Majapahit Islamic University Institutional Repository
Not a member yet
2454 research outputs found
Sort by
THE USE OF MOVIE MEDIA TO TEACH VOCABULARY: A LITERATURE REVIEW
Vocabulary is an important aspect in learning English. The more vocabulary students have, the easier it is to communicate using English. However, students' vocabulary is relatively weak when learning at school. For this reason, one of the media that can help increase students' vocabulary is the use of movies. This study aims to (1) determine the application of the use of movie media in teaching English vocabulary based on a literature review and (2) determine the development of students' vocabulary by using movie media based on a literature review.
To obtain the required data, this research uses a literature study. Researchers use documents as a data source. There are eight documents used by researchers, namely journals, articles, and theses. In analyzing the data, the researcher used content analysis. Data were collected by reviewing research related to English vocabulary and movie media.
Research findings indicate that the application of movie media can be done using individual activities or group activities. The steps in using movie can also be modified depending on the student's situation and class conditions, as well as the learning objectives to be achieved. In addition, the use of movie makes students' vocabulary mastery develop significantly. This is evidenced by the results of research conducted by other researchers from 2015 to 2020 which showed that students' vocabulary development can be improved by learning using movie. This means that movie can be an effective way to teach vocabulary to students. In addition to acquiring and adding English vocabulary, it can also make the learning process fun so that learning objectives can be achieved. This research is expected to contribute to the field of education, especially in English education
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PISA DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA
Masalah utama dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana berpikir kritis siswa SMP yang memiliki kecemasan matematika rendah dalam menyelesaikan masalah PISA, (2) bagaimana berpikir kritis siswa SMP yang memiliki kecemasan matematika sedang dalam menyelesaikan masalah PISA, (3) bagaimana berpikir kritis siswa SMP yang memiliki kecemasan matematika tinggi dalam menyelesaikan masalah PISA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir kritis siswa yang memiliki kecemasan matematika rendah, sedang, dan tinggi. Analisis keterampilan berpikir kritis dalam penelitian ini menggunakan kriteria dari Ennis yang terdiri dari Focus, Reason, Inference, Clarity and Overview. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-E SMPN 1 Mojoanyar sebanyak tiga orang yaitu satu siswa yang memiliki kecemasan matematika rendah, satu siswa yang memiliki kecemasan matematika sedang, dan satu siswa yang memiliki kecamasan matematika tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung berupa angket kecemasan matematika, tes berpikir kritis dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yaitu teknik tes dan teknik non tes. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki kecemasan matematika rendah termasuk dalam kategori berpikir kritis tingkat tinggi, siswa yang memiliki kecemasan matematika sedang termasuk dalam kategori berpikir kritis tingkat sedang, dan siswa yang memiliki kecemasan tinggi termasuk dalam kategori berpikir kritis tingkat rendah
HUBUNGAN PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN SIKAP SPIRITUAL SISWA SMAN 1 BANGSAL
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan hampir di semua aspek manusia, termasuk dalam pendidikan formal. Dalam proses belajar yang perlu menjadi perhatian seorang guru adalah bagaimana menciptakan lingkungan kelas yang kondusif, menyenangkan, menggairahkan dan menarik untuk belajar sehingga dapat menghasilkan tujuan pembelajaran yang maksimal bagi para siswa, diantaranya sikap spiritual siswa.
Berdasarkan latar belakang tersebut penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk : 1) Mengetahui bagaimana pembelajaran dengan menggunakan media audio visual siswa SMAN 1 Bangsal. 2) Mengetahui bagaimana sikap spiritual siswa SMAN 1 Bangsal. 3) Mengetahui adakah hubungan pembelajaran menggunakan media audio visual dengan sikap spiritual siswa SMAN 1 Bangsal.
Berdasarkan bentuknya, penelitian ini mencakup jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Korelasional. Metode penelitian yang digunakan adalah angket, observasi,dan dokumentasi. Analisa data menggunakan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan uji linieritas. Untuk pengujian hipotesis menggunakan Uji-t
Setelah dilakukan analisis data dari hasil penelitian sebagai berikut : 1) Berdasarkan hasil perhitungan t test diperoleh nilai t hitung = 3,170, Karena t hitung lebih besar dari t tabel (t hitung 3,170 > t tabel 0,344) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa “Pembelajaran menggunakan media audio visual dengan sikap spiritual siswa SMAN 1 Bangsal memiliki hubungan” 2) Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ada koefisien korelasi antara variabel X (Media Audio Visual) dan Y (Sikap Spiritual). Dengan hasil sebesar 0,495 dengan signifikan 0,003. Berdasarkan kriteria koefisien korelasi, maka dapat disimpulkan bahwa ada korelasi positif yang kuat antara dua variabel.
Kata Kunci : Audio Visual, Sikap Spiritua
ANALISIS MAKNA DOA DAN SESAJI PROSESI YOGA SAPTA AMERTA DI DUSUN REMBU TENGAH KECAMATAN KEMLAGI DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER (KAJIAN ETNOLINGUISTIK)
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan prosesi Yoga Sapta Amerta , (2) mendeskripsikan makna leksikal doa dan sesaji prosesi Yoga Sapta Amerta, dan (3) mendeskripsikan makna kultural prosesi Yoga Sapta Amerta, serta (4) mendeskripsikan nilai pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara dalam prosesi Yoga Sapta Amerta.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumen audiovisual berupa video pelaksanaan prosesi Yoga Sapta Amerta. Teknik validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi teori. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Milles Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat kegiatan atau proses pada pelaksanaan prosesi Yoga Sapta Amerta di Dusun Rembu Tengah, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Prosesi diawali dengan pengambilan tujuh sumber mata air di tujuh tempat yang berbeda, dilanjutkan penyimpanan tujuh sumber mata air, pengarakan tujuh sumber mata air, serta acara inti yakni prosesi penyatuan tujuh sumber mata air. Ditemukan sebanyak lima belas baris doa yang digunakan untuk atur sesaji serta lima baris doa yang digunakan untuk prosesi penyatuan tujuh sumber mata air. Peneliti dalam penelitian ini menemukan sebanyak dua puluh tiga data sesaji yang digunakan dalam prosesi Yoga Sapta Amerta. Sesaji yang dikaji oleh peneliti antara lain pisang, damar kambang, dupa, sandingan pepek, jajan pasar, bubur tujuh rupa, bubur panca warna, sega golong, sega kabuli, bubur sengkala,manggar kelapa,cengkir gading dan cengkir ijo, bubur piyak, payung agung, bunga setaman, sekar boreh, sekar telon, toyo arum, minuman, tunas kelapa, polo pendem tujuh rupa, polo kesimpar tujuh rupa, kemenyan.
Makna yang terkandung dalam prosesi Yoga Sapta Amerta mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang kemudian dapat peneliti kaji dengan menggunakan ajaran Ki Hajar Dewantara, yaitu 1) tripantangan; 2) tringa; 3) trijuang; 4) trihayu; dan 5) trikon. Lima konsep yang telah ditemukan dalam penelitian ini, terdapat sepuluh nilai pendidikan karakter yang dikaji oleh peneliti yaitu religius, jujur, toleransi, nasionalisme, cinta tanah air, komunikatif, peduli lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab, kerja keras
The Effectiveness of Debate Technique to Develop Teacher's Speaking Skill
Upgrading Indonesian educational system is not one set system to go, but
it is including the whole set of systems which consist of teachers skill, lesson
plan and proper student need. The most important part of learning the
English language is how to speak well. That means the teachers must be
able to speak that language regularly after doing the treatment debate
technique. Teachers must deliver the lesson through appropriate teaching
learning for the student's understanding. Teaching performance technique
is originally the important skill of acquisition language learning for any
consideration in education, especially in speaking skill development.
This study aims to determine the effectiveness of using debate technique
on teacher’s speaking skill development. The sample in this study were
teacher in MI-Progressive Al-Musthofa. The number of teacher is 10 person.
The method used in this research is a quantitative method. In addition, the
research design used a pre-experimental using pre-test and post-test
scores. The data in the study were in the form of test scores from each
sample that had previously been given treatments. Through the assessment
of the post-test average results of the two meeting, it was found for the pretest 11,9 and 17,90 for the post-test. The result of data which calculated on
t-test showed the significance level was 2,303 then significance level of
0.05. From the data result, it showen if significance level 2,303 was higher
than significance level 0,05.
Thus, it can be concluded that there was a significant difference in use of
the strategy. Debate technique is an effective strategy to help teacher
speaking skill development
IMPLEMENTASI CHATBOT MENGGUNAKAN DIALOGFLOW UNTUK CUSTOMER SERVICE HAJI BERBASIS MESSENGER
Banyak permasalahan yang sering dialami oleh suatu instansi tertentu seperti
yang ada di Kantor Haji yaitu apabila seorang staff/karyawan yang dalam tugasnya memberikan pelayanan informasi yang berkaitan dengan kegiatan pendaftaran haji masih menggunakan cara manual kepada jamaah haji. Permasalahan ini selalu terulang dari jamaah yang satu dengan yang lain. Misalkan terjadi kondisi dimana terdapat antrian yang cukup panjang maka dampak yang terjadi adalah staff/karyawan terbebani dengan beban kerja yang semakin tinggi dan meningkatnya resiko terjadinya kesalahan pada pelayanan informasi. Ditambah lagi pelayanan informasi customer service yang tidak bisa diakses setiap waktu membuat kesulitan jamaah yang akan mengakses informasi. Kemajuan teknologi informasi dalam bidang artificial intelligence beberapa waktu ini mengalami perkembangan dengan sangat cepat dan pesat. Machine Learning – Natural Language Processing (NLP) adalah salah satunya. Merupakan salah satu ilmu yang berfokus pada bagaimana memprogram sebuah komputer untuk dapat tahu dan mengerti bahasa manusia dan dapat memberikan respon. Oleh sebab itu pada penelitian ini akan dibangun sebuah sistem chatbot yang dapat melayani user dalam memberikan informasi secara otomatis dan realtime. Chatbot ini bernama hajibot yang dibangun dengan menggunakan tools Dialogflow dari Google. Hajibot dibangun berbasis messenger dengan platform telegram dan dapat berkomunikasi dengan user. Hasil yang diharapkan pada penelitian ini adalah chatbot ini dapat menjadi cara lain yang dapat diterapkan pada instansi haji untuk memberikan respon pelayanan informasi haji yang lebih baik dan realtime bagi user. Dari total keseluruhan evaluasi alma Hajibot mendapatkan skor 81% sehingga dapat disimpulkan bahwa Hajibot bekerja dengan baik
PERAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN DANA DESA DIDESA POHJEJER KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN ANGGARAN 2021
Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memang diluar pemerintah akan tetapi BPD merupakan lembaga yang juga melaksanakan fungsi pemerintahan, akan tetapi sejauh ini masih banyak anggapan masyarakat bahwa BPD hanya sebagai alat stampel Kepala desa, oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran BPD dalam fungsi pengawasan dana desa diDesa Pohjejer Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto, Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, riset internet, dan dokmentasi.
Hasil penelitian bahwa Dalam hal pengawasan dana desa terbagi dalam setiap proses yaitu pengawasan pada tahap perencanaan, pengawasan pada tahap pelaksanaan, dan pengawasan pada tahap pelaporan. Dari ketiga proses tahapan tersebut sejauh ini BPD dalam fungsi pengawasan dana desa sudah dilakukan dengan baik. Selain ketiga aspek tersebut, temuan dalam penelitian ini, dimana alokasi dana desa tahun 2021 ini tidak bisa digunakan secara maksimal untuk pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat dikarenakan adanya perubahan anggaran yang sebagian harus dialihkan untuk kesejahteraan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 saat ini.
Kata kunci : BPD, Dana Desa, Pengawasa
Analisis perbandingan camshaft standar dan mofifikasi terhadap daya dan torsi pada sepedah motor honda beat 2012
Analisis Perbandingan camshaft standart dan modifikasi terhadap daya dan torsi pada sepeda motor honda beat 2012
Mukhamad Arief Syarifuddin
program studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM)
Pembimbing I : Achmad Rijanto, ST., MT.
Pembimbing II : luthfi hakim S. Pd, M.T
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penggunaan camshaft standar dan modifikasi terhadap daya dan torsi sepeda motor honda beat 2012. Pada kinerja sebuah kendaran bermotor terpengaruh dari beragam hal, misalnya penggunaan tipe camshaft . Camshaft sendiri adalah alat yang berbentuk tabung yang berguna untuk membuka dan menutup katup valve sesuai dengan urutan pengapian. pada beberapa kendaraan 2 tak maupun 4 tak memiliki penghubung antara noken as dan klep yang dinamakan rocker arm. Dalam penelitian ini ada dua parameter yang akan diuji yaitu daya dan torsi pada motor Honda beat tahun 2012 . Pengujian dilakukan secara bergantian untuk masing-masing chamshaft dengan variasi putaran mesin 6000 - 8000 rpm untuk pengujian daya dan torsi sedangkan pada Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya maksimum yang diperoleh dari pengujian noken as standart 7,12Hp pada putaran mesin 7244 rpm dan Torsi tertinggi yang dihasilkan dari pengujian menggunakan dynotest yaitu pada noken as standart 6,82N.m pada putaran mesin 7244 rpm sedangkan pada penggunaan noken as modifikasi torsi tertinggi yang didapat yaitu 9,66 Nm pada putaran mesin 6666 rpm dan daya maksimal noken as modifikasi didapat 9,25 HP pada putaran mesin 6666 rpm. Pada pengujian noken as standart dan modifikasi,dapat diketahui bahwa bahan noken as modifikasi cenderung lebih bagus dibandingkan dengan noken as standart .
Kata Kunci : Arm ,Catheters ,Torso ,Fenofibrat
STRATEGI KOMUNIKASI MASYARAKAT ADAT SUNDA DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT ISTIADAT DI TENGAH BUDAYA MASYARAKAT MODERN (Studi Kasus Kampung Naga, Tasikmalaya)
ABSTRAK
Tia Adita Tubaka, 51603050054. 2021. Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Majapahit. Judul penelitian ” Strategi Komunikasi Masyarakat Adat Sunda Dalam Mempertahankan Adat Istiadat Di Tengah Budaya Masyarakat Modern (Studi Kasus Kampung Naga, Tasikmalaya). Pembimbing pertama M. I. A. H. Lailin, S. Sos., M. I. Kom dan pembimbing kedua Ratnaningrum Z. D, S. IP., M. I. Kom.
Fokus penelitian ini adalah bagaimana strategi komunikasi masyarakat adat sunda di Kampung Naga dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat sebagai upaya mempertahankan Adat Istiadat dari pengaruh modernisasi. Tujuannya adalah
(1) mengetahui adat istiadat masyarakat Kampung Naga yang masih dijalankan hingga saat ini,
(2) mengetahui cara masyarakat Kampung Naga dalam berkomunikasi.
Penelitian ini dibuat menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat adat di Kampung Naga memilih cara berkomunikasi dengan metode canalizing dan face to face, lantaran lebih paham dengan karakteristik masyarakatnya sehingg lebih mudah dalam penerapan komunikasinya. Untuk tetap menjaga adat istiadatnya, masyarakat kampung Naga hingga saat ini masih tetap menjalankan upacara adat yang salah satunya adalah Hajat Sasih, dimana dengan alasan banyak masyarakat Kampung Naga tidak fasih dalam berbahasa Indonesia, maka sebagian ritual adat dilakukan dengan menggunakan Bahasa Sunda.
Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Masyarakat Adat, Kampung Naga, Etnografi Komunikas
ANALISIS PRODUKSI TISU TOILET ROLL JUMBO DENGAN METODE STATISTICAL PROSES CONTROL DALAM UPAYA MEMINIMALISIR KECACATAN PADA HASIL TISU
Proses pembuatan tisu pada penelitian ini menggunakan serat alami virgin pulp. Dalam proses pembuatan tisu ini yang akan dikaji ialah kecepatan, temperature dan WSR yang sesuai sehingga dapat diperoleh hasil tisu yang baik. Fase awal dalam melakukan penelitian ialah studi pendahuluan dan penentuan alat dan bahan yang digunakan. Serat alami (virgin pulp) didefinisikan sebagai bahan mentah yang mengandung serat yang telah mengalami proses pemasakan secara mekanis dan kimia yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tisu toilet. Uji daya Tarik tisu (MDT dan CDT) sudah memenuhi standar spesifikasi untuk tisu 150, 200 dan 300 wsr dengan MDT sebesar 210,393 dan 432 dab CDT sebesar 105,166 dan 173. Tekanan temperatur dan kecepatan yanke pada 8.71 bar dengan speed 1130.2 m/min menghasilkan tisu keriput sedangkan pada 7.55 bar dengan speed 1409.9 m/min menghasilkan tisu putus-putus. Statistical Process Control (SPC) digunakan sebagai pendekatan untuk menganalisis jumlah cacat tisu yang diperoleh. Dari grafik average dan range, tidak ditemukan data yang melewati UCL atau LCL. Hal ini membuktikan bahwa cacat yang masih dalam kondisi stabil dengan pola cacat random yang berada pada garis mean