Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
2454 research outputs found
Sort by
REPRESENTASI PLURALISME BUDAYA DALAM KONTEN YOUTUBE AHHA MUSIC PADA VIDEO KLIP LAGU “THIS IS INDONESIA”
REPRESENTASI PLURALISME BUDAYA DALAM KONTEN YOUTUBE AHHA MUSIC PADA VIDEO KLIP LAGU “THIS IS INDONESIA”. Pluralisme budaya adalah sebuah konsep yang menunjuk pada suatu pengakuan, penerimaan, dan sikap terhadap pluralitas atau keanekaragaman suatu bangsa, suku bangsa, maupun latar belakang kebudayaan yang menjadi ciri masyarakat majemuk (plural). Sedangkan representasi merupakan kemampuan untuk menggambarkan suatu objek. Representasi sendiri berperan sangat penting dalam sebuah budaya karena, budaya dibentuk melalui makna dan bahasa.
Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui Bagaimana makna representasi pluralisme budaya dalam konten youtube AHHA Music pada video klip “This Is Indonesi” konten AHHA MUSIC. Yang bertujuan untuk mengetahui makna simbol pluralisme budaya yang ada dalam video klip “This Is Indonesia”. Dalam merepresentasikan pluralism peneliti menggunakan unsur semiotika. Semiotika merupakan metodelogi analisis untuk mengkaji tanda yang mempunyai arti atau makna. Tanda yang dimaksud dalam semiotika adalah pesan dalam proses komunikasi. Semiotika komunikasi mengkaji tanda dalam konteks komunikasi yang lebih luas, yang di dalamnya terdapat berbagai elemen komunikasi seperti media, pesan, ataupun kode. Peneliti melakukan penelitian dengan judul “Representasi Pluralisme Budaya Dalam Konten youtube AHHA Music Video Klip Lagu “This Is Indonesi” dengan menggunakan semiotika Kualitatif Deskriptif. Penggunaan metode semiotika digunakan untuk melihat representasi pluralism budaya yang terdapat pada objek penelitian.
Secara menyeluruh dapat dikatakan makna representasi pluralisme budaya dalam video klip lagu This Is Indonesia adalah sikap toleransi masyarakat dalam segi budaya dan agama tanpa membedakan suku ras dan agama. Dalam video tersebut juga terdapat makna pluralisasi budaya yang terlihat dari symbol-simbol yang menunjukkan masyarakatnya saling bertoleransi akan cara pola pikir, berprilaku, dan beragama.
Kata Kunci : pluralism budaya, repreentasi, semiotika, Roland Barthe
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2016-2020
Perusahaan farmasi memproduksi kebutuhan masyarakat dan juga industri farmasi di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Perusahaan farmasi menjadi salah satu pilihan yang tepat bagi investor untuk menanamkan modalnya dengan perhitungan resiko yang tidak terlalu besar untuk memperoleh keuntungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance dan kinerja keuangan terhadap harga saham. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data sekunder dari www.idx.co.id. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan farmasi yang terdaftar di BEI. Sampel penelitian ini menjadi 8 perusahaan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuan program smartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel dewan direksi, dewan komisaris, komite audit, komisaris independen dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, variabel debt to equity ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, variabel return on equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham
NILAI - NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KHAZANAH KEILMUAN ISLAM (Studi Komparatif Kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an Dan Adabul Alim Wal Muta'alim)
Saat ini, pendidikan lebih mementingkan masalah yang bersifat materi dan ilmu pengetahuan dibandingkan etika, moral dan akhlak. Pendidikan harusnya dapat menyentuh berbagai aspek jasmani, rohani, moral, etika, psikis dan fisik. Jika tidak pendidikan tak ubahnya hanya sebuah pengajaran saja, dan tidak ada yang sampai sama sekali kepada peserta didik. Adapun tujuan pembahasan dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan akhlak dan perbedaan diantara kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an dan Adabul Al-’Alim Wa Al-Muta’alim untuk dianalisis kemudian dibandingkan.
Jenis penelitian ini adalah kepustakaan (buku) atau bisa disebut sebagai penelitian kepustakaan (library reseach) dalam kitab kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an dan Adabul Al-’Alim Wa Al-Muta’alim. Adapun analisis yang digunakan yakni analisis isi. Proses analisis dimulai dengan menelaah seluruh data yang diperoleh penulis dari berbagai sumber.
Berdasarkan temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an meliputi: a) Berniat Mengharap Ridha Allah Semata, b) Tidak Mengharap Hasil Duniawi, c) Waspadai Sifat Sombong dan
d) Menghiasi Diri Dengan Akhlak Terpuji, 2) Nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Adabul Alim Wal Mutaalim meliputi: Pertama, pendidikan akhlak bagi pelajar, yaitu; a) Membersihkan hati, b) Menata niat c) Memanagemen waktu, d) Bersederhana, e) Menghindari bermalas-malasan, f) Menjaga pergaulan. g) Menghormati guru. Kedua, pendidikan akhlak bagi pengajar, adapun pendidikan akhlak bagi pengajar yaitu; a) Mendekatkan diri kepada Allah SWT, b) Takut kepada Allah SWT, c) Bersikap tenang, wira’i, tawadlu’, dan tawakal kepada Allah SWT, d) Tidak menggunakan ilmu utuk keduniawian, e) Berperilaku Zuhud, f) Menghindari tempat-tempat maksiat, g) Istiqomah dalam berdakwah, h) Bersikap ramah dan bijaksana, i) Bersuci dari hadast dan najis, j) Menghindari perbuatan tercelah, k) Menumbuhkan semangat kepada peserta didik, 3) Persaman sama-sama secara umum membahas mengenai adab-adab bagi seorang peserta didik dan pendidik dan juga memberikan penjelasan nilai-nilai pendidikan akhlak pada kedua kitab yakni Kitab At Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an Karya Imam Abu Zakaria Yahya Bin Syaraf An Nawawi dan kitab Adabul Al-’Alim Wa Al-Muta’alim karya KH. Muhammad Hasyim Asy’ari. Perbedaannya: a) Dalam kitab Al-Tibyan Fi Adabi Hamalati Qur’an tidak menjelaskan secara terperinci adab-adab yang harus dilakukan oleh seorang pelajar seperti yang ada di dalam kitab Adabul Al-’Alim Wa Al-Muta’alim, b) Pembahasan di dalam kitab Al-Tibyan Fi Adabi Hamalati Qur’an lebih memfokuskan pembahasan hanya dalam ruang lingkup belajar Al-Qur’an secara rinci baik dari segi muamalah maupun keutamaan bagi orang yang belajar dan mengajarkan ilmu Al-Qur’an, c) Dalam kitab Al- Tibyan Fi Adabi Hamalati Qur’an tidak ada penjelasan adab bagi rekan belajar seperti yang ada di dalam kitab Adabul Al-’Alim Wa Al-Muta’alim
“PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN DI PESANTREN” ( STUDI UPAYA PONDOK PESANTREN DARUT TAQWA NGEMBEH DLANGGU MOJOKERTO DALAM MEMPERKUAT PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN)
ABSTRAK
Riski Darusmana, Aqsal. 2022. “Pendidikan Etika Lingkungan” (Studi Upaya Pondok Pesantren Darut Taqwa Ngembeh Dlanggu – Mojokerto Dalam Memperkuat Pendidikan Etika Lingkungan)Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Dr. Ainul Yaqin, M. Pd.I
Pembimbing II : Hajar Nurma Wachidah, S.S. M.A.
Persoalan lingkungan hidup yang terjadi diseluruh dunia secara global maupun lokal saat ini menjadi isu penting, sekian banyak contoh bencana alam yang kita ketahui sekarang ini, seperti tanah longsor, kebakaran hutan, banjir, dan suhu bumi yang semakin memanas (menipisnya lapisan ozon dikarenakan pencemaran udara), kekeringan, pencemaran air, hal itu menjadi sebuah bukti kongkrit bahwa keadaan alam saat ini telah mengalami kerusakan secara menyeluruh. Berkenaan dengan hal tersebut di salah satu pesantren daerah Dlanggu, Mojokerto terdaapat Pondok Pesantren yang telah melakukan suatu kegiatan dalam melestariakan alam yang salah satunya berbentuk kerja bakti setiap minggu.
Penjelasan di atas menjadi sebuah keistimewaan yang ekslusif untuk melaksanakan penelitian mengenai pendidikan etika yang baik terhadap lingkungan. Penelitian yang dilakukan dilapangan ini bermaksud memperdalam informasi mengenai pendidikan etika lingkungan di dalam lingkungan pesantren. Penelitian ini mengunakan metode jenis penelitian kualitatif. Yang artinya peneliti terjun langsung ke lokasi Pondok Pesantren Darut Taqwa yang terletak di Desa Ngembeh,Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, guna pelaksanaan penelitian.
Jenis penelitian kualitatif ini memakai pendekatan studi kasus, yaitu pendekatan dengan penelitiannya melalui proses mengeksplorasi kehidupam nyata dengan sistem terbatas kontemporer (kasus) dengan menggunakan cara pengumpulan data secara mendetail dan mendalam yang mengikut sertakan beberapa sumber informasi bersifat majemuk, yakni dari sebuah pengamatan, observasi, dan wawancara. Analisis di dalam studi kasus penelitian ini yakni pendidikan etika lingkungan di pesantren.
Konsep Pendidikan Etika Lingkungan Pondok Pesantren Darut Taqwa diwiujudkan dalam benuk pembiasaan serta sebuah kebijakan dalam menjaga etika lingkungan dengan diadakannya kerja bakti rutin setiap minggu untuk membersihkan kebersihan pondok dan ingkungan sekitarnya. Dalam rangka membentuk kepribadian santri yang sadar akan kehormatan dan tanggun jawab terhadap lingkungan kemudian pihak pengurus juga memberikan suri tauladan kepada para santri agar setiap santri memahami integritas moral terhadap alam yakni berupa kebersihan pondok
EXPLORING THE STUDENT’S PROBLEM IN WRITING EXPLANATION TEXT THROUGH COLLABORATIVE WRITING STRATEGY IN ELT
Composing an explanatory paragraph is no longer a simple task. When it comes to crafting an explanatory paragraph, students run across a number of obstacles. The concerns may be broken down into a variety of categories. Choosing between basic, compound, complicated, and many tenses is a challenge for the majority of pupils. demonstrate the ability of explanatory texts to convey the sequential stages involved in the occurrence of natural phenomena, scientific processes, and cultural events. This research is using quantitative research is research that uses numbers to represent and contribute to goals, design for use, data sources to be selected, and instruments to be developed, by experimental research. The result of this research is the findings show a positive improvement in students' writing skills and classroom situations. This research is a pre-experimental research method, the purpose of this research is to improve students' writing skills in explanatory texts.
Keywords : Explanatory, Writing skill, improvemen
AKHLAK PESERTA DIDIK DALAM BERMEDIA SOSIAL (STUDI DI MA HASANUDDIN DAWARBLANDONG)
Dalam perkembangan teknologi saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat di masyarakat sehingga menjadikan teknologi tersebut pendambing dalam aktivitas keseharian. semenjak teknologi hadir dalam kehidupan kita memberikan pengaruh yang sangat besar terutama dari kebudayaan. Penggunaan media sosial pada peserta didik di MA Hasanuddin hampir rata rata sudah mengakses media sosial sehingga menjadi kebutuhan dan budaya bagi mereka. Tetapi pada penggunaan media sosial yang digunakan menampakkan hal yang negatif menurut peneliti menyebabkan peneliti tertarik dengan fenomena yang terjadi. Untuk mengetahui bentuk penyimpangan dan penyebabnya. Metode penelitian yang digunakan kali ini metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sebagaimana nantinya peneliti sebagai pengamat murni untuk mengatahui lebih mendalam tentang fenomena yang terjadi. Berangkat dari dasar yang ada peneliti menemukan penggunaan media sosial yang menyimpang akhlak pada peserta didik MA Hasanuddin Dawarblandong dan hal ini merupakan temuan yang diperoleh sewaktu peneliti melakukan kegiatan penelitian. Dan penelitian yang dihasilkan memaparkan hal yang sesuai dengan harapan peneliti yakni dalam penggunaan media sosial pada peserta didik mengalami beberapa fenomena penyimpangan akhlak yakni ketika mengakses media sosial terdapat konten yang berbau pornografi dan komentar yang kotor sekaligus mengeshare konten tersebut dan hal itu dipengaruhi oleh faktor internal dan external yang ada dilingkungan mereka sendiri seperti keadaan psikis dan keadaan lingkungan disekitar seperti sumber daya yang ada pada fitur fitur media sosial dan didukung lagi oleh teman teman sebaya yang memiliki kebiasaan yang sama
PERBANDINGAN PENGARUH MESIN BUBUT KONVENSIONAL DAN CNC TERHADAP KEKASARAN BAJA ST42 PADA PROSES BUBUT RATA MUKA
Wayuda, Achmad Fiki, 2022. 51804070003. Perbandingan Pengaruh Mesin Bubut Konvensional Dan CNC Terhadap Kekasaran Baja ST42 Pada Proses Bubut Rata Muka. Sekripsi/tugas akhir, Program Studi Teknik, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Dicki Nizar Z, S.ST.,MT.
Pembimbing II : Luthfi Hakim.S.Pd.,M.T.
Mesin bubut (Turning machine) adalah suatu mesin perkakas yang dalam proses kerjanya bergerak memutar benda kerja dan menggunakan alat potong (Pahat) sebagai alat untuk menyayat benda kerja tersebut.Mesin bubut merupakan salah satu mesin yang umumnya digunakan untuk membuat /memproduksi benda kerja yang berpenampang silindris. Ada dua jenis mesin bubut yaitu:mesin bubut konvensional (mesin manual) dan CNC (mesin otomatis).
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari perlakuan mesin bubut Konvensional dan CNC terhadap tingkat kekasaran permukaan baja ST42 dengan cara melakukan pembubutan bubut rata muka (facing) terhadap benda kerja baja ST42 dengan menggunakan pahat bubut jenis HSS dengan sudut pahat 60o, kecepatan spindel sebesar 210 Rpm, kedalaman pemakanan sebesar 0,5 mm, diameter benda keja sebesar 22,9 mm, dan jarak star pahat terhadap benda kerja sebesar 2 mm, setelah itu melakukan pengujian tingkat kekasaran permukaan dengan menggunakan Surface Roughness Tester, dimana hasil uji tingkat kekasaran yaitu: Perlakuan Mesin Bubut Manual = 2.657 µm, dan Perlakuan Mesin Bubut CNC = 1.767 µm.
Saran dari penelitian ini, dimana untuk mendapatkan hasil benda kerja dengan pembubutan yang baik dan presisi, sebaiknya menggunakan mesin bubut CNC, karena tingkat ketelitiannya tidak perlu diragukan lagi sebab tingkat kekasaran permukaan benda kerja yang telah melalui proses bubut CNC lebih kecil dari pada proses bubut manual.
Kata kunci : Bubut rata muka(facing), uji kekasaran permukaan, Baja ST4
PENGARUH PERBANDINGAN INJEKTOR STANDART DAN INJEKTOR RACING BRT TERHADAP PERFORMA MESIN HONDA ADV 150 CC
Injeksi adalah metode yang digunakan oleh kendaraan bermotor untuk tujuan pencampuran bahan bakar dan udara untuk mencapai pembakaran sempurna. Untuk menggunakan injeksi, campuran bahan bakar dan udara harus melewati komponen yang dikenal sebagai injektor. Perbedaan Injector hole standart (hole 6) dengan variasi diatasnya adalah pada jumlah bahan bakar atau injector flow rate. Untuk Injector hole standart Honda Adv 150 cc dengan 6 hole sebesar 125 cc/min, sedangkan untuk variasi Injector racing brt 8 hole diatasnya sebesar 150 cc/min. Dengan kata lain volume bahan bakar akan meningkat apabila Injector hole bertambah.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1. untuk mengetahui pengaruh torsi pada mesin sepeda motor honda adv 150 cc dengan menggunakan injector standart 6 hole dan injector racing brt 8 hole. 2. untuk mengetahui pengaruh daya pada mesin sepeda motor honda adv 150 cc dengan mengunakan injector standart 6 hole dengan injector racing BRT 8 hole.
Hasil peneltian adalah untuk mengetahui 1.Pengujian injector standart menghasilkan torsi tertinggi yaitu 35.58 N.m pada putaran mesin 1603 rpm. Sedangkan pengujian daya tertinggi pada injector standart yaitu 10.9 HP pada putaran mesin 2974 Rpm. Pengujian injector racing BRT menghasilkan torsi tertinggi yaitu 30.3 N.m pada putaran mesin 1784 rpm. Sedangkan pengujuan daya tertinggi injector racing brt yaitu 11.0 Hp pada putaran mesin 3222 Rpm. Pengujian di atas dapat di simpulkan penggunaan injector racing BRT daya yang dihasilkan lebih besar dari pada injector standart. Hal ini dipengaruhi jumlah hole injector racing BRT yang berjumlah 8 lubang sedangkan injector standart memiliki hole 6 lubang jumlah lubang pada masing-masing injector mempengaruhi rasio bahan bakar yang disemprotkan ke dalam ruang bakar
“PENGARUH TINGKAT KEPATUHAN PENYELENGGARA PADA REGULASI KEPEMILIHAN TERHADAP PERILAKU MONEY POLITIC PADA PILIHAN BUPATI (PILBUP) TAHUN 2020 ”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena politik uang yang terjadi di masyarakat, sangat sulit untuk dihentikan dan justru menjadi kebiasaan atau tradisi yang dilakukan oleh calon atau kontestan politik tertentu kepada masyarakat menjelang pelaksaan pemilihan Bupati untuk mendapatkan dukungan dan perolehan suara terbanyak dari masyarakat. Serta BAWASLU selaku penyelenggara pengawasan adanya pemilihan umum yang menjadi tempat utama untuk memeperlancar serta mengetahui adanya laporan mengenai praktik Money Politic yang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya tingkat kepatuhan penyelenggara terhadap praktik Money Politic pada saat terjadi Pilihan Bupati. Penelitian ini menggunakan teori Pelayanan Publik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Lokasi Penelitian ini adalah di Desa Gayaman Kabupaten Mojokerto.
Kata kunci : Money Politic, BAWASLU, PILKADA
PENGARUH VIRAL MARKETING DAN MOTIVASIi WISATAWAN TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG DI KOLAM IKAN SUMBER GADUNG WATESNEGORO PADA MASA PANDEMI COVID-19
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh viral marketing dan motivasi wisatawan terhadap keputusan berkunjung di sumber gadung watesnegoro pada masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang analisis datanya dipengaruhi oleh variabel-variabel yang dianalisis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, dimana data primer diperoleh melalui kuesioner yang menggunakan skala likert, sedangkan data sekunder diperoleh berbagai sumber, referensi-referensi dari berbagai sumber. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang akan melakukan kunjungan di sumber gadung watesnegoro. Penentuan jumlah sampel menggunkan rumus Hair at al dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampling non probabilitas dengan metode accidental sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan. Data yang diperoleh kemudian diolah
menggunakan program SPSS 23. Analisis penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi
(R2), uji t dan uji F test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa viral marketing berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan berkunjung, dan motivasi wisatawan
berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan berkunjung, serta semua variabel independen berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan berkunjung