University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Faktor-Faktor Pendorong Petani Dalam Budidaya Cabai Rawit di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka

    No full text
    Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan oleh petani di berbagai daerah termasuk di Desa Zed Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Namun, keputusan petani untuk menanam cabai rawit dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan budidaya cabai rawit di Desa Zed, dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendorong petani menanam cabai rawit di Desa Zed. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan penarikan sampel menggunakan sensus jenuh dengan responden 45 orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner serta analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tahapan budidaya cabai rawit di Desa Zed mulai dari penyemaian, persiapan lahan, penanaman, pemeliharan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, lalu panen. Faktor-faktor yang mendorong petani menanam cabai rawit di Desa Zed adalah pengalaman, kemudahan budidaya, durasi masa tanam, lingkungan sosial dan harga jual

    Asuhan Keperawatan Pada Pasien Tuberculosis Melalui Intervensi Active Cycle Of Breathing Technique Dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif

    No full text
    Tuberculosis adalah penyakit menular yang paling sering mengenai parenkim paru, biasanya disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit infeksi ini yang masih menjadi masalah kesehatan dan ancaman serius dikalangan masyarakat seluruh dunia. Tujuan umum dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada pasien tuberculosis paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif di Ruang Tratai Rumah Sakit Umum Depati Hamzah Pangkalpinang. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi yang dilakukan selama tiga hari untuk klien pertama dari tanggal 21-23 mei 2025 dan klien kedua dari tanggal 24-26 mei 2025 pada dua klien dengan kasus dan permasalahan yang sama yaitu klien tuberculosis paru dengan masalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Hasil pengkajian didapatkan pernafasan klien melebihi batas normal. Dimana pernafasan klien pertama 26 x/menit dan klien kedua 29 x/menit. Penulis menemukan tiga diagnosis keperawatan yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, pola napas tidak efektif, dan defisit nutrisi. Perencanaan keperawatan pada kedua klien sama yaitu bertujuan untuk mengatasi masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif, pada tahap implementasi Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif ialah memonitor pola nafas untuk evaluasi awal, mengevaluasi adanya suara nafas tambahan, memberikan terapi sesuai indikasi. Dalam catatan evaluasi, penulis menyesuaikan hasil yang didapatkan dengan tujuan dan kriteria hasil yang dibuat untuk menilai keberhasilan rencana tindakan yang dilakukan. Dari masalah yang di angkat teratasi sebagian. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan yang telah dijelaskan, digunakan sebagai bahan pembelajaran dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien tuberculosis par

    Uji daya hasil berbagai varietas padi sawah dengan beberapa sistem tanam jajar legowo di Desa Rias

    No full text
    Varietas padi memiliki kemampuan adaptasi yang berbeda terhadap cekaman biotik dan abiotik. Peningkatan hasil varietas padi dapat dilihat melalui pola budidaya yang tepat dan pengunaan sistem tanam jajar legowo. Tujuan penelitian adalah mengetahui varietas yang memiliki daya adaptasi baik dan memilih sistem tanam yang tepat untuk meningkatkan hasil gabah di lahan sawah. Waktu penelitian bulan Desember 2024 sampai Maret 2025. Tempat penelitian di lahan sawah Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian menggunakan metode eksperimen, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Split Plot yang terdiri dari 3 blok. Petak utama adalah sistem tanam (jajar legowo 4:1, jajar legowo 2:1 dan tegel) dan anak petak adalah varietas (Cakrabuana, Padjajaran dan Mapan). Data dianalisis menggunakan uji Fisher (ANOVA) dengan taraf kepercayaan 95% dan 99% dan Duncan`s Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukan bahwa varietas dan sistem tanam memberikan pengaruh nyata terhadap daya hasil padi sawah. Varietas Mapan dengan hasil gabah 9,04 kg/18 m2 setara dengan 5,02 ton/ha dan sistem jajar legowo 4:1 dengan hasil gabah 8,71 kg/18 m2 setara dengan 4,82 ton/ha memberikan hasil terbaik. Kombinasi antara Varietas Mapan dengan sistem jajar legowo 4:1 memberikan hasil terbaik dibandingkan kombinasi lainnya, dengan hasil gabah 10,17 kg/18 m2 setara dengan 5,63 ton/ha

    Pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dengan penambahan berbagai sumber nutrisi pada media baglog

    No full text
    Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan organisme yang termasuk ke dalam kingdom fungi yang tidak mempunyai klorofil. Serbuk kayu merupakan salah satu media tumbuh jamur tiram putih. Rumusan masalah penilitian ini apakah terdapat pengaruh berbagai sumber nutrisi terhadap pertumbuhan dan produksi hasil jamur tiram putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh berbagai sumber nutrisi terhadap pertumbuhan dan produksi hasil jamur tiram putih. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di rumah kumbung jamur tiram putih Desa Kimak, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bulan Desember 2024 - April 2025. Metode penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 blok, setiap blok memiliki 6 baglog, sehingga terdapat 24 unit percobaan. Perlakuan penelitian (P0) 100 % bahan media Sebuk kayu, (P1) 80 % bahan media serbuk kayu + 20% dedak padi, (P2) 80 % bahan media serbuk kayu + 20% serbuk jagung, (P3) 80 % bahan media serbuk kayu + 20% serbuk daun pandan. Hasil penelitian perlakuan penambahan sumber nutrisi yg berbeda pada media tumbuh (baglog) jamur tiram putih memberikan pengaruh sangat nyata terhadap parameter yang diamati. Perlakuan penambahan berbagai sumber nutrisi pada media tumbuh (baglog) jamur tiram putih, menunjukan bahwa perlakuan (P3) 80% serbuk kayu ditambahkan 20% serbuk daun pandan adalah perlakuan terbaik

    Implementasi Building Information Modeling (BIM) Menggunakan Tekla Structure Pada Konstruksi Gedung Sekolah SMAN 4 Pangkalpinang

    No full text
    Pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas dalam mendukung kualitas pendidikan nasional. Namun, metode konvensional yang digunakan dalam perencanaan struktur sering kali kurang efisien dan rawan terhadap kesalahan. penelitian ini mengkaji Implementasi Building Information Modeling (BIM) menggunakan Tekla Structure pada proyek pembangunan gedung SMAN 4 Pangkalpinang. gedung ini memiliki dua lantai utama dan satu lantai semi-basemen dengan total luasan sebesar 900 m2. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendesain kembali struktur bangunan, membandingkan volume hasil perencanaan, serta menghitung rencana anggaran biaya dengan menggunakan Tekla Structure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Tekla structure mampu menghasilkan model 3D yang terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi perencanaan. Volume beton yang dihasilkan lebih hemat 1,429% dan volume baja lebih hemat 8,040% dibandingkan metode konvensional dengan estimasi RAB struktur utama mencapai Rp1.229.392.975,28. Penggunaan BIM terbukti dapat meminimalisir kesalahan perencanaan, mempercepat proses perencanaan, serta mendukung pengambilan keputusan secara tepat. Dengan demikian implementasi BIM khususnya penggunaan Tekla Structure layak dijadikan solusi dalam perencanaan struktur bangunan pendidikan yang efisien dan terintegrasi

    Pemurnian Zirkon dari Pasir Zirkon Bangka Dengan Metode Pelindian Variasi Asam Kuat

    No full text
    Pulau Bangka memiliki deposit pasir zirkon yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat kandungan pengotor seperti titanium, logam tanah jarang, dan unsur radioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik ekstrak zirkon hasil pemurnian dari pasir zirkon Bangka menggunakan metode pelindian dengan variasi asam kuat (HCl, H₂SO₄, dan HNO₃) setelah proses fusi alkali. Proses pelindian ini diharapkan dapat meningkatkan kemurnian zirkon dengan melarutkan pengotor-pengotor yang terdapat dalam sampel. Hasil analisis komposisi kimia diperoleh kadar Zr terbesar mencapai 20,961% dengan kenaikan kadar sebesar 60,9%. Analisis fasa dan kristalinitas puncak utama teridentifikasi sebagai zirkonium oksida dengan puncak paling tinggi pada 2θ= 30,57º. Analisis morfologi menghasilkan kristal yang berbentuk tetragonal. Analisis gugus fungsi menghasilkan pita serapan yang merupakan vibrasi ulur asimetris dari Zr-O-Zr pada bilangan gelombang 451,21; 437,60; 391,05; 392,48 cm-1

    Pengaruh indeks pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (IP-TIK) dan pertumbuhan ekonomi terhadap ketimpangan pendapatan di Indonesia tahun 2018-2023

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia pada periode 2018-2023. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan yaitu regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Secara simultan, Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) dan Pertumbuhan Ekonomi bepengaruh signifkan terhadap Ketimpangan Pendapatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembangunan TIK berperan penting dalam memperluas akses dan kesempatan ekonomi masyarakat,sedangkan pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya mampu mendistribusikan hasil pembangunan secara merata

    Pengaruh Pemberian Pakan Cacing Sutera (Tubifex sp.) Terhadap Laju Pertumbuhan Dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Mas Merah Najawa (Cyprinus carpio Linn.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas merah yang diberikan pakan alami cacing sutera dengan frekuensi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang terdiri dari laju pertumbuhan harian dan kelulushidupan benih ikan mas merah. Penelitian ini menggunakan 4 taraf perlakuan, diantaranya perlakuan kontrol, pemberian pakan menggunakan cacing sutera dengan FR 5%, 6%, dan 7%. Ikan uji dipelihara selama 35 hari. Ikan yang digunakan berukuran sekitar 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian pakan cacing sutera pada ikan mas merah dengan feeding rate berbeda tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan mas merah. Pertumbuhan panjang dan bobot harian serta kelangsungan hidup ikan mas merah pada perlakuan kontrol sebesar 0,0382 cm, 0,2301 g, dan 81,6%. Pada perlakuan pemberian pakan cacing sutera dengan FR 5 % menghasilkan pertumbuhan panjang dan bobot harian serta kelulushidupan ikanmas merah sebesar 0,038 cm, 0,225 g dan 88,3%. Pada FR 6%, rerata pertumbuhan panjang dan bobot harian serta kelangsungan hidup sebesar 0,038 cm, 0,249 g dan 85%. Sedangkan pada FR 7%, pertumbuhan panjang dan bobot harian serta kelansungan hidup ikan mas merah sebesar 0,048 cm, 0,285 g dan 83,3%. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini didapat pada perlakuan pemberian cacing sutera dengan FR 7% dengan nilai pertumbuhan panjnag harian sebesar 0,048 cm, pertumbuhan bobot harian sebesar 0,285 g serta kelulushidupan sebesar 83,3%

    Pertumbuhan planlet anggrek (Dendrobium Sp.) dengan konsentrasi benziladenin dan aplikasi hara selama aklimatisasi

    No full text
    Aklimatisasi merupakan upaya penyesuaian planlet anggrek Dendrobium terhadap lingkungan yang baru. Benziladenin digunakan untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan pembelahan sel planlet anggrek Dendrobium sedangkan kebutuhan hara untuk pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium dapat disuplai dari hara AB-mix. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi BA dan AB-mix terhadap pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium pada saa aklimatisasi sedang berlangsung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan dua faktor: faktor pertama konsentrasi BA (10, 20, dan 30 ppm) dan faktor kedua konsentrasi AB-mix (1000 dan 2000 ppm), masing-masing dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan 30 ppm BA dan 2000 ppm AB-mix menunjukan hasil tertinggi pada parameter jumlah daun, tinggi tanaman, dan panjang akar, sedangkan kombinasi perlakuan 10 ppm BA dan 1000 ppm AB-mix memberikan hasil tertinggi pada parameter persentase tanaman hidup, jumlah akar, dan bobot basah. Pemberian BA 30 ppm dan AB-mix 2000 ppm menunjukan pengaruh nyata pada peubah jumlah daun dan tidak berpengaruh signifikan pada peubah lainnya selama aklimatisasi

    Uji mutu benih cabai rawit (Capsicum frutescens L.) lokal Bangka dengan metode ekstraksi dan waktu simpan yang berbeda

    No full text
    Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di Indonesia, dengan kontribusi produksi yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Namun, produktivitas cabai rawit di wilayah ini masih belum optimal akibat penggunaan benih dengan mutu yang rendah. Mutu benih merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya tanaman. Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu benih adalah melalui penerapan metode ekstraksi yang tepat dan pengelolaan waktu simpan yang sesuai. Metode ekstraksi dan waktu simpan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi mutu fisiologis benih cabai rawit Lokal Bangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode ekstraksi dan waktu simpan terhadap mutu fisiologis benih cabai rawit lokal Bangka. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi Universitas Bangka Belitung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF). Faktor pertama adalah metode ekstraksi yang terdiri atas 4 taraf perlakuan yaitu air (M1), kering (M2), HCl 2% (M3) dan deterjen (M4). Faktor kedua adalah waktu simpan (S) yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 minggu (S1), 3 minggu (S2), 5 minggu (S3) dan 7 minggu (S4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi HCl 2% dengan waktu simpan 7 minggu (M3S4), yang menghasilkan daya berkecambah tertinggi (77%), potensi tumbuh maksimum (80%), kecepatan tumbuh (7,78 %KN/etmal), keserempakan tumbuh (3,58%) dan berat kering kecambah normal (0,029 g)

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇