University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pertumbuhan seedling anggrek pensil (Papilionanthe hookeriana (Rchb.f.) Schltr) pada berbagai konsentrasi tripton di media growmore
Upaya konservasi anggrek pensil yang terancam punah dapat dilakukan dengan teknik perbanyakan kultur jaringan, namun media MS (half strength) yang umum digunakan harganya relative mahal. Pupuk daun growmore dapat dijadikan alternatif media dengan tambahan tripton untuk pengoptimalan pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi tripton terhadap pertumbuhan seedling anggrek pensil pada media growmore serta mengetahui konsentrasi tripton yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan seedling anggrek pensil pada media growmore. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 – November 2024. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan, Universitas Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dengan 6 taraf perlakuan yaitu MST0 = Kontrol (media MS tanpa pemberian tripton), MGT0 = Kontrol (media growmore tanpa pemberian tripton), MGT1 = Media growmore dengan 0,5 g/L tripton, MGT2 = Media growmore dengan 1 g/L tripton, MGT3 = Media growmore dengan 1,5 g/L tripton, MGT4 = Media growmore dengan 2 g/L tripton. Tiap taraf perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media growmore yang ditambahkan dengan/tanpa tripton berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tunas dan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan perakaran seedling anggrek pensil in vitro. Media growmore yang ditambahkan konsentrasi tripton 0,5 g/L menghasilkan pertumbuhan tunas dan perakaran terbaik dibandingkan penambahan 2 g/L
Keanekaragaman Penyakit dan Gangguan Karang di Pulau Panjang Bangka Tengah
Kerusakan terumbu karang dapat menyebabkan timbulnya penyakit dan gangguan Kesehatan pada karang. Jika kondisi ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka akan terjadi penurunan kesehatan terumbu karang hingga kematian, baik faktor antropogenik maupun alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis penyakit dan gangguan kesehatan karang serta mengetahui prevalensi di perairan Pulau Panjang, Bangka Tengah. Penelitian dilakukan pada bulan juni 2024 di Pulau Panjang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah. Metode yang digunakan adalah belt transect dan underwater photo transect (UPT). Hasil penelitian pada empat stasiun menunjukkan bahwa presentase tutupan karang hidup di Pulau Panjang berkisar antara 37,00% hingga 73,80%. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2002 tentang Kriteria Baku Mutu Kerusakna Terumbu Karang, nilai tersebut termasuk dalam kategori sedang hingga baik. Jenis lifeform karang yang ditemukan mengalami penyakit dan gangguan kesehatan meliputi: Coral Branching (CB), Coral Encrusting (CE), Coral Foliose (CF), Coral Massive (CM), Coral Mushroom (CMR), dan Coral Submassive (CS). Ditemukan satu jenis penyakit karang yaitu Ulcerative White Spots (UWS) dan enam jenis gangguan kesehatan karang yaitu: bleaching (B), growth anomalies/invertebrate galls (GA/IG), pigmentation response (PR), sediment damage (SD), fish bites (FISH), dan Drupella cornus predation (DRU).Prevalensi tertinggi terdapat pada gangguan bleaching, dengan kisaran antara 49,61% – 63,49%, sedangkan prevalensi terendah terdapat pada gangguan Drupella cornus predation (DRU) dengan kisaran 0,0% – 1,72%
Komparasi support vector regression dan triple exponential smoothing dalam meramalkan harga daging ayam ras di provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Fluktuasi harga daging ayam ras di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebabkan ketidakstabilan ekonomi yang berdampak pada masyarakat dan pelaku pasar. Penelitian ini bertujuan memprediksi harga daging ayam ras menggunakan dua metode, yaitu Support Vector Regression (SVR) dan Triple Exponential Smoothing (TES), serta membandingkan akurasinya menggunakan indikator Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan Root Mean Squared Error (RMSE). Data yang digunakan berupa data sekunder harian periode Januari 2019 hingga Februari 2025 dari situs PIHPS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode mampu melakukan peramalan dengan baik, namun SVR dengan kernel Radial Basis Function (RBF) menghasilkan tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan nilai MAPE sebesar 1,14% dan RMSE sebesar 669,56 dibandingkan dengan Additive TES yang memiliki MAPE sebesar 2,30% dan RMSE sebesar 3028,24. Dengan demikian, SVR terbukti lebih efektif dalam meramalkan fluktuasi harga daging ayam ras di wilayah ini. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode SVR sebagai dasar pengambilan kebijakan dan strategi pasar oleh pemerintah maupun pelaku usaha guna mengantisipasi perubahan harga yang dinamis dan menjaga stabilitas pasokan serta daya beli masyarakat
Eksplorasi dan karakterisasi plasma nutfah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) lokal di Pulau Belitung.
Plasma nutfah nanas di Pulau Belitung merupakan sumber daya genetik tanaman yang perlu dilestarikan. Upaya pelestarian dilakukan dengan eksplorasi dan karakterisasi untuk mendapatkan plasma nutfah yang unggul. Keunggulan yang dimiliki plasma nutfah dapat digunakan sebagai produk atau tetua dalam kegiatan pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi, mengetahui hubungan kekerabatan dan menentukan nilai variabilitas plasma nutfah nanas lokal di Pulau Belitung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Maret 2025. Lokasi penelitian ditetapkan berdasarkan keberadaan plasma nutfah, terdiri dari 5 Desa yaitu, Pembaharuan, Buding, Dukong, Pelepak Pute, dan Badau. Eksplorasi dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil eksplorasi didapatkan 5 plasma nutfah yaitu, Gelumut, Limau Manis, Dukong, Pelepak Pute, dan Badau. Berdasarkan hasil karakterisasi dan analisis data yang dilakukan, 5 plasma nutfah nanas Pulau Belitung memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dan nilai variabilitas yang relatif sempit. Plasma nutfah Gelumut dan Limau Manis merupakan plasma nutfah yang tepat untuk dibudidayakan dan dijadikan bahan genetik dalam menghasilkan varietas unggul secara terpisah. Kedua plasma nutfah tersebut berpotensi untuk dijadikan sebagai tetua persilangan karena memiliki nilai produksi yang tinggi, warna yang menarik, tekstur yang halus, aroma yang kuat, serta rasa yang manis
Analisis komparasi kinerja keuangan Kabupaten/Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2021-2023 menggunakan pendekatan value for money
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan tujuh Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama Tahun anggaran 2021 hingga 2023 dengan menggunakan pendekatan Value for Money yang mencakup rasio ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Penelitian ini juga menggunakan pendekatan teoritis Stewardship Theory yang menekankan tanggung jawab pengelolaan keuangan demi kepentingan publik dan Akuntabilitas Publik yang menuntut transparansi dan pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif-komparatif dengan data sekunder berupa laporan realisasi APBD. Uji normalitas dilakukan untuk menilai distribusi data, dan karena sebagian besar data tidak terdistribusi normal, analisis perbedaan antar daerah dilakukan menggunakan uji non-parametrik Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan secara umum berada dalam kategori cukup baik. Rasio ekonomis tertinggi dicapai oleh Kabupaten Bangka Selatan, sedangkan terendah oleh Kabupaten Belitung Timur. Rasio efektivitas rata-rata menunjukkan kategori sangat efektif, sedangkan rasio efisiensi mengindikasikan bahwa beberapa daerah masih mengalami belanja yang melebihi pendapatan. Uji hipotesis menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada rasio ekonomis antar daerah, namun tidak pada rasio efisiensi dan efektivitas. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan dan penerapan prinsip Value for Money yang lebih menyeluruh dalam kebijakan fiskal daerah, serta perlunya mendorong skema transfer fiskal berbasis kinerja untuk menciptakan pengelolaan anggaran yang lebih adil dan bertanggung jawab
Representasi gender dalam kemenangan pemilu legislatif DPRD Kabupaten Belitung 2024: studi pada Vina Cristyn Ferani (Caleg PDIP Dapil 2) dan Yola Junita (Caleg Gerindra Dapil2)
Representasi gender dalam kemenangan calon legislatif perempuan pada pemilu legislatif 2024 untuk DPRD Kabupaten Belitung, dengan fokus pada Vina Cristyn Ferani dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Yola Junita dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Penelitian ini menyoroti pentingnya partisipasi perempuan dalam politik sebagai manifestasi dari perjuangan kesetaraan gender dan pembangunan masyarakat yang inklusif. Meskipun terdapat kerangka hukum yang mewajibkan keterwakilan perempuan minimal 30% dalam lembaga legislatif, kenyataannya keterwakilan di Kabupaten Belitung masih di bawah target tersebut. Penelitian ini menggunakan teori representasi dari Pitkin (1967). Menganalisis bagaimana aspek formal, deskriptif, simbolik, dan substantif dari representasi gender. keberhasilan Vina Cristyn Ferani dan Yola Junita dalam Pemilu tidak hanya mencerminkan peningkatan jumlah perempuan di politik, tetapi juga menunjukkan potensi perempuan untuk menjadi pemimpin yang efektif. Dukungan dari partai politik dan strategi kampanye yang tepat sangat penting untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik, untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Teori representasi gender Croteau (1997). Menganalisis bagaimana representasi gender dalam narasi media membentuk persepsi publik terhadap politisi perempuan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan dalam representasi politik perempuan, tantangan signifikan masih ada, termasuk stereotip sosial dan hambatan struktural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan efektif dari partai politik dan strategi kampanye yang tepat sangat penting untuk meningkatkan peran perempuan dalam politik, yang pada akhirnya berkontribusi pada lanskap politik yang lebih adil dan setara
Strategi pengembangan wisata di Pantai Cemara Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka
Pantai Cemara merupakan salah satu contoh pemanfaatan lahan kawasan hutan lindung bekas petambangan yang dikelola sebagai tempat wisata alam. Pantai ini memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata baru karena dikenal dengan pohon
cemara yang tersusun rapi dan rindang serta memberikan suasana yang sejuk dengan pemandangan panorama laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang tepat dalam melakukan pengembangan wisata di Pantai Cemara.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 di Pantai Cemara Desa Rebo Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan yakni wawancara bertatap muka dengan pengunjung/interview guide. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa prioritas strategi yang dapat dilakukan berada pada strategi berbenah diri diantaranya 1) Melakukan kerjasama antara pengelola dengan stakeholder (pemerintah, masyarakat dan investor) dalam bentuk promosi, pelatihan, sosialisasi untuk mengembangkan wisata Pantai Cemara sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan memberikan pengalaman yang memuaskan dalam berwisata. 2) Memaksimalkan kolaborasi dengan para pelaku usaha (UMKM, pengusaha dan investor) agar terbukanya peluang bisnis sehingga dapat
memenuhi permintaan pengunjung dan juga meningkatkan pendapatan pengelola Pantai Cemara. 3) Melakukan strategi promosi dengan cara memperbanyak event kepariwisataan, aktif memuat periklanan, konten yang menarik di media sosial dan
media cetak
Pengaturan tindakan pushback dalam melindungi pengungsi berdasarkan hukum internasional
Studi ini mengkaji secara menyeluruh regulasi praktik-praktik pushback negara terhadap pengungsi dalam kerangka hukum internasional. Pushback mengacu pada pemulangan paksa atau penolakan masuknya pengungsi di perbatasan tanpa prosedur hukum dan penilaian individual atas kebutuhan perlindungan. Tindakan semacam itu sering kali dibenarkan oleh negara dengan alasan kedaulatan, keamanan nasional, atau pengendalian migrasi, namun berisiko melanggar prinsip non-refoulement, sebuah norma yang berlaku umum (jus cogens) dalam hukum internasional. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan instrumen hukum, menganalisis dokumen-dokumen kunci seperti Konvensi Pengungsi 1951, Protokol 1967, dan perjanjian-perjanjian hak asasi manusia lainnya. Temuan menunjukkan bahwa praktik-praktik penolakan oleh negara-negara seperti Yunani, Hungaria, dan Australia bertentangan dengan kewajiban internasional mereka untuk menegakkan hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan para pengungsi. Langkah-langkah ini juga menghambat akses terhadap prosedur suaka yang adil dan dapat memperburuk kondisi kemanusiaan para pengungsi. Studi ini merekomendasikan penegakan yang lebih kuat terhadap prinsip non-refoulement dan penyelarasan kebijakan domestik dengan standar hukum internasional untuk memastikan perlindungan yang komprehensif bagi para pengungsi di seluruh dunia
Keanekaragaman ikan air tawar di perairan Sungai Kudung Desa Payabenua Kabupaten Bangka
Desa Payabenua merupakan desa yang cukup besar di Kecamatan Mendobarat, Desa Payabenua memiliki sebuah sungai yang bernama Sungai Kudung, pada kawasan Sungai Kudung dapat dikatakan wilayah yang banyak digunakan masyarakat untuk tempat mencari ikan juga sering digunakan oleh masyarakat desa Payabenua, sebagai tempat pemandian dan juga dekat dengan lahan pertanian. Semakin tingginya aktivitas masyarakat dalam bidang tersebut, tentu dapat mempengaruhi faktor fisika - kimia perairan dan keanekaragaman jenis ikan yang terdapat di Sungai Kudung. Metode penelitian menggunakan metode eksplorasi dan untuk analisis menggunakan analisis PCA (Principal Component Analysis). Hasil yang diperoleh terdapat ikan hasil tangkapan yang didapatkan selama sampling penelitian yang terdapat di sungai Kudung terdiri dari 8 famili, 14 genus, dan 15 spesies yaitu: Barbodes binotatus, Hemibagrus nemurus, Betta anabatoides,
Channa striata, Channa Lucius, Anabas testudines, Brevibora dorsiocellata, Striuntius lineatus, Rasbora cephalotaenia, Labrus trichopterus, Cyclocheilichthys apogon, Osteochilus vittatus, Notopterus notopterus, Osteochilus spilurus, dan
Pristolepis grootii, Nilai Indeks Keanekaragman (H') memiliki nilai berkisar 1,93 – 2,21 dengan kategori keanekaragaman sedang, Indeks Keseragaman (E) memiliki
nilai berkisar 0,73 - 0,78 dan Indeks Dominansi(C) memiliki nilai berkisar 0,09 –0,13. Hasil analisis PCA keanekaragaman jenis ikan terhadap karakteristik lingkungan di sungai Kudung berkorelasi positif dengan nilai kecerahan, kedalaman,fosfat dan berkorelasi negatif dengan DO, suhu, ph dan nitrat
Pengaruh transportasi darat, laut dan udara terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh panjang jalan dan jumlah kendaraan bermotor sebagai representasi transportasi darat; jumlah kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang di pelabuhan sebagai representasi transportasi laut; serta jumlah penumpang pesawat dan arus bongkar muat barang di bandara sebagai representasi transportasi udara terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera Tahun 2019-2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2019-2023. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model pendekatan fixed effect model (FEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel panjang jalan, jumlah kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang di pelabuhan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. serta variabel jumlah kendaraan bermotor, jumlah penumpang pesawat dan arus bongkar muat barang di bandara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera. Sedangkan secara simultan panjang jalan dan jumlah kendaraan bermotor sebagai representasi transportasi darat; jumlah kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang di pelabuhan sebagai representasi transportasi laut; serta jumlah penumpang pesawat dan arus bongkar muat barang di bandara sebagai representasi transportasi udara berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera