University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
    8735 research outputs found

    Pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    No full text
    Kualitas laporan keuangan merupakan gambaran dari kesesuaian informasi keuangan yang dihasilkan sebuah organisasi dengan standar akuntansi yang berlaku umum. Kualitas laporan keuangan yang baik adalah laporan keuangan yang menyajikan informasi yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey dengan sampel sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling menggunakan metode purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah sistem akuntansi keuangan daerah dan pengendalian internal, sedangkan variabel terikat yaitu kualitas laporan keuangan. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian Sistem Akuntansi Keuangan Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pengendalian Internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

    Analisis indeks kesehatan mangrove di kawasan Desa Riding Panjang sebagai dasar pengelolaan berkelanjutan ekosistem mangrove di kabupaten Bangka

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Kesehatan Mangrove atau Mangrove Health Index (MHI) dan menganailisis pengaruh faktor-faktor pembatas pertumbuhan mangrove di kawasan Desa Riding Panjang sebagai dasar pengelolaan berkelanjutan ekosistem mangrove Kabupaten Bangka.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret tahun 2024. Metode yang digunakan untuk penentuan titik stasiun adalah purposive sampling, pengambilan data Indeks Kesehatan Mangrove atau Mangrove Health Index (MHI) dengan metode hemispherical photography dan transek kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan sebanyak 7 spesies mangrove yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu R. mucronata, R. apiculata, S. alba, L. littorea, L. racemosa, A. marina, N. fruticans. Indeks nilai penting didominasi oleh spesies R. apiculta dan R. mucronate. Kondisi kesehatan ekosistem mangrove di Desa Riding Panjang bedasarkan hasil tiga stasiun berada dalam kondisi buruk/poor. Nilai Mangrove Health Index (MHI) berkisar 14,01%-23,92% dengan rata-rata 17,44% rendahnya nilai MHI berdasarkan tutupan kanopi yang berkisar 31,42%-64,64% dan kerapatan mangrove alami berkisar 733- 1065 ind/ha. Parameter yang paling dominan mempengaruhi ekosistem mangrove di Desa Riding Panjang yaitu MHI, DO, liat, kerapatan, suhu dan pasir. Hubungan parameter lingkungan dengan ekosistem mangrove menggunakan analisis PCA (Principal component Analysis)

    Analisis laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup mangrove sebagai faktor keberhasilan rehabilitasi mangrove di Desa Riding Panjang

    No full text
    Ekosistem mangrove di Desa Riding Panjang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas dan pengaruh sedimentasi dari Tambang Inkonvesional (TI) menyebabkan mangrove mengalami degradasi dan secara langsung kehilangan fungsinya, sehingga pada tahun 2019-2020 diadakan penanaman oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS HL) dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Riding Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan hidup dan laju pertumbuhan mangrove, menganalisis parameter lingkungan terhadap rehabilitasi mangrove. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Februari-April 2024 di Desa Riding Panjang Metode yang diunakan dalam penelitian ini menggunakan garis transek yang berukuran 10m x 10m. Penentuan titik stasiun dibagi menjadi tiga stasiun mengunakan Teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 2 spesies mangrove yang ditanam yaitu Rhizophora apiculata dan Rhizophora mucronata. Nilai dari Survival rate dengan rata-rata hidup sebesar 89,1%-70%. Rata-rata laju pertumbuhan tinggi mangrove diseluruh stasiun pada R.mucronata berkisar 0,7-2,2 cm/bulan. Sedangkan pada spesies R.apiculata berkisar 0,9-2,9 cm/bulan. Rata-rata laju pertumbuhan daun berkisar 2-3 helai pertunas atau sekitar 2-10 helai/ind pada masing-masing spesies. Tingkat kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan mangrove berkorelasi dengan Salinitas dan Oksigen terlarut (Do)

    Pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan dengan mayat (necrophilia) dalam perspektif hukum pidana Nasional

    No full text
    Pelaku persetubuhan dengan mayat (necrophilia) sulit dijerat dengan pasal-pasal yang ada dalam KUHP dan lepas dari ancaman hukuman pidana karena terdapat kekosongan hukum di Indonesia, padahal perbuatan pelaku telah melanggar baik kehormatan jenazah maupun kehormatan ahli warisnya dan bertentangan dengan kesusilaan. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu 1) Bagaimanakah pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana persetubuhan dengan mayat (necrophilia) dalam perspektif hukum pidana nasional, 2) Bagaimanakah pengaturan delik tindak pidana terhadap delik persetubuhan dengan mayat (necrophilia) ditinjau dari teori pertanggungjawaban pidana. Jenis penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Dalam penelitian hukum normatif, sumber data yang digunakan adalah data sekunder, yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Teknik pengumpulan data diperoleh dari studi pustaka. Teknik analisis terhadap bahan hukum yang digunakan yaitu deskriptif analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pelaku tindak pidana persetubuhan dengan mayat dapat dipidana dengan Pasal 271 KUHP Nasional dalam Frasa “memperlakukan jenazah secara tidak beradab” karena terdapat kemungkinan dapat menjangkau tindakan persetubuhan terhadap mayat, 2) Pelaku persetubuhan dengan mayat dapat dipertanggungjawabkan atasnya pidana, karena jiwanya terbukti sehat dan tidak memiliki gangguan jiwa, dan perbuatannya telah memenuhi unsur subjektif dari suatu tindak pidana karena melakukannya dengan kesengajaan (dolus)

    Mekanisme hukum penggunaan karya ekspresi budaya tradisional di Indonesia oleh pihak asing

    No full text
    Penelitian ini memiliki latar belakang terkait ekspresi budaya tradisional berfokus pada kekayaan intelektual komunal yang merupakan kekayaan bangsa Indonesia dalam bidang kesenian bangsa Indonesia yang dikualifikasi dalam lingkup Hak Cipta yang perlu dilindungi sama halnya dengan hak cipta karena memiliki hak ekonomi dan moral pada karyanya. Maka perlu upaya untuk dapat menjaga kekayaan bangsa Indonesia agar tidak digunakan sewenang-wenang dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat komunal itu sendiri oleh pihak asing. Permasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah penempatan ekspresi budaya tradisional dalam hak cipta apakah sudah tepat atau tidak, karena terdapat perbedaan karateristik dimana hak cipta bersifat personal sedangkan ekspresi budaya tradisional komunal atau bersama-sama. Kedua bagaimana mekanisme penggunaan karya ekspresi budaya tradisional oleh pihak asing yang ingin mengunakannya untuk kepentingan komersil berdasarkan aturan perundang-undangan. Jenis penelitian ini adalah normatif. Pendekatan penelitian dilakukan dengan pendekatan Peraturab Perundang-Undangan. Sumber data yang diperlukan dalam penelitian ini mengunakan data sekunder. Penelitian ini mengunakan metode anlisis deskriptif. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa PP KIK merupakan aturan turunan dari UU Hak Cipta yang mana mengatur secara khusus kekayaan intelktual komunal, terkhusus pada ekspresi budaya tradisional, namun dalam aturan tersebut belum dijelaskan terkait mekanisme penggunaan karya ekspresi budaya tradisional maka perlu upaya lebih lanjut untuk memberikan perlindungan hukum pada karya ekspresi budaya tradisional oleh pihak asing

    Faktor-faktor yang Memengaruhi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Skripsi pada Program Studi Agribisnis

    No full text
    Tahapan akhir yang menentukan mahasiswa menyelesaikan studi adalah dengan menyelesaikan skripsi. Disetiap tahun terdapat mahasiswa Program Studi Agribisnis terancam drop out karena belum menyelesaikan skripsi. Tujuan penelitian untuk mengetahui rata-rata masa studi yang dibutuhkan mahasiswa Program Studi Agribisnis untuk menyelesaikan skripsi dan menganalisis faktorfaktor yang memengaruhi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. Populasi penelitian ini ayaitu mahasiswa Program Studi Agribisnis FPPK UBB stambuk 2017, 2018, 2019 dan 2020 dalam tahapan penyelesaian skripsi. Penelitian ini menggunakan metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk google formulir dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil dari penelitian menunjukkan rata – rata masa studi yang dibutuhkan mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi yaitu 2 sampai 3 semester. Faktor-faktor yang memengaruhi mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi pada Program Studi Agribisnis berdasarkan hasil analisis yaitu faktor internal seperti motivasi lulus tepat waktu (0,000 < 0,05) terhadap penyelesaian skripsi, kepercayaan diri (0,029 < 0,05) dan kemampuan menulis karya tulis ilmiah (0,005 < 0,05) terhadap motivasi lulus tepat waktu serta pada pengaruh tidak langsung kepercayaan diri berpengaruh terhadap penyelesaian skripsi melalui motivasi lulus tepat waktu

    Preferensi Konsumen terhadap Buah Kelengkeng Impor di Kota Pangkalpinang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen dalam buah kelengkeng dan menganalisis atribut buah kelengkeng yang paling dipertimbangkan dalam keputusan pembelian. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April 2024 di Kota Pangkalpinang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode penarikan contoh dalam penelitian ini adalah metode accindental sampling dengan jumlah responden yang diteliti sebanyak 100 orang responden. Data penelitian ini dianalisis menggunakan analisis conjoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari analisis conjoint Preferensi konsumen Kota Pangkalpinang terhadap atribut buah kelengkeng adalah buah kelengkeng dengan rasa manis, daging buah tebal, ukuran buah besar, buah tidak berair, dan buah kelengkeng impor. Urutan atribut buah kelengkeng berdasarkan tingkat kepentingan menurut preferensi konsumen adalah rasa, daging buah, ukuran, kadar air, dan jenis dari buah kelengkeng

    The Representation Of Institutional Racism In Judas And The Black Messiah Movie : A Semiotic Analysis

    No full text
    Judas and The Black Messiah movie is one of the movies with a racism theme that depicts an actual event that focuses on O'Neal's betrayal of Hampton in the late 1960s, directed by Shaka King. Judas and The Black Messiah movie tells a true story that happened in Chicago as a form of betrayal of black youth to leak the actions of the black community to the national federal agency; the study was to determine the types of forms of racist actions and how racism is represented in the film Judas and The Black Messiah carried out by state institutions, namely the police and the FBI in Judas and the Black Messiah (2021). This study uses a qualitative descriptive approach with descriptive analysis techniques to analyze data. Furthermore, this study was analyzed using Roland Barthes' semiotic theory, classified into 3 forms of racist actions, and 12 data were obtained. One data is in the form of FBI stereotypes, and one data is in the form of Police stereotypes. Two data are in the form of FBI prejudice. Two data are in the form of FBI Discrimination and six data are in the form of Police Discrimination. The signs of racism obtained are the results of Roland Barthes' semiotic analysis with two meanings, namely denotation, connotation and myth. The data results are in the form of non-verbal and verbal scenes. Members of the Black Panther Party were labeled as a criminal group by the government and declared a threat to national security. Thus, this makes black characters have to suffer every day through physical attacks from the police and FBI

    Pemanfaatan serat sabut kelapa dan kertas bekas sebagai bahan bio-packaging yang ramah lingkungan

    No full text
    Penggunaan kertas yang semakin meningkat setiap harinya mengakibatkan peningkatan secara besar-besaran terhadap limbah kertas. Pemanfaatan limbah kertas menjadi produk bio-packaging tentunya dapat meningkatkan nilai guna limbah kertas. Dalam penelitian ini, dilakukan pengembangan bio-packaging berbasis sabut kelapa dan kertas bekas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi sabut kelapa dan kertas bekas terhadap sifat mekanik bio- packaging. Pada penelitian ini, dilakukan pengujian sifat mekanik berupa kekuatan tarik, ketahanan sobek, dan uji degradasi sampel bio-packaging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai uji ketahanan tarik dan kekuatan sobek tertinggi terdapat pada variasi 50%. Bio-packaging dengan karakterisitik terbaik dihasilkan pada kombinasi sabut kelapa dan kertas dengan variasi 50% yaitu sebesar 1.34 MPa dan terdegradasi sempurna pada hari ke 20

    Pengaruh Penambahan Abu Cangkang Kelapa Sawit dan Fly Ash Terhadap Gradasi, Indeks Plastisitas Dan Kuat Geser Tanah Lempung

    No full text
    Tanah lempung merupakan jenis tanah yang memiliki daya dukung yang rendah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya dukung tanah tersebut yaitu stabilisasi tanah menggunakan metode kimiawi dengan memanfaatkan limbah-limbah industri salah- satunya berupa penggunaan limbah abu cangkang kelapa sawit dan fly ash. Variasi campuran yang digunakan yaitu 6%, 9%, dan 12% abu cangkang kelapa sawit dan 10% fly ash. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu cangkang kelapa sawit dan fly ash sebagai bahan stabilisasi tanah terhadap nilai gradasi, indeks plastisitas, dan kuat geser pada tanah lempung. Nilai persen lolos saringan No.200 terus menurun seiring dengan penambahan campuran Abu cangkang kelapa sawit. Persentase lolos saringan No.200 paling menurun terjadi pada penambahan 12% abu cangkang kelapa sawit dan 10% fly ash yaitu menjadi 55,432%, namun tanah tersebut masih tergolong kedalam tanah berbutir halus karena, persentase lolos tersebut masih diatas 50%. Nilai indeks plastisitas tanah mengalami penurunan seiring dengan penambahan abu cangkang kelapa sawit dan fly ash. Nilai indeks plastisitas terkecil terjadi pada variasi penambahan 12% abu cangkang kelapa sawit dan 10% fly ash yaitu sebesar 11,584%. Peningkatan nilai kuat geser terjadi berturut-turut seiring dengan dengan penambahan variasi persentase abu cangkang kelapa sawit dan fly ash. Nilai kuat geser tertinggi terjadi pada penambahan 12% abu cangkang kelapa sawit dan 10% fly ash yaitu didapat nilai kuat geser sebesar 49,496 kN/m2

    3,607

    full texts

    8,735

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    University of Bangka Belitung Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇