University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan di Koperasi Unit Desa Bina Tani Sejahtera Tempilang

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja karyawan yang belum maksimal, yang disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi karyawan dalam upaya mencapai kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai Kompetensi Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Kinerja Karyawan Di Koperasi Unit Desa Bina Tani Sejahtera Tempilang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang, yang ditentukan dengan menggunakan metodel sampel jenuh. Model analisis yang digunakan yaitu model analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia, sarana prasarana dan lingkungan kerja non fisik secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Koperasi Unit Desa Bina Tani Sejahtera Tempilang. Hasil uji secara simultan kompetensi sumber daya manusia, sarana prasarana dan lingkungan kerja non fisik secara bersama – sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Koperasi Unit Desa Bina Tani Sejahtera Tempilang

    Asuhan Keperawatan Pada Pasien Bayi Baru Lahir Melalui Intervensi Perawatan Tali Pusar Terbuka Dengan Masalah Keperawatan Risiko Infeksi

    No full text
    Bayi baru lahir atau bayi di bawah satu bulan adalah kelompok usia yang paling berisiko mengalami masalah kesehatan, salah satunya adalah risiko infeksi. Bayi baru lahir dapat terinfeksi karena paparan atau kontaminasi oleh mikroorganisme selama persalinan dan setelah kelahiran bayi terutama infeksi tali pusar. Perawatan tali pusar itu sendiri terbagi dari beberapa perawatan salah satunya perawatan tali pusar terbuka. Perawatan tali pusar terbuka adalah metode perawatan tali pusar yang lebih baik karena tali pusar tidak dirawat sama sekali dan dibiarkan terbuka tanpa kasa kering atau obat antiseptik apa pun. hasil pemeriksaan yaitu dilanjutkan pada kedua pasien dimana ditariknya dua diagnosa keperawatan yaitu risiko infeksi dan risiko hipotermia. Pembuatan intervensi keperawatan pada pasien 1 dan pasien 2 dibuat sesuai dengan kondisi pasien. Pada saat implementasi keperawatan disesuaikan dengan rencana keperawatan yang telah disusun sehingga tidak terjadinya hambatan, lalu disertai dengan keluarga pasien By.Ny. S dan By.Ny. V yang mendukung saat melaksanakan asuhan keperawatan dan tahapan evaluasi masalah keperawatan risiko infeksi teratasi lalu masalah risiko hipotermia teratasi dan membuat intervensi dihentikan pada hari ketiga

    Evaluasi sistem proteksi petir eksternal di Gedung Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

    No full text
    Data terbaru dari BMKG bisa diketahui bahwa per Desember 2024, kerapatan sambaran petir cloud to ground terbesar yang terjadi di wilayah Bangka mencapai angka ≥ 60 km2 per tahun. Standar yang akan digunakan pada evaluasi ini, yaitu PUIPP, IEC 1024-1-1, dan PUIL 2011. Sistem proteksi eksternal terdiri dari terminasi udara, konduktor penyalur, dan pembumian. Terminasi Udara memiliki 2 jenis, yaitu konvensional dan non konvensional. Metode yang digunakan untuk menentukan radius terminasi udara adalah metode bola bergulir. Berdasarkan metode bola bergulir, jari-jari bola bergulir dipengaruhi oleh besar arus impuls yang mengenai terminasi udara, sedangkan daerah terproteksi dipengaruhi oleh ketinggian terminasi udara. Down conductor yang digunakan pada instalasi telah memenuhi syarat. Dari hasil pengukuran, tahanan pentanahan gedung Dharma Pendidikan telah memenuhi standar dengan nilai 3,18 Ω, sedangkan gedung Dharma Penelitian tidak memenuhi dengan nilai 17,30 Ω

    Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Melalui Intervensi Terapi Akupresur Dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah

    No full text
    Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin atau resistensi terhadap insulin. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Terapi akupresur merupakan salah satu bentuk terapi komplementer non-farmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan kadarglukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi terapi akupresur dalam asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah serta perbaikan kondisi umum pasien setelah diberikan intervensi akupresur selama tiga hari. Dengan demikian, akupresur dapat menjadi alternatif intervensi non-farmakologis dalam membantu menstabilkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus tipe 2

    asuhan keperawatan keluarga pada pasien gout arthritis melalui intervensi air rebusan daun sirsak dengan masalah keperawatan nyeri akut

    No full text
    Gout arthritis merupakan peradangan sendi akibat penumpukan kristal asam urat di sekitar sendi yang menyebabkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gout arthritis Melalui Intervensi Air Rebusan Daun Sirsak Dengan Masalah keperawatan Nyeri Akut di wilayah Girimaya pada tanggal 27 Mei sampai 06 Juni 2025. Rancangan studi kasus yang dipakai adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam memberikan air rebusan daun sirsak. Fokus penelitian yang diambil adalah pasien dengan Gout arthritis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara pemeriksaan fisik, dan metode dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian keperawatan keluarga. Hasıl penelitian setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 5x24 jam pada kedua pasien dengan masalah nyeri akut yaitu keluhan nyeri menurun dan meringis menurun. Dapat disimpulkan bahwa penerapan intervensi air rebusan daun sirsak pada Ny. B dan Ny. S dengan masalah keperawatan nyeri akut berpengaruh terhadap mengurangi tingkat nyeri

    Sikap Petani Lada terhadap Sistem Agroforestri Lada yang Berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap petani lada terhadap sistem agroforestri sebagai solusi pertanian berkelanjutan, menganalisis faktor sosioekonomi yang memengaruhi sikap petani lada, dan menganalisis pengaruh Theory of Planned Behavior (TPB) terhadap niat petani lada dalam menerapkan sistem agroforestri lada yang berkelanjutan di Kabupaten Bangka Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada 105 petani lada yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap petani lada terhadap sistem agroforestri berada dalam kategori sangat setuju dengan rata-rata tingkat capaian variabel sebesar 80,27% yang terdiri atas komponen kognitif dan konatif dalam kategori sangat setuju, serta komponen afektif dalam kategori setuju. Faktor sosioekonomi seperti usia, pendidikan formal, pendapatan, dan budaya berpengaruh secara signifikan terhadap sikap petani lada secara parsial, sedangkan pendidikan non formal dan pengalaman bertani tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel faktor sosioekonomi menyumbang pengaruh sebesar 64,2% terhadap sikap petani lada. Berdasarkan pendekatan TPB, ditemukan bahwa variabel sikap terhadap perilaku dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan terhadap niat petani lada dalam menerapkan sistem agroforestri lada yang berkelanjutan, sedangkan norma subyektif tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 44,9% terhadap pembentukan niat petani lada dalam menerapkan sistem agroforestri lada yang berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman, keyakinan diri, dan persepsi manfaat dari sistem agroforestri memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan niat petani lada menuju sistem pertanian yang berkelanjutan

    Asuhan Keperawatan Keluarga Ibu Hamil Trimester II Dengan Anemia Defisiensi Besi Melalui Intervensi Edukasi Nutrisi: Rebusan Daun Bayam Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan

    No full text
    Anemia defisiensi besi adalah kondisi penurunan kadar hemoglobin dalam darah akibat kekurangan zat besi, yang dapat menyebabkan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh dan berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien anemia defisiensi besi melalui intervensi edukasi nutrisi rebusan daun bayam dengan masalah keperawatan defisit pengetahuan di wilayah Gerunggang pada tanggal 28 mei sampai 8 juni 2025. Rancangan studi kasus yang dipakai adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus dalam memberikan edukasi nutrisi rebusan daun bayam untuk mencegah anemia defisiensi besi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan metode dokumentasi menggunakan instrumen pengkajian keperawatan keluarga. Hasil studi kasus setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3xkunjungan pada kedua pasien dengan masalah defisit pengetahuan yaitu perilaku sesuai anjuran meningkat, verbalisasi minat dalam belajar meningkat, kemampuan menjelaskan suatu topik meningkat, perilaku sesuai dengan pengetahuan meningkat. Dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan edukasi nutrisi rebusan daun bayam untuk mencegah anemia defisiensi besi pada Ny. S dan Ny. D dengan masalah defisit pengetahuan akan berpengaruh peningkatan pengetahuan tentang rebusan daun bayam untuk anemia defisiensi besi

    Analisis tingkat pemahaman kesiapan dan kemampuan pengelola usaha kecil dalam implementasi laporan keuangan berbasis SAK EMKM pada usaha kecil di Kota Sungailiat

    No full text
    Usaha Kecil memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, termasuk di Kota Sungailiat. Namun, masih banyak pelaku usaha kecil yang belum mampu menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) karena berbagai keterbatasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pemahaman, kesiapan, dan kemampuan pengelola usaha kecil terhadap implementasi laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha kecil di Kota Sungailiat. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui seberapa besar pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman, kesiapan, dan kemampuan pengelola usaha kecil memiliki pengaruh positif terhadap implementasi laporan keuangan berbasis SAK EMKM. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan, sosialisasi, serta pendampingan dari pemerintah dan lembaga terkait agar Usaha kecil mampu menyusun laporan keuangan secara akuntabel dan sesuai standar. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam pemberdayaan usaha kecil, dengan merekomendasikan pelatihan SAK EMKM, penyusunan laporan keuangan terstruktur, pendampingan berkala, serta riset lanjutan terkait literasi digital dan aplikasi keuangan

    Pengaruh Beban kerja, mutasi kerja, stres kerja, dan insentif terhadap kinerja pegawai (studi kasus pada BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Sumber daya manusia memegang peranan yang sangat penting dan strategis dalam rangka mewujudkan tujuan dan cita-cita suatu instansi maupun perusahaan. Keberhasilan suatu perusahaan sangat ditentukan oleh seberapa baik pengelolaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari peran kinerja para pegawainya. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai diantaranya beban kerja, mutasi kerja, stres kerja dan insentif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, mutasi kerja, stres kerja, dan insentif terhadap kinerja pegawai di BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM) dengan memanfaatkan software statistik Smart-PLS 4.0. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden yang disebarkan kepada seluruh pegawai ASN di BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel beban kerja berpengaruh negatif terhadap kinerja pegawai, variabel mutasi kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, variabel stres kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dan variabel insentif berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai di BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Asuhan Keperawatan Anak Demam Berdarah Dengue Melalui Intervensi fluid Management Dengan Masalah Keperawatan Hipovolemia

    No full text
    Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, dengan manifestasi klinis berupa demam tinggi, perdarahan, dan risiko syok hipovolemik. Anak-anak menjadi kelompok yang rentan terhadap komplikasi DBD, termasuk gangguan keseimbangan cairan tubuh. Salah satu masalah keperawatan yang sering ditemukan pada pasien DBD adalah hipovolemia. Penanganan masalah ini memerlukan intervensi manajemen cairan (fluid management) yang tepat untuk mempertahankan kestabilan hemodinamik dan mencegah syok.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada anak dengan DBD melalui intervensi fluid management terhadap masalah keperawatan hipovolemia. Metode yang digunakan adalah deskriptif studi kasus pada pasien anak dengan DBD di RSBT Pangkalpinang. Proses keperawatan dilakukan mulai dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi hingga evaluasi. Intervensi fokus pada pemantauan status cairan, pemberian cairan sesuai kebutuhan, edukasi pasien dan keluarga, serta kolaborasi pemberian cairan intravena.Hasil studi menunjukkan bahwa intervensi fluid management mampu memperbaiki status cairan pasien, ditandai dengan peningkatan tekanan darah, frekuensi nadi yang membaik, serta normalisasi output urin. Kesimpulannya, fluid management efektif dalam mengatasi hipovolemia pada anak dengan DBD, sehingga perawat diharapkan mampu menerapkan intervensi ini secara optimal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇