Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
    3932 research outputs found

    PENERAPAN SILA-SILA PANCASILA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI GUGUS 1 KAPANEWON PLERET

    No full text
    Muhammad Jamalludin: Penerapan Sila-Sila Pancasila Sebagai Upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Gugus 1 Kapanewon Pleret. skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Alma Ata Yogyakarta, 2024. Penerapan sila-sila Pancasila ini sangat penting dilakukan sekolah dasar yang menerapkan kurikulum merdeka, hal ini mengingat bahwa penguatan profil pelajar Pancasila mempuyai hubungan yang sangat kuat pada sila-sila Pancasila. Tujuan penelitian ini mengetahaui bagaimana penerapan sila-sila Pancasila, factor pendukung dan penghambat serta solusi yang harus dilakukan Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Populasi penelitian ada 3 sekolah dasar di Gugus 1 Kapanewon Pleret yaitu: SD Negeri Brajan, SD Jejeran dan SD Muhammadiyah Wonokromo. Sampel penelitian ini adalah kelas 4 SD Negeri Brajan sebanyak 25 siswa, kelas sebanyak 4 SD Jejeran sebanyak 24 siswa dan kelas 4 SD Muhammadiyah Wonokromo sebanyak 17 siswa. Kesimpulan penelitian ini penerapan sila-sila Pancasila yang dilaksanakan di Gugus 1 Kapanewon pleret belum berjalan maksimal maka masih perlu upaya yang lebih untuk mengaitkan pada penguatan profil pelajar pancasila. Faktor pendukung dalam penerapan ini adalah kepala sekolah, guru dan orang tua, di sisi lain hambatan pada penerapan sila-sila ini terdapat pada siswa sendiri yang kurang paham tentang penerapan sila-sila Pancasila, selain itu siswa lain juga menjadi kendala kerena memberikana pengaruh yang negative. kurangnya sinergitas Antara orang tua dan sekolah. Solusi yang dapat dilakukan sekolah adalah dengan menerapkan metode yang tepat, mengembangkan program yang terkait penerapan sila-sila Pancasila, membuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah. Kata kunci: Sila-Sila Pancasila, Profil Pelajar Pancasila, Sekolah Dasa

    PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI EDPUZZLE UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP IPAS DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    Perkembangan teknologi di indonesia sangatlah pesat dalam pendidikan, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang digunakan dalam pembelajaran ini masih kurang optimal digunakan dalam pembelajaran. Masih kurangnya penguasaan konsep IPAS di kelas sehingga pembelajaranya kurang aktif. Lingkungan belajar yang baik adalah lingkungan yang merangsang siswa untuk belajar, memberikan rasa aman, kepuasan, aktif, untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penguasaan konsep IPAS di sekolah dasar yaitu mengembangkan video pembelajaran berbasis aplikasi edpuzzle. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media video pembelajaran berbasis aplikasi edpuzzle yang layak untuk meningkatkan penguasaan konsep IPAS serta mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap media video pembelajaran berbasis aplikasi edpuzzle untuk meningkatkan penguasaaan konsep IPAS di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah reseach and development (RnD) dengan model penelitian 4D (Define, Design, Develop, Desseminate). Penelitian dan pengembangan ini dilakukan sampai tahap pengembangan. Subjek uji coba pada dalam penelitian ini terdiri dari ahli materi dan ahli media, guru kelas V dan peserta didik kelas V SDN Ngebel Kasihan Bantul. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket kelayakan untuk ahli materi dan ahli media serta angket respon guru dan respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan video pembelajaran menggunakan aplikasi edpuzzle ini menggunakan model 4D yang dibatasi pada tahap pengembangan dengan uji validasi dan revisi. Hasil validasi kelayakan oleh ahli materi mendapatkan nilai rata-rata presentase sebesar 76% dengan kriteria Layak. Sedangkan hasil validasi kelayakan oleh ahli media mendapatkan nilai rata-rata presentase sebesar 75% dengan kriteria Layak. Dari hasil rata-rata presentasi ahli media dan ahli materi layak yang artinya video pembelajaran menggunakan aplikasi edpuzzle ini layak diterapkan dalam pembelajaran. Serta hasil nilai raa-rata presentase dari respon guru adalah 98% dengan kriteria Sangat Baik, dan hasil nilai rata-rata presentase dari respon peserta didik adalah 89,4% sehingga mendapat respon positif, yang artinya media video pembelajaran menggunakan aplikasi edpuzzle tersebut layak di gunakan dalam pembelajaran IPAS. Kata kunci: Video pembelajaran, Edpuzzle, Penguasaan konsep IPA

    IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SKI BERBASIS AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI DI MAN 1 BANTUL

    No full text
    Atikah Salamah Nurfadhilah: Implementasi Pembelajaran SKI Berbasis Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas XI di MAN 1 Bantul. Skripsi.Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Alma Ata,2025. Media pembelajaran satu kesatuan dalam proses pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk memahami pesan dari materi pelajaran. Media audiovisual adalah media yang menstimulus dua indera manusia secara bersamaan yaitu indera penglihat dan indera pendengar. Satu hal yang penting dalam siswa melakukan kegiatan belajar adalah adanya motivasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Hal ini menjadi tugas guru sebagai motivator untuk menyajikan pembelajaran yang dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa agar tercapainya tujuan pembelajaran dengan optimal. Guru mata pelajaran SKI di MAN 1 Bantul menerapkan media audiovisual dan media interaktif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi Pembelajaran SKI Berbasis media audio visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI di MAN 1 Bantul, mendeskripsikan motivasi siswa setelah penerapan media audiovisual pada mata pelajaran SKI di kelas XI MAN 1 Bantul, dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan media audio visual untuk meningkatkan motivasi belajar pada mata pelajaran SKI di kelas XI MAN 1 Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menurut pakar Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini sebagai berikut: Penerapan media audiovisual pada mata pelajaran SKI di kelas XI MAN 1 Bantul didukung dengan sarana prasarana yang memadai. Media audovisual yang dipilih guru untuk diterapkan adalah media video dalam penerapannya melalui 3 tahap yaitu persiapan, pada tahap ini guru membuat rancangan pembelajaran, media yang akan diterapkan, dan persiapan kelas. Pelaksanaan, guru mengkomunikasikan tujuan pembelajaran, materi, dan media yang akan diterapkan. Menerapkan video sebagai media untuk memberikan motivasi pada siswa. Tindak lanjut atau evaluasi, guru memberi penguatan terhadap materi, dan menentukan tindakan selanjutnya. Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di kelas XI MAN 1 Bantul menunjukan gairah belajar siswa tinggi, tumbuhnya semangat belajar, tumbuhnya kemandirian belajar siswa. Faktor pendukung dalam penerapan media ini adalah sarana prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah tidak semua materi pelajaran dapat di audiovisualkan, kecerdasan siswa yang berbeda jurusan agama, ipa dan ips. Kunci: Media Pembelajaran, Media Audio Visual, Motivasi Belajar, Pembelajaran SK

    PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PASIEN Tn. E DENGAN NYERI AKUT POST OPERASI URETEROLITHOTOMY DEXTRA DI BANGSAL MENOREH LOR RSUD WATES KULON PROGO YOGYAKARTA

    No full text
    Latar Belakang : Prosedur pembedahan Ureterolithotomy dapat menimbulkan ketidaknyamanan, seperti rasa sakit dan reaksi tubuh terhadap trauma akibat operasi. Setelah operasi, pasien sering mengalami keluhan nyeri yang dapat menghambat proses penyembuhan. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi rasa nyeri adalah dengan menggunakan teknik relaksasi napas dalam. Tujuan : Untuk menilai efektivitas teknik relaksasi napas dalam, dalam mengurangi intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ureterolithotomy dextra di Bangsal Bedah Menoreh Lor RSUD Wates Kulon Progo Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif analitik. Subjek penelitian berjumlah 1 (satu orang) dengan pasien post-ureterolithotomy dekstra yang dirawat inap selama 3 (tiga) hari di Ruang Bangsal Manoreh Lor RSUD Wates, Kulon Progo. Hasil : Setelah diberikan intervensi teknik relaksasi napas dalam selama tiga hari, skala nyeri pasien mengalami penurunan dari angka 5 menjadi 3, berdasarkan pengukuran menggunakan skala nyeri numerik. Pada hari pertama penerapan terapi teknik relaksasi napas dalam tidak ada penurunan intensitas nyeri pada pasien. Akan tetapi pada hari kedua dan ketiga penerapan terapi teknik relaksasi napas dalam terdapat penurunan intensitas nyeri pasien post operasi ureterolithotomy. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien post-ureterolithotomy dekstra. Intervensi ini dapat menjadi salah satu pilihan terapi nonfarmakologi dalam manajemen nyeri pasca operasi. Keywords: Ureterolithotomy dextra, Teknik relaksasi napas dalam, manajemen nyer

    PENERAPAN TEKNIK PURSED LIP BREAHTING UNTUK MENGURANGI SESAK NAPAS PADA AN.A DENGAN ASMA BRONKIAL DI RUANG DAHLIA RSUD dr. TJITROWARDOJO PURWOREJO

    No full text
    Latar Belakang : Asma bronkial merupakan penyakit kronis saluran pernapasan yang ditandai dengan obstruksi jalan napas yang reversibel dan menyebabkan pola napas tidak efektif. Salah satu teknik non-farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pernapasan pada pasien asma bronkial adalah teknik Pursed Lip Breathing. Teknik ini bermanfaat untuk memperlambat laju pernapasan, meningkatkan ventilasi alveolar, serta mengurangi sesak napas. Tujuan: Untuk mengetahui penerapan teknik Pursed Lip Breathing pada An. A dengan diagnosis keperawatan pola napas tidak efektif akibat asma bronkial di Ruang Dahlia RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Metode: Desain yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian adalah satu pasien An.A yang didiagnosis asma bronkial dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif. Intervensi dilakukan dengan pemberian teknik Pursed Lip Breathing sebanyak 2 kali sehari selama 3 hari, teknik ini dilakukan dengan menarik napas perlahan melalui hidung selama 2–3 detik, menahan napas 1–2 detik, lalu menghembuskan perlahan melalui bibir yang mengerucut selama 4–6 detik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik dan data rekam medis. Hasil: Setelah dilakukan teknik Pursed Lip Breathing selama tiga hari, terjadi perubahan yang signifikan pada frekuensi respirasi pasien. Frekuensi napas An.A menurun dari 34x/menit menjadi 22x/menit. Pasien juga menunjukkan penurunan sesak napas dan pernapasan menjadi lebih teratur. Kesimpulan: Penerapan teknik Pursed Lip Breathing efektif dalam membantu mengurangi gangguan pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkial. Teknik ini dapat menjadi bagian penting dalam intervensi keperawatan non-farmakologis untuk meningkatkan status respirasi pasien. Kata Kunci: Asma Bronkial, Pursed Lip Breathing, Respiratory Rat

    PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA GLOBALISASI DI SMK NEGERI 1 SEWON BANTUL YOGYAKARTA

    No full text
    Rika Astuti: Penggunaan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Era Globalisasi Di SMK Negeri 1 Sewon Bantul Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), serta untuk mengidentifikasi jenis media yang digunakan dan faktor pendukung serta penghambat efektivitasnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Menggunakan sebuah metode untuk mengetahui bahwa data yang diperoleh valid, di sini peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran seperti video, PowerPoint, kuis, dan game edukatif digunakan secara aktif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran PAI. Faktor pendukung utama adalah ketersediaan perangkat digital seperti smartphone dan kreativitas guru. Sementara itu, hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan akses internet dan kesiapan guru dalam menyiapkan media yang tepat. Penggunaan media pembelajaran yang tepat terbukti dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendorong siswa lebih aktif dalam memahami serta menginternalisasi nilai-nilai Islam di tengah tantangan globalisasi. Diskusi dalam penelitian ini mengacu pada penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis teknologi, seperti video dan aplikasi interaktif, dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian sebelumnya juga mengidentifikasi kendala seperti keterbatasan akses internet dan kesiapan guru dalam menggunakan media yang tepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih efektif di era globalisasi. Kata kunci: Media Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Era Globalisasi, Efeketivitas Pembelajaran, SMK Negeri 1 Sewon

    PENGARUH KOMBINASI GLUKOMANAN PORANG (Amorphophallus oncophyllus) DAN EKSTRAK ETANOL KEJI BELING (Strobilanthes crispus) TERHADAP KADAR INSULIN DARAH TIKUS (Rattus norvegicus) YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN

    No full text
    Latar belakang : Diabetes melitus adalah penyakit metabolit yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin. Salah satu tujuan terapi diabetes adalah untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pengendalian glukosa darah melalui penggunaan obat oral termasuk insulin. Kandungan serat Glukomanan (Amorphophallus oncophyllus) dan antioksidan pada ekstrak etanol daun keji beling beling (Strobilanthes crispus) memiliki kemampuan untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh kombinasi glukomanan porang (Amorphophallus oncophyllus) dan ekstrak etanol keji beling (Strobilanthes crispus) terhadap kadar insulin darah tikus jantan galur (Rattus norvegicus) yang telah diinduksi streptozotocin. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan Pretest-Posttest With Control Group, Subjek penelitian yaitu tikus jantan galur (Rattus norvegicus) sebanyak 35 ekor yang dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kelompok normal kelompok kontrol negatif dan 5 kelompok variasi dosis glukomanan porang dengan ekstrak etanol keji beling yakni dengan dosis 0:60, 4:45, 8:30, 12:15 dan 16:0 mg/200gBB, kemudian diinduksi 3 hari, setelah induksi tikus diberikan kombinasi glukomanan porang dan ekstrak etanol keji beling selama 1h4 hari. Tikus dipelihara dalam kandang kelompok dan diberi pakan AD II. Kadar insulin darah dianalisis dari sampel darah tikus yang diambil dari bagian vena retro-orbitalis sebelum perlakuan, setelah induksi STZ, setelah perlakuan menggunakan metode ELISA kit fine test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan kadar insulin sebelum induksi STZ-NA normal (547,81-553,08 pg/dL) dan menurun setelah induksi STZ-NA (421,71-432,05pg/dL) dan setelah intervensi insulin meningkat (477,59-524,61pg/dL). Kesimpulan: Berdasarkan hasil rerata dapat disimpulkan kombinasi glukomanan porang : ekstrak etanol keji beling rasio 4:45 mg/200gBB paling efektif meningkatkan kadar insulin dengan hasil rerata tertinggi (102,26 pg/dL). Kata kunci : Diabetes Melitus, Glukomanan, Keji Beling, Insulin

    PENGARUH PENGALAMAN NASABAH DAN MANAJEMEN HUBUNGAN NASABAH TERHADAP LOYALITAS NASABAH PT. BPRS SURIYAH CILACAP

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman nasabah dan manajemen hubungan nasabah terhadap loyalitas nasabah pada PT. BPRS Suriyah Cilacap. Dalam era kompetisi industri perbankan yang semakin ketat, loyalitas nasabah menjadi salah satu aspek penting yang dapat memberikan keunggulan kompetitif dan berkesinambungan bisnis bagi lembaga keuangan, termasuk bank syariah. Penelitian ini fokus pada dua variabel utama, yaitu pengalaman nasabah yang mencakup interaksi secara menyeluruh antara nasabah dengan berbagai layanan yang diberikan oleh bank, dan manajemen hubungan nasabag yang mencerminkan upaya bank dalam membina dan memelihara hubungan jangka panjang yang baik dengan para nasabah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, yang bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan dan pengaruh antarvariabel. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 reponden nasabah aktif PT. BPRS Suriyah Cilacap, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Untuk memastikan kualitas data, dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier berganda guna mengetahui pengaruh variabel bebas, yaitu pengalaman nasabah dan manajemen hubungan nasabah, terhadap variabel terikat, yaitu loyalitas nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pengalaman nasabah maupun manajemen hubungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini berarti semakin baik pengalaman nasabah yang dirasakan dalam berinteraksi dengan layanan bank serta semakin optimal strategi manajemen hubungan yang dijalankan bank, maka semakin tinggi pula loyalitas nasabah terhadap PT. BPRS Suriyah Cilacap. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan bank syariah, khususnya dalam merancang strategi pennigkatan loyalitas nasabah melalui penguatan pengalaman nasabah dan manajemen hubungan nasabah yang efektif. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang ingin menkaji loyalitas nasabah dalam konteks perbankan syariah atau lembaga keuangan lainnya. Kata Kunci: pengalaman nasabah, manajemen hubungan nasabah, loyalitas nasabah, BPRS, bank syaria

    PENGARUH PENGETAHUAN NASABAH, KUALITAS LAYANAN, DAN TEKNOLOGI SELF-SERVICE TERHADAP KEPUASAN NASABAH BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan nasabah, kualitas layanan, dan teknologi self-service terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan nasabah BSI di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan SPSS versi 22, degan analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Setelah data diperoleh dan dilakukan pengujian penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengetahuan nasabah, kualitas layanan, dan teknologi self-service masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hal ini dibuktikan melalui nilai koefisien regresi masing-masing variabel yaitu 0,268 untuk pengetahuan nasabah, 0,206 untuk kualitas layanan, dan 0,386 untuk teknologi self-service, dengan nilai signifikansi masing-masing < 0,05 yang berarti secara statistik signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah, berdasarkan nilai signifikansi sebesar 0,000. Kata Kunci: Pengetahuan Nasabah, Kualitas Layanan, Teknologi Self-Service, Kepuasan Nasabah, Bank Syariah Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakart

    ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DENGAN RESIKO TINGGI USIA <20 TAHUN DAN ANEMIA RINGAN DI PUSKESMAS SAMIGALUH I KULON PROGO

    No full text
    Latar Belakang : Kehamilan remaja merupakan masalah kesehatan global, dengan 95% kasus terjadi di negara berkembang. Indonesia menempati peringkat ketiga dunia, dengan angka 48 per 1.000 remaja perempuan usia 15–19 tahun, dan 46,9% di antaranya pernah melahirkan. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), angka kehamilan remaja mengalami fluktuasi dalam tiga tahun terakhir, dan Kabupaten Kulon Progo menjadi salah satu penyumbang kasus dengan distribusi terbanyak pada kelompok usia 18 tahun. Kehamilan usia <20 tahun tentunya memiliki berbagai dampak dan resiko yang ditimbulkan seperti perdarahan, anemia, infeksi postpartum, abortus, dan preeklampsia. Secara global prevalensinya mencapai 29,9%, dan di Asia mencapai 49,4%. Di Indonesia, 40% ibu hamil mengalami anemia, terutama pada usia 15–24 tahun. Di DIY, prevalensi anemia terus meningkat, dengan Kulon Progo mencapai angka 15,82% pada tahun 2020. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehamilan remaja dan anemia pada ibu hamil masih menjadi permasalahan serius yang memerlukan perhatian, terutama melalui edukasi, pencegahan, serta peningkatan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, studi kasus ini dilakukan untuk memberikan asuhan kebidanan secara menyeluruh bagi ibu hamil usia <20 tahun dan anemia di Puskesmas Samigaluh I, Kulon Progo. Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari ibu hamil, bersalin, nifas, BBL, hingga konseling pemilihan alat kontrasepsi. Metode : Metode yang digunakan dalam studi kasus adalah deskriptif dengan cara peneliti melakukan survei kepada responden melalui wawancara, observasi, dan pemberian penatalaksanaan asuhan kebidanan komprehensif atau COC (Continuity Of Care). Hasil : Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. N umur <20 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Samigaluh 1 di berikan mulai sejak usia kehamilan 35 minggu sampai dengan perencanaan KB. Selama kehamilan Ny. N mengalami anemia ringan, pada persalinan dilakukan induksi, bayi baru lahir dengan normal, dan nifas normal dengan KB Kondom. Pada asuhan yang diberikan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik. Kesimpulan : Berdasarkan asuhan yang dilakukan, masa kehamilan dengan anemia ringan, bersalin dengan pervaginam dengan induksi oksitosin, masa nifas berlangsung dengan fisiologis, bayi baru lahir fisiologis, dan asuhan KB berhasil Ny. N menggunakan Akseptor KB Kondom. Kata Kunci : asuhan kebidanan komprehensif, resiko tinggi umur <20 tahu

    3,648

    full texts

    3,932

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇