University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Pengaruh ekspor, investasi asing langsung, pengeluaran pemerintah dan teknologi terhadap gross domestic product (GDP) di negara emerging market Asia Tenggara

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh ekspor, investasi asing langsung, pengeluaran pemerintah dan teknologi terhadap gross domestic product (GDP) di negara emerging market asia tenggara Tahun 2009-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model pendekatan Fixed effect model (FEM). Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa ekspor, investasi asing langsung, pengeluaran pemerintah, dan teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap gross domestic product (GDP) di negara emerging market Asia Tenggara

    Strategi komunitas Kampung Dongeng dalam antisipasi fenomena masyarakat risiko di era modernitas lanjut

    No full text
    Gadget sebagai bentuk kemajuan teknologi kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama kalangan anak-anak. Fenomena ini menimbulkan risiko seperti kecanduan dan penurunan kualitas interaksi sosial dalam keluarga, terutama dalam relasi anak dengan orang tua yang kian merenggang. Merespons tantangan ini, Komunitas Kampung Dongeng hadir sebagai alternatif dengan memanfaatkan budaya dongeng sebagai media dalam penguatan relasi anak dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan motivasi Komunitas Kampung Dongeng dalam mengembangkan budaya dongeng, dan menganalisis terkait bagaimana strategi dari Komunitas Kampung Dongeng dalam mengembangkan budaya dongeng di tengah kompleksnya tantangan yang di hadirkan era masyarakat risiko. Penelitian ini menggunakan teori masyarakat risiko yang digagas oleh Ulrich Beck sebagai pisau analisis penelitian. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi kritis. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan dua hal. Pertama, motivasi komunitas dalam mengembangkan budaya dongeng di kalangan anak-anak, yakni revitalisasi budaya dongeng, penguatan relasi anak dan orang tua, dan membangun kesadaran sosial melalui dongeng. Kedua, terdapat tiga strategi strategi komunitas dalam mengembangkan budaya dongeng di kalangan anak-anak, yaitu mensyaratkan pastisipasi aktif orang tua di kelas pendongeng cilik, menciptakan ruang sosial alternatif bagi anak dan orang tua, dan membangun interaksi yang intens antara anak dengan orang tua. Dalam konteks masyarakat risko Beck, Komunitas Kampung Dongeng hadir sebagai bentuk refleksivitas masyarakat dalam menghadapi risiko yang ditimbulkan oleh modernitas lanjut, dengan strateginya yang tidak hanya difungsikan sebagai ruang edukatif, namun turut dijadikan sebagai ruang dalam membangun dan memperkuat relasional keluarga, terkhusus relasi anak dengan orang tua. Hasil penelitian ini mengimplikasikan pemanfaatan budaya lokal dalam mengantisipasi risiko teknologi terhadap hubungan sosial

    Konflik antara nelayan dan penambang timah dalam perspektif Ralf Dahrendorf (studi kasus di Desa Penagan)

    No full text
    Aktivitas penambangan timah laut yang tidak terkendali menyebabkan adanya degradasi lingkungan sehingga memicu terjadinya konflik antara nelayan dan penambang timah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik dalam pengelolaan sumber daya laut antara nelayan tradisional dan penambang timah serta menganalisis dampak-dampak sosial ekonomi yang muncul akibat aktivitas penambangan timah inkonvensional. Penelitian ini menggunakan teori konflik dialektik Ralf Danrendorf, Data di kumpulkan dengan melalui wawancara mendalam, observasi dan wawancara. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menemukan dua hal penting pertama, Konflik antara nelayan dan penambang timah terjadi karena keberadaan aktivitas tambang timah laut yang memicu aksi protes serta penolakan dari nelayan dan konflik masa lalu dengan pendatang terutama dari daerah selapan. Kedua, konflik berdampak terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi. Dampak lingkungan, terlihat dari rusaknya terumbu karang dan menurunnya kualitas air laut. Dampak sosial seperti resiko keselamatan kerja karena akses ikan semakin jauh serta hubungan yang kurang baik antara tengkulak dengan nelayan dan perpecahan yang terjadi pada kelompok nelayan. Dampak ekonomi berupa hasil tangkapan nelayan berkurang, biaya produksi yang di keluarkan juga meningkat dan pendapatan semakin menurun. Aktifitas penambangan timah laut di Desa Penagan tidak hanya memunculkan sisi negatif bagi kelangsungan sumber daya alam, namun juga dapat membatasi nelayan tradisional dalam beraktifitas. Kondisi ini mengancam keberlangsungan sumber daya alam dan membatasi ruang hidup nelayan

    Analisis aplikasi siskeudes terhadap penggunaan dana desa di Desa Jeruk Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2023-2024

    No full text
    Aplikasi Sistem Keuangan Desa dalam penggunaannya memiliki fungsi dalam mempermudah perangkat desa dalam mengelola keuangan di tingkat desa melalui dukungan teknologi informasi yang berkembang. Diharapkan dengan Aplikasi Siskeudes ini dapat membuat pengelolaan dana desa menjadi lebih terstruktur dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil dalam menganalisis pengaruh dari penggunaan Aplikasi Siskeudes terhadap efektifitas dan efiiensi pengelolaan dan penggunaan dana desa di Desa Jeruk, Kabupaten Bangka Tengah. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan merujuk pada Miles and Huberman (2014) yang menjabarkan analsis mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi Aplikasi Siskeudes dalam penggunaan dana desa bisa disimpulkan efektif dan efisien dalam pelaporan dana desa karena berpengaruh dalam transparansi dan akuntabel serta pelaporan menjadi lebih cepat karena langsung diperiksa melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Penelitian ini diarapkan dapat memberikan manfaat dengan meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap pengaplikasian Siskeudes terhadap pengelolaan dana desa sebagai referensi penerliti selanjutnya

    Solidaritas sosial mahasiswa asal Pulau Belitong dalam mempertahankan eksistensi IKPB Cabang Bangka

    No full text
    IKPB Bangka adalah salah satu dari komunitas sosial yang ada di Masyarakat yang berfungsi selayaknya sebuah paguyuban untuk mewadahi para mahasiswa Belitong di tanah rantau. Kini berdasarkan hasil temuan di lapangan menjelaskan bahwa IKPB Bangka telah mengalami beberapa perubahan baik berupa struktur maupun cara berpikir dari mahasiswa Belitong itu sendiri. Hal inilah yang akan dikupas dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teori Gemeinschaft dan Gesselchaft Ferdinand Tönnies serta konsep solidaritas sosial dari Emile Durkheim, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial mahasiswa Belitong dalam IKPB Cabang Bangka bersifat solidaritas sosial mekanik yang mengarah ke organik. Faktor terbentuknya karena kesamaan identitas daerah, budaya, dan pengalaman merantau. Bentuk solidaritas yang dominan bersifat emosional dan kekeluargaan, sebagaimana konsep Gemeinschaft. Namun, dinamika zaman, seperti kemajuan teknologi, perubahan kebijakan pendidikan tinggi, serta tantangan partisipasi aktif generasi baru menyebabkan eksistensi organisasi mengalami pasang surut. Meskipun jumlah mahasiswa asal Belitong di Pulau Bangka meningkat setiap tahunnya, hal ini tidak secara langsung berbanding lurus dengan kekuatan eksistensial Gemeinschaft.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu dilakukan adaptasi dalam solidaritas sosial melalui interaksi langsung dan relevansi program organisasi menjadi kunci utama dalam mempertahankan eksistensi IKPB Cabang Bangka sebagai wadah pemersatu mahasiswa Belitong di tanah rantau

    Perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik yang tidak berlabel bahasa Indonesia di Kecamatan Belinyu

    No full text
    Ketidaksesuaian dengan fakta yang ada di lapangan menyebabkan peredaran produk kosmetik yang tidak menggunakan label bahasa Indonesia pada produk kosmetik masih sering ditemui. Setiap produk termasuk produk kosmetik, harus disertai dengan informasi tentang barang dan jasa yang benar dan jelas untuk dibutuhkan konsumen. Informasi ini sangat penting bagi konsumen yang bukan hanya menerima barang dan jasa dari pelaku usaha, tetapi juga untuk mengetahui informasi yang terkandung di dalam produk apakah bisa diterima wajah dan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik yang tidak berlabel bahasa Indonesia dan untuk mengetahui tanggung jawab hukum pelaku usaha toko kosmetik terhadap konsumen yang dirugikan atas penjualan produk kosmetik yang tidak mencantumkan label dalam bahasa Indonesia di Kecamatan Belinyu. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris (empirical law research) yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti secara langsung atau observasi berdasarkan fakta di lapangan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa perlindungan konsumen terhadap produk kosmetik yang tidak berlabel bahasa Indonesia di Kecamatan Belinyu tidak dilakukan secara optimal. Tidak optimal dalam hal masih lemahnya penegakan hukum, rendahnya literasi konsumen tentang informasi kosmetik, konsumen tergiur dengan iklan yang menyesatkan atau tidak sesuai klaim. Pelaku usaha harus bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang jelas dan mudah dimengerti pada produk yang akan diedarkan

    Akibat hukum perjanjian yang dapat dibatalkan karena kecakapan pada jual beli online

    No full text
    Penelitian ini mengkaji aspek hukum terkait akibat hukum perjanjian yang dibatalkan karena kecakapan pada jual beli online dalam perspektif hukum Perdata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan dan akibat hukum dalam perjanjian klasusula baku pada platform jual beli online yang disetujui oleh pengguna belum cakap hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier serta metode pengumpulan data library research. Hasil penelitian menunjukan bahwa keabsahan perjanjian jual beli online terhadap kecakapan pengguna akun tidak absah karena perjanjian klausula baku yang disetujui oleh pengguna yang belum cakap hukum, seperti anak di bawah umur tidak memenuhi syarat subjektif sahnya perjanjian. Akibat hukum pembatalan perjanjian jual beli online yang dilakukan oleh pihak yang belum cakap hukum adalah tidak lahirnya kewajiban hukum terhadap anak tersebut, sehingga tidak dapat dikenakan sanksi hukum secara mutlak, karena tidak terdapat dasar hukum yang kuat untuk menganggap perjanjian tersebut mengikat secara penuh dan timbulnya kewajiban bagi para pihak untuk mengembalikan segala sesuatu ke keadaan semula (restitusi), serta hilangnya dasar hukum untuk menuntut pemenuhan prestasi dalam perjanjian tersebut

    Kelimpahan kepiting bakau (scylla sp.) di kawasan rehabilitasi mangrove Desa Ridding Panjang Kabupaten Bangka

    No full text
    Desa Riding Panjang, Kabupaten Bangka, yang terkenal dengan ekosistem mangrovenya yang penting sebagai habitat bagi berbagai biota laut, termasuk kepiting bakau (Scylla sp.). Kepiting bakau memiliki nilai ekonomis tinggi dan sangat bergantung pada ekosistem mangrove yang kondisinya sangat dinamis. Pada tahun 2020, kawasan mangrove di desa tersebut mengalami rehabilitasi akibat kerusakan dari aktivitas tambang yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelimpahan kepiting bakau di kawasan rehabilitasi mangrove serta hubungan kelimpahan kepiting bakau dengan parameter lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ditemukan dua spesies kepiting bakau yang ditemukan, yaitu Scylla serrata dan Scylla paramomosain Kelimpahan kepiting bakau tertinggi terdapat pada Stasiun 2 sebesar 300 ind/ha dan nilai kelimpahan relatif tertinggi yaitu pada spesies Scylla serrata sebesar 88,9%. Pola pertumbuhan kepiting bakau pada ketiga stasiun yaitu bersifat allometrik negatif dengan nilai b < 3. Analisis komponen utama (PCA) menunjukkan adanya faktor lingkungan yang mempengaruhi kelimpahan kepiting bakau yaitu kerapatan mangrove, salinitas, pH, DO, suhu, dan substrat

    Aplikasi larutan edible coating lidah buaya terhadap kualitas fresh-cut buah pir (Pyrus pyrifolia) cv.‘Century’ selama penyimpanan

    No full text
    Fresh-cut buah pir varietas “century” merupakan produk hortikultura (klimakterik) dimana produk tersebut termasuk kedalam jenis produk yang cepat rusak (kehilangan berat dan kualitas). Edible coating lidah buaya dengan konsentrasi yang tepat salah satu alternatif untuk menjaga kualitas dan masa simpan buah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi edible coating lidah buaya yang tepat untuk menghasilkan fresh cut buah pir terbaik selama penyimpanan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2024, di Laboratorium Agroteknologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal yaitu konsentrasi dengan 5 taraf perlakuan yaitu 94%, 93%, 92%, 91%, dan 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi edible coating lidah buaya terhadap fresh-cut buah pir berpengaruh nyata pada peubah susut bobot, total padatan terlarut (TPT), namun berpengaruh tidak nyata pada peubah Vitamin C. Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% perlakuan edible coating lidah buaya peubah susut bobot pada hari ke-10 menunjukkan bahwa pada konsentrasi 94% tidak berbeda nyata terhadap konsentrasi 92%, 91%, 90% namun berbeda nyata pada konsentrasi 93%. Peubah total padatan terlarut berpengaruh nyata pada hari ke-4 penyimpanan, dimana pada konsentrasi 94%, 93%, 92%, 91%, 90% menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada setiap masing masing konsentrasi. Konsentrasi edible coating lidah buaya mampu mempertahankan kualitas fresh-cut buah pir selama penyimpanan. Edible coating lidah buaya dengan konsentrasi 93% menghasilkan kualitas fresh-cut buah pir yang terbaik seperti susut bobot, kekerasan, dan vitamin C selama 10 hari penyimpanan. Edible coating lidah buaya dengan konsentrasi 92% menghasilkan kualitas fresh cut buah pir yang terbaik seperti total padatan terlarut (TPT) dan menghasilkan kualitas penilaian yang terbaik dari uji organoleptik warna, rasa dan aroma

    Dysphemism in YouTube Comment on the Nikocado Avocado’s Content

    No full text
    Dysphemism involves the use of harsh or negatively connoted language to describe a person or something. Studying dysphemism remains essential as it frequently appears in both face-to-face and digital interactions, often expressing emotions such as anger, frustration, or dislike. This research examines types and effects of dysphemism in YouTube comments on the video "Two Steps Ahead" by Nikocado Avocado. Using a qualitative descriptive method. The study identifies dysphemistic expressions based on Allan and Burridge's (2006) framework. According to Allan and Burridge (2006), dysphemism is a linguistic tool used to offend, insult, or degrade by replacing neutral expressions with more explicit or harsh forms, making their framework effective for analyzing both types and effects of dysphemism. The study analyzed 42 selected comments, revealing 25 dysphemistic words and 15 dysphemistic phrases, with words occurring 45 times and phrases 20 times. The identified categories include 10 taboo expressions, 4 profanities, 3 animal-based comparisons, 3 dysphemistic epithets, 10 imprecations, 1 instance of-IST dysphemism, and 9 derogatory terms. While primarily used for mockery and insult, dysphemism in some cases also conveys shock or, paradoxically, support. To examine its impact, interviews were conducted on the same 42 comments. The findings suggest that dysphemism plays a role in normalizing offensive language, perpetuating trolling behaviors, shaping public opinions about content creators, and increasing polarization in digital discourse

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇