Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
3932 research outputs found
Sort by
تربية النساء في ضوء القران الكريم و السنة (سورة الاحزاب)
Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti pendidikan perempuan dalam cahaya Al-
Qur’an dan Sunnah melalui kajian analitis terhadap Surah Al-Ahzab, yang memuat
arahan Qur’ani yang jelas bagi perempuan Muslim terkait hijab, kesopanan,
ketaatan, serta peran mereka dalam masyarakat Islam. Penelitian ini berfokus pada
penggalian nilai-nilai pendidikan dari ayat-ayat dalam surah tersebut, dan
mengaitkannya dengan Sunnah Nabi melalui telaah hadis-hadis yang menegaskan
prinsip-prinsip pendidikan tersebut, serta membahas penerapannya dalam
konteks kontemporer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, di mana peneliti
mengumpulkan dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan
pendidikan perempuan, serta menganalisis hadis-hadis yang relevan. Selain itu,
dikaji pula penelitian-penelitian sebelumnya yang membahas topik-topik seperti
hijab, tabarruj (berhias berlebihan), dan pergaulan bebas. Penelitian ini juga
membahas tantangan yang dihadapi oleh perempuan Muslim masa kini, terutama
dengan maraknya fenomena ketidaksopanan dan keterbukaan yang tidak
terkendali, serta peran media dalam memengaruhi perilaku remaja putri, sehingga
menuntut kembalinya pendidikan perempuan kepada ajaran Islam yang benar
berdasarkan pedoman syariat.
Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan dan rekomendasi, antara lain
menekankan pentingnya hijab syar’i sebagai sarana perlindungan dan pemuliaan
perempuan, serta menyoroti peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai Islam
kepada anak perempuan sejak usia dini. Penelitian ini juga menekankan
pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya meniru budaya
asing secara membabi buta.
Selain itu, peneliti merekomendasikan pengembangan kurikulum pendidikan yang
berfokus pada pendidikan perempuan berdasarkan metodologi Islam, dengan
penekanan pada keteladanan dari para shahabiyah dan Ummahatul Mukminin
(semoga Allah meridhai mereka), sebagai contoh dalam kesopanan, kehormatan,
dan ketaatan terhadap perintah Allah.
Kata Kunci: PENDIDIKAN PEREMPUAN, SURAH AL-AHZAB, HIJAB, KESEOPANAN,
SUNNAH, NILAI-NILAI PENDIDIKA
STRATEGI PENANAMAN NILAI IBADAH MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGRI 4 SAMIGALUH KULON PROGO
Pendidikan secara umum adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan untuk mewujudkan
seorang anak menjadi manusia yang berkualitas dari segi jasmani maupun rohani. Di dalam
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional disebutkan
bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik agar
menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. fokus
masalah dalam penelitian ini adalah strategi penanaman nilai ibadah melalui mata pelajaran
pendidikan agama Islam di SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo. Permasalahan yang
terjadi yang menjadi topik penelitian ini Bagaimana penanaman nilai ibadah dalam
pembelajaran PAI di SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo serta, Apa faktor pendukung
dan penghambat penanaman nilai ibadah dalam pembelajaran PAI di SMP Negri 4
Samigaluh Kulon Progo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanaman nilai ibadah
dan faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai ibadah dalam pembelajaran PAI di
SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kualitatif (qualitative research). Penelitian kualitatif ini menggunakan metode penelitian
kualitatif interaktif. Metode kualitatif interaktif merupakan studi yang mendalam
menggunakan teknik pengumpulan data langsung dari orang dalam lingkungan alamiahnya.
Penelitian ini mengumpulkan data dengan langsung bertanya kepada partisipan. Sedangkan
menurut sifatnya, penelitian kualitatif ini bersifat deskriptif, dimana penelitian ini akan
memberikan deskripsi yang kompleks dan arah bagi penelitian selanjutnya. Objek yang
digunakan di SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo. Dengan Subjek penelitian Kepala
Sekolah SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo, Guru PAI SMP Negri 4 Samigaluh Kulon
Progo, Siswa SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo. Pengumpulan data menggunakan
teknik observasi, wawancara, dan studi dokumen. Untuk menguji keabsahan data yang
diperoleh peneliti menggunakan metode triangulasi dan Analisis kasus negatif. Hasil
penelitian ini menyatakan penanaman nilai ibadah dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam (PAI) di SMP Negri 4 Samigaluh Kulon Progo memiliki peran yang vital dalam
membentuk karakter siswa dan memperkuat hubungan mereka dengan nilai-nilai agama
Islam. Guru PAI menggunakan pendekatan holistik dengan berbagai strategi, termasuk
keteladanan, pembiasaan, nasehat, dan hukuman, untuk menginternalisasi nilai-nilai ibadah
dalam kehidupan sehari-hari siswa. Faktor yang mendukung penanaman nilai ibadah dalam
pembelajaran PAI meliputi kompetensi guru yang mendalam tentang ajaran Islam,
penyusunan kurikulum dan materi ajar yang relevan dan praktis, lingkungan sekolah yang
kondusif untuk praktek ibadah, dan peran aktif orang tua dan keluarga, serta terdapat faktor
penghambat dalam penelitian yakni teknologi dan media sosial memberikan dampak negatif
terhadap konsentrasi siswa. Selain itu kesadaran diri anak didik masih belum matang dalam
memahami pentingnya nilai-nilai agama dan praktek ibadah, sering kali terpengaruh oleh
lingkungan sekitar yang kurang mendukung
Kata kunci : Strategi, Penanaman Nilai Ibadah, Pendidikan Agama Isla
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KOS DI SEKITAR UNIVERSITAS ALMA ATA MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) BERBASIS WEBSITE
Pemilihan kos merupakan salah satu keputusan penting bagi mahasiswa yang ingin
melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Banyaknya pilihan kos di sekitar
Universitas Alma Ata dengan berbagai fasilitas dan harga menjadi pertimbangan
utama. Sering kali, mahasiswa menhadapi beragam kriteria dan harga, sehingga
proses pencarian kos membutuhkan waktu, tenaga dan biaya karena dilakukan
secara manual dengan mendatangi lokasi kos satu persatu. Penelitian ini bertujuan
untuk membangun aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Pemilihan Kos di
Sekitar Universitas Alma Ata dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy
Process (AHP). Metode ini digunakan karena mampu mengurutkan alternatif kos
secara objektif berdasarkan kriteria harga, fasilitas dan jarak. Hasil perhitungan
metode AHP menunjukkan bahwa terdapat tiga kos dengan nilai tertinggi yang akan
direkomendasikan kepada pengguna. Pengujian aplikasi menunjukka bahwa hasil
perhitungan manual konsisten dengan hasil aplikasi, yang membuktikan bahwa
sistem ini efektif dalam membantu mahasiswa memilih kos sesuai dengan
kebutuhan mereka.
Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Analytical hierarchy process (AHP), Kos, Rekomendasi Ko
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.E DENGAN HIPERTENSI KRONIK DAN RESTI USIA >35 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASIHAN I
Latar belakang: Hipertensi merupakan penyebab ke-3 kematian ibu di indonesia.
Menurut survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2022 kejadian AKI di indonesia
mencapai 3.572. AKI di yogyakarta tahun 2022 mencapai 43 kasus dan di bantul
tahun 2022 terdapat 16 kasus kematian ibu. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di
Puskesmas Kasihan I 2024 didapatkan 1.243 ibu hamil, didapatkan 36 orang ibu
hamil menderita hipertensi dalam kehamilan.
Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan
hipertensi kronik, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan pendekatan
manajemen 7 langkah varney di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan I.
Metode: Metode kasus yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan
pendekatan Continuity Of Care dengan cara melakukan observasi, wawancara, dan
memberikan penatalaksanaan asuhan. Intrument yang digunakan yaitu buku KIA,
rekam medis pasien, hasil lab, lembar informed consent, format askeb, dan buku
saku.
Hasil: Asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. E umur 37 tahun G2 A0 P1
dilakukan pendampingan dari kehamilan sampai KB sebanyak 7 kali, pada
kunjungan kehamilan 1 2, dan 3 ibu dengan hipertensi kronik, kunjungan ibu
bersalin dengan PEB dilakukan persalinan sectio caesarea, pada kunjungan bayi
baru lahir dengan dengan komplikasi asfiksia, dan BBLR serta kunjungan nifas KF
3 dengan komplikasi PEB, dan KB yang akan digunakan Ny. E adalah IUD.
Kesimpulan: Berdasarkan asuhan yang dilakukan, masa kehamilan dengan
superimposed preeklamsi, bersalinan sectio caesarea, nifas dengan PEB, bayi baru
lahir dengan prematur, BBLR, hipoglikemi, dan hiperbilirubin, dan asuhan KB
berhasil Ny. E menggunakan IUD.
Kata kunci: Asuhan Kebidanan, Continuity Of Care, Hipertensi Kronik, Resti Usia
>35 Tahun, PEB
PENGARUH GENDER, HEDONISME, LOVE OF MONEY DAN MACHIAVELLIAN TERHADAP PERSEPSI ETIS MAHASISWA AKUNTANSI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji persepsi mahasiswa akuntansi mengenai pertimbangan etis terkait variabel “gender”, “hedonisme”, “love of money” dan “machiavellian”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode statistik deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui pengumpulan sampel yang melibatkan mahasiswa Program Studi Akuntansi pada Universitas di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 22. Hasil menunjukkan gender tidak berpengaruh (Sig. 0,187 > 0,05) terhadap persepsi etis mahasiswa, sementara variabel hedonism (Sig. 0,000 < 0,05), Love of money (Sig. 0,000 < 0,05) dan machiavellian (Sig. 0,000 < 0,05) berpengaruh terhadap persepsi etis mahasiswa.
Kata Kunci: Persepsi Etis, Gender, Hedonisme, Love of money dan Machiavellia
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. R G2P1A0AH1 UK 33 MG DENGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI UMUR >35 TAHUN DI KLINIK WIDURI SLEMAN
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut WHO 2020
menjadi 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah
tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia), pendarahan, infeksi
postpartum, dan aborsi yang tidak aman. Sedangkan Indonesia terdapat 7.389 kasus
kematian ibu pada tahun 2021, meningkat dari 4.627 kasus tahun sebelumnya.
Kehamilan risiko tinggi merupakan kehamilan yang mempengaruhi kesehatan ibu
dan kesejahteraan janin yang dikandungnya. Kehamilan dengan risiko tinggi dapat
meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi yang serius bagi ibu serta janin
selama masa kehamilan, persalinan, dan juga masa nifas. Salah satu dari risiko
kehamilan yang dapat menyebabkan komplikasi adalah usia ibu yang terlalu tua,
yaitu >35 tahun. Ibu yang mengalami kehamilan pada usia tua memiliki risiko yang
tinggi karena organ reproduksi mengalami penuaan, jalan lahir menjadi lebih kaku,
dan meningkatkan kemungkinan persalinan sulit dan perdarahan.
Tujuan: Mampu memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan usia >35
tahun secara berkelanjutan mulai dari hamil, bersalin, nifas, neonatus, BBL, KB.
Metode: Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah observasional
deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Peneliti melakukan survey
kepada responden dengan cara wawancara, observasi, dan pemberian asuhan
kebidanan sesuai dengan 7 langkah varney.
Hasil: Hasil asuhan komprehensif yang sudah dilakukan pada Ny. R dengan risiko
tinggi usia >35 tahun, letak sungsang dan riwayat SC yaitu pada kehamilan tidak
terdapat komplikasi, proses persalinan dilakukan dengan tindakan operasi sectio
caesarea atas indikasi letak sungsang dengan berat badan bayi baru lahir 3.200
gram, panjang badan 47 cm, sudah dilakukan pemasangan KB IUD post SC,
dilanjutkan masa nifas tidak terdapat komplikasi.
Kesimpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif terhadap
Ny. R umur 37 tahun P2A0Ah2 dengan risiko tinggi usia > 35 tahu, letak sungsang
dan riwayat SC tidak ditemukan adanya komplikasi.
Kata Kunci: Asuhan kebidanan komprehensif, faktor resiko usia >35 tahun
PENERAPAN TERAPI GUIDED IMAGERY UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RUANG KANA RSUD WONOSARI
Latar Belakang: Persalinan merupakan proses keluarnya janin dari rahim
yang sering disertai dengan rasa nyeri. Persalinan terjadi pada usia
kehamilan cukup bulan, yaitu antara 37-42 minggu. Persalinan dapat
diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu melalui jalan lahir (per vaginam)
dan melalui pembedahan pada dinding perut (per abdominal atau section
caesarea (SC)). Tindakan Scetio Caesarea dilakukan ketika persalinan
normal melalui vagina tidak memungkinkan, akibat adanya kondisi medis
tertentu yang membahayakan kesehatan ibu maupun bayi.
Tujuan: Untuk mendeskripsikan penurunan nyeri sebelum dan sesudah
dilakukan terapi guided imagery pada pasien post sectio caecarea (sc) di
Ruang Kana RSUD Wonosari.
Metode: Metode studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan
menggunakan pendekatan proses keperawatan. Pengumpulan data dilakukan
melalui data primer dan sekunder . Subjek studi kasus ini sebanyak 3
responden yaitu pada pasien post sc di rumah sakit RSUD Wonosari dengan
mengambil diagnosa keperawatan nyeri akut dengan kriteria pasien nyeri post sc,
pasien yang dapat kooperatif, bersedia untuk menjadi responden. Intervensi yang
diberikan terapi guided imagery, selama 3 hari perlakuan.
Hasil: Penerapan terapi guided imagery dapat menurunkan tingkat nyeri
pada pasien post sc, yang dibuktikan melalui hasil intervensi berupa
penurunan skala nyeri dari sebelum hingga sesudah pemberian terapi
secara rutin, dengan hasil menunjukkan penurunan skala nyeri pada
seluruh pasien setelah diberikan terapi guided imagery selama tiga hari,
pasien pertama mengalami penurunan dari skala 6 menjadi 2, pasien
kedua dari skala 7 menjadi 3, dan pasien ketiga dari skala 6 menjadi 2.
Kesimpulan: Terapi guided imagery dapat diaplikasikan pada pasien setio
caesarea (sc) karena terapi guided imagery efektif dalam menurunkan
skala nyeri yang Dimana sebelum dilakukan terapi guided imagery skala
nyeri pasien dari sedang menjadi ringan.
Kata Kunci: Guided Imagery, post pasisetio caesarea (sc), nyer
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP AKHLAK TERPUJI PADA SISWA SMP ISLAM DARUSSALAM KOTAGEDE YOGYAKARTA
Penelitian ini di latar belakangi oleh akhlak tercela siswa SMP yang banyak bermunculan dalam berita harian. Seperti pada kasus 2 pelaku klitih yang tertangkap di Jogja merupakan siswa SMP. Problematika akhlak tercela pada siswa SMP menimbulkan pernyataan terhadap peran guru terkhusus pada guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan pemahaman terkait akhlak terpuji. Fokus yang perlu ditingkatkan adalah penanaman akhalak terpuji bagi siswa SMP karena ideal dilakukan pada masa puncak perkembangan motorik anak usia remaja . Penelitian ini akan memfokuskan terhadap akhlak terpuji siswa SMP Islam Darussalam Kotagede Yogyakarta Kotagede Yogyakarta Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Pendidikan Agama Islam, kualitas akhlak terpuji siswa SMP Islam Darussalam Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden yang ada dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas VII-IX SMP Islam Darussalam Kotagede Yogyakarta. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil pada penelitian ini adalah analisis pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Metode pembelajaran, implementasi pembelajaran akhlakbagi siswa, dan peranan guru Pendidikan Agama Islam terhadap akhlak terpuji siswa SMP Islam Darussalam Kotagede Yogyakarta.
Kata kunci: Peran Guru, Guru Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Islam, Akhalak Terpuj
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN STATUS GIZI PRAKONSEPSI DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA
Latar Belakang: Salah satu faktor yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak pada 1000 HPK adalah status gizi ibu hamil dan status gizi masa prakonsepsi. Status gizi prakonsepsi dimana salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi kehamilan sedangkan status gizi ibu hamil diukur dengan adanya penambahan berat badan. Menerapkan pola makan (diet) dan kebiasaan hidup yang baik sebelum kehamilan dapat mencegah konsekuensi yang merugikan bagi ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara factor sosiodemografi (pendapatan, usia, status pekerjaan, pendidikan) dan status gizi prakonsepsi dengan status gizi ibu hamil trimester pertama. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah dipublikasikan sebelumnya, kemudian peneliti melakukan analisis ulang sebagian data dari penelitian tersebut sesuai dengan tujuan penelitian ini. Analisis data dilakukan dalam 2 tahap yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil: Ada hubungan signifikan berkolerasi positif antara status gizi prakonsepsi dengan status gizi TM pertama (p-value=0,000), tidak ada hubungan usia dengan status gizi TM pertama (p-value=0,137), tidak ada hubungan pendapatan dengan status gizi TM pertama (p-value=0,455), tidak ada hubungan status pekerjaan dengan status gizi TM pertama (p- value=0,456), tidak ada hubungan pendidikan dengan status gizi TM pertama (p-value=0,120). Kesimpulan: Status gizi ibu hamil erat kaitannya dengan status gizi ibu sebelum hamil. Lembaga pelayanan kesehatan harus focus pada peningkatan berat badan sebelum hamil melalui konseling yang tepat tentang makanan bergizi selama masa prakonsepsi.
Kata Kunci: usia, pendapatan, pekerjaan, pendidikan, gizi ibu hamil, gizi prakonsepsi, trimester pertama