Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
IMPROVING STUDENTS READING COMPREHENSION BY USING QUESTION ANSWER RELATIONSHIP (QAR) STRATEGY AT THE NINTH GRADE OF SMP NEGERI 1 BUA PONRANG
ABSTRACT
Rahmawati, 2024. ”Improving Students Reading Comprehension by Using
Question Answer Relationship (QAR) Strategy at the Ninth Grade of SMP
Negeri 1 Bua Ponrang”. Thesis English Study Program Tarbiyah And
Teachers Training Faculty State Islamic Institute Of Palopo (IAIN
PALOPO). Supervised by Wisran and St. Hartina.
This research aims to find out whether the use of the question answer relationship
(QAR) strategy can improve reading comprehension in the ninth grade of SMP
Negeri 1 Bua Ponrang. The researcher adapt quantitative methods with a pre-
experimental design. The researcher used purposive sampling totaling 25 students.
The instruments in this research were reading tests and interviews. The data were
analyzed statistically using SPSS Edition 20. The results showed that the average
post-test score was higher than the pre-test score (52.8 < 77.6). Apart from that,
the t0 (ttest) value is 16.695 with a df (degrees of freedom) value of 24, while the tt
(ttable) value is 2.064 for a standard significance level of 0.05 at df = 24. It means
the value of the t-test is higher than the value of the t-table. The researcher found a
value (p) of 0.00 is smaller than (α) of 0.05, resulting in p˂a (0.00˂0.05).
Therefore the hypothesis H0 is rejected and H1 is accepted. In conclusion, (1) The
question answer relationship (QAR) strategy can improve students' reading
comprehension, especially in English reading texts. (2) Apart from that, students'
perceptions are that students are interested in using the question answer
relationship (QAR) strategy in learning, especially reading learning and students
reading comprehension increases after using the question answer relationship
(QAR) strategy. It can be recommended the use of the question answer
relationship (QAR) strategy is effective in improving students' reading
comprehension because with the types of questions in the question answer
relationship (QAR) strategy, students can understand the content of the reading
text and make it easier for students to answer each question in the reading text.
Keywords: Question Answer Relationship Strategy, Reading Comprehension,
Narrative Text
PENGEMBANGAN MEDIA RODA KOTAK BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA TEMA 6 ENERGI DAN PERUBAHANNYA DI KELAS III SDN 100 SINGGASARI
ABSTRAK
Muhammad Addis, 2024. “Pengembangan Media Roda Kotak Berbasis Multiple
Intellegences pada Tema 6 Energi dan Perubaannya di Kelas III SDN 100
Singgasari” Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Edhy Rustan dan Ahmad Munawir.
Skripsi ini membahas mengenai penelitian pengembangan media roda
kotak berbasis Multiple Intelligences pada materi energi dan perubahannyadi kelas
III SDN 100 Singgasari. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis
kebutuhan media roda kotak berbasis Multiple Intelligences, (2) mengetahui
tingkat validitas media roda kotak berbasis Multiple Intelligences pada materi
energi dan perubahannya, dan (3) mengetahui tingkat praktikalitas media roda
kotak berbasis Multiple Intelligences pada materi energi dan perubahannya yang
diuji cobakan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and
Development (R&D) dengan model pengembangan ASSURE yang terdiri atas 6
tahapan, yaitu Analyse Learner, State Objectives, Select Method, Media, or
Materials, Utilize Media or Materials, Require Learner Participation, and
Evaluate and Revise. Subjek penelitian ini merupakan peserta didik kelas III yang
berjumlah 33 orang, sedangkan objek penelitiannya adalah media roda kotak
berbasis multiple intelligences yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan
peserta didik. Untuk data dalam penelitian dikumpulkan melalui angket,
wawancara, dan tes kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.
Penelitian ini menghasilkan produk berupa media roda kotak berbasis
multiple intelligences yang telah divalidasi oleh validator, yaitu validator materi
memperoleh persentase sebesar 75% (valid), validator desain 64% (valid), dan
validator bahasa 75% (valid), dengan nilai persentase rata-rata sebesr 71% (valid).
hasil uji kepraktisan peserta didik diperoleh dengan nilai sempurna yaitu 96%
(sangat praktis).
Kata kunci : Media Pembelajaran, Roda Kotak, Multiple Intelligence
ANALISIS TATA KELOLA SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KOTA PALOPO
ABSTRAK
Indah Anugra, 2023. “Analisis Tata Kelola Sarana dan Prasarana dalam
Meningkatkan Mutu Layanan Pendidikan Peserta Dididk di
Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Palopo”.Skripsi Program
Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Alauddin dan M.Arief.
Skripsi ini membahas tentang analisis tata kelola sarana dan prasarana
dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan peserta didik di Madrasah
Trasawiyah Negeri Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan : Untuk mengetahui
proses tata kelola sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu layanan di
Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Palopo serta mengetahui dampak dari tata
kelola sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan peserta
didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Palopo.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif kualitatif. Fokus pada penelitian ini ada 3 yaitu; 1) proses tata kelola
sarana dan prasarana, 2) mutu layanan pendidikan peserta didik, 3) dampak tata
kelola sarana dan prasarana dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan peserta
didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; observasi, wawancara dan
dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Tenaga Kependidikan yang terdiri dari
5 orang, Tenaga Pendidik terdiri dari 2 orang dan Peserta Didik sebanyak 5 orang.
Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman
wawancara, catatan observasi dan dokumentasi. Analisis Data yang digunakan
yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah: 1) proses tata kelola sarana dan
prasarana di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota Palopo meliputi perencanaan,
pengadaan, inventarisasi, pemanfaatan, pemelihraan, penghapusan dan
pengawasan; 2) peningkatan mutu layanan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kota
Palopo dilihat dari reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap),
jaminan, empati dan bukti fisik; 3) dampak tata kelola sarana dan prasarana dalam
meningkatkan mutu layanan pendidikan di Madrasah Tsanawiyah yaitu minat
bermadrasah, kesediaan sarana dan prasarana yang memadai, motivasi belajar
yang meningkat.
Kata Kunci: Tata Kelola, Sarana dan Prasarana, Mutu Layana
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS QUANTUM TEACHING PADA PEMBELAJARAN PAI MATERI BEKERJA KERAS DAN TANGGUNG JAWAB DI KELAS XII SMA NEGERI 17 LUWU
ABSTRAK
Nurul Hikma, 2024 “Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Quantum
Teaching pada Pembelajaran PAI Materi Bekerja Keras dan
Tanggung Jawab di Kelas XII SMA Negeri 17 Luwu”. Skripsi
Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing Oleh
Muhaemin dan Arifuddin.
Skripsi ini membahas mengenai Pengembangan Modul Pembelajaran
Berbasis Quantum Teaching pada Pembelajaran PAI Materi Bekerja Keras dan
Tanggung Jawab di Kelas XII SMA Negeri 17 Luwu. Penelitian ini bertujuan
untuk : (1) Mengetahui kebutuhan pengembangan modul Pembelajaran Berbasis
Quantum Teaching pada Pembelajaran PAI Materi Bekerja Keras dan Tanggung
Jawab (2) Mengetahui tingkat validitas pengembangan modul Pembelajaran
Berbasis Quantum Teaching pada Pembelajaran PAI Materi Bekerja Keras dan
Tanggung Jawab (3) Mengetahui tingkat praktikalitas pengembangan modul
Pembelajaran Berbasis Quantum Teaching pada Pembelajaran PAI Materi Bekerja
Keras dan Tanggung Jawab yang diuji cobakan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and
development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Model
pengembangan ADDIE terdiri atas 5 tahapan yaitu: tahap analisis, desain,
development, implementasi, dan tahap evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan pada
tahun 2024 dengan melibatkan 25 peserta didik kelas XII SMA Negeri 17 Luwu.
Sedangkan objek penelitiannya adalah media pembelajaran modul berbasis
quantum teaching yang dikembangakn sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Data penelitian ini dikumpulkan melalui angket, wawancara, dokumentasi
kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ini menyatakan: 1) Hasil yang diperoleh dari analisis
kebutuhan terhadap pendidik diperoleh nilai rata-rata 100% dengan kategori
sangat dibutuhkan dan analisis kebutuhan yang dilakukan kepada peserta didik
dari yang menjawab pertanyaan dengan jawaban “Ya” diperoleh nilai rata-rata
94% dengan kategori sebagian besar dibutuhkan dan jawaban “Tidak” diperoleh
nilai rata-rata 15% dengan kategori sebagian kecilnya dibutuhkan. 2) Hasil
validitas modul pembelajaran berbasis quantum teaching yang telah divalidasi
dengan kategori diantaranya ahli media mendapatkan nilai persentase 93,33%
dengan kategori valid. Sedangkan ahli materi mendapatkan nilai prtsentase
91,25% dengan kategori sangat valid. 3) Hasil yang sangat memuaskan dan positif
dengan nilai akhir yang diperoleh dari hasil uji praktikalitas peserta didik sebesar
82,84% dengan kategori sangat praktis dan pendidik kelas dengan nilai yang
diperoleh dari hasil uji praktikalitas sebesar 95% dengan kategori sangat praktis.
Kata Kunci: Pengembangan, Modul, Quantum Teaching, Bekerja Keras dan
Tanggung Jawab
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 8 PALOPO
ABSTRAK
Rini Lestari, 2024. “Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan
Proses Pembelajaran di SMP Negeri 8 Palopo.” Skripsi Program
Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Tasdin Tahrim dan Firmansyah.
Skripsi ini membahas mengenai Manajemen Supervisi Akademik Kepala
Sekolah dalam Meningkatkan Proses Pembelajaran di SMP Negeri 8 Palopo.
Tujuan penelitian ini yaitu: untuk mengetahui perencanaan supervisi akademik
kepala sekolah dalam meningkatkan proses pembelajaran di SMP Negeri 8 Palopo;
untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah dalam proses
pembelajaran di SMP Negeri 8 Palopo; dan untuk mengetahui bentuk tinjak lanjut
hasil supervisi akademik terhadap peningkatan proses pembelajaran di SMP Negeri
8 Palopo.
Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan
penelitian kualitatif deksriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data
seperti observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Adapun teknik analisis data
yang diambil adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek
penelitian ini yaitu kepala sekolah, wakasek kurikulum dan juga guru.
Hasil penelitian ini menunjukkan tiga hal. Pertama, perencanaan supervisi
akademik oleh kepala sekolah di SMP Negeri 8 Palopo menjadi kunci peningkatan
kualitas pembelajaran. Proses perencanaan supervisi akademik dimulai dengan
analisis kebutuhan dengan mengidentifikasi tujuan dan sasaran supervisi dalam hal
ini proses pembelajaran, Kedua, pelaksanaan supervisi di SMP Negeri 8 Palopo
dimulai dengan evaluasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) oleh tim analis,
memastikan sesuai standar pendidikan, dan memberikan umpan balik konstruktif
kepada guru. Selanjutnya, dengan perencanaan matang, disusun instrumen
supervisi untuk mencakup indikator kinerja sesuai visi dan misi sekolah,
memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pembelajaran, dan
memberikan dasar kuat untuk umpan balik konstruktif. Ketiga, Tindak lanjut
supervisi akademik oleh Kepala Sekolah di SMP Negeri 8 Palopo melibatkan
pemberian umpan balik, penyusunan rencana perbaikan kinerja, dan pelaksanaan
kegiatan pengembangan profesional. Monitoring rutin dan pelatihan difokuskan
pada identifikasi area perbaikan, sementara program tindak lanjut supervisi
memberikan dukungan konkret dan terukur.
Kata kunci: Supervisi Akademik, Kepala Sekolah, Proses Pembelajara
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN KAITANNYA DENGAN KREATIVITAS SISWA DI PONDOK PESANTREN MODERN PALOPO
ABSTRAK
Patmawati, 2024. “Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan
kaitannya dengan Kreativitas Siswa di Pondok Pesantren Modern
Kota Palopo”. Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan
Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam
Negeri Palopo. Dibimbing oleh Tasdin Tahrim dan Firman
Patawari.
Sarana dan prasarana yang baik perlu adanya pengelolaan yang
maksimal penggunaannya dan sesuai dengan standar yang ada dalam
meningkatkan kreativitas siswa. Karena salah satu indikator yang dijadikan
tolak ukur untuk mengetahui kreativitas siswa di sekolah tersebut adalah dapat
dilihat dari kelengkapan dan pengelolaan sarana dan prasarana yang
maksimal. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui: 1). Kondisi obyektif sarana dan prasarana di sekolah Pesantren
Modern Kota Palopo 2). Manajemen sarana dan prasarana pendidikan di
sekolah menengah atas sekolah Pesantren Modern Kota Palopo 3).
Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan dalam
meningkatkan kreativitas siswa di sekolah Pesantren Modern Kota Palopo dan
nantinya hasil penelitian ini dapat digeneralisasikan ke sekolah lain.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang diuraikan dalam
bentuk kata-kata. Sumber data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Sedangkan langkah-langkah yang digunakan peneliti untuk
proses analisis data adalah dengan cara: menggolongkan data, menyajikan
data dalam bentuk naratif dan akhirnya data dianalisis kemudian ditarik
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Pondok Pesantren Modern
Kota Palopo memiliki sarana dan prasarana yang sudah memadai dengan
kondisi yang sangat baik untuk mendukung proses pembelajaran, terutama
dalam hal kreativitas siswa. Manajemen sarana dan prasarana Pondok
Pesantren Modern Kota Palopo meliputi: perencanaan dan analisis kebutuhan,
pengganggaran, pengadaan, pencatatan, inventarisasi, dan penghapusan.
Pengadaan barang disesuaikan dengan analisis kebutuhan dan anggaran yang
ada. Inventarisasi yang dilakukan dengan mencatat semua sarana dan
prasarana di sekolah ketika ada barang yang rusak di catat dalam buku besar
begitu juga selesai pembelian barang. Pelaksanaan manajemen sarana dan
prasarana dalam meningkatkan kreativitas siswa di kelola dengan baik
sehingga siswa-siswi di sekolah tersebut mampu mengembangkan minat
bakat yang sudah kelihatan ketika di awal masuk sekolah yang disebut dengan
kegiatan fortasi atau yang dikenal dengan MOS (Masa Orientasi Siswa). Hasil
dari kreativitas tersebut salah satunya adalah Kaligrafi.
Kata Kunci: Kreativitas, Manajemen, Prasarana, Sarana.
xxiii
ABSTRACT
Patmawati, 2024. "Management of Educational Facilities and Infrastructure in
relation to Student Creativity in Modern Islamic Boarding Schools in
Palopo City." Thesis of the Islamic Education Management Study Program,
Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Palopo State Islamic Institute.
Supervised by Tasdin Tahrim and Firman Patawari.
Good facilities and infrastructure need to be managed with maximum use
and in accordance with existing standards to increase student creativity. Because
one of the indicators used as a benchmark to determine student creativity at the
school is the completeness and optimal management of facilities and infrastructure.
Thus, the aim of this research is to find out: 1). Objective conditions of facilities
and infrastructure at the Palopo City Modern Islamic Boarding School 2).
Management of educational facilities and infrastructure in senior secondary
schools, Palopo City Modern Islamic Boarding Schools 3). Implementation of
management of educational facilities and infrastructure in increasing student
creativity at the Palopo City Modern Islamic Boarding School and later the results
of this research can be generalized to other schools.
This type of research is qualitative research which is described in the form
of words. Data sources obtained from observation, interviews and documentation.
Meanwhile, the steps used by researchers for the data analysis process are:
classifying the data, presenting the data in narrative form and finally the data is
analyzed and conclusions are drawn.
The results of this research indicate that the Palopo City Modern Islamic
Boarding School has adequate facilities and infrastructure with very good
conditions to support the learning process, especially in terms of student creativity.
Management of Palopo City Modern Islamic Boarding School facilities and
infrastructure includes: planning and analysis of needs, budgeting, procurement,
recording, inventory and write-off. Procurement of goods is adjusted to the analysis
of existing needs and budget. Inventory is carried out by recording all facilities and
infrastructure in the school when goods are damaged and recorded in the ledger as
well as after purchasing goods. The implementation of facilities and infrastructure
management to increase student creativity is managed well so that students at the
school are able to develop talent interests that are already visible when they first
enter school, which are called fortation activities or what is known as MOS (Student
Orientation Period). One of the results of this creativity is calligraphy
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIGITAL GURU DI SMPIT INSAN MADANI PALOPO
ABSTRAK
Susilvana Pasiangan, 2024.” Kepemimpinan kepala sekolah dalam
pengembangan kompetensi digital guru di SMPIT Insan Madani Palopo”,
Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan
Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Nasaruddin dan Syamsu Sanusi.
Skripsi ini membahas tentang kepemimpinan kepala sekolah dalam
pengembangan kompetensi digital guru di SMP Islam Terpadu (SMPIT) Insan
Madani Palopo. Adapun tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui
kepemimpinan kepala sekolah di SMPIT Insan Madani Palopo dan untuk
mengetahui kompetensi digital guru di SMPIT Insan Madani Palopo serta
mengetahui faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam
mengembangkan kompetensi digital guru.
Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan
data dari penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dan
sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik
analisis data yang diambil adalah redukasi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe kepemimpinan kepala sekolah
dalam pengembangan kompetensi digital guru di SMPIT Insan Madani palopo
adalah tipe kepemimpinan demokratis dengan upaya melakukan pengembangan
profesionalitas guru, melakukan pemantauan dan evaluasi. Selanjutnya, kompetensi
digital guru di SMPIT Insan Madani Palopo ditekankan pada kompetensi digital
guru dalam mendesain pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, serta penilaian
pembelajaran. Selain itu, mengikuti pelatihan yang di selenggarakan oleh
pemerintah dan evaluasi yang dilakukan oleh Kepala sekolah setiap bulan agar
mendapatkan permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru dalam bidang
kompetensi digital. Adapun permasalahan terkait kompetensi digital guru yaitu;
tingkat kemahiran yang bervariasi dan akses sumber daya yang belum cukup.
Kemudian, faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam
pengembangan kompetensi digital guru, faktor pendukung yaitu adanya bantuan
pemerintah dan kerja sama guru, faktor penghambat yaitu sarana dan prasarana
yang perlu perbaikan dan upgrade yang digunakan oleh guru untuk
mengintegrasikan kompetensi digitalnya.
Kata kunci : Kepemimpinan, kepala sekolah, kompetensi digital guru
xxiii
ABSTRACT
Susilvana Pasiangan, 2024. "Leadership of the principal in developing digital
competence of teachers at SMPIT Insan Madani Palopo", Thesis of the
Islamic Education Management Study Program, Faculty of Tarbiyah and
Teacher Training, Palopo State Islamic Institute. Supervised by Nasaruddin
and Syamsu Sanusi.
This thesis discusses the type of leadership of the principal in developing
teacher digital competence at SMP Islam Terpadu (SMPIT) Insan Madani Palopo
and the principal's efforts in developing teacher digital competence and teacher
digital competence at SMP Islam Terpadu (SMPIT) Insan Madani Palopo as well
as the head's inhibiting factors. schools in developing teacher digital competence.
The aim of this research is: to determine the leadership of the principal at SMPIT
Insan Madani Palopo and to determine the digital competence of teachers at SMPIT
Insan Madani Palopo and to determine the supporting and inhibiting factors for
school principals in developing teachers' digital competence.
The type of research used is descriptive qualitative. Data collection
techniques from this research are interviews, observation and documentation. The
data and data sources used are primary data and secondary data. The data analysis
techniques taken are data reduction, data presentation and drawing conclusions.
The results obtained from research on school principal leadership in
developing teacher digital competence at SMPIT Insan Madani Palopo include;
The school principal's type of leadership in developing teacher digital competency
at SMPIT Insan Madani Palopo is a democratic leadership type.The school
principal's efforts in developing teacher digital competency include developing
teacher professionalism, monitoring and evaluating.The digital competence of
teachers at SMPIT Insan Madani Palopo can be emphasized on the digital
competence of teachers in designing learning, the digital competence of teachers in
implementing learning, the digital competence of teachers in carrying out learning
assessments.The school principal provides motivation in the form of guidance for
teachers to improve their digital competence by participating in training provided
by the government, and the school principal also conducts evaluations every month
so that the school principal gets clarity regarding the problems faced by teachers
in the field of digital competence. However, teachers' digital competence is
inadequate due to several factors, namely, varying levels of proficiency, inadequate
access to resources.The supporting and inhibiting factors for school principals in
developing teacher digital competence are the supporting factors of government
assistance and teacher motivation and cooperation. Then the inhibiting factors for
school principals in developing digital competence are the infrastructure that needs
to be repaired and upgraded the infrastructure used by teachers to integrating its
digital competencies.
Keywords: Leadership, school principal, teacher digital competence
xxiv
امللخص
َنَ َبَسِيَا ْنَْانْ، سُوسِيلْفَا0202 َِ ِفِ تَطْوِير ِ الْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِي . "قِيَادَة ُ مُدِير ِ الْمَدْرَسَةَِبِلْمَدْرَسَة ُ
َوَسِطَة ِ ا ْلِْس َْلَمِيَّة ِ الْم الْمُت ُتَكَامِلَة ِ إِنْسَان مَدَن ِ ِ فَالُوفُو، الرِسَالَة ُ ا ْلَْامِعِيَّة ُُِع ََْة ُ إِدَارَة ِ ال ََِِّّْيَةَ
َّعْلِيمِيَّة ِ ا ْلَْامِعَة ُ ا ْلِْس َْلَمِيَّة ُ ا ْلُْكُومِيَّة ُ ف ا ْلِْس َْلَمِيَّةِ كُلِيَّة ُ ال ََِِّّْيَة ِ وَالْعُلُوم ِ الت َِِ ن إ ُِْرَا ََََْ الُوفُو. ُصْر
الدِيْن و ََشَْس ُ سَنُوسِي.َ
َ ِفِ تَطْوِير ِ الْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِي ُنَاقِش ُ هَذِه ِ الرِسَالَة ُ اَلْقِيَادَة َ الْمَدْرَسِيَّة ت َِوَسِطَة َبِلْمَدْرَسَة ِ الْمُت
ا ْلِْس َْلَمِيَّة ِ الْمُتَكَامِلَة ِ إِنْسَان مَدَن ِ ِ فَالُوفُو. ََِِ هَذَا ال ََْحْث ِ إ َِلَ: مَعْرِف َهْد وَي ِِف ِة ِ الْقِيَادَة ِ الْمَدْرَسِيَّة َّ
َوَسِطَة ِ ا ْلِْس َْلَمِيَّة ِ الْمُتَكَامِلَة ِ إِنْسَان مَدَن ِ ِ فَالُوفُو وَمَعْرِفَة ِ الْكَفَاءَة ِ الر الْمَدْرَسَة ِ الْمُت َقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِي َ
َو َبِلْمَدْرَسَة ِ الْمُت ََكَذَلِك َ مَعْرِفَة ُ الْعسِطَة ِ ا ْلِْس َْلَمِيَّة ِ الْمُتَكَامِلَة ِ إِنْسَان مَدَن ِ ِ فَالُوفُو و ِِِِ الْمُسَا ََدَة وَام
ِ ِفِ تَطْوِير ِ الْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِيَ. وَالْمُعِيقَة ِ لِلْقِيَادَة ِ الْمَدْرَسِيَّةْ
َوْع ُ ال ََْحْث ِ الْمُسْتَخ َِ نُ َجَْع ِ ال َْ َيَا َنَت ِ ل َّو َِْيُّ. وَتِقْنِيَّات َ دَم ِ هُو َ الْوَصْفِي ُّ النَنَ ذَا ال ََْحْث ِ هِي
َّوْثِيقُ. ال َْ َيَا َنَت ُ وَمَصَادِر ُ ال َْ َيَا َنَت ِ الْمُسْتَخْدَمَة ِ هِي َ ال َْ َيَا ََِلَتُ، وَالْم َُلَحَظَةُ، وَالت ُ الْمُقَاُ ت ُ ا ْلَْوَّلِيَّة
َْ َوَال َْ َيَا َنَتَقْلِيص ُ ال ِِ ال َْ َيَا َنَت ِ الْمُسْتَخْدَمَة ِ فَهِي َ ت ََْلِي ُ الثَّانَوِيَّةُ. أَمَّا تِقْنِيَّات،ِال َْ َيَا َنَت ُُْ ََر يَا َنَتِ،
ْتَاجَاتِ. وَاسْتِخ َْلَص َ ا ِلِسْتِن
ِ ِفِ تَطْوِي َوْع َ قِيَادَة ِ مُدِير ِ الْمَدْرَسَة َتَائِج ُ ال ََْحْث ِ أَن َّ ن أَظْهَرَت ْ ن ِرِالْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِِف َلِلْمُعَلِمِي ِ
َوَسِطَة ِ ا ْلِْس َْلَمِيَّة ِ الْمُتَكَامِلَة الْمَدْرَسَة ِ الْمُت َِوْع ُ الْق إِنْسَان مَدَن ِ ِ فَالُوفُو هُو َ ن ِِ ََِِل ْيَادَة ِ الد ُِمُقْرَا ِِيَّة ِ مِن
جُهُود ِ تَطْوِير ِ مِهْنِيَّة ِ الْمُعَلِمِيَ، وَا ََكِزُ كَفَاءُر َّقْيِيمِ. ت ِ َبِلْمُرَاق َََة ِ وَالت لْقِيَام ِِف ُة ُ الْمُعَلِمِي َ الرَّقْمِيَّة ِالْمَدْرَسَة َََل َ
َبِْلِْض َّعْلِيمِ. َقْيِيم ِ الت َّعْلِيمِ، وَت َنْفِيذ ِ اَلت َّعْلِيمِ، وَت َ ِفِ تَصْمِيم ِ الت كَفَاءَة ِ الْمُعَلِمِي َِْلَ ذَلِكَ، ال افَة ِ إ ِِف َُكَةمُشَار ُ
َُِّ َُهْر ٍ لِلْحُص ُيُْرِيه ُ مُدِير ُ الْمَدْرَسَةِ ك َّقْيِيم ُ الَّذِي ُنَظِمُه ُ ا ْلُْكُومَة ُ وَالت التَّدْرِيب ِ اَلَّذِي ت َِالْمُشْك َِلَت ََل ِِ و ُ
ِِ الْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّةِ. أَمَّا الْم ِفِ َمََا َ ُوَاجِهُهَا الْمُعَلِمُون َِّتِ ي اَل ْشْك َِلَت ُ ال َُ َبِلْكَفَاءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِي َعَلِقَة مُت ُ
ُِِ الد ََّْم ِ وَالْم ََوَام ،َُُّث َِلَ الْمَوَارِدِ. إ ِِ َوَى الْمَهَارَة ِ و َََدَم ِ كِفَايَة ِ الْوُصُو َفَاوُت ُ مُسْت فَهِيَ: ت َع ِوِقَات ِ لِمُدِير
ِ ِفِ تَطْوِير ِ الْكَفَا الْمَدْرَسَة ُِِْ الد ََّْم ِ هِي َ وُجُود ُ د ََْم ِ مِن ََوَام ءَة ِ الرَّقْمِيَّة ِ لِلْمُعَلِمِيَ، َِعَاوُن ا ْلُْكُومَة ِ وَتٍ
َِلَ ََْسِي َِّتِ ََْتَاج ُ إ ْيَة ُ التَّحْتِيَّة ُ وَالْمَرَافِق ُ اَل الْمُعَلِمِيَ، أَمَّا الْمُعَوِقَات ُ فَهِي َ ال َِْن ََِّتِ ي َرْقِيَة ٍ وَال وَتسْتَخْدِمُهَا
الْمُعَلِمُون َ لِدَمْجِ كَفَاءَا ِتِِم ْ الرَّقْمِيَّةِ.ُ
ِ اَلْكَلِمَات ُ ا ْلَْسَاسِيَّةُ: قِيَادَةٌ، مُدِير ُ الْمَدْرَسَةِ، الْكَفَاءَةْيَ الرَّقْمِيَّة ُ لِلْمُعَلهِ
SUPERVISI AKADEMIK DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SMA NEGERI 3 LUWU UTARA
ABSTRAK
FIFI OKTAFIN DARWIS, 2024. “Supervisi Akademik Dalam Pengembangan
Kompetensi Pedagogik Guru di SMA Negeri 3 Luwu Utara”.
Skripsi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas
Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri
Palopo. Dibimbing oleh Munir Yusuf dan M. Arief.
Skripsi ini membahas mengenai supervisi akademik dalam pengembangan
kompetensi pedagogik guru di SMA Negeri 3 Luwu Utara. terdapat permasalahan
yang di hadapi guru seperti kesulitan dalam mengembangkan strategi pengajaran,
serta metode pembelajaran yang dilakukan oleh guru kurang bervariasi dan efektif
sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa serta kurang mampu
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai media pembelajaran
yang ada. Sehingga tujuan peneltian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan
Supervisi Akademik Dalam Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru di SMA
Negeri 3 Luwu Utara.
Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dan
jenis penelitian yang digunakan yaitu field research. Subjek penelitian kepala
sekolah dan guru SMA Negeri 3 Luwu Utara. Sumber data terdiri dari data primer
dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut maka kesimpulan
penelitian ini yaitu 1). Pelaksanaan supervisi akademik dalam pengembangan
komptensi pedagogik guru di SMA Negeri 3 Luwu Utara dilakukan dengan
beberapa tahap yaitu perencanaan supervisi akademik, pelaksanaan supervisi
akademik, evaluasi supervisi akademik, tindak lanjut supervisi akademik. 2).
Kompetensi pedagogik guru di SMA Negeri 3 Luwu Utara meliputi pemahaman
mendalam tentang karakteristik peserta didik, penguasaan teori belajar dan
prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, pengembangan kurikulum,
komunikasi yang efektif dengan peserta didik, serta pelaksanaan penilaian dan
evaluasi yang terintegrasi. 3). Terdapat faktor pendorong dalam mengembangkan
kompetensi pedagogik guru di SMA Negeri 3 Luwu Utara, yang meliputi
kolaborasi antar guru, dukungan aktif dari kepala sekolah, kepemimpinan sekolah
yang visioner, kedisiplinan yang diterapkan secara konsisten dan latar belakang
pendidikan guru yang baik. Namun, terdapat pula faktor penghambat seperti
kurangnya buku pelajaran di perpustakaan sekolah dan guru yang kurang dalam
menguasai teknologi informasi dalam pembelajaran.
.
Kata kunci: Supervisi Akademik, Kompetensi Pedagogik, Gur
PENGEMBANGAN HANDOUT DENGAN MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN APLIKASI CANVA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 4 SABBANG
ABSTRAK
Rostika T, 2024. Pengembangan Handout Dengan Model Reciprocal Teaching
Berbantuan Aplikasi Canva Terhadap Kemampuan Komunikasi
Peserta Didik Kelas VIII SMPN 4 Sabbang. Skripsi, Program Studi
Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan,
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo. Dibimbing oleh
Nasaruddin dan Salmilah.
Skripsi ini membahas tentang pengembangan Pengembangan Handout
Dengan Model Reciprocal Teaching Berbantuan Aplikasi Canva Terhadap
Kemampuan Komunikasi Peserta Didik Kelas VIII SMPN 4 Sabbang. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui prototype handout matematika, validitas,
praktikalitas dan efektivtas handout dengan model reciprocal teaching berbantuan
aplikasi canva terhadap kemampuan komunikasi pada materi persamaan garis
lurus.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan (Research and
Development). Untuk menghasilkan produk handout matematika dengan model
Rechiprocal Teaching berbantuan aplikasi canva, penelitian ini menggunakan
model pengembangan 4-D yaitu: (1) Tahap define, (2) Tahap design, (3) Tahap
develop , (4) Tahap disseminate. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik
kelas VIII SMPN 4 Sabbang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah bahan
ajar berupa handout matematika berbantuan aplikasi canva.
Penelitian ini menghasilkan prototype akhir berupa handout matematika
berbantuan aplikasi canva yang dilengkapi dengan petunjuk penggunaan. Untuk
mengetahui validitas dari produk yang dikembangkan peneliti memberikan angket
validasi kepada ahli media dan ahli materi. Hasil validasi produk dari ahli media
dengan persentase 90% dengan kategori sangat valid dan ahli materi memperoleh
persentase masing- masing 77% dan 97% dengan rata-rata skor persentase 87%
termasuk dalam kategori sangat valid. Untuk uji kepraktisan handout matematika
diperoleh dari respon peserta didik dengan persentase 95% dengan kategori sangat
praktis dan uji kepraktisan handout matematika yang diperoleh dari pendidik
dengan persentase 85% kategori sangat praktis. Dan uji keefektifan handout
matematika berbantuan aplikasi canva dari kemampuan komunikasi peserta didik
diperoleh skor 13,63 dengan rata-rata 0,48 dengan predikat nilai 0,30 < g < 0,70
dengan kategori penilaian sedang atau efektif. Berdasarkan hasil yang diperoleh,
handout matematika berbantuan aplikasi canva dengan model reciprocal
teaching memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai
media pembelajaran.
Kata Kunci: Handout Matematika Berbantuan Aplikasi Canva, Reciprocal
Teachin
EKSISTENSI NILAI BUDAYA ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (GAUK LAO TENGNGAE) DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DI KOTA PALOPO
ABSTRAK
Nama/NIM
Judul Tesis
Pembimbing
:
:
:
Rafikatul Aulia Sultan / 2205030020
Eksistensi Nilai Budaya ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (Gauk
Lao Tengngae) Dalam Penyelesaian Konflik Keluarga
Penguatan Moderasi Beragama Di Kota Palopo
1. Dr. Abdain, S. Ag., M. HI
2. Dr. Firman Muhammad Arif, Lc., M.HI.
Kata Kunci : Eksistensi, Nilai Budaya Gauk Lao Ri Tengngae, Konflik
Keluarga.
Masalah pokok yang dibahas dalam tesis ini adalah 1) konflik keluarga
yang ada di Kota Palopo? 2) eksistensi nilai budaya ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (Gauk
Lao Tengngae) dalam penyelesaian konflik keluarga di Kota Palopo? 3) tinjauan
Moderasi Beragama dalam penyelesaian konflik keluarga di Kota Palopo?
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif untuk
mendukung penelitian kualitatif ini, digunakan pendekatan sosilogis, sosial
budaya dan pendekatan normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui
tiga langkah yaitu reduksi data terhadap instansi yang berkaitan dengan penelitian
penulis, display data atau penyajian data hasil penelitian, sehingga ditarik
kesimpulan yang menjawab permasalahan dari penelitian ini.
Hasil penelitian 1) konflik keluarga berasal dari berbagai sumber seperti
masalah ekonomi, perbedaan sudut pandang, perselingkuhan, Kdrt serta pengaruh
perbedaan lingkungan sosial dan budaya. 2) eksistensi nilai budaya ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ
ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (Gauk Lao Tengngae) memengaruhi pola konflik dalam konteks keluarga
di kota palopo adalah eksistensi atau keberadaan nilai budaya khususnya budaya
gauk lao ri tenggae didalam masyarakat sudah tidak terbantahkan lagi, hal ini
dikarnakan karna nilai budaya secara umum sudah turun menurun dijadikan
sebagai dasar pedoman nilai hidup bermasyarakat, pengambilan keputusan dan
juga sebagai nilai yang harus dilestarikan di kota Palopo, khususnya nilai budaya
gauk lao ri tenggae. 3) Bentuk penyelesaian konflik dalam keluarga berdasarkan
nilai Moderasi Beragama ditekankan pada nilai-nilai toleransi atau penghargaan
akan perbedaan dalam keluarga.
xvii
ABSTRAK
Nama/NIM
Judul Tesis
Pembimbing
:
:
:
Rafikatul Aulia Sultan / 2205030020
The Existence of ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (Gauk Lao
Tengngae) Cultural Values in Resolving Family
Conflicts Strengthening Religious Moderation in
Palopo City
1. Dr. Abdain, S. Ag., M. HI
2. Dr. Firman Muhammad Arif, Lc., M.HI.
Kata Kunci : The Existence, of Gauk Lao Ri Tennggae Cultural Values,
Family Conflict.
The main problems discussed in this thesis are 1) family conflicts in
Palopo City? 2) the existence of ᨁᨕᨘᨀᨛ ᨒᨕᨚ ᨈᨛᨂᨛᨂᨕᨛ (Gauk Lao Tengngae)
cultural values in resolving family conflicts in Palopo City? 3) review of
Religious Moderation in resolving family conflicts in Palopo City?
The type of research used is qualitative research. To support this
qualitative research, a sociological, socio-cultural and normative approach is used.
Data collection techniques were carried out using interviews, observation and
documentation. The data analysis technique is carried out in three steps, namely
data reduction for agencies related to the author's research, data display or
presentation of research data, so that conclusions are drawn that answer the
problems of this research.
Research results 1) Family conflict comes from various sources such as
economic problems, differences in viewpoints, infidelity, domestic violence and
the influence of differences in the social and cultural environment. 2). From
generation to generation it is used as a basis for guiding the values of social life,
decision making and also as values that must be preserved in the city of Palopo,
especially the cultural values of Gauk Lao Ri Tenggae. 3) The form of conflict
resolution in the family based on the value of Religious Moderation emphasizes
the values of tolerance or respect for differences within the family