Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
3932 research outputs found
Sort by
EFEKTIFITAS METODE HAFALAN ALFIYAH IBNU MALIK DENGAN METODE BANDONGAN DAN SOROGAN DALAM PEMBELAJARAN KITAB FATHUL MU’IN
Nadiya Maulida:Efektifitas Metode Hafalan Alfiyah Ibnu Malik Dengan MetodeBandongan Dan Sorogan Dalam Pembelajaran Kitab Fathul Mu’in. Tesis.
Yogyakarta: Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan Universitas Alma Ata Yogyakarta, 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode hafalan
Alfiyah Ibnu Malik yang diterapkan melalui metode Bandongan dan Sorogan dalam
pembelajaran Kitab Fathul Mu'in. Metode hafalan Alfiyah Ibnu Malik, yang
merupakan teknik penguasaan materi secara sistematis, dipadukan dengan metodeBandongan, yang mengedepankan pembelajaran kolektif, dan metode Sorogan,
yang lebih individual. Kombinasi kedua metode ini diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman dan kemampuan santri dalam menghafal serta memahami isi kitab.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode hafalan Alfiyah Ibnu Maliksecara efektif melalui kedua pendekatan tersebut memberikan dampak positifterhadap proses pembelajaran, meningkatkan motivasi dan hasil belajar santri.
Kata kunci: Efektivitas, Metode Hafalan, Alfiyah Ibnu Malik, Bandongan,
Sorogan, Pembelajaran, Kitab Fathul Mu'in
UPAYA SEKOLAH DALAM MENANAMKAN NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PESERTA DIDIK DI SD NEGERI KRAPYAK WETAN YOGYAKARTA
Sabila Lutvia Zuhroh: Upaya Sekolah Dalam Menanamkan Nilai Moderasi
Beragama Kepada Peserta Didik Di SD Negeri Krapyak Wetan Yogyakarta:
Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
Universitas Alma Ata Yogyakarta.
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada maraknya fenomena intoleransi,
termasuk dalam lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, siswa, serta tenaga
kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai moderasi
beragama dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu melalui pembelajaran dan
kegiatan di luar kelas. Nilai-nilai yang ditanamkan meliputi cinta tanah air (almuwathanah),
keadilan
(i’tidal),
toleransi
(tasamuh),
dan
anti
kekerasan
(al-la’unf).
Sekolah
mengupayakan
menginternalisasikan
nilai-nilai
tersebut
ke
dalam
kegiatan
rutin,
pembelajaran tematik, diskusi, pembiasaan, serta keteladanan guru. Faktor
pendukung internal meliputi kebijakan kurikulum, sarana prasarana, kerja sama
guru, dan budaya sekolah sementara faktor eksternal mencakup lingkungan
masyarakat yang toleran. Adapun hambatannya meliputi keterbatasan wawasan
guru, minimnya program, keterbatasan anggaran, serta pengaruh negatif media
digital dan pola asuh keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanaman
nilai moderasi beragama di SD Negeri Krapyak Wetan telah diupayakan secara
sistematis, meskipun masih memerlukan penguatan dari berbagai aspek. Upaya ini
penting untuk membentuk karakter siswa yang inklusif, toleran, dan cinta damai
sejak usia dini.
Kata Kunci: Moderasi Beragama, Pendidikan Dasar, Nilai-Nilai Islam, SD
Negeri Krapyak Wetan, Tolerans
PENGARUH E-COMMERCE, DIGITAL PAYMENT, SELF EFFICACY, DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA
Penelitian ini bertujuan yntuk mengethui pengaruh dari variabel e-commerce, digital
payment, self-efficacy dan sistem informasi akuntansi terhadap variabel pengambilan
keputusan berwirausaha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif
asosiatif dengan meenggunakan data primer. Pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan teknik non-propability sampling yaitu purposive sampling dengan
perolehan sampel 123 responden. Teknik pengumpilan data pada penelitian ini
menggunakan instrument kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel
e-commerce dan self-efficacy berpengaruh positif terhadap pengambilan keputusan
berwirausaha, sedangkan variabel digital payment dan system informasi akuntansi
berpengaruh negatif terhadap pengambilan keputusan berwirausaha.
Kata Kunci : E-Commercei, Digital Payment, Self-Efficacy, Sistem Informasi
Akuntansi, Pengamilan Keputusan Berwirausah
PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN JENIS MAKANAN UNTUK PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA SISWA SMA DAN SMK YANG OBESITAS
Latar Belakang : Obesitas adalah suatu kondisi dimana terjadi akumulasi
lemak yang berlebihan didalam tubuh. Kondisi ini terjadi ketika asupan
energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi melebihi jumlah energi
yang dibakar oleh tubuh melalui aktivitas fisik dan metabolisme.
Ketidakseimbangan ini mengakibatkan penumpukan lemak dalam jumlah
yang signifikan. Obesitas dapat mempengaruhi individu dari segala usia,
termasuk orang dewasa dan anak-anak, dan menjadi perhatian kesehatan
serius karena dapat menimbulkan resiko berbagai penyakit kronis seperti
diabetes, hipertensi, penyakit jantung dan masalah muskuloskeletal.
Tujuan : Mengetahui pengaruh video edukasi terhadap pemilihan jenis
makanan untuk pencegahan diabetes melitus pada siswa SMA dan SMK
yang obesitas.
Metode Penelitian : Penelitian ini melibatkan 47 siswa dari usia 15-18
tahun yang terdiri dari 6 sekolah di Kecamatan Mergangsan, D.I.
Yogyakarta untuk mengkaji efektivitas video edukasi dalam meningkatkan
pengetahuan dan sikap tentang pemilihan makanan sehat. Distribusi sampel
dari setiap sekolah ditentukan berdasarkan proporsi jumlah siswa. Analisis
data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, uji t-berpasangan
dan Quasi eksperiment.
Hasil : Hasil analisis bivariat dengan uji wilcoxon, didapatkan nilai p-value
sebesar 0,002 (<0,05) yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh
pemberian video edukasi terhadap pengetahuan pemilihan jenis makanan
dalam pencegahan diabetes melitus.
Kesimpulan : There is an influence on the level of knowledge of food types
before and after being given educational videos.
Kata kunci : Tingkat pengetahuan jenis makanan, diabetes melitus, obesitas
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN GENERASI Z (STUDI KASUS PADA BISNIS SOUVENIR BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan yang di
terapkan pada Bisnis Souvenir Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta serta
dampaknya terhadap kinerja karyawan yang berasal dari generasi Z. penelitian ini
menggunakan metode kualitatif studi kasus data dikumpulkan melalui wawancara
semi terstruktur, observasi, dokumentasi terhadap pimpinan , HRD, dan karyawan
generasi Z. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gaya kepemimpinan
transaksional merupakan yang paling dominan di terapkan, yang dimana pemimpin
memberikan penghargaan atas kinerja yang telah di capai. Gaya kepemimpinan
transaksional memberikan dampak positif terhadap beberapa indikator kinerja
karyawan, seperti kualitas kerja, kuantitas kerja, ketepatan waktu, efektifitas.
Namun, dampak pada indikator kemandirian dan komitmen masih terbatas. Ada
temuan baru yang menarik bahwa ada gaya kepemimpinan transformasional
sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan. Penelitian
ini menekankan pada pentingnya peran pemimpin dalam memilih gaya
kepemimpinan yang sesuai dengan karakteristik karyawan generasi Z untuk
meningkatkan kinerja secara optimal.
Kata kunci : Gaya kepemimpinan, Kinerja karyawan, Generasi Z
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU HAMIL DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS KEK DI PUSKESMAS PAJANGAN BANTUL
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik (KEK) merupakan kondisi dimana
terjadinya ketidakseimbangan asupan (energy dan protein) asupan nutrisi selama
kehamilan atau bertahun-tahun. Indonesia menempati pada urutan keempat
dengan prevalensi tertinggi KEK terbesar pada ibu hamil pada tahun 2022 yaitu
35.5%. Pravelensi kejadian KEK tertinggi terdapat di Kabupaten Bantul yaitu
35,4%. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, prevalensi ibu
hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Pajangan pada
tahun 2024 berdasarkan 3 Desa yaitu Desa Triwidadi sebesar 11,7%, Desa
Sendangsari 10,6%, Desa Guwosari 15,3%.
Tujuan: Mampu memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil
dengan kekurangan energi kronis dari kehamilan, kehamilan, BBL, nifas, hingga
neonatus, termasuk pemilihan kontrasepsi, dengan pendekatan SOAP dan Varney.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional deskriptif dan
menggunakan pendekatan studi kasus serta menggunakan instrument booklet.
Hasil: Asuhan kebidanan komfrehensif pada Ny. E umur 29 tahun di Wilayah Kerja
Puskesmas Pajangan diberikan mulai sejak usia 29 minggu sampai dengan
perencanaan KB. Selama kehamilan Ny. E mengalami kekurangan energi kronis,
pada persalinan yang mengalami komplikasi KEK, Presbo, Hipertensi Gestational,
Polihidramnion sehingga dilakukan Sectio Caesarea SC, dengan neonatus
fisiologis, nifas dengan KEK dan perencanaan penggunaan KB IUD.
Kesimpulan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan, masa kehamilan dengan
kekurangan energi kronis, presbo, hipertensi gestational, polihidramnion, bersalin
secara Sectio Caesarea, masa nifas berlangsung dengan sehat, neonatus dengan
fisiologis, dan asuhan KB berhasil dilakukan.
Kata Kunci: asuhan kebidanan continuity of care; Kekurangan Energi Kronis;
Kehamila
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA IBU HAMIL NY. B USIA 22 TAHUN DENGAN RIWAYAT KEKURANGAN ENERGI KRONIK DI PMB APPI AMMELIA
Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronik merupakan salah satu kondisi yang
disebabkan adanya ketidak seimbangan terhadap asupan gizi antara energi dengan
protein, sehingga zat gizi yang dibutuhkan pada tubuh tidak terpenuhi.
kekurangan energi kronis (KEK) selama kehamilan merupakan penyebab 40%
kematian ibu di negara-negara berkembang. Indonesia berada diposisi ke empat
terbesar setelah India dengan prevalensi 35,5%. Presentase ibu hamil KEK di DIY
pada tahun 2022 sebesar 11,9%. Kabupaten Bantul tertinggi ketiga dengan
presentase 12,10% Berdasarkan studi pendahuluan di PMB Appi Ammelia
didapatkan data selama 4 bulan terakhir, terdapat ibu hamil dengan KEK dengan
presentase 6,6% dari total 300 ibu hamil.
Tujuan: Mampu memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu
hamil dengan KEK dari masa kehamilan, bersalin, nifas, BBL dan KB sesuai
dengan standar pelayanan kebidanan dengan menggunakan pendekatan dalam
bentuk Varney dan SOAP.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional deskriptif dan
menggunakan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah booklet
Hasil: Hasil asuhan komprehensif kebidanan secara komprehensif yang telah
diberikan pada ibu hamil Ny B usia 22 tahun G1POAOAHO dengan kekurangan
energi kronik tidak ditemukan adanya komplikasi dan masalah baik terhadap ibu
maupun bayi sudah memilih untuk menggunkan alat kontrasepsi suntik 3 bulan.
Kesimpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny
B usia 22 tahun P1AOAH1 tidak ditemukan adanya komplikasi.
Kata Kunci: Asuhan Kebidanan,Kekurangan Energi Kronik, Komprehensi
EFEKTIFITAS KOMPRES HANGAT DENGAN KOMPRES PLESTER TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DENGAN DEMAM DI BANSAL PARKIT RSPAU Dr. SUHARDI HARJOLUKITO YOGYAKARTA
Latar belakang: Penyebab demam umumnya meliputi infeksi (bakteri, virus,
jamur, atau parasit), penyakit autoimun, kanker, atau reaksi terhadap obat-obatan.
Penanganan demam pada anak di rumah sakit terdiri dari dua pendekatan, yaitu
farmakologis yang melibatkan pemberian obat antipiretik untuk menurunkan suhu
tubuh, dan nonfarmakologis yang biasanya dilakukan dengan kompres.
Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas kompres hangat dengan kompres plester
terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan demam.
Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif studi kasus, yaitu dengan
menggunakan rangkaian proses keperawatan pada individu meliputi pengkajian,
diagnosa, intervensi, implementasi serta evaluasi. Subjek penelitian ditentukan
berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta ditetapkan sebanyak 2 (dua)
responden yang memenuhi kriteria untuk kemudian dilakukan penelitian.
Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah termometer digital infrared,
kompres plester plester, set kompres hangat, dan label dokumentasi.
Hasil: Berdasarkan dari telaah sebuah kasus tersebut, ditemukan adanya perbedaan
penurunan suhu tubuh sebelum dilakukan kompres hangat dan kompres plester.
Penurunan suhu tubuh setelah diberikan kompres hangat adalah An. A 2,0oC dan
An. M 1,5oC. Sedangkan rata-rata penurunan suhu tubuh setelah diberikan kompres
plester An. A 1,7oC dan An. M 1,1oC.
Kesimpulan: Kompres hangat lebih efektif untuk menurunkan suhu tubuh anak
demam, dari pada kompres plester.
Kata Kunci; Demam, Kompres Hangat, Kompres Plester
HUBUNGAN RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN RISIKO STUNTING PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN DI PUSKESMAS IMOGIRI 1
Latar belakang : Pada tahun 2022, cakupan ASI eksklusif nasional mencapai
67,96%, sementara di Yogyakarta pada 2023 sebesar 76,3%. Puskesmas Imogiri 1
di Bantul memiliki cakupan 77,6% dan termasuk tiga terendah. Angka stunting
nasional menurun dari 24,4% (2021) menjadi 21,5% (2023). Di Yogyakarta,
stunting turun dari 12,8% (2021) menjadi 10,8% (2022), lalu naik menjadi 10,9%
(2024). ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan stunting.
Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui adanya hubungan pemberian Riwayat ASI
Eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di wilayah Kabupaten
Bantul.
Metode Penelitian : penelitian ini menggunakan metode observasional analitik
dengan rancangan case control. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Imogiri 1
Kabupaten Bantul. Sampel penelitian ini sebanyak 46 anak usia 2-5 tahun. Teknik
pengambilan sampel dengan cara random sampling. Analisa bivariat dengan uji
chi-square. instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder
dengan data yang dibutuhkan adalah Riwayat ASI Eksklusif dengan status Gizi
pada anak usia 2-5 tahun yang di ambil pada bulan November 2024 di puskesmas
imogiri 1.
Hasil Penelitian : dari hasil penelitian ini setelah melalui beberapa proses yang
telah di proses menggunakan software SPSS dengan menggunakan uji chi-square
makan peneliti mendapatkan hasil yang signifikan dengan nilai P-Value 0,000 yang
berarti terdapat hubungan yang signifikan terhadap Riwayat pemberian ASI
Eksklusif dengan kejadian risiko stunting pada anak usia 2-5 tahun di Puskesmas
Imogiri 1. Oleh karena itu ASI menjadi salah satu faktor utama dalam terjadinya
masalah stunting.
Kesimpulan : Pemberian ASI eksklusif memiliki peran yang signifikan dalam
upaya pencegahan stunting pada anak. Berdasarkan data, wilayah dengan tingkat
cakupan ASI eksklusif yang lebih tinggi umumnya memiliki prevalensi stunting
yang lebih rendah. ASI tidak hanya mencukupi kebutuhan nutrisi bayi selama enam
bulan pertama secara optimal, tetapi juga berfungsi melindungi dari infeksi serta
mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh sebab itu, perlu
adanya peningkatan cakupan ASI eksklusif sebagai strategi utama dalam intervensi
gizi masyarakat guna menurunkan angka stunting di Indonesia.
Kata kunci : ASI Eksklusif, Stuntin
Strategi Pembelajaran Ekstrakurikuler TBTQ (Tuntas Baca Tulis Al-Qur’an) Di Kelas III SD Negeri JageranKrapyak Kulon Panggungharjo Sewon Bantul
Sri Rahayu : Strategi Pembelajaran Ekstrakurikuler TBTQ (Tuntas Baca Tulis AlQur’an)
Di
Kelas
III
SD
Negeri
Jageran
Krapyak
Kulon
Panggungharjo
Sewon
Bantul.
Skripsi. Yogyakarta : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu
Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Alma Ata Yogjakarta 2025.
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran dalam
ekstrakurikuler Tahfidz, Baca Tulis Qur'an (TBTQ) yang diterapkan di lembaga
pendidikan, serta dampaknya terhadap pengembangan kemampuan peserta didik
dalam menghafal, membaca, dan menulis Al-Qur'an.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif
dengan menggunakan porposive sampling. Sasaran subjek peneliti adalah wali
kelas, guru pendidikan agama islam dan 4 orang peserta didik. Adapun teknik
pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik
keabsahan data dilakukan melalui tringgulasi. Teknik analisis data digunakan
dengan cara reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang efektif
meliputi penggunaan metode bertahap, teknik hafalan berulang, serta pemanfaatan
teknologi dan media untuk mendukung proses pembelajaran. Selain itu, pendekatan
interaktif dan kolaboratif antara peserta didik juga terbukti meningkatkan motivasi
dan hasil belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang
terstruktur dan variatif sangat berperan dalam menciptakan lingkungan belajar yang
efektif bagi pengembangan kemampuan TBTQ peserta didik.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran Ekstrakurikuler TBT