University of Bangka Belitung Repository
Not a member yet
8735 research outputs found
Sort by
Analisis Kondisi Tegangan Sebelum Dan Setelah Penambahan Kapasitor Jaringan Di Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Belinyu
PLTD Belinyu merupakan saluran yang di distribusikan dari Gardu Induk Sungailiat menuju saluran Tegangan Menengah ke PLTD Belinyu. Kapasitas mesin PLTD sebesar 6.1 MW sebanyak 7 unit mesin yang beroperasi sesuai kondisi dan 1 unit mesin rusak. Pengaruh pembebanan di PLTD menyebabkan Generator harus bekera lebih keras untuk memenuhi kebutuhan. Pada unit pembangkit rata-rata menghasilkan beban induktif, pengaruhnya faktor daya menjadi rendah menyebabkan rugi daya pada saluran dan tegangan di Belinyu mengalami drop. Oleh karena itu, dalam analisis aliran daya menggunakan Metode Newton Raphson adanya pemasangan Kapasitor Jaringan adanya daya reaktif yang disulpai sehingga faktor daya menjadi lebih baik. Peneliti menganalisis kondisi tegangan di Belinyu sebelum Kapasitor dipasang dan setelah penambahan kapasitor jaringan di PLTD Belinyu dengan daya pembangkitan sebesar 1 MW, 2 MW, 3 MW, 4 MW berdasarkan kondisi terbaik dari faktor daya yang bernilai 0/1. Didapatkan daya Pembangkitan di PLTD harus sebesar 1 MW cukup untuk pemasangan Kapasitor sebesar 9 x 600 kVAR didapatkan tegangan sebesar 20.13 kV Sesuai dengan kondisi Kapasitor terpasang. losses setelah ditambahkan Kapasitor Jaringan untuk Generator beroperasi 1 MW sebesar 1.123 MW untuk daya Aktif dan 1.123 Mvar untuk daya Reaktif
Evaluasi status mutu sungai selindung terkait effluent tambak budidaya udang vaname (litopenaeus vannamei)
Meningkatnya budidaya udang vaname dapat mengakibatkan suatu permasalahan bagi lingkungan. Limbah budidaya udang vaname dinilai bisa berpengaruh terhadap lingkungan perairan sehingga dapat mengalami penurunan kualitas perairan. Tujuan dari penelitian ini Menganalisis kualitas air buangan (effluent) limbah budidaya udang vaname CV. Putera Manggala Abadi dan menganalisis kualitas air sungai selindung akibat adanya budidaya udang vaname. Penelitian ini mengunakan metode lapangan (Field Research). Parameter kualitas air yang diambil suhu, Total Suspended Solid, Nitrat, Fosfat, BOD, pH, DO dan Total Colifrom. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan metode beban pencemaran dan metode
storet. Hasil analisis kualitas air limbah tambak udang vaname menunjukkan bahwa parameter suhu, TSS (Total Suspended Solid), Nitrat, pH, DO dan Total Colifrom masih memenuhi baku mutu air limbah sedangkan parameter BOD dan Fosfat sudah melewati batas baku mutu yang mengacu pada Peraturan Gubernur Bangka Belitung Nomor 32 Tahun 2020 sedangkan hasil perhitungan storet menunjukan total skor sebesar -8. Hal ini menunjukan bahwa Sungai Selindung termasuk golongan air kelas B tercemar ringan. Sungai Selindung tercemar ringan karena dipengaruhi oleh parameter BOD yang telah melewati batas baku mutu air Sungai Kelas II berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Perlunya pengelolaan untuk kedepannya terutama untuk tambak budidaya udang vaname. Perbaikan mutu air limbah dilakukan dengan cara memisahan mutu air hasil pengelolaan IPAL
Pengaruh Pemberian Kompos Kulit Pisang (Musa spp) Terhadap Peningkatan Populasi Daphnia sp
Limbah kulit buah pisang dapat dimanfaatkan menjadi kompos seperti pupuk organik. Kompos kulit pisang memiliki kandungan C- Organik 11,083%, N- Total 0,582%, dan P-Total 1,883% yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber nutrien
dalam budidaya Daphnia sp. Tujuan penelitian ialah mengetahui pengaruh pemberian kulit pisang dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan Daphnia sp. dan menganalisis dosis optimal untuk pertumbuhan populasi Daphnia sp. Metode
penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan percobaan yaitu RAL dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu P0 : kontrol (menggunakan air sumur), P1: kompos kulit pisang 4g/l, P2: kompos kulit Pisang 6g/l, P3: kompos kulit Pisang 8g/l. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Daphnia sp. pada perlakuan P1 memiliki populasi tertinggi yaitu 265 individu. Laju pertumbuhan Daphnia sp. tertinggi terdapat pada perlakuan P1 sebesar 0,21 ± 0,03 ind/ml. Kualitas airselamapenelitian optimum yaitu suhu 28-31 °C; ph 6-7,5; dan oksigen terlarut 2,3 – 2,7 mg/L
Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk Dan Budaya Kopi Lokal Terhadap Keputusan Pembelian Pada Warung Kopi Rumah Naung Kota Tanjungpandan
Budaya kopi lokal di Belitung menjadi simbol persatuan sosial dan peluang ekonomi, terutama dengan berkembangnya warung kopi seperti Warung Kopi Rumah Naung. Namun, UMKM di sektor ini menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan keputusan pembelian dan daya saing di tengah persaingan ketat. Pengelolaan citra merek, kualitas produk, dan pemanfaatan budaya kopi lokal menjadi faktor penting dalam strategi pemasaran serta loyalitas pelanggan, terutama dengan keterbatasan anggaran promosi dan perubahan preferensi konsumen. Selain itu, adaptasi terhadap teknologi digital juga menjadi tantangan yang harus dihadapi agar tetap relevan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana ketiga faktor tersebut mempengaruhi keputusan pembelian, khususnya di Warung Kopi Rumah Naung, sehingga pelaku usaha dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan daya saing dan keberlangsungan bisnis mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling purposive (hanya pelanggan yang berada warung kopi rumah naung). Jumlah sampel yang digunakan sebesar 90, diperoleh dengan menggunakan mertoder slovin, dengan pengolahan data menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor independen, seperti citra merek (0,208), kualitas produk (0,188), budaya kopi lokal (0,589). Secara keseluruhan, hubungan antar faktor tersebut menjelaskan keputusan pembelian sebesar 30,2%, masuk kedalam kategori rendah, hal ini menuntukan bahwa variabel citra merek, kualitas produk, budaya kopi loka dapat berdampat terhadap keputusan pembelian, sisanya merupakan faktor lain yang tidak diteliti
Pengaruh ketimpangan pendapatan, tingkat pengangguran terbuka dan rata-rata lama sekolah terhadap indeks keparahan kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Ketimpangan Pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Rata-rata Lama Sekolah Terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018-2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ketimpangan Pendapatan berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Rata-rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ketimpangan Pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Rata-rata Lama Sekolah secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Keparahan Kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Perancangan Business Model Canvas Sebagai Alternatif Strategi Bisnis Budidaya Kepiting Bakau (Scylla Sp.) Sistem Silvofishery
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis budidaya kepiting bakau (Scylla sp.) berbasis sistem silvofishery di Desa Kayu Arang dan Desa Pagarawan. Dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas dan analisis SWOT, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen kunci dalam model bisnis yang ada serta merumuskan strategi pengembangan yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden memiliki model bisnis yang sederhana. Responden 1 mengandalkan distribusi lokal dan manajemen mandiri, sedangkan Responden 2 berpotensi mengembangkan pasar melalui konsep eduwisata. Analisis SWOT menyatakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi, seperti ketersediaan lahan mangrove yang luas dan permintaan pasar yang tinggi, namun juga tantangan seperti keterbatasan modal dan akses pasar yang terbatas. Berdasarkan hasil analisis, rancangan model bisnis baru diusulkan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing. Rancangan ini mencakup penguatan pemasaran digital, diversifikasi produk olahan, serta peningkatan pengelolaan kualitas air. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pembudidaya dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha budidaya kepiting bakau di Indonesia, serta mendorong integrasi aspek lingkungan dalam praktik budidaya. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan dalam sektor perikanan, khususnya dalam konteks budidaya kepiting bakau berbasis silvofishery
Komunikasi politik (studi terhadap kampanye politik pasangan Prabowo-Gibran dalam pemilihan presiden 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)
Skripsi ini menyajikan tentang kampanye politik yang dilakukan oleh pasangan Prabowo-Gibran sebagai kandidat calon presiden dan calon wakil presiden pada masa kampanye pemilihan presiden di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan kampanye politik yang efektif dalam kampanye politik pasangan Prabowo-Gibran pada pemilihan presiden di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Guna mengumpulkan data dilaksanakanlah ini wawancara mendalam, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tim sukses, tim relawan, serta masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memahami kampanye politik yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan meliputi peran komunikator politik, seperti pasangan calon, tim sukses, dan tim relawan, dalam menyampaikan pesan kampanye pada masyarakat. Pesan kampanye politik yang disampaikan meliputi makan siang bergizi gratis, pembangunan hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi, Mobile Legends, “Gemoy”, oke gas. Kampanye dilakukan dengan beragam saluran komunikasi, termasuk media massa, media sosial, serta tatap muka langsung. Keberhasilan kampanye sangat bergantung pada relevansi pesan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat, terutama terkait isu ekonomi, pendidikan, dan pemberantasan korupsi. Media sosial contohnya Facebook, Instagram, serta TikTok dapat menjangkau anak muda. Kampanye tatap muka juga terbukti membangun kedekatan emosional dengan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perpaduan antara pendekatan digital dan personal menjadi kunci dalam menciptakan komunikasi politik yang diterima dengan baik oleh masyarakat
Praktik kuasa pendisiplinan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pangkalpinang
Penelitian ini membahas tentang praktik kuasa pendisiplin tubuh terhadap narapidana penerima register F di lembaga pemasyarakatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan praktik kuasa pendisiplinan
tubuh terhadap narapidana penerima register F di lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan konsep pendisiplinan tubuh Michel Foucault sebagai pisau analisis teoritis. Desain penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kuasa pendisiplinan tubuh terhadap narapidana yang dijalankan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pangkalpinang bekerja melalui 3 instrumen yang saling berkaitan, yakni pengawasan bertingkat, normalisasi dan pengujian. Penelitian ini menemukan bahwa dari ke tiga instrumen tersebut, arsitektur,
program kontrol sebalai, program pembinaan kepribadian serta pemberlakuan hukuman dan penghargaan menjadi mekanisme yang paling berdampak terhadap perubahan perilaku narapidana menjadi individu yang disiplin. Selain itu pendisiplinan ini juga memberikan implikasi terhadap narapidana berupa
kepatuhan dan keterampilan yang didapatkan saat di lapas yang dijadikan sebagai sumber mata pencaharian
Persepsi masyarakat terhadap perempuan pemakai rokok elektrik di Kota Pangkalpinang
Rokok elektrik merupakan bentuk modernisasi perkembangan rokok. Tidak hanya dikonsumsi oleh leleki, rokok elektrik juga dikonsumsi oleh perempuan. Hal ini menimbulkan berbagai persepsi di masyarakat. Inilah yang menjadi tujuan peneliti untuk melihat persepsi apa saja yang didapat perempuan yang memakai rokok elektrik dari masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori praktik sosial oleh Pierre Bourdieu. Piere Bourdieu dalam praktik sosial mengusung tiga konsep yaitu habitus, ranah, dan modal. Teori habitus adalah kecendrungan yang menghasilkan praktik dan persepsi sosial, mengandung pengalaman masa lalu yang pengaruhnya siap ditampilkan dimasa kini sehingga menjadi sumber penggerak tindakan dan pemikiran terhadap perempuan pengguna rokok elektrik. Ranah dalam penelitian ini merupakan tempat atau dimana persepsi ini dibentuk. Sedangkan modal adalah modal yang memperkuat persepsi masyarakat terhadap perempuan pemakai rokok eletrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi selama penelitian berlangsung. Jumlah informan sebanyak 28 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitatian menunjukkan bahwa terdapat 2 persepsi masyarakat terhadap perempuan pemakai rokok elektrik. Persepsi masyarakat yang menerima perilaku merokok di kalangan perempuan seperti kesetaraan atau hak bagi perempuan, keren, kreatif dan dapat melihat peluang. Persepsi masyarakat yang menolak perilaku merokok di kalangan perempuan seperti liar, tidak sopan, abai terhadap kesehatan, dibawah pengawasan orang tua. Sedangkan faktor yang mempengaruhi perempuan memakai rokok elektrik yakni rasa ingin tahu, pekerjaan, menghilangkan stres, alternatif berhenti/ mengurangi rokok, rasa yang bervariasi, ekonomi, lingkungan, iklan/media massa
Strategi marketing politik calon legislatif muda pada pemilu legislatif DPRD Kabupaten/Kota 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing politik yang digunakan oleh para calon legislatif (caleg) muda dalam Pemilu Legislatif DPRD Kabupaten/Kota 2024 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Fokus utama penelitian adalah pada implementasi strategi push marketing, pull marketing, dan pass marketing sebagaimana dikemukakan oleh Adman Nursal (2004). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, Observasi, Dokumentasi. Oleh karena itu, penelitian ini memerlukan dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder Hasil penelitian menunjukkan bahwa para caleg muda memanfaatkan strategi push marketing melalui pendekatan emosional dengan masyarakat yang dibangun sejak lama, bukan hanya sekedar untuk berkampanye melalui penyampaian visi misi dan dan media sosial; pull marketing melalui pencitraan diri dan penguatan identitas di media digital; serta pass marketing dengan memaksimalkan relasi personal, jaringan keluarga, dan komunitas. Strategi-strategi tersebut dipilih berdasarkan keterbatasan sumber daya, kedekatan emosional dengan pemilih, serta kebutuhan menyesuaikan dengan karakteristik generasi muda. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi ketiga strategi tersebut menjadi kunci dalam menarik simpati dan suara pemilih manapun yang sesuai sebagai bagian dalam kekeluargaann. Faktor keberhasilan strategi melibatkan kombinasi antara inovasi, adaptasi teknologi, pemahaman karakteristik lokal, dan penguatan hubungan sosial. Keberhasilan beberapa caleg muda dalam mengalahkan kandidat petahana menunjukkan efektivitas strategi marketing yang terintegrasi dan kontekstual. Kesimpulannya bahwa para beberapa caleg muda terpilih aktif dan intens dalam merepresentasikan terkait penggunaan media sosial sebagai alat kampanye. Akan tetapi setiap strategi yang diterapkan oleh calon legislatif muda terkesan sama seperti strategi para calon legislatif pada umumnya dan tidak ada yang merepresentasikan tentang karakteristik yang khas muda dari strategi para caleg muda tersebut