University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Pengaruh sudut deadrise pada lambung tipe v-bottom terhadap kecepatan dan tactical diameter prototipe kapal fuel engine remote control
Indonesia sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang luas sangat bergantung pada transportasi laut. kapal memegang peranan penting dalam mobilitas orang dan barang. Bentuk lambung kapal, khususnya sudut deadrise, mempengaruhi performa kapal dalam hal kecepatan dan manuver. penelitian ini menguji empat variasi sudut deadrise lambung kapal, yaitu 5°, 10°, 15°, dan 20°. setiap sudut diuji untuk mengukur kecepatan kapal pada kondisi idle dan throttle, serta diameter taktikal untuk menilai kemampuan manuver kapal. Hasil Pengujian kecepatan idle sudut 15° dengan kecepatan tertinggi 2,7 m/s, sudut 5° dengan kecepatan terendah 1,9 m/s, kecepatan throttle sudut 20° dengan kecepatan tertinggi 12,1 m/s. sudut 15° dengan kecepatan terendah 7,1 m/s, diameter taktikal kondisi idle Sudut 20° dengan diameter taktikal terbaik 3,5 m, sudut 5° dengan diameter taktikal terjauh 7 m, kondisi throttle Sudut 20° dengan diameter taktikal terbaik 4,4 m, sudut 5° dengan diameter taktikal terjauh dengan kondisi understeer. pengaruh sudut deadrise yang lebih besar, seperti 20°, cenderung memberikan kecepatan maksimum yang lebih tinggi dalam kondisi throttle, sementara sudut deadrise yang lebih kecil menghasilkan kecepatan yang lebih rendah. Sudut deadrise yang lebih besar memberikan diameter taktikal yang lebih baik, baik dalam kondisi idle maupun throttle, menunjukkan manuver yang lebih baik dibandingkan sudut yang lebih kecil. sebaliknya, sudut deadrise yang lebih kecil menunjukkan radius belok terjauh dan dalam kondisi throttle bisa menyebabkan understeer, yang berarti kapal sulit berbelok. penelitian ini menunjukkan bahwa sudut deadrise memiliki dampak signifikan terhadap kecepatan dan diameter taktikal
Analisis keandalan sistem distribusi 20 Kv penyulang tungkal Gardu Induk Koba unit layanan pelanggan Toboali
Keandalan sistem distribusi listrik merupakan aspek penting dalam memastikan penyediaan energi listrik yang konsisten dan berkualitas kepada konsumen. Beberapa metode yang umum digunakan dalam perhitungan tingkat keandalan suatu sistem distribusi seperti metode Section Technique dan Reliability Index Assessment (RIA) dalam menganalisis keandalan sistem distribusi 20 kV pada penyulang Tungkal ULP Toboali di Gardu Induk Koba. Pengaplikasian metode Section Technique, memperoleh nilai indeks keandalan sistem distribusi pada penyulang Tungkal SAIFI: 2,998 kali/tahun, SAIDI: 9,768 jam/tahun dan CAIDI: 3,3 jam/tahun. Hasil nilai indeks berdasarkan metode Reliability Index Assessment menunjukan indeks keandalan untuk SAIFI: 3,158 kali/tahun, SAIDI: 10,380 jam/tahun dan CAIDI: 3,3 jam/tahun. Pengujian keandalan sistem distribusi menggunakan software simulasi, diperoleh nilai indeks keandalan SAIFI: 3,158 kali/tahun, SAIDI: 10,380 jam/tahun, dan CAIDI: 3,3 jam/tahun. Dengan demikian, berdasarkan hasil analisis, simulasi, dan dibandingkan dengan standar indeks keandalan yang tertera pada SPLN No 59 Tahun 1985 maka sistem distribusi listrik pada penyulang Tungkal dikategorikan handal. Data real dilapangan pada tahun 2023 nilai indeks SAIFI: 158,920 kali/tahun, SAIDI: 16,790 jam/tahun dan CAIDI: 0,105 jam/tahun. Jika dibandingkan nilai indeks keandalan sistem distribusi berdasarkan hasil perhitungan pada kedua metode terhadap data real dilapangan, memiliki selisih disebabkan data tersebut merupakan data pemadaman pada PMT, sedangkan pada perhitungan kedua metode merupakan data kegagalan pada komponen yang ada pada saluran secara teknis standar nilai maksimum SPLN tanpa memperhitungkan kegagalan yang disebabkan oleh faktor lingkungan maupun alam dan non teknis lainnya. Frekuensi pemadaman yang tinggi disebabkan beberapa faktor salah satunya sentuhan pohon yang menyumbang sebesar 68% dari total pemadaman
Pemodelan data panel untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018-2023
Data panel adalah kombinasi dari data cross section dan data time series, dimana cross section yang sama diukur pada waktu yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model terbaik tingkat kemiskinan di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menggunakan metode regresi data panel. Beberapa faktor yang digunakan adalah tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan laju pertumbuhan penduduk. Pengujian dilakukan dengan menilai mengestimasi parameter model regresi data panel, memilih model terbaik dengan menggunakan uji Chow dan uji Hausman, melakukan uji diagnostik model regresi data panel terbaik, menguji signifikansi parameter, dan menginterpretasikan model regresi data panel. Untuk mengestimasi regresi data panel, digunakan tiga metode estimasi diantaranya Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Dalam mengestimasi masing-masing model, terdapat beberapa metode yang digunakan seperti Ordinary Least Square (OLS), Least Square Dummy Variabel (LSDV), dan Generalized Least Square (GLS). Berdasarkan hasil uji spesifikasi model diperoleh bahwa model yang terbaik adalah Random Effect Model (REM). Hasil pada uji signifikansi menunjukkan bahwa variabel laju pertumbuhan penduduk berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
ANALYSIS OF SLANG WORDS USED BY WOMEN CHARACTERS ON MEAN GIRLS (2024): A SOCIOLINGUISTICS APPROACH
Slang is used by female characters to express identity, build social relationships, and strengthen group dynamics. This study aims to determine the types and functions of slang used by female characters. The theoretical foundation used in the analysis is based on Allan and Burridge's theory of 5 types and 7 functions of slang. The object of this research is the American musical movie "Mean Girls" (2024). The data is taken from the utterances of female characters in the movie. This research is a qualitative research with descriptive analysis method to analyze the utterances produced by 8 female characters in this film. The results showed that there were 40 data included in the category of slang words, with 33 data described in detail. All five types of slang are used by the female characters with seven functions indicating their use by the 8 characters. The most frequently used slang type is fresh and creative, while acronym and clipping are rarely used. The most frequently used function of slang is to express anger, while the least frequently used function is to address, form intimate atmosphere and to initiate relax conversation. This study concludes that the use of slang by female characters in this movie has a complex and diverse function, which shows that slang not only functions as a means of communication, but also as a reflection of social status, power, and interpersonal relationships among the characters
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Mahasiswa Menuju Kampus Di Kota Pangkalpinang
Transportasi merupakan elemen penting dalam kehidupan sehari-hari, khusunya bagi mahasiswa di Kota Pangkalpinang yang harus melakukan perjalanan dari tempat tinggal menuju kampus. Dengan berbagai pilihan moda transportasi seperti kendaraan pribadi, angkutan umum, dan transportasi berbasis online, mahasiswa menghadapi tantangan dalam memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih moda transportasi menuju kampus di Kota Pangkalpinang serta membuat model pemilihan moda transportasi mahasiswa menuju kampus. Moda transportasi yang ditinjau meliputi angkutan umum, kendaraan pribadi, dan transportasi berbasis online. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada 330 orang mahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Kota Pangkalpinang, yaitu ISB Atma Luhur, UNIPER, UNABA, dan STIE-IBEK. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi logistik multinomial yang diolah menggunakkan SPSS untuk menentukan faktor-faktor yang signifikan mempengaruhi pemilihan moda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kepemilikan kendaraan pribadi (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemilihan moda transportasi. Dari analisis model regresi logistik multinomial, didapat persamaan untuk kendaraan pribadi g1(x) = 28,180 + 16,150X2(0), dan persamaan untuk transportasi online g2(x) = 30,356 + 10,391X2(0). Pemilihan moda transportasi dikalangan mahasiswa yang ada di Kota Pangkalpinang didominasi oleh penggunaan kendaraan pribadi diikuti oleh transportasi online dan angkutan umum
Pengaruh Cangkang Biji Karet dan Pasir Kuarsa Terhadap Kuat Tekan Beton Dengan Bahan Tambah Zat Additive Bestmittel
Beton menjadi salah satu bahan konstruksi yang banyak dikembangkan dengan tujuan mendapatkan beton dengan kuat tekan yang maksimal namun dengan bahan yang praktis dan melimpah. Salah satu bahan yang melimpah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah Cangkang Biji Karet dan Pasir kuarsa. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh campuran beton yang menggunakan cangkang biji karet dan pasir kuarsa serta zat additive besmittel terhadap kuat tekan beton dan menganalisis proporsi persentase yang menghasilkan nilai kuat tekan beton paling tinggi. Metode pengujian beton yang dilakukan adalah pengujian kuat tekan beton dengan benda uji silinder sebanyak 3 benda uji. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kuat tekan beton umur 7 hari 0% cangkang biji karet : 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 2,5% cangkang biji karet: 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 5% cangkang biji karet: 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 0% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa :0,4% bestmittel, 2,5% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa : 0,4% bestmittel, 5% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa : 0,4% bestmittel pada umur 7 hari adalah 13,570 MPa, 8,867 MPa, 8,488 MPa, 19,816 MPa, 9,992 MPa, 9,077 MPa. Sedangkan pada umur 28 hari dengan penggunaan cangkang biji karet dan pasir kuarsa dengan tambahan zat additive bestmittel menggunakan variasi 0% cangkang biji karet : 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 2,5% cangkang biji karet: 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 5% cangkang biji karet: 0% pasir kuarsa : 0% bestmittel, 0% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa :0,4% bestmittel, 2,5% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa : 0,4% bestmittel, 5% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa : 0,4% bestmittel pada umur 28 hari adalah 20,082 MPa, 11,886 MPa, 11,777 MPa, 23,305 MPa, 13,398 MPa, 13,102 MPa. Dengan Proporsi presentase cangkang biji karet dan pasir kuarsa ditambah bestmittel yang menghasilkan nilai kuat tekan paling tinggi adalah 0% cangkang biji karet : 100% pasir kuarsa :0,4% bestmittel dengan kuat tekan 23,305 Mpa
A Comparative Analysis of The Novel “The Devil All Time” (2011) & Movie Adaptation “The Devil All The Time” (2020)
Sastra perbandingan adalah disiplin ilmu yang mengkaji hubungan dan interaksi antara teks-teks sastra dari berbagai budaya, bahasa, dan periode sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persamaan dan perbedaan tematik, gaya, dan struktur naratif dalam karya sastra yang berasal dari latar belakang yang berbeda. Seiring berkembangnya zaman, perkembangan sastra perbandingan
berkembang menjadi lebih variatif dalam segi objek yang dikaji. Pada penelitian ini menganalisa adaptasi film dari sebuah novel dengan judul karya “The Devil All The
Time” oleh Donald Ray Pollock. Menggunakan teori comparative literature yang dikemukakan oleh Susan Bassnett. Studi ini mengidentifikasi karakter, adaptasi genre dari novel ke film. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan karakter Arvin Russell, Carl Henderson, dan Lee Bodecker pada tahun 1960an ketiga karakter ini memiliki jalan hidup dan ceritanya masing-masing dan takdir mempertemukan
mereka pada hal yang tak terduga. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif descriptive dalam bentuk kalimat, teks dialog pada novel dan scene, teks dialog pada film. Penelitian ini menggunakan teori dari Joseph M. Boggs dan Dennis W. Petrie, dan teori plot dari Eneste. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca novel “The Devil All The Time”dan menonton film “The Devil All The
Time” secara bersamaan. Hasil penelitian ini menunjukkan 25 data dari total 48 data dapat merepresentasikan perbedaan karakter yang mempengaruhi plot. Berdasarkan data yang ditemukan terkait perbedaan karakter dan plot bisa
disimpulkan novel dan film memiliki perbedaan tidak terlalu signifikan mempengaruhi garis besar cerita. Namun sifat dan sikap yang diambil oleh karakter mempengaruhi jalan cerita antara novel dan filmnya. Hasil dari penelitian ini dapat
memperluas pemahaman kita tentang sastra perbandingan dan memberikan perspektif tentang nilai-nilai dan ide-ide disampaikan dan diterjemahkan di berbagai
periode waktu
Modifikasi mesin pencacah rumput gajah menghasilkan bahan baku kompos
Bertambahnya luas lahan pertanian di Indonesia membuat kebutuhan pupuk terus meningkat. Kompos merupakan salah satu jenis organik alami yang sudah banyak dikenal oleh para petani yang berasal dari bahan-bahan organik yang mengalami proses pelapukan karena adanya interaksi antara mikroorganisme (bakteri pembusuk) yang bekerja di dalamnya. Rumput gajah merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan kompos dan memiliki potensi yang sangat besar. Mesin pencacah rumput gajah yang ada saat ini masih menggunakan mata pisau bergerigi. Sehingga hasil cacahan tidak dapat tercacah dengan baik. Pada penelitian ini mesin pencacah rumput gajah akan dimodifikasi menjadi mesin pencacah rumput gajah yang menggunakan mata pisau material HSS (High Speed Steel) dan mesin digerakkan oleh motor listrik 1 hp. Tujuan dari penelitian ini adalah mengubah mesin pencacah rumput gajah dengan mata pisau HSS (High Speed Steel) dan membuat pemotongan menjadi lebih cepat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan metode French dan Metode Reverse Enginering Proses perancangan mesin pencacah rumput gajah menggunakan aplikasi Solidwork. Bahan uji yang digunakan sebanyak 1000gr untuk satu kali pengujian. Rata-rata yang dihasilkan adalah tercacah sempurna sebanyak 897 gr, tidak tercacah sempurna sebanyak 17,7 gr tersisa/di dalam tabung 84 gr, dengan waktu 60,08 detik. Kapasitas produksi mesin sebesar 56,06 kg/jam. Mesin yang telah dibuat mampu merajang rumput gajah dengan efisiensi produk sebesar 89,7%
Genuine Paradigm of criminal justice: rethinking penal reform within Indonesia New Criminal Code.
This study examines the harmonization of criminal law with societal socio-cultural aspects, elucidating the pursuit of substantive justice at normative and theoretical levels. Achieving concordance between legal norms and community culture necessitates comprehensive law reform – an imperative alternative, particularly for nations with legal histories shaped by foreign legal traditions. Focusing on the evolution of Indonesian criminal law post the enactment of the New Criminal Code, this research unveils fundamental shifts in values, norms, and paradigms. The transition from colonial legal substance to a modern, authentic framework is evident in articles implicitly prioritizing substantive justice, aligning with Indonesia’s philosophy and socio-cultural values. Over time, Indonesia has phased out colonial law, integrating living law into the national legal fabric. The paradigmatic shift, aimed at infusing Indonesian law with a distinctive national character, presents conditions, advantages fostering substantive justice, and challenges in formulation and implementation. Despite complexities, the 63-year process of drafting the New Criminal Code has yielded profound results, enhancing the legal system. This transformative journey signifies a deliberate departure from colonial legal paradigms, embracing a framework resonating with Indonesian values. The shift underscores Indonesia’s commitment to substantive justice and resilience in overcoming challenges tied to legal reforms
Development of green SMEs: Integrating green entrepreneurship and innovation for environmental sustainability
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are vital to Indonesia's economy, contributing significantly to income generation across sectors. These enterprises, often small or micro-scale, are owned and managed by entities meeting specific size criteria. This study in Bangka Belitung Province aims to assess Green SME adoption among MSMEs and propose policies for sustainable practices. Using quantitative methods, the study collected numerical data to analyze relationships between variables. Research instruments were rigorously validated, with validity coefficients exceeding 0.300 and reliability surpassing 0.600. Through purposive sampling, 50 actively engaged MSMEs were selected, with data collected via questionnaires, observations, and documentation. Structural Equation Modeling (SEM), specifically Partial Least Squares Path Modeling (PLSPM), was used for its ability to handle complex relationships. Findings show that Green Entrepreneurship and Innovation significantly enhance environmental sustainability in MSMEs, promoting carbon-neutral activities and resource efficiency. Sustainable Business practices under the Green SMEs framework reduce operational costs and prioritize environmental conservation, shaping a model integrating environmental principles into business strategies. Policy recommendations include incentivizing green practices, training for sustainable methodologies, and supporting green innovation. These steps are crucial for enhancing MSME resilience and sustainability while advancing environmental goals in Bangka Belitung and beyond