University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gaji Tenaga Kerja Konstruksi di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Pelaksanaan konstruksi tidak lepas dari peran sumber daya manusia yakni tenaga kerja konstruksi. Pekerja konstruksi membutuhkan 30-50% dari keseluruhan biaya produksi. Karena biaya yang cukup besar ini, perusahaan penyedia jasa konstruksi perlu untuk mempertimbangkan pemberian gaji yang sesuai dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi gaji tenaga kerja konstruksi. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik serta menganalisis faktor yang paling mempengaruhi gaji tenaga kerja konstruksi di Kota Pangkalpinang. Jumlah responden sebanyak 391 orang. Indikator yang digunakan yaitu keamanan, keselamatan dan kesehatan, kompetensi kerja dan waktu kerja. Variabel independen sebanyak 12 variabel disusun berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan Nomor 20 Tahun 2004 Tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa tenaga ahli konstruksi di Kota Pangkalpinang memiliki upah Rp4.000.000 ̶ Rp5.000.000 per bulan sebanyak 36% dan tenaga kerja terampil konstruksi di Kota Pangkalpinang memiliki upah Rp3.000.000 ̶ Rp4.000.000 sebanyak 51%. Dari hasil uji t diperoleh bahwa variabel yang berpengaruh signifikan yaitu variabel X3 (selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap), X6 (selalu diawasi oleh petugas yang memiliki kewenangan mengawasi Keamanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan X12 (selalu mendapatkan waktu cuti tahunan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku). Uji F menunjukkan nilai signifikansi bernilai 0,000 bernilai F tabel sebesar 1,814 menunjukkan bahwa seluruh variabel independen mempengaruhi gaji. Dari hasil analisis diperoleh persamaan model yaitu: Y = 1,739 + 0,163X3 – 0,146X6 + 0,127X12. Hal ini menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi gaji tenaga kerja konstruksi di Kota Pangkalpinang yaitu variabel X3 yaitu selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Output koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,086 yang bermakna bahwa variabel independen mempengaruhi variabel dependen sebesar 8,6%

    Representasi identitas diri sebagai komoditi di media sosial instagram: studi pada selebgram di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Media sosial instagram merupakan salah satu aplikasi berbasis digital yang berguna untuk merepresentasikan identitas diri seseorang dalam bentuk visualisasi gambar dan juga sarana berbagi kehidupan pribadi di ruang publik digital. Saat ini media sosial instagram tidak hanya digunakan sebatas representasi diri secara visual, melainkan menjadi sebuah ruang bagi beberapa kalangan penggunanya yang terkenal di media sosial instagram, yakni para selebgram untuk mendapatkan keuntungan yang bersifat nilai ekonomi dengan bentuk identitas diri yang direpresentasikannya di media sosial instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana bentuk identitas diri yang di representasikan selebgram Kota Pangkalpinang di media sosial instagram sebagai komoditi dan mengetahui proses representasi diri yang dikomodifikasi di media sosial instagram dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan menggunanakan teori representasi dari Stuart Hall. Adapun hasil temuan dari penelitian ini ialah bentuk dari identitas diri yang direpresentasikan oleh para informan penelitian yaitu selebgram kota pangkalpinang sebagai komoditi di media sosial merupakan hasil dari konstruksi identitas diri yang sengaja di bentuk untuk memberikan sebuah kesan dan citra diri yang sesuai dengan identitas diri masing-masing individu yang telah dikemas dan melalui proses pemilihan dan pengeditan. Proses dari identitas diri yang kemudian dikomodifikasi di media sosial terjadi akibat proses dari praktik sosial yang dilakukan para selebgram Kota Pangkalpinang membentuk identitas diri sesuai dengan ciri khas dan karakternya sehingga dikomodifikasi dengan proses dan realita sosial dengan cara masing-masing yang berbeda di setiap individunya

    Tinjauan yuridis unsur melawan hukum dan dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku perjudian sebagai mata pencaharian (studi putusan nomor 143/Pid.B/2020/PN Pgp)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur melawan hukum serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap pelaku perjudian yang menjadikan aktivitas tersebut sebagai mata pencaharian, dengan studi kasus pada Putusan Nomor 143/Pid.B/2020/PN Pgp. Permasalahan dalam perkara ini tidak hanya menyangkut unsur yuridis dari tindak pidana perjudian, tetapi juga menyoroti bagaimana hakim menilai aspek sosial, ekonomi, dan moral dari terdakwa yang menggantungkan penghidupan pada aktivitas yang dilarang hukum serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana bagi pelaku perjudian yang menjadikan judi sebagai mata pencaharian dalam Putusan Nomor 143/Pid.B/2020/PN Pgp atas terdakwa Nia Binti Samsudin. Analisis ini digunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan, serta penelaahan langsung terhadap isi putusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa memenuhi unsur melawan hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 303 KUHP dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1974. Selain itu, hakim mempertimbangkan berbagai aspek seperti kesengajaan, dampak sosial, serta tujuan pemidanaan yang mencakup efek jera dan perlindungan masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana pertimbangan hukum digunakan dalam konteks kasus konkret yang menyentuh dimensi sosial dan ekonomi terdakwa

    Figurasi dalam perubahan praktik tradisi Maulid Nabi di Desa Balunijuk (analisis dengan sosiologi figurasional Norbert Elias)

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tentang figurasi dalam perubahan praktik tradisi Maulid Nabi di Desa Balunijuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan figurasi dalam perubahan praktik tradisi Maulid Nabi yang terdiri dari jaringan interdependensi, figurasi, relasi kekuasaan, dan perilaku dan emosi kolektif antar para aktor sosial yang saling keterkaitan satu sama lain. Penelitian ini menggunakan konsep figurasional dari Norbert Elias sebagai pisau analitis teoritis. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam praktik tradisi Maulid Nabi di Desa Balunijuk terjadi adanya figurasi sosial yang mengalami perubahan dari religius menuju ke religius-kultural yang terlihat dari hadirnya kegiatan sosial dan keagamaan. Figurasi praktik tradisi ini terbentuk melalui jaringan interdependensi yang melibatkan aktor internal dan aktor eksternal. Perubahan yang dominan dapat dilihat dari hadirnya kegiatan Tabligh Akbar dan kegiatan silahturahmi atau lebaran yang menjadi ciri khas dalam perayaan tradisi Maulid Nabi di Desa Balunijuk. Dinamika tersebut memperlihatkan adanya proses musyawarah, negoisasi dan kompromi dalam perubahan praktik tradisi Maulid Nabi ini. Melalui proses inilah yang membentuk relasi kekuasaan pada aktor internal dan aktor eksternal yang mempengaruhi kewenangan kekuasaan masing-masing terlihat dari penempatan di kegiatan tersebut. Namun, aktor internal yaitu relasi tokoh agama tetap menjadi dominasi yang memberikan distribusi kekuasaan kepada aktor lainnya yang memiliki hubungan dalam proses perubahan praktik tersebut. Selain itu, adanya perubahan dalam perilaku dan emosi kolektif yang terlihat dari kegiatan sosial dan keagamaan yang terjadi dalam hubungan antar aktor internal dan eksternal yang terjalin dalam proses menyepakati akan perubahan praktik tradisi Maulid Nabi tersebut

    The Influence of Leadership Strategies and Social Capital on the Business Performance and Resilience of Indonesian MSMEs

    No full text
    This study aims to study how leadership strategies and business capital influence the performance and resilience of Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSMEs) in the Bangka Belitung Islands Province, Indonesia, particularly in dealing with rapid financial fluctuations in 2023. The goal is to offer valuable insights for managing MSMEs effectively. This study used quantitative research to collect primary data from 101 MSMEs with valid business licenses in the Bangka Belitung Islands Province, Indonesia. It employed the partial least squares (PLS) analysis method, covering measurements and structural models. A leader’s management style does not directly affect how well a business can handle challenges, and having good business connections does not make a big difference. However, certain aspects of a leader’s plan can improve the business’s overall performance. Surprisingly, the business’s current performance does not strongly impact its ability to handle tough situations, and it does not change how a leader’s management style and connections influence this resilience. These findings help us understand how these factors interact in small businesses in the province. This study demonstrates the connections between leadership strategies, social capital, business performance, and resilience in a specific location. Small business leaders in the Bangka Belitung Islands Province can utilize this research to enhance their strategies. Improved resilience among MSMEs can contribute to the economic strength and growth of the local community in the Bangka Belitung Islands Province. This study is unique because it looks closely at one particular place and how leadership, social capital, business performance, and resilience are all connected in small businesses. The results help manage these businesses, especially when dealing with the challenges of fast-changing finances in 2023

    Pemetaan Jenis Kerusakan Jalan Nasional di Jalan Puding Besar – BTS. Kota Pangkalpinang (Studi Kasus STA 0+000 – STA 25+570)

    No full text
    Kerusakan pada perkerasan jalan dapat menurunkan kinerja struktur perkerasanserta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Namketersediaan informasi mengenai lokasi dan jenis kerusakan pada ruas JalaPuding Besar – Bts. Kota Pangkalpinang yang merupakan jalan nasional dengafungsi kolektor primer masih terbatas, terutama data berbasis geografis yang dapamemetakan kerusakan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jekerusakan dan memetakan jenis kerusakan menggunakan Sistem InformGeografis (SIG). Panjang jalan yang diteliti adalah 25,570 km. Metode penelitdilakukan melalui survei visual setiap 100 meter dengan jumlah total 256 segmeKlasifikasi kerusakan mengacu pada Manual Pemeliharaan Jalan 03/MN/B/1983. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 468 titik kerusakadalam 256 segmen, dengan 113 segmen mengalami kerusakan dan 143 segmetidak ada kerusakan. Jenis kerusakan yang paling dominan meliputi retak kulbuaya (23,077%), tambalan (18,803%), retak halus (15,385%), lubang (11,111%)retak slip (5,324%), retak pinggir (5,128%), sungkur (1,923%), pelepasan but(1,282%), dan jembul (0,427%). Pemetaan SIG menunjukkan distribusi kerusakatidak merata, Desa Zed menjadi lokasi dengan tingkat kerusakan tertinggi sebesar32,265%, sedangkan Desa Petaling Banjar menunjukkan tingkat kerusakaterendah sebesar 2,778%. Informasi ini diharapkan menjadi dasar penentuprioritas perbaikan dan strategi pemeliharaan jalan yang lebih efektif

    Pengaruh Lingkungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada Guru Di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bangka

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap kinerja guru dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bangka. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 39 guru yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta kinerja guru. Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Namun, kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja, melainkan memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan beban kerja yang seimbang berkontribusi dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja guru di MAN 1 Bangk

    Pengaruh Kemudahan Penggunaan, Emosi Positif, Dan Persepsi Risiko Shopee Paylater Terhadap Pembelian Impulsif Pada Gen-Z Di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pengaruh Kemudahan Penggunaan, Emosi Positif, dan Persepsi Risiko Shopee Paylater terhadap Pembelian Impulsif Pada Gen-Z di Kota Pangkalpinang. Variabel independen dalam penelitian ini Kemudahan Penggunaan, Emosi Positif dan Risiko, sedangkan untuk variabel dependen dalam penelitian ini adalah Pembelian Implusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode pustaka. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dengan teknik area sampling, sehingga sampel berjumlah 160 responden. Sumber data yang digunakan adalah data primer berupa penyebaran kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan uji T, uji F dan R². Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Kemudahan Penggunaan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pembelian implusif, sedangkan Emosi positif secara parsial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembelian Implusif dan secara parsial Persepsi Risiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pembelian Implusif. Secara simultan Kemudahan Penggunaan, Emosi Positif, dan Persepsi Risiko Shopee Paylater berpengaruh signifikan terhadap Pembelian Implusif pada Gen-Z di Kota Pangkalpinang

    Analisis perbandingan tingkat kesehatan bank menggunakan metode RGEC pada Bank BUMN dan BUSN Tahun 2015-2024

    No full text
    Sektor perbankan di Indonesia saat ini menunjukkan persaingan yang ketat dalam penyaluran kredit. Bank BUMN dan BUSN merupakan dua jenis bank dengan tingkat penyaluran kredit tertinggi. Namun, penyaluran kredit dalam jumlah tinggi tidak hanya berpotensi meningkatkan profitabilitas, tetapi juga dapat meningkatkan berbagai risiko yang dapat mengganggu stabilitas dan kesehatan bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat perbedaan tingkat kesehatan antara bank BUMN dan BUSN dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh bank BUMN dan BUSN yang terdaftar di Indonesia pada periode 2015–2024, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 71 bank. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8 bank terpilih sebagai sampel berdasarkan kriteria purposive sampling yang telah ditetapkan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Independent Sample t-test dan uji Mann Whitney U. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kesehatan antara bank BUMN dan BUSN pada rasio LDR dan ROE. Sedangkan pada rasio NPL, GCG, ROA, NIM, BOPO, dan CAR tidak ditemukan perbedaan. Bank BUMN memiliki kualitas tata kelola, kinerja profitabilitas, serta efisiensi operasional yang relatif lebih baik dibandingkan BUSN. Sementara itu, BUSN memiliki profil risiko, tingkat kecukupan modal, serta kemampuan dalam menghasilkan pendapatan bunga bersih yang relatif lebih baik dibandingkan bank BUMN. Temuan ini mencerminkan adanya perbedaan strategi pengelolaan antara kedua jenis bank yang dipengaruhi oleh peran, karakteristik, dan fleksibilitas masing-masing dalam menjalankan kegiatan usaha

    Distribusi klorofil-a di perairan Pantai Desa Rebo, Kec. Sungailiat, Kab. Bangka menggunakan data citra satelit aqua-modis

    No full text
    Klorofil-a merupakan pigmen hijau yang berperan sebagai indikator produktivitas primer dan kelimpahan fitoplankton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kandungan dari distribusi klorofil-a secara pengukuran in-situ serta dengan memanfaatkan data citra satelit Aqua-MODIS di perairan Pantai Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling. Hasil penelitian konsentrasi klorofil-a di perairan Pantai Desa Rebo selama periode Januari hingga Juli 2024 menunjukan nilai tertinggi berada pada bulan April mencapai 1,8763 mg/m3 dan nilai konsentrasi klorofil-a terendah berada pada bulan Maret dengan nilai 0,5025 mg/m3. Nilai ini menunjukkan bahwa kondisi perairan Pantai Desa Rebo dalam kategori oligotrofik. Berdasarkan hasil pengukuran in-situ, nilai klorofil-a berada dalam rentang nilai 0,5693-1,88013 mg/m3. Validasi data citra dan data in-situ menunjukkan hubungan yang cukup baik yaitu 0,38360 dan analisis regresi linear menunjukkan hubungan yang lemah yaitu R2 = 0,3723

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇