Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
2454 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE PADA MATERI MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CORE pada materi matematika di sekolah menengah atas dan mendiskripsikan penerapan model pembelajaran CORE dalam melatih kemampuan koneksi matematis siswa di sekolah menengah atas.
Tujuan peneltian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CORE pada materi matematika di sekolah menengah atas serta mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CORE dalam melatih kemampuan koneksi matematis siswa di sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian library research yang menggunakan teknik analitis data yaitu organize, shyntezis, identify dan pembahasan menggunakan metode induktif.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CORE pada materi matematika di sekolah menengah atas terdapat empat tahap yang dilakukan yaitu connecting, organizing, reflecting dan extending. Dimana dalam penerapan model pembelajaran ini, adalah guru melatih siswa untuk mengingat informasi lama untuk digunakan dalam informasi/konsep baru, kemudian setelah mengingat,siswa menghubungkan antar konsep tersebut (connecting),guru memandu siswa untuk mengorganisasikan ide-ide yang diberikan yang telah dibahas pada tahapan sebelumnya, kemudian guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan ide tersebut untuk memahami materi (organizing), guru memberikan kesempatan pada siswa untuk memikirkan kembali hasil yang diperoleh (reflecting) dan guru mengarahkan siswa untuk melakukan pengembangan atau perluasan pengetahuannya dengan mengerjakan permasalahan yang diberikan oleh guru (extending). Dari keempat tahapan model pembelajaran CORE, tahapan yang dapat melatih kemampuan koneksi matematis siswa di sekolah menengah atas adalah tahapan connecting dan extending
KAJIAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal matematika.
Jenis penelitian ini ialah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan analisis isi (content analysis) dalam menganalisis data, peneliti menggunakan tiga tahapan yakni organize, synthesis, dan identify.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa subjek kemampuan matematika tinggi dikatakan sudah melaksanakan indikator pemahamam konsep yakni menyatakan ulang konsep, mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep, memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, dan menyajikan konsep dalam berbagai untuk representasi matematika, begitupula pada subjek kemampuan matematika sedang, sudah melaksanakan indikator pemahaman konsep yakni, menyatakan ulang konsep, mengklasifikasi objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep, memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, dan menyajikan konsep dalam berbagai untuk representasi matematika, sedang subjek kemampuan matematika rendah cukup dalam melaksanakan indikator pemahaman konsep yakni menyatakan ulang konsep, dan mengklasifikasi objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut
ANALISIS WACANA KRITIS TEKS PIDATO NADIEM MAKARIM (KAJIAN TEUN A VAN DIJK) DAN RELEVANSI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur analisis wacana kritis pada teks pidato Nadiem Makarim menurut kajian Teun A van Dijk, (2) karakteristik analisis wacana kritis pada teks pidato Nadiem Makarim menurut kajian Teun A van Dijk, (3) Merelevansikan teks pidato kepada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA.
Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan data berupa teks pidato dari Nadiem Makarim selaku Kemendikbud. Subjek pada penelitian ini adalah teks pidato Nadiem Makarim pada tahun 2019, objek penelitian adalah struktur dan karakteristik analisis wacana kritis model Teun A van Dijk. Data tentang struktur dan karakteristik analisis wacana kritis model Teun A van Dijk dalam pidato Nadiem Makarim dikumpulkan dengan metode Simak dan Catat, sedangkan data untuk relevansi pempelajaran bahasa indonesia dikumpulkan dengan metode wawancara, simak, dan catat. Data yang sudah terkumpul divalidasi dengan teknik tringanggulasi sumber data dan trianggulasi teori. Data yang sudah tervalidasi dalam penelitian ini akan di analisis menggunakan analisis Interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur dan karakteristik analisis wacana kritis wacana kritis pada pidato Nadiem Makarim telah sejalan dengan pendapat Teun A van Dijk. Struktur analisisis wacana kritis model Teun A van Dijk ada 3 bagian yang terdapat pada teks pidato Nadiem Makarim, yaitu: (1) Struktur Makro, (2) Superstruktur, (3) Struktur Mikro. Karakteristik juga yang ditemukan dalam teks pidato Nadiem Makarim sesuai dengan pendapat Teun A van Dijk, yaitu: (1) Tindakan, (2) Konteks, (3) Historis, (4) Kekuasaan, dan (5) Ideologi. Teks pidato nadiem, setelah di analisis menggunakan teori anaisis wacana kritis model Teun A van Dijk, kemudian langkah terakhir adalah teks pidato Nadiem Makarim tersebut direlevansikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas
PENGARUH PENDIDIKAN, PENGALAMAN KERJA, DAN SELF-EFFICACY TERHADAP KINERJA USAHA DENGAN SOSIAL EKONOMI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Study kasus pada UMKM sepatu Kecamatan Sooko)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Pengaruh Pendidikan terhadap Kinerja Usaha, (2) Pengaruh Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Usaha, (3) Pengaruh Self-Efficacy terhadap Kinerja Usaha, (4) Pengaruh Tingkat Pendidikan, Pengalaman Kerja dan Self-Efficacy terhadap Kinerja Usaha dengan Sosial Ekonomi sebagai Variabel Moderasi. Objek penelitian ini yaitu 14 UMKM Sepatu Kecamatan Sooko, dengan 42 responden sebagai karyawan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Penelitian ini dianalisis dengan desain penelitian asosiatif kausal. Statistik deskriptif diperlukan dalam penelitian ini untuk menjelaskan data yang diperoleh. Uji instrument penelitian menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji hipotesis didahului dengan uji asumsi klasik. Selanjutnya dilakukan analisis regresi berganda serta uji hipotesis. Uji moderated regression analysis (MRA) digunakan untuk menguji variabel moderating apakah akan memperkuat atau memperlemah hubungan antara variabel independen dengan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. (2) Pengalaman kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. (3) Self-Efficacy berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. (4) Variabel sosial ekonomi dapat memperkuat hubungan antara variabel independen dengan dependen
PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA INDEKS LQ45 DENGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY SEBAGAI PEMODERASI
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh struktur modal yang diukur dengan debt to equity ratio dan kinerja keuangan yang diukur dengan return on asset, current ratio, dan total asset turnover terhadap nilai perusahaan, dengan melibatkan corporate social responsibility sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan 27 perusahaan go public di Bursa Efek Indonesia yang masuk daftar indeks LQ45 selama tahun 2017-2019. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis menggunakan uji t serta uji moderated regression analysis. Nilai perusahaan diukur menggunakan Tobin’s Q dan CSR diukur dengan CSR indeks. Hasil pengujian menunjukkan bahwa DER dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, CR dan TATO tidak berpegaruh terhadap nilai perusahaan, CSR sebagai variabel moderasi mampu memoderasi pengaruh DER dan ROA terhadap nilai perusahaan tetapi tidak mampu memoderasi pengaruh CR dan TATO terhadap nilai perusahaan
KAJIAN SEMANTIK PALMER DALAM SLOGAN OBJEK WISATA MOJOKERTO DAN RELAVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Slogan Objek Wisata di Mojokerto dengan kajian Semantik Palmer yaitu Makna Kognitif, Makna Ideasional, Makna Denotasi dan Makna Proposisi, serta relavansinya terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Menengan Pertama.
Pada penelitian ini peneliti melakukan penelitian slogan objek wisata Mojokerto. Data penelitian diperoleh oleh peneliti menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai, pengunjung di objek wisata Mojokerto dan Guru SMP Sabilul Muttaqin di desa Kalipuro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik validasi data yang digunakan adalah Tringgulasi sumber data dan teori. Teknik analisis data yang digunakan ada tiga yakni, reduksi data, verifikasi data..
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat Sembilan belas data slogan yang berada di objek wisata Mojoketo dan terdapat makna Semantik Palmer dalam pengelompokannya yaitu Makna Kognitif terdapat dua pengelompokan yaitu slogan yang bertema tentang slogan alam dan slogan sejarah majapahit, Makna Ideasional terdapat dua pengelompokan yaitu slogan yang bertema tentang slogan menantang dan slogan membangun wisata yang berkonsep, Makna Denotasi terdapat dua pengelompokan yaitu slogan keindahan wisata dan slogan mahakarya negeri, Makna Proposisi terdapat satu slogan yang bertema slogan melestarikan alam. Kajian Slogan Objek Wisata Mojokerto dapat dijadikan relevansi terhadap pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu sebagai referensi bahan ajar khususnya pada materi Teks Iklan, Slogan, Poster pada kelas VIII semester Ganjil
PENGARUH EXPERIENTAL MARKETING, PERCEIVED QUALITY DAN ADVERTISING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN INDOMIE GORENG ( Studi Kasus Pada Warkop-Warkop di Kecamatan Mojosari )
Mie instan merupakan produk yang disukai oleh konsumen karena ke praktisannya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Experiental Marketing, Perceived Quality dan Advertising terhadap keputusan pembelian Indomie Goreng pada warkop-warkop di Kecamatan Mojosari. Untuk itu penelitian ini akan melakukan survey kepada 138 responden, dengan kriteria yang memesan Indomie goreng pada warkop-warkop di Kecamatan Mojosari. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu probability sampling dengan purposive sampling, kemudian data diproses dalam analisa regresi berganda.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, secara parsial Experiental Marketing tidak berpengarul signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan Perceived Quality dan Advertising berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan Experiential Marketing, Perceived Quality, dan Advertising berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai Adjusted R Square nya adalah 0,632 terhadap variabel dependen. Yang berarti semua variabel independen dapat menjelaskan sebesar 6,32% terhadap variabel dependen. Sementara sisanya 36,8% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel di luar penelitian ini
PEMBUATAN MANISAN BELIMBING WULUH (AVERHOA BLIMBI)
ABSTRAK
Deti Ilyasa,5.15.01.01.0.005,Pembuatan Manisan Belimbing Wuluh (Avverhoa Blimbi), Dosen Pembimbing 1: Eko Sutrisno S,Si., M.Si dan Pembimbing 2: Anita, SP., M.Agr
Belimbing wuluh dalam bentuk yang segar, salah satu pemanfaatan adalah dijadikan manisan kering. Buah belimbing wuluh memiliki kandungan asam dan kadar air yang tinggi yaitu 94%. Pada penelitian ini proses pembuatan manisan dari belimbing wuluh dengan konsentrasi dan lama pengeringan. Tujuan penelitian ini mengetahui efek konsentrasi dan ama pengeringan terhadap kadar uji kadar air, uji vitamin c, dan uji kesukaan, rasa, warna, aroma dan tekstur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor konsentrasi gula (10%, 30%, dan 50%) dan lama pengeringan (5 jam, 7 jam, 9 jam) setiap perlakuan diulang 2 kali. Penelitian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian kimia (uji kadar air, dam vitamn c) semakin tinggi kadar air semakin rendah dan semakin rendah vitamin C maka semakin tinggi rasa masam pada manisan belimbing wuluh. Konsentrasi gula tinggi berpengarh signrtifikan terhadap uji kesukaan, warna, aroma, rasa, dan tekstur.
Kata kunci : Manisan kering, Konsentrasi gula, Lama waktu pengeringa
PERANCANGAN APLIKASI E-MARKETPLACE PADA PUSAT OLEH-OLEH KHAS MOJOKERTO
ABSTRAK
Ego Yanuar Prasetyo. 2020. Aplikasi E-Marketplace Pada Pusat Oleh–Oleh Khas Mojokerto. Tugas Akhir, Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM).
Pembimbing I : Erly Ekayanti Rosyida, S,T.,M.T.
Pembimbing II : Imaduddin BE, S.T.,M.T.
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mampu memegang peranan penting dalam mendorong perekonomian Negara melalui penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menemukan inovasi baru. Pada peneltian ini, dilakukan terlebih dahulu penyebaran kuesioner untuk menggetahui peminat konsumen , serta analisi SWOT untuk mengetahui seberapa UKM itu menentukan produknya supaya peminat konsumen memilih produk Mojokerto
Hasil dari kedua prosess tersebut dijadijakn dasar sebagai acuan dalam menyelesaikan e-marketplace. Kuesioner disebarkan kepada organisasi UKM yang dipilih dari 50 responden yang sebagian besar merupakan calon pengguna aplikasi. Hasil dari kekuatan 1,469 kelemahan 1,005 peluang 1,756 dan ancaman 1,265. maka desain E-Marketplace ini telah dibuat sesuai dengan kebutuhan atau tujuan yang diharapkan maka dilakukan beberapa uji coba.
Kata Kunci: usaha kecil dan menengah, e-marketplace, dan metode swot
ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2016 – 2018
Financial Distress merupakan suatu kondisi kesulitan keuangan yang mana jika
hal ini awal sebelum terjadikan kebangkrutan .Kebangkutan merupakan keadaan
atau situasi dimana perusahaan gagal atau tidak mampu lagi memenuhi
kewajiban-kewajiban karena perusahaan mengalami kekurangan.Jika
perusahaan mengalami kebangkutan akan ada banyak pihak yang dirugikan.
Maka dari perlu melakukan analisis financial distress untuk peringatan dini.
Hasil analisis dapat digunakan analisis financial distress untuk kebijakan di
maaza mendayang yang tepat untuk mengurangi risiko-risiko yang dihadapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio,Debt to Total
Assets,Rerurn on Assets, Umur and Ukuran perusahaan tingkat financial
distress. Berdasarkan populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan di
Bursa Efek Indonesia (BEI).Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan
purposive sampling, diperoleh 40 sampel perusahaan manufaktur sub sektor
food and beverage. Data yang digunakan dalam Regresi Linear penelitian ini
adalah data sekunder dari laporan keuangan tahunana dari masing-masing
sampel perusahaan food and beverage tahun 2016 – 2018. Teknik analisis data
yang digunakan dalam uji asumsi klasik,regresi liner berganda,dan uji hipotesis
karena memiliki yang lebih dari satu variabel bebas.
Berdasarkan teknik, diketahui variabel Debt to total assers, return on Assest and
ukur perusahaan yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat financial
distress,sedangkan variabel Current Ratio Dan Ukuran Perusahaan tidak
berpengaruh terhadap tingkat financial distress