University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis Regresi Data Panel Pada Pengaruh Perkebunan Lada Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2013-2023
Perkebunan lada merupakan salah satu komoditi perkebunan rakyat unggulan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perkebunan lada yang meliputi jumlah produksi perkebunan lada, luas lahan perkebunan lada, jumlah tenaga kerja pada perkebunan lada terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang meliputi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan. Dalam penelitian ini data yang digunakan berupa data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diestimasi dengan regresi data panel. Data panel merupakan data yang terdiri dari beberapa objek yang sama yang diamati dalam kurun waktu tertentu. Dengan kata lain data panel merupakan gabungan dari data cross section dan data time series. Adapun estimasi Regresi data panel yaitu Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) menjadi model regresi data panel yang terbaik. Secara simultan, variabel jumlah produksi perkebunan lada, luas lahan perkebunan lada dan jumlah tenaga kerja perkebunan lada berpengaruh secara signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sedangkan Secara parsial, variabel jumlah produksi perkebunan lada dan luas lahan perkebunan lada berpengaruh secara signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sedangkan variabel jumlah tenaga kerja perkebunan lada tiidak berpengaruh secara signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Berdasarkan model Random Effect Model (REM), uji determinasi (R^2) diperoleh dari R-squared yaitu sebesar 0,151685. Hal ini menunjukkan bahwa variabel bebas memiliki persentase kontribusi terhadap variabel terikat hanya sebesar 15,1 % sedangkan sisanya 84,9 % dipengaruhi oleh faktor lainnya yang di luar model regresi data panel ini. Kemudian dari hasil tersebut didapatkan hasil persamaan model berikut: Y_it=8,189548-0,000397(X_1it )+0,000304(X_2it )-0,000119(X_3it )+
Representasi citra pejuang perempuan dalam film Kartini (analisis wacana kritis Norman Fairclough)
Penelitian ini berfokus pada analisis film “Kartini” melalui lensa analisis wacana kritis dari Norman Fairclough. Penelitian Ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana struktur linguistik dalam film berkontribusi pada representasi ideologi dan identitas gender, terutama mengenai citra perempuan dalam masyarakat Jawa. Studi ini menggunakan kerangka tiga dimensi Fairclough, dimulai dengan analisis dimensi teks, praktik wacana (discourse practice), dan praktik sosial (sociocultural practice). Penelitian ini dilakukan dengan elemen linguistik dan struktur tata bahasa yang digunakan dalam film, serta menghubungkan dengan konteks sosial untukmengungkapkan bagaimana masyarakat merepresentasikan citra perempuan.Melalui penelitian ini maka mendorong peneliti untuk lebih memahami makna dari citra perempuan yang dibentuk oleh masyarakat yang terdapat dalam film Kartini (2017). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana cara tokohKartini dalam mereprsentasi dirinya pada Film Kartini, serta untuk mendeskripsikan pengaruh perjuangan RA Kartini terhadap representasi citra perempuan pada film Kartini. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam film Kartini jika dilihat dari aspek sosial adanya ketidakadilan gender, kelas sosial, ketimpangan pendidikan, persaingan antara tradisi dan modernitas.Perjuangan Kartini yang sangat berpengaruh dalam membentuk citra perempuan masa kini dan mengubah pandangan tentang perempuan dalam masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa. Representasi yang ditunjukkan dalam film Kartini bahwa perempuan sebagai subjek yang berjuang untuk mendapatkan kesetaraan gender dan pendidikan. Kartini merupakan simbol perjuangan perempuan, ia menjadi sosok yang gigih dan pantang menyerah untuk memperjuangkan hak-hak, serta kebebasan bagi setiap perempuan.Analisis yang dilakukan oleh peneliti, terdapat 14 adegan yang mengandung unsur patriarki. Dari 14 adegan tersebut terdapat beberapa adegan yang menunjukkan bahwa kekuasaan dan laki-laki memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan. Perjuangan dari R.A Kartini menjadikan perempuan masa sekarang bisa memiliki citra yang lebih baik dan menjadi lebih berperan di masyarakat
Pembuktian tindak pidana minerba terhadap pelaku putusan bebas dalam sistem pembuktian hukum indonesia ditinjau dari undang-undang nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana (studi putusan nomor: 57/Pid.Sus/2023/Pn Kba)
Pembuktian merupakan ketentuan alat-alat bukti yang dipergunakan dalam mengukur kesalahan terdakwa yang telah diatur dalam undang-undang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuktian terhadap pelaku tindak pidana mineral dan batubara yang diputus bebas ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Oleh karena itu, rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pembuktian tindak pidana mineral dan batubara terhadap pelaku putusan bebas dalam sistem pembuktian hukum Indonesia dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Studi Putusan Nomor 57/Pid.Sus/2023/PN Kba dan apa dasar pertimbangan hakim terhadap putusan bebas bagi pelaku tindak pidana minerba pada Putusan Nomor 57/Pid.Sus/2023/PN Kba. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan studi kasus. Dalam memberikan putusan bebas hakim tentunya harus mendasarkan pada fakta-fakta yang terjadi dan melihat faktor-faktor yang menyebabkan pelaku melakukan perbuatan tindak pidana. Keuntungan teori pembuktian secara negatif (negatief wettelijke bewijs theorie) adalah hakim harus memperjelas alasan dengan dasar apa hakim memperoleh keyakinan bahwa suatu tindak pidana itu benar-benar terjadi dan bahwa terdakwa bersalah ataupun sebaliknya. Penulis menganalisa Terdakwa Suratno Als Akon yang melakukan tindak pidana mineral dan batubara terbukti bersalah dan meyakinkan. Dengan bersesuaian antara alat bukti yang satu dengan alat bukti yang lainnya
Dasar pertimbangan hakim dalam penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana peredaran rokok ilegal (studi putusan nomor 115/Pid.Sus/2024/Pn Jbg)
Dasar pertimbangan hakim dalam putusan Nomor 115/Pid.Sus/2024/PN Jbg adalah menerapkan prinsip keadilan dan kepastian hukum. Terdapat dua (2) rumusan masalah yang mencakup, pertama dasar pertimbangan hakim dalam membuat dan memutuskan pidana dalam tindak pidana putusan nomor 115/Pid.Sus/2024/PN Jbg, dan rumusan masalah kedua, putusan hakim sudah sesuai dalam teori dasar pertimbangan hakim dan teori pembuktian. Hakim yang sebagai seseorang yang memutuskan perkara peristiwa hukum pidana yang berkaitan dengan peraturan cukai, serta menggunakan teori pembuktian. Peneliti menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data melalui dokumen dan wawancara dengan praktisi hukum. Dalam skripsi ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait pertimbangan hakim dan melalui kajian dari teori dasar pertimbangan hakim serta teori pembuktian. Dari hasil analisis, peneliti menemukan bahwa pertimbangan hakim tidak hanya berdasarkan bukti yang dipaparkan saat persidangan, tetapi juga dari latar belakang terdakwa yang melakukan perbuatan pidana. Dari hasil putusan ini juga hakim tidak mengikut sertakan keadaan yang memberatkan para terdakwa, sehingga putusan hakim pada kasus ini hukuman kepada para terdakwa belum sebanding dengan apa yang sudah diperbuat oleh para terdakwa
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesempatan kerja di Provinsi Wilayah Sumatera
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesempatan kerja di Provinsi Wilayah Sumatera selama periode 2017-2021. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan alat analisis regresi data panel. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi angkatan kerja, upah minimum, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel dependen dalam penelitian ini yaitu kesempatan kerja. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik mencangkup kesempatan kerja, angkatan kerja, upah minimum, inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah angkatan kerja, upah minimum dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kesempatan kerja, sementara pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesempatan kerja di Provinsi Wilayah Sumatera
Studi komparatif perilaku konsumtif mahasiswa Universitas Bangka Belitung: pengguna e-commerce Shopee dan TikTok Shop
Perkembangan teknologi dalam revolusi industri 5.0 yang semakin canggih, menekankan masyarakat sebagai pusat peradaban dalam memanfaatkan teknologi secara maksimal di berbagai bidang. Salah satunya pemanfaatan teknologi di bidang perbelanjaan, di mana terjadi pergantian budaya belanja dari cara konvensional beralih ke sistem online melalui berbagai e-commerce. Platform yang banyak digunakan saat ini, terutama UMKM memilih Shopee dan TikTok Shop sebagai platform yang penjualannya lebih efektif dan efisien. Dengan segala kemudahan dalam penerapannya, e-commerce memiliki potensi yang signifikan dalam membentuk perilaku masyarakat yang konsumtif, termasuk mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan pola perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee dengan pengguna Tiktok Shop di UBB. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 7.031 mahasiswa, kemudian diambil sampel sebanyak 302 mahasiswa pengguna Shopee dan 76 mahasiswa pengguna TikTok Shop dengan menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan wawancara terstruktur. Analisis data yang digunakan berupa Independent Sample T-Test dengan memenuhi prasyarat uji asumsi klasik berupa uji homogenitas dengan Kolmogorov Smirnov dan uji normalitas dengan Levene Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil uji Independent Sample T-Test dengan asumsi varians tidak sama (equal variances not assumed) menunjukkan nilai Sig. (2 tailed) sebesar 0,483 (p > 0,05). Artinya, tidak terdapat perbedaan signifikan antara faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa pengguna Shopee dan pengguna TikTok Shop di Universitas Bangka Belitung. 2) Perilaku konsumtif mahasiswa tidak dibentuk dari kelebihan suatu platform, melainkan terbentuk oleh struktur yang sama yaitu sistem industri budaya. Artinya, konsumsi generasi muda di era digital menghapuskan perbedaan substantif antar platform dalam membentuk perilaku konsumtif
Uji konsentrasi ekstrak daun paku resam (Dicranopteris linearis (Burm. F) terhadap mortalitas ulat jengkal (Chrysodeixis chalcites) pada skala laboratorium
Pengendalian ulat jengkal (Chrysodeixis chalcites) yang menyerang tanaman kedelai umumnya menggunakan insektisida kimia, namun metode ini memiliki dampak negatif seperti resistensi hama dan residu berbahaya. Oleh karena itu, pemanfaatan ekstrak daun paku resam (Dicranopteris linearis (Burm. F)) yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin berpotensi sebagai insektisida nabati yang efektif dan ramah lingkungan untuk mengendalikan ulat jengkal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak daun paku resam terhadap mortalitas hama ulat jengkal dan menentukan konsentrasi terbaik untuk meningkatkan mortalitas larva ulat jengkal. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu konsentrasi ekstrak daun paku resam yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu kontrol (tanpa perlakuan), ekstrak 3%, 6%, 9%, dan 12% dengan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi perilaku larva, susut bobot pakan, bobot larva, persentase mortalitas, dan laju mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun paku resam berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang diamati. Perlakuan ekstrak konsentrasi 9% dan 12% menghasilkan persentase mortalitas tertinggi (100%) dan menyebabkan perubahan perilaku larva. Ekstrak daun paku resam konsentrasi 12% menunjukkan perlakuan optimum dengan laju mortalitas tertinggi (2,5 ekor/hari) dan persentase susut bobot pakan terendah (8,61%). Perubahan morfologi larva setelah aplikasi ekstrak ditandai dengan perubahan warna tubuh menjadi hitam dan pengerutan tubuh. Disimpulkan bahwa ekstrak daun paku resam efektif sebagai insektisida nabati dalam mengendalikan hama ulat jengkal dengan konsentrasi optimum 12%
Pengaruh intensitas modal, financial distress, dan ukuran perusahaan terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2023
Konservatisme akuntansi merupakan prinsip dalam akuntansi yang mengharuskan perusahaan untuk berhati-hati dalam mengakui pendapatan dan aset, namun segera mengakui biaya dan kewajiban saat dalam kondisi ketidakpastian. Prinsip ini penting untuk mengurangi risiko pelaporan berlebihan dan menjaga kualitas informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas modal, financial distress, dan ukuran perusahaan terhadap konservatisme akuntansi. Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan keuangan tahunan. Proses pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 45 perusahaan dengan 3 tahun pengamatan, jadi total sampel penelitian ini terdiri dari 135 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan bantuan Eviews 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas modal, financial distress tidak berpengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi
Perlindungan hukum terhadap pekerja akibat pemutusan hubungan kerja tentang uang pesangon dalam undang-undang nomor 6 tahun 2023 tentang cipta kerja berdasarkan prinsip keadilan Pancasila
Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum pengaturan pesangon di Indonesia dalam perspektif keadilan sosial sebagai nilai dasar Pancasila dan amanat konstitusi. Perubahan regulasi melalui UU No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Cipta Kerja menjadi UndangUndang mencerminkan pergeseran paradigma dari model negara kesejahteraan ke arah liberalisasi ekonomi. Kebijakan pesangon yang semula berfungsi sebagai bentuk perlindungan terhadap pekerja yang rentan mengalami PHK, mengalami regresi perlindungan dalam kerangka hukum baru yang lebih menekankan efisiensi dan fleksibilitas pasar tenaga kerja. Dengan rumusan masalah, pertama, Bagaimana politik hukum perlindungan hukum terhadap pekerja akibat pemutusan hubungan kerja tentang uang pesangon dalam UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. kedua, Bagaimana perlindungan hukum terhadap pekerja akibat pemutusan hubungan kerja tentang uang pesangon berdasarkan prinsip keadilan pancasila. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik hukum perlindungan hukum terhadap pekerja belum berpihak terhadap pekerja dan perlindungan hukum terhadap pekerja akibat pemutusan hubungan kerja tidak total dijalankan. Perubahan regulasi pesangon dalam UU No. 6 Tahun 2023 mencerminkan pergeseran politik hukum Indonesia dari paradigma negara kesejahteraan menuju liberalisasi ekonomi. Jika sebelumnya perlindungan pekerja menjadi prioritas sebagaimana diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003, maka regulasi baru lebih menekankan efisiensi pasar dan investasi. Kebijakan pesangon dalam UU Cipta Kerja gagal memenuhi prinsip keadilan substantif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan fungsi negara sebagai pelindung aktif hak-hak pekerja dan reposisi pesangon sebagai instrumen keadilan sosial yang legal, manusiawi, dan bermartabat sesuai dengan nilai-nilai ideologis Pancasila dan konstitusi Indonesia
Analisis kausalitas indeks pembangunan manusia, tingkat partisipasi angkatan kerja, korupsi, dan pengangguran di Indonesia
Penelitian ini menganalisis hubungan kausalitas Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Korupsi dan Pengangguran di Indonesia dengan menggunakan data time series dan alat analisis Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM signifikan terhadap TPAK dan memiliki hubungan kausalitas satu arah, TPAK signifikan terhadap Korupsi, dan memiliki hubungan kausalitas dua arah, TPAK signifikan terhadap Pengangguran, dan memiliki hubungan kausalitas satu arah, sedangkan IPM tidak memiliki hubungan kausalitas terhadap Korupsi dan Pengangguran, Korupsi dan Pengangguran juga tidak memiliki hubungan kausalitas. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa shock pada variabel-variabel memiliki dampak fluktuatif, berpengaruh secara positif dan negatif dengan kontribusi signifikan. Penelitian ini memberikan pemahaman lebih dalam mengenai interaksi antara variabel ekonomi dan implikasinya terhadap kebijakan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia