University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli iphone ex-inter di Kota Pangkalpinang
Penelitian ini berjudul “Perlindungan Konsumen Dalam Transaksi Jual Beli Iphone Ex-Inter Di Kota Pangkalpinang”.Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya permintaan terhadap perangkat elektronik bekas, khususnya iPhone Ex-Inter, berbagai masalah yang berkaitan dengan perlindungan konsumen sering kali muncul, seperti kualitas produk, garansi, dan legalitas perangkat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yang mengkaji aspek hukum perlindungan konsumen berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta peraturan-peraturan lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak konsumen di Kota Pangkalpinang belum sepenuhnya memahami hak-haknya sebagai konsumen, sementara penjual sering kali tidak memberikan informasi yang transparan mengenai kondisi barang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran konsumen terhadap hak-hak mereka, serta pengawasan lebih ketat oleh pemerintah dan lembaga terkait guna memastikan terciptanya transaksi yang adil dan aman bagi semua pihak
Pengaruh penambahan SiO2 Terhadap presentase degradasi methylene blue menggunakan fotokatalis TiO2
Methylene blue (MB) adalah zat warna yang sering digunakan dalam industri tekstil dan menjadi salah satu polutan utama dalam limbah cair. Proses fotokatalisis menggunakan TiO₂ dikenal efektif dalam mendegradasi zat warna organik, namun efisiensinya terbatas oleh rekombinasi pasangan elektron-hole yang cepat dan penyerapan cahaya yang terbatas pada spektrum UV. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan SiO2 terhadap presentase degradasi Methylene Blue menggunakan fotokatalis TiO2. Proses sintesis dilakukan melalui metode hidrolisis, diikuti dengan karakterisasi menggunakan XRD, FTIR, dan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material TiO₂/SiO₂ berhasil meningkatkan presentase degradasi fotokatalitik hingga 87,5%, dibandingkan dengan TiO₂ (71%) dan SiO₂ (65,7%) secara tunggal
Pengaruh penambahan polivinyl alcohol (PVA) terhadap karakteristik bioplastik berbasis nanoselulosa limbah kertas/ZnO dengan plasticizer gliserol
Bioplastik merupakan plastik dari bahan biopolimer yang dapat terurai oleh mikroorganisme sehingga dapat menjadi alternatif pengganti plastik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gugus fungsi dan kandungan selulosa dari selulosa limbah kertas, mengetahui morfologi permukaan dan ukuran partikel nanoselulosa berbasis selulosa limbah kertas, serta mengetahui pengaruh massa PVA terhadap karakteristik bioplastik dari nanoselulosa limbah kertas. Penelitian ini diawali dengan mengekstraksi selulosa limbah kertas, kemudian memodifikasinya menjadi nanoselulosa. Pembuatan bioplastik dilakukan dengan penambahan PVA, ZnO, dan gliserol. Pengaruh massa PVA terhadap ketebalan, kuat tarik, elongasi, laju degradasi serta daya serap air merupakan parameter yang diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan kandungan selulosa limbah kertas yang diperoleh sebesar 96,5 % dan terdapat gugus fungsi O-H, C-H, dan C-O. Morfologi permukaan nanoselulosa yang terbentuk seperti serat dengan ukuran rata-rata diameter 396 nm. Penambahan massa PVA pada bioplastik dapat meningkatkan ketebalan dan daya serap air, namun menurunkan kemampuan degradasi bioplastik. Selain itu, penambahan massa PVA 1-3 gram meningkatkan kuat tarik dan elongasi, namun massa PVA 4-5 gram menurunkan kuat tarik dan elongasi. Berdasarkan hasil yang didapatkan bioplastik dengan sifat mekanik terbaik adalah dengan penambahan massa PVA 3 gram. Sampel ini memiliki nilai kuat tarik 3,89 MPa dan elongasi 90%
Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair ekstrak tanaman ubi jalar (Ipomoea batatas L.) dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman lada
Pupuk majemuk sintetis hanya dapat memenuhi unsur hara makro N, P, dan K dan kebutuhan unsur hara esensial lainnya dapat dipenuhi dari pupuk organik seperti fermentasi dari daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.). Pengaplikasian pupuk organik dalam formulasi cair memiliki kelebihan diantaranya aplikasinya lebih merata dan unsur hara lebih cepat tersedia. Pertumbuhan dan perkembangan tanaman membutuhkan keseimbangan antara hara makro dan mikro esensial sehingga diperlukan dosis yang tepat antara NPK dan pupuk organik yang harus diaplikasikan ke tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan kombinasi dosis yang tepat antara NPK dan pupuk organik cair ketela rambat bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman lada yang optimal. Penelitian didesain menggunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 perlakuan yaitu perlakuan pertama adalah konsentrasi pupuk cair organik (0, 50, 100, dan 150 mL dalam 4 L air) dan perlakuan kedua adalah dosis NPK (100, 80, 60, dan 40%). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan uji DMRT (α=50). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi konsentrasi POC esktrak ubi jalar berpengaruh tidak nyata pada pertumbuhan lada. Aplikasi dosis NPK berpengaruh sangat nyata pada laju transpirasi. Interaksi antara konsentrasi POC ubi jalar dan dosis NPK berpengaruh nyata pada pertambahan tinggi tanaman dengan perlakuan terbaik POC ekstrak ubi jalar 50 mL + dosis pupuk NPK 80%. Perlakuan kombinasi ini dapat meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara NPK
Pengaruh Kompetensi dan Insentif terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil melalui Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Pada Balai Pengawas Obat dan Makanan di Pangkalpinang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja Pegawai Negeri Sipil yang belum maksimal karena adanya faktor-faktor seperti kompetensi dan insentif yang mempengaruhi upaya pegawai dalam mencapai kinerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh langsung kompetensi dan insentif terhadap kinerja dan kepuasan kerja, serta pengaruh tidak langsung kompetensi dan insentif terhadap kinerja melalui kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil pada Balai Pengawas Obat dan Makanan di Pangkalpinang. Variabel bebas dalam penelitian adalah kompetensi dan insentif, variabel terikat yaitu kinerja, dan variabel mediasi yaitu kepuasan kerja. Pendekatan penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan langsung kepada seluruh responden terpilih dalam penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah Partial Least Square (SEM-PLS). Analisis ini dibantu dengan program Smart PLS 4.1.0.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, kompetensi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja, dan insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil pada Balai Pengawas Obat dan Makanan di Pangkalpinang.
Kata Kunci: Kompetensi, Insentif, Kepuasan Kerja dan Kinerja
Pengaruh produk domestik regional bruto (pdrb), jumlah penduduk, dan luas lahan perkebunan kelapa sawit terhadap tingkat emisi gas karbon dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Jumlah Penduduk dan Luas Lahan Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Tingkat Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra. Jumlah Penduduk memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Tingkat Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra. Luas Lahan Perkebunan Kelapa Sawit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra. Produk Domestik Regional Bruto, Jumlah Penduduk dan Luas Lahan Perkebunan Kelapa Sawit secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Emisi Gas Karbon Dioksida (CO2) di Provinsi Wilayah Sumatra
Pengaruh Kombinasi Fermentasi Ampas Tahu dan Dedak Padi sebagai Media Pemeliharaan terhadap Pertumbuhan Maggot (Hermetia illucens)
Beberapa petani ikan telah menjadikan maggot sebagai pengganti pakan ikan pabrikan. Maggot memiliki tekstur yang kenyal dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan enzim alami yang dapat meningkatkan kemampuan daya cerna ikan terhadap pakan. Pertumbuhan maggot sangat ditentukan oleh kandungan nutrisi dan kondisi media tumbuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi fermentasi ampas tahu dan dedak padi terhadap pertumbuhan, FCR dan kondisi media hidup untuk maggot. Pertumbuhan maggot meliputi panjang dan bobot yang terbaik terdapat pada perlakuan P3 (Fermentasi ampas tahu 25% + Fermentasi dedak 75%) dengan nilai panjang 11,47 mm, nilai bobot 0,22 g. Food Conversion Ratio terbaik terdapat pada perlakuan P3 (Fermentasi ampas tahu 25% + Fermentasi dedak 75%) dengan nilai FCR 7,17. Kondisi media hidup maggot selama penelitian yang terbaik terdapat pada perakuan P3 (Fermentasi ampas tahu 25% + Fermentasi dedak 75%) pada kisaran suhu 25,5 – 31,8 ⁰C dengan kelembaban media berada di kisaran 38,7 – 45,5
The Development On Main Character In The Wild Robot By Peter Brown And The Wild Robot Movie (2024): A Comparative Studies
This study aims to explore the similarities and differences in the portrayal of the main character development, Roz, in the novel "The Wild Robot" by Peter Brown released in 2016 and its 2024 film adaptation. The purpose of this research is to enhance the understanding of character adaptation in comparative literature. Utilizing Steven Tötösy de Zepetnek's theory of comparative literature and Linda Hutcheon's theory of adaptation, along with Creswell's qualitative research design framework, the study employs a descriptive qualitative method. Data collection involved analysing dialogue and narrative elements across 33 data points from both the novel and the film. The total data from 33 data points are 25 similarities, 33 differences, 9 reductions, and 23 additions. The results highlight significant similarities and differences in Roz's characterization, setting, and plot development across the two mediums. The study concludes that while Roz's core characteristics such as her maternal instincts and integration are maintained, the adaptation introduces variations that reflect cinematic storytelling techniques. the film adaptation introduces cinematic techniques that reshape her journey. For instance, the novel relies heavily on descriptive prose and internal monologues to delve into Roz's emotional and psychological growth, while the film uses visual cues, body language, and voice acting to convey her transformation. The study concludes that these differences underscore the unique narrative tools employed in literature and film, contributing valuable insights into the processes of adaptation. Ultimately, this research provides a foundation for future studies in the field of comparative literature and adaptation studies. By examining the nuances of Roz's character development, this study emphasizes the importance of medium-specific techniques in shaping audience perception and emotional connection. These findings contribute to a deeper understanding of adaptation processes in literature and film, offering valuable insights for scholars and researchers in the field of adaptation studies
Kebijakan non penal dalam upaya pencegahan tindak pidana perusakan terumbu karang dan tindak pidana satwa yang dilindungi (studi eksploitasi akar bahar dan cangkang penyu di Kabupaten Bangka Selatan)
Kebijakan non penal dalam penelitian ini merupakan upaya penanggulangan sekaligus pencegahan terhadap tindak pidana perusakan terumbu karang dan satwa yang dilindungi, studi kasus di Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini
menganalisis bagaimana faktor penyebab suatu tindak pidana dan kebijakan hukum yang tepat dilakukan untuk menanggulangi dan mencegah tindak pidana tersebut. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi
masih adanya tindak pidana tersebut dan kebijakan non penal sebagai upaya penanggulangannya. Metode penelitian yang dilakukan ialah metode yuridis empiris, dengan pendekatan identifikasi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi dilokasi penelitian dan wawancara, serta analisa bahan hukum yang dilakukan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menguraikan bahwa upaya penanggulangan dan pencegahan yang belum maksimal
karena masih adanya tindakan eksploitasi akar bahar dan cangkang penyu di Kepulauan Pongok. Faktor yang melatarbelakanginya ialah pengawasan dan pengendalian yang kurang maksimal, pengetahuan dan kesadaran hukum
masyarakat yang rendah. Kemudian perlu untuk memaksimalkam pengawasan dan peningkatan kesadaran hukum masyarakat melalui penyuluhan atau sosialisasi. Penelitian ini menguraikan perlunya langkah progresif untuk meningkatkan fungsi aparat penegak hukum serta lembaga yang berwenang. Serta optimalisasi upaya penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan terhadap beberapa tindakan di wilayah laut yang dilarang oleh Undang-Undang
Analisis genetik ikan Sundadanio sp. asal perairan Bangka Barat berdasarkan gen cytochrome oxidase sub unit I (COI
Ikan Sundadanio merupakan ikan yang potensial dikembangkan sebagai ikan hias endemik dari Pulau Bangka. Sampai saat ini, spesies dari ikan ini belum teridentifikasi secara molekuler. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi
karakteristik morfologi berupa karakter meristik dan morfometrik Ikan Sundadanio yang ditemukan di Kabupaten Bangka Barat. Mengidentifikasi jenis spesies ikan
ini melalui DNA barcoding sehingga dapat diketahui jenis spesies, dengan tingkat kekerabatan atau kedekatan spesies tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yang memberikan tinjauan objektif atau penjelasan situasi. Parameter yang diamati pada penelitiani meliputi karakteristik morfologi dan hubungan kekerabatan dengan membuat struktur pohon filogenetik dan jarak genetik berdasarkan Gen COI dan menggunakan primer F2 dan R2 sebagai pembatas DNA terget. Berdasarkan hasil indentifikasi Ikan Sundadanio asal perairan Bangka Barat secara visual memiliki warna tubuh
kehijaun, pada sirip dorsal, sirip pektoral, sirip ventral bewarna transparan pada sirip anal memiliki warna hitam dan panjang standar ikan ialah 1,48 ± 0,16 cm. Hasil rekontruksi pohon filogenetik, menunjukan pada seluruh sampel Ikan Sundadanio asal perairan Bangka Barat berada dalam satu garis keturunan yang sama dan merupakan kerabat dekat dari S. Axelrodi green asal Kepri, S. Axelrodi blue Kepri dan S. Axelrodi cf Kepri dengan nilai kemiripan sebesar 95.10%-
97.84%