Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
3932 research outputs found
Sort by
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPERCAYAAN NASABAH BANK SYARIAH INDONESIA KC BIMA GAJAH MADA NTB
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan citra perusahaan terhadap kepercayaan nasabah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel berupa nasabah Bank Syariah Indonesia KC Bima Gajah Mada NTB sebanyak 100 responden. Pemilihan sampel menggunakan teknik non probability sampling. Penarikan sampel dengan non probability sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini terdiri dari uji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji regresi berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan Corporate Social Responsibility (CSR) mempunyai pengaruh positif terhadap kepercayaan nasabah, Citra Perusahaan tidak berpengaruh positif terhadap kepercayaan nasabah, dan secara simultan variabel Corporate Social Responsibility (CSR) dan Citra Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercayaan Nasabah pada Bank Syariah Indonesia KC Bima Gajah Mada NTB.
Kata Kunci : CSR,Citra Perbankan,Kepercayaan,BSI,dan NT
KEPUASAN GENERASI Z DI KABUPATEN BANTUL SEBAGAI PENGGUNA APLIKASI BYOND BY BSI: KAJIAN MODEL DELONE DAN MCLEAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan terhadap kepuasan pengguna Generasi Z di Kabupaten Bantul pada aplikasi BYOND by BSI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kuantitatif yang mana untuk memperoleh data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara online pada perangkat lunak Google Form melalui aplikasi komunikasi dan media sosial. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan aplikasi SPSS. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi linier bergand, dan uji hipotesis. Setelah data diperoleh dan dilakukan pengujian penelitian ini memperoleh hasil bahwa kualitas system berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t dengan nilai Sig. 0,03 yang artinya t tabel 1,985 serta kualitas informasi dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t kualitas informasi dengan nilai Sig. 0,00 yang artinya t tabel 1,985 dan hasil uji t kualitas layanan dengan nilai Sig. 0,00 yang artinya t tabel 1,985.
Kata Kunci : Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Layanan, Kepuasan Pengguna, Generasi Z, BYOND by BS
PENGARUH HR PRACTICES TERHADAP EMPLOYEE RETENTION DAN JOB SATISFACTION DENGAN NON-PHYSICAL WORK ENVIRONMENT SEBAGAI VARIABEL MODERASI: STUDI KASUS KARYAWAN GENERASI Z PADA INDUSTRI KREATIF, TEKNOLOGI, DAN MANUFAKTUR DI KOTA YOGYAKARTA
Perkembangan demografis tenaga kerja di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan diproyeksikan akan didominasi oleh generasi Z. yang memiliki karakteristik unik dan menantang bagi pengelolaan SDM. Penelitian ini menganalisis pengaruh HR practices terhadap employee retention dan job satisfaction, dengan non-physical work environment sebagai variabel moderasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 200 karyawan generasi Z di industri kreatif, teknologi, dan manufaktur di Yogyakarta. Analisis menggunakan SPSS 25 menunjukkan HR practices berpengaruh positif signifikan terhadap employee retention dan job satisfaction. Non-physical work environment memperlemah pengaruh HR practices terhadap employee retention, namun memperkuat pengaruhnya terhadap job satisfaction. Temuan ini menekankan pentingnya lingkungan kerja non-fisik dalam strategi SDM yang responsif terhadap generasi Z.
Kata Kunci: HR Practices, Employee Retention, Job Satisfaction, Non-Physical Work Environment, Generasi Z
ANALISIS PRAKTIK PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK STUNTING DAN TIDAK STUNTING USIA 6-24 BULAN DI KABUPATEN NATUNA: A MIXED-METHODS STUDY
Latar Belakang: Faktor pengetahuan, sikap, kepercayaan diri, dan keterlibatan memengaruhi praktik pemberian ASI dan MP-ASI, yang berperan dalam status gizi balita, terutama stunting.
Tujuan: Menganalisis praktik pemberian MP-ASI dan faktor determinannya pada anak stunting dan tidak stunting usia 6-24 bulan di Kabupaten Natuna.
Metode: Penelitian mixed methods dengan sequential explanatory, diawali penelitian kuantitatif (122 ibu) dan dilanjutkan kualitatif (18 ibu, dua kepala puskesmas, dua ahli gizi). Data kuantitatif dikumpulkan dengan kuesioner, sedangkan data kualitatif melalui wawancara mendalam dan FGD. Analisis menggunakan uji chi-square, regresi logistik berganda, dan NVivo 14.
Hasil: Analisis kuantitatif menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value <0.001), sikap (p-value <0.001), keterlibatan (p-value <0.001), dan kepercayaan diri ibu (p-value <0.001) dengan praktik pemberian MPASI, dengan factor dominan adalah pengetahuan (p=0.004 OR CI 95% = 1.690-14.972). Hasil kualitatif mendukung temuan ini, di mana ibu dari anak stunting masih kurang memahami waktu pemberian MP-ASI pertama kali dan lebih sering memberikan MP-ASI instan, sementara ibu dari anak tidak stunting lebih memperhatikan keberagaman gizi dan menciptakan suasana makan menyenangkan. Meskipun ibu dari anak stunting terlibat langsung dalam pemberian MP-ASI, mereka cenderung kurang percaya diri dibandingkan ibu dari anak tidak stunting. Integrasi hasil ini menegaskan bahwa pengetahuan, sikap, keterlibatan, dan kepercayaan diri ibu berperan dalam praktik MP-ASI, dengan ibu dari anak tidak stunting lebih optimal dalam penerapannya.
Kesimpulan: Pengetahuan, sikap, keterlibatan, dan kepercayaan diri ibu berhubungan signifikan dengan praktik pemberian MP-ASI, dengan pengetahuan sebagai faktor dominan. Ibu dari anak tidak stunting lebih optimal dalam penerapan MP-ASI, sementara ibu dari anak stunting cenderung kurang percaya diri dan lebih sering memberikan MP-ASI instan. Edukasi dan dukungan diperlukan untuk meningkatkan praktik MP-ASI guna mencegah stunting.
Kata Kunci: MP-ASI, Pengetahuan, Sikap, Keterlibatan, Kepercayaan Diri, Stuntin
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN RIWAYAT ASI EKSKLUSIF PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH PAJANGAN
Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi, dengan salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya cakupan ASI eksklusif. Padahal, ASI eksklusif selama enam bulan pertama berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan imunitas bayi. Di wilayah Pajangan, Bantul, cakupan ASI eksklusif pada tahun 2023 mencapai 88%, namun belum mencerminkan kualitas praktik menyusui secara menyeluruh. Faktor seperti status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu diketahui berpengaruh terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu dengan Riwayat pemberian ASI eksklusif pada anak usia 6–24 bulan di wilayah Pajangan, Bantul.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 312 ibu dengan anak usia 6–24 bulan di wilayah Pajangan. Teknik pengambilan sampel dalam penlitian ini menggunakan total sampling. Menggunakan Data sekunder dengan instrument berupa kuesioner, analisis data penelitian ini menggunakan chi-square dengan tingkat signifikan 0,05 untuk analisis bivariat dan diolah dengan perangkat lunak SPSS versi 23.
Hasil: Berdasarkan data ASI Eksklusif, data ibu yang memberikan ASI Eksklusif sebanyak 74% dan ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif sebesar 26%. Sebagaian besar ibu 77,1% adalah ibu tidak bekerja/IRT dan memberikan ASI eksklusif sedangkan ibu yang bekerja dan memberikan ASI eksklusif 22,9%. Pada data pendidikan ibu mayoritas ibu berpendidikan rendah dan memberikan ASI eksklusif sebesar 77,5 % sedangkan ibu berpendidikan tinggi yang memberikan ASI eksklusif 9,9%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdadap hubungan signifikan antara status pekerjaan ibu dengan ASI eksklusif dengan p<0,05 (p= 0,007; OR = 0,480), pendidikan ibu dengan ASI eksklusif p<0,05 (p=0,013; OR = 2,651).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bernakna antara status pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif.
Kata Kunci: ASI eksklusif, Status Pekerjaan, Tingkat Pendidikan Ib
PENGARUH ARTIFICIAL INTELLIGENCE, DIGITAL MARKETING DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN GENERASI Z DIMEDIASI OLEH KEPERCAYAAN KONSUMEN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Artificial Intelligence (AI), Digital Marketing, dan Kualitas Produk terhadap Minat Beli Generasi Z melalui kerangka teori Consumer Behavior Model dari Engel-Blackwell-Miniard (EBM), dengan menguji peran Kepercayaan Konsumen sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden Generasi Z di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan data dianalisis menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukkan bahwa AI, Digital Marketing, dan Kualitas Produk secara langsung berpengaruh signifikan terhadap Minat Beli. Namun, ditemukan bahwa Kualitas Produk tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepercayaan Konsumen, dan peran Kepercayaan Konsumen sebagai mediator tidak terbukti signifikan secara statistik. Kebaruan dari temuan ini terletak pada pemodelan AI sebagai alat verifikasi eksternal bagi konsumen serta bukti empiris yang menunjukkan bahwa bagi Generasi Z, jalur dari stimulus digital menuju minat beli cenderung lebih bersifat langsung dan pragmatis, sehingga menantang peran sentral kepercayaan sebagai variabel mediasi.
Kata Kunci : Artificial Intelligence, Digital Marketing, Kualitas Produk, Kepercayaan Konsumen, Minat Beli, Generasi Z, Consumer Behaviour Model EB
STRATEGI GURU MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS, TANGGUNG JAWAB, DAN DISIPLIN SISWA SD NEGERI 2 GADINGHARJO SANDEN BANTUL
Yustitia Indriani: Strategi Guru Menghadapi Tantangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Religius, Tanggung Jawab, Dan Disiplin Siswa SD Negeri 2 Gadingharjo Sanden Bantul. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Universitas Alma Ata, 2025.
Penelitian ini berfokus pada strategi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk membentuk karakter religius, tanggung jawab, dan disiplin siswa kelas IV SDN 2 Gadingharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh guru dalam mengembangkan karakter religius, tanggung jawab, dan disiplin siswa kelas IV SDN 2 Gadingharjo.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berbagai strategi yang digunakan guru PAI di SDN 2 Gadingharjo, termasuk strategi pembelajaran langsung, tidak langsung, interaktif, dan mandiri. Namun, strategi pembelajaran tidak langsung dengan metode pembiasaan dan keteladanan yang paling berdampak dalam mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai karakter secara konsisten melalui contoh nyata dan kebiasaan positif sehari-hari. Adapun faktor pendukung guru PAI dalam mengembangkan karakter siswa kelas IV SDN 2 Gadingharjo mencakup beberapa hal yaitu, 1) suasana kelas yang nyaman, 2) kondisi siswa yang kondusif dan mampu bekerja sama, 3) penggunaan media pembelajaran yang tepat, dan 4) kegiatan ekstrakurikuler. Sementara faktor penghambatnya adalah, 1) lingkungan keluarga dan teman sebaya yang kurang mendukung, 2) tingkat kesadaran siswa yang berbeda-beda, dan 3) karakter dasar dan bawaan yang kuat.
Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Karakter Religius, Tanggung Jawab, Disiplin, SDN 2 Gadingharjo
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER AKHIR DI UNIVERSITAS ALMA ATA
Latar Belakang : Kurangnya kebutuhan tidur berdampak buruk pada tubuh, baik secara fisik maupun psikologis. Kemudian, kualitas tidur yang buruk pada mahasiswa dapat menyebabkan gangguan tidur sehingga mengalami peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan. Selain kemampuan otak yang menurun, kurang tidur juga menyebabkan gangguan belajar, dan turunnya prestasi akademik.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada mahasiswa keperawatan semester akhir di Universitas Alma Ata
Metode Penelitian : Menggunakan rancangan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 67 orang sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) yang akan disebarkan melalui google form. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariat.
Hasil : Penelitian ini menunjukan bahwa kualitas tidur mahasiswa keperawatan semester akhir angkatan tahun 2021 di Universitas Alma mayoritas adalah perempuan, dengan jumlah 61 responden (91,0%), usia 22 tahun sebanyak 38 responden (56,7%), kebiasaan sebelum tidur mayoritas askses sosial media sebanyak 50 responden (74,6%) dan konsumsi kafein sebanyak 46 responden (68,7%) jarang mengonsumsi kafein. Alat ukur menggunakan PSQI sebanyak 50 responden (74,6%) memiliki kualitas tidur yang buruk, sementara terdapat 17 responden (25,4%) memiliki kualitas tidur yang baik.
Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian ini, maka sampel penelitian sebanyak 67 responden berusia 20-23 tahun yang mayoritas berjenis kelamin perempuan, sebagian besar memiliki kebiasaan sebelum tidur yaitu akses sosial media dan responden jarang mengonsumsi kafein. Kemudian, kualitas tidur responden sebanyak 50 orang (74,6%) mengalami kualitas tidur yang buruk, sementara 17 orang (25,4%) memiliki kualitas tidur yang baik.
Kata kunci : Kualitas Tidur, Mahasiswa Keperawata
PENGARUH HEDONIC SHOPPING MOTIVATION DAN SHOPPING LIFESTYLE TERHADAP IMPULSE BUYING YANG DIMEDIASI OLEH POSITIVE EMOTION PADA TANGGAL KEMBAR (Studi pada konsumen fashion pakaian Generasi Z di D.I.Y.)
Perkembangan teknologi digital dan e-commerce telah mengubah perilaku
konsumen terutama dikalangan Generasi Z. salah satu fenomena yang muncul
adalah meningkatnya pembelian impulse buying pada saat tanggal kembar di
platform e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
hedonic shopping motivation dan shopping lifestyle terhadap impulse buying
dengan positive emotion sebagai mediasi pada konsumen Generasi Z di Daerah
Istimewa Yogyakarta. Teori yang digunakan adalah Stimulus-Organisme-Response
(SOR).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kuantitatif dengan teknik analisis Structural Equation Modeling-Partial Least
Square (SEM-PLS dengan menggunakan sampel berjumlah 200 responden yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan
bahwa hedonic shopping motivation, shopping lifestyle dan positive emotion
berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulse buying. Temuan lainnya
menunjukan bahwa positive emotion mampu memediasi hubungan antara hedonic
shopping motivation dan shopping lifestyle secara positif dan signifikan terhadap
impulse buying.
Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku bisnis e-commerce,untuk
lebih memahami perilaku konsumen, khususnya dalam merancang strategi
pemasaran berbasis emosional yang dapat memicu pembelian impulse. Selain itu
penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya dalam
bidang pemasaran digital dan perlaku konsumen.
Kata kunci: Hedonic Shopping Motivation, Shopping Lifestyle, Positive Emotion,
Impulse Buying, Generasi Z, E-Commerce,Teori SO
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.R DENGAN FAKTOR RESIKO TINGGI USIA <20 TAHUN DAN OLIGOHIDRAMNION DI BPM ISTRI UTAMI
Latar belakang : Kehamilan pada usia dibawah 20 tahun dianggap sebagai
kehamilan yang terlalu muda karena fisik maupun psikologisnya belum siap untuk
menghadapi proses tersebut. Dinas Kesehatan Yogyakarta mencatat bahwa pada
tahun 2022 kasus kehamilan remaja hampir merata di empat kabupaten yang berada
di DIY, di Kabupaten Sleman sebanyak 228 kasus, Kabupaten Bantul sebanyak 224
kasus, Kabupaten Kulonprogo sebanyak 86 kasus dan Kabupaten Gunung Kidul
sebanyak 133 kasus. Ibu hamil dengan resiko tinggi usia dibawah 20 tahun
mempunyai resiko lebih besar untuk terjadinya komplikasi. Ibu hamil dengan resiko
tinggi usia dibawah 20 tahun beresiko mengalami keguguran, gawat janin,
kehamilan prematur, perdarahan saat persalinan, persalinan lama, berat badan lahir
rendah, hingga kematian ibu dan neonatal. Oleh karena itu, bidan memiliki
wewenang untuk melakukan asuhan secara komprehensif dan menyeluruh untuk
mengatasi resiko tersebut.
Tujuan : Memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif pada ibu hamil,
bersalin, nifas, bayi baru lahir dan KB.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
menggunakan pendekatan studi kasus, lokasi penelitian dilakukan di BPM Istri
Utami dan pasien dirujuk ke RS KIA Arvita Bunda, penelitian dilakukan selama 2
bulan dimulai dari bulan Maret-Mei, subjek penelitian yaitu Ny.R dengan faktor
resiko tinggi usia < 20 tahun, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah
format asuhan kebidanan Varney dan SOAP, buku KIA, rekam medis dan booklet
Hasil : Asuhan kebidanan yang dilakukan pada Ny.R pada saat kehamilan
mengalami oligohidramnion, persalinan dengan metode SC atas indikasi
oligohidramnion, bayi lahir cukup bulan sesuai masa kehamilan, nifas normal dan
ibu telah menggunakan KB IUD post plasenta.
Kesimpulan : Setelah dilakukan asuhan kebidanan pada Ny. R usia 20 tahun
P1A0Ah1 dengan faktor resiko tinggi usia <20 tahun dan oligohidramnion tidak
ditemukan adanya komplikasi dan tidak ditemukan adanya kesesnjangan antara
teori dan praktik.
Kata Kunci : Asuhan kebidanan komprehensif, resiko tinggi usia <20 tahun,
oligohidramnio