University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    An Analysis of Figurative Languages in “Bridgerton” Season 1 Drama Series: Semantic Study

    No full text
    People today use figurative language to express their feelings with a different meaning behind it. People usually hide the true meaning of their utterances rather than expressing the true meaning directly to satirize someone or other purposes. The purpose of this study is to classify the types of figurative language and explain the meaning of figurative language contained in the drama series Bridgerton 1 by using Leech's theory. The descriptive qualitative method is used to analyze the figurative language contained in 38 data found in the utterances of the Bridgerton season 1 drama series. Of the 38 data found, then classified into several types of figurative language and types of meaning, the data contains 77 figurative language consisting of 16 irony, 22 hyperbole, 29 metaphor, 2 metonimia, 2 lithotes, 4 simile, and 2 personification. In addition, there are 539 meanings contained in the figurative language from 77 conceptual meanings, 77 connotative meanings, 77 social meanings, 77 affective meanings, 77 reflective meanings, 77 colloquial meanings, and 77 thematic meanings. The most dominant figurative language in the Bridgerton 1 drama series is metaphor which is widely used to show threatening words, beauty standards, and social class differences. The findings suggest that the use of metaphors in this drama series has an important role to portray layers of emotions, themes, and characters in a more dramatic and meaningful way, thus giving depth to the story being told. And every utterance produced in human communication basically contains the seven types of meaning according to Leech. In other words, every utterance is always born in a certain social, cultural, and psychological context, so that all layers of meaning together form a complete understanding for speakers and listeners

    Analisis zat pengawet formalin dan rhodamin B pada terasi yang dijual di pasar tradisional Kota Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Terasi atau belacan adalah salah satu produk awetan udang rebon yang telah diolah melalui proses fermentasi, penggilingan atau penumbukan, penjemuran, dan ditambahkan garam kedalam produk terasi tersebut yang fungsinya sebagai bahan pengawet. Formalin merupakan bahan kimia yang sangat dilarang untuk di campurkan pada produk makanan dan Rhodamin B merupakan zat warna tambahan yang dilarang penggunaannya dalam produk-produk pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi formalin dan rhodamin B pada terasi yang dijual di pasar tradisional Kota Pangkalpinang. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode random sampling. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Juli– Agustus 2024, dan lokasi pengambilan sampel penelitian yaitu Pasar Pagi Pangkalpinang, Pasar Kaget Kampung Asem, dan Pasar Trem. Pengujian penelitian formalin dilakukan di Laboratorium Pengujian Dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil pengujian secara kualitatif pada terasi yaitu 2 sampel yang terindikasi formalin dari total 6 sampel terasi. Hal ini menunjukkan 2 sampel tersebut berubah warna ungu, perubahan warna ini dikarenakan penambahan reagen A dan B dan akan dilakukan uji kuantitatif. Pengujian secara kuantitatif (uji lanjut) menunjukkan kadar formalin pada 2 sampel tersebut adalah 0 mg/l artinya formalin memang tidak terdeteksi dalam sampel tersebut. Pengujian rhodamin B menunjukkan semua sampel dinyatakan negatif. Sehingga penelitian ini menunjukkan total 6 sampel terasi yang diuji semuanya negatif mengandung formalin dan rhodamin B

    Praktik kekuasaan dalam tradisi pesta adat panggil di Desa Kacung Kabupaten Bangka Barat

    No full text
    Penelitian ini membahas praktik kekuasaan pemerintah yang mampu membuat masyarakat patuh kepada negara atau pemerintah setempat. Kekuasaan ini menciptakan arena dominasi melalui pelaksanaan tradisi pesta adat. Bekerjanya kekuasaan tidak hanya dimaknai secara konvensional sebagai struktur otoritas, tetapi juga sebagai proses yang bekerja melalui kebijakan, pendanaan, dan internalisasi norma terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan utuk menganalisis praktik kekuasaan dalam tradisi pesta adat panggil di Desa Kacung. Penelitian ini menggunakan konsep Governmentality Michel Foucault dalam teori Kekuasaan. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, observasi non partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan adanya praktik kekuasaan dalam tradisi pesta adat panggil melalui empat cara. Pertama, kekuasaan melalui teknologi diri masyarakat mampu untuk mengaur diri sendiri. Kedua, teknologi dominasi yang bekerja lewat peraturan kebijakan, perencanaan dan pendanaan oleh Dinas Kebudayaan dan Pemerintah Desa. Ketiga, praktik kekuasaan yang bekerja lewat pembentukan subjek dimana masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam tradisi pesta adat, tetapi proses pengendalian diarahkan oleh otoritas lokal. Keempat, formasi negara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa menetapkan kebijakan serta dukungan finansial untuk memperkuat legitimasi kekuasaan negara melalui simbol-simbol kultural. Dari keempat mekanisme Govermentality terlihat bahwa teknologi dominasi dan teknologi sosial saling melekat dan menimbulkan efek kepatuhan dalam kehidupan masyarakat

    Rancang bangun sistem perekaman pada proses pengisian dan pengosongan baterai lithium-ion berbasis ESP32

    No full text
    Sistem perekaman proses pengisian dan pengosongan baterai lithium-ion merupakan sistem untuk memantau, mencatat, dan menyimpan data parameter penting seperti tegangan, arus, dan suhu secara real-time selama siklus kerja baterai berlangsung. Namun belum banyaknya sistem perekaman yang sering ditemui terdapat masalah antara lain pencatatan data manual, ketidakakuratan estimasi State of Charge (SOC), serta belum adanya integrasi sistem sebagai media pembelajaran edukatif. Untuk itu penelitian ini untuk merancang dan mengembangkan sistem perekaman data otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dengan menggunakan sensor tegangan, sensor arus INA219 dan sensor suhu DHT22 yang dapat memantau parameter saat pengisian dan pengosongan baterai lithium-ion secara real-time, serta mengimplementasikan metode coulomb counting untuk memperkirakan nilai SOC secara akurat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem perekaman mampu membedakan kondisi baterai baru, bekas, dan rusak. Tingkat kesalahan estimasi SOC saat proses pengisian sebesar 7,63% untuk baterai baru dan 6,21% untuk baterai bekas, sedangkan pada proses pengosongan sebesar 7,03% dan 18,95% secara berurutan. Sistem juga menunjukkan kestabilan suhu dalam rentang aman (kenaikan maksimum ±2,5°C) serta keakuratan pemantauan parameter pada baterai rusak sebesar 100%. Secara keseluruhan, sistem ini efektif sebagai alat perekaman dan sangat potensial untuk diterapkan sebagai media pembelajaran manajemen energi baterai

    Pengaturan hukum ganti rugi pemegang hak cipta terhadap karya cipta sinematografi di Indonesia

    No full text
    Hak cipta merupakan hak eksklusif yang dimiliki pencipta atas karya ciptaannya, termasuk karya sinematografi seperti film, dokumenter, dan animasi. Karya sinematografi sebagai bagian dari kekayaan intelektual memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga rentan terhadap pembajakan dan pelanggaran hak. Permasalahan yang sering terjadi adalah penggunaan atau penyebaran karya sinematografi tanpa izin dari pemegang hak, yang menyebabkan kerugian secara materiil dan immateriil. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaturan hukum dan upaya terkait ganti rugi dalam pelanggaran hak cipta karya sinematografi di Indonesia serta bagaimana implementasinya dalam praktik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Upaya ganti rugi ini dapat dilakukan melalui jalur pengadilan niaga atau penyelesaian alternatif seperti melalui Arbitrase, mediasi, negosiasi, atau konsiliasi. Penelitian ini juga membahas tantangan yang dihadapi pemegang hak dalam membuktikan kerugian dan menuntut ganti rugi secara efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun peraturan hukum sudah cukup memadai, masih diperlukan peningkatan kesadaran, dokumentasi yang akurat, dan pendampingan hukum agar pemegang hak dapat memperjuangkan haknya secara maksimal. Dengan demikian, diperlukan penguatan dalam aspek kelembagaan, sosialisasi hukum, serta pembentukan forum penyelesaian sengketa yang lebih efisien untuk memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi pemegang hak cipta karya sinematografi di Indonesia

    Prediksi nilai tukar petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggunakan metode support vector regression

    No full text
    Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani dengan membandingkan indeks harga yang diterima dan dibayar petani. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi NTP di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggunakan metode Support Vector Regression (SVR). Data yang digunakan yaitu data NTP di setiap subsektor periode Januari 2008 hingga Desember 2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kernel RBF memberikan hasil prediksi terbaik. Parameter terbaik NTP subsektor tanaman pangan bernilai � = 0.01, � = 98, � = 111, parameter terbaik NTP subsektor hortikultura bernilai � = 0.01, � = 115, � = 135, parameter terbaik NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat bernilai � = 0.01, � = 98, � = 113, parameter terbaik NTP subsektor peternakan bernilai � = 0.1, � = 75, � = 105, parameter terbaik NTP subsektor perikanan bernilai � = 0.01, � = 125, � = 185, dan parameter terbaik NTP keseluruhan bernilai � = 0.01, � = 100, � = 100. Hasil prediksi NTP di setiap subsektornya memperoleh kriteria nilai MAPE yang sangat baik dan nilai RMSE yang baik

    Model GSTARIMAX-SUR dalam memprediksi jumlah tamu menginap pada hotel Berbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Sektor pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpotensi untuk dikembangkan sebagai sektor utama dalam menggerakkan perekonomian daerah di masa mendatang. Salah satu aspek penting yang berperan dalam pengembangan sektor pariwisata adalah sarana akomodasi, termasuk hotel berbintang. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi jumlah tamu menginap pada hotel berbintang di tiga kabupaten dan satu kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggunakan model Generalized Space Time Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Variables - Seemingly Unrelated Regression (GSTARIMAX-SUR). Model GSTARIMAX digunakan untuk data yang memiliki karakteristik lokasi heterogen. Metode SUR merupakan teknik estimasi parameter yang cocok digunakan ketika residual antar lokasi saling berkorelasi. Berdasarkan hasil penelitian, model GSTARIMAX-SUR ([1]1,0,0) dengan bobot lokasi biner menjadi model terbaik yang memiliki akurasi kategori baik dengan rata-rata MAPE 18,8375%. Prediksi tahun 2025 menunjukkan jumlah tamu menginap tertinggi terjadi di Kota Pangkalpinang pada Januari sebanyak 17.025 orang dan terendah di Kabupaten Bangka pada Desember sebanyak 1.197 orang

    Deteksi hama lalat buah (diptera: tephritidae) di perkebunan jeruk PT. Bangka Agro Lestari dengan male atractan

    No full text
    Lalat buah merupakan salah satu hama penting tanaman jeruk. Penggunaan perangkap lalat buah jantan dapat digunakan untuk mengendalikan populasi hama lalat buah dipertanaman jeruk. Atraktan seperti metil eugenol dan cue lure merupakan atraktan yang sering digunakan untuk mengendalikan lalat buah karena merupakan foodlure bagi lalat buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies dan dominansi lalat buah diperkebunan jeruk di PT. Bangka Agro Lestari. Metode penelitian yang digunakan adalah survei secara purposive sampling pada sembilan blok kebun jeruk yang sedang berbuah di PT. Bangka Agro Lestari. Male atraktan yang digunakan adalah metil eugenol dan cue lure. Terdapat sepuluh spesies yang tertarik dengan male atraktan trap. Tiga spesies yang ditemukan dalam perangkap metil eugenol diidentifikasi secara morfologi sebagai Bactrocera dorsalis, Bactrocera carambolae dan Bactrocera umbrosus. Tujuh spesies yang ditemukan dalam perangkap cue lure diidentifikasi secara morfologi sebagai Bactrocera albistrigata, Bactrocera neocognata, Bactrocera nigrotibialis, Dacus longicornis, Zeugodacus apicalis, Zeugodacus caudatus dan Zeugodacus cucurbitae. Empat dari sepuluh spesies yang ditemukan merupakan spesies dominan di Perkebunan Jeruk PT. BAL yaitu Bactrocera dorsalis, Bactrocera albistrigata, Bactrocera neocognata, dan Zeugodacus apicalis. Nilai indeks keanekaragaman spesies lalat buah yang tertarik dengan metil dan cue lure tergolong kategori rendah. Nilai indeks kemerataan spesies lalat buah dengan metil eugenol dan cue lure tergolong kategori rendah. Ketinggian perangkap lalat buah 50 cm dari permukaan tanah diperoleh kelimpahan individu lalat buah tertinggi baik dengan perangkap metil eugenol ataupun cue lure

    Code-Switching Analysis From Indonesian To English In @Ngobrolsoresemaunya Tiktok Account

    No full text
    Language is very important for human interaction and communication in everyday life. Sociolinguistics explores the relationship between language and society, emphasizing their role in social and cultural contexts. Lots of people use TikTok to share or provide information about something and even upload videos to attract followers. This study aims to find the types and factors that cause code-switching. This study uses a descriptive qualitative method to analyze language transfer in the @ngobrolsoresemaunya tiktok account video as the object of the study. This study uses Popplack theory and Fishman theory to analyze the data. The results of this study are 49 data from 23 videos, which include types of code switching, including inter-sentential switching 6 data, intra-sentential switching 39 data and tag switching 4 data. The factors that cause code-switching to occur are, speaker 12, opposing speaker 25, and prestige 12 factors. the most dominant type of code-switching used in the video is intra-sentential switching, with 39 occurrences, and the most dominant code-switching factor occurs in opposing speaker factors, with 25 occurrences. This proves that speaking ability is involved in the use of language purposively only in short-term terms. Intra-sentential switching means they do it not to speak English but to show the identity of people in the @ngobrolsoresemaunya Tiktok account

    Efektivitas inpres nomor 1 tahun 1991 tentang kompilasi hukum islam dalam kaitannya dengan pencegahan perkawinan di bawah umur di Kabupaten Bangka Selatan

    No full text
    Fenomena perkawinan di bawah umur terjadi di 5 Kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan Pada Pasal 7 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan telah menentukan bahwa di Indonesia batas usia perkawinan untuk perempuan dan laki laki yaitu 19 tahun dengan tujuan mengatur pergaulan hidup yang sempurna, bahagia dan kekal dalam suatu rumah tangga guna terciptanya rasa kasih sayang dan saling mencintai.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Efektifitas Inpres Nomor 1 Tahun 1991 dalam mencegah perkawinan di bawah umur dan mengkaji faktor utama penyebab terjadinya perkawinan di bawah umur di Kabupaten Bangka Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan peraturan perundang-undangan, teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam dan teknik analisisnya secara kualitatif. Hasil penelitian ini, pertama efektifitas hukum yang menentukan dapat berfungsi atau tidaknya hukum yang tertulis tersebut dengan baik atau tidak bergantung dari aturan hukum itu sendiri.Kedua, pernikahan dini dapat dikatakan sebagai pernikahan yang terburu-buru, sebab segalanya belum dipersiapkan secara matang.Nikah usia dini pada wanita tidak hanya menimbulkan persoalan hukum, melanggar undang�undang tentang pernikahan, perlindungan anak dan Hak Asasi Manusia, tapi juga menimbulkan persoalan bisa menjadi peristiwa traumatik

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇