University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penambahan Berbagai Konsentrasi Khamir (Saccharomyces cerevisiae) Terhadap Kualitas Tepung Porang (Amorphophallus sp.)
Umbi porang (Amorphophallus sp.) merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki kandungan glukomanan tinggi tetapi terkandung zat anti nutrisi yaitu kalsium oksalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan khamir Saccharomyces cerevisiae terhadap peningkatan kualitas tepung porang dan penurunan kalsium oksalat. Metode penelitian yang digunakan adalah fermentasi dengan penambahan berbagai konsentrasi khamir S. cerevisiae. Perlakuan dalam penelitian ini yaitu perendaman dengan S. cerevisiae 10 %, S. cerevisiae 20%, dan tanpa penambahan khamir (0%) sebagai perlakuan kontrol. Parameter uji yang diamati selama proses fermentasi yaitu uji pH, total asam dan total plate count (TPC) terhadap air fermentasi porang. Adapun rendemen, kalsium oksalat, glukomanan, pati, air, abu, dan warna diamati untuk mengetahui kualitas tepung porang. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa pH semakin rendah dan total asam semakin tinggi seiring dengan lamanya fermentasi hingga 72 jam. Jumlah total khamir menunjukan populasi pada konsentrasi S. cerevisiae 10% dan 20% meningkat hingga 48 jam dan menurun pada 72 jam sedangkan pada perlakuan kontrol menurun hingga 48 jam dan meningkat pada 72 jam. Hasil penelitian menunjukkan fermentasi menggunakan S. cerevisiae dapat menurunkan kadar kalsium oksalat sehingga kualitas tepung porang meningkat. Kadar kalsium oksalat terendah dihasilkan pada perlakuan konsentrasi S. cerevisiae 10% dan kadar glukomanan tertinggi dihasilkan pada konsentrasi 20%. Tepung porang dengan perlakuan konsentrasi S. cerevisiae 20% memiliki kadar air dan kadar abu yang lebih rendah sedangkan pada perlakuan konsentrasi S. cerevisiae 10% kadar pati lebih tinggi dan dihasilkan warna yang lebih cerah. Kualitas tepung porang dengan berbagai parameter uji pada penelitian ini sudah mencapai standar mutu yang baik
Pemanfaatan Campuran Cairan Sicacim dan Semen Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Berpasir Sebagai Timbunan
Tanah merupakan suatu elemen penting pada struktur lapis pondasi bawah pada pekerjaan timbunan atau tanggul khususnya timbunan jalan tanah lunak. Tanah timbunan harus mempunyai daya dukung yang kuat agar kekuatan lapis jalan mampu menahan beban yang dipikul juga dapat menahan bahaya longsor atau geser tanah disebabkan sifat tanah yang tidak stabil. Oleh karena itu perlu melakukan stabilisasi tanah dengan tujuan meningkatkan daya dukung tanah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan 10% semen dan (0,2%, 0,4%, dan 0,6%) SicaCim dengan masa perendaman 4 hari ditinjau dari nilai CBR terhadap daya dukung subgrade jalan. Selain itu, penelitian ini juga untuk mengetahui persentase bahan tambah SicaCim dan semen yang digunakan pada tanah lempung berpasir untuk mencapai nilai CBR sesuai subgrade jalan Bina Marga. Hasil uji laboratorium pada tanah lempung berpasir yang diambil dari Desa Munggu, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, menunjukkan bahwa nilai CBR semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kadar SicaCim dan semen. Nilai CBR tanah tertinggi yaitu tanah lempung lempung berpasir + 0,6% SC + 10% S adalah 10,888% sehingga nilai tersebut masuk kedalam kategori sedang, maka diproleh nilai DDT yaitu 6,159%. Sehingga nilai tersebut dapat digunakan sebagai timbunan karena melebihi nilai standar yaitu 6%. Persentase campuran dengan hasil nilai CBR berturut-turut adalah lempung berpasir + 0,2% SC + 10% S sebesar 7,935%, tanah lempung berpasir + 0,4% SC + 10% S sebesar 8,784% dan tanah lempung berpasir + 0,6% SC + 10% S sebesar 10,888%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa campuran memenuhi standar nilai CBR subgrade jalan Bina Marga, yaitu minimal 6%, sehingga layak digunakan sebagai timbunan
Adaptasi Morfologi Tanaman Hortikultura pada Lahan Bekas Tambang Timah di Bangka
Lahan bekas tambang timah merupakan lahan yang didominasi oleh limbah tailing dari processing bijih tambang timah. Umumnya lahan tailing mempunyai daya dukung yang sangat rendah untuk kehidupan flora maupun fauna. Ativitas penambangan timah di Bangka Belitung mengakibatkan perubahan kondisi lingkungan. Adaptasi morfologi adalah tindakan yang dilakukan untuk menyesuaikan bentuk dan alat-alat tubuh makhluk hidup agar dapat sesuai dengan lingkungannya, yang dilakukan dengan berbagai macam cara. Tanaman hortikultura merupakan tanaman jenis sayur-sayuran, buah-buahan, bungabungaan atau tanaman hias yang dibudidayakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perubahan morfologi tanaman hortikultura berdasarkan tingkat toleransi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode accidental sampling, random sampling dan wawancara. Hasil penelitian uji Paired T-Test menunjukkan tanaman yang tidak toleran adalah tanaman bayam dan tomat yang telihat pada perubahan morfologi jumlah dan bobot kering akar, diameter batang, lebar, bobot basah dan bobot kering tajuk, serta bobot kering buah. Tanaman yang paling toleran adalah tanaman cabai yang terlihat pada perubahan morfologi bobot basah dan bobot kering akar. Sementara untuk tanaman singkong dan kacang panjang tingkat toleransinya relatif sedang. Hasil uji PCA biplot menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan, tanaman bayam dan tomat di lahan nontambang, yaitu faktor kelembaban, sedangkan di lahan bekas tambang tidak dipengaruhi faktor mikroklimat secara signifikan. Tanaman singkong baik di lahan bekas tambang maupun non-tambang tidak dipengaruhi oleh faktor mikroklimat secara signifikan atau nyata. Tanaman cabai dipengaruhi oleh faktor intensitas cahaya, suhu udara, dan pH tanah bila ditanam di lahan bekas tambang dan non-tambang, sedangkan tanaman kacang panjang hanya pada lahan bekas tambang saja
Pengaruh kemajuan teknologi, love of money, self efficacy, dan gender terhadap minat generasi z berkarier menjadi akuntan (studi kasus Mahasiswa Akuntansi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh kemajuan teknologi, love of money, self efficacy, dan gender terhadap minat generasi Z berkarier menjadi akuntan. Latar belakang penelitian ini didorong oleh fenomena program studi akuntansi yang merupakan salah satu jurusan dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia, namun jumlah akuntan profesional yang terdaftar masih tergolong rendah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa aktif Program Studi Akuntansi Universitas Bangka Belitung dan mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebesar 65 responden mahasiswa aktif angkatan tahun 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Perhitungan analisis data menggunakan SPSS 25. Hasil analisis data yang telah dilakukan didapatkan dua hipotesis diterima yaitu Love of Money berpengaruh positif terhadap minat generasi Z berkarier menjadi akuntan dan Self efficacy berpengaruh positif terhadap minat generasi Z berkarier menjadi akuntan. Sedangkan dua hipotesis lainnya ditolak, diantaranya kemajuan teknologi berpengaruh positif tehadap minat generasi Z berkarier menjadi akuntan dan gender berpengaruh positif tehadap minat generasi Z berkarier menjadi akuntan
Kajian Kelayakan Jalan Angkut Menggunakan Metode Aashto, Unsurfaced Road Condition Index (URCI), dan California Bearing Ratio (CBR) di PT Mandala Karya Prima, Kalimantan Utara
PT Mandala Karya Prima (PT MKP) Job Site PT Mandiri Intiperkasa adalah perusahaan tambang batu bara yang terletak di Desa Sesayap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Permasalahan yang terjadi adalah kerusakan pada badan jalan dengan kedalaman lebih dari 15 cm, kondisi geometri jalan dan daya dukung tanah belum memenuhi standar. Hal ini menyebabkan travel hauler menurun sehingga produksi overburden bulan November 2024 tidak tercapai dengan rencana 5.333.704 BCM dan aktualnya 4.939.577 BCM. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan merekomendasikan geometri jalan, kualitas jalan angkut dan daya dukung jalan angkut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode AASHTO, metode Unsurfaced Road Condition Index (URCI) dan uji California Bearing Ratio (CBR) menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Geometri jalan terdapat 15 STA yang terdiri dari 14 STA jalan lurus dan 1 tikungan. Lebar jalan lurus antara 26-47 meter dan 22 meter pada jalan tikungan. Grade jalan dari antara 1,666 % - 10,041 % dan Cross slope yang tidak terbentuk. Superelevasi 0.0156 m/m dengan jari-jari tikungan 30,387 meter. Nilai kualitas jalan angkut pada Jl. Jati STA 200 – 1700 yaitu 51-73 dengan rating Good pada jalur muatan kondisi kering dan pada jalur muatan kondisi pasca hujan pada nilai 39-67 dengan rating Fair. Sedangkan, nilai URCI pada jalur kosongan dengan kondisi kering yaitu 59- 77 dengan rating Good dan pada jalur kosongan kondisi pasca hujan dengan rating Good bernilai 32-69. Nilai CBR yang bervariasi antara 18,1 % - 31 % dengan ratarata sebesar 25,6 % yang masih berada di bawah standar yang dibutuhkan sebesar 36,23 % untuk hauling road HD 785-7 Komatsu dengan muatan penuh. Rekomendasi yang dapat dilakukan untuk perbaikan jalan angkut seperti pelebaran jalan, pemindahan spoil, pembentukan ulang drainase, penimbunan material jalan, penggunaan grader dan compactor serta pada beberapa titik dilakukan patching
Sistem informasi pendaftaran vaksinasi (SIPENSI) di Puskesmas Namang berbasis website
Vaksinasi merupakan salah satu upaya preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama masyarakat pedesaan dalam menghadapi penyebaran penyakit menular, salah satu yang menjadi program vaksinasi adalah masyarakat Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan vaksinasi dilakukan di puskesmas Namang setiap satu bulan sekali. Namun, proses pendaftaran vaksinasi secara manual sering kali menimbulkan berbagai kendala, seperti antrean panjang, kesalahan pencatatan data, serta kurangnya informasi yang akurat bagi peserta vaksinasi. Oleh sebab itu diperlukan sebuah sistem yang mempermudah proses pendaftaran dan pendataan pasien penerima vaksinasi. Sistem dibuat dengan cara merancang dan mengembangkan sistem informasi berupa tampilan website. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Model Waterfall. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemograman dengan framework Codelgniter serta database MySQL dan pengujian black box. Dari hasil pengujian sistem, maka didapatkan tingkat persentase uji usability sebesar 93,7% yang menyatakan bahwa sistem informasi tersebut sangat layak digunakan
Mobilisasi identitas Betawi dalam pilkada DKI 2024 (studi kasus pada masyarakat perkampungan budaya Betawi Setu Babakan Kelurahan Srengseng Sawah Jakarta Selatan)
Mobilisasi identitas adalah proses menggerakkan individu atau kelompok berdasarkan kesamaan identitas mereka. Tujuannya adalah untuk mencapai tujuan bersama atau menggalang dukungan terkait identitas tersebut. Mobilisasi identitas Betawi dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. Dalam konteks politik, identitas Betawi tak jarang dimobilisasi selama pilkada DKI 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses mobilisasi identitas Betawi dalam Pilkada DKI 2024 di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, dan bagaimana bentuk-bentuk pemanfaatan mobilisasi tersebut terhadap identitas orang Betawi di masyarakat Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan dalam Pilkada DKI 2024. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk jenis dan sumber data menggunakan data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori mobilisasi identitas dari Paul Brass. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola mobilisasi identitas di kalangan masyarakat Betawi Setu Babakan sangat relevan dengan teori Paul Brass, yang menyoroti bagaimana identitas diobjektifikasi, disimbolisasi, dan diinstrumentalisasi oleh elit dan kelompok-kelompok untuk tujuan tertentu. Masyarakat aktif berpartisipasi dalam mengobjektifikasi identitas Betawi melalui keberadaan fisik. Secara keseluruhan, mobilisasi identitas Betawi dalam Pilkada DKI 2024 dan terpilihnya Bang Doel telah secara signifikan memperkuat dan bahkan memperkeras identitas orang Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Fenomena ini telah memanifestasikan diri dalam berbagai bentuk, mulai dari penggunaan identitas dalam kampanye, hingga membuka ruang partisipasi yang lebih luas
Pertanggungjawaban pidana pelaku perundungan (bullying) verbal menyebabkan bunuh diri perspektif KUHP Nasional
Penegakan hukum terhadap pelaku perundungan (bullying) verbal yang menyebabkan korban bunuh diri di Indonesia masih menghadapi berbagai permasalahan, dan memerlukan perhatian lebih khusus. KUHP Nasional yang merupakan induk dari hukum pidana di Indonesia, sampai saat ini belum menetapkan perundungan (bullying) verbal secara khusus sebagai bentuk kejahatan atau tindak pidana. Peraturan maupun undang-undang yang ada dan berlaku pada saat ini belum sepenuhnya mampu menangani perkara perundungan verbal ini terutama pada kasus yang sampai menyebabkan kematian pada korbannya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah pelaku perundungan (bullying) verbal dapat dipidana berdasarkan perspektif KUHP Nasional. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Hukum Normatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa KUHP Nasional saat ini belum mengatur secara khusus terkait dengan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku perundungan (bullying) verbal, namun sebagai alternatifnya para pelaku dapat dikenakan dengan beberapa pasal yang berkaitan dengan tindak pidana penghinaan, mendorong seseorang untuk bunuh diri, pencemaran nama baik, atau kelalaian yang menyebabkan kematian, jika perbuatannya terbukti memenuhi unsur-unsur sebagaimana yang telah dimaksud dalam pasal tersebut. Namun, perlu dilakukannya reformulasi peraturan yang lebih spesifik lagi terhadap KUHP Nasional, agar para pelaku perundungan (bullying) verbal yang menyebabkan korban bunuh diri dapat dijatuhi dengan hukuman pidana yang lebih setimpal dengan perbuatannya, dan dapat memberikan efek jera dikemudian hari agar tidak terjadi pengulangan kasus serupa
Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Pasien Hipertensi Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Melalui Intervensi Edukasi Phbs: Melakukan Aktivitas Fisik Setiap Hari Dengan Masalah Keperawatan Defisit Pengetahuan
Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak ditemukan di masyarakat dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas global. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan pengendalian hipertensi adalah rendahnya tingkat pengetahuan keluarga tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), khususnya terkait pentingnya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan keluarga pada pasien hipertensi dengan fokus intervensi edukasi PHBS melalui pelaksanaan aktivitas fisik setiap hari dengan masalah keperawatan utama defisit pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga tentang PHBS, khususnya terkait aktivitas fisik sebagai upaya pengendalian hipertensi. Selain itu, terdapat penurunan tekanan darah pada pasien setelah dilakukan edukasi dan pendampingan secara berkesinambungan
Perbandingan Akumulasi Logam Berat (Timbal dan Tembaga) di Akar, Daun dan Sedimen Pada Mangrove Sonneratia Alba di Pantai Tanjung Bunga dan Pantai Koala Pangkalpinang
Mangrove Memiliki Kemampuan Menyerap Dan Menyimpan Logam Berat Seperti Timbal (Pb) Dan Tembaga (Cu) Dari Lingkungan. Logam Berat Yang Masuk Ke Dalam Lingkungan Pada Konsentrasi Tertentu Dapat Dinetralisir Oleh Tumbuhan Hiperkumulator, Salah Satu Tumbuhannya Adalah Mangrove. Tujuan Penelitian Ini Adalah untuk mengetahui Perbandingan Akumulasi Logam Berat (Timbal Dan Tembaga) Di Akar, Daun Dan Sedimen Pada Mangrove Sonneratia Alba Di Pantai Tanjung Bunga Dan Pantai Koala Pangkalpinang. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada bulan April 2025, lokasi penelitian di lakukan di dua titik lokasi yaitu di Pantai Tanjung Bunga dan Pantai Koala Pangkalpinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode penentuan lokasi dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Metode analisis untuk mengukur konsentrasi logam berat Pb dan Cu pada sedimen, akar, dan daun mangrove menggunakan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Hasil analisis menunjukkan Kandungan logam berat Pb di akar, daun dan sedimen pada mangrove sonneratia alba di Pantai Tanjung Bunga adalah 0.614 mg/kg, 0.726 mg/kg, dan 15.7 mg/kg sedangkan kandungan logam berat Pb di akar, daun dan sedimen pada mangrove sonneratia alba di Pantai Koala adalah 1.143 mg/kg, 0.270 mg/kg, dan 10.8 mg/kg. Hasil menujukkan bahwa jenis mangrove Sonneratia alba hanya sedikit memiliki kemampuan dalam menyerap logam berat Pb dan Cu