University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Kebijakan hukum pidana terhadap penyedia sarana pengetahuan informasi tentang illegal access pada sarana elektronik dalam konten tertentu ditinjau dari pasal 56 KUHP

    No full text
    Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 dan sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 belum ada pasal yang mengatur tentang penyedia Sarana Pengetahuan Informasi Tentang Illegal Access. Padahal konten-konten mengenai pembelajaran tentang Illegal Access ini banyak terdapat dalam platform-platform yang kita gunakan hingga saat ini dan bisa diakses oleh siapapun tanpa batasan, tentu hal ini menyebabkan munculnya hacker-hacker baru dan tidak menutup kemungkinan terjadinya tindak kejahatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan hukum pidana terhadap penyedia sarana pengetahuan informasi tentang Illegal Access pada sarana elektronik dalam konten tertentu ditinjau dari Pasal 56 KUHP. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, dengan adanya kekosongan hukum dan kelemahan pasal-pasal di dalam Undang-Undang ITE yang tidak mampu menjangkau penyedia sarana pengetahuan informasi tentang akses ilegal maka Pasal 56 KUHP harus dijadikan solusi untuk mencegah semakin banyaknya konten yang menyediakan pengetahuan informasi tentang Illegal Access seiring melakukan revisi terhadap UU ITE dan KUHP untuk memperjelas definisi dan sanksi terkait pembantuan kejahatan Illegal Access. Kedua, kebijakan hukum pidana harus diperbarui agar dapat memberikan kepastian hukum dan melindungi masyarakat dari potensi kejahatan siber dengan formulasi baru yang lebih jelas

    Penegakan hukum tindak pidana perjudian dadu guncang oleh kepolisian daerah (POLDA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Tindak pidana perjudian dadu guncang adalah tindak pidana kejahatan yang memenuhi unsur pidana yakni terdapat permainan atau perlombaan antara dua orang, taruhan, serta adanya unsur untung-untungan dengan uang tersebut. Tindak pidana perjudian dadu guncang diatur Pasal 303 KUHP dan Pasal 303 bis KUHP Jo. Undang-Undang No. 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis penegakan hukum tindak pidana perjudian dadu guncang oleh Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum tindak pidana perjudian dadu guncang oleh Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian ini adalah pertama, penegakan hukum tindak pidana perjudian dadu guncang oleh Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan sesuai dengan KUHAP sebagai Standar Operasional Prosedur (SOP). Penegakan hukum yang dilakukan seperti penyelidikan dengan upaya berupa penangkapan dan penggeledahan, penyidikan yang dilakukan dengan upaya penyitaan, pemeriksaan, penetapan tersangka dan penahanan, serta penyerahaan berkas perkara ke penuntut umum. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum tindak pidana perjudian oleh Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disebabkan oleh faktor hukum, faktor penegak hukum, faktor sarana dan fasilitas dan faktor masyarakat

    Perlindungan hukum terhadap konsumen atas peredaran obat impor tanpa label bahasa Indonesia di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Pasal 8 angka 1 huruf j Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen mengatur mengenai perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha yakni pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak mencantumkan informasi dan/atau petunjuk penggunaan barang dalam Bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peredaran obat impor tanpa label bahasa Indonesia di Kota Pangkalpinang dan memahami bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen atas kerugian akibat obat impor tanpa label Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian yuridis empiris yang dilakukan di Kota Pangkalpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanggungjawaban pelaku usaha terhadap konsumen atas peredaran obat impor tanpa label Bahasa Indonesia di Kota Pangkalpinang berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Perlindungan Konsumen. Selain itu, bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen yaitu perlindungan hukum preventif yang diberikan oleh pemerintah dan perlindungan hukum represif yaitu sanksi yang diberikan kepada pelaku usaha

    Analisis peran Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhadap larangan kegiatan kampanye politik yang melibatkan anak dalam pemilu 2024 sesuai pasal 280 ayat (2) undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu

    No full text
    Penelitian ini berfokus pada peran Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang melibatkan anak di bawah umur selama kampanye politik pemilu 2024. Pasal 280 ayat 2 UU Pemilu menyebutkan bahwa ada larangan keterlibatan orang yang tidak memiliki hak memilih untuk mengikuti kegiatan kampanye. Dalam hal ini, Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperoleh temuan dugaan pelanggaran keterlibatan anak di bawah umur selama kampanye presiden dan wakil presiden di Bangka Belitung. Rumusuan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peran Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menindaklanjuti pelanggaran kampanye yang melibatkan anak dibawah umur serta kendala dalam legalitas hukum. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah empiris. Tujuan dari penelitian ini adalah pembaca dapat mengetahui bagaimana peran Bawaslu dalam menindaklanjuti pelanggaran kampanye pada pemilu dan mengetahui kendala dalam legalitas hukum pada kasus pelanggaran kampanye yang melibatkan anak dibawah umur. Pada penilitian ini Bawaslu Kepulauan Bangka Belitung belum sepenuhnya menindaklanjuti pelanggaran dikarenakan adanya kendala dalam proses penindakan sehingga Bawaslu memilih untuk melakukan pencegahan ditempat. Kendala dalam kasus ini antara lain adalah pada UU Pemilu adanya frasa yang belum objektif menentukan objek hukum sehingga adanya kemungkinan terjadinya Black campaign dan waktu yang terlalu singkat untuk memproses kasus pelanggaran tersebut. Penelitian ini berkesimpulan bahwasanya pada kasus ini Bawaslu Kepulauan Bangka Belitung Belum sepenuhnya berperan dikarenakan adanya beberapa kendala yang membuat Bawaslu kesulitan pada penindaklanjutan pelanggaran kampanye yang melibatkan anak dibawah umur pada pemilu tahun 2024

    Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakkan hukum dalam penerapan keadilan restoratif (restorative justice) di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang tahun 2020-2023

    No full text
    Keadilan restoratif adalah sebuah proses dimana para pihak yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu untuk menyelesaikan persoalan secara bersama-sama bagaimana menyelesaikan akibat dari pelanggaran tersebut demi kepentingan masa depan. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana penegakkan hukum dalam penerapan Restorative Justice di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dan faktor penghambat dalam penerapan Restorative Justice di Kejaksaan Negeri Pangkalpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris dengan pendekatan kasus dan undang-undang. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dalam menangani perkara Restorative Justice telah sesuai dengan konsep dari penegakkan hukum itu sendiri yang dimana dalam penyelesaian perkara tersebut Jaksa Penuntut Umum memberikan mediasi yang dimana dijalankan secara transparan dan aman sehingga korban merasa didengarkan dan juga pelaku dapat mengakui kesalahannya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun. Namun, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan Restorative Justice ini. Faktor pendukungnya seperti disediakan ruangan khusus untuk menangani kasus restorative justice dan terdapat balai Restorative Justice dan untuk faktor penghambatnya tersebut ada di pihak korban itu sendiri yang tidak mau untuk berdamai

    Deictic Expressions In Deddy Corbuzier’s Podcast Featuring The Palestine Ambassador

    No full text
    Literature is a stylized form of language that can help express human expression.The meaning of literature varies according to the context in which it is discussed, and one of the simple but important aspects of language is deixis. Deixis is a linguistic element that refers to something in a specific context, such as person, place, or time, whose meaning can only be understood if the situation or context of the conversation is known. This study aims to analyze the function of deixis in Deddy Corbuzier's podcast that brought in the Palestinian ambassador using deixis theory according to George Yule (1996).The research gap in this study is the gap found in previous studies,in previous studies only identified the types of deixis, and most of the data focused on person deixis. This creates an opportunity for researchers to explore and examine the function of deixis, especially to find out whether the function of deixis can identify the message to be conveyed in Deddy Corbuzier's podcast. This research uses a qualitative descriptive method to analyze the deixis contained in the sentences in the data, which consists of (30) deixis of person, (52) deixis of place, and (14) deixis of time. The most dominant deixis expression used in Deddy Corbuzier's podcast is place deixis, with a total of 52 data, which mostly refers to locations related to Palestine and Israel. This finding shows that the use of place deixis in the discourse has an important role in emphasizing the geographical and political relations at the core of the discussion

    Analisis pola interaksi anak tunagrahita di sekolah (studi kasus SLB YPAC Pangkalpinang)

    No full text
    Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki tingkat kecerdasan di bawah standar umum atau dibawah rata-rata sehingga cenderung mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial, berdasarkan data dari SLB YPAC Pangkalpinang tercatat bahwa jumlah siswa/i penyandang tunagrahita di sekolah berjumlah 75 orang, antara lain 50 orang siswa/i (SDLB), 20 orang siswa/i (SMPLB), dan 5 orang siswa (SMALB). Hal itu membuat peneliti ingin mengkaji tentang Pola Interaksi Anak Tunagrahita di sekolah SLB YPAC Pangkalpinang, karena terlihat dari banyaknya jumlah penyandang tunagrahita memungkinkan peneliti untuk melakukan penelitian terhadap siswa/i tunagrahita yang ada di sekolah ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pola interaksi dan hambatan pola interaksi bagi para anak tunagrahita yang ada di SLB YPAC Pangkalpinang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori struktural fungsional dari Tallcot Parsons dengan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui proses observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pola interaksi sosialnya, anak tunagrahita mampu menjalin interaksi sosial secara wajar ketika di SLB YPAC Pangkalpinang, hal ini berarti mereka mampu melakukan penyesuaian sosial di sekolahnya, walaupun masih terdapat beberapa anak yang terhambat dalam berinteraksi sosial dengan orang disekitarnya. Adapun hambatan bagi para anak tunagrahita yang ada di SLB YPAC Pangkalpinang dalam melakukan interaksi sosial yaitu adanya keterbatasan kognitif dan komunikasi, kurangnya pemahaman sosial, adanya stigma dan diskriminasi, ketergantungan kepada pendamping, serta adanya kesulitan mereka dalam membaca dan mengelola emosi

    Orientalism analysis in "never have i ever" series (2020) season 1

    No full text
    Di era yang serba canggih, informasi, pembelajaran, ataupun hiburan dapat diakses dengan mudah. Salah satunya melalui film atau serial yang akhir-akhir ini sedang populer. Objek penelitian ini menggunakan serial Amerika Never Have I Ever season 1 (2020). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi orientalism aspek yang ada dalam series dan mengetahui tindakan yang akan diambil karakter utama dalam menghadapi tantangan dalam hidupnya. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis ujaran ataupun tindakan dari karakter utama. Teori orientalisme Edward Said digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan dua aspek orientalisme yang dibahas yaitu representasi dan stereotipe. Dalam representasi terdapat dua representasi karakter yaitu, (1) Impulsive dan (2) Struggling with Identity. Dalam stereotipe, terdapat (1) Indian Students are Intelligent dan (2) Struggling with Tradition. Hasil penelitian dari aksi yang dilakukan karakter utama, yaitu (1) Changing Appearance, (2) Expanding Friendship, (3) Finding Boyfriend, (4) Verbal Confrotation, (5) Ignoring/Diverting Focus. Terdapat 27 data yang dibahas di penelitian ini. Kepribadian, emosi, atau pola pikir karakter utama dari serial ini disebabkan oleh tekanan lingkungan dan sosial di sekitarnya. Selain itu, trauma psikologis juga menjadi penyebab dari aksi impulsif ataupun ketidakstabilan emosi dari karakter utama. Adanya benturan antara budaya India dan Amerika juga mengakibatkan krisis identitas dan kesalahpahaman dengan budaya asalnya

    Komposisi dan Potensi Pemanfaatan Spesies Tumbuhan pada Agroforestri Kelekak di Desa Serdang, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan

    No full text
    Agroforestri adalah suatu sistem yang menggabungkan tanaman kayuan dengan berbagai komunitas tanaman pertanian. Pola agroforestri yang berkembang di Kabupaten Bangka Selatan adalah pola agroforestri dengan mengkombinasikan tanaman kehutanan dengan tanaman buah-buahan sesuai dengan kebutuhan petani. Pola agroforestri tersebut dikenal dengan nama kelekak. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi keanekaragaman spesies tumbuhan pada habitat kelekak, mengidentifikasi pemanfaatan dan potensi bioprospeksi spesies tumbuhan pada habitat kelekak, mengidentifikasi sistem kepemilikan lahan kelekak pada masyarakat, serta mengidentifikasi upaya konservasi tanaman pangan lokal yang dimanfaatkan oleh masyarakat Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan di kelekak. Waktu dan tempat penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juli 2024 di Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis vegetasi, wawancara, dan observasi partisipasif. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 69 spesies tumbuhan di kelekak dari 35 famili. Bagian buah merupakan bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan seperti aren, duku, manggis, durian, dan lain-lainya. Potensi biopropeksi yaitu senyawa aktif yang memilki potensi manfaat seperti obat-obatan, bahan baku industri dan lain-lainya. Sistem kepemilikian lahan yaitu mayoritas kelekak dimiliki secara pribadi dengan tipe pewarisan individual. Upaya konservasi yang telah dilakukan masyarakat Desa Serdang, Kecamatan Toboali untuk melestarikan kelekak yaitu pengolahan berkelanjutan dan pewarisan kelekak kegenerasi selanjutnya secara turun-tumurun

    Pengaruh Manajemen Waktu, Self Efficacy, dan Peran Dosen Pembimbing Skripsi terhadap Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Universitas Bangka Belitung

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kelulusan penyelesaian skripsi mahasiswa yang belum maksimal yang menyebabkan tingkat kelulusan mahasiswa menjadi tidak tepat waktu, yang disebabkan oleh beberapa faktorfaktor yang mempengaruhi dalam upaya penyelesaian skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai Manajemen Waktu, Self Efficacy, dan Peran Dosen Pembimbing Skripsi Terhadap Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 100 orang yang ditentukan menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis metode purposive sampling melalui penyebaran kuisioner, Penelitian ini menggunakan analisis software smart partial least squares (PLS) 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial manajemen waktu memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peneyelesaian skripsi, self efficacy memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penyelesaian skripsi, peran dosen pembimbing skripsi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyelesaian skripsi

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇