran guna meningkatkan motivasi dan pencapaian belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 3 Magetan Tahun Ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran Articulate Storyline 3 dinilai layak digunakan dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti untuk meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 3 Magetan berdasarkan hasil validasi ahli media menunjukkan hasil 95,19 % dengan kategori sangat layak dan hasil validasi ahli materi menunjukkan hasil 95,54 % dengan kategori sangat layak (2) media ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar berdasarkan hasil angket motivasi siswa selama mengikuti pembelajaran dengan media articulate storyline menunjukkan hasil 85,4 % dengan kategori sangat memotivasi (3) efektivitas media pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa diukur melalui pre-test dan post-test, diperoleh hasil signifikansinya lebih kecil dari tingkat kesalahan yang diterima (5%) 0,05 0,000 < 0,05 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 efektif dalam upaya meningkatkan Motivasi dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam
PERAN OTORITAS KARISMATIK KIAI DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KEAGAMAAN SANTRI DI ERA MODERN (Studi Kasus pada Pesantren Nurul Hidayah, Berau, Kalimantan Timur)
ABSTRACT
Ahmad Fatahillah Jurjani. 2025. The Role of Kiai’s Charismatic Authority in Shaping Santri’s Religious Identity in the Modern Era: A Qualitative Case Study at Nurul Hidayah Pesantren, Berau, East Kalimantan. Master’s Thesis, Postgraduate Program, Muhammadiyah University of Ponorogo, Indonesia.
Supervisors: (1) Dr. Syarifan Nurjan, M.A. (2) Dr. Muh. Tajab, M.A.
Keywords: Charismatic Authority, Kiai, Religious Identity, Santri, Pesantren, Digital Era, Modernization, Nurul Hidayah.
Social change and digital technology have posed new challenges to the charismatic authority of kiai (Islamic clerics) in Indonesia’s pesantren (Islamic boarding school) tradition. This research addresses concerns over religious authority disruption, where santri (students) now rely on both kiai and digital religious content for knowledge acquisition. Nurul Hidayah Pesantren in Berau, East Kalimantan, was chosen as the case study due to its position outside the Javanese pesantren heartland and within a multicultural environment. This study examines the charismatic authority of kiais in shaping santris religious identity in the modern era and explores the strategies they use to adapt to digitalization.
This study adopted a qualitative case study approach. Data were collected through participatory observations, in-depth interviews, and documentation of educational activities in the pesantren. The research subjects included kiai, santri, teachers, and administrators involved in religious identity formation. Data analysis was conducted through reduction, categorization, and thematic interpretation, using theoretical frameworks of Max Weber's charismatic authority, Milton Rokeach's value internalization, and Anthony Giddens' reflexive modernity.
The findings show that kiai's charismatic authority remains central to shaping santri's religious identity through exemplary conduct, classical text instruction, and strong emotional bonds. Digital disruption has affected santri's religious consumption patterns, making them more pluralistic in nature. Kiai at Pesantren Nurul Hidayah respond through adaptive strategies including technological integration and renewed preaching methods. Santri maintain reverence for their kiai while exploring online religious sources. This study recommends strengthening value-based digital literacy and preserving pesantren traditions to maintain the Kiai’s charismatic authority in the modern era
ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY A MULAI KEHAMILAN SAMPAI KELUARGA BERENCANA DI TPMB NURUL HIDAYAH, S.ST., Keb JAMBON PONOROGO
Adolescent pregnancy, particularly unwanted pregnancy outside of marriage, is categorized as a high-risk condition requiring intensive monitoring. Continuity of Care (CoC) in midwifery is a comprehensive and holistic approach that encompasses antenatal, intrapartum, postpartum, newborn care, and family planning services. This model emphasizes an ongoing professional relationship between the midwife and the client, aiming to improve service quality, facilitate early detection of complications, and provide continuous emotional support and education.
This case study report describes the implementation of Continuity of Care for Mrs. A, a 19-year-old adolescent with a high-risk pregnancy, using the midwifery management approach. Data collection methods included interviews, observations, physical examinations, documentation, and interventions documented through the SOAP format.
Throughout two antenatal visits, Mrs. A’s condition remained stable despite her high-risk status. False contractions were managed through health education, adequate rest, hydration, and relaxation techniques. Labor was monitored closely and proceeded physiologically; however, shoulder dystocia occurred due to disproportion between the estimated fetal weight and the actual birth weight. The complication was successfully managed using the McRoberts maneuver. On July 19, 2024, at 07:40 AM, a male infant was delivered spontaneously, weighing 4000 grams, measuring 50 cm in length, and presenting with severe asphyxia (Apgar score at 1 minute: 2). Immediate resuscitation was performed, followed by early initiation of breastfeeding (EIBF), administration of vitamin K1, hepatitis B immunization, and intensive monitoring. The newborn received one hour of uninterrupted skin-to-skin contact, which, along with early breastfeeding, supported recovery.
During the postpartum period, breastfeeding difficulties were addressed through oxytocin massage and continued breastfeeding education. Perineal wounds healed without complications, and the infant’s growth was appropriate for age. Continuous education was provided regarding umbilical cord care, neonatal danger signs, and exclusive breastfeeding. Routine follow-up visits supported optimal growth and development, ensured exclusive breastfeeding, and promoted timely immunization. On the fourth visit, Mrs. A chose implant contraception during a family planning outreach program. She reported no complaints and was counseled on possible side effects, which do not interfere with breast milk production.
The findings of this case study indicate that the application of Continuity of Care is effective in the comprehensive management of high-risk pregnancies, facilitating early detection of complications, timely interventions, and continuous health education, ultimately contributing to optimal maternal and neonatal outcomes
Peran Pengurus Masjid Kampus Dalam Peningkatan Literasi Digital Keagamaan (Studi Kasus di Masjid Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Masjid Universitas Darussalam Gontor)
ABSTRAK
Tsamrotul Fikriyyah, “Peran Pengurus Masjid Kampus Dalam Peningkatan Literasi Digital Keagamaan (Studi Kasus di Masjid Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Masjid Universitas Darussalam Gontor).” Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Muslih, MA. (2) Dr. Sudarmadi, M.Ag.
Kata kunci: literasi digital keagamaan, dakwah digital, masjid kampus.
Penelitian ini Menggambarkan tentang upaya peningkatan literasi digital keagamaan dalam kegiatan di masjid kampus Al Manar umpo dan masjid kampus universitas Darussalam gontor. Serta Menjelaskan tentang kebermaknaan kegiatan dalam peningkatan literasi digital di masjid kampus Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Masjid Kampus Universitas Darussalam Gontor.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran komprehensif tentang dinamika pengelolaan literasi digital oleh pengurus masjid dan partisipasi mahasiswa di dalam kegiatan peningkatan literasi digital keagamaan di masjid kampus Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo, dan masjid kampus Universitas Darussalam Gontor.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengurus masjid berperan strategis tidak hanya sebagai fasilitator akses teknologi digital dan kurator konten keagamaan daring yang kredibel, tetapi juga sebagai pelaksana program pelatihan dan lokakarya literasi media sosial. Mahasiswa dilibatkan aktif sebagai produsen konten dakwah yang kreatif dan kritis, memperkuat ekosistem digital keagamaan yang inklusif dan adaptif. Kendati demikian, terdapat tantangan berupa kesenjangan antara konsumsi konten dan partisipasi sosial nyata mahasiswa dalam kegiatan masjid. Kebermaknaan kegiatan literasi digital ini terletak pada fungsinya sebagai instrumen transformatif yang membangun karakter religius, kecakapan etika digital, dan kesadaran sosial, sekaligus menjadikan masjid kampus sebagai pusat dakwah digital yang mampu menjawab tantangan diseminasi informasi di era digital. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi dakwah dan pemberdayaan literasi digital keagamaan di lingkungan akademik yang dinamis dan kontekstual
PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MEMBENTUK GENERASI ISLAMI SANTRIWATI PONDOK PESANTREN “WALI SONGO” NGABAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam membentuk generasi Islami di kalangan santriwati Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar. Fokus utama penelitian meliputi tiga aspek pokok pendidikan Islam, yaitu akidah, ibadah, dan akhlak, serta bagaimana implementasi nilai-nilai tersebut melalui program pendidikan dan kegiatan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai akidah, ibadah, dan akhlak dilakukan secara terstruktur melalui kurikulum formal, pembiasaan harian, keteladanan para ustadzah, serta lingkungan pesantren yang kondusif. Pendidikan akidah menanamkan pemahaman tauhid yang kuat; pendidikan ibadah membentuk kedisiplinan dan keikhlasan dalam beramal; sedangkan pendidikan akhlak membentuk karakter santriwati yang santun, jujur, dan bertanggung jawab. Implikasi dari penanaman nilai-nilai tersebut tampak dalam sikap, kebiasaan, serta semangat keagamaan santriwati yang terus berkembang ke arah positif. Penelitian ini merekomendasikan agar upaya penanaman nilai-nilai agama Islam terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara keluarga, pesantren, dan masyarakat guna mencetak generasi muslimah yang tangguh secara spiritual, intelektual, dan sosial
STRATEGI PENANAMAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI RUMAH QUR’AN AZZAHRA KOTA MAKASSAR
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi penanaman nilai-nilai Islam serta peran guru dan orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini di Rumah Qur’an Azzahra Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terstruktur, dan dokumentasi terhadap 30 responden yang terdiri atas 10 guru, 10 orang tua, dan 10 santri berusia 4–7 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, cerita Islami, penguatan positif, dan teguran lembut. Guru dan orang tua membentuk sinergi yang kuat melalui komunikasi aktif, pembagian peran yang jelas, dan penguatan nilai di rumah. Program ini berdampak nyata terhadap nilai-nilai Islami pada anak santri berusia dini di Rumah Qur’an Azzahra. Nilai-nilai Islam yang diinternalisasikan tersebut meliputi kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, kasih sayang, keteladanan, kepedulian sosial, ketaatan beragama, kemandirian, motivasi dan penghargaan diri, serta ketenangan emosional dalam lingkungan Islami. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan berbasis nilai dan kolaboratif, dengan keterlibatan guru, orang tua, serta anak secara langsung, mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif dalam pendidikan anak usia dini.
Kata kunci: anak usia dini, kolaborasi orang tua, nilai Islam, pendidikan karakter, peran guru
Abstract
This study investigates strategies for instilling Islamic values and examines the roles of teachers and parents in shaping the character of early childhood students at Rumah Qur’an Azzahra, Makassar. Using a descriptive qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews, structured observations, and document analysis involving 30 respondents, 10 teachers, 10 parents, and 10 students aged 4–7 years. The findings indicate that value internalization is achieved through exemplary conduct, habituation, Islamic storytelling, positive reinforcement, and gentle correction. Teachers and parents establish strong collaboration through active communication, clear role division, and consistent reinforcement of values at home. This synergy has produced tangible impacts on the children’s character development, reflected in honesty, discipline, responsibility, compassion, social awareness, religious obedience, independence, motivation, self-worth, and emotional stability within an Islamic environment. The study highlighted that a value-based and collaborative approach, engaging both teachers and families, is highly effective in internalizing Islamic values in early childhood education
PENERAPAN TERAPI PIJAT AKUPRESUR UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI KEPALA PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT DI RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang banyak dijumpai di masyarakat. Hipertensi merupakan silent killer, gejala bervariasi pada tiap individu dan mirip dengan gejala penyakit lainnya. Ditandai dengan adanya gejala nyeri kepala disertai tengkuk terasa berat. Nyeri kepala dikarenakan peningkatan tekanan darah sehingga terjadi penurunan oksigen ke otak yang mengakibatkan metabolisme anaerob dan menghasilkan asam laktat dan akhirnya menstimulasi rangsang nyeri (Murtiono, 2020). Nyeri kepala hipertensi dapat diatasi dengan terapi komplementer sentuhan modalitas / akupresur. Akupresur pada acupoint dapat menurunkan nyeri kepala dan blood pressure pada pasien hipertensi dan dapat dimasukkan dalam rencana perawatan untuk hipertensi. (Lin G.-H, et al, 2016) penelitian yang dilakukan mengatakan tindakan akupresur dapat menurunkan nyeri kepala dan hipertensi. Tujuan: Studi kasus ini untuk mengetahui penerapan terapi pijat akupresur pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri kepala. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengambil satu kasus sebagai unit analisis. Unit analisis adalah klien penderita hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri kepala akut. Metode pengambilan data dilakukan selama 5 hari perawatan di rumah sakit melalui proses keperawatan dimulai dari pengkajian, penegakan diagnosa keperawatan, perencanaan keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Hasil penerapan terapi pijat akupresur pada pasien hipertensi dengan masalah nyeri bisa menurunkan intensitas nyeri secara bertahap. Pada hari ketiga implementasi masalah sudah teratasi sebagian karena kondisi pasien sudah mulai menunjukkan adanya perubahan yang baik. Pada hari kelima implementasi masalah nyeri hampir sudah tidak ada keluhan yang dirasakan pasien
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DENGAN AROMATHERAPY LAVENDER PADA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN ANSIETAS Di RSU Muhammadiyah Ponorogo
ABSTRACT
APPLICATION OF DEEP BREATHING RELAXATION TECHNIQUES USING LAVENDER AROMATHERAPY IN HYPERTENSION PATIENTS WITH ANXIETY NURSING PROBLEMS
AT MUHAMMADIYAH PONOROGO RSU
By
Azhari Abdullah Aziz
Hypertension is still a non-communicable disease problem globally and one of the chronic diseases which cannot be cured and can only be prevented from developing by modifying the risk factors for its occurrence. A person diagnosed with hypertension experiences anxiety or even depression. Anxiety is a subjective feeling of anxious mental tension as a general reaction to the inability to overcome problems and a lack of feeling safe. Non-pharmacological efforts that can be made to overcome this are by practicing breathing relaxation techniques with lavender aromatherapy which contains elements of self-soothing and has the benefit of reducing anxiety, stabilizing high blood pressure, heart rate, metabolic rate, overcoming sleep disorders (insomnia), reducing pain. joints and stress.
This research was conducted on 31 August 2024 – 15 November 2024 in the Darwis Room at RSU Muhammadiyah Ponorogo. The respondent is Mr M with hypertension who is experiencing anxiety nursing problems and will be applying deep breathing relaxation therapy with lavender aromatherapy. Anxiety measurement uses the HARS scale. The collection instrument uses a nursing care format
From the results of Mr M assessment, the patient said he was still dizzy, anxious, scared and uneasy about the illness he was experiencing and the medical treatment that would be carried out. The intervention is the application of deep breathing relaxation therapy with lavender aromatherapy to overcome anxiety. The results of the implementation show that after implementation for 5 consecutive days, the problems that occurred with clients changed for the better, as indicated by a decrease in anxiety levels from a score of 21 (moderate) to a score of 14 (mild). Based on the objective and subjective data available from Mr M, the researcher concluded that the anxiety nursing problem related to the client's hypertension could be reduced. It is hoped that this case study can provide an overview and become a reference in the application of deep breathing relaxation therapy with lavender aromatherapy to treat anxiety in hypertensive patients.
Keywords: Deep breathing relaxation, Lavender Aromatherapy, Hypertension, Anxiet
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, INKLUSI KEUANGAN DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA UMKM (STUDI KASUS PADA UMKM KULINER DI KECAMATAN SLAHUNG)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan dan inovasi produk terhadap kinerja UMKM kuliner di Kecamatan Slahung. Pengujian ini untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner yang didapatkan dari hasil jawaban responden. Objek penelitian ini adalah pelaku UMKM pada sektor kuliner di Kecamatan Slahung. Responden dalam penelitian ini berjumlah 100 pemilik UMKM kuliner di Kecamatan Slahung.
Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan jenis non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan kuesioner yang disebar langsung kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda menggunakan software SPSS versi 25. Analisis regresi linear berganda dalam penelitian ini di uji menggunakan uji kualitas instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji hipotesis.
Hasil pengujian hipotesis pertama yaitu literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM kuliner di Kecamatan Slahung. Pada hipotesis kedua inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM kuliner di Kecamatan Slahung. Pada hipotesis ketiga inovasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinera UMKM kuliner di Kecamatan Slahung.
Kata Kunci : Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Inovasi Produk, Kinerja UMK